LAPORAN AKHIR KULIAH KERJA NYATA (KKN) KELURAHAN GONDRONG TAHUN 2025

LAPORAN AKHIR KULIAH KERJA NYATA (KKN) KELURAHAN GONDRONG TAHUN 2025

: Rabu, 16 Juli 2025 : Gondrong

Latar belakang kegiatan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui KKN, mahasiswa tidak hanya dituntut memahami ilmu secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sosial guna memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) secara rutin menyelenggarakan kegiatan KKN sebagai sarana pembentukan mahasiswa yang peduli sosial, berkarakter, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat.

Pada tahun 2025, kegiatan KKN UMT dilaksanakan di Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang mulai tanggal 16 Juli 2025 hingga 16 Agustus 2025, dengan bimbingan langsung dari Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Toddy Aditya, S.IP., M.Si. Lokasi ini dipilih karena Kelurahan Gondrong memiliki potensi besar dalam bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi tantangan, khususnya dalam hal promosi usaha serta penerapan teknologi pembayaran modern.

Sebagian besar pelaku UMKM di Kelurahan Gondrong belum memiliki logo dan banner usaha yang merepresentasikan identitas bisnis secara profesional. Selain itu, metode pembayaran yang digunakan mayoritas masih terbatas pada transaksi tunai, sehingga kurang praktis serta tidak mengikuti perkembangan teknologi keuangan yang semakin maju.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN UMT berinisiatif menjalankan program kerja berupa pembuatan logo, banner usaha, serta pendampingan penerapan metode pembayaran digital melalui QRIS. Program ini tidak hanya membantu memperkuat identitas visual usaha dan meningkatkan strategi promosi, tetapi juga mendorong pelaku UMKM untuk beradaptasi dengan sistem pembayaran non-tunai yang lebih cepat, aman, dan mudah diakses oleh konsumen.


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Kegiatan KKN yang berfokus pada pembuatan logo, banner, dan penerapan QRIS bagi UMKM di Kelurahan Gondrong perlu dilaksanakan karena beberapa alasan berikut:

  1. Meningkatkan identitas usaha – Logo dan banner memberikan citra profesional serta mempermudah konsumen mengenali produk dan jasa yang ditawarkan.
  2. Strategi promosi yang lebih efektif – Desain visual yang menarik menjadi media promosi yang dapat menjangkau lebih banyak konsumen.
  3. Mendukung kemudahan transaksi – QRIS memungkinkan pelaku UMKM menerima pembayaran digital dari berbagai aplikasi, sehingga mempermudah konsumen dan meningkatkan penjualan.
  4. Mendorong digitalisasi UMKM – Penerapan teknologi keuangan modern menjadikan UMKM lebih siap bersaing di era digital.
  5. Kontribusi nyata mahasiswa – Melalui program ini, mahasiswa UMT tidak hanya membantu pelaku UMKM, tetapi juga memperoleh pengalaman praktis dalam pemberdayaan masyarakat.


Tujuan kegiatan

Pelaksanaan KKN UMT di Kelurahan Gondrong dengan fokus pada pembuatan logo, banner, serta penerapan metode pembayaran QRIS bertujuan untuk:

  1. Meningkatkan identitas usaha UMKM melalui pembuatan logo dan banner yang dapat merepresentasikan citra usaha secara profesional.
  2. Membantu strategi promosi UMKM dengan menghadirkan media promosi visual yang menarik dan mudah dipahami oleh konsumen.
  3. Mendorong penerapan pembayaran digital dengan mengenalkan dan mengimplementasikan QRIS sebagai metode pembayaran non-tunai yang praktis, aman, dan efisien.
  4. Meningkatkan daya saing UMKM lokal agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
  5. Memberikan kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya pada sektor UMKM, sekaligus melatih keterampilan mahasiswa dalam berinteraksi dan menyelesaikan permasalahan di lapangan.
  6. Mewujudkan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam upaya bersama meningkatkan kesejahteraan melalui penguatan ekonomi berbasis UMKM.

Dengan demikian, kegiatan KKN UMT di Kelurahan Gondrong diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan UMKM lokal, memperkuat perekonomian masyarakat, serta menjadi bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berbasis masyarakat.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

  1. Bapak Dr. Toddy Aditya, S.IP., M.Si. selaku Dosen Pembimbing Lapangan
  2. Bapak Mukhlis Cahyadi selaku Kepala Lurah Gondrong
  3. Bapak Sopian selaku Ketua RW 02 
  4. Bapak Ngadiyanto selaku Ketua RT 01 
  5. Bapak Hasan Basri selaku Ketua RT 02 
  6. Bapak Oong selaku Ketua RT 03 
  7. Bapak Tajri selaku Ketua RT 04 
  8. Bapak Anjas Mara selaku Ketua RT 05 
  9. Bapak Rudi selaku Ketua RT 06 
  10. Bapak Suparno selaku Ketua Paguyuban 
  11. Ibu Siti Latifah selaku Ketua Organisasi Srikandi 
  12. Bapak Sabeni selaku Tokoh Masyarakat Kampung ATM 
  13. Masyarakat RW 02 khususnya Kampung ATM 
  14. Mahasiswa KKN UMT Kelurahan Gondrong 2025


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

Dampak bagi Masyarakat

  1. Peningkatan Kapasitas UMKM
    Pendampingan berupa pembuatan logo, banner, dan pelatihan penggunaan pembayaran QRIS memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM. Mereka kini memiliki identitas usaha yang lebih profesional dan akses ke metode transaksi modern, sehingga dapat memperluas jangkauan konsumen. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM di Kelurahan Gondrong.
  2. Peningkatan Literasi Keuangan
    Melalui sosialisasi Gemar Menabung Sejak Dini, masyarakat khususnya anak-anak sekolah memperoleh pemahaman penting tentang pengelolaan keuangan sederhana. Edukasi ini menanamkan budaya menabung sejak dini, sehingga dapat membentuk karakter anak yang lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam mengatur kebutuhan hidup.
  3. Peningkatan Kualitas Pendidikan
    Program belajar mengajar di SDN Gondrong dan Yayasan Sunan Gunung Jati Al-Bantani memberikan dampak positif berupa tambahan pengetahuan dan motivasi bagi anak-anak. Kehadiran mahasiswa membantu meningkatkan semangat belajar serta memperkaya metode pengajaran yang diterima siswa.
  4. Kesadaran Literasi Digital dan Sosial
    Sosialisasi literasi digital bagi remaja mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan teknologi. Mereka menjadi lebih sadar akan pentingnya menjaga etika di media sosial, menghindari penyebaran hoaks, dan menggunakan internet secara produktif.

Dampak bagi Lingkungan

  1. Kesadaran Pengelolaan Sampah
    Melalui edukasi yang diberikan, masyarakat didorong untuk lebih peduli pada lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Edukasi ini mengajarkan pemisahan sampah organik dan anorganik serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
  2. Lingkungan Sosial yang Lebih Produktif
    Interaksi yang terjalin antara mahasiswa dan warga memperkuat rasa kebersamaan, gotong royong, serta kesadaran kolektif untuk saling mendukung kegiatan positif. Hal ini berdampak pada meningkatnya kohesi sosial dan semangat partisipasi warga dalam pembangunan kelurahan.


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

1. Pembukaan KKN UMT Kelurahan Gondrong 

Pada hari Rabu, 16 Juli 2025, telah dilaksanakan kegiatan Pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok yang bertempat di aula Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh Lurah Gondrong beserta jajaran perangkat kelurahan, Ketua RW dan RT setempat, tokoh masyarakat, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Toddy Aditya, S.IP., M.Si. Acara pembukaan diawali dengan sambutan dari Ketua Kelompok KKN yang menyampaikan ucapan terima kasih atas penerimaan hangat dari pihak kelurahan dan masyarakat. Selanjutnya, Lurah Gondrong dalam sambutannya menyampaikan harapan agar program kerja KKN dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Sambutan juga diberikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan yang menekankan pentingnya sinergi antara mahasiswa dan masyarakat selama pelaksanaan KKN. Kegiatan pembukaan berlangsung dengan khidmat dan penuh keakraban. Sebagai penutup, acara ditandai dengan doa bersama serta sesi foto antara mahasiswa, perangkat kelurahan, dan masyarakat. Dengan terlaksananya kegiatan pembukaan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang baik antara mahasiswa KKN dengan masyarakat Kelurahan Gondrong sehingga seluruh program dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

2. Ikut serta dalam kegiatan Posyandu RW 02

Mahasiswa KKN UMT turut serta dalam kegiatan Posyandu RW 02 Kelurahan Gondrong sebagai bentuk dukungan terhadap program kesehatan masyarakat. Pada kegiatan ini, mahasiswa membantu kader posyandu dalam menyiapkan administrasi, menata peralatan, serta mendampingi proses pelayanan kepada balita dan lansia. Mahasiswa juga ikut membantu penimbangan balita, pencatatan data tumbuh kembang, serta mendampingi lansia dalam pemeriksaan kesehatan sederhana, seperti pengecekan tekanan darah. Kehadiran mahasiswa memberikan tambahan tenaga dan semangat bagi kader posyandu sehingga kegiatan dapat berjalan lebih lancar dan tertib. Selain mendukung aspek teknis, keterlibatan mahasiswa di posyandu juga mempererat hubungan sosial dengan masyarakat, terutama para ibu dan lansia yang hadir. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa sekaligus memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di lingkungan RW 02. Selain mendukung aspek teknis, keterlibatan mahasiswa di posyandu juga mempererat hubungan sosial dengan masyarakat, terutama para ibu yang rutin hadir di kegiatan tersebut. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa sekaligus memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di lingkungan RW 02.

3. Senam mingguan bersama ibu-ibu

Senam setiap hari minggu bersama ibu-ibu RW 02 di Lapangan Kampung ATM merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan selama KKN UMT berlangsung. Setiap minggu pagi, ibu-ibu datang dengan penuh semangat mengenakan pakaian olahraga dan berkumpul di lapangan untuk mengikuti senam bersama. Gerakan senam yang dipandu berjalan dengan iringan musik ceria sehingga suasana terasa hidup, meriah, dan penuh energi. Mahasiswa KKN UMT ikut serta mendampingi kegiatan ini, mulai dari membantu persiapan, mendukung jalannya acara, hingga ikut bergabung dalam barisan senam. Kehadiran mahasiswa menambah semangat bagi ibu-ibu dan menciptakan interaksi positif antara warga dengan peserta KKN. Kegiatan ini bukan hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menjadi sarana hiburan, pelepas penat, serta mempererat hubungan sosial antarwarga. Lebih dari itu, senam mingguan ini juga menjadi wadah kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat, menumbuhkan rasa kekeluargaan yang hangat. Dengan adanya kegiatan ini, warga merasa terbantu untuk menjaga pola hidup sehat, sekaligus memperkuat rasa solidaritas dan kerja sama di lingkungan RW 02.

4.Kegiatan mengajar Ngaji di YAYASAN SUNAN GUNUNG  JATI AL-BANTANI

Selain melaksanakan program utama, mahasiswa KKN UMT juga mengadakan kegiatan rutin bersama anak-anak di Yayasan Sunan Gunung Jati Al Bantani. Kegiatan ini sebagai kegiatan harian yang dilaksanakan setiap pagi mulai pukul 08.00-09.30 dan sore hari mulai pukul 16.00 hingga 17.30 WIB dengan diikuti oleh anak-anak binaan yayasan. Kegiatan diawali dengan pembacaan doa bersama yang kemudian dilanjutkan dengan belajar mengaji sesuai dengan kemampuan masing-masing anak. Anak-anak yang masih pemula belajar membaca huruf hijaiyah melalui Iqra’, sedangkan anak-anak yang sudah lebih mahir diarahkan untuk memperbaiki tajwid dan kelancaran bacaan Al-Qur’an. Mahasiswa KKN bertindak sebagai pendamping, jadi selagi mereka menunggu giliran untuk mengaji itu diisi dengan kegiatan aktivitas kreatif dan rekreatif, antara lain mewarnai gambar. setiap hari jumat kegiatan di Yayasan diisi dengan senam ceria, dan di sela-sela pembelajaran mahasiswa KKN melakukan ice breaking. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN tidak hanya memberikan bimbingan dalam aspek keagamaan, tetapi juga mendukung perkembangan kreativitas, kesehatan jasmani, serta membangun keakraban dengan anak-anak binaan yayasan. Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang anak-anak serta mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat.

5. Kegiatan Mengajar Kerajinan Tangan untuk Menumbuhkan Kreativitas Anak di SDN Gondrong

Mahasiswa KKN UMT melaksanakan kegiatan mengajar di beberapa sekolah dasar yang ada di Kelurahan Gondrong dengan tema kerajinan tangan. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kreativitas siswa, memperkenalkan seni kerajinan tradisional, serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan edukatif. Di SDN Gondrong 01, mahasiswa mengajarkan keterampilan membuat jumputan. Anak-anak diperkenalkan pada teknik dasar melipat kain, mengikat dengan karet gelang, hingga proses pewarnaan sederhana. Mereka kemudian mempraktikkan secara langsung dan menghasilkan karya jumputan yang unik dengan pola dan warna beragam. Di SDN Gondrong 04, kegiatan mengajar difokuskan pada kerajinan anyaman menggunakan kertas warna-warni. Mahasiswa memberikan arahan mengenai cara menyusun dan menganyam kertas hingga membentuk pola tertentu. Anak-anak terlihat sangat bersemangat, dan hasil karya mereka menunjukkan kreativitas sekaligus ketelitian dalam menganyam. Sementara itu, di SDN Gondrong 02, mahasiswa memperkenalkan kerajinan ecoprint dengan memanfaatkan daun dan bunga sebagai pola alami pada kain. Prosesnya dilakukan dengan menempelkan daun atau bunga, kemudian dipukul atau ditekan hingga bentuk dan warnanya tercetak pada kain. Anak-anak tampak antusias mencoba berbagai jenis daun dan bunga, sehingga menghasilkan karya ecoprint yang indah dan bervariasi. Rangkaian kegiatan mengajar kerajinan tangan di ketiga sekolah dasar tersebut berlangsung dengan suasana penuh antusias dan keceriaan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UMT tidak hanya memberikan ilmu keterampilan, tetapi juga menanamkan rasa bangga terhadap seni kerajinan dan budaya lokal. Diharapkan, kegiatan ini dapat menumbuhkan minat anak-anak dalam berkarya serta menjadi pengalaman berharga yang bermanfaat bagi perkembangan mereka.

6. Sosialisasi Hidup sehat dan bersih

Pada tanggal 28 Juli 2025, mahasiswa KKN UMT melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai hidup bersih dan sehat bersama warga Kelurahan Gondrong. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam sosialisasi, mahasiswa memberikan penjelasan sederhana mengenai kebiasaan sehat, seperti mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan rumah, membuang sampah pada tempatnya, serta pentingnya mengatur pola makan bergizi. Acara berlangsung dengan suasana interaktif, di mana warga tidak hanya mendengarkan tetapi juga aktif bertanya dan berbagi pengalaman. Mahasiswa KKN turut memberikan contoh langsung agar pesan lebih mudah dipahami, terutama bagi anak-anak dan ibu-ibu yang hadir. Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka mengikuti jalannya kegiatan hingga selesai. Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Gondrong semakin peduli terhadap pola hidup bersih dan sehat. Hal ini bukan hanya berdampak pada kesehatan pribadi, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan yang lebih nyaman, bersih, dan sehat untuk seluruh warga.

7. Sosialisasi Hukum untuk Perempuan dan Istri

Pada hari yang sama, 28 Juli 2025, mahasiswa KKN UMT juga melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai hukum yang ditujukan kepada para perempuan dan istri. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman tentang hak dan kewajiban perempuan, baik dalam rumah tangga maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, sosialisasi juga menekankan pentingnya melindungi diri dari berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi yang mungkin terjadi. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami, serta disertai contoh nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Peserta yang mayoritas ibu-ibu terlihat antusias mengikuti kegiatan, bahkan beberapa di antaranya menyampaikan pengalaman pribadi untuk dijadikan bahan diskusi. Dengan adanya sosialisasi ini, perempuan diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai hak-haknya sehingga mampu lebih percaya diri dalam menjalani peran di keluarga maupun masyarakat.

8. Observasi ke para pelaku UMKM 

Pada awal pelaksanaan KKN, mahasiswa UMT melakukan observasi ke para pelaku UMKM di Kelurahan Gondrong. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung kondisi usaha masyarakat serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Mahasiswa mendatangi beberapa pelaku usaha kecil seperti warung makanan, toko kelontong, usaha kerajinan, serta pedagang jajanan. Dalam observasi ini, mahasiswa tidak hanya melihat proses usaha, tetapi juga melakukan dialog dengan pemilik usaha mengenai permasalahan yang mereka temui. Beberapa kendala yang terungkap antara lain terbatasnya promosi produk, kurangnya pengetahuan mengenai desain media usaha seperti logo dan banner, serta minimnya pemanfaatan teknologi pembayaran digital. Pelaku UMKM juga menyampaikan bahwa mereka membutuhkan dukungan untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya tarik produk agar lebih dikenal masyarakat luas. Melalui kegiatan observasi ini, mahasiswa KKN memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi UMKM di Gondrong sehingga dapat menyusun program kerja yang lebih tepat sasaran. Hasil temuan ini kemudian dijadikan dasar untuk memberikan solusi, seperti pembuatan logo, banner promosi, serta pengenalan metode pembayaran digital berbasis QRIS. Dengan demikian, kegiatan KKN benar-benar dapat memberikan manfaat langsung bagi perkembangan UMKM lokal.

9. Membuat dan pemasangan banner ke para pelaku UMKM

Pada tanggal 11 Agustus 2025, mahasiswa KKN UMT melaksanakan kegiatan pemasangan banner untuk para pelaku UMKM di Kelurahan Gondrong. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari observasi sebelumnya, di mana banyak pelaku usaha kecil yang mengalami kendala dalam hal promosi produk dan identitas usaha. Mahasiswa membantu dengan merancang dan mencetak banner sesuai kebutuhan masing-masing pelaku UMKM, seperti warung makan, toko kelontong, dan pedagang jajanan. Proses pemasangan dilakukan secara langsung di lokasi usaha, sehingga para pemilik dapat segera memanfaatkan banner tersebut untuk menarik perhatian pembeli. Banner didesain sederhana namun informatif, menampilkan nama usaha, produk unggulan, serta kontak yang dapat dihubungi. Beberapa banner juga dilengkapi dengan logo baru yang dibuat oleh mahasiswa sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas usaha. Warga, khususnya pemilik usaha, menyambut baik kegiatan ini karena merasa sangat terbantu dalam mempromosikan usahanya. Dengan adanya banner yang lebih menarik dan jelas, pelaku UMKM berharap dapat meningkatkan daya tarik konsumen sekaligus memperluas pemasaran produk mereka.

10. Sosialisasi di Yayasan mengenai "Yuk Gemar Menabung Sejak Dini"

Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) melaksanakan sosialisasi di Yayasan Sunan Gunung Jati Al Bantani dengan tema “Yuk Gemar Menabung Sejak Dini”. Kegiatan ini bertujuan menanamkan pentingnya menabung sejak kecil agar anak-anak terbiasa mengelola keuangan dengan baik. Setelah penyampaian materi, anak-anak diajak mewarnai celengan sebagai media kreativitas sekaligus motivasi untuk mulai menabung. Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusias. Di akhir acara, mahasiswa KKN memberikan reward berupa satu set pensil sebagai bentuk apresiasi kepada anak-anak. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat menabung serta menanamkan kebiasaan positif sejak dini.

11. Kerja bakti bersama warga membersihkan lingkungan sekitar

Mahasiswa KKN UMT bersama warga Kelurahan Gondrong melaksanakan kegiatan kerja bakti sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan semangat gotong royong. Kegiatan ini dilakukan dengan penuh antusiasme, di mana mahasiswa dan masyarakat saling bahu-membahu membersihkan jalan, selokan, serta area sekitar permukiman. Selain membersihkan lingkungan, kerja bakti juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial antara mahasiswa dengan warga. Kebersamaan yang terjalin menciptakan suasana kekeluargaan, sehingga warga merasa lebih dekat dengan mahasiswa. Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan secara berkelanjutan. Melalui kerja bakti ini, mahasiswa KKN UMT berupaya memberikan contoh nyata bahwa kegiatan sederhana seperti menjaga kebersihan dapat memberikan manfaat besar bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

12. Pembuatan Tong Sampah dan Papan Edukasi Sampah di Kampung ATM

Sebagai program kerja akhir di bidang lingkungan dan kebersihan, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) melaksanakan kegiatan pembuatan tong sampah dan papan informasi tentang penguraian sampah. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung ATM, Kelurahan Gondrong, sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam mendukung kebersihan lingkungan masyarakat. Tong sampah dibuat untuk membantu masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga dengan lebih baik. Sementara itu, papan informasi dipasang di lokasi strategis dengan tujuan memberikan edukasi mengenai jenis-jenis sampah serta waktu yang dibutuhkan dalam proses penguraian. Dengan adanya papan informasi ini, diharapkan warga dapat lebih sadar dan bijak dalam memilah serta membuang sampah. Setelah selesai, tong sampah dan papan informasi tersebut secara simbolis diserahkan kepada pihak kelurahan dan masyarakat Kampung ATM untuk dapat dimanfaatkan bersama.

13. Kolaborasi dengan Masyarakat RT 04 dalam memperingati HUT RI ke-80

Mahasiswa KKN UMT berkolaborasi dengan warga RT 04 Kampung ATM, Kelurahan Gondrong dalam rangka memperingati HUT RI ke-80. Dalam kegiatan ini, mahasiswa berperan aktif membantu persiapan acara yang difokuskan pada pelaksanaan perlombaan rakyat, jalan santai, serta upacara bendera. Mahasiswa bersama warga bergotong royong menyiapkan sarana dan prasarana perlombaan, seperti menata lokasi kegiatan, menyiapkan perlengkapan lomba, dan membantu panitia lokal dalam penyusunan jadwal kegiatan. Pada acara jalan santai, mahasiswa turut mendampingi jalannya kegiatan dengan membagikan rute dan membantu menjaga ketertiban peserta. Sedangkan untuk upacara bendera, mahasiswa ikut berpartisipasi dengan mendukung teknis pelaksanaan, sehingga acara berjalan lancar dan khidmat. Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh semangat nasionalisme. Kehadiran mahasiswa KKN UMT tidak hanya membantu meringankan tugas panitia, tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong serta rasa cinta tanah air yang diwujudkan dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.

14. Acara Bazar UMKM

Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-80, mahasiswa KKN UMT bersama warga Kelurahan Gondrong menyelenggarakan acara bazar UMKM yang melibatkan para pelaku usaha lokal yang sebelumnya telah diobservasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan ruang promosi sekaligus mendorong perkembangan usaha kecil menengah di lingkungan sekitar. Bazar dilaksanakan di area yang mudah dijangkau masyarakat, sehingga banyak warga yang antusias hadir untuk membeli sekaligus mendukung produk-produk lokal. Berbagai jenis usaha ikut berpartisipasi, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga kebutuhan sehari-hari. Selain menjadi sarana pemasaran, bazar ini juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara pelaku UMKM, masyarakat, dan mahasiswa KKN yang berperan dalam membantu memfasilitasi kegiatan. Melalui acara ini, para pelaku UMKM dapat memperkenalkan produknya kepada khalayak yang lebih luas sekaligus meningkatkan pendapatan. Sementara itu, masyarakat mendapatkan kesempatan untuk lebih mengenal dan mencintai produk-produk lokal. Acara bazar ini tidak hanya menambah kemeriahan peringatan HUT RI, tetapi juga menghadirkan dampak positif dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat Kelurahan Gondrong.

15. Penutupan KKN UMT GONDRONG 2025

Pada tanggal 17 Agustus 2025, mahasiswa KKN UMT resmi melaksanakan kegiatan penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Gondrong. Acara ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Toddy Aditya, S.IP., M.Si., perangkat wilayah setempat seperti ketua RT, ketua RW, serta masyarakat, dan juga perwakilan dari Kelurahan Gondrong. Kepala Lurah yang berhalangan hadir diwakili oleh Sekretaris Lurah, yang sekaligus memberikan sambutan mewakili pihak kelurahan. Dalam acara penutupan, mahasiswa KKN menyampaikan laporan singkat mengenai rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan selama satu bulan penuh, mulai dari program pemberdayaan UMKM, kegiatan sosialisasi dan edukasi, hingga program sosial kemasyarakatan bersama warga. Sebagai bentuk nyata kontribusi yang dapat terus dimanfaatkan, mahasiswa KKN menyerahkan tong sampah dan papan informasi kepada masyarakat. Tong sampah diharapkan dapat membantu menjaga kebersihan lingkungan, sedangkan papan informasi dapat digunakan warga untuk menyebarkan pengumuman maupun informasi penting secara lebih teratur. Dosen pembimbing lapangan turut memberikan sambutan yang berisi apresiasi terhadap kerja keras mahasiswa dan dukungan masyarakat yang telah bersama-sama menyukseskan program KKN. Sementara itu, Sekretaris Lurah menyampaikan harapannya agar hasil dari kegiatan KKN ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Kelurahan Gondrong. Masyarakat menyambut baik acara penutupan ini, dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan. Acara ditutup dengan doa bersama serta sesi foto sebagai kenang-kenangan antara mahasiswa dan warga, yang menandai berakhirnya masa pengabdian mahasiswa KKN UMT di Kelurahan Gondrong.

 


Dokumentasi

 

Kegiatan pembukaan acara KKN di Kelurahan Gondrong
Pembukaan KKN di Kampung ATM bersama warga
Ikut serta dalam kegiatan Posyandu bersama ibu-ibu RW 02
Senam mingguan bersama ibu - ibu RW 02
Kegiatan mengajar mengaji di Yayasan Sunan Gunung Jati Al - Bantani
Membuat kerajinan tangan berupa jumputan di SDN Gondrong 01
Membuat kerajinan tangan berupa anyaman di SDN Gondrong 04
Membuat kerajinan tangan berupa Ecoprint di SDN Gondrong 02
Sosialisasi mengenai “Hukum untuk perempuan dan istri”
sosialisasi mengenai “Hidup sehat dan bersih”
Sosialisasi tentang “Yuk Menabung sejak dini” bersama anak-anak Yayasan
Kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar
Penyerahan banner kepada pelaku UMKM
proses pembuatan papan informasi 
Acara bazar UMKM untuk memeriahkan HUT RI ke-80
Kolaborasi dengan warga RT 04 dalam memperingati HUT RI ke-80
Penutupan KKN bersama para ketua dan warga kelurahan Gondrong

Penutup

Kesimpulan

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) yang dilaksanakan di Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang sejak tanggal 16 Juli 2025 hingga 17 Agustus 2025 telah berjalan dengan baik dan lancar. Seluruh rangkaian program yang direncanakan dapat terealisasi dengan dukungan penuh dari masyarakat, perangkat wilayah, serta arahan dari Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Toddy Aditya, S.IP., M.Si.

Melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan, baik di bidang pemberdayaan UMKM (pembuatan logo, banner, hingga penggunaan metode pembayaran QRIS), sosialisasi dan edukasi (gemar menabung, hidup bersih dan sehat, hingga edukasi hukum bagi perempuan), maupun kegiatan sosial kemasyarakatan (kerja bakti, posyandu lansia, senam bersama, serta partisipasi dalam peringatan HUT RI ke-80), mahasiswa KKN berhasil memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan bazar UMKM, penyerahan tong sampah, serta papan informasi menjadi bentuk keberlanjutan program yang dapat dimanfaatkan warga secara jangka panjang.

Secara umum, kegiatan KKN ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu, melatih kepedulian sosial, serta mengasah kemampuan dalam bekerja sama dengan masyarakat.

Saran

  1. Untuk Masyarakat: Diharapkan hasil dari program KKN, seperti penggunaan QRIS, pemanfaatan logo dan banner usaha, serta fasilitas berupa tong sampah dan papan informasi, dapat dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan warga.
  2. Untuk Pemerintah Kelurahan: Perlu adanya dukungan lanjutan dalam memfasilitasi UMKM serta mendukung kegiatan kemasyarakatan agar manfaat program KKN dapat semakin berkembang.
  3. Untuk Mahasiswa: Pengalaman KKN ini diharapkan menjadi bekal dalam kehidupan akademik maupun sosial, serta dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengabdian kepada masyarakat.
  4. Untuk Universitas: Kegiatan KKN diharapkan terus ditingkatkan kualitasnya, baik dari segi perencanaan program maupun sinergi dengan kebutuhan masyarakat agar kebermanfaatannya semakin besar.

Dengan demikian, berakhirnya kegiatan KKN ini diharapkan dapat meninggalkan jejak positif dan berkesinambungan, sehingga hubungan baik antara mahasiswa, masyarakat, dan pihak kelurahan tetap terjalin di masa yang akan datang.

 

Penulis

Zhafira Rahmawati

Zhafira Rahmawati

S1-Akuntansi