Tanggal : 17 Juli 2025
Lokasi : Aula Kantor Desa Pasar Kemis
Untuk memulai rangkaian kegiatan KKN, dilaksanakan Opening Ceremony sebagai bentuk perkenalan antara mahasiswa peserta KKN dengan masyarakat Desa Pasar Kemis. Acara ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi, memperkenalkan program kerja yang akan dijalankan, serta menjalin kerja sama yang harmonis antara mahasiswa, pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Opening Ceremony ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan rasa kebersamaan, tanggung jawab, serta semangat gotong royong dalam melaksanakan program KKN. Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat dapat lebih memahami tujuan serta manfaat KKN, sekaligus membuka ruang partisipasi aktif dalam mendukung setiap program yang direncanakan.
Hari ini adalah awal dari kegiatan KKN kami dilaksanakan, dimulai dari upacara pembukaan yang dilakukan di kantor Desa Pasar Kemis diawali dengan sambutan-sambutan seperti Bapak Kepala Desa, Bapak Sekretaris Desa, Ibu DPL serta Perangkat Desa lainnya. Kegiatan berlangsung dari pukul 09:00-10:00 diiringi dengan menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya serta penyampaian program kerja kami selama satu bulan ke depan. Kegiatan berjalan dengan khidmat dihadiri dengan tamu undangan seperti bapak Jaro 1-4, Bidan Desa, Ketua PKK, Ketua Karang Taruna, Bhabinkamtibmas dan lainnya. Kami merasa senang sudah disambut dengan hangat oleh Desa Pasar Kemis, hal ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kami untuk bisa diterima di masyarakat agar bisa memberikan kontribusi untuk kesejahteraan desa.

Dengan terlaksananya kegiatan Opening Ceremony Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pasar Kemis, diharapkan dapat menjadi awal yang baik dalam menjalin kerja sama antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat lebih mengenal kondisi sosial dan potensi desa, sementara masyarakat memperoleh pemahaman mengenai program kerja yang akan dilaksanakan.
Tanggal : 18 Juli - 16 Agustus 2025
Lokasi : Halaman posko KKN
Kegiatan menanam TOGA di halaman posko KKN dilakukan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan, pelestarian tanaman obat tradisional, serta upaya menjaga kemandirian kesehatan keluarga dengan memanfaatkan sumber daya alam sekitar. Posko KKN dipilih sebagai lokasi penanaman karena menjadi pusat kegiatan mahasiswa, sekaligus dapat dijadikan contoh nyata bagi masyarakat dalam mengelola pekarangan yang produktif dan bermanfaat.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat terdorong untuk ikut menanam TOGA di lingkungan masing-masing, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas, baik dari segi kesehatan, lingkungan, maupun keberlanjutan hidup sehat berbasis kearifan lokal.
Mahasiswa/i KKN UMT
Posko yang akan kami tempati selama satu bulan ke depan merupakan tempat yang harus kami jaga dan rawat untuk memberikan rasa aman dan nyaman selama kegiatan KKN berlangsung. Kami menanam tumbuhan serta tanaman (TOGA) tersebut untuk kedepannya bisa memberikan manfaat bagi warga jika suatu waktu mereka membutuhkan. Kami menanam tumbuhan di sekitar halaman posko hingga ke belakang. Setiap hari kami menyiram tanaman tersebut dan dibantu oleh warga sekitar hingga akhirnya tumbuh besar dan memberikan manfaat.

Semoga kegiatan ini tidak hanya berhenti pada masa pelaksanaan KKN, tetapi dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan oleh masyarakat secara mandiri. Dengan demikian, keberadaan TOGA akan memberikan manfaat nyata, baik dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat maupun dalam melestarikan kearifan lokal yang ada.
Tanggal : 19 Juli 2025
Lokasi : Halaman posko KKN
Permasalahan sampah merupakan isu lingkungan yang sering dihadapi oleh masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan. Kurangnya kesadaran dalam mengelola sampah menyebabkan penumpukan, pencemaran lingkungan, serta menurunnya kualitas kesehatan masyarakat. Jika dikelola dengan baik, sampah dapat memiliki nilai ekonomis sekaligus berkontribusi pada pelestarian lingkungan. Salah satu langkah nyata untuk mengatasi persoalan tersebut adalah dengan pemilahan sampah organik dan non-organik. Sampah organik dapat dimanfaatkan kembali menjadi kompos atau pupuk alami, sedangkan sampah non-organik yang masih memiliki nilai guna dapat dikumpulkan dan dikelola melalui program bank sampah.
Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa berperan dalam memberikan edukasi dan contoh nyata kepada masyarakat Desa Pasar Kemis tentang pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah. Program Bank Sampah tidak hanya bertujuan untuk mengurangi volume sampah, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat melalui sistem tabungan sampah yang dapat ditukar dengan kebutuhan sehari-hari.
Mahasiswa/i KKN UMT
Bank sampah yang nantinya kami buat akan ditempatkan di Perum Taman Pelangi sebagai bentuk hasil karya kami untuk masyarakat tentang betapa pentingnya mengelola sampah dengan baik. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pemilahan sampah dari sumbernya serta mempersiapkan sistem pendukung untuk mendirikan bank sampah sebagai solusi pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.
Sampah-sampah plastik ini kami kumpulkan dari hasil konsumsi kami sehari-hari di posko, kemudian dipisahkan sampah organik dan non-organik agar bisa dilanjutkan oleh warga untuk diperjual belikan selanjutnya atau dimanfaatkan dengan cara lainnya. Tim KKN akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai jenis-jenis sampah (organik, anorganik, dan residu), cara pemilahan yang benar, serta manfaat dari kegiatan bank sampah. Selain itu, dilakukan juga pendataan jumlah rumah tangga dan jenis sampah yang paling banyak dihasilkan untuk mengetahui potensi daur ulang dan penjualan.
Melalui kegiatan ini, warga didorong untuk memilah sampah rumah tangga mereka secara mandiri dan menyetorkannya ke titik pengumpulan yang telah disiapkan. Sampah yang memiliki nilai jual akan dicatat sebagai tabungan warga dalam sistem bank sampah, sementara sampah organik dapat dimanfaatkan untuk pembuatan kompos. Kegiatan ini menjadi pondasi penting dalam menciptakan lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan berdaya secara ekonomi melalui pengelolaan sampah yang terstruktur dan partisipatif.

Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Desa Pasar Kemis dapat menerapkan kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah, memanfaatkan sampah organik menjadi kompos, serta menyalurkan sampah non-organik melalui Bank Sampah. Semoga kegiatan ini menjadi awal terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Tanggal : 18 Juli 2025
Lokasi : Perumahan Bumi Pasar Kemis Indah
Perumahan Bumi Pasar Kemis Indah sebagai salah satu wilayah dengan kehidupan sosial yang beragam, memiliki potensi besar untuk menumbuhkan kepedulian antarwarga melalui kegiatan santunan. Dengan adanya santunan ini, diharapkan dapat meringankan beban anak-anak yatim piatu, sekaligus memberikan kebahagiaan dan motivasi dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Dengan dilaksanakannya kegiatan santunan anak yatim piatu di Perumahan Bumi Pasar Kemis Indah, diharapkan tumbuh rasa empati dan kepedulian yang lebih mendalam, sehingga tercipta masyarakat yang harmonis, peduli, dan saling mendukung dalam kebaikan.
1. Mahasiswa/i KKN UMT
2. Bapak Jaro IV (Bambang)
3. Masyarakat Perumahan Bumi Pasar Kemis Indah
4. DKM Perumahan Bumi Pasar Kemis Indah
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial warga Perumahan Bumi Pasar Kemis Indah terhadap anak-anak yatim yang tinggal di lingkungan sekitar. Dalam acara ini, para anak yatim menerima santunan berupa bantuan sembako, alat tulis, serta uang tunai sebagai wujud perhatian dan kasih sayang dari komunitas. Selain pemberian santunan, kegiatan juga dirangkaikan dengan sesi ramah tamah, doa bersama, dan tausiah singkat untuk menumbuhkan semangat dan motivasi bagi anak-anak. Acara ini menjadi ajang silaturahmi antarwarga serta mempererat rasa persaudaraan dan kepedulian sosial dalam lingkungan perumahan.

Kegiatan santunan anak yatim piatu di Perumahan Bumi Pasar Kemis Indah merupakan wujud nyata kepedulian sosial dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan kebahagiaan, semangat, serta dukungan moral dan material bagi anak-anak yatim piatu agar mereka tidak merasa sendiri dalam menjalani kehidupan.
Periode : Senin – Rabu setiap minggu, 04–13 Agustus 2025
Lokasi : Mushola Al-Barokah, Perum Taman Pelangi
Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan di masa depan. Namun, dalam proses belajar, tidak sedikit anak-anak yang mengalami kesulitan dalam memahami materi pelajaran sekolah. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti keterbatasan waktu belajar, kurangnya bimbingan di rumah, maupun metode pembelajaran yang belum sesuai dengan kebutuhan anak.
Dengan adanya kegiatan bimbingan belajar ini, diharapkan anak-anak Perumahan Taman Pelangi dapat lebih berprestasi di sekolah, memiliki semangat belajar yang tinggi, dan tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.
1. Mahasiswa/i KKN UMT
2. Anak-anak Perumahan Taman Pelangi
Bimbel anak-anak kami lakukan dari hari Senin tanggal 21 Juli 2025 hingga 14 Agustus 2025 yang diselenggarakan di Mushola Al Barokah pada pukul 14:00 – 16:00 WIB. Kegiatan bimbel kami lakukan di hari Senin - Kamis dan di hari Jumat bimbel diliburkan. Kegiatan ini kami lakukan untuk mengisi waktu luang adik-adik agar dapat meningkatkan kualitas belajar dan bersosialisasi terhadap sesama. Bimbel ini dilakukan seperti membantu adik-adik dalam menyelesaikan tugas sekolah, mengajar calistung, bahasa inggris.

Kegiatan bimbingan belajar (bimbel) yang dilaksanakan di Perumahan Taman Pelangi merupakan salah satu wujud nyata kepedulian mahasiswa KKN dalam bidang pendidikan. Melalui kegiatan ini, anak-anak mendapatkan tambahan pengetahuan, motivasi belajar, serta suasana belajar yang menyenangkan di luar sekolah.
Periode : Senin – Kamis (Mushola Al-Barokah, Perum Taman Pelangi) & Jumat (Perum Bumi Pasar Kemis Indah), tanggal 21 Juli –15 Agustus 2025
Kegiatan mengajar ngaji merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam bidang keagamaan. Pembelajaran Al-Qur’an perlu diperkenalkan secara rutin dan terstruktur kepada anak-anak agar mereka tidak hanya mampu membaca, tetapi juga memahami makna serta menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN ikut mendukung masyarakat dalam membina generasi muda agar dekat dengan nilai-nilai religius, berakhlak mulia, serta menjadikan mushola dan lingkungan sekitar sebagai pusat kegiatan pembelajaran agama.
1. Meningkatkan kualitas keimanan masyarakat, karena kegiatan mengaji menjadi sarana memperdalam ilmu agama dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
2. Membentuk karakter anak-anak yang berakhlak mulia, sehingga mampu menjadi generasi penerus yang baik bagi keluarga dan lingkungan.
3. Mempererat silaturahmi antarwarga, karena masyarakat berkumpul dalam suasana kebersamaan melalui kegiatan keagamaan.
Setiap Senin hingga Kamis, kegiatan dilaksanakan di Mushola Al-Barokah, Perum Taman Pelangi, dimulai pukul 18.30 WIB. Anak-anak membawa Iqro’ atau Al-Qur’an sesuai kemampuan mereka. Mahasiswa KKN membagi peserta ke dalam beberapa kelompok berdasarkan kemampuan membaca, mulai dari tingkat pemula (Iqro’) hingga tingkat lanjut (Al-Qur’an). Hari Jumat, kegiatan dipindahkan ke Perum Bumi Pasar Kemis Indah dengan metode serupa. Tujuannya agar anak-anak di perumahan tersebut juga mendapat kesempatan belajar agama bersama mahasiswa KKN. Suasana belajar dibuat menyenangkan dengan metode bergiliran, motivasi Islami, dan penyampaian kisah teladan agar anak-anak lebih semangat.

Program mengajar ngaji ini berjalan dengan baik dan mendapat antusias tinggi dari anak-anak maupun orang tua mereka. Kehadiran mahasiswa KKN membuat kegiatan mengaji menjadi lebih terarah, variatif, dan menyenangkan. Dengan pembagian lokasi di dua tempat, manfaat program dapat menjangkau lebih luas sehingga anak-anak dari dua perumahan berbeda bisa memperoleh pengalaman belajar agama yang sama. Mahasiswa KKN memperoleh pengalaman berharga dalam mendidik, melatih kesabaran, serta meningkatkan rasa tanggung jawab sosial. Diharapkan, setelah KKN berakhir, kegiatan mengajar ngaji ini dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat setempat agar generasi muda tumbuh sebagai pribadi yang cerdas, berakhlak, dan berlandaskan nilai-nilai Islami.
Tanggal : 21 Juli - 25 Juli 2025
Lokasi : RA Al Fatihah
Pendidikan anak usia dini merupakan pondasi penting dalam membentuk karakter, kepribadian, dan keterampilan dasar seorang anak. Pada masa usia emas (golden age), anak-anak membutuhkan bimbingan, perhatian, serta metode pembelajaran yang sesuai agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia. Oleh karena itu, peran lembaga pendidikan anak usia dini seperti Taman Kanak-Kanak (TK) sangatlah vital dalam mendukung perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik anak.
Dengan adanya kegiatan mengajar ini, diharapkan dapat memberikan manfaat ganda, yakni membantu anak-anak dalam proses pembelajaran, meringankan tugas guru, serta mempererat hubungan antara lembaga pendidikan, mahasiswa, dan masyarakat sekitar.
Kegiatan pendampingan belajar mengajar di Taman Kanak-Kanak (TK) bertujuan untuk mendukung dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran anak-anak usia dini. Pendampingan ini dilakukan dengan cara mendampingi guru dalam melaksanakan aktivitas pembelajaran sehari-hari, memberikan bimbingan teknis, serta membantu mengembangkan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik anak TK.
Dalam kegiatan ini, pendamping berperan aktif dalam membantu guru mengatur kelas, memfasilitasi penggunaan media pembelajaran yang menarik dan interaktif, serta memberikan motivasi kepada anak-anak agar lebih antusias dan aktif dalam mengikuti kegiatan. Selain itu, pendamping juga melakukan observasi terhadap proses belajar mengajar untuk memastikan suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan. Pendampingan ini juga mencakup pemberian pelatihan atau sharing session kepada guru mengenai strategi pembelajaran kreatif, pengelolaan kelas, serta penanganan kebutuhan khusus anak. Dengan demikian, diharapkan pendampingan ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, membangun karakter positif anak, serta menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan suportif.

Kegiatan mengajar di TK RA Al-Fatihah merupakan salah satu wujud nyata kepedulian mahasiswa KKN dalam bidang pendidikan anak usia dini. Melalui kegiatan ini, anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan bervariasi, guru memperoleh dukungan dalam proses pembelajaran, serta masyarakat semakin sadar akan pentingnya pendidikan sejak usia dini.
Tanggal : 26 Juli 2025
Lokasi : Halaman mushola Al Barokah (Perumahan Taman Pelangi)
Hari Anak Nasional merupakan momentum penting untuk mengingatkan seluruh elemen masyarakat akan hak-hak anak, serta pentingnya menciptakan lingkungan yang ramah, aman, dan mendukung tumbuh kembang anak. Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, diperlukan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mengandung nilai edukatif, hiburan, serta mampu mempererat kebersamaan anak-anak dan masyarakat.
Kegiatan nobar ini menjadi sarana mempererat kebersamaan antar anak-anak, orang tua, serta masyarakat sekitar. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan suasana yang menyenangkan, membangun rasa solidaritas, serta menanamkan nilai-nilai positif yang bermanfaat bagi perkembangan karakter anak-anak.
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, kami mengadakan kegiatan "Nonton Bareng Film Petualangan Sherina" sebagai bentuk apresiasi dan hiburan edukatif bagi anak-anak. Film legendaris Petualangan Sherina dipilih karena mengandung nilai-nilai positif seperti keberanian, persahabatan, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman menyenangkan yang juga mendidik, sekaligus mempererat hubungan antar anak-anak serta membangun semangat kebersamaan di momen spesial mereka. Acara ini kami laksanakan di Halaman Mushola Al Barokah pada tanggal 26 Juli 2025 pada pukul 19:30 - 22:00 terbuka untuk anak-anak usia 5-12 tahun dengan didampingi oleh orang tua. Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak tidak hanya terhibur, tetapi juga termotivasi untuk menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, dan peduli terhadap sesama.

Kegiatan nonton bareng film Petualangan Sherina dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional telah berjalan dengan baik dan mendapat sambutan positif dari anak-anak maupun masyarakat. Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya memperoleh hiburan, tetapi juga belajar nilai-nilai persahabatan, keberanian, dan kejujuran yang bermanfaat bagi pembentukan karakter mereka.
Periode : Setiap Sabtu dan Minggu (27 Juli – 10 Agustus 2025)
Lokasi : 1. Hari Sabtu: Perum Graha Pasar Kemis (pukul 07.30 WIB – selesai)
2. Hari Minggu: Perum Bumi Pasar Kemis Indah (pukul 06.30 WIB - selesai)
Kegiatan senam pagi merupakan salah satu aktivitas fisik yang sederhana, murah, dan menyehatkan. Di lingkungan masyarakat Desa Pasar Kemis, senam pagi sudah menjadi rutinitas positif, khususnya bagi ibu-ibu PKK dan warga perumahan. Kebiasaan ini sangat bermanfaat untuk menjaga kebugaran, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mempererat hubungan sosial antarwarga.
Sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa berinisiatif mengadakan kegiatan Senam Bersama dengan warga sekitar sebagai bentuk upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat dan mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN Pasar Kemis IV pada 27 Juli 2025 pada pukul 06:30 yang diikuti oleh lansia dan berbagai kalangan.
Senam dipandu oleh instruktur yang berpengalaman dan diiringi dengan musik yang energik agar seluruh peserta tetap semangat dan antusias. Seusai senam, acara dilanjutkan dengan sesi bincang santai, serta penyuluhan singkat tentang kesehatan jasmani. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara mahasiswa KKN dan masyarakat, sekaligus menanamkan nilai pentingnya menjaga kesehatan secara rutin dan menyenangkan.

Kegiatan senam bersama ibu-ibu yang dilaksanakan di lingkungan masyarakat telah berjalan dengan lancar dan memberikan banyak manfaat positif. Selain meningkatkan kesehatan dan kebugaran, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antarwarga serta menumbuhkan semangat hidup sehat di tengah masyarakat.
Tanggal : 27 Juli 2025
Lokasi : KWT Kepok Kuning (Graha Pasar Kemis)
Kelompok Wanita Tani (KWT) merupakan salah satu wadah pemberdayaan perempuan di bidang pertanian yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran KWT Kepok Kuning di Perumahan Graha Pasar Kemis menjadi langkah strategis untuk memanfaatkan lahan pekarangan maupun ruang terbatas di lingkungan perumahan agar lebih produktif.
Melalui KWT Kepok Kuning, masyarakat tidak hanya diajak untuk mengembangkan kemampuan bercocok tanam, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian terhadap lingkungan. Dengan demikian, KWT ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan sejahtera.
Kelompok KKN dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) Kepok Kuning melaksanakan kegiatan menanam dan memanen hasil kebun bersama sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan keluarga serta pemberdayaan perempuan di bidang pertanian. Kegiatan ini dilaksanakan di lahan kebun milik kelompok yang berlokasi di Graha Pasar Kemis dan diikuti oleh seluruh anggota KWT dengan semangat gotong royong dan kebersamaan. Adapun rangkaian kegiatan yang dilakukan meliputi:
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menghasilkan bahan pangan sehat bagi anggota dan masyarakat sekitar, tetapi juga menjadi sarana edukasi, kebersamaan, dan peningkatan keterampilan bertani secara mandiri. Hasil panen sebagian digunakan untuk konsumsi keluarga, dan sebagian lainnya dijual sebagai bentuk usaha ekonomi produktif kelompok. Melalui kegiatan ini, KWT berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan anggota dan mendorong peran aktif perempuan dalam pembangunan pertanian berkelanjutan di tingkat lokal.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat dari hasil pertanian yang sehat dan segar, tetapi juga mampu memperkuat kebersamaan, membangun budaya gotong royong, serta menjadikan lingkungan perumahan lebih hijau, bersih, dan nyaman.
Tanggal : 27 - 28 Juli 2025
Lokasi : Perumahan Taman Pelangi
Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus merupakan momen bersejarah yang sangat penting bagi seluruh rakyat Indonesia. Perayaan ini tidak hanya menjadi simbol penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan, tetapi juga sebagai sarana mempererat persatuan, kebersamaan, dan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan gotong royong dan pemasangan bendera, masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, memperindah wilayah, serta menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan demikian, perayaan kemerdekaan tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat rasa solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 kami menginisiasi program kerja bertema “Semangat Merdeka, Semangat Gotong Royong” bersama warga desa Pasar Kemis. Program ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan sederhana namun bermakna, yaitu:
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghayati nilai-nilai perjuangan, mempererat tali silaturahmi antarwarga, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui aksi nyata di lingkungan sekitar. Kegiatan ini juga menjadi awal dari rangkaian acara 17 Agustusan yang akan dilaksanakan selama masa KKN berlangsung.

Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga mempererat silaturahmi serta meningkatkan rasa nasionalisme. Harapan ke depan, kegiatan serupa dapat terus dilestarikan dan ditingkatkan setiap tahunnya sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus menjaga semangat persatuan di tengah masyarakat. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan serta menumbuhkan rasa bangga sebagai warga negara Indonesia.
Tanggal : 29 Juli 2025
Lokasi : Perumahan Taman Pelangi
Olahraga, khususnya sepak bola, memiliki peran yang sangat penting dalam membangun semangat kebersamaan dan nasionalisme di tengah masyarakat. Antusiasme masyarakat Indonesia terhadap tim nasional selalu tinggi, terlebih saat tim Garuda berhasil melaju ke babak final dalam ajang bergengsi seperti Asian Cup. Momen ini menjadi kesempatan emas untuk mempererat hubungan sosial antarwarga serta menumbuhkan rasa cinta tanah air.
Dengan diadakannya nobar ini, mahasiswa KKN juga dapat berperan aktif dalam menciptakan suasana yang kondusif dan edukatif di tengah masyarakat melalui pengelolaan acara yang tertib, aman, dan penuh semangat positif. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah interaksi yang membangun, sekaligus menjadi kenangan berharga yang mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat setempat.
Kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola, khususnya final Asian Cup antara Indonesia melawan Vietnam, merupakan puncak dari rangkaian kegiatan bertema “Kebersamaan dan Nasionalisme di Tengah Masyarakat” yang kami adakan selama masa KKN. Kegiatan nobar ini juga kami promosikan selama beberapa hari menjelang hari H, baik melalui pemberitahuan dari rumah ke rumah, media sosial warga, maupun pengumuman setelah kegiatan-kegiatan KKN lainnya seperti pengajian, belajar bersama anak-anak, atau senam ibu-ibu. Kegiatan nobar ini berlangsung dari pukul 20:00 hingga 22:00 untuk selesai acara dan setelah itu kami membereskan semua peralatan sehabis pemakaian.

Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi pelaksanaan program-program serupa di masa mendatang, baik oleh mahasiswa KKN maupun oleh masyarakat secara mandiri, sebagai upaya menciptakan lingkungan sosial yang lebih harmonis, aktif, dan peduli terhadap nilai-nilai kebangsaan.
Tanggal : 28 Juli - 31 Juli 2025
Lokasi : Pasar Regional Kp. Picung
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu pilar penting dalam mendukung perekonomian masyarakat. UMKM tidak hanya berperan dalam menciptakan lapangan kerja, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan serta kemandirian warga. Namun, seringkali potensi UMKM di tingkat desa belum terdata dengan baik sehingga menyulitkan dalam pengembangan, pembinaan, maupun pemberdayaan yang lebih optimal.
Melalui pendataan ini, diharapkan terbentuk basis data yang valid dan terstruktur, sehingga dapat dijadikan dasar dalam merancang program pembinaan, pemberdayaan, maupun kerja sama dengan pihak terkait. Dengan demikian, UMKM di Kp. Picung tidak hanya berkembang secara mandiri, tetapi juga dapat berkontribusi lebih besar bagi perekonomian lokal.
Program kerja ini bertujuan untuk mengidentifikasi pelaku UMKM di wilayah desa/lokasi KKN yang membutuhkan dukungan dalam aspek promosi dan pemasaran produk. Melalui kegiatan survei lapangan dan wawancara langsung, tim KKN akan melakukan pendataan terhadap jenis usaha, produk yang dihasilkan, tantangan yang dihadapi, serta strategi promosi yang telah dan belum dilakukan. Hasil dari survei ini akan digunakan sebagai dasar untuk merancang program pendampingan promosi secara tepat sasaran, seperti pembuatan media promosi digital (desain banner, katalog online, denah lokasi gmpas, logo), pelatihan pemasaran online, hingga pembuatan akun marketplace jika diperlukan. Dari hasil observasi dan wawancara kami mendapat 2 pelaku UMKM yang membutuhkan perbantuan modal pengembangan serta pemasaran dalam bentuk banner juga logo.

Kegiatan pendataan UMKM di Kp. Picung, Pasar Kemis merupakan langkah awal yang penting dalam upaya pengembangan potensi ekonomi masyarakat. Dengan adanya pendataan ini, diharapkan dapat terbentuk basis data yang akurat sehingga mempermudah pemerintah desa, lembaga, maupun pihak terkait dalam memberikan dukungan dan pembinaan kepada para pelaku usaha.
Tanggal : 25 Juli 2025
lokasi : Bank BJB Pasar Kemis
Kesejahteraan masyarakat merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan di tingkat desa maupun daerah. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa masih banyak warga yang menghadapi kendala ekonomi, terutama pasca pandemi dan naiknya kebutuhan hidup sehari-hari. Kondisi tersebut menuntut adanya perhatian dan dukungan nyata dari berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga keuangan, maupun instansi terkait.
Melalui kegiatan ini, diharapkan bantuan yang diberikan tidak hanya sekadar menjadi solusi sementara, tetapi juga dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus berusaha meningkatkan taraf hidupnya. Selain itu, program ini juga mempererat hubungan antara lembaga keuangan dan masyarakat, sehingga tercipta sinergi dalam membangun lingkungan yang lebih sejahtera dan harmonis.
Kegiatan pembagian dana bantuan kepada masyarakat dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak oleh situasi tertentu, seperti bencana alam, pandemi, atau tekanan ekonomi lainnya. Program ini bertujuan untuk membantu meringankan beban kebutuhan hidup masyarakat, khususnya mereka yang tergolong dalam kelompok rentan dan kurang mampu. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 25 Juli 2025 bertempat di Bank BJB pada pukul 12:30 - 14:00. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan dari Bank BJB, perangkat desa, serta relawan yang bertugas membantu kelancaran proses pembagian dana. Sebelum hari pelaksanaan, panitia terlebih dahulu melakukan proses pendataan dan verifikasi terhadap calon penerima bantuan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Data yang dikumpulkan mencakup nama, alamat, nomor identitas, serta kondisi sosial-ekonomi penerima. Pendataan ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan diberikan secara tepat sasaran.

Semoga kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat sementara, tetapi juga menjadi langkah awal untuk membangun kebersamaan dan kepedulian sosial yang berkelanjutan. Dengan adanya sinergi antara lembaga keuangan dan masyarakat, diharapkan kesejahteraan warga Pasar Kemis dapat terus meningkat serta tercipta lingkungan yang harmonis, sejahtera, dan penuh kebersamaan.
Periode : 01 – 16 Agustus 2025
Masalah sampah merupakan isu lingkungan yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, khususnya di wilayah perumahan padat penduduk seperti Perum Taman Pelangi, Graha Pasar Kemis, dan sekitarnya. Sampah rumah tangga yang dihasilkan warga jumlahnya semakin meningkat, namun belum diimbangi dengan sistem pengelolaan yang memadai. Kondisi ini menimbulkan berbagai persoalan, seperti penumpukan sampah di TPS, pencemaran lingkungan, hingga menurunnya estetika lingkungan perumahan.
Melihat permasalahan tersebut, mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis merasa perlu menghadirkan solusi yang bersifat praktis, berkelanjutan, dan memiliki nilai edukasi bagi masyarakat. Maka lahirlah program Pembuatan Bank Sampah, yaitu sarana pengelolaan sampah terpilah yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat sekaligus menciptakan budaya baru dalam mengelola limbah rumah tangga. Program ini tidak hanya fokus pada penyediaan fasilitas fisik berupa Bank Sampah, melainkan juga pada upaya membangun kesadaran kolektif bahwa sampah memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan benar.
Kegiatan ini sangat penting karena:
Pelaksanaan program Pembuatan Bank Sampah memberikan sejumlah dampak positif yang nyata bagi masyarakat Perum Taman Pelangi maupun lingkungan sekitar, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
1. Dampak bagi Masyarakat
2. Dampak bagi Lingkungan
Pelaksanaan kegiatan Bank Sampah dilakukan dalam empat tahap:
Mahasiswa melakukan survey lokasi, perencanaan desain, dan pengadaan bahan serta alat yang dibutuhkan. Dana diperoleh dari kas mahasiswa KKN dengan tambahan dukungan bahan tertentu dari perangkat desa.
Dimulai dari pemotongan besi, pengelasan kerangka, pengukuran ukuran kotak sampah, hingga pemasangan atap. Mahasiswa secara langsung terjun melakukan pekerjaan teknis bersama tukang las lokal.
Meliputi proses finishing: pengecatan, pemasangan papan informasi, penataan lokasi sekitar, serta uji coba penggunaan Bank Sampah dengan simulasi pemisahan organik-anorganik.
Dalam acara penutupan KKN Desa Pasar Kemis 2025, Bank Sampah secara resmi diserahkan oleh mahasiswa KKN kepada Ketua RT Perum Taman Pelangi. Momen ini menjadi simbol serah terima sekaligus bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN yang diharapkan terus dimanfaatkan masyarakat setelah KKN berakhir.
Kegiatan pembuatan dan penyerahan Bank Sampah ini menjadi salah satu program unggulan KKN Desa Pasar Kemis 2025. Tidak hanya memberikan hasil berupa fasilitas fisik, tetapi juga menanamkan nilai edukasi dan kepedulian lingkungan di tengah masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa berhasil membangun kesadaran kolektif bahwa pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama. Penyerahan Bank Sampah kepada Ketua RT menandai bahwa program ini sepenuhnya menjadi milik warga untuk dikelola dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Harapannya, Bank Sampah ini tidak hanya berhenti sebagai simbol kegiatan KKN, tetapi benar-benar digunakan warga sebagai sarana mengurangi sampah, menjaga kebersihan lingkungan, dan bahkan membuka peluang manfaat ekonomi dari pengolahan sampah anorganik. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi warisan nyata mahasiswa KKN kepada Desa Pasar Kemis yang manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang.
Tanggal : 02- 03 Agustus 2025
Lokasi : Lapangan Perum Graha Pasar Kemis
Pemerintah Desa Pasar Kemis memiliki komitmen tinggi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga. Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut adalah dengan mengadakan Turnamen Voli Desa Pasar Kemis yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-80 tahun 2025. Olahraga voli dipilih karena merupakan cabang olahraga yang populer di kalangan masyarakat, khususnya pemuda, serta memiliki peran penting dalam menumbuhkan sportivitas dan kebersamaan. Mahasiswa KKN ikut serta dalam mendukung kegiatan ini sebagai bagian dari sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan akademisi.
Kegiatan turnamen voli dilaksanakan sebagai sarana pembinaan dan hiburan bagi masyarakat. Selain untuk menjaga kesehatan jasmani, kegiatan ini juga mampu menciptakan suasana kebersamaan yang erat di tengah masyarakat. Turnamen ini penting sebagai wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan minat mereka, sehingga energi positif dapat diarahkan pada kegiatan yang bermanfaat. Dari sisi mahasiswa KKN, keterlibatan dalam turnamen ini menjadi ajang pembelajaran praktis tentang bagaimana bekerjasama dengan pemerintah desa dan warga dalam sebuah kegiatan besar.
1. Dampak bagi masyarakat
2. Dampak bagi lingkungan
Turnamen voli berlangsung di lapangan voli Desa Pasar Kemis pada tanggal 2–3 Agustus 2025. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Desa dengan sambutan penuh semangat tentang pentingnya olahraga sebagai sarana mempererat persatuan. Pertandingan dilaksanakan dengan sistem gugur dan diikuti oleh beberapa tim dari perwakilan warga. Suasana pertandingan berlangsung meriah dengan sorakan penonton yang antusias. Mahasiswa KKN berperan dalam mendukung teknis kegiatan, seperti menyiapkan kursi dan tenda, membantu registrasi peserta, serta mengabadikan momen melalui foto dan video. Sementara itu, wasit dan panitia inti desa bertugas mengatur jalannya pertandingan dan mencatat skor secara resmi.

Turnamen voli yang diadakan oleh Pemerintah Desa Pasar Kemis berjalan sukses dengan dukungan penuh dari masyarakat, panitia inti, serta mahasiswa KKN sebagai pendukung kegiatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah desa, warga, dan mahasiswa dapat menciptakan suasana yang harmonis dan produktif. Melalui turnamen ini, diharapkan semangat sportivitas, kebersamaan, dan kecintaan terhadap olahraga akan terus tumbuh di Desa Pasar Kemis.
Tanggal : 03 Agustus 2025
Lokasi : Kantor Desa Pasar Kemis
Pemerintah Desa Pasar Kemis secara rutin menyalurkan bantuan beras kepada warga yang membutuhkan sebagai bagian dari program ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Bantuan ini ditujukan untuk meringankan beban masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu. Mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis turut berperan serta dalam kegiatan ini dengan membantu proses teknis, seperti pendataan, pembagian, dan pendampingan warga, sehingga kegiatan berjalan lancar dan tertib.
1. Dampak bagi masyarakat
2. Dampak bagi lingkungan
Kegiatan pembagian bantuan beras dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB di Kantor Desa Pasar Kemis. Warga penerima bantuan hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan perangkat desa. Mahasiswa KKN berperan dalam mendata penerima, membantu proses pengambilan beras, serta memastikan jalannya antrean tetap tertib. Perangkat desa mengawasi dan memberikan arahan agar kegiatan berlangsung sesuai aturan.
Selama kegiatan, suasana berjalan kondusif dan penuh rasa syukur. Warga tampak antusias menerima bantuan yang sangat membantu kebutuhan sehari-hari. Mahasiswa KKN juga mendokumentasikan kegiatan sebagai bentuk laporan pertanggungjawaban.

Kegiatan pembagian bantuan beras di Desa Pasar Kemis berjalan lancar berkat kerja sama antara perangkat desa, mahasiswa KKN, dan masyarakat. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah desa.
Tanggal : 03 Agustus 2025
Lokasi : Perum Taman Pelangi
Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025, warga Perumahan Taman Pelangi menyelenggarakan berbagai perlombaan yang melibatkan anak-anak maupun orang dewasa. Lomba ini menjadi salah satu tradisi yang selalu ditunggu-tunggu setiap tahun karena mampu menghadirkan keceriaan, kebersamaan, serta memperkuat rasa nasionalisme di lingkungan warga. Mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis ikut serta sebagai panitia pendamping untuk membantu kelancaran acara. Keterlibatan mahasiswa ini tidak hanya sebatas dukungan teknis, tetapi juga menjadi bentuk pengabdian mereka dalam menumbuhkan semangat kebersamaan dan solidaritas di masyarakat.
Kegiatan lomba perlu dilaksanakan karena:
1. Dampak bagi masyarakat
2. Dampak bagi lingkungan
Kegiatan lomba dilaksanakan pada Minggu, 03 Agustus 2025 pukul 09.00 WIB hingga selesai di lingkungan Perumahan Taman Pelangi. Perlombaan yang diadakan mencakup berbagai jenis lomba tradisional dan hiburan seperti lomba makan kerupuk, lomba balap karung, lomba estafet, serta lomba untuk anak-anak lainnya. Mahasiswa KKN berperan dalam membantu pendaftaran peserta, menyiapkan perlengkapan lomba, mendampingi jalannya perlombaan, serta mendokumentasikan kegiatan. Warga tampak sangat antusias, terutama anak-anak yang penuh semangat mengikuti setiap perlombaan.

Kegiatan lomba di Perumahan Taman Pelangi berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Partisipasi mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis memberikan dukungan berarti dalam membantu kelancaran acara serta mempererat hubungan mereka dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, nilai kebersamaan, sportivitas, dan semangat kemerdekaan semakin hidup di tengah masyarakat.
Tanggal : 24 Juli 2025 & 03 Agustus 2025
Lokasi : Posko KKN Desa Pasar Kemis
Evaluasi merupakan bagian penting dalam setiap program kegiatan, termasuk Kuliah Kerja Nyata (KKN). Melalui evaluasi, mahasiswa dapat mengetahui sejauh mana program telah berjalan sesuai rencana, sekaligus mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan yang perlu diperbaiki. Untuk mempererat kebersamaan, evaluasi kegiatan KKN Desa Pasar Kemis dilakukan dalam suasana santai melalui kegiatan makan bersama dengan dosen pembimbing lapangan (DPL). Momen ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana diskusi, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan antara mahasiswa dengan DPL.
1. Dampak bagi masyarakat
2. Dampak bagi lingkungan
Kegiatan dilaksanakan setelah seluruh program inti KKN selesai. Acara dimulai dengan makan bersama sebagai wujud kebersamaan. Suasana makan berlangsung hangat, penuh canda, sekaligus menjadi momen keakraban antara mahasiswa dengan DPL.
Setelah itu, sesi evaluasi dilakukan. Mahasiswa secara bergantian menyampaikan laporan singkat, pengalaman, dan kendala selama KKN berlangsung. DPL memberikan apresiasi atas kerja keras mahasiswa, sekaligus menyampaikan catatan perbaikan untuk kegiatan pengabdian di masa mendatang. Diskusi berjalan interaktif, mahasiswa juga diberi kesempatan bertanya serta menyampaikan kesan selama kegiatan. Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai kenang-kenangan.

Kegiatan makan bersama dan evaluasi dengan DPL menjadi momen penting dalam menutup rangkaian KKN Desa Pasar Kemis 2025. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan umpan balik yang berharga, tetapi juga memperkuat ikatan emosional dengan DPL dan antaranggota tim. Semoga pengalaman, masukan, serta kebersamaan ini dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam melanjutkan pengabdian di masa depan.
Tanggal : 05 Agustus 2025
Lokasi : Lapangan Perum Graha Pasar Kemis
Kesehatan ibu dan anak merupakan aspek fundamental dalam pembangunan masyarakat yang sehat dan sejahtera. Posyandu sebagai layanan kesehatan masyarakat di tingkat desa berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang balita, kesehatan ibu hamil, serta upaya pencegahan stunting. Program pemberian Vitamin A, penimbangan balita, imunisasi, dan pemeriksaan kehamilan di Posyandu Tiara 2 yang dilaksanakan selama periode KKN Desa Pasar Kemis menjadi bagian dari agenda rutin desa yang melibatkan mahasiswa KKN sebagai pendukung kegiatan. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus belajar langsung tentang pelayanan kesehatan dasar di lingkungan masyarakat.
Kegiatan ini sangat penting karena menyangkut kesehatan generasi penerus bangsa, yaitu balita, serta keselamatan ibu hamil. Vitamin A berperan besar dalam mencegah kebutaan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mendukung pertumbuhan anak. Penimbangan balita dilakukan untuk memantau status gizi, sedangkan imunisasi berfungsi sebagai perlindungan dari berbagai penyakit menular. Sementara itu, pemeriksaan kehamilan membantu mendeteksi dini kondisi kesehatan ibu dan janin. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini secara teratur, diharapkan kualitas kesehatan masyarakat Desa Pasar Kemis meningkat, sehingga angka stunting, gizi buruk, dan risiko kematian ibu serta bayi dapat ditekan.
1. Dampak bagi masyarakat
2. Dampak bagi lingkungan
Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 5 Agustus 2025 di Posyandu Tiara 2 mulai pukul 08.30 WIB sampai selesai. Mahasiswa KKN hadir sejak pagi untuk membantu persiapan kegiatan, seperti menata tempat, mendata warga yang hadir, serta membantu kader posyandu menyiapkan peralatan. Proses kegiatan dimulai dengan pendaftaran dan pencatatan identitas balita dan ibu hamil, dilanjutkan dengan penimbangan balita menggunakan timbangan khusus. Setelah itu, anak-anak diberikan Vitamin A sesuai dengan usia, kemudian dilakukan imunisasi bagi balita yang jadwalnya sudah ditentukan. Untuk ibu hamil, dilakukan pemeriksaan kehamilan meliputi pengecekan tekanan darah, berat badan, dan kondisi janin. Mahasiswa KKN mendampingi warga, membantu menenangkan anak-anak yang akan ditimbang atau diimunisasi, sekaligus mendokumentasikan kegiatan.

Kegiatan pemberian Vitamin A, penimbangan balita, imunisasi, dan pemeriksaan kehamilan di Posyandu Tiara 2 pada tanggal 5 Agustus 2025 berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Mahasiswa KKN berhasil menjalankan perannya sebagai pendamping sekaligus pembelajar dalam kegiatan ini. Kegiatan ini memberikan manfaat besar, tidak hanya bagi masyarakat dalam menjaga kesehatan anak dan ibu hamil, tetapi juga bagi mahasiswa yang mendapatkan pengalaman nyata dalam pelayanan kesehatan dasar. Diharapkan kegiatan semacam ini dapat terus berjalan rutin dan berkelanjutan di Desa Pasar Kemis, serta mahasiswa KKN dapat meninggalkan jejak kontribusi yang positif bagi masyarakat.
Periode : 05 – 07 Agustus 2025
Lokasi : 1.
2. SDN 03 Pasar Kemis (Dampak Penggunaan Gadget)
3. SMPN 07 Pasar Kemis (Pergaulan Bebas)
Kegiatan sosialisasi di sekolah merupakan bagian penting dari program KKN Desa Pasar Kemis 2025 karena anak-anak dan remaja merupakan generasi yang sedang berada pada tahap pembentukan karakter. Lingkungan sekolah menjadi wadah utama dalam proses pendidikan, namun siswa sering kali menghadapi tantangan yang dapat memengaruhi perkembangan mereka, seperti perundungan (bullying), ketergantungan pada gawai, dan pergaulan yang kurang sehat. Mahasiswa KKN merasa perlu menghadirkan kegiatan yang dapat memberikan edukasi langsung kepada siswa dengan pendekatan yang menyenangkan dan sesuai usia mereka.
Kegiatan ini dilaksanakan karena fenomena bullying, penggunaan gawai secara berlebihan, dan risiko pergaulan bebas masih menjadi isu yang relevan di kalangan pelajar. Sosialisasi ini penting bukan karena kesadaran mereka rendah, tetapi karena siswa membutuhkan bimbingan yang konsisten, materi yang terarah, serta teladan positif dari luar lingkungan sekolah. Dengan adanya keterlibatan mahasiswa KKN, siswa memperoleh sudut pandang baru dan tambahan motivasi agar mereka bisa lebih berhati-hati dalam bersosialisasi, menggunakan teknologi secara bijak, serta menjaga sikap sehari-hari baik di sekolah maupun di lingkungan rumah.
1. Dampak bagi masyarakat
2. Dampak bagi lingkungan
Sosialisasi dilaksanakan dalam bentuk pemaparan materi interaktif dengan metode presentasi, video edukasi, dan tanya jawab. Mahasiswa KKN membagi tim sesuai topik yang akan disampaikan di tiap sekolah. Pada sesi awal, mahasiswa memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan maksud kedatangan mereka. Selanjutnya, materi diberikan menggunakan bahasa sederhana dan contoh konkret yang mudah dipahami siswa. Misalnya, pada sosialisasi bullying, mahasiswa mengajak siswa bermain peran singkat untuk menggambarkan dampak perundungan dan bagaimana cara melawannya. Pada sesi gadget, mahasiswa memperlihatkan data dan contoh nyata dampak buruk penggunaan gawai secara berlebihan. Sementara itu, pada sosialisasi pergaulan bebas, mahasiswa menyampaikan pentingnya menjaga kehormatan diri serta memilih pertemanan yang sehat. Setiap sesi ditutup dengan refleksi bersama agar pesan lebih melekat.
Dokumentasi

Kegiatan sosialisasi di sekolah berjalan dengan baik dan mendapat sambutan positif dari siswa maupun pihak sekolah. Dukungan perangkat desa juga sangat membantu dalam memperlancar koordinasi dengan sekolah. Dari kegiatan ini, mahasiswa KKN menyadari pentingnya menghadirkan edukasi yang menyentuh langsung kebutuhan anak-anak dan remaja di lingkungan sekolah. Harapannya, siswa dapat lebih memahami dampak buruk dari bullying, penggunaan gawai yang tidak bijak, serta pergaulan bebas, sehingga mereka mampu menerapkan perilaku yang lebih positif dalam kehidupan sehari-hari.
Tanggal : 09 Agustus 2025
Lokasi : Posyandu Perum Graha Pasar Kemis
Selain olahraga, menjaga kesehatan juga memerlukan pemantauan kondisi tubuh secara berkala. Banyak penyakit degeneratif seperti diabetes, hipertensi, maupun kolesterol tinggi yang sering tidak disadari sejak dini. Melalui kegiatan cek kesehatan gratis, mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis berupaya memberikan fasilitas kepada masyarakat agar dapat mengetahui kondisi kesehatan mereka, sekaligus mendorong gaya hidup sehat.
1. Dampak bagi masyarakat
2. Dampak bagi lingkungan
Kegiatan dilaksanakan pada 09 Agustus 2025 di Posyandu Perum Graha Pasar Kemis. Pemeriksaan dimulai pukul 09.00 WIB dengan alur registrasi, penimbangan, pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat. Mahasiswa KKN non-kesehatan membantu pada bagian registrasi, pencatatan hasil pemeriksaan, serta pendampingan warga. Sementara itu, mahasiswa dari Prodi Kebidanan menjadi tenaga kesehatan utama yang melakukan pemeriksaan secara langsung. Suasana kegiatan berjalan tertib, penuh antusiasme, dan sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan cek kesehatan gratis ini melengkapi rutinitas senam pagi yang sudah berjalan di masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat tidak hanya bergerak aktif melalui olahraga tetapi juga memperoleh pengetahuan tentang kondisi kesehatan mereka. Peran mahasiswa Prodi Kebidanan sangat penting karena keahlian mereka langsung dirasakan manfaatnya oleh warga. Program ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta mampu memicu gaya hidup yang lebih sehat di masa depan.
Tanggal : 10 Agustus 2025
Lokasi : Kecamatan Pasar Kemis
Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025, pemerintah Kecamatan Pasar Kemis menyelenggarakan kegiatan Gerak Jalan Se-Kecamatan Pasar Kemis. Gerak jalan ini menjadi salah satu wujud rasa syukur dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan bangsa, sekaligus sarana membangun kebersamaan antarwarga. Mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis juga diajak serta oleh pihak desa untuk mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk partisipasi dan dukungan terhadap acara kecamatan.
Gerak jalan sebagai salah satu rangkaian perayaan Hari Kemerdekaan perlu dilaksanakan untuk membangkitkan semangat nasionalisme, mempererat rasa persatuan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan masyarakat. Bagi mahasiswa KKN, keterlibatan dalam kegiatan ini menjadi kesempatan untuk berkontribusi secara langsung dalam kegiatan besar kecamatan, sekaligus membaur dengan masyarakat dalam suasana perayaan yang penuh semangat kebangsaan.
1. Dampak bagi masyarakat
2. Dampak bagi lingkungan
Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 10 Agustus 2025 pukul 07.00 WIB hingga selesai, dengan rute yang ditentukan oleh panitia kecamatan. Mahasiswa KKN hadir bersama rombongan dari Desa Pasar Kemis, mengenakan atribut KKN sehingga mudah dikenali. Sepanjang kegiatan, mahasiswa berbaur dengan warga lain, mengikuti rute dengan penuh semangat, serta menunjukkan kebersamaan dalam barisan. Suasana kegiatan sangat meriah, dipenuhi sorak-sorai peserta dan penonton, serta mencerminkan semangat perayaan kemerdekaan.

Kegiatan gerak jalan se-Kecamatan Pasar Kemis dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 berjalan dengan sukses dan penuh antusiasme. Partisipasi mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis menjadi bukti keterlibatan mereka dalam mendukung program pemerintah kecamatan serta menunjukkan rasa cinta tanah air. Walaupun hanya sebagai peserta, pengalaman ini memberikan kesan mendalam dan mempererat hubungan mahasiswa dengan perangkat desa serta masyarakat.
Tanggal : 11 Agustus 2025
Lokasi : Kampung Picung
Dalam rangka mendukung keberlanjutan usaha kecil dan menengah (UMKM) di Desa Pasar Kemis, mahasiswa KKN berinisiatif membantu UMKM Keripik Singkong dalam aspek promosi dan branding produk. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan membuat banner promosi, menambahkan lokasi usaha di Google Maps (GMAPS), serta merancang stiker kemasan produk. Upaya ini dilakukan agar produk UMKM memiliki identitas visual yang lebih menarik dan mudah dikenali oleh konsumen.
Promosi dan pemasaran merupakan salah satu tantangan terbesar bagi pelaku UMKM. Banyak usaha kecil yang memiliki produk berkualitas namun kurang dikenal karena minimnya identitas usaha dan keterbatasan promosi. Dengan adanya banner, peta lokasi digital, serta stiker kemasan, UMKM dapat lebih mudah ditemukan dan dipercaya oleh konsumen. Hal ini penting agar UMKM mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan.
1. Dampak bagi masyarakat
2. Dampak bagi lingkungan
Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 11 Agustus 2025. Mahasiswa KKN merancang desain banner berisi informasi produk, alamat, serta kontak. Selain itu, mahasiswa juga menambahkan lokasi UMKM di Google Maps sehingga mudah dicari oleh pembeli. Stiker kemasan dengan desain menarik dicetak dan ditempel pada produk keripik singkong. Setelah selesai, hasil banner dan stiker diserahkan langsung kepada pemilik UMKM.

Kegiatan pembuatan banner, GMAPS, dan stiker produk UMKM Keripik Singkong memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha dalam meningkatkan promosi. Mahasiswa KKN berkontribusi secara langsung dalam mendukung pengembangan UMKM lokal, sekaligus memberikan bekal bagi pelaku usaha untuk lebih percaya diri dalam bersaing di pasar.
Tanggal : 12 Agustus 2025
Lokasi : Kampung Picung, Desa Pasar Kemis
Kesehatan ibu hamil merupakan salah satu aspek penting dalam upaya menekan angka kematian ibu dan bayi. Banyak kasus komplikasi kehamilan yang sebenarnya dapat dicegah apabila ibu hamil dan keluarganya memahami tanda-tanda bahaya sejak dini. Oleh karena itu, mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis bersama perangkat desa mengadakan kegiatan Sosialisasi Tanda Bahaya Kehamilan di Kampung Picung. Kegiatan ini menghadirkan Ibu Najilatul Panjiah, Amd. Keb. sebagai pemateri yang berpengalaman di bidang kebidanan.
1. Dampak bagi masyarakat
Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB di Kampung Picung, Desa Pasar Kemis. Acara diawali dengan sambutan singkat dari perangkat desa yang menegaskan pentingnya kegiatan sosialisasi ini. Selanjutnya, Ibu Najilatul Panjiah, Amd. Keb. menyampaikan materi tentang tanda-tanda bahaya kehamilan, seperti perdarahan, sakit kepala hebat, bengkak berlebihan, gerakan janin berkurang, hingga demam tinggi.
Materi disampaikan dengan bahasa sederhana, disertai contoh-contoh kasus nyata agar mudah dipahami peserta. Ibu hamil dan keluarga diberikan kesempatan untuk bertanya seputar pengalaman maupun keluhan yang mereka alami. Mahasiswa KKN berperan aktif dalam memfasilitasi jalannya acara, membantu dokumentasi, serta mendampingi warga selama kegiatan berlangsung.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif, para peserta tampak antusias mengikuti penyampaian materi. Banyak warga yang sebelumnya belum mengetahui tanda bahaya kehamilan kini merasa lebih paham dan siap untuk lebih memperhatikan kesehatan ibu dan janin.

Kegiatan sosialisasi tanda bahaya kehamilan di Kampung Picung berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Kolaborasi antara pemateri, perangkat desa, mahasiswa KKN, dan warga menjadi bukti nyata kepedulian bersama terhadap kesehatan ibu dan anak. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat lebih waspada terhadap tanda-tanda bahaya kehamilan dan lebih aktif melakukan pemeriksaan rutin ke tenaga kesehatan.
Tanggal : 14 Agustus 2025
Lokasi : Kampung Picung, Desa Pasar Kemis
UMKM merupakan salah satu pilar penting dalam menopang perekonomian masyarakat desa. Potensi bahan pangan lokal yang tersedia melimpah, seperti bayam dan lidah buaya, masih sering belum dimanfaatkan secara maksimal. Padahal, kedua bahan ini tidak hanya bergizi tinggi, tetapi juga dapat diolah menjadi produk pangan bernilai jual. Melalui kegiatan KKN, mahasiswa berinisiatif untuk menghadirkan sebuah workshop pengolahan bahan lokal menjadi produk olahan siap jual, yaitu kripik bayam dan es lidah buaya. Workshop ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam mengembangkan UMKM lokal sekaligus memberikan keterampilan praktis yang dapat langsung dipraktikkan oleh masyarakat.
Kegiatan ini penting dilaksanakan karena banyak warga yang ingin mengembangkan usaha kecil, namun masih minim keterampilan dalam mengolah produk sederhana yang bisa memiliki nilai ekonomi. Bayam dan lidah buaya dipilih karena mudah didapat, harganya murah, serta memiliki manfaat kesehatan. Kripik bayam dikenal sebagai camilan sehat yang digemari berbagai kalangan, sedangkan es lidah buaya menjadi minuman segar alami tanpa tambahan sirup, sehingga aman dan menyehatkan. Dengan adanya workshop ini, masyarakat tidak hanya diajarkan cara membuat produk, tetapi juga bagaimana menjaga kebersihan, kualitas, serta strategi pemasaran sederhana agar produk dapat diterima di pasar.
1. Dampak bagi masyarakat
2. Dampak bagi lingkungan
Workshop dimulai dengan sambutan dari perangkat desa yang menegaskan pentingnya pengembangan potensi UMKM sebagai bagian dari kesejahteraan masyarakat. Selanjutnya, Ibu Sri Lestari, S.T., M.T. selaku dosen pembimbing lapangan memberikan sambutan sekaligus membuka acara. Beliau menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa KKN dalam pemberdayaan masyarakat diharapkan dapat menjadi stimulus bagi warga untuk berani berwirausaha.
Pada sesi pertama, peserta diperkenalkan dengan cara membuat kripik bayam. Tahapan dimulai dari pemilihan bayam segar, pencucian, pencelupan ke dalam adonan tepung berbumbu, hingga proses penggorengan dengan pengaturan suhu yang tepat. Peserta diajak mempraktikkan langsung agar memahami teknik penggorengan yang benar sehingga kripik tetap renyah dan tidak berminyak.
Sesi kedua dilanjutkan dengan praktik pembuatan es lidah buaya oleh perwakilan KWT Perum Graha Pasar Kemis. Peserta diajarkan cara mengupas lidah buaya, membersihkan lendir agar tidak pahit, memotong daging lidah buaya, lalu mengolahnya menjadi minuman segar dengan tambahan gula alami dan es batu tanpa menggunakan sirup. Peserta tidak hanya mempraktikkan tetapi juga mencicipi hasil olahan bersama-sama.
Acara berlangsung sangat interaktif. Banyak peserta yang aktif bertanya, terutama mengenai cara menjaga kualitas produk dan teknik pengemasan agar lebih menarik di pasaran. Sebagai penutup, mahasiswa KKN menyerahkan banner dan stiker produk UMKM yang dapat digunakan sebagai media promosi sederhana oleh warga.

Workshop UMKM ini menjadi salah satu kegiatan unggulan KKN Pasar Kemis 2025 yang berjalan sukses. Dukungan dari perangkat desa, dosen pembimbing lapangan, UMKM lokal, serta KWT menunjukkan bahwa kolaborasi berbagai pihak dapat memperkuat potensi ekonomi desa. Peserta workshop memperoleh keterampilan baru yang diharapkan bisa menjadi modal awal untuk membuka usaha kecil. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi pemicu lahirnya UMKM baru yang mandiri dan berdaya saing, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Pasar Kemis.
Tanggal : 16 Agustus 2025
Lokasi : Perum Taman Pelangi
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang dilaksanakan dalam kurun waktu tertentu dengan program-program yang telah disusun. Setelah hampir tiga minggu melaksanakan kegiatan di Desa Pasar Kemis, tibalah saatnya mahasiswa KKN menutup seluruh rangkaian kegiatan secara resmi. Penutupan KKN di Perum Taman Pelangi menjadi momen penting untuk mengapresiasi keberhasilan program, menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat, serta memperkuat hubungan baik yang telah terjalin selama pelaksanaan KKN. Acara ini juga menjadi momentum simbolis penyerahan hasil program utama berupa Bank Sampah kepada pihak RT setempat agar manfaatnya dapat terus berlanjut setelah mahasiswa kembali ke kampus.
Kegiatan penutupan sangat penting dilakukan agar masyarakat mengetahui secara resmi bahwa seluruh program kerja KKN telah selesai. Penutupan juga berfungsi sebagai bentuk pertanggungjawaban mahasiswa kepada pihak desa dan warga, sekaligus sebagai sarana mempererat kebersamaan di penghujung masa KKN. Tanpa adanya acara penutupan, maka keberlangsungan program akan terasa kurang lengkap karena tidak ada momen formal yang menandai selesainya kegiatan.
1. Dampak bagi masyarakat
2. Dampak bagi lingkungan
Penutupan dilaksanakan pada Sabtu, 16 Agustus 2025 di Perum Taman Pelangi. Acara dimulai dengan sambutan dari Jaro IV, Bapak Bambang, yang memberikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa KKN dalam membantu masyarakat. Selanjutnya dilakukan penyerahan simbolis Bank Sampah dari mahasiswa KKN kepada ketua RT setempat. Sebagai bentuk hiburan, anak-anak Perum Taman Pelangi menampilkan tarian yang mereka latih bersama mahasiswa selama KKN berlangsung. Selain itu, mahasiswa juga memberikan hadiah kenang-kenangan untuk anak-anak sebagai apresiasi atas keikutsertaan mereka dalam bimbingan belajar, mengaji, dan lomba. Suasana acara berlangsung hangat, penuh rasa syukur, dan kebersamaan antara mahasiswa dengan warga.

Kegiatan penutupan KKN di Perum Taman Pelangi menandai berakhirnya pengabdian mahasiswa di Desa Pasar Kemis. Mahasiswa merasa bangga dapat melaksanakan program-program yang bermanfaat, sementara warga merasa senang atas kontribusi nyata yang diberikan. Dengan adanya penyerahan Bank Sampah, diharapkan manfaat KKN tidak berhenti ketika mahasiswa selesai, tetapi terus berlanjut dan dimanfaatkan masyarakat setempat. Penutupan ini bukan sekadar akhir, melainkan titik awal bagi warga untuk melanjutkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan yang telah ditanamkan mahasiswa KKN.
Tanggal : 17 Agustus 2025
Lokasi : Stadion Mini Kecamatan Pasar Kemis
Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus merupakan momen bersejarah yang selalu diperingati secara khidmat sekaligus meriah oleh seluruh lapisan masyarakat. Untuk memperingati HUT RI ke-80 tahun 2025, Kecamatan Pasar Kemis menyelenggarakan upacara pengibaran bendera merah putih yang dipusatkan di Stadion Mini, dilanjutkan dengan karnaval yang diikuti oleh berbagai unsur masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menghormati jasa para pahlawan bangsa, tetapi juga sebagai ajang kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan masyarakat. Mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis turut serta dalam kegiatan ini sebagai wujud dukungan dan pengabdian terhadap acara besar tingkat kecamatan.
1. Dampak bagi masyarakat
2. Dampak bagi Lingkungan
Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan upacara pengibaran bendera merah putih yang dipimpin langsung oleh Camat Pasar Kemis. Barisan upacara terdiri dari perangkat desa, mahasiswa KKN, TNI/Polri, guru, serta siswa SD, SMP, dan SMA. Upacara berlangsung dengan khidmat, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya serta pembacaan teks Proklamasi dan UUD 1945.
Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan karnaval yang menampilkan berbagai atraksi dari sekolah-sekolah, organisasi masyarakat, serta kelompok seni budaya lokal. Peserta karnaval mengenakan kostum beragam mulai dari pakaian adat, busana kreatif bertema kemerdekaan, hingga peragaan budaya khas daerah. Mahasiswa KKN ikut berpartisipasi dengan bergabung dalam barisan, sekaligus mendokumentasikan kegiatan.
Suasana sangat meriah, masyarakat memadati area stadion dan sepanjang jalan rute karnaval. Acara berjalan lancar dengan dukungan pengamanan dari TNI, Polri, dan perangkat desa.

Kegiatan karnaval dan upacara 17 Agustus 2025 di Kecamatan Pasar Kemis berlangsung khidmat, meriah, dan penuh makna. Kehadiran berbagai unsur masyarakat menunjukkan kuatnya persatuan dan semangat kebangsaan. Mahasiswa KKN mendapatkan pengalaman berharga sekaligus mempererat kedekatan dengan masyarakat. Acara ini menjadi bukti nyata bahwa peringatan kemerdekaan bukan hanya seremonial, tetapi juga momentum untuk menanamkan rasa cinta tanah air pada generasi penerus bangsa.
Tanggal : 19 Agustus 2025
Lokasi : Kantor Desa Pasar Kemis
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Selama kurang lebih tiga minggu, mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis 2025 telah melaksanakan berbagai program kerja di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Setelah rangkaian kegiatan tersebut berjalan dengan baik, tibalah saatnya dilaksanakan acara penutupan KKN sebagai momen seremonial resmi untuk menandai berakhirnya masa pengabdian.
Penutupan KKN di kantor Desa Pasar Kemis menjadi momentum penting untuk menyampaikan laporan singkat kegiatan, memberikan apresiasi kepada pihak desa dan masyarakat, sekaligus mempererat hubungan baik antara mahasiswa dengan warga yang telah terjalin selama pelaksanaan program.
1. Dampak bagi masyarakat
2. Dampak bagi lingkungan
Acara penutupan dilaksanakan pada hari Selasa, 19 Agustus 2025, pukul 13.00 WIB bertempat di kantor Desa Pasar Kemis. Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu, mahasiswa KKN menyampaikan laporan singkat program kerja yang telah terlaksana selama masa pengabdian.
Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, antara lain dari Dosen Pembimbing Lapangan, Kepala Desa, serta perwakilan mahasiswa. Dalam sambutannya, Kepala Desa memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi mahasiswa KKN yang telah membantu masyarakat melalui berbagai program kerja.
Sebagai simbolis penutupan, dilakukan penyerahan kenang-kenangan dari mahasiswa KKN kepada pihak desa. Acara ditutup dengan doa bersama serta sesi foto antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat.

Acara penutupan KKN Desa Pasar Kemis 2025 berlangsung dengan khidmat, penuh kebersamaan, dan rasa syukur. Mahasiswa KKN menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dan dukungan masyarakat, sementara pihak desa merasa terbantu dengan program-program yang telah dijalankan.
Penutupan ini menandai akhir masa pengabdian mahasiswa, namun juga menjadi awal bagi warga desa untuk melanjutkan manfaat dari program yang sudah ditinggalkan. Hubungan baik antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat diharapkan tetap terjaga meskipun kegiatan KKN telah selesai.
Alifia Nur Auliana