Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang dilaksanakan secara langsung di lapangan. KKN berfungsi sebagai sarana penerapan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah, sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari kewajiban akademik, tetapi juga sebagai media pembelajaran kontekstual yang mempertemukan dunia akademik dengan dinamika sosial, ekonomi, dan budaya di masyarakat.
Tema yang diangkat pada KKN UMT 2025, yaitu “Penguatan UMKM Ramah Lingkungan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan”, sejalan dengan kebutuhan masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi modern yang semakin kompleks. UMKM selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia, namun sering menghadapi kendala terkait keterbatasan teknologi, akses pasar, dan kesadaran terhadap isu lingkungan. Padahal, integrasi prinsip ramah lingkungan dalam kegiatan usaha dapat meningkatkan daya saing UMKM, memperluas peluang pasar, serta menjaga keberlanjutan sumber daya alam. Oleh karena itu, tema ini menjadi relevan untuk menjawab tantangan era global sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang tidak merusak lingkungan.
Melalui KKN UMT 2025, mahasiswa diharapkan dapat berperan aktif dalam memberikan edukasi, pendampingan, dan inovasi kepada pelaku UMKM agar mampu mengembangkan usaha yang berorientasi pada keberlanjutan. Pendekatan yang dilakukan bukan hanya menekankan aspek ekonomi, tetapi juga sosial dan lingkungan, sehingga tercipta keseimbangan dalam pembangunan. Dengan kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pelaku UMKM, kegiatan KKN ini diharapkan mampu membentuk ekosistem usaha yang lebih tangguh, ramah lingkungan, dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi berkelanjutan di daerah Lengkong Kulon.
KKN dengan tema ini penting dilaksanakan karena UMKM merupakan sektor yang sangat berpengaruh dalam perekonomian masyarakat, namun masih banyak pelaku UMKM yang belum memahami pentingnya praktik usaha yang ramah lingkungan. Tanpa adanya pendampingan, UMKM cenderung hanya berfokus pada keuntungan jangka pendek dan mengabaikan dampak terhadap lingkungan. Dengan adanya KKN, mahasiswa dapat berperan aktif memberikan edukasi, pelatihan, dan pendampingan agar UMKM mampu bertransformasi menjadi lebih inovatif, berdaya saing, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan.
Selain itu, tema ramah lingkungan sangat relevan dengan tantangan global saat ini, di mana masyarakat semakin peduli terhadap isu keberlanjutan. UMKM yang mampu menerapkan prinsip ramah lingkungan akan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang, baik dalam akses pasar maupun dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, KKN bertema ini tidak hanya bermanfaat bagi peningkatan kualitas UMKM, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmunya sekaligus berkontribusi nyata dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UMT 2025 di Lengkong Kulon memiliki tujuan utama dengan tema “Penguatan UMKM Ramah Lingkungan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan.” Pertama kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan teori yang diperoleh di bangku kuliah dalam konteks kehidupan nyata di masyarakat.
Kedua, program ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui pendampingan, pelatihan manajemen, inovasi produk, serta pemanfaatan teknologi digital untuk promosi dan pemasaran. Sejalan dengan itu, edukasi ramah lingkungan menjadi fokus penting dengan memberikan pemahaman tentang kebersihan, pengelolaan limbah, dan praktik usaha berkelanjutan.
Ketiga, KKN turut berkontribusi dalam bidang sosial dan pendidikan melalui kegiatan positif, seperti pembinaan anak-anak, peningkatan literasi keagamaan, serta sosialisasi kesehatan dan lingkungan. Program ini sekaligus menjadi media pembelajaran karakter bagi mahasiswa dalam membangun rasa empati, tanggung jawab sosial, dan kedekatan dengan masyarakat.
Dengan tujuan tersebut, KKN diharapkan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan mahasiswa, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program-program yang relevan.
Pelaksanaan KKN UMT 2025 di Lengkong Kulon melibatkan berbagai pihak yang berperan penting dalam mendukung keberhasilan program. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan mahasiswa menjadi kunci utama tercapainya tujuan kegiatan. Pihak-pihak yang terlibat antara lain:
No | Nama | Fakultas | Jurusan | Divisi |
1 | Dwi Eka Pratama | FISIP | Ilmu Komunikasi | Ketua Umum |
2 | Imelda Rafika Putri | HUKUM | Hukum | Wakil Umum |
3 | Nadia Andriani | FEB | Management | Sekertaris |
4 | Viena Handa | HUKUM | Hukum | Sekertaris |
5 | Dela Puspita | FEB | Management | Bendahara |
6 | Azka Sabila Effendi | FEB | Management | Bendahara |
7 | Akmal Fauzan | FEB | Management | Kadiv Humas |
8 | Rina Rosalia | FISIP | Ilmu Komunikasi | Humas |
9 | Muhammad Arfan Hermawan | FKIP | Pendidikan Bahasa Inggris | Humas |
10 | Dhio Arya Adhitama | FEB | Management | Humas |
11 | Agustia Amelia Nengsih | PAI | Pendidikan Agama Islam | Kadiv Acara |
12 | Lisa Puspita | FKIP | Pendidikan Bahasa Inggris | Acara |
13 | Haerunnisa | FKIP | Pendidikan Bahasa Inggris | Acara |
14 | Citra Frieska Pratiwi | FEB | Management | Acara |
15 | Yayu Rahayu Sofyani | PAI | Pendidikan Agama Islam | Acara |
16 | Nebian Nugraha | FEB | Management | Acara |
17 | Amanda Febrianti | Teknik | Teknik Industri | Kadiv Konsumsi |
18 | Putri Aulia Anggraini | Teknik | Teknik Industri | Konsumsi |
19 | Shabrina Nuraini | FKIP | Pendidikan Bahasa Inggris | Konsumsi |
20 | Abdul Rustam | FEB | Management | Konsumsi |
21 | Mahesa Septian | Parinkraf | Desain Komunikasi Visual | Kadiv PDD |
22 | Nadya Zulfa Arrafni | FISIP | Ilmu Komunikasi | PDD |
23 | Septian Wicaksono | FISIP | Ilmu Komunikasi | PDD |
24 | Mahadika Yasa | FEB | Management | PDD |
25 | Ryan Adi Saputra | Teknik | Teknik Informatika | Kadiv Peralatan |
26 | Gathan Aditya Susanto | FISIP | Ilmu Komunikasi | Peralatan |
27 | Muhammad Ikram | FEB | Management | Peralatan |
28 | Muhammad Syamsudin | FEB | Management | Peralatan |
Manfaat bagi Mahasiswa
Manfaat bagi Masyarakat dan UMKM
Seminar UMKM Go Digital dengan tema “Sosialisasi Meningkatkan Penjualan dengan Memengaruhi Perilaku Konsumen melalui Green Marketing dan Komunikasi Visual di Era Digital” yang dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus 2025 menekankan pentingnya strategi pemasaran yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan keuntungan, tetapi juga mengedepankan nilai keberlanjutan. Green marketing dipandang sebagai salah satu pendekatan efektif karena konsumen saat ini semakin peduli terhadap produk ramah lingkungan. Melalui strategi ini, UMKM dapat membangun citra positif, meningkatkan loyalitas konsumen, serta memperluas peluang pasar, baik secara lokal maupun global.
Selain itu, seminar ini juga menyoroti peran komunikasi visual sebagai kunci dalam menarik perhatian konsumen di era digital. Penggunaan media sosial, desain grafis, dan konten kreatif yang selaras dengan nilai ramah lingkungan dapat memberikan pesan yang kuat sekaligus memengaruhi perilaku pembelian konsumen. Dengan menggabungkan green marketing dan komunikasi visual yang tepat, UMKM dapat lebih mudah beradaptasi di tengah perkembangan teknologi digital, sehingga mampu meningkatkan penjualan sekaligus mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Kegiatan edukasi STOP BULLYING dan “Katakan Tidak Bullying” di Sekolah Raudatul Irfan dilaksanakan sebagai bentuk upaya preventif untuk mencegah perilaku perundungan di lingkungan sekolah. Dalam kegiatan ini, para siswa diberikan pemahaman mengenai apa itu bullying, bentuk-bentuknya, serta dampak buruk yang ditimbulkan baik bagi korban maupun lingkungan sekitar. Melalui sesi interaktif, siswa juga diajak untuk menumbuhkan sikap empati, menghargai perbedaan, dan membangun komunikasi yang positif dengan teman sebaya.
Dengan adanya edukasi di Sekolah Raudatul Irfan ini, diharapkan tercipta budaya sekolah yang aman, nyaman, serta kondusif untuk kegiatan belajar. Para siswa didorong untuk berani menolak segala bentuk perundungan, mendukung teman yang menjadi korban, dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang penuh rasa hormat serta saling menghargai. Pihak sekolah pun semakin berkomitmen dalam mendampingi dan membimbing siswa agar tumbuh menjadi generasi yang berkarakter baik, percaya diri, dan bebas dari praktik bullying.
Kegiatan pengajian rutin dan yasinan bersama warga Kampung Sawah dilaksanakan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Dalam kegiatan ini, warga bersama-sama membaca surat Yasin, melantunkan doa, serta mendengarkan tausiyah yang berisi nasihat keagamaan dan motivasi untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan penuh kebaikan. Suasana kebersamaan tercermin dari antusiasme warga yang hadir, baik orang tua, remaja, maupun anak-anak.
Melalui pengajian rutin dan yasinan ini, warga Kampung Sawah tidak hanya mendapatkan manfaat spiritual, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi masyarakat untuk saling mendukung, berbagi pengalaman, dan mempererat ukhuwah islamiyah. Dengan demikian, pengajian rutin dan yasinan bersama mampu menciptakan lingkungan yang harmonis, religius, serta penuh dengan nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan Math Camp dan English Camp di Kampung Sawah dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan akademik anak-anak, khususnya dalam mata pelajaran matematika dan bahasa Inggris. Melalui metode belajar yang interaktif dan menyenangkan, anak-anak diajak untuk memahami konsep dasar matematika secara lebih mudah serta melatih keterampilan bahasa Inggris baik dalam kosakata, percakapan, maupun pemahaman teks sederhana. Suasana belajar dibuat santai namun tetap fokus sehingga anak-anak lebih antusias dan bersemangat mengikuti setiap sesi.
Selain menambah pengetahuan, kegiatan Math Camp dan English Camp di Kampung Sawah juga bertujuan membangun rasa percaya diri anak-anak dalam belajar serta menumbuhkan minat mereka terhadap ilmu pengetahuan. Dengan adanya pendampingan dari mahasiswa dan fasilitator, anak-anak mendapat pengalaman belajar yang berbeda dari kegiatan sekolah formal, sehingga mampu meningkatkan motivasi belajar sekaligus mempererat hubungan sosial antara mahasiswa dan masyarakat setempat.
Kegiatan mengajar ngaji di TPQ Az Zahra yang dilaksanakan setiap ba’da Ashar menjadi wadah pembelajaran agama bagi anak-anak di lingkungan sekitar. Dalam kegiatan ini, para santri diajarkan membaca Al-Qur’an mulai dari mengenal huruf hijaiyah, memperbaiki tajwid, hingga melatih kelancaran bacaan. Selain itu, anak-anak juga diberikan bimbingan tentang doa-doa harian serta akhlak Islami yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan adanya kegiatan rutin ini, TPQ Az Zahra berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini kepada anak-anak. Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, kegiatan ngaji juga mempererat hubungan antar santri, guru, dan masyarakat sekitar. Hal ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki dasar agama yang kuat, berakhlak mulia, dan mampu menjadi teladan di lingkungannya.
Kegiatan gotong royong setiap Minggu pagi di Kampung Sawah dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian warga dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Warga bersama-sama membersihkan jalan, selokan, serta fasilitas umum yang digunakan sehari-hari. Suasana kebersamaan sangat terasa karena seluruh lapisan masyarakat ikut berpartisipasi, mulai dari pemuda, orang tua, hingga anak-anak yang turut membantu sesuai kemampuan mereka.
Melalui gotong royong ini, warga Kampung Sawah tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan indah, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan dan solidaritas antarwarga. Kebiasaan bekerja bersama-sama tersebut menjadi tradisi positif yang menumbuhkan sikap peduli, saling membantu, serta menjaga keharmonisan hidup bermasyarakat. Dengan demikian, kegiatan gotong royong rutin ini mampu memberikan manfaat ganda, baik dari segi lingkungan maupun sosial.
Kegiatan senam bersama warga Kampung Sawah yang rutin dilaksanakan setiap Sabtu pagi menjadi sarana olahraga sekaligus ajang kebersamaan masyarakat. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua, berkumpul di lapangan untuk mengikuti gerakan senam yang dipandu instruktur. Dengan gerakan sederhana namun energik, suasana senam berlangsung meriah dan penuh semangat, menjadikan olahraga ini menyenangkan sekaligus menyehatkan.
Selain menyehatkan tubuh, senam bersama di Kampung Sawah juga memperkuat ikatan sosial antarwarga. Kegiatan ini menciptakan suasana harmonis, meningkatkan rasa kebersamaan, serta mendorong pola hidup sehat dalam keseharian masyarakat. Melalui rutinitas positif ini, warga diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan jasmani sekaligus mempererat silaturahmi dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan upacara 17 Agustus di Kampung Sawah dilaksanakan dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Seluruh elemen masyarakat, mulai dari aparat desa, pemuda, pelajar, hingga tokoh masyarakat, turut hadir mengikuti jalannya upacara dengan penuh semangat nasionalisme. Prosesi pengibaran bendera merah putih menjadi momen sakral yang menumbuhkan rasa bangga serta cinta tanah air di hati warga Kampung Sawah.
Selain upacara, warga Kampung Sawah juga aktif ikut serta dalam merayakan kemerdekaan melalui berbagai kegiatan lomba, pentas seni, dan acara kebersamaan. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat gotong royong antarwarga. Dengan partisipasi aktif seluruh masyarakat, perayaan Hari Kemerdekaan di Kampung Sawah berjalan meriah dan penuh makna, sekaligus menjadi momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Pada malam puncak perayaan 17 Agustus di Lengkong Kulon Kampung Sawah, diadakan kegiatan nonton bersama short movie hasil dokumentasi kegiatan KKN. Pemutaran film pendek ini menampilkan rangkaian aktivitas mahasiswa selama menjalankan pengabdian di masyarakat, mulai dari edukasi, pendampingan UMKM, hingga kegiatan sosial dan keagamaan. Warga yang hadir menyambut kegiatan ini dengan antusias, karena dapat melihat kembali momen kebersamaan yang telah terjalin antara mahasiswa KKN dan masyarakat Kampung Sawah.
Kegiatan nonton bersama ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara mahasiswa, warga, dan perangkat desa. Melalui tayangan tersebut, masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari program KKN sekaligus mengenang kebersamaan yang telah terbangun. Acara ini menjadi penutup yang berkesan dalam rangkaian kegiatan kemerdekaan, sekaligus meninggalkan kenangan indah bagi warga Kampung Sawah dan mahasiswa KKN yang telah berkontribusi.







PenutupKegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Lengkong Kulon telah memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa sekaligus manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui berbagai program yang dilaksanakan, mulai dari pendampingan UMKM, edukasi keagamaan, kegiatan sosial, hingga pemberdayaan masyarakat, tercipta kerja sama yang baik antara mahasiswa dan warga. Kebersamaan ini tidak hanya menghadirkan solusi atas kebutuhan masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan yang penuh makna.
Dengan berakhirnya KKN di Lengkong Kulon, diharapkan semua kegiatan yang telah dilakukan dapat memberikan keberlanjutan serta menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus berkembang. Bagi mahasiswa, pengalaman ini menjadi bekal penting dalam mengasah kepedulian sosial, keterampilan, serta tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa. Semoga sinergi antara mahasiswa dan warga yang telah terjalin dapat terus terjaga, serta memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kemajuan Desa Lengkong Kulon.
Nadia Andriani