LAPORAN KELOMPOK KKN UMT DESA RAJEG 2025

LAPORAN KELOMPOK KKN UMT DESA RAJEG 2025

: Rabu, 16 Juli 2025 : Desa Rajeg

A. Latar belakang kegiatan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang wajib dilaksanakan sebagai bagian integral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui KKN, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman langsung dalam menerapkan ilmu pengetahuan yang didapat selama masa perkuliahan, tetapi juga berkontribusi nyata dalam menjawab permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang masih menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan pendidikan.

Dalam rangka mendukung pelaksanaan KKN yang efektif dan berkelanjutan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Tangerang secara aktif berperan dalam merancang dan mengawal program kerja utama yang fokus pada pemberdayaan dan pemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). LPPM bertugas untuk memastikan bahwa kegiatan pengabdian yang dilakukan tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga berdampak jangka panjang bagi kemajuan masyarakat.

Sejalan dengan tujuan tersebut, pada tahun 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Tangerang mengangkat tema "Penguatan UMKM Ramah Lingkungan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan" dalam pelaksanaan KKN yang dilaksanakan di Desa Rajeg. UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia karena perannya yang sangat strategis dalam penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, serta pemberdayaan ekonomi lokal. Oleh karena itu, program kerja utama yang dijalankan dalam KKN ini dirancang untuk meningkatkan kapabilitas dan daya saing UMKM melalui pelatihan, pendampingan, penerapan teknologi ramah lingkungan, serta pengembangan jejaring pasar yang lebih luas.

Dengan demikian, KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang tahun 2025 di Desa Rajeg diharapkan tidak hanya mempererat hubungan sinergis antara perguruan tinggi dan masyarakat, tetapi juga menjadi wahana pembentukan karakter dan peningkatan kompetensi mahasiswa sebagai agen perubahan. Para mahasiswa yang terlibat dapat membawa dampak positif nyata bagi pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan serta berwawasan lingkungan, sehingga mampu berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera di masa depan.


B. Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Kegiatan KKN di Desa Rajeg dengan tema "Penguatan UMKM Ramah Lingkungan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan" dilaksanakan karena UMKM Desa Rajeg memiliki potensi yang besar namun masih perlu dukungan dalam akses teknologi digital, legalitas usaha, dan promosi agar usahanya lebih berkembang. Melalui pembuatan QRIS, sertifikasi halal, NIB, GMAPS, serta pembuatan plang jalan, diharapkan UMKM bisa lebih profesional dan mudah dikenal. Pembagian tanaman TOGA juga dilakukan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat secara alami dan ramah lingkungan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat ekonomi desa secara berkelanjutan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.


C. Tujuan kegiatan

  1. Meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM lokal di Desa Rajeg melalui digitalisasi dan penggunaan teknologi.
  2. Memberikan pendampingan dalam pengurusan legalitas usaha seperti NIB dan sertifikasi halal untuk meningkatkan kredibilitas produk UMKM.
  3. Memfasilitasi pemasaran produk UMKM melalui pembuatan akun Google Maps Business dan pemasangan plang jalan.
  4. Mengedukasi masyarakat tentang praktik bisnis yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
  5. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang manfaat tanaman obat keluarga (TOGA) untuk kesehatan dan lingkungan.
  6. Meningkatkan kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa dalam pengembangan ekonomi lokal.


D. Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

  1. Dosen Pembimbing Lapangan  Ibu Wiwi Ida Khaidah, M.Pd
  2. Mahasiswa KKN UMT
  3. Kepala Desa Rajeg Bapak Yanto Firmanto
  4. Aparatur dan Perangkat Desa
  5. Ketua RW dan RT Perum Bumi Anugerah Sejahtera 2
  6. Ibu-ibu PKK
  7. Ketua UMKM desa Rajeg
  8. Masyarakat Desa Rajeg


E. Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

  1. Peningkatan kapasitas dan keterampilan masyarakat dalam mengelola usaha secara profesional.
  2. Terbentuknya jaringan kolaborasi antar pelaku UMKM di Desa Rajeg.
  3. Meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya legalitas usaha dan standar produk.
  4. Terjalinnya hubungan yang baik antara perguruan tinggi dan masyarakat desa.

  1. Meningkatnya jumlah tanaman TOGA di pekarangan rumah warga yang berkontribusi pada penghijauan lingkungan.
  2. Tumbuhnya kesadaran untuk menggunakan bahan baku lokal dan ramah lingkungan dalam produksi UMKM.
  3. Berkurangnya penggunaan plastik sekali pakai melalui edukasi kemasan ramah lingkungan.
  4. Terciptanya model bisnis UMKM yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan.


F. Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang berlangsung di Desa Rajeg, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. Program ini berlangsung selama lebih dari sebulan, mulai tanggal 16 Juli hingga 19 Agustus 2025, dengan dukungan penuh dari aparat desa setempat serta partisipasi aktif masyarakat Desa Rajeg.

Pada tahap awal, para mahasiswa melakukan survei lapangan secara menyeluruh untuk memahami kondisi sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Desa Rajeg. Observasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah utama yang dihadapi warga dalam berbagai aspek kehidupan, seperti pendidikan, keagamaan, kesehatan masyarakat, lingkungan hidup, serta permasalahan sosial yang masih ditemukan di desa ini.

Setelah mengumpulkan data, tim KKN melakukan analisis mendalam terhadap permasalahan tersebut. Prioritas program ditetapkan berdasarkan tingkat urgensi, sumber daya yang dimiliki oleh tim KKN, serta potensi keberhasilan program jika diaplikasikan di lapangan. Dengan mempertimbangkan berbagai faktor, mahasiswa menyusun rencana kegiatan yang fokus pada pengembangan kapasitas masyarakat, peningkatan kesadaran lingkungan, dan pemberdayaan generasi muda demi kemajuan desa.

Beberapa program yang dijalankan antara lain :

  1. Pembukaan KKN di Balai Desa Rajeg (16 Juli 2025)

Pada tanggal 16 Juli 2025, pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Rajeg berlangsung di Balai Desa Rajeg dengan dihadiri oleh Bapak Lurah, Ketua BPD, dan Ketua UMKM Desa Rajeg. Dalam sambutannya, Bapak Lurah mengapresiasi pelaksanaan KKN yang diharapkan dapat mendukung pengembangan potensi dan pemberdayaan masyarakat desa. Ketua BPD menekankan pentingnya kerja sama antara mahasiswa dan warga, sementara Ketua UMKM menyambut baik peran mahasiswa dalam membantu pengembangan usaha mikro di desa.

  1. Meminta Perizinan Kegiatan

Pada minggu pertama ini, kami melaksanakan proses administratif dengan mengajukan permohonan perizinan kegiatan ke beberapa instansi terkait di wilayah Rajeg. Kegiatan ini dimulai dengan kunjungan dan pengajuan izin secara resmi ke Puskesmas Rajeg, Polsek Rajeg, Ketua UMKM Desa Rajeg, SMPN 2 Rajeg, SDN 2 Rajeg, TK Paud Rajawali, Pak Ustad setempat. Tujuan dari permohonan perizinan ini adalah untuk memperoleh persetujuan dan dukungan dari pihak-pihak berwenang guna kelancaran pelaksanaan kegiatan yang akan kami lakukan. Selama proses pengajuan izin, kami menyampaikan secara rinci rencana kegiatan, manfaat yang diharapkan, serta langkah-langkah pelaksanaan yang akan memprioritaskan keamanan dan kenyamanan semua pihak.

 

  1. Kegiatan mensosialisasikan UMKM Bersama ketua UMKM Desa Rajeg

Di Desa Rajeg, khususnya di perumahan Bumi Anugerah Sejahtera 1 dan 2, terdapat banyak pelaku UMKM yang sedang berkembang dengan berbagai produk unggulan. Namun, sebagian besar dari mereka belum terdaftar secara resmi, baik dalam hal Nomor Induk Berusaha (NIB), QRIS untuk transaksi digital, sertifikat halal, maupun kehadiran di Google Maps. Kondisi ini menjadi perhatian bersama karena tanpa legalitas dan akses digital yang memadai, UMKM di desa ini sulit berkembang dan bersaing di pasar yang semakin modern.

Melihat kondisi tersebut, kami terpanggil untuk mengadakan kegiatan pendampingan dan sosialisasi yang bertujuan tidak hanya untuk memajukan UMKM secara ekonomi, tetapi juga membantu mereka dalam proses pendaftaran resmi sesuai dengan regulasi yang berlaku. Kegiatan ini menjadi sebuah wadah untuk memberikan solusi praktis agar pelaku UMKM dapat memiliki NIB, sertifikat halal, dan QRIS, serta membangun kehadiran digital melalui Google Maps, sehingga membuka peluang pasar yang lebih luas.

Kami tidak berjalan sendiri dalam menjalankan program ini. Kami mendapat pendampingan dari Ibu Yuli, selaku Ketua UMKM Desa Rajeg yang sangat memahami kondisi dan kebutuhan para pelaku usaha di sini. Selain itu, Pak Abdurrahman juga berperan penting sebagai jembatan komunikasi yang menghubungkan para UMKM dengan berbagai instansi terkait guna memudahkan proses pendaftaran NIB dan sertifikasi halal. Tak kalah penting, kami juga bekerjasama dengan Ibu Fitri dari pihak Bank BTN yang membantu dalam pembuatan QRIS, sehingga para pelaku UMKM dapat melakukan transaksi pembayaran digital dengan lebih mudah dan aman.

  

Melalui kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh tim KKN, UMKM Desa Rajeg yang sebelumnya belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), QRIS, sertifikasi halal, maupun akun Google Maps, kini mengalami peningkatan. Sebanyak 30 UMKM telah berhasil didaftarkan sehingga memiliki NIB, QRIS, sertifikasi halal, serta terdaftar secara lengkap di Google Maps.

Kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran anggota UMKM mengenai pentingnya pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah secara berkelanjutan. Bersama Ketua UMKM Desa Rajeg, kami memberikan informasi tentang peluang pasar yang ada, pelatihan pengelolaan usaha yang efektif, serta penjelasan mengenai dukungan dari pemerintah dan berbagai lembaga terkait. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi bagi para pelaku UMKM untuk berbagi pengalaman serta strategi dalam mengembangkan produk mereka agar lebih berkualitas, kompetitif, dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

  1. Kegiatan pembuatan qris dan NIB warga perum bumi anugerah sejahtera 1 dan bumi anugerah sejahtera 2

Kegiatan Pembuatuan QRIS dan NIB ini, Kami bekerja sama dengan pihak bank BTN yang diwakilkan oleh ibu fitri membantu dalam pembuatan QRIS, Sehingga para pelaku UMKM dapat melakukan transaksi pembayaran digital dengan lebih mudah dan aman. 

Kegiatan ini meliputi : 

  • Sosialisasi pentingnya QRIS dan NIB bagi warga pengusaha di perumahan.
  • Pendampingan dan bantuan teknis pembuatan QRIS melalui pendaftaran ke lembaga perbankan atau penyedia QRIS.
  • Fasilitasi pengisian data dan pendaftaran NIB melalui portal OSS atau layanan pemerintah terkait.
  • Verifikasi dan follow-up hingga warga memiliki QRIS aktif dan NIB resmi.

  

  1. Kegiatan Sosialisasi Sertifikasi alal

Kegiatan sosialisasi sertifikasi halal dibantu oleh Pak Abdurrahman juga berperan penting sebagai jembatan komunikasi yang menghubungkan para UMKM dengan berbagai instansi terkait guna memudahkan proses pendaftaran NIB dan sertifikasi halal.

Tujuan utama sosialisasi ini adalah memberikan wawasan tentang definisi halal, kewajiban sertifikasi, sistem jaminan produk halal, serta prosedur pendaftaran dan persyaratan sertifikasi halal. Selain itu, sosialisasi juga bertujuan mendukung pelaku usaha, termasuk UMKM, agar dapat memenuhi ketentuan perundang-undangan yang mewajibkan sertifikasi halal, sehingga produk yang dihasilkan dapat dipercaya oleh konsumen muslim.

  1. Kegiatan Dapur Sehat bersama ibu-ibu PKK

Kegiatan Dapur Sehat bersama ibu-ibu PKK bertujuan meningkatkan keterampilan memasak makanan sehat dan bergizi. Peserta belajar memilih bahan segar, teknik memasak higienis, serta mengolah makanan bergizi dengan variasi menu. Selain memasak, ibu-ibu juga mendapat edukasi tentang kebersihan dapur dan pengelolaan sampah. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk budaya makan sehat dan meningkatkan kualitas hidup keluarga.

  1. Kegiatan Posyandu “Ibu Hebat Bayi Sehat”

Kegiatan Posyandu “Ibu Hebat Bayi Sehat” yang dilaksanakan oleh ibu-ibu PKK Desa Rajeg dengan pengukuran berat badan bayi serta pemeriksaan kesehatan oleh kader dan petugas. Dilakukan juga edukasi untuk ibu tentang ASI Ekslusif,gizi, dan kebersihan. Kegiatan ditutup dengan pemberian makanan tambahan dan vitamin bagi bayi yang membutuhkan. Antusiasme ibu dan bayi yang hadir sangat tinggi, mendorong semangat tim posyandu untuknterus memberikan pelayanan terbaik.

  1. Kegiatan Membagikan Brosur untuk kelas produktif Bimbel

Kegiatan pembagian brosur kelas produktif bimbingan belajar (bimbel) dilaksanakan sebagai salah satu bentuk sosialisasi kepada masyarakat sekitar lokasi KKN. Brosur yang dibagikan berisi informasi mengenai program bimbel, jadwal kegiatan, serta manfaat yang dapat diperoleh peserta.

Pembagian dilakukan secara langsung di lingkungan sekolah, perumahan warga, dan pusat keramaian agar informasi dapat tersampaikan secara lebih luas dan tepat sasaran. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan lebih mengenal program bimbel yang ditawarkan, sehingga dapat meningkatkan minat dan partisipasi peserta dalam mengikuti kelas produktif.

  1. Kegiatan Pelatihan dan Pemusalaran Jenazah

Kegiatan pemulasaran jenazah di Balai Desa Rajeg meliputi pelatihan yang diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya perempuan, tentang tata cara pengurusan jenazah secara benar sesuai syariat dan prosedur yang tepat. Kegiatan ini biasanya mencakup proses persiapan jenazah, seperti memandikan, mengafani, dan melakukan sholat jenazah hingga doa pengurusan jenazah. Pelatihan ini bertujuan agar masyarakat dapat melaksanakan pemulasaran jenazah dengan baik dan penuh hormat, sekaligus meningkatkan kesiapan dan sumber daya manusia desa dalam urusan kematian. Selain itu, dalam pengelolaan jenazah di desa ini biasanya ditekankan prinsip penguburan dalam waktu 1x24 jam setelah meninggal, agar proses pemakaman dapat berjalan dengan tertib dan cepat sesuai aturan desa.

  1. Kegiatan Senam Bersama di Hari Minggu

Kegiatan senam sehat rutin mingguan ini dilaksanakan sebagai sarana menjaga kebugaran dan kesehatan warga. Acara diawali dengan pemanasan ringan untuk menghindari cedera, kemudian dilanjutkan dengan gerakan senam yang dipandu oleh instruktur berpengalaman. Seluruh warga antusias mengikuti gerakan senam dengan irama musik yang menyenangkan, menciptakan suasana rileks dan kompak. Kegiatan ini juga menjadi momen untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat. Senam berlangsung selama kurang lebih 45 menit hingga 1 jam setiap minggunya di lapangan terbuka yang mudah diakses warga.

  1. Kegiatan sosialisasi menyikat gigi yang benar di SDN 2 Rajeg

Pada kegiatan sosialisasi menyikat gigi yang benar di SDN 2 Rajeg, para peserta didik diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi dan cara menyikat gigi yang baik dan benar. Kegiatan dimulai dengan penjelasan oleh narasumber tentang teknik menyikat gigi yang tepat, termasuk waktu dan frekuensi yang dianjurkan. Selanjutnya, siswa diajak untuk mempraktikkan langsung cara menyikat gigi menggunakan alat peraga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anak-anak dalam menjaga kesehatan gigi sejak dini demi mencegah kerusakan gigi dan penyakit mulut. Sosialisasi ini juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab agar siswa lebih memahami materi yang disampaikan.

  1. Kegiatan Literasi bersama di SDN 2 Rajeg

Kegiatan literasi bersama di SDN 2 Rajeg merupakan sebuah aktivitas yang bertujuan menumbuhkan cinta dan minat baca di kalangan siswa. Pada kegiatan ini, anak-anak diajak untuk mengenal dunia melalui buku, menulis cerita, dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan literasi yang menyenangkan dan interaktif. Kegiatan ini biasanya melibatkan pembacaan cerita secara bergiliran, menulis cerita pendek, serta aktivitas kreatif lain seperti mewarnai yang terkait dengan literasi.

  1. Kegiatan sosialisasi kenakalan remaja di smpn 2 rajeg

Pada kegiatan sosialisasi kenakalan remaja yang diselenggarakan di SMPN 2 Rajeg, hadir Kanit Polisi dan Bapak Kapolsek Desa Rajeg sebagai narasumber utama. Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para siswa tentang bahaya dan dampak negatif kenakalan remaja, seperti tawuran, penggunaan narkoba, dan perilaku tidak disiplin. Dalam sesi tersebut, Kanit dan Kapolsek menyampaikan berbagai materi serta pengalaman nyata untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan para siswa terhadap risiko kenakalan remaja. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter positif dan menumbuhkan sikap tanggung jawab di kalangan pelajar demi terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.

  1.  Kegiatan sosialisasi stop bullying di MTS AL ITTIHADUL MUBAROK (ATM)

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa dan seluruh warga sekolah mengenai pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman tanpa kekerasan atau bullying. Dalam sosialisasi ini, peserta diberikan pemahaman tentang pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, serta dampak negatif yang ditimbulkan baik bagi korban maupun pelaku. Selain itu, disampaikan pula cara-cara pencegahan bullying dan langkah yang harus ditempuh saat menghadapi kasus bullying. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, serta penyebaran materi edukatif yang melibatkan guru, siswa, dan staf sekolah untuk bersama-sama menciptakan budaya sekolah yang positif dan bebas bullying.

  1. Kegiatan sosialisasi pengenalan benda langit dan tata surya di TK Paud Rajawali

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan anak-anak TK PAUD Rajawali kepada konsep dasar benda langit dan tata surya secara sederhana dan menyenangkan. Melalui metode bercerita, penggunaan gambar, serta media peraga seperti model planet dan bintang, anak-anak diajak untuk mengenal nama-nama planet, matahari, bulan, dan benda langit lainnya. Aktivitas ini juga melibatkan permainan edukatif dan tanya jawab agar anak-anak lebih mudah memahami serta menumbuhkan rasa ingin tahu mereka tentang alam semesta. Kegiatan diharapkan dapat menumbuhkan minat belajar sains sejak dini dan memperluas wawasan anak-anak tentang lingkungan sekitar mereka.

  1. Kegiatan sosialisasi mencuci tangan yang baik di SDN 2 rajeg

Kegiatan sosialisasi mencuci tangan yang baik di SDN 2 Rajeg bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kebiasaan hidup bersih dan sehat di kalangan siswa. Dalam kegiatan ini, siswa diberikan penjelasan tentang pentingnya mencuci tangan dengan cara yang benar, terutama sebelum makan, setelah buang air, dan setelah bermain. Demonstrasi langkah-langkah mencuci tangan yang efektif menggunakan sabun dan air mengalir juga dilakukan, disertai penjelasan mengenai momen kritis kapan mencuci tangan harus dilakukan. Selain itu, peserta diberikan kesempatan untuk praktik langsung mencuci tangan dengan bimbingan guru atau petugas kesehatan sekolah. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya perilaku hidup sehat yang berkelanjutan dan mencegah penyebaran penyakit di lingkungan sekolah.

  1. Kegiatan posyandu lansia sehat di dampingi langsung oleh dokter spesialis mata RS Annisa dan puskesmas rajeg

Kegiatan Posyandu Lansia Sehat ini dilaksanakan dengan pendampingan langsung oleh dokter mata dari RS Annisa dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Rajeg. Pada kegiatan tersebut, lansia mendapatkan pemeriksaan kesehatan mata secara menyeluruh, termasuk pengecekan penglihatan dan deteksi dini gangguan mata seperti katarak atau glaukoma. Selain itu, diberikan edukasi mengenai perawatan mata dan pencegahan penyakit mata pada lansia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan lansia melalui deteksi dini dan penanganan masalah kesehatan mata secara tepat.

  1. Kegiatan pembagian tanaman obat keluarga ke warga perum bumi anugerah sejahtera 2

Kegiatan pembagian tanaman obat keluarga ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemanfaatan tanaman obat sebagai bagian dari pengobatan tradisional di lingkungan Perum Bumi Anugerah Sejahtera 2. Pada kegiatan ini, sejumlah tanaman obat seperti jahe, kunyit, daun sirih, dan tanaman herbal lainnya dibagikan secara gratis kepada warga. Selain pembagian tanaman, juga diberikan penyuluhan singkat mengenai manfaat dan cara merawat tanaman serta penggunaannya untuk kesehatan sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong warga untuk lebih mandiri dalam menjaga kesehatan keluarga melalui tanaman obat yang mudah didapat dan ramah lingkungan.

  1. Kegiatan pojok baca di SDN 2 Rajeg

Kegiatan pojok baca di SDN 2 Rajeg diisi dengan membuat hiasan kreatif untuk mempercantik sudut baca. Selain itu, siswa juga belajar tentang 5 kata ajaib yang mendukung sikap sopan dan santun dalam berkomunikasi sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca sekaligus membentuk karakter positif siswa.

  1. Kegiatan malam hari bimbel bahasa inggris dan bahasa arab

Kegiatan malam hari bimbel bahasa Inggris dan bahasa Arab dilakukan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam kedua bahasa tersebut. Kelas diawali dengan pemanasan melalui percakapan atau latihan kosa kata, dilanjutkan dengan pembelajaran materi tata bahasa, kosakata, dan percakapan praktis. Peserta juga diberi latihan mendengarkan, membaca, menulis, dan berbicara agar keterampilan bahasa mereka lebih terpadu. Selama bimbel, pengajar aktif membimbing dan memberikan umpan balik untuk memastikan pemahaman peserta serta memotivasi mereka dalam belajar bahasa asing. Kegiatan ditutup dengan tanya jawab atau kuis singkat untuk menguatkan materi yang telah dipelajari.

  1. Menonton film edukatif

Kegiatan menonton film edukatif adalah sebuah aktivitas yang bertujuan tidak hanya memberikan hiburan tetapi juga pendidikan kepada para penontonnya, khususnya siswa atau anak-anak. Dalam kegiatan ini, peserta menonton film-film yang mengandung pesan moral, nilai kehidupan, dan motivasi yang dapat memperkaya wawasan serta meningkatkan kemampuan berpikir kritis.

  1. Membuat plang nama jalanan perum bumi anugerah sejahtera 2

Kegiatan membuat plang nama jalanan di Perum Bumi Anugerah Sejahtera 2 merupakan sebuah proses pembuatan tanda atau papan nama yang dipasang di jalan-jalan dalam perumahan tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan identifikasi yang jelas terhadap nama jalan, sehingga memudahkan navigasi dan orientasi bagi penghuni dan pengunjung.

Proses pembuatan plang nama jalan biasanya melibatkan beberapa tahapan, seperti perencanaan desain plang, pemilihan bahan (contohnya plat seng atau bahan tahan cuaca lainnya), pembuatan fisik plang oleh tukang atau pihak penyedia jasa, dan pemasangan di lokasi yang telah ditentukan di sepanjang jalan perumahan. Plang ini juga berfungsi sebagai penanda resmi yang memudahkan petugas darurat, layanan pengiriman, dan masyarakat umum dalam menemukan lokasi dengan tepat.

  1. Penutupan KKN di balai desa rajeg dan penyerahan plakat dari UMT

Kegiatan penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilaksanakan di Balai Desa Rajeg dengan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Dalam acara ini, dilakukan penyerahan plakat penghargaan dari pihak Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) kepada Bapak Kepala Desa Rajeg sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kerja sama selama pelaksanaan KKN. Penyerahan plakat ini turut didampingi oleh dosen pembimbing lapangan yang membimbing mahasiswa selama masa KKN. Acara penutupan ini menjadi momen refleksi dan penguatan hubungan antara kampus, pemerintah desa, serta masyarakat setempat, sekaligus menandai berakhirnya program pengabdian masyarakat yang telah berjalan dengan lancar.

Melalui pelaksanaan KKN di Desa Rajeg ini, diharapkan tercipta titik awal perubahan positif yang berkelanjutan dan memperkuat sinergi antara universitas, pemerintah desa, dan masyarakat demi kemajuan Desa Rajeg ke arah yang lebih baik.


G. Dokumentasi

Pendataan UMKM untuk data Sertifikasi halal
Pendataan UMKM dibantu pihak BTN untuk Pembuatan NIB dan QRIS
Pembagian ATM dan QRIS kepada UMKM
Pembuatan Google Maps untuk UMKM, DOOR TO DOOR
Kegiatan Upacara Bendera 17 Agustus di Stadion Desa Rajeg

 

H. Penutup

Sebagai penutup, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang di Desa Rajeg. Dukungan dan partisipasi aktif dari aparat desa, masyarakat, serta seluruh peserta telah memberikan kontribusi besar dalam pencapaian tujuan program ini.

Semoga hasil serta pengalaman yang diperoleh selama kegiatan ini dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa sekaligus memberikan manfaat nyata bagi pengembangan UMKM dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Rajeg. Kami juga berharap sinergi yang telah terjalin selama pelaksanaan KKN ini dapat terus berlanjut dalam rangka mendukung pembangunan yang berkelanjutan di masa mendatang.

Penulis

Resti Yulianti

Resti Yulianti

S1-Manajemen