Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah program intrakurikuler yang menjadi jembatan penting antara dunia akademis dan realitas di tengah masyarakat. Ini merupakan wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. KKN memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari, sekaligus mengasah keterampilan non-akademis seperti kepemimpinan, kerja sama tim, dan kepekaan sosial.
Sebagai mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), kami melaksanakan KKN dengan tema yang telah ditetapkan oleh universitas, yaitu "Penguatan UMKM Ramah Lingkungan untuk Pengembangan Ekonomi Berkelanjutan." Setiap kelompok diberikan kebebasan untuk memilih lokasi dan merancang program kerja yang sesuai. Kami memilih Kelurahan Jatake, yang merupakan salah satu dari 43 rukun tetangga dan 9 rukun warga di Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang. Kelurahan ini memiliki potensi besar dalam sektor UMKM, yang menjadi alasan utama kami memilih lokasi ini.
Dalam mengimplementasikan tema besar tersebut, kami merancang dua program utama. Pertama, kami akan fokus pada digitalisasi transaksi menggunakan QRIS. Kami percaya, kemudahan dan keamanan transaksi digital akan meningkatkan daya saing produk lokal, membuka peluang pasar yang lebih luas, dan pada akhirnya, meningkatkan pendapatan pelaku UMKM. Kedua, kami juga menjalankan program reboisasi. Ini adalah komitmen kami untuk memastikan pembangunan ekonomi berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan. Melalui reboisasi, kami berharap dapat membantu penghijauan dan menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian alam.
Program KKN ini memberikan manfaat yang luas. Bagi mahasiswa, KKN adalah kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu secara langsung, mengembangkan soft skills, dan membangun empati terhadap masalah sosial. Bagi Kelurahan Jatake, program kami diharapkan dapat meningkatkan daya saing ekonomi lokal dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Bagi UMT, KKN ini adalah wujud nyata kontribusi universitas dalam mendukung pembangunan daerah, sekaligus memperkuat hubungan baik antara kampus, masyarakat, dan pemerintah setempat. Melalui sinergi ini, kami yakin KKN ini akan memberikan dampak positif yang nyata dan berkelanjutan bagi semua pihak.
Kegiatan KKN terpadu ini perlu dilaksanakan karena merupakan jembatan antara dunia akademis dan kebutuhan riil masyarakat. Ini adalah kesempatan bagi kami, para mahasiswa, untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di kampus ke dalam konteks nyata di Kelurahan Jatake. KKN terpadu ini juga menjadi wadah kolaborasi lintas ilmu, di mana kami dapat bekerja sama untuk merumuskan dan mengimplementasikan solusi yang komprehensif bagi permasalahan yang ada. Keterlibatan langsung ini tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga melatih keterampilan esensial seperti kerja sama tim, komunikasi, dan pemecahan masalah.
Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menjembatani antara UMT dan masyarakat Kelurahan Jatake. Dengan melibatkan berbagai pihak seperti pemerintah kelurahan, RT/RW, dan masyarakat setempat, program ini dirancang untuk memberikan solusi yang relevan dan tepat sasaran. Mahasiswa mendapatkan pengalaman praktis yang berharga, sementara masyarakat memperoleh manfaat langsung dari program yang kami laksanakan. Lebih dari itu, KKN ini membantu membentuk karakter kami sebagai mahasiswa, menumbuhkan empati, dan memperkuat rasa tanggung jawab sosial. Kami belajar untuk berinteraksi dengan berbagai lapisan masyarakat dan menghadapi tantangan baru, menjadikan KKN ini sebagai pengalaman belajar yang tak ternilai harganya.
Secara umum, tujuan kegiatan KKN di Kelurahan Jatake adalah untuk mengintegrasikan pengetahuan akademis dengan praktik di lapangan. Tujuan-tujuan spesifik yang kami usung adalah:
Keberhasilan program KKN ini sangat bergantung pada dukungan dan partisipasi aktif dari berbagai pihak. Pihak-pihak yang akan terlibat dalam kegiatan kami di Kelurahan Jatake, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, antara lain:
No | Nama Lengkap | Fakultas | Jurusan |
| |
1 | Wahyu Dwi Prakoso | Teknik | S1-Teknik Informatika | ||
2 | Agung Pramudya | Teknik | S1-Teknik Informatika | ||
3 | Laura Angelina | Ekonomi | S1-Manajemen | ||
4 | Chyntia Ramadhania Al-wahab | Keguruan dan Ilmu Pendidikan | S1-Pend. Bahasa Indonesia | ||
5 | Siti Jihan Nurfauziyah | Hukum | S1-Ilmu Hukum | ||
6 | Akika Nurbaiti | Keguruan dan Ilmu Pendidikan | S1-Pend. Bahasa Indonesia | ||
7 | Devina Ramadhani | Keguruan dan Ilmu Pendidikan | S1-Pend. Bahasa Indonesia | ||
8 | Nizar Amru Erlangga | Keguruan dan Ilmu Pendidikan | S1-Pend. Bahasa Indonesia | ||
9 | Nur Alviana Hamidah | Ekonomi | S1-Manajemen | ||
10 | Febrio Yudha Satria | Teknik | S1-Teknik Informatika | ||
11 | Arif Iskandar | Teknik | S1-Teknik Informatika | ||
12 | Desita Nur Afifah | Ekonomi | S1-Akuntansi | ||
13 | Maharani Cipta Untari | Ekonomi | S1-Manajemen | ||
14 | Restu Fadhilah | Ekonomi | S1-Akuntansi | ||
15 | Tiara Rosalia | Ilmu Sosial & Ilmu Politik | S1-Ilmu Komunikasi | ||
16 | Fahmi Maulana Fajar | Ilmu Sosial & Ilmu Politik | S1-Ilmu Komunikasi | ||
17 | Ika Mukhartiningsih | Teknik | S1-Teknik Inforrmatika | ||
18 | Siti Nurazizah | Ekonomi | S1-Manajemen | ||
19 | Anisa Jalilah | Pariwisata & Industri Kreatif | S1-Pariwisata | ||
20 | Adam Kurniawan | Agama Islam | S1-Pend. Agama Islam | ||
21 | Elshinta Lutfiana Destiani | Ekonomi | Bisnis Digital | ||
22 | Siti Raisha Alayda Zen | Hukum | S1-Ilmu Hukum | ||
23 | Bilqisti Permata Sari | Ilmu Sosial & Ilmu Politik | S1-Ilmu Pemerintahan | ||
24 | Dhirgham Rivansyah | Teknik | S1-Teknik Informatika | ||
25 | Habib Dzikri Danisraloka | Teknik | S1-Teknik Industri | ||
26 | Ika Padiyatul Hayyat Awliyah | Ilmu Sosial & Ilmu Politik | S1-Ilmu Komunikasi | ||
27 | Fajar Eka Putra | Ekonomi | S1-Manajemen | ||
28 | Dimas Setiawan | Ekonomi | S1-Manajemen |
Melalui program kerja yang telah kami rancang, kami berharap dapat memberikan dampak positif yang nyata dan berkelanjutan bagi Kelurahan Jatake.
Kami yakin, dengan kerja sama yang solid, program ini akan membawa perubahan positif yang berarti bagi Kelurahan Jatake dan menjadi bekal berharga bagi kami, para mahasiswa, di masa depan.
Kegiatan pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) secara resmi dilaksanakan pada 15 Juli 2025 bertempat di GOR Nambo. Acara ini dihadiri oleh seluruh peserta KKN yang berasal dari berbagai kelompok di wilayah Kota dan Kabupaten, serta diikuti oleh dosen pembimbing lapangan (DPL), jajaran pimpinan universitas, dan perwakilan pemerintah daerah.
Pembukaan ini menjadi momentum awal yang menandai dimulainya rangkaian kegiatan KKN di berbagai desa dan kelurahan. Acara berlangsung khidmat dengan rangkaian kegiatan yang meliputi sambutan dari perwakilan universitas, sambutan pemerintah daerah, serta penyematan tanda peserta KKN secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa. Momen ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga wadah untuk menyatukan semangat seluruh peserta KKN agar siap mengabdi di masyarakat.
Melalui pembukaan ini, mahasiswa dibekali dengan arahan mengenai tujuan KKN, yakni sebagai sarana pengabdian, penerapan ilmu pengetahuan, serta pemberdayaan masyarakat secara nyata. Kehadiran seluruh kelompok dari Kota dan Kabupaten juga menumbuhkan rasa kebersamaan, solidaritas, dan tanggung jawab kolektif dalam melaksanakan program kerja di lokasi masing-masing.
Kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola antara Tim Nasional Indonesia U-23 melawan Malaysia U-23 dalam ajang Piala AFF U-23 2025 diselenggarakan pada 21 Juli 2025 bertempat di RW 09 RT 03 Kelurahan Jatake. Program ini diinisiasi oleh mahasiswa KKN sebagai bentuk kegiatan sosial yang bertujuan mempererat kebersamaan warga sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme melalui olahraga.
Acara ini diikuti oleh masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua yang dengan antusias datang untuk menyaksikan pertandingan. Nobar dilaksanakan di ruang terbuka dengan fasilitas layar proyektor sederhana yang dipersiapkan secara gotong royong bersama warga. Suasana semakin semarak dengan sorak-sorai dan yel-yel dukungan untuk tim Garuda Muda, sehingga tercipta atmosfer kebersamaan yang penuh semangat dan kekeluargaan.
Selain menghadirkan hiburan, kegiatan ini juga memberikan manfaat sosial karena menjadi sarana interaksi positif antarwarga. Melalui kegiatan nobar ini, mahasiswa KKN dapat menjalin komunikasi lebih akrab dengan masyarakat, yang nantinya mempermudah kerja sama dalam pelaksanaan program-program KKN lainnya. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semangat persatuan dan rasa bangga terhadap tim nasional dapat terus tumbuh di kalangan masyarakat Kelurahan Jatake, khususnya generasi muda.
Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) merupakan lembaga pendidikan yang berfokus pada pembelajaran membaca, menulis, dan memahami Al-Qur’an bagi anak-anak usia dini hingga remaja. Kegiatan TPA sendiri dilaksanakan setelah anak-anak pulang sekolah tepatnya pukul 16.00 untuk anak-anak yang mengaji Iqro dan Juz Amma sedangkan untuk remaja diadakan pada malam hari. Tujuan diadakannya TPA adalah untuk membimbing generasi muda agar memiliki dasar keagamaan yang kuat sejak kecil.
Dalam pelaksanaan TPA di RW 09 ini, anak-anak di lingkungan sekitar menjadi peserta utama, walaupun begitu anak dari RW lain pun turut belajar di TPA ini. Kegiatan ini mencakup pendampingan belajar membaca Al-Qur’an dengan tajwid yang benar bagi anak yang sudah mahir. Selain itu, anak-anak juga diberikan latihan menulis huruf hijaiyah untuk memperkuat kemampuan dasar mereka dalam membaca dan menulis. Pembelajaran dilengkapi dengan hafalan surat-surat pendek, doa-doa harian, serta penanaman adab islami sederhana sopan, santun, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Rutinitas ini memberikan manfaat yang besar, baik bagi anak-anak yang semakin terbiasa mendekatkan diri pada Al-Qur’an
Program Belajar Bersama bagi anak-anak taman kanak-kanak dan sekolah dasar. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pendampingan tambahan di luar jam sekolah, membantu anak-anak dalam memahami materi pelajaran, pendampingan pekerjaan rumah. Selain pendampingan pekerjaan rumah, ada juga program calistung yaitu baca, tulis, dan hitung, program ini dikhususkan untuk anak-anak yang belum bersekolah, atau anak-anak yang memang masih kesulitan dalam membaca, menulis, dan hitung.
Program ini diadakan pada pukul 18.30 hingga pukul 20.00 pada hari senin hingga jumat, metode pembelajaran di buat seinteraktif mungkin, sehingga anak-anak merasa nyaman belajar. Mahasiswa berperan sebagai mentor yang membimbing anak-anak baik secara individu maupun kelompok.
Program ini terbukti meningkatkan motivasi belajar, memperbaiki pemahaman pembelajaran bagi anak-anak, serta yang paling penting menumbuhkan kebiasaan belajar yang konsisten. Dengan demikian, diharapkan program belajar bersama dapat memberikan manfaat jangka panjang dalam membangun generasi muda yang lebih cerdas dan berprestasi.
Program daur ulang galon bekas ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus inovasi dalam mengurangi sampah plastik. Galon yang di daur ulang ialah galon le minerale bekas yang sudah tidak dapat digunakan kembali, karena berbeda dengan galon isi ulang merek lain. Galon-galon ini biasanya berakhir sebagai sampah, sehingga terciptalah program daur ulang ini, galon-galon berkas akan diubah menjadi pot tanaman.
Program daur ulang ini diawali dengan pengumpulan galon bekas dari warga sekitar, kemudian dilakukan pembersihan, setelah itu galon bekas di hias sesuai kreativitas masing-masing. Galon didesain dan dihias menggunakan berbagai macam teknik, seperti pengecatan dengan warna cerah dan pola unik, sehingga menghasilkan pot yang menarik secara visual. Pot hasil daur ulang kemudian dimanfaatkan untuk menanam bibit sayuran. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya mengurangi limbah plastik, tetapi juga memberikan sentuhan hijau pada lingkungan.
Program reboisasi ini merupakan kelanjutan dari kegiatan daur ulang galon le minerale bekas menjadi pot tanaman. Pot yang sudah didesain secara kreatif kemudian dimanfaatkan sebagai media tanam untuk bibit sayuran seperti, cabai, tomat, dan terong. Bibit tersebut dipilih karena selain menghadirkan nuansa hijau dan asri, hasil panen nantinya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari.
Kegiatan diawali dengan proses penanaman bibit sayuran ke dalam pot daur ulang yang sebelumnya telah dipersiapkan. Setelah itu, pot-pot berisi tanaman diserahkan kepada pihak Kelurahan Jatake sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung program penghijauan dan ketahanan pangan lokal,
Program ini memberikan manfaat penting. Pertama, mengurangi limbah plastik melalui pemanfaatan galon bekas sebagai pot. Kedua, menghadirkan lingkungan kelurahan yang lebih hijau, indah. Ketiga, memberikan contoh sederhana kepada masyarakat bahwa lahan sempit pun dapat dimanfaatkan untuk menanam sayuran dengan media pot.
Program pembuatan QRIS untuk UMKM dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa sebagian besar pelaku UMKM di Kelurahan Jatake masih mengandalkan transaksi tunai, yang kurang efisien dan tidak sesuai dengan perkembangan sistem pembayaran modern. Untuk itu, mahasiswa KKN menciptakan program ini agar pelaku UMKM dapat memanfaatkan layanan pembayaran digital yang lebih aman dan praktis.
Pelaksanaan program ini dilakukan melalui pendaftaran QRIS menggunakan aplikasi GoPay Merchant. Aplikasi ini dipilih karena GoPay merupakan salah satu dompet digital yang populer, mudah di akses, dan sudah terintegrasi dengan sistem QRIS nasional.
Mahasiswa mendampingi UMKM mulai dari tahap pendaftaran, verifikasi data, hingga aktivasi akun merchant. Setelah QRIS berhasil dibuat, pelaku UMKM dapat langsung menggunakan QRIS untuk menerima pembayaran.
Manfaat program ini sangat nyata. Dengan adanya QRIS, transaksi UMKM menjadi lebih cepat, efisien, dan tercatat secara digital. Program ini juga mendukung perluasan pasar karena UMKM kini bisa melayani konsumen yang lebih nyaman bertransaksi non-tunai.
Dalam Rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, mahasiswa KKN menyelenggarakan lomba 17 Agustus khusus anak-anak di Kantor Kelurahan Jatake pada tanggal 15 Agustus 2025 pukul 13.00 WIB. Peserta lomba merupakan anak-anak berusia 6-12 tahun yang berasal dari 9 RW di Kelurahan Jatake, dengan masing-masing RW mengirimkan 9 orang perwakilan.
Rangkaian lomba dimulai dengan registrasi peserta, lalu pembukaan acara. Selanjutnya, berbagai perlombaan seru digelar, di antaranya tiup gelas plastik, memasukkan paku ke dalam botol, makan kerupuk, memasukkan kawat ke ring, dilanjut dengan lomba kelompok yaitu memasukkan sedotan ke dalam botol secara estafet, estafet kardus, dan lomba tusuk balon naga.
Salah satu lomba yang di rencanakan, yakni lomba mengumpulkan air, tidak sempat terlaksana karena waktu telah memasuki waktu salat Maghrib. Oleh karena itu, acara langsung dilanjutkan dengan pembagian hadiah lomba bagi para pemenang.
i. Kegiatan Posyandu Balita dan Lansia
Salah satu bentuk partisipasi kelompok KKN Kelurahan Jatake dalam bidang kesehatan adalah dengan ikut serta membantu pelaksanaan Posyandu Balita dan Posyandu Lansia. Kegiatan ini dilaksanakan rutin bersama kader posyandu dan perangkat kelurahan, dengan tujuan memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat, khususnya kelompok usia rentan yaitu balita dan lansia.
Pada Posyandu Balita, mahasiswa KKN berperan dalam membantu proses pendaftaran, pendataan, serta pencatatan perkembangan anak. Selain itu, mahasiswa juga mendampingi kader posyandu dalam melakukan pengukuran tinggi badan dan berat badan balita. Data yang terkumpul kemudian digunakan sebagai dasar untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak, serta menjadi bahan konsultasi bagi orang tua dengan tenaga kesehatan.
Sementara itu, pada Posyandu Lansia, mahasiswa KKN terlibat dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan sederhana, seperti mengukur tekanan darah (tensi), membantu pencatatan hasil pemeriksaan, serta memberikan dukungan administratif dalam proses pelayanan. Kehadiran mahasiswa membantu memperlancar alur kegiatan, sehingga pelayanan dapat berjalan dengan tertib dan lebih cepat.
Melalui keterlibatan dalam kegiatan posyandu ini, mahasiswa KKN tidak hanya mendapatkan pengalaman nyata dalam bidang kesehatan masyarakat, tetapi juga dapat berinteraksi langsung dengan warga dari berbagai usia. Program ini sekaligus memperkuat kerja sama antara mahasiswa, kader posyandu, serta perangkat kelurahan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jatake.
j. Penutupan KKN di Kelurahan Jatake (19 Agustus 2025)
Acara penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok Jatake dilaksanakan pada Selasa, 19 Agustus 2025 pukul 13.00 WIB bertempat di Kantor Kelurahan Jatake. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa peserta KKN Kelurahan Jatake, Ibu Prahesti selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta perwakilan dari kelurahan yaitu Ibu Erni dan Ibu Egi.
Acara dimulai dengan sambutan dari perwakilan mahasiswa, dilanjutkan sambutan dari pihak kelurahan dan DPL. Dalam sambutannya, pihak kelurahan menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN yang telah membantu masyarakat melalui berbagai program kerja di bidang pendidikan, lingkungan, sosial, dan ekonomi. Ibu Prahesti selaku DPL juga memberikan pesan motivasi kepada mahasiswa agar pengalaman KKN ini menjadi bekal penting dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia kerja.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan plakat dari kelompok KKN kepada pihak Kelurahan Jatake sebagai simbol ucapan terima kasih dan penghargaan atas dukungan yang diberikan selama kegiatan berlangsung. Penutupan ini menjadi momentum yang hangat dan penuh kebersamaan, sekaligus menandai berakhirnya rangkaian KKN dengan penuh rasa syukur.
Melalui acara penutupan ini, diharapkan kerja sama yang baik antara mahasiswa dan masyarakat dapat terus terjalin, serta program-program yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga Kelurahan Jatake.

Pembukaan KKN di GOR Nambo (15 Juli 2025)

Nonton Bareng Timnas Indonesia (Senin, 21 Juli 2025)

Mengajar di TPA RW 09 (Kamis, 24 Juli 2025 – Kamis, 14 Agustus 2025)

Program Belajar Bersama (Senin, 28 Juli 2025 – Kamis, 14 Agustus 2025)

Daur Ulang Galon Bekas menjadi Pot Tanaman (Jumat, 1 Agustus 2025) & Program Reboisasi Bibit

Pembuatan QRIS UMKM Kelurahan Jatake (Selasa, 12 Agustus 2025)

Lomba 17 Agustus Anak-anak Kelurahan Jatake (Jumat, 15 Agustus 2025)

Kegiatan Posyandu Balita dan Lansia

Penutupan KKN di Kelurahan Jatake (19 Agustus 2025)
A. Kesimpulan
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Jatake telah berjalan dengan baik melalui berbagai program kerja yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari bidang pendidikan, sosial, lingkungan, hingga ekonomi kreatif. Kegiatan seperti nonton bareng, mengajar di TPA, program belajar bersama, hingga lomba 17 Agustus berhasil menciptakan ruang interaksi yang harmonis antara mahasiswa, anak-anak, orang tua, serta perangkat kelurahan. Sementara itu, program berbasis lingkungan seperti daur ulang galon Le Minerale dan reboisasi melalui penanaman bibit sayuran dalam pot daur ulang memberikan kontribusi nyata terhadap kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam. Di sisi lain, program digitalisasi UMKM melalui pembuatan QRIS via GoPay Merchant menjadi langkah inovatif yang mampu mendukung perekonomian warga agar lebih adaptif dengan perkembangan zaman.
Secara keseluruhan, pelaksanaan program-program tersebut membuktikan bahwa kehadiran mahasiswa KKN tidak hanya sekadar menjalankan kewajiban akademik, melainkan juga mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat. Selain itu, pengalaman ini juga menjadi pembelajaran berharga bagi mahasiswa dalam mengasah kemampuan sosial, kepemimpinan, dan kerja sama tim.
B. Saran
Dalam pelaksanaan KKN tentu masih terdapat berbagai keterbatasan, baik dari segi waktu, tenaga, maupun fasilitas. Oleh karena itu, kritik dan saran dari masyarakat serta pihak kelurahan sangat diperlukan agar program KKN di masa mendatang dapat lebih maksimal dan berkesinambungan. Diharapkan pula program-program yang telah dijalankan dapat terus dikembangkan oleh masyarakat setempat, sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Akhir kata, seluruh mahasiswa KKN mengucapkan terima kasih kepada pihak kelurahan, tokoh masyarakat, orang tua, dan seluruh warga Jatake yang telah memberikan dukungan, partisipasi, serta kerja sama selama kegiatan berlangsung. Semoga kebersamaan yang terjalin selama KKN ini menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi semua pihak.
Laura Angelina