LAPORAN KELOMPOK KKN UMT 2025 DESA PASAR KEMIS

LAPORAN KELOMPOK KKN UMT 2025 DESA PASAR KEMIS

: Rabu, 16 Juli 2025 : Desa Pasarkemis

 

LAPORAN KULIAH KERJA NYATA (KKN) TERPADU

DESA PASAR KEMIS KECAMATAN PASAR KEMIS KABUPATEN TANGERANG

PERIODE 16 JULI 2025 - 16 AGUSTUS 2025

 

 

Opening Ceremony KKN

Tanggal     : 17 Juli 2025

Lokasi        : Aula Kantor Desa Pasar Kemis

Latar belakang kegiatan

Untuk memulai rangkaian kegiatan KKN, dilaksanakan Opening Ceremony sebagai bentuk perkenalan antara mahasiswa peserta KKN dengan masyarakat Desa Pasar Kemis. Acara ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi, memperkenalkan program kerja yang akan dijalankan, serta menjalin kerja sama yang harmonis antara mahasiswa, pemerintah desa dan masyarakat setempat. 

Mengapa kegiatan perlu dilaksanakan

Opening Ceremony ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan rasa kebersamaan, tanggung jawab, serta semangat gotong royong dalam melaksanakan program KKN. Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat dapat lebih memahami tujuan serta manfaat KKN, sekaligus membuka ruang partisipasi aktif dalam mendukung setiap program yang direncanakan.

Tujuan kegiatan

  1.        Memperkenalkan mahasiswa peserta KKN kepada pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga Desa Pasar Kemis.
  2.        Menjalin silaturahmi dan kedekatan antara mahasiswa dengan masyarakat sebagai mitra dalam pelaksanaan program KKN.
  3.        Menyampaikan maksud dan tujuan KKN serta program kerja yang akan dijalankan selama masa pengabdian.

Siapa saja yang terlibat

  1. ⁠Bapak Al Haetomi, S. E selalu Kepala Desa Pasar Kemis
  2. Perangkat desa beserta jajarannya
  3. Ibu Sri Lestari, S. T, M. T (DPL KKN Desa Pasar Kemis)
  4. Masyarakat Umum Desa Pasar Kemis
  5. Mahasiswa/i KKN UMT

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

  1. Meningkatkan rasa kebersamaan antara masyarakat dengan mahasiswa melalui kegiatan awal yang mempererat silaturahmi.
  2. Memberikan pemahaman yang jelas kepada masyarakat tentang maksud, tujuan, serta program kerja KKN yang akan dilaksanakan.
  3. Membangun kepercayaan masyarakat terhadap mahasiswa sebagai mitra dalam menjalankan kegiatan yang bermanfaat.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Hari ini adalah awal dari kegiatan KKN kami dilaksanakan, dimulai dari upacara pembukaan yang dilakukan di kantor Desa Pasar Kemis diawali dengan sambutan-sambutan seperti Bapak Kepala Desa, Bapak Sekretaris Desa, Ibu DPL serta Perangkat Desa lainnya. Kegiatan berlangsung dari pukul 09:00-10:00 diiringi dengan menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya serta penyampaian program kerja kami selama satu bulan ke depan. Kegiatan berjalan dengan khidmat dihadiri dengan tamu undangan seperti bapak Jaro 1-4, Bidan Desa, Ketua PKK, Ketua Karang Taruna, Bhabinkamtibmas dan lainnya. Kami merasa senang sudah disambut dengan hangat oleh Desa Pasar Kemis, hal ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kami untuk bisa diterima di masyarakat agar bisa memberikan kontribusi untuk kesejahteraan desa.

Dokumentasi

 

Penutup

Dengan terlaksananya kegiatan Opening Ceremony Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pasar Kemis, diharapkan dapat menjadi awal yang baik dalam menjalin kerja sama antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat lebih mengenal kondisi sosial dan potensi desa, sementara masyarakat memperoleh pemahaman mengenai program kerja yang akan dilaksanakan. Semoga rangkaian kegiatan KKN ke depan dapat berjalan lancar, membawa manfaat nyata, serta memberikan kontribusi positif bagi pengembangan Desa Pasar Kemis. Kebersamaan, kerja sama, dan partisipasi aktif dari seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan program KKN ini.

 

Menanam dan merawat TOGA di halaman posko KKN

Tanggal         : 18 Juli - 16 Agustus 2025

Lokasi           : Halaman posko KKN

Latar belakang kegiatan

Kegiatan menanam TOGA di halaman posko KKN dilakukan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan, pelestarian tanaman obat tradisional, serta upaya menjaga kemandirian kesehatan keluarga dengan memanfaatkan sumber daya alam sekitar. Posko KKN dipilih sebagai lokasi penanaman karena menjadi pusat kegiatan mahasiswa, sekaligus dapat dijadikan contoh nyata bagi masyarakat dalam mengelola pekarangan yang produktif dan bermanfaat.

Mengapa kegiatan perlu dilaksanakan

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat terdorong untuk ikut menanam TOGA di lingkungan masing-masing, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas, baik dari segi kesehatan, lingkungan, maupun keberlanjutan hidup sehat berbasis kearifan lokal.

Tujuan kegiatan

  1.        Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif.
  2.        Mengajarkan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai alternatif menjaga kesehatan dengan cara alami dan tradisional.
  3.        Mendukung program penghijauan lingkungan melalui penanaman tanaman yang bermanfaat.

Siapa saja yang terlibat

Mahasiswa/i KKN UMT

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

  1.        Ketersediaan tanaman obat alami yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mengobati penyakit ringan atau menjaga kesehatan keluarga.
  2.        Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang cara menanam, merawat, dan memanfaatkan TOGA sebagai obat tradisional.
  3.        Terciptanya lingkungan yang lebih hijau dan asri, sehingga memberikan kenyamanan dan nilai estetika di sekitar pemukiman.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Posko yang akan kami tempati selama satu bulan ke depan merupakan tempat yang harus kami jaga dan rawat untuk memberikan rasa aman dan nyaman selama kegiatan KKN berlangsung. Kami menanam tumbuhan serta tanaman (TOGA) tersebut untuk kedepannya bisa memberikan manfaat bagi warga jika suatu waktu mereka membutuhkan. Kami menanam tumbuhan di sekitar halaman posko hingga ke belakang. Setiap hari kami menyiram tanaman tersebut dan dibantu oleh warga sekitar hingga akhirnya tumbuh besar dan memberikan manfaat.

Dokumentasi

 

Penutup

Semoga kegiatan ini tidak hanya berhenti pada masa pelaksanaan KKN, tetapi dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan oleh masyarakat secara mandiri. Dengan demikian, keberadaan TOGA akan memberikan manfaat nyata, baik dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat maupun dalam melestarikan kearifan lokal yang ada.
 

Pemilahan sampah untuk bahan Proker Bank Sampah

Tanggal     : 19 Juli 2025

Lokasi        : Halaman posko KKN

Latar belakang kegiatan

Permasalahan sampah merupakan isu lingkungan yang sering dihadapi oleh masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan. Kurangnya kesadaran dalam mengelola sampah menyebabkan penumpukan, pencemaran lingkungan, serta menurunnya kualitas kesehatan masyarakat. Jika dikelola dengan baik, sampah dapat memiliki nilai ekonomis sekaligus berkontribusi pada pelestarian lingkungan. Salah satu langkah nyata untuk mengatasi persoalan tersebut adalah dengan pemilahan sampah organik dan non-organik. Sampah organik dapat dimanfaatkan kembali menjadi kompos atau pupuk alami, sedangkan sampah non-organik yang masih memiliki nilai guna dapat dikumpulkan dan dikelola melalui program bank sampah.

Mengapa kegiatan perlu dilaksanakan

Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa berperan dalam memberikan edukasi dan contoh nyata kepada masyarakat Desa Pasar Kemis tentang pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah. Program Bank Sampah tidak hanya bertujuan untuk mengurangi volume sampah, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat melalui sistem tabungan sampah yang dapat ditukar dengan kebutuhan sehari-hari.

Tujuan kegiatan

  1.         Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah sejak dari rumah tangga.
  2.        Mengajarkan cara pemilahan sampah organik dan non-organik secara sederhana dan praktis.
  3.        Mengurangi volume sampah yang menumpuk di lingkungan dengan pengelolaan yang lebih terarah.

Siapa saja yang terlibat

Mahasiswa/i KKN UMT

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

  1.         Lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat karena sampah dikelola dengan baik sejak dari rumah tangga.
  2.         Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui kebiasaan memilah sampah.
  3.         Mengurangi pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh sampah menumpuk dan tidak terkelola.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Bank sampah yang nantinya kami buat akan ditempatkan di Perum Taman Pelangi sebagai bentuk hasil karya kami untuk masyarakat tentang betapa pentingnya mengelola sampah dengan baik. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pemilahan sampah dari sumbernya serta mempersiapkan sistem pendukung untuk mendirikan bank sampah sebagai solusi pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.

Sampah-sampah plastik ini kami kumpulkan dari hasil konsumsi kami sehari-hari di posko, kemudian dipisahkan sampah organik dan non-organik agar bisa dilanjutkan oleh warga untuk diperjual belikan selanjutnya atau dimanfaatkan dengan cara lainnya. Tim KKN akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai jenis-jenis sampah (organik, anorganik, dan residu), cara pemilahan yang benar, serta manfaat dari kegiatan bank sampah. Selain itu, dilakukan juga pendataan jumlah rumah tangga dan jenis sampah yang paling banyak dihasilkan untuk mengetahui potensi daur ulang dan penjualan.

Melalui kegiatan ini, warga didorong untuk memilah sampah rumah tangga mereka secara mandiri dan menyetorkannya ke titik pengumpulan yang telah disiapkan. Sampah yang memiliki nilai jual akan dicatat sebagai tabungan warga dalam sistem bank sampah, sementara sampah organik dapat dimanfaatkan untuk pembuatan kompos. Kegiatan ini menjadi pondasi penting dalam menciptakan lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan berdaya secara ekonomi melalui pengelolaan sampah yang terstruktur dan partisipatif.

Dokumentasi

 

Penutup

Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Desa Pasar Kemis dapat menerapkan kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah, memanfaatkan sampah organik menjadi kompos, serta menyalurkan sampah non-organik melalui Bank Sampah. Semoga kegiatan ini menjadi awal terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

 

Santunan anak yatim piatu

Tanggal      : 18 Juli 2025

Lokasi         : Perumahan Bumi Pasar Kemis Indah

Latar belakang kegiatan

Perumahan Bumi Pasar Kemis Indah sebagai salah satu wilayah dengan kehidupan sosial yang beragam, memiliki potensi besar untuk menumbuhkan kepedulian antarwarga melalui kegiatan santunan. Dengan adanya santunan ini, diharapkan dapat meringankan beban anak-anak yatim piatu, sekaligus memberikan kebahagiaan dan motivasi dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga perumahan, mahasiswa KKN, serta tokoh masyarakat. Kegiatan santunan bukan hanya bentuk pemberian materi, tetapi juga ajakan untuk bersama-sama menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, serta semangat gotong royong dalam kehidupan sosial.

Mengapa kegiatan perlu dilaksanakan

Dengan dilaksanakannya kegiatan santunan anak yatim piatu di Perumahan Bumi Pasar Kemis Indah, diharapkan tumbuh rasa empati dan kepedulian yang lebih mendalam, sehingga tercipta masyarakat yang harmonis, peduli, dan saling mendukung dalam kebaikan. 

Tujuan kegiatan

  1. Memberikan bantuan moral dan material kepada anak yatim piatu agar merasa diperhatikan dan dicintai oleh masyarakat sekitar.
  2. Menumbuhkan rasa kepedulian sosial dan solidaritas antarwarga, mahasiswa KKN, serta tokoh masyarakat.
  3. Meringankan beban hidup anak yatim piatu sekaligus memberikan semangat dan motivasi dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Siapa saja yang terlibat

       1. Mahasiswa/i KKN UMT
       2. Bapak Jaro IV (Bambang)
       3. Masyarakat Perumahan Bumi Pasar Kemis Indah
       4. DKM Perumahan Bumi Pasar Kemis Indah

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

  1. Meningkatkan rasa kepedulian sosial, sehingga masyarakat lebih peka terhadap kondisi anak-anak yatim piatu maupun kelompok yang membutuhkan.
  2. Mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga perumahan, mahasiswa KKN, serta tokoh masyarakat melalui kegiatan berbagi.
  3. Menumbuhkan budaya gotong royong dalam membantu sesama, sehingga tercipta lingkungan sosial yang harmonis dan saling mendukung.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial warga Perumahan Bumi Pasar Kemis Indah terhadap anak-anak yatim yang tinggal di lingkungan sekitar. Dalam acara ini, para anak yatim menerima santunan berupa bantuan sembako, alat tulis, serta uang tunai sebagai wujud perhatian dan kasih sayang dari komunitas. Selain pemberian santunan, kegiatan juga dirangkaikan dengan sesi ramah tamah, doa bersama, dan tausiah singkat untuk menumbuhkan semangat dan motivasi bagi anak-anak. Acara ini menjadi ajang silaturahmi antarwarga serta mempererat rasa persaudaraan dan kepedulian sosial dalam lingkungan perumahan.

Dokumentasi

Penutup

Kegiatan santunan anak yatim piatu di Perumahan Bumi Pasar Kemis Indah merupakan wujud nyata kepedulian sosial dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan kebahagiaan, semangat, serta dukungan moral dan material bagi anak-anak yatim piatu agar mereka tidak merasa sendiri dalam menjalani kehidupan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga, mahasiswa KKN, dan tokoh masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang harmonis, peduli, dan penuh semangat gotong royong. Semoga kegiatan santunan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama dan melestarikan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Mengajar bimbel anak-anak Perumahan Taman pelangi

Periode           : Senin – Rabu setiap minggu, 04–13 Agustus 2025
Lokasi             : Mushola Al-Barokah, Perum Taman Pelangi

Latar belakang kegiatan

Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan di masa depan. Namun, dalam proses belajar, tidak sedikit anak-anak yang mengalami kesulitan dalam memahami materi pelajaran sekolah. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti keterbatasan waktu belajar, kurangnya bimbingan di rumah, maupun metode pembelajaran yang belum sesuai dengan kebutuhan anak. 

Mengapa kegiatan perlu dilaksanakan

Dengan adanya kegiatan bimbingan belajar ini, diharapkan anak-anak Perumahan Taman Pelangi dapat lebih berprestasi di sekolah, memiliki semangat belajar yang tinggi, dan tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Tujuan kegiatan

  1. Membantu anak-anak dalam memahami materi pelajaran sekolah yang dirasa sulit.
  2. Meningkatkan motivasi dan minat belajar anak-anak melalui metode belajar yang menyenangkan.
  3. Mendukung peningkatan prestasi akademik anak-anak di sekolah.

Siapa saja yang terlibat

     1. Mahasiswa/i KKN UMT
     2. Anak-anak Perumahan Taman Pelangi

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

  1. Meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak karena mereka terbantu dalam memahami materi pelajaran.
  2. Meringankan peran orang tua dalam mendampingi anak belajar di rumah, sehingga tercipta kolaborasi positif antara orang tua, mahasiswa, dan anak-anak.
  3. Menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan sejak usia dini untuk masa depan yang lebih baik.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Bimbel anak-anak kami lakukan dari hari Senin tanggal 21 Juli 2025 hingga 14 Agustus 2025 yang diselenggarakan di Mushola Al Barokah pada pukul 14:00 – 16:00 WIB. Kegiatan bimbel kami lakukan di hari Senin - Kamis dan di hari Jumat bimbel diliburkan. Kegiatan ini kami lakukan untuk mengisi waktu luang adik-adik agar dapat meningkatkan kualitas belajar dan bersosialisasi terhadap sesama. Bimbel ini dilakukan seperti membantu adik-adik dalam menyelesaikan tugas sekolah, mengajar calistung, bahasa inggris. 

Dokumentasi

 

Penutup

Kegiatan bimbingan belajar (bimbel) yang dilaksanakan di Perumahan Taman Pelangi merupakan salah satu wujud nyata kepedulian mahasiswa KKN dalam bidang pendidikan. Melalui kegiatan ini, anak-anak mendapatkan tambahan pengetahuan, motivasi belajar, serta suasana belajar yang menyenangkan di luar sekolah. Selain memberikan manfaat bagi anak-anak, kegiatan ini juga berdampak positif bagi masyarakat karena mampu menciptakan lingkungan yang edukatif, mempererat hubungan sosial, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pendidikan. Semoga kegiatan bimbel ini dapat menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak-anak dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat di Perumahan Taman Pelangi.

 

Mengajar ngaji anak-anak Perumahan Taman Pelangi

Periode           : Senin – Kamis (Mushola Al-Barokah, Perum Taman Pelangi) & Jumat (Perum Bumi Pasar Kemis Indah), tanggal 21 Juli –15 Agustus 2025

Latar belakang kegiatan

Kegiatan mengajar ngaji merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam bidang keagamaan. Pembelajaran Al-Qur’an perlu diperkenalkan secara rutin dan terstruktur kepada anak-anak agar mereka tidak hanya mampu membaca, tetapi juga memahami makna serta menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN ikut mendukung masyarakat dalam membina generasi muda agar dekat dengan nilai-nilai religius, berakhlak mulia, serta menjadikan mushola dan lingkungan sekitar sebagai pusat kegiatan pembelajaran agama. Pelaksanaan mengajar ngaji di dua lokasi berbeda (Mushola Al-Barokah dan Perum Bumi Pasar Kemis Indah) dilakukan untuk menjangkau lebih banyak anak-anak, sehingga manfaat program ini dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Mengapa kegiatan perlu dilaksanakan

  1. Agar anak-anak terbiasa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai kaidah tajwid.
  2. Menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap mushola dan kegiatan keagamaan di lingkungannya.
  3. Menyediakan kegiatan positif pada sore hingga malam hari sehingga anak-anak tidak hanya menghabiskan waktu dengan bermain gadget atau aktivitas yang kurang bermanfaat.
  4. Membantu masyarakat dalam memberikan pembinaan agama sejak dini dengan pendampingan intensif dari mahasiswa.
  5. Menjadi wadah interaksi sosial yang mempererat hubungan mahasiswa KKN dengan warga melalui kegiatan keagamaan.

Tujuan kegiatan

  1. Melatih kemampuan membaca Al-Qur’an dan memperbaiki bacaan anak-anak sesuai tajwid.
  2. Membiasakan anak-anak untuk hadir di mushola dan menjadikan mengaji sebagai rutinitas sehari-hari.
  3. Memberikan motivasi dan pembelajaran akhlak melalui cerita-cerita Islami.
  4. Membentuk karakter religius sejak dini, sehingga anak-anak tumbuh dengan iman dan taqwa yang kuat.

Siapa saja yang terlibat

  1. Mahasiswa/i KKN Desa Pasar Kemis 2025 sebagai pengajar sekaligus pembimbing.
  2. Anak-anak Perum Taman Pelangi (Senin – Kamis) dan anak-anak Perum Bumi Pasar Kemis Indah (Jumat), mulai dari usia PAUD hingga SMP, sebagai peserta.
  3. Masyarakat sekitar hanya mendukung dari rumah, tanpa keterlibatan langsung dalam kegiatan.

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

      1. Meningkatkan kualitas keimanan masyarakat, karena kegiatan mengaji menjadi sarana memperdalam ilmu agama dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
      2. Membentuk karakter anak-anak yang berakhlak mulia, sehingga mampu menjadi generasi penerus yang baik bagi keluarga dan lingkungan.
      3. Mempererat silaturahmi antarwarga, karena masyarakat berkumpul dalam suasana kebersamaan melalui kegiatan keagamaan.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Setiap Senin hingga Kamis, kegiatan dilaksanakan di Mushola Al-Barokah, Perum Taman Pelangi, dimulai pukul 18.30 WIB. Anak-anak membawa Iqro’ atau Al-Qur’an sesuai kemampuan mereka. Mahasiswa KKN membagi peserta ke dalam beberapa kelompok berdasarkan kemampuan membaca, mulai dari tingkat pemula (Iqro’) hingga tingkat lanjut (Al-Qur’an). Hari Jumat, kegiatan dipindahkan ke Perum Bumi Pasar Kemis Indah dengan metode serupa. Tujuannya agar anak-anak di perumahan tersebut juga mendapat kesempatan belajar agama bersama mahasiswa KKN. Suasana belajar dibuat menyenangkan dengan metode bergiliran, motivasi Islami, dan penyampaian kisah teladan agar anak-anak lebih semangat.

Dokumentasi

 

Penutup

Program mengajar ngaji ini berjalan dengan baik dan mendapat antusias tinggi dari anak-anak maupun orang tua mereka. Kehadiran mahasiswa KKN membuat kegiatan mengaji menjadi lebih terarah, variatif, dan menyenangkan. Dengan pembagian lokasi di dua tempat, manfaat program dapat menjangkau lebih luas sehingga anak-anak dari dua perumahan berbeda bisa memperoleh pengalaman belajar agama yang sama. Mahasiswa KKN memperoleh pengalaman berharga dalam mendidik, melatih kesabaran, serta meningkatkan rasa tanggung jawab sosial. Diharapkan, setelah KKN berakhir, kegiatan mengajar ngaji ini dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat setempat agar generasi muda tumbuh sebagai pribadi yang cerdas, berakhlak, dan berlandaskan nilai-nilai Islami.

 

Mendampingi Kegiatan Belajar Mengajar di RA  Al Fatihah

Tanggal      : 21 Juli - 25 Juli 2025

Lokasi         : RA Al Fatihah

Latar belakang kegiatan

Pendidikan anak usia dini merupakan pondasi penting dalam membentuk karakter, kepribadian, dan keterampilan dasar seorang anak. Pada masa usia emas (golden age), anak-anak membutuhkan bimbingan, perhatian, serta metode pembelajaran yang sesuai agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia. Oleh karena itu, peran lembaga pendidikan anak usia dini seperti Taman Kanak-Kanak (TK) sangatlah vital dalam mendukung perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik anak.

Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Dengan adanya kegiatan mengajar ini, diharapkan dapat memberikan manfaat ganda, yakni membantu anak-anak dalam proses pembelajaran, meringankan tugas guru, serta mempererat hubungan antara lembaga pendidikan, mahasiswa, dan masyarakat sekitar.

Tujuan kegiatan

  1. Membantu proses pembelajaran anak-anak di TK RA Al-Fatihah agar lebih efektif dan menyenangkan.
  2. Mendukung tenaga pendidik dalam mengelola kegiatan belajar-mengajar sehari-hari.
  3. Meningkatkan kreativitas dan semangat belajar anak-anak melalui metode pembelajaran yang variatif dan interaktif.

Siapa saja yang terlibat

  1. Mahasiswa/i KKN UMT
  2. Anak murid RA Al Fatihah
  3. Guru RA Al Fatihah

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

  1. Meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini karena anak-anak mendapat pengalaman belajar yang lebih variatif dan interaktif.
  2. Meringankan tugas guru dalam mendampingi anak-anak sehingga proses pembelajaran lebih efektif.
  3. Menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pendidikan anak usia dini sebagai investasi jangka panjang.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Kegiatan pendampingan belajar mengajar di Taman Kanak-Kanak (TK) bertujuan untuk mendukung dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran anak-anak usia dini. Pendampingan ini dilakukan dengan cara mendampingi guru dalam melaksanakan aktivitas pembelajaran sehari-hari, memberikan bimbingan teknis, serta membantu mengembangkan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik anak TK.
Dalam kegiatan ini, pendamping berperan aktif dalam membantu guru mengatur kelas, memfasilitasi penggunaan media pembelajaran yang menarik dan interaktif, serta memberikan motivasi kepada anak-anak agar lebih antusias dan aktif dalam mengikuti kegiatan. Selain itu, pendamping juga melakukan observasi terhadap proses belajar mengajar untuk memastikan suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan. Pendampingan ini juga mencakup pemberian pelatihan atau sharing session kepada guru mengenai strategi pembelajaran kreatif, pengelolaan kelas, serta penanganan kebutuhan khusus anak. Dengan demikian, diharapkan pendampingan ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, membangun karakter positif anak, serta menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan suportif.

Dokumentasi

 

Penutup

Kegiatan mengajar di TK RA Al-Fatihah merupakan salah satu wujud nyata kepedulian mahasiswa KKN dalam bidang pendidikan anak usia dini. Melalui kegiatan ini, anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan bervariasi, guru memperoleh dukungan dalam proses pembelajaran, serta masyarakat semakin sadar akan pentingnya pendidikan sejak usia dini.

 

Nonton bareng dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional

Tanggal       : 26 Juli 2025

Lokasi          : Halaman mushola Al Barokah (Perumahan Taman Pelangi)

Latar belakang kegiatan

Hari Anak Nasional merupakan momentum penting untuk mengingatkan seluruh elemen masyarakat akan hak-hak anak, serta pentingnya menciptakan lingkungan yang ramah, aman, dan mendukung tumbuh kembang anak. Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, diperlukan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mengandung nilai edukatif, hiburan, serta mampu mempererat kebersamaan anak-anak dan masyarakat. Pemutaran film Petualangan Sherina dipilih sebagai salah satu kegiatan peringatan karena film ini sarat akan nilai persahabatan, keberanian, kejujuran, dan semangat pantang menyerah. Melalui kegiatan nonton bareng (nobar), anak-anak tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga dapat belajar dari pesan moral yang terkandung di dalam film.

Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Kegiatan nobar ini menjadi sarana mempererat kebersamaan antar anak-anak, orang tua, serta masyarakat sekitar. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan suasana yang menyenangkan, membangun rasa solidaritas, serta menanamkan nilai-nilai positif yang bermanfaat bagi perkembangan karakter anak-anak.

Tujuan kegiatan

  1. Memperingati Hari Anak Nasional dengan cara yang edukatif dan menyenangkan
  2. Memberikan hiburan positif bagi anak-anak melalui tontonan yang sesuai usia serta mengandung pesan moral.
  3. Menanamkan nilai-nilai karakter seperti persahabatan, keberanian, kejujuran, dan kerja sama melalui pesan yang terkandung dalam film.

Siapa saja yang terlibat

  1. Mahasiswa/i KKN UMT
  2. Anak-anak Perumahan Taman Pelangi
  3. Orang tua serta masyarakat Perumahan Taman Pelangi

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

  1. Meningkatkan rasa percaya diri, keberanian, dan semangat kebersamaan.
  2. Memperkuat hubungan antara orang tua, anak, dan mahasiswa KKN.
  3. Lingkungan menjadi wadah yang mendukung perkembangan anak-anak secara sosial, emosional, dan moral.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, kami mengadakan kegiatan "Nonton Bareng Film Petualangan Sherina" sebagai bentuk apresiasi dan hiburan edukatif bagi anak-anak. Film legendaris Petualangan Sherina dipilih karena mengandung nilai-nilai positif seperti keberanian, persahabatan, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman menyenangkan yang juga mendidik, sekaligus mempererat hubungan antar anak-anak serta membangun semangat kebersamaan di momen spesial mereka. Acara ini kami laksanakan di Halaman Mushola Al Barokah pada tanggal 26 Juli 2025 pada pukul 19:30 - 22:00 terbuka untuk anak-anak usia 5-12 tahun dengan didampingi oleh orang tua. Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak tidak hanya terhibur, tetapi juga termotivasi untuk menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, dan peduli terhadap sesama.

Dokumentasi

 

Penutup

Kegiatan nonton bareng film Petualangan Sherina dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional telah berjalan dengan baik dan mendapat sambutan positif dari anak-anak maupun masyarakat. Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya memperoleh hiburan, tetapi juga belajar nilai-nilai persahabatan, keberanian, dan kejujuran yang bermanfaat bagi pembentukan karakter mereka.

 

Senam pagi bersama warga

Periode           : Setiap Sabtu dan Minggu (27 Juli – 10 Agustus 2025)

Lokasi              : 1. Hari Sabtu:  Perum Graha Pasar Kemis (pukul 07.30 WIB – selesai)

    2. Hari Minggu: Perum Bumi Pasar Kemis Indah (pukul 06.30 WIB - selesai)

Latar belakang kegiatan

Kegiatan senam pagi merupakan salah satu aktivitas fisik yang sederhana, murah, dan menyehatkan. Di lingkungan masyarakat Desa Pasar Kemis, senam pagi sudah menjadi rutinitas positif, khususnya bagi ibu-ibu PKK dan warga perumahan. Kebiasaan ini sangat bermanfaat untuk menjaga kebugaran, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mempererat hubungan sosial antarwarga. Mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis 2025 ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini dengan menjadi fasilitator, pendamping, serta dokumentator. Kehadiran mahasiswa bukan hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai penggerak yang memberi semangat tambahan bagi warga. Hal ini menunjukkan sinergi antara program KKN dengan kebiasaan baik masyarakat yang sudah berjalan.

Mengapa kegiatan perlu dilaksanakan

  1. Senam pagi telah menjadi rutinitas yang baik di kalangan masyarakat, sehingga mahasiswa KKN berkewajiban mendukung agar kegiatan ini terus konsisten dan tidak terhenti.
  2. Menjadi sarana menjaga kesehatan jasmani, terutama di tengah kesibukan masyarakat sehari-hari.
  3. Menghadirkan variasi dan inovasi dalam pelaksanaan senam dengan keterlibatan mahasiswa KKN yang membantu memandu dan mendokumentasikan kegiatan.
  4. Memperkuat rasa kebersamaan antarwarga serta menjalin kedekatan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat Desa Pasar Kemis.

Tujuan kegiatan

  1. Membantu mempertahankan kebiasaan sehat masyarakat melalui olahraga rutin.
  2. Meningkatkan kebugaran jasmani serta semangat hidup sehat bersama warga.
  3. Menjadi wadah interaksi sosial yang harmonis antara warga dan mahasiswa KKN.
  4. Mendukung program pemerintah dalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

Siapa saja yang terlibat

  1. Mahasiswa/i KKN Desa Pasar Kemis 2025.
  2. Ibu-ibu PKK dan warga Perum Graha Pasar Kemis serta Perum Bumi Pasar Kemis Indah.
  3. Pengurus RT/RW setempat yang memfasilitasi kegiatan.

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

  1. Masyarakat, khususnya para ibu, menjadi lebih sehat, bugar, dan terhindar dari berbagai penyakit akibat rutin berolahraga.
  2. Senam bersama menjadi sarana silaturahmi sehingga hubungan antarwarga lebih akrab, harmonis, dan saling mendukung.
  3. Suasana lingkungan menjadi lebih hidup, aktif, dan penuh energi positif karena adanya kegiatan bersama yang bermanfaat.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa berinisiatif mengadakan kegiatan Senam Bersama dengan warga sekitar sebagai bentuk upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat dan mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN Pasar Kemis IV pada 27 Juli 2025 pada pukul 06:30 yang diikuti oleh lansia dan berbagai kalangan.

Senam dipandu oleh instruktur yang berpengalaman dan diiringi dengan musik yang energik agar seluruh peserta tetap semangat dan antusias. Seusai senam, acara dilanjutkan dengan sesi bincang santai, serta penyuluhan singkat tentang kesehatan jasmani. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara mahasiswa KKN dan masyarakat, sekaligus menanamkan nilai pentingnya menjaga kesehatan secara rutin dan menyenangkan.

Dokumentasi

Penutup

Kegiatan senam bersama ibu-ibu yang dilaksanakan di lingkungan masyarakat telah berjalan dengan lancar dan memberikan banyak manfaat positif. Selain meningkatkan kesehatan dan kebugaran, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antarwarga serta menumbuhkan semangat hidup sehat di tengah masyarakat. Dengan adanya kegiatan senam ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga rutin dan dapat menjadikannya sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Semoga kegiatan senam bersama ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan sehingga memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

 

Kegiatan KWT Kepok Kuning

Tanggal     : 27 Juli 2025

Lokasi        : KWT Kepok Kuning (Graha Pasar Kemis)

Latar belakang kegiatan

Kelompok Wanita Tani (KWT) merupakan salah satu wadah pemberdayaan perempuan di bidang pertanian yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran KWT Kepok Kuning di Perumahan Graha Pasar Kemis menjadi langkah strategis untuk memanfaatkan lahan pekarangan maupun ruang terbatas di lingkungan perumahan agar lebih produktif. Di tengah meningkatnya kebutuhan pangan dan pentingnya pola hidup sehat, KWT hadir sebagai solusi dalam mengoptimalkan potensi lokal melalui kegiatan bercocok tanam, budidaya tanaman pangan, sayuran, maupun toga (tanaman obat keluarga). Selain itu, keberadaan KWT juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga, untuk lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga dengan hasil tani yang sehat, segar, dan ramah lingkungan.

Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Melalui KWT Kepok Kuning, masyarakat tidak hanya diajak untuk mengembangkan kemampuan bercocok tanam, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian terhadap lingkungan. Dengan demikian, KWT ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan sejahtera.

Tujuan kegiatan

  1. Meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan dengan menanam sayuran, buah, dan tanaman obat keluarga.
  2. Memberdayakan ibu-ibu rumah tangga agar lebih mandiri, produktif, dan berdaya guna dalam bidang pertanian.
  3. Mendorong pola hidup sehat dengan menyediakan hasil pertanian yang segar, alami, dan ramah lingkungan.

Siapa saja yang terlibat

  1. Mahasiswa/i KKN
  2. Pengurus lahan KWT

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

  1. Bertambahnya keterampilan masyarakat dalam bercocok tanam dan mengelola hasil pertanian.
  2. Membuka peluang usaha kecil berbasis hasil pertanian yang dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga.
  3. Mengurangi ketergantungan pada produk pertanian berbahan kimia dengan adanya budidaya alami.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Kelompok KKN dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) Kepok Kuning melaksanakan kegiatan menanam dan memanen hasil kebun bersama sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan keluarga serta pemberdayaan perempuan di bidang pertanian. Kegiatan ini dilaksanakan di lahan kebun milik kelompok yang berlokasi di Graha Pasar Kemis dan diikuti oleh seluruh anggota KWT dengan semangat gotong royong dan kebersamaan. Adapun rangkaian kegiatan yang dilakukan meliputi:

  • Penanaman berbagai jenis tanaman hortikultura seperti cabai, tomat, bayam, dan kangkung
  • Perawatan rutin kebun, termasuk penyiraman, penyiangan, dan pemupukan alami
  • Panen hasil kebun yang telah ditanam secara organik dan ramah lingkungan

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menghasilkan bahan pangan sehat bagi anggota dan masyarakat sekitar, tetapi juga menjadi sarana edukasi, kebersamaan, dan peningkatan keterampilan bertani secara mandiri. Hasil panen sebagian digunakan untuk konsumsi keluarga, dan sebagian lainnya dijual sebagai bentuk usaha ekonomi produktif kelompok. Melalui kegiatan ini, KWT berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan anggota dan mendorong peran aktif perempuan dalam pembangunan pertanian berkelanjutan di tingkat lokal.

Dokumentasi

Penutup

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat dari hasil pertanian yang sehat dan segar, tetapi juga mampu memperkuat kebersamaan, membangun budaya gotong royong, serta menjadikan lingkungan perumahan lebih hijau, bersih, dan nyaman. Semoga KWT Kepok Kuning dapat terus berkembang, berkesinambungan, dan menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar untuk turut berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.

 

Persiapan menyambut hari kemerdekaan RI ke - 80

Tanggal        : 27 - 28 Juli 2025

Lokasi           : Perumahan Taman Pelangi

Latar belakang kegiatan

Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus merupakan momen bersejarah yang sangat penting bagi seluruh rakyat Indonesia. Perayaan ini tidak hanya menjadi simbol penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan, tetapi juga sebagai sarana mempererat persatuan, kebersamaan, dan semangat nasionalisme di tengah masyarakat. Di tingkat desa dan lingkungan perumahan, perayaan kemerdekaan biasanya diwujudkan melalui berbagai kegiatan, seperti gotong royong membersihkan lingkungan, pemasangan bendera merah putih, umbul-umbul, serta hiasan khas kemerdekaan. Kegiatan tersebut tidak hanya menambah semarak suasana kemerdekaan, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan cinta tanah air.

Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Melalui kegiatan gotong royong dan pemasangan bendera, masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, memperindah wilayah, serta menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan demikian, perayaan kemerdekaan tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat rasa solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Tujuan kegiatan

  1. Menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air melalui partisipasi aktif masyarakat dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
  2. Menghormati dan mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa.
  3. Meningkatkan kebersamaan dan semangat gotong royong antarwarga melalui kegiatan bersih-bersih lingkungan.

Siapa saja yang terlibat

  1. Mahasiswa/i KKN UMT
  2. Bapak-bapak Perumahan Taman Pelangi

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

  1. Meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air, karena masyarakat turut serta dalam memeriahkan hari bersejarah bangsa.
  2. Mempererat kebersamaan antarwarga, melalui kegiatan gotong royong dan kerja sama dalam menghias serta membersihkan lingkungan.
  3. Meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, karena masyarakat terlibat langsung dalam kegiatan bersih-bersih bersama.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 kami menginisiasi program kerja bertema “Semangat Merdeka, Semangat Gotong Royong” bersama warga desa Pasar Kemis. Program ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan sederhana namun bermakna, yaitu:

  • Pemasangan Bendera Merah Putih dan Umbul-Umbul
    Mahasiswa KKN bersama warga melakukan pemasangan bendera Merah Putih di sepanjang jalan utama desa serta umbul-umbul dan dekorasi kemerdekaan di fasilitas umum seperti balai desa, masjid, dan sekolah.
  • Kerja Bakti/Gotong Royong Lingkungan. Kegiatan gotong royong dilakukan untuk membersihkan lingkungan sekitar, mencakup pembersihan selokan, pemotongan rumput, pengecatan pagar fasilitas umum, serta penataan taman desa. Hal ini diharapkan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk menyambut hari kemerdekaan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghayati nilai-nilai perjuangan, mempererat tali silaturahmi antarwarga, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui aksi nyata di lingkungan sekitar. Kegiatan ini juga menjadi awal dari rangkaian acara 17 Agustusan yang akan dilaksanakan selama masa KKN berlangsung.

Dokumentasi

 

Penutup

Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga mempererat silaturahmi serta meningkatkan rasa nasionalisme. Harapan ke depan, kegiatan serupa dapat terus dilestarikan dan ditingkatkan setiap tahunnya sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus menjaga semangat persatuan di tengah masyarakat. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan serta menumbuhkan rasa bangga sebagai warga negara Indonesia.

 

Nonton Bareng Final Asian Cup Indonesia vs Vietnam

Tanggal        : 29 Juli 2025

Lokasi           : Perumahan Taman Pelangi

Latar belakang kegiatan

Olahraga, khususnya sepak bola, memiliki peran yang sangat penting dalam membangun semangat kebersamaan dan nasionalisme di tengah masyarakat. Antusiasme masyarakat Indonesia terhadap tim nasional selalu tinggi, terlebih saat tim Garuda berhasil melaju ke babak final dalam ajang bergengsi seperti Asian Cup. Momen ini menjadi kesempatan emas untuk mempererat hubungan sosial antarwarga serta menumbuhkan rasa cinta tanah air.

Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Dengan diadakannya nobar ini, mahasiswa KKN juga dapat berperan aktif dalam menciptakan suasana yang kondusif dan edukatif di tengah masyarakat melalui pengelolaan acara yang tertib, aman, dan penuh semangat positif. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah interaksi yang membangun, sekaligus menjadi kenangan berharga yang mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat setempat.

Tujuan kegiatan

  1. Meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air melalui dukungan bersama terhadap tim nasional Indonesia dalam ajang final Asian Cup.
  2. Mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antarwarga serta antara mahasiswa KKN dengan masyarakat melalui kegiatan yang melibatkan partisipasi bersama.
  3. Menciptakan suasana kebersamaan yang positif dan kondusif di lingkungan masyarakat melalui kegiatan hiburan yang sehat dan edukatif.

Siapa saja yang terlibat

  1. Mahasiswa/i KKN UMT
  2. Warga setempat (Perum Taman Pelangi)

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

  1. Meningkatkan Rasa Persatuan dan Nasionalisme
    Masyarakat dapat merasakan kebanggaan dan semangat nasionalisme melalui dukungan bersama terhadap tim nasional Indonesia.
  2. Memperkuat Hubungan Sosial Antarwarga
    Kegiatan ini menjadi wadah interaksi yang positif, mempererat tali silaturahmi antarwarga lintas usia, latar belakang, dan profesi.
  3. Meningkatkan Keterlibatan Masyarakat dalam Kegiatan Sosial
    Keterlibatan warga dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan nobar menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap lingkungan sosial mereka.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan 

Kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola, khususnya final Asian Cup antara Indonesia melawan Vietnam, merupakan puncak dari rangkaian kegiatan bertema “Kebersamaan dan Nasionalisme di Tengah Masyarakat” yang kami adakan selama masa KKN. Kegiatan nobar ini juga kami promosikan selama beberapa hari menjelang hari H, baik melalui pemberitahuan dari rumah ke rumah, media sosial warga, maupun pengumuman setelah kegiatan-kegiatan KKN lainnya seperti pengajian, belajar bersama anak-anak, atau senam ibu-ibu. Kegiatan nobar ini berlangsung dari pukul 20:00 hingga 22:00 untuk selesai acara dan setelah itu kami membereskan semua peralatan sehabis pemakaian.

Dokumentasi

 

Penutup

Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi pelaksanaan program-program serupa di masa mendatang, baik oleh mahasiswa KKN maupun oleh masyarakat secara mandiri, sebagai upaya menciptakan lingkungan sosial yang lebih harmonis, aktif, dan peduli terhadap nilai-nilai kebangsaan.

 

Survei dan pendataan pelaksanaan UMKM

Tanggal       : 28 Juli - 31 Juli 2025

Lokasi         : Pasar Regional Kp. Picung

Latar belakang kegiatan

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu pilar penting dalam mendukung perekonomian masyarakat. UMKM tidak hanya berperan dalam menciptakan lapangan kerja, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan serta kemandirian warga. Namun, seringkali potensi UMKM di tingkat desa belum terdata dengan baik sehingga menyulitkan dalam pengembangan, pembinaan, maupun pemberdayaan yang lebih optimal. Kp. Picung, Pasar Kemis memiliki banyak pelaku UMKM dengan berbagai bidang usaha, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga jasa. Akan tetapi, keterbatasan informasi dan pendataan membuat potensi tersebut belum terekspos secara maksimal. Oleh karena itu, kegiatan pendataan UMKM perlu dilaksanakan agar dapat diketahui jumlah, jenis usaha, serta kebutuhan pengembangan yang diperlukan oleh para pelaku usaha.

Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Melalui pendataan ini, diharapkan terbentuk basis data yang valid dan terstruktur, sehingga dapat dijadikan dasar dalam merancang program pembinaan, pemberdayaan, maupun kerja sama dengan pihak terkait. Dengan demikian, UMKM di Kp. Picung tidak hanya berkembang secara mandiri, tetapi juga dapat berkontribusi lebih besar bagi perekonomian lokal.

Tujuan kegiatan

  1. Mendapatkan data yang valid dan terstruktur mengenai jumlah, jenis, dan karakteristik UMKM di Kp. Picung, Pasar Kemis.
  2. Mengidentifikasi potensi, permasalahan, dan kebutuhan pelaku UMKM, baik dari sisi produksi, pemasaran, maupun permodalan.
  3. Membangun basis data UMKM yang dapat dijadikan acuan bagi pemerintah desa, masyarakat, maupun lembaga terkait dalam perencanaan program pemberdayaan.

Siapa saja yang terlibat

  1. Mahasiswa/i KKN UMT
  2. UMKM Kp. Picung

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

  1. Masyarakat, khususnya pelaku UMKM, mendapatkan perhatian lebih dan kesempatan untuk dikenali potensi usahanya.
  2. Memudahkan masyarakat dalam memperoleh akses program pembinaan, bantuan modal, maupun pelatihan dari pemerintah atau pihak terkait.
  3. Memberikan peluang terciptanya UMKM berbasis ramah lingkungan yang ikut menjaga kebersihan dan keberlanjutan desa.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Program kerja ini bertujuan untuk mengidentifikasi pelaku UMKM di wilayah desa/lokasi KKN yang membutuhkan dukungan dalam aspek promosi dan pemasaran produk. Melalui kegiatan survei lapangan dan wawancara langsung, tim KKN akan melakukan pendataan terhadap jenis usaha, produk yang dihasilkan, tantangan yang dihadapi, serta strategi promosi yang telah dan belum dilakukan. Hasil dari survei ini akan digunakan sebagai dasar untuk merancang program pendampingan promosi secara tepat sasaran, seperti pembuatan media promosi digital (desain banner, katalog online, denah lokasi gmpas, logo), pelatihan pemasaran online, hingga pembuatan akun marketplace jika diperlukan. Dari hasil observasi dan wawancara kami mendapat 2 pelaku UMKM yang membutuhkan perbantuan modal pengembangan serta pemasaran dalam bentuk banner juga logo.

Dokumentasi

 

Penutup

Kegiatan pendataan UMKM di Kp. Picung, Pasar Kemis merupakan langkah awal yang penting dalam upaya pengembangan potensi ekonomi masyarakat. Dengan adanya pendataan ini, diharapkan dapat terbentuk basis data yang akurat sehingga mempermudah pemerintah desa, lembaga, maupun pihak terkait dalam memberikan dukungan dan pembinaan kepada para pelaku usaha. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, karena membuka peluang bagi UMKM untuk lebih berkembang, berdaya saing, serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan warga dan perekonomian desa. Semoga hasil dari pendataan ini dapat menjadi dasar bagi program-program lanjutan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

 

Pembagian bantuan dana sosial untuk masyarakat

Tanggal        : 25 Juli 2025

lokasi           : Bank BJB Pasar Kemis

Latar belakang kegiatan

Kesejahteraan masyarakat merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan di tingkat desa maupun daerah. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa masih banyak warga yang menghadapi kendala ekonomi, terutama pasca pandemi dan naiknya kebutuhan hidup sehari-hari. Kondisi tersebut menuntut adanya perhatian dan dukungan nyata dari berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga keuangan, maupun instansi terkait. Bank BJB sebagai salah satu lembaga keuangan yang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan masyarakat, berupaya memberikan kontribusi sosial melalui program pembagian bantuan dana sosial. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Pasar Kemis dengan tujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi warga setempat, sekaligus menjadi wujud kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar.

Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Melalui kegiatan ini, diharapkan bantuan yang diberikan tidak hanya sekadar menjadi solusi sementara, tetapi juga dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus berusaha meningkatkan taraf hidupnya. Selain itu, program ini juga mempererat hubungan antara lembaga keuangan dan masyarakat, sehingga tercipta sinergi dalam membangun lingkungan yang lebih sejahtera dan harmonis.

Tujuan kegiatan

  1. Membantu meringankan beban ekonomi warga setempat, khususnya masyarakat yang kurang mampu atau terdampak kesulitan finansial.
  2. Memberikan dukungan sosial agar masyarakat merasa diperhatikan dan didukung oleh lembaga keuangan serta instansi terkait.
  3. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui bantuan yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Siapa saja yang terlibat

  1. Mahasiswa/i KKN UMT
  2. Bapak Jaro 4 (Bambang)
  3. Karyawan Bank BJB

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

  1. Masyarakat lebih terbantu secara ekonomi, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari sehingga dapat meringankan beban hidup.
  2. Terciptanya rasa kepedulian dan kebersamaan, baik antara pihak Bank BJB dengan masyarakat maupun antarwarga sendiri.
  3. Meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada lembaga keuangan, karena tidak hanya berperan dalam bidang perbankan tetapi juga memiliki kepedulian sosial.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Kegiatan pembagian dana bantuan kepada masyarakat dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak oleh situasi tertentu, seperti bencana alam, pandemi, atau tekanan ekonomi lainnya. Program ini bertujuan untuk membantu meringankan beban kebutuhan hidup masyarakat, khususnya mereka yang tergolong dalam kelompok rentan dan kurang mampu. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 25 Juli 2025 bertempat di Bank BJB pada pukul 12:30 - 14:00. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan dari Bank BJB, perangkat desa, serta relawan yang bertugas membantu kelancaran proses pembagian dana. Sebelum hari pelaksanaan, panitia terlebih dahulu melakukan proses pendataan dan verifikasi terhadap calon penerima bantuan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Data yang dikumpulkan mencakup nama, alamat, nomor identitas, serta kondisi sosial-ekonomi penerima. Pendataan ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan diberikan secara tepat sasaran.

Dokumentasi

 

Penutup

Semoga kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat sementara, tetapi juga menjadi langkah awal untuk membangun kebersamaan dan kepedulian sosial yang berkelanjutan. Dengan adanya sinergi antara lembaga keuangan dan masyarakat, diharapkan kesejahteraan warga Pasar Kemis dapat terus meningkat serta tercipta lingkungan yang harmonis, sejahtera, dan penuh kebersamaan.

 

Pembuatan dan penyerahan bank sampah

Periode           : 01 – 16 Agustus 2025

Latar belakang kegiatan

Masalah sampah merupakan isu lingkungan yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, khususnya di wilayah perumahan padat penduduk seperti Perum Taman Pelangi, Graha Pasar Kemis, dan sekitarnya. Sampah rumah tangga yang dihasilkan warga jumlahnya semakin meningkat, namun belum diimbangi dengan sistem pengelolaan yang memadai. Kondisi ini menimbulkan berbagai persoalan, seperti penumpukan sampah di TPS, pencemaran lingkungan, hingga menurunnya estetika lingkungan perumahan.

Melihat permasalahan tersebut, mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis merasa perlu menghadirkan solusi yang bersifat praktis, berkelanjutan, dan memiliki nilai edukasi bagi masyarakat. Maka lahirlah program Pembuatan Bank Sampah, yaitu sarana pengelolaan sampah terpilah yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat sekaligus menciptakan budaya baru dalam mengelola limbah rumah tangga. Program ini tidak hanya fokus pada penyediaan fasilitas fisik berupa Bank Sampah, melainkan juga pada upaya membangun kesadaran kolektif bahwa sampah memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan benar.

Mengapa kegiatan perlu dilaksanakan

Kegiatan ini sangat penting karena:

  1. Memudahkan warga Perum Taman Pelangi dalam melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik.
  2. Jumlah sampah rumah tangga semakin meningkat, terutama di kawasan perumahan padat, sehingga diperlukan solusi konkret.
  3. Bank Sampah berfungsi ganda, yakni sebagai sarana pengelolaan sampah sekaligus pusat edukasi lingkungan yang dapat diwariskan kepada warga setelah KKN berakhir.

Tujuan kegiatan

  1. Membentuk sistem pengelolaan sampah terstruktur di Perum Taman Pelangi sebagai model bagi wilayah lain di Desa Pasar Kemis.
  2. Memberikan fasilitas fisik berupa Bank Sampah yang dapat digunakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
  3. Mengedukasi masyarakat tentang pemilahan sampah sejak dari rumah dan manfaat ekonomis dari sampah anorganik.
  4. Menjadikan program ini sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam mendukung gerakan peduli lingkungan.
  5. Menghadirkan simbol keberlanjutan KKN yang tetap bermanfaat setelah program selesai.

Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

  1. Mahasiswa/i KKN Desa Pasar Kemis 2025 sebagai pelaksana teknis pembuatan Bank Sampah.
  2. Warga Perumahan Taman Pelangi sebagai pengguna utama Bank Sampah.
  3. Perangkat Desa dan Ketua RT/RW sebagai pihak pendukung, pengawas, dan penerima fasilitas di akhir kegiatan.
  4. Penyedia bahan dan peralatan yang membantu kelancaran proses pembangunan (besi, las, cat, kayu, dan lain-lain).

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

Pelaksanaan program Pembuatan Bank Sampah memberikan sejumlah dampak positif yang nyata bagi masyarakat Perum Taman Pelangi maupun lingkungan sekitar, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

1. Dampak bagi Masyarakat

  • Meningkatkan kesadaran lingkungan: Warga menjadi lebih memahami pentingnya memilah sampah sejak dari rumah tangga. Kebiasaan sederhana seperti memisahkan sampah organik dan anorganik lambat laun akan menjadi budaya baru di lingkungan perumahan.
  • Memberikan sarana pengelolaan sampah: Dengan adanya Bank Sampah, warga memiliki fasilitas yang jelas dan terstruktur dalam menyalurkan sampah rumah tangga mereka, sehingga tidak lagi bergantung sepenuhnya pada TPS atau menunggu petugas kebersihan desa.
  • Menumbuhkan rasa kebersamaan: Bank Sampah dapat menjadi pusat kegiatan warga, di mana mereka bisa saling belajar, bekerja sama, dan berbagi pengalaman dalam mengelola sampah.
  • Membuka peluang ekonomi: Sampah anorganik yang dipilah, seperti botol plastik, kardus, dan kertas, dapat dijual kembali sehingga memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga. Dengan pengelolaan yang konsisten, Bank Sampah dapat berkembang menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat.

2. Dampak bagi Lingkungan

  • Mengurangi volume sampah di TPS: Dengan adanya pemilahan, jumlah sampah yang menumpuk di tempat pembuangan sementara dapat berkurang secara signifikan. Hal ini membantu pemerintah desa dalam menjaga kebersihan lingkungan.
  • Mencegah pencemaran lingkungan: Sampah yang sebelumnya bercampur dan menimbulkan bau, genangan air, serta berpotensi menjadi sarang penyakit, kini dapat lebih terkendali dengan sistem pemilahan dan pengelolaan.
  • Meningkatkan kualitas lingkungan perumahan: Perumahan menjadi lebih bersih, tertata, dan nyaman untuk ditinggali. Estetika lingkungan juga meningkat karena tidak ada lagi pemandangan sampah berserakan.
  • Mendorong keberlanjutan ekosistem lokal: Sampah organik yang terpisah dapat diolah menjadi kompos atau pupuk organik untuk mendukung kegiatan pertanian warga, seperti yang dilakukan di KWT (Kelompok Wanita Tani). Dengan demikian, siklus lingkungan menjadi lebih lestari.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Pelaksanaan kegiatan Bank Sampah dilakukan dalam empat tahap:

  1. Tahap Persiapan (01 Agustus 2025)

Mahasiswa melakukan survey lokasi, perencanaan desain, dan pengadaan bahan serta alat yang dibutuhkan. Dana diperoleh dari kas mahasiswa KKN dengan tambahan dukungan bahan tertentu dari perangkat desa.

  1. Tahap Pengerjaan Fisik (02 – 10 Agustus 2025)

Dimulai dari pemotongan besi, pengelasan kerangka, pengukuran ukuran kotak sampah, hingga pemasangan atap. Mahasiswa secara langsung terjun melakukan pekerjaan teknis bersama tukang las lokal.

  1. Tahap Penyempurnaan (11 – 13 Agustus 2025)

Meliputi proses finishing: pengecatan, pemasangan papan informasi, penataan lokasi sekitar, serta uji coba penggunaan Bank Sampah dengan simulasi pemisahan organik-anorganik.

  1. Tahap Penyerahan (16 Agustus 2025)

Dalam acara penutupan KKN Desa Pasar Kemis 2025, Bank Sampah secara resmi diserahkan oleh mahasiswa KKN kepada Ketua RT Perum Taman Pelangi. Momen ini menjadi simbol serah terima sekaligus bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN yang diharapkan terus dimanfaatkan masyarakat setelah KKN berakhir.

Dokumentasi

 

 

Penutup

Kegiatan pembuatan dan penyerahan Bank Sampah ini menjadi salah satu program unggulan KKN Desa Pasar Kemis 2025. Tidak hanya memberikan hasil berupa fasilitas fisik, tetapi juga menanamkan nilai edukasi dan kepedulian lingkungan di tengah masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa berhasil membangun kesadaran kolektif bahwa pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama. Penyerahan Bank Sampah kepada Ketua RT menandai bahwa program ini sepenuhnya menjadi milik warga untuk dikelola dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Harapannya, Bank Sampah ini tidak hanya berhenti sebagai simbol kegiatan KKN, tetapi benar-benar digunakan warga sebagai sarana mengurangi sampah, menjaga kebersihan lingkungan, dan bahkan membuka peluang manfaat ekonomi dari pengolahan sampah anorganik. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi warisan nyata mahasiswa KKN kepada Desa Pasar Kemis yang manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang.

 

Kegiatan Turnamen Voli Desa Pasar Kemis

Tanggal           : 02- 03 Agustus 2025

Lokasi             : Lapangan Perum Graha Pasar Kemis 

Latar belakang kegiatan

Pemerintah Desa Pasar Kemis memiliki komitmen tinggi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga. Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut adalah dengan mengadakan Turnamen Voli Desa Pasar Kemis yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-80 tahun 2025. Olahraga voli dipilih karena merupakan cabang olahraga yang populer di kalangan masyarakat, khususnya pemuda, serta memiliki peran penting dalam menumbuhkan sportivitas dan kebersamaan. Mahasiswa KKN ikut serta dalam mendukung kegiatan ini sebagai bagian dari sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan akademisi.

Mengapa kegiatan perlu dilaksanakan

Kegiatan turnamen voli dilaksanakan sebagai sarana pembinaan dan hiburan bagi masyarakat. Selain untuk menjaga kesehatan jasmani, kegiatan ini juga mampu menciptakan suasana kebersamaan yang erat di tengah masyarakat. Turnamen ini penting sebagai wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan minat mereka, sehingga energi positif dapat diarahkan pada kegiatan yang bermanfaat. Dari sisi mahasiswa KKN, keterlibatan dalam turnamen ini menjadi ajang pembelajaran praktis tentang bagaimana bekerjasama dengan pemerintah desa dan warga dalam sebuah kegiatan besar.

Tujuan kegiatan

  1. Memeriahkan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Desa Pasar Kemis.
  2. Menumbuhkan rasa persatuan, kebersamaan, dan sportivitas di kalangan warga.
  3. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam bidang olahraga.
  4. Menjadi ajang silaturahmi antarwarga dan pemerintah desa.
  5. Melibatkan mahasiswa KKN dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di luar program inti mereka.

Siapa saja yang terlibat

  1. Pemerintah Desa Pasar Kemis sebagai penyelenggara utama turnamen.
  2. Perangkat Desa yang membuka acara dan memberi dukungan penuh.
  3. Mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis 2025 sebagai pendukung acara, membantu persiapan perlengkapan, registrasi peserta, dokumentasi, dan publikasi kegiatan.
  4. Pemuda dan warga Desa Pasar Kemis sebagai peserta turnamen dan penonton.
  5. Karang Taruna Desa Pasar Kemis sebagai panitia inti yang mengatur jalannya pertandingan bersama perangkat desa.
  6. Wasit dan pencatat skor resmi yang ditunjuk oleh panitia inti untuk memimpin jalannya pertandingan.

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

1. Dampak bagi masyarakat

  • Meningkatkan Kesehatan Jasmani dan Rohani
    Turnamen voli menjadi sarana bagi masyarakat, khususnya pemuda, untuk berolahraga sekaligus menjaga kebugaran tubuh. Aktivitas fisik dalam pertandingan memberikan manfaat kesehatan jasmani, sementara semangat sportivitas yang ditumbuhkan memperkaya kesehatan mental dan emosional.
  • Menciptakan Ruang Ekspresi Positif bagi Pemuda
    Banyak generasi muda yang memiliki minat dan bakat di bidang olahraga. Dengan adanya turnamen ini, mereka mendapatkan wadah untuk menyalurkan energi secara positif, mengurangi kemungkinan terlibat dalam kegiatan yang kurang bermanfaat.
  • Mempererat Silaturahmi Antarwarga
    Turnamen ini mempertemukan berbagai lapisan masyarakat, baik sebagai peserta maupun penonton. Interaksi yang terjalin menciptakan rasa kebersamaan dan memperkuat jaringan sosial di Desa Pasar Kemis.
  • Meningkatkan Rasa Nasionalisme dan Kebanggaan
    Karena turnamen ini diadakan dalam rangka memperingati HUT RI ke-80, kegiatan ini menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan masyarakat dalam merayakan hari bersejarah bangsa.
  • Meningkatkan Keterlibatan Mahasiswa dalam Masyarakat
    Kehadiran mahasiswa KKN sebagai pendukung acara memperkuat hubungan mereka dengan warga. Mahasiswa belajar langsung tentang dinamika masyarakat, sementara warga merasa didukung oleh energi dan kreativitas mahasiswa.

2. Dampak bagi lingkungan

  • Pemanfaatan Ruang Publik Desa
    Lapangan voli di Perum Graha Pasar Kemis menjadi ruang interaksi sosial yang aktif. Hal ini menunjukkan pentingnya menjaga dan merawat fasilitas umum agar bisa dimanfaatkan untuk kegiatan positif.
  • Meningkatkan Kesadaran Akan Pentingnya Fasilitas Olahraga
    Turnamen voli membuka mata masyarakat bahwa fasilitas olahraga yang terawat dapat menjadi pusat kegiatan bersama. Hal ini mendorong kepedulian warga untuk ikut menjaga kebersihan dan kelestarian lapangan.
  • Mengurangi Potensi Konflik Sosial
    Dengan adanya kegiatan positif seperti turnamen voli, masyarakat lebih diarahkan pada kegiatan yang membangun, sehingga energi sosial digunakan untuk kebersamaan dan sportivitas, bukan untuk konflik.
  • Menciptakan Suasana Lingkungan yang Hidup dan Produktif
    Selama turnamen, lingkungan desa menjadi lebih ramai, hidup, dan penuh semangat. Hal ini menciptakan atmosfer positif yang menular, mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial maupun olahraga.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Turnamen voli berlangsung di lapangan voli Desa Pasar Kemis pada tanggal 2–3 Agustus 2025. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Desa dengan sambutan penuh semangat tentang pentingnya olahraga sebagai sarana mempererat persatuan. Pertandingan dilaksanakan dengan sistem gugur dan diikuti oleh beberapa tim dari perwakilan warga. Suasana pertandingan berlangsung meriah dengan sorakan penonton yang antusias. Mahasiswa KKN berperan dalam mendukung teknis kegiatan, seperti menyiapkan kursi dan tenda, membantu registrasi peserta, serta mengabadikan momen melalui foto dan video. Sementara itu, wasit dan panitia inti desa bertugas mengatur jalannya pertandingan dan mencatat skor secara resmi.

Dokumentasi

Penutup

Turnamen voli yang diadakan oleh Pemerintah Desa Pasar Kemis berjalan sukses dengan dukungan penuh dari masyarakat, panitia inti, serta mahasiswa KKN sebagai pendukung kegiatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah desa, warga, dan mahasiswa dapat menciptakan suasana yang harmonis dan produktif. Melalui turnamen ini, diharapkan semangat sportivitas, kebersamaan, dan kecintaan terhadap olahraga akan terus tumbuh di Desa Pasar Kemis.

 

Kegiatan Membantu Desa Pasar Kemis dalam Pembagian Bantuan Beras

Tanggal    : 03 Agustus 2025
Lokasi    : Kantor Desa Pasar Kemis

Latar belakang kegiatan

Pemerintah Desa Pasar Kemis secara rutin menyalurkan bantuan beras kepada warga yang membutuhkan sebagai bagian dari program ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Bantuan ini ditujukan untuk meringankan beban masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu. Mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis turut berperan serta dalam kegiatan ini dengan membantu proses teknis, seperti pendataan, pembagian, dan pendampingan warga, sehingga kegiatan berjalan lancar dan tertib.

Mengapa kegiatan perlu dilaksanakan

  1. Untuk mendukung program pemerintah desa dalam menyalurkan bantuan sosial tepat sasaran.
  2. Untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, khususnya pangan.
  3. Untuk meningkatkan rasa kepedulian dan kebersamaan antara mahasiswa KKN, perangkat desa, dan masyarakat.
  4. Untuk memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Tujuan kegiatan

  1. Menyalurkan bantuan beras kepada warga Desa Pasar Kemis secara tertib dan teratur.
  2. Membantu perangkat desa dalam teknis pelaksanaan kegiatan pembagian bantuan.
  3. Mempererat kedekatan mahasiswa KKN dengan masyarakat melalui keterlibatan aktif.
  4. Memberikan manfaat nyata kepada masyarakat dalam bidang sosial dan ekonomi.

Siapa saja yang terlibat

  1. Perangkat Desa Pasar Kemis: sebagai penyelenggara utama dan penanggung jawab program bantuan.
  2. Mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis: membantu dalam pendataan, distribusi beras, mengatur antrean, serta dokumentasi kegiatan.
  3. Warga Desa Pasar Kemis: penerima manfaat bantuan beras.

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

1. Dampak bagi masyarakat

  • Membantu warga memenuhi kebutuhan pokok, khususnya pangan.
  • Mengurangi beban ekonomi keluarga kurang mampu.
  • Meningkatkan rasa syukur dan kebersamaan antarwarga.
  • Memberikan pengalaman positif bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.

2. Dampak bagi lingkungan

  • Menciptakan suasana gotong royong dan kepedulian sosial di lingkungan desa.
  • Mendorong solidaritas antarwarga agar saling membantu dalam kehidupan sehari-hari.
  • Menumbuhkan kebiasaan masyarakat untuk hadir dalam kegiatan kolektif desa dengan tertib dan teratur.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Kegiatan pembagian bantuan beras dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB di Kantor Desa Pasar Kemis. Warga penerima bantuan hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan perangkat desa. Mahasiswa KKN berperan dalam mendata penerima, membantu proses pengambilan beras, serta memastikan jalannya antrean tetap tertib. Perangkat desa mengawasi dan memberikan arahan agar kegiatan berlangsung sesuai aturan.

Selama kegiatan, suasana berjalan kondusif dan penuh rasa syukur. Warga tampak antusias menerima bantuan yang sangat membantu kebutuhan sehari-hari. Mahasiswa KKN juga mendokumentasikan kegiatan sebagai bentuk laporan pertanggungjawaban.

Dokumentasi

 

Penutup

Kegiatan pembagian bantuan beras di Desa Pasar Kemis berjalan lancar berkat kerja sama antara perangkat desa, mahasiswa KKN, dan masyarakat. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah desa.

 

Kegiatan lomba di Perumahan Taman Pelangi

Tanggal           : 03 Agustus 2025

Lokasi             : Perum Taman Pelangi

Latar belakang kegiatan

Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025, warga Perumahan Taman Pelangi menyelenggarakan berbagai perlombaan yang melibatkan anak-anak maupun orang dewasa. Lomba ini menjadi salah satu tradisi yang selalu ditunggu-tunggu setiap tahun karena mampu menghadirkan keceriaan, kebersamaan, serta memperkuat rasa nasionalisme di lingkungan warga. Mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis ikut serta sebagai panitia pendamping untuk membantu kelancaran acara. Keterlibatan mahasiswa ini tidak hanya sebatas dukungan teknis, tetapi juga menjadi bentuk pengabdian mereka dalam menumbuhkan semangat kebersamaan dan solidaritas di masyarakat.

Mengapa kegiatan perlu dilaksanakan

Kegiatan lomba perlu dilaksanakan karena:

  1. Menjadi media untuk menumbuhkan rasa kebangsaan dan nasionalisme, khususnya bagi anak-anak yang belajar menghargai momen kemerdekaan dengan cara yang menyenangkan.
  2. Menghadirkan keceriaan dan mempererat interaksi sosial antarwarga di lingkungan perumahan.
  3. Memberi ruang bagi mahasiswa KKN untuk berinteraksi langsung dengan warga, sekaligus menambah pengalaman dalam mengelola kegiatan masyarakat.
  4. Memperkuat semangat gotong royong, kekompakan, dan kebersamaan antarwarga serta mahasiswa KKN.

Tujuan Kegiatan

  1. Memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80 di lingkungan Perumahan Taman Pelangi.
  2. Menjalin kedekatan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat melalui kegiatan positif.
  3. Menumbuhkan rasa persaudaraan antarwarga melalui perlombaan yang sehat dan penuh sportivitas.
  4. Memberikan wadah ekspresi dan hiburan bagi anak-anak maupun orang tua dalam suasana kebersamaan.

Siapa saja yang terlibat

  1. Warga Perumahan Taman Pelangi, sebagai penyelenggara utama dan peserta lomba.
  2. Mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis, sebagai panitia pendamping yang membantu pelaksanaan lomba.
  3. Ketua RT dan perangkat perumahan, yang memimpin jalannya kegiatan.

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

1. Dampak bagi masyarakat

  • Meningkatkan Rasa Nasionalisme
    Perlombaan menjadi sarana edukasi yang menyenangkan bagi anak-anak maupun orang dewasa untuk menghargai perjuangan kemerdekaan melalui kegiatan positif.
  • Mempererat Hubungan Sosial
    Kegiatan lomba mempertemukan seluruh warga, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua dalam satu acara. Hal ini memperkuat ikatan kekeluargaan, semangat gotong royong, serta menciptakan suasana kebersamaan yang harmonis.
  • Meningkatkan Partisipasi dan Sportivitas
    Peserta lomba belajar menjunjung tinggi kejujuran, sportivitas, dan kerjasama tim, yang merupakan nilai penting dalam kehidupan bermasyarakat.
  • Wadah Hiburan dan Ekspresi
    Anak-anak mendapatkan ruang untuk berekspresi melalui lomba-lomba tradisional yang penuh keceriaan, sementara orang tua turut menikmati suasana sebagai bentuk hiburan yang sehat.
  • Pengalaman Berharga bagi Mahasiswa KKN
    Mahasiswa belajar berbaur, mengelola kegiatan masyarakat, dan memahami tradisi warga dalam merayakan Hari Kemerdekaan.

2. Dampak bagi lingkungan

  • Lingkungan Menjadi Lebih Hidup dan Semarak
    Perumahan Taman Pelangi terlihat lebih ramai dan penuh warna dengan dekorasi lomba, tenda, serta keceriaan peserta, sehingga meningkatkan semangat lingkungan yang positif.
  • Menghidupkan Tradisi Lokal
    Lomba tradisional seperti balap karung dan makan kerupuk menjadi bentuk pelestarian budaya, sekaligus memperkenalkan kepada generasi muda tentang nilai-nilai kebersamaan di lingkungan perumahan.
  • Menciptakan Lingkungan Sosial yang Solid
    Kegiatan ini membentuk budaya lingkungan yang aktif, kompak, dan saling mendukung, sehingga suasana perumahan menjadi lebih harmonis dan nyaman bagi semua warganya.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Kegiatan lomba dilaksanakan pada Minggu, 03 Agustus 2025 pukul 09.00 WIB hingga selesai di lingkungan Perumahan Taman Pelangi. Perlombaan yang diadakan mencakup berbagai jenis lomba tradisional dan hiburan seperti lomba makan kerupuk, lomba balap karung, lomba estafet, serta lomba untuk anak-anak lainnya. Mahasiswa KKN berperan dalam membantu pendaftaran peserta, menyiapkan perlengkapan lomba, mendampingi jalannya perlombaan, serta mendokumentasikan kegiatan. Warga tampak sangat antusias, terutama anak-anak yang penuh semangat mengikuti setiap perlombaan.

Dokumentasi

 

Penutup

Kegiatan lomba di Perumahan Taman Pelangi berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Partisipasi mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis memberikan dukungan berarti dalam membantu kelancaran acara serta mempererat hubungan mereka dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, nilai kebersamaan, sportivitas, dan semangat kemerdekaan semakin hidup di tengah masyarakat.

 

Kegiatan makan bersama dan evaluasi kegiatan KKN bersama DPL

Tanggal    : 24 Juli 2025 & 03 Agustus 2025
Lokasi    : Posko KKN Desa Pasar Kemis

Latar belakang kegiatan

Evaluasi merupakan bagian penting dalam setiap program kegiatan, termasuk Kuliah Kerja Nyata (KKN). Melalui evaluasi, mahasiswa dapat mengetahui sejauh mana program telah berjalan sesuai rencana, sekaligus mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan yang perlu diperbaiki. Untuk mempererat kebersamaan, evaluasi kegiatan KKN Desa Pasar Kemis dilakukan dalam suasana santai melalui kegiatan makan bersama dengan dosen pembimbing lapangan (DPL). Momen ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana diskusi, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan antara mahasiswa dengan DPL.

Mengapa kegiatan perlu dilaksanakan

  1. Agar mahasiswa dapat menyampaikan laporan dan refleksi atas seluruh program KKN yang telah dilakukan.
  2. Sebagai wadah untuk mendapatkan masukan dan saran dari DPL terhadap pelaksanaan kegiatan.
  3. Menumbuhkan rasa kebersamaan dan solidaritas antaranggota tim KKN serta dengan pembimbing.
  4. Membangun suasana yang hangat dan akrab antara mahasiswa, DPL, dan masyarakat.

Tujuan kegiatan

  1. Mengevaluasi pelaksanaan KKN secara menyeluruh.
  2. Mendengarkan arahan, masukan, serta apresiasi dari DPL.
  3. Mempererat hubungan antara mahasiswa dengan DPL melalui kegiatan makan bersama.
  4. Menutup rangkaian kegiatan KKN dengan suasana penuh kebersamaan.

Siapa saja yang terlibat

  1. Mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis 2025, sebagai peserta evaluasi sekaligus penyelenggara kegiatan.
  2. Ibu Sri Lestari, S.T., M.T., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yang hadir memberikan evaluasi, saran, dan motivasi.

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

1. Dampak bagi masyarakat

  • Meningkatkan rasa percaya masyarakat terhadap keseriusan mahasiswa dalam menjalankan program KKN hingga tahap evaluasi.
  • Memberikan contoh pentingnya refleksi dan evaluasi dalam setiap kegiatan agar hasil lebih maksimal.

2. Dampak bagi lingkungan

  • Menumbuhkan budaya diskusi dan evaluasi yang positif di kalangan masyarakat, terutama perangkat desa.
  • Menjadi pemicu bagi lingkungan untuk lebih terbuka terhadap proses perbaikan dan peningkatan kegiatan sosial di masa mendatang.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Kegiatan dilaksanakan setelah seluruh program inti KKN selesai. Acara dimulai dengan makan bersama sebagai wujud kebersamaan. Suasana makan berlangsung hangat, penuh canda, sekaligus menjadi momen keakraban antara mahasiswa dengan DPL.

Setelah itu, sesi evaluasi dilakukan. Mahasiswa secara bergantian menyampaikan laporan singkat, pengalaman, dan kendala selama KKN berlangsung. DPL memberikan apresiasi atas kerja keras mahasiswa, sekaligus menyampaikan catatan perbaikan untuk kegiatan pengabdian di masa mendatang. Diskusi berjalan interaktif, mahasiswa juga diberi kesempatan bertanya serta menyampaikan kesan selama kegiatan. Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai kenang-kenangan.

Dokumentasi

 

Penutup

Kegiatan makan bersama dan evaluasi dengan DPL menjadi momen penting dalam menutup rangkaian KKN Desa Pasar Kemis 2025. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan umpan balik yang berharga, tetapi juga memperkuat ikatan emosional dengan DPL dan antaranggota tim. Semoga pengalaman, masukan, serta kebersamaan ini dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam melanjutkan pengabdian di masa depan.

 

Kegiatan Pemberian Vitamin A, Penimbangan Balita, Imunisasi, dan Pemeriksaan Kehamilan di Posyandu Tiara 2

Tanggal           : 05 Agustus 2025

Lokasi             : Lapangan Perum Graha Pasar Kemis 

Latar belakang kegiatan

Kesehatan ibu dan anak merupakan aspek fundamental dalam pembangunan masyarakat yang sehat dan sejahtera. Posyandu sebagai layanan kesehatan masyarakat di tingkat desa berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang balita, kesehatan ibu hamil, serta upaya pencegahan stunting. Program pemberian Vitamin A, penimbangan balita, imunisasi, dan pemeriksaan kehamilan di Posyandu Tiara 2 yang dilaksanakan selama periode KKN Desa Pasar Kemis menjadi bagian dari agenda rutin desa yang melibatkan mahasiswa KKN sebagai pendukung kegiatan. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus belajar langsung tentang pelayanan kesehatan dasar di lingkungan masyarakat.

Mengapa kegiatan perlu dilaksanakan

Kegiatan ini sangat penting karena menyangkut kesehatan generasi penerus bangsa, yaitu balita, serta keselamatan ibu hamil. Vitamin A berperan besar dalam mencegah kebutaan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mendukung pertumbuhan anak. Penimbangan balita dilakukan untuk memantau status gizi, sedangkan imunisasi berfungsi sebagai perlindungan dari berbagai penyakit menular. Sementara itu, pemeriksaan kehamilan membantu mendeteksi dini kondisi kesehatan ibu dan janin. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini secara teratur, diharapkan kualitas kesehatan masyarakat Desa Pasar Kemis meningkat, sehingga angka stunting, gizi buruk, dan risiko kematian ibu serta bayi dapat ditekan.

Tujuan kegiatan

  1. Mendukung program pemerintah dalam peningkatan kesehatan ibu dan anak.
  2. Memberikan Vitamin A untuk menjaga kesehatan mata dan sistem kekebalan tubuh balita.
  3. Melakukan penimbangan balita untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan secara berkala.
  4. Memberikan imunisasi dasar guna melindungi anak dari penyakit menular.
  5. Memantau kondisi kesehatan ibu hamil agar proses kehamilan berjalan sehat dan aman.
  6. Memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa KKN dalam kegiatan pelayanan kesehatan di masyarakat.

Siapa saja yang terlibat

  1. Mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis, yang membantu dalam administrasi, pendampingan warga, serta membantu petugas posyandu dalam menyiapkan keperluan kegiatan.
  2. Petugas Posyandu Tiara 2, sebagai tenaga utama yang melaksanakan kegiatan medis.
  3. Ibu-ibu kader Posyandu, yang berperan aktif dalam pendataan dan pendampingan.
  4. Warga Desa Pasar Kemis, khususnya ibu-ibu yang membawa balita serta ibu hamil.

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

1. Dampak bagi masyarakat

  • Meningkatkan Kesehatan Balita
    Melalui pemberian Vitamin A, daya tahan tubuh balita semakin terjaga, risiko kebutaan akibat kekurangan vitamin berkurang, serta pertumbuhan mereka lebih optimal.
  • Pemantauan Pertumbuhan Anak Lebih Terarah
    Penimbangan balita secara rutin membuat orang tua lebih peka terhadap perkembangan anaknya, sehingga apabila ditemukan gizi kurang atau stunting dapat segera ditangani sejak dini.
  • Perlindungan dari Penyakit Menular
    Imunisasi yang diberikan pada balita membantu melindungi mereka dari berbagai penyakit berbahaya, seperti campak, polio, dan difteri. Hal ini berdampak langsung pada menurunnya angka kesakitan di masyarakat.
  • Keselamatan Ibu Hamil dan Janin Lebih Terjamin
    Pemeriksaan kehamilan memungkinkan deteksi dini risiko yang mungkin muncul, seperti tekanan darah tinggi atau anemia, sehingga ibu hamil mendapatkan rujukan dan perawatan yang tepat.
  • Peningkatan Kesadaran Kesehatan Masyarakat
    Kegiatan ini mendorong orang tua untuk lebih peduli dan rutin memeriksakan kesehatan anak maupun kehamilan, sehingga terbentuk budaya hidup sehat yang konsisten di masyarakat.
  • Pendidikan Kesehatan bagi Mahasiswa KKN
    Selain memberi manfaat bagi warga, kegiatan ini juga menjadi sarana belajar mahasiswa mengenai pelayanan kesehatan dasar dan interaksi langsung dengan masyarakat, sehingga memperkaya wawasan akademis dan sosial mereka.

2. Dampak bagi lingkungan

  • Lingkungan Sosial Lebih Sehat
    Dengan balita dan ibu hamil yang terpantau kesehatannya, lingkungan perumahan menjadi lebih sehat karena risiko penularan penyakit menular dapat ditekan.
  • Penguatan Fungsi Posyandu Sebagai Pusat Layanan
    Kegiatan ini membuat masyarakat semakin menyadari pentingnya Posyandu, sehingga keberadaan Posyandu Tiara 2 semakin dihargai dan difungsikan secara optimal oleh warga.
  • Lingkungan Ramah Anak dan Ibu
    Dengan adanya pelayanan kesehatan rutin, Desa Pasar Kemis semakin dikenal sebagai lingkungan yang peduli terhadap tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu. Hal ini menjadi contoh positif bagi kawasan lain dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berdaya.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 5 Agustus 2025 di Posyandu Tiara 2 mulai pukul 08.30 WIB sampai selesai. Mahasiswa KKN hadir sejak pagi untuk membantu persiapan kegiatan, seperti menata tempat, mendata warga yang hadir, serta membantu kader posyandu menyiapkan peralatan. Proses kegiatan dimulai dengan pendaftaran dan pencatatan identitas balita dan ibu hamil, dilanjutkan dengan penimbangan balita menggunakan timbangan khusus. Setelah itu, anak-anak diberikan Vitamin A sesuai dengan usia, kemudian dilakukan imunisasi bagi balita yang jadwalnya sudah ditentukan. Untuk ibu hamil, dilakukan pemeriksaan kehamilan meliputi pengecekan tekanan darah, berat badan, dan kondisi janin. Mahasiswa KKN mendampingi warga, membantu menenangkan anak-anak yang akan ditimbang atau diimunisasi, sekaligus mendokumentasikan kegiatan.

Dokumentasi

 

Penutup

Kegiatan pemberian Vitamin A, penimbangan balita, imunisasi, dan pemeriksaan kehamilan di Posyandu Tiara 2 pada tanggal 5 Agustus 2025 berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Mahasiswa KKN berhasil menjalankan perannya sebagai pendamping sekaligus pembelajar dalam kegiatan ini. Kegiatan ini memberikan manfaat besar, tidak hanya bagi masyarakat dalam menjaga kesehatan anak dan ibu hamil, tetapi juga bagi mahasiswa yang mendapatkan pengalaman nyata dalam pelayanan kesehatan dasar. Diharapkan kegiatan semacam ini dapat terus berjalan rutin dan berkelanjutan di Desa Pasar Kemis, serta mahasiswa KKN dapat meninggalkan jejak kontribusi yang positif bagi masyarakat.

 

Sosialisasi di Sekolah (Anti Bullying, Dampak Gadget, dan Pergaulan Bebas)

Periode       : 05 – 07 Agustus 2025
Lokasi         : 1. SDN 04 Pasar Kemis (Anti Bullying)

  2. SDN 03 Pasar Kemis (Dampak Penggunaan Gadget)

  3. SMPN 07 Pasar Kemis (Pergaulan Bebas)

Latar belakang kegiatan

Kegiatan sosialisasi di sekolah merupakan bagian penting dari program KKN Desa Pasar Kemis 2025 karena anak-anak dan remaja merupakan generasi yang sedang berada pada tahap pembentukan karakter. Lingkungan sekolah menjadi wadah utama dalam proses pendidikan, namun siswa sering kali menghadapi tantangan yang dapat memengaruhi perkembangan mereka, seperti perundungan (bullying), ketergantungan pada gawai, dan pergaulan yang kurang sehat. Mahasiswa KKN merasa perlu menghadirkan kegiatan yang dapat memberikan edukasi langsung kepada siswa dengan pendekatan yang menyenangkan dan sesuai usia mereka.

Mengapa kegiatan perlu dilaksanakan

Kegiatan ini dilaksanakan karena fenomena bullying, penggunaan gawai secara berlebihan, dan risiko pergaulan bebas masih menjadi isu yang relevan di kalangan pelajar. Sosialisasi ini penting bukan karena kesadaran mereka rendah, tetapi karena siswa membutuhkan bimbingan yang konsisten, materi yang terarah, serta teladan positif dari luar lingkungan sekolah. Dengan adanya keterlibatan mahasiswa KKN, siswa memperoleh sudut pandang baru dan tambahan motivasi agar mereka bisa lebih berhati-hati dalam bersosialisasi, menggunakan teknologi secara bijak, serta menjaga sikap sehari-hari baik di sekolah maupun di lingkungan rumah.

Tujuan kegiatan

  1. Memberikan edukasi tentang bahaya dan dampak buruk bullying serta menumbuhkan sikap saling menghargai antar teman.
  2. Mengajarkan cara menggunakan gawai secara sehat, membatasi waktu penggunaan, dan memanfaatkan teknologi untuk hal yang bermanfaat.
  3. Membekali siswa dengan pengetahuan tentang bagaimana menjaga pergaulan yang baik sesuai dengan norma agama, sosial, dan budaya.
  4. Menumbuhkan kepercayaan diri siswa untuk berani melawan perundungan dan berkata tidak pada ajakan negatif dari lingkungan sekitar.

Siapa saja yang terlibat

  1. Mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis 2025 sebagai penyusun materi, pemateri, sekaligus fasilitator kegiatan.
  2. Guru dan pihak sekolah sebagai pendamping serta pengawas siswa selama kegiatan berlangsung.
  3. Siswa SDN 04, SDN 03, dan SMPN 07 Pasar Kemis sebagai peserta utama sosialisasi.
  4. Perangkat Desa Pasar Kemis yang memberikan izin, dukungan administratif, serta memfasilitasi komunikasi antara mahasiswa KKN dengan pihak sekolah sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sesuai aturan.

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

1. Dampak bagi masyarakat

  • Meningkatkan Kesadaran Siswa dan Orang Tua
    Melalui kegiatan sosialisasi ini, siswa menjadi lebih paham mengenai bahaya bullying, penggunaan gawai secara berlebihan, dan risiko pergaulan bebas. Dampaknya bukan hanya bagi siswa, tetapi juga bagi orang tua yang nantinya akan ikut merasakan perubahan perilaku anak di rumah, misalnya lebih membatasi waktu bermain gawai atau lebih terbuka bercerita tentang pergaulan mereka.
  • Membentuk Generasi yang Lebih Bijak dan Bertanggung Jawab
    Kegiatan ini menanamkan nilai-nilai positif kepada siswa sejak dini, sehingga mereka terbiasa bersikap saling menghargai, menjaga pertemanan yang sehat, serta menggunakan teknologi untuk hal bermanfaat. Generasi yang lebih sadar akan tanggung jawab sosial ini menjadi modal besar bagi masyarakat Desa Pasar Kemis di masa depan.
  • Menciptakan Lingkungan Sekolah yang Lebih Aman dan Nyaman
    Dengan meningkatnya kesadaran siswa terhadap dampak bullying, pergaulan bebas, dan penyalahgunaan gawai, lingkungan sekolah menjadi lebih kondusif. Guru lebih mudah dalam membina siswa, sementara siswa lebih merasa terlindungi dan dihargai.
  • Memperkuat Hubungan Antara Mahasiswa, Pihak Sekolah, dan Desa
    Kegiatan ini mempererat kerja sama antara mahasiswa KKN, pihak sekolah, dan perangkat desa. Sinergi ini menjadi bukti bahwa peran semua pihak sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda yang sehat secara mental maupun sosial.

2. Dampak bagi lingkungan

  • Terciptanya Lingkungan Pendidikan yang Positif
    Sosialisasi ini memberikan dampak pada lingkungan sekolah yang lebih sehat, harmonis, dan produktif. Siswa yang saling menghargai dan terbebas dari bullying menciptakan suasana belajar yang nyaman.
  • Mengurangi Risiko Penyimpangan Sosial di Lingkungan
    Dengan adanya edukasi tentang bahaya pergaulan bebas, siswa diharapkan mampu menghindari perilaku menyimpang yang dapat berdampak negatif pada lingkungan sosial mereka. Lingkungan perumahan pun lebih aman dari potensi kenakalan remaja.
  • Pemanfaatan Teknologi yang Lebih Sehat
    Pesan bijak dalam menggunakan gadget tidak hanya berhenti di sekolah, tetapi terbawa ke rumah dan lingkungan sekitar. Anak-anak yang mampu mengendalikan penggunaan gawai dapat menjadi teladan bagi teman sebaya mereka, sehingga tercipta lingkungan yang lebih produktif dan tidak terjebak pada ketergantungan teknologi.
  • Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Desa
    Dengan generasi muda yang lebih terarah, berkarakter baik, dan mampu menjaga pergaulan, masyarakat Desa Pasar Kemis akan memiliki sumber daya manusia yang lebih unggul. Lingkungan desa menjadi lebih kondusif, aman, dan berpotensi berkembang menjadi masyarakat yang lebih maju.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Sosialisasi dilaksanakan dalam bentuk pemaparan materi interaktif dengan metode presentasi, video edukasi, dan tanya jawab. Mahasiswa KKN membagi tim sesuai topik yang akan disampaikan di tiap sekolah. Pada sesi awal, mahasiswa memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan maksud kedatangan mereka. Selanjutnya, materi diberikan menggunakan bahasa sederhana dan contoh konkret yang mudah dipahami siswa. Misalnya, pada sosialisasi bullying, mahasiswa mengajak siswa bermain peran singkat untuk menggambarkan dampak perundungan dan bagaimana cara melawannya. Pada sesi gadget, mahasiswa memperlihatkan data dan contoh nyata dampak buruk penggunaan gawai secara berlebihan. Sementara itu, pada sosialisasi pergaulan bebas, mahasiswa menyampaikan pentingnya menjaga kehormatan diri serta memilih pertemanan yang sehat. Setiap sesi ditutup dengan refleksi bersama agar pesan lebih melekat.

Dokumentasi

 

Penutup

Kegiatan sosialisasi di sekolah berjalan dengan baik dan mendapat sambutan positif dari siswa maupun pihak sekolah. Dukungan perangkat desa juga sangat membantu dalam memperlancar koordinasi dengan sekolah. Dari kegiatan ini, mahasiswa KKN menyadari pentingnya menghadirkan edukasi yang menyentuh langsung kebutuhan anak-anak dan remaja di lingkungan sekolah. Harapannya, siswa dapat lebih memahami dampak buruk dari bullying, penggunaan gawai yang tidak bijak, serta pergaulan bebas, sehingga mereka mampu menerapkan perilaku yang lebih positif dalam kehidupan sehari-hari.

 

Cek Kesehatan Gratis

Tanggal           : 09 Agustus 2025
Lokasi              : Posyandu Perum Graha Pasar Kemis

Latar belakang kegiatan

Selain olahraga, menjaga kesehatan juga memerlukan pemantauan kondisi tubuh secara berkala. Banyak penyakit degeneratif seperti diabetes, hipertensi, maupun kolesterol tinggi yang sering tidak disadari sejak dini. Melalui kegiatan cek kesehatan gratis, mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis berupaya memberikan fasilitas kepada masyarakat agar dapat mengetahui kondisi kesehatan mereka, sekaligus mendorong gaya hidup sehat.

Mengapa kegiatan perlu dilaksanakan

  1. Untuk memberikan akses layanan kesehatan sederhana bagi masyarakat secara gratis.
  2. Untuk mendukung kebiasaan hidup sehat yang sudah dijalankan masyarakat melalui olahraga, dengan menambahkan aspek pemeriksaan kesehatan.
  3. Untuk mendukung program pemerintah dalam deteksi dini penyakit tidak menular.
  4. Untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala.

Tujuan kegiatan

  1. Memberikan layanan pemeriksaan kesehatan berupa cek gula darah, kolesterol, dan asam urat.
  2. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.
  3. Mendorong masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat secara menyeluruh (olahraga, pola makan, dan pemeriksaan kesehatan).
  4. Memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa KKN dalam pengabdian di bidang kesehatan masyarakat.

Siapa saja yang terlibat

  1. Mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis 2025 sebagai panitia utama kegiatan, dengan pembagian tugas di bagian registrasi, pendampingan warga, hingga dokumentasi.
  2. Mahasiswa dari Fakultas Kesehatan, khususnya Program Studi Kebidanan yang bertindak sebagai tenaga kesehatan utama, melakukan pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat.
  3. Warga Perum Graha Pasar Kemis yang hadir sebagai peserta kegiatan cek kesehatan gratis.
  4. Ibu-ibu PKK Perum Graha Pasar Kemis yang ikut serta dalam pemeriksaan sekaligus mendampingi dan memantau jalannya kegiatan agar berlangsung tertib.

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

1. Dampak bagi masyarakat

  • Meningkatkan Kesadaran Kesehatan
    Melalui kegiatan cek kesehatan gratis, masyarakat menjadi lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya. Banyak warga yang sebelumnya tidak pernah melakukan pemeriksaan gula darah, kolesterol, maupun asam urat, akhirnya mengetahui kondisi tubuh mereka secara langsung. Hal ini menumbuhkan kesadaran pentingnya pemeriksaan rutin sebagai langkah pencegahan.
  • Mendeteksi Penyakit Secara Dini
    Pemeriksaan sederhana ini membantu menemukan indikasi penyakit degeneratif sejak awal. Warga yang hasil cek kesehatannya menunjukkan angka di luar batas normal dapat segera mencari penanganan medis lebih lanjut. Dengan demikian, potensi risiko penyakit kronis bisa diminimalisir sejak dini.
  • Memberikan Rasa Aman dan Tenang
    Bagi warga yang hasil pemeriksaannya normal, kegiatan ini memberi ketenangan dan motivasi untuk tetap menjaga gaya hidup sehat. Sementara bagi yang hasilnya kurang baik, kegiatan ini justru menjadi pengingat agar lebih disiplin dalam pola makan, olahraga, dan kontrol kesehatan.
  • Meningkatkan Kepedulian Sosial
    Adanya pemeriksaan gratis menumbuhkan rasa kebersamaan, di mana mahasiswa hadir untuk melayani dan membantu masyarakat tanpa memandang perbedaan usia, latar belakang, maupun status sosial. Hal ini menciptakan interaksi positif antara mahasiswa KKN dengan warga.

2. Dampak bagi lingkungan

  • Mewujudkan Lingkungan yang Lebih Sehat
    Dengan meningkatnya kesadaran kesehatan masyarakat, lingkungan perumahan menjadi lebih produktif dan sehat. Warga lebih bersemangat mengikuti kegiatan sosial, olahraga, dan gotong royong karena kondisi tubuh mereka terjaga.
  • Meningkatkan Kualitas Hidup Komunitas
    Lingkungan yang warganya rutin melakukan pemantauan kesehatan akan memiliki kualitas hidup lebih baik, karena masyarakat bisa melakukan pencegahan sebelum sakit. Hal ini juga mengurangi beban biaya kesehatan dalam jangka panjang.
  • Mendorong Terciptanya Budaya Hidup Sehat di Lingkungan
    Cek kesehatan gratis bukan hanya sekadar kegiatan sesaat, tetapi menjadi pintu masuk untuk menumbuhkan budaya peduli kesehatan di lingkungan. Dengan terbiasanya warga melakukan pemeriksaan, ke depan kegiatan serupa bisa berlanjut secara mandiri dengan dukungan pihak desa maupun posyandu.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Kegiatan dilaksanakan pada 09 Agustus 2025 di Posyandu Perum Graha Pasar Kemis. Pemeriksaan dimulai pukul 09.00 WIB dengan alur registrasi, penimbangan, pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat. Mahasiswa KKN non-kesehatan membantu pada bagian registrasi, pencatatan hasil pemeriksaan, serta pendampingan warga. Sementara itu, mahasiswa dari Prodi Kebidanan menjadi tenaga kesehatan utama yang melakukan pemeriksaan secara langsung. Suasana kegiatan berjalan tertib, penuh antusiasme, dan sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Dokumentasi

 

Penutup

Kegiatan cek kesehatan gratis ini melengkapi rutinitas senam pagi yang sudah berjalan di masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat tidak hanya bergerak aktif melalui olahraga tetapi juga memperoleh pengetahuan tentang kondisi kesehatan mereka. Peran mahasiswa Prodi Kebidanan sangat penting karena keahlian mereka langsung dirasakan manfaatnya oleh warga. Program ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta mampu memicu gaya hidup yang lebih sehat di masa depan.

 

Kegiatan gerak jalan Se-Kecamatan Pasar Kemis

Tanggal           : 10 Agustus 2025

Lokasi             : Kecamatan Pasar Kemis

Latar belakang kegiatan

Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025, pemerintah Kecamatan Pasar Kemis menyelenggarakan kegiatan Gerak Jalan Se-Kecamatan Pasar Kemis. Gerak jalan ini menjadi salah satu wujud rasa syukur dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan bangsa, sekaligus sarana membangun kebersamaan antarwarga. Mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis juga diajak serta oleh pihak desa untuk mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk partisipasi dan dukungan terhadap acara kecamatan.

Mengapa kegiatan perlu dilaksanakan

Gerak jalan sebagai salah satu rangkaian perayaan Hari Kemerdekaan perlu dilaksanakan untuk membangkitkan semangat nasionalisme, mempererat rasa persatuan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan masyarakat. Bagi mahasiswa KKN, keterlibatan dalam kegiatan ini menjadi kesempatan untuk berkontribusi secara langsung dalam kegiatan besar kecamatan, sekaligus membaur dengan masyarakat dalam suasana perayaan yang penuh semangat kebangsaan.

Tujuan kegiatan

  1. Memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
  2. Menumbuhkan semangat nasionalisme dan rasa persatuan di antara masyarakat.
  3. Memberikan pengalaman sosial bagi mahasiswa KKN untuk ikut serta dalam acara massal tingkat kecamatan.
  4. Menjalin kedekatan antara mahasiswa KKN dengan perangkat desa dan masyarakat luas.

Siapa saja yang terlibat

  1. Pemerintah Kecamatan Pasar Kemis, sebagai penyelenggara utama kegiatan.
  2. Perangkat desa, yang mendampingi dan mengkoordinasi warganya.
  3. Masyarakat umum dari berbagai desa di Kecamatan Pasar Kemis, sebagai peserta gerak jalan.
  4. Mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis, yang ikut serta sebagai peserta atas undangan perangkat desa.

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

1. Dampak bagi masyarakat

  • Meningkatkan Rasa Nasionalisme
    Kegiatan gerak jalan menjadi sarana menumbuhkan semangat kebangsaan dan rasa cinta tanah air, terutama di momen peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80.
  • Mempererat Persatuan Antarwarga
    Dengan adanya partisipasi dari berbagai desa di Kecamatan Pasar Kemis, kegiatan ini mempertemukan masyarakat lintas wilayah, sehingga tercipta interaksi positif, kebersamaan, dan solidaritas sosial.
  • Partisipasi Generasi Muda
    Melibatkan mahasiswa KKN maupun pemuda desa menumbuhkan kesadaran pentingnya menjaga semangat perjuangan para pahlawan dan menjadikan mereka bagian aktif dari perayaan kemerdekaan.
  • Meningkatkan Kebugaran Fisik
    Gerak jalan juga memberi manfaat langsung berupa aktivitas fisik yang menyehatkan, sehingga mendorong gaya hidup aktif dan sehat di kalangan masyarakat.
  • Pengalaman Sosial Mahasiswa KKN
    Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi ajang membaur dengan masyarakat, memperluas jejaring sosial, serta memperdalam pengalaman dalam mengikuti kegiatan besar tingkat kecamatan.

2. Dampak bagi lingkungan

  • Suasana Lingkungan Lebih Hidup dan Semarak
    Lingkungan Kecamatan Pasar Kemis menjadi lebih meriah dan penuh warna dengan adanya kegiatan massal ini, menciptakan atmosfer positif di ruang publik.
  • Menghidupkan Ruang Publik Kecamatan
    Dengan memanfaatkan jalan-jalan utama sebagai rute kegiatan, acara ini menjadikan ruang publik berfungsi sebagai tempat interaksi sosial yang menyatukan berbagai lapisan masyarakat.
  • Membangun Identitas Sosial dan Budaya Lokal
    Gerak jalan dalam rangka HUT RI menjadi tradisi tahunan yang memperkuat identitas Kecamatan Pasar Kemis sebagai lingkungan yang peduli kebangsaan, budaya gotong royong, dan persatuan.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 10 Agustus 2025 pukul 07.00 WIB hingga selesai, dengan rute yang ditentukan oleh panitia kecamatan. Mahasiswa KKN hadir bersama rombongan dari Desa Pasar Kemis, mengenakan atribut KKN sehingga mudah dikenali. Sepanjang kegiatan, mahasiswa berbaur dengan warga lain, mengikuti rute dengan penuh semangat, serta menunjukkan kebersamaan dalam barisan. Suasana kegiatan sangat meriah, dipenuhi sorak-sorai peserta dan penonton, serta mencerminkan semangat perayaan kemerdekaan.

Dokumentasi

 

Penutup

Kegiatan gerak jalan se-Kecamatan Pasar Kemis dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 berjalan dengan sukses dan penuh antusiasme. Partisipasi mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis menjadi bukti keterlibatan mereka dalam mendukung program pemerintah kecamatan serta menunjukkan rasa cinta tanah air. Walaupun hanya sebagai peserta, pengalaman ini memberikan kesan mendalam dan mempererat hubungan mahasiswa dengan perangkat desa serta masyarakat.

 

Pembuatan banner, GMAPS lokasi, dan stiker produk UMKM keripik singkong

Tanggal           : 11 Agustus 2025

Lokasi             : Kampung Picung

Latar belakang kegiatan

Dalam rangka mendukung keberlanjutan usaha kecil dan menengah (UMKM) di Desa Pasar Kemis, mahasiswa KKN berinisiatif membantu UMKM Keripik Singkong dalam aspek promosi dan branding produk. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan membuat banner promosi, menambahkan lokasi usaha di Google Maps (GMAPS), serta merancang stiker kemasan produk. Upaya ini dilakukan agar produk UMKM memiliki identitas visual yang lebih menarik dan mudah dikenali oleh konsumen.

Mengapa kegiatan perlu dilaksanakan

Promosi dan pemasaran merupakan salah satu tantangan terbesar bagi pelaku UMKM. Banyak usaha kecil yang memiliki produk berkualitas namun kurang dikenal karena minimnya identitas usaha dan keterbatasan promosi. Dengan adanya banner, peta lokasi digital, serta stiker kemasan, UMKM dapat lebih mudah ditemukan dan dipercaya oleh konsumen. Hal ini penting agar UMKM mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan.

Tujuan kegiatan

  1. Membantu UMKM dalam meningkatkan promosi dan branding produk.
  2. Memberikan identitas visual yang menarik agar produk lebih profesional.
  3. Mempermudah konsumen menemukan lokasi UMKM melalui Google Maps.
  4. Mendukung keberlangsungan usaha masyarakat desa.

Siapa saja yang terlibat

  1. Mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis, sebagai pelaksana pembuatan banner, GMAPS, dan stiker.
  2. Pelaku UMKM Keripik Singkong, sebagai mitra penerima hasil kegiatan.

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

1. Dampak bagi masyarakat

  • Meningkatkan Daya Saing Produk Lokal
    Dengan adanya banner promosi, stiker kemasan yang menarik, serta lokasi usaha yang tercantum di Google Maps, produk UMKM keripik singkong menjadi lebih mudah dikenal dan dipercaya konsumen. Hal ini meningkatkan peluang penjualan dan memperkuat daya saing di pasar.
  • Mempermudah Akses Konsumen
    Pencantuman lokasi di Google Maps memudahkan konsumen menemukan lokasi usaha, sehingga membuka peluang pasar lebih luas, baik dari warga sekitar maupun pembeli dari luar daerah.
  • Mendorong Kepercayaan dan Profesionalisme
    Identitas visual seperti banner dan stiker membuat usaha terlihat lebih profesional. Hal ini menumbuhkan kepercayaan konsumen dan meningkatkan citra positif pelaku UMKM.
  • Peningkatan Pendapatan UMKM
    Dengan promosi yang lebih baik, potensi penjualan keripik singkong meningkat, sehingga berkontribusi pada peningkatan ekonomi keluarga dan kesejahteraan masyarakat desa.
  • Inspirasi bagi UMKM Lain
    Kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi pelaku UMKM lain di Desa Pasar Kemis untuk mulai memperhatikan aspek promosi, branding, dan digitalisasi usaha.

2. Dampak bagi lingkungan

  • Menciptakan Lingkungan Ekonomi yang Dinamis
    Dengan bertambahnya promosi dan pemasaran UMKM, aktivitas ekonomi di lingkungan desa menjadi lebih hidup dan berkembang.
  • Mengurangi Ketergantungan pada Produk Luar
    Dengan semakin dikenalnya produk lokal seperti keripik singkong, masyarakat terdorong untuk lebih menghargai dan mengonsumsi produk desa sendiri.
  • Mendorong Pemanfaatan Potensi Lokal
    Usaha keripik singkong berbasis bahan baku lokal menjadikan lingkungan desa lebih produktif dan berdaya guna, sehingga sumber daya yang ada bisa dimanfaatkan secara optimal.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 11 Agustus 2025. Mahasiswa KKN merancang desain banner berisi informasi produk, alamat, serta kontak. Selain itu, mahasiswa juga menambahkan lokasi UMKM di Google Maps sehingga mudah dicari oleh pembeli. Stiker kemasan dengan desain menarik dicetak dan ditempel pada produk keripik singkong. Setelah selesai, hasil banner dan stiker diserahkan langsung kepada pemilik UMKM.

Dokumentasi

 

Penutup

Kegiatan pembuatan banner, GMAPS, dan stiker produk UMKM Keripik Singkong memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha dalam meningkatkan promosi. Mahasiswa KKN berkontribusi secara langsung dalam mendukung pengembangan UMKM lokal, sekaligus memberikan bekal bagi pelaku usaha untuk lebih percaya diri dalam bersaing di pasar.

 

Kegiatan sosialisasi Tanda Bahaya Kehamilan 

Tanggal   : 12 Agustus 2025
Lokasi    : Kampung Picung, Desa Pasar Kemis

Latar belakang kegiatan

Kesehatan ibu hamil merupakan salah satu aspek penting dalam upaya menekan angka kematian ibu dan bayi. Banyak kasus komplikasi kehamilan yang sebenarnya dapat dicegah apabila ibu hamil dan keluarganya memahami tanda-tanda bahaya sejak dini. Oleh karena itu, mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis bersama perangkat desa mengadakan kegiatan Sosialisasi Tanda Bahaya Kehamilan di Kampung Picung. Kegiatan ini menghadirkan Ibu Najilatul Panjiah, Amd. Keb. sebagai pemateri yang berpengalaman di bidang kebidanan.

Mengapa kegiatan perlu dilaksanakan

  1. Memberikan pemahaman kepada ibu hamil dan keluarganya tentang tanda bahaya kehamilan.
  2. Membantu mencegah risiko komplikasi dengan deteksi dini.
  3. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan rutin ke tenaga kesehatan.
  4. Mendukung program pemerintah dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

Tujuan kegiatan

  1. Membekali ibu hamil dan keluarganya dengan pengetahuan tentang gejala kehamilan yang harus diwaspadai.
  2. Memberikan edukasi mengenai pentingnya peran keluarga dalam mendukung kesehatan ibu hamil.
  3. Menjalin kerja sama antara perangkat desa, tenaga kesehatan, mahasiswa KKN, dan warga dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.
  4. Menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan ibu dan bayi.

Siapa saja yang terlibat

  1. Ibu Najilatul Panjiah, Amd. Keb. sebagai pemateri utama.
  2. Perangkat Desa Pasar Kemis, sebagai pendukung kegiatan dan pemberi arahan.
  3. Mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis 2025, sebagai panitia penyelenggara, fasilitator, dan dokumentator kegiatan.
  4. Warga Kampung Picung, khususnya ibu hamil dan keluarga, sebagai peserta utama sosialisasi.

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

1. Dampak bagi masyarakat

  • Meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan keluarga mengenai tanda bahaya kehamilan.
  • Membantu masyarakat lebih sigap dalam mengambil tindakan medis saat terjadi komplikasi.
  • Mendorong kesadaran akan pentingnya pemeriksaan rutin ke bidan atau tenaga kesehatan.
  • Menumbuhkan rasa peduli antarwarga terhadap kesehatan ibu hamil di lingkungannya.

2. Dampak bagi lingkungan

  • Menciptakan lingkungan desa yang lebih peduli terhadap kesehatan ibu dan anak.
  • Mengurangi risiko terjadinya komplikasi kehamilan yang berdampak pada kesejahteraan keluarga.
  • Menjadi langkah awal dalam membangun budaya hidup sehat dan sadar kesehatan di masyarakat.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB di Kampung Picung, Desa Pasar Kemis. Acara diawali dengan sambutan singkat dari perangkat desa yang menegaskan pentingnya kegiatan sosialisasi ini. Selanjutnya, Ibu Najilatul Panjiah, Amd. Keb. menyampaikan materi tentang tanda-tanda bahaya kehamilan, seperti perdarahan, sakit kepala hebat, bengkak berlebihan, gerakan janin berkurang, hingga demam tinggi.

Materi disampaikan dengan bahasa sederhana, disertai contoh-contoh kasus nyata agar mudah dipahami peserta. Ibu hamil dan keluarga diberikan kesempatan untuk bertanya seputar pengalaman maupun keluhan yang mereka alami. Mahasiswa KKN berperan aktif dalam memfasilitasi jalannya acara, membantu dokumentasi, serta mendampingi warga selama kegiatan berlangsung.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif, para peserta tampak antusias mengikuti penyampaian materi. Banyak warga yang sebelumnya belum mengetahui tanda bahaya kehamilan kini merasa lebih paham dan siap untuk lebih memperhatikan kesehatan ibu dan janin.

Dokumentasi

 

Penutup

Kegiatan sosialisasi tanda bahaya kehamilan di Kampung Picung berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Kolaborasi antara pemateri, perangkat desa, mahasiswa KKN, dan warga menjadi bukti nyata kepedulian bersama terhadap kesehatan ibu dan anak. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat lebih waspada terhadap tanda-tanda bahaya kehamilan dan lebih aktif melakukan pemeriksaan rutin ke tenaga kesehatan.

 

Workshop UMKM produk unggulan desa: pembuatan kripik bayam dan es lidah buaya

Tanggal          : 14 Agustus 2025
Lokasi             : Kampung Picung, Desa Pasar Kemis

Latar belakang kegiatan

UMKM merupakan salah satu pilar penting dalam menopang perekonomian masyarakat desa. Potensi bahan pangan lokal yang tersedia melimpah, seperti bayam dan lidah buaya, masih sering belum dimanfaatkan secara maksimal. Padahal, kedua bahan ini tidak hanya bergizi tinggi, tetapi juga dapat diolah menjadi produk pangan bernilai jual. Melalui kegiatan KKN, mahasiswa berinisiatif untuk menghadirkan sebuah workshop pengolahan bahan lokal menjadi produk olahan siap jual, yaitu kripik bayam dan es lidah buaya. Workshop ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam mengembangkan UMKM lokal sekaligus memberikan keterampilan praktis yang dapat langsung dipraktikkan oleh masyarakat.

Mengapa kegiatan perlu dilaksanakan

Kegiatan ini penting dilaksanakan karena banyak warga yang ingin mengembangkan usaha kecil, namun masih minim keterampilan dalam mengolah produk sederhana yang bisa memiliki nilai ekonomi. Bayam dan lidah buaya dipilih karena mudah didapat, harganya murah, serta memiliki manfaat kesehatan. Kripik bayam dikenal sebagai camilan sehat yang digemari berbagai kalangan, sedangkan es lidah buaya menjadi minuman segar alami tanpa tambahan sirup, sehingga aman dan menyehatkan. Dengan adanya workshop ini, masyarakat tidak hanya diajarkan cara membuat produk, tetapi juga bagaimana menjaga kebersihan, kualitas, serta strategi pemasaran sederhana agar produk dapat diterima di pasar.

Tujuan kegiatan

  1. Membekali warga dengan keterampilan praktis dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk bernilai ekonomi.
  2. Mendorong lahirnya UMKM baru di Desa Pasar Kemis berbasis olahan makanan sehat.
  3. Memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang manajemen usaha kecil, mulai dari produksi hingga pemasaran.
  4. Menjalin kerja sama yang erat antara mahasiswa KKN, perangkat desa, dan masyarakat dalam pengembangan ekonomi lokal.
  5. Menumbuhkan semangat kewirausahaan terutama di kalangan ibu rumah tangga.

Siapa saja yang terlibat

  1. Mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis 2025: sebagai panitia penyelenggara, fasilitator, dan dokumentator kegiatan.
  2. Perangkat Desa Pasar Kemis: memberikan izin, dukungan, serta hadir dalam kegiatan.
  3. Ibu Sri Lestari, S.T., M.T.: dosen pembimbing lapangan yang hadir untuk memberikan sambutan, motivasi, dan arahan mengenai pentingnya pengembangan UMKM.
  4. Ibu Sulhana (Ketua UMKM Pasar Kemis): memberikan dukungan dan motivasi terkait pengembangan usaha kecil.
  5. Ibu Sri Utama: pemateri utama dalam pembuatan kripik bayam.
  6. Perwakilan KWT Perum Graha Pasar Kemis: memandu praktik pengolahan lidah buaya menjadi minuman segar alami.
  7. Warga Desa Pasar Kemis: peserta aktif workshop, mayoritas ibu rumah tangga yang antusias mengikuti kegiatan.

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

1. Dampak bagi masyarakat

  • Peningkatan Keterampilan dan Pengetahuan Warga
    Workshop ini memberi keterampilan praktis kepada masyarakat, terutama ibu rumah tangga, mengenai teknik mengolah bayam dan lidah buaya menjadi produk bernilai ekonomi. Peserta tidak hanya belajar teori, tetapi langsung praktik, sehingga ilmu yang diperoleh bisa segera diterapkan di rumah masing-masing.
  • Mendorong Tumbuhnya Semangat Kewirausahaan
    Peserta menjadi lebih percaya diri untuk memulai usaha kecil karena telah mendapatkan pengetahuan dasar mengenai produksi dan strategi pemasaran sederhana. Hal ini dapat memicu lahirnya UMKM baru di Desa Pasar Kemis yang akan memperkuat perekonomian lokal.
  • Meningkatkan Potensi Ekonomi Keluarga
    Produk olahan seperti kripik bayam dan es lidah buaya memiliki nilai jual yang cukup tinggi dengan modal yang relatif kecil. Dengan keterampilan yang sudah dimiliki, warga dapat menambah penghasilan keluarga melalui usaha kecil berbasis pangan lokal.
  • Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Produk Sehat
    Workshop ini mengajarkan warga untuk mengonsumsi camilan dan minuman sehat tanpa bahan tambahan berbahaya. Hal ini berdampak pada perubahan pola konsumsi masyarakat yang lebih sehat, sekaligus meningkatkan nilai gizi keluarga.
  • Memperkuat Rasa Kebersamaan
    Adanya kerja sama antara mahasiswa KKN, perangkat desa, KWT, dan warga menumbuhkan rasa kebersamaan serta mempererat hubungan sosial antarwarga. Semangat gotong royong dalam belajar bersama tercermin jelas dalam kegiatan ini.

2. Dampak bagi lingkungan

  • Pemanfaatan Potensi Lokal yang Berkelanjutan
    Dengan mengolah bayam dan lidah buaya yang banyak tersedia di sekitar Desa Pasar Kemis, masyarakat diajarkan untuk lebih bijak memanfaatkan potensi lokal. Hal ini mendorong terciptanya ekonomi sirkular di desa, di mana bahan pangan tidak hanya dikonsumsi langsung, tetapi juga diolah menjadi produk bernilai tambah.
  • Pengurangan Ketergantungan pada Produk Olahan Pabrik
    Dengan adanya keterampilan membuat produk sehat sendiri, masyarakat berpotensi mengurangi konsumsi makanan ringan pabrik yang banyak mengandung bahan pengawet. Hal ini turut mengurangi limbah kemasan plastik yang biasanya dihasilkan dari produk kemasan industri.
  • Mendukung Lingkungan Ekonomi Desa yang Lebih Mandiri
    Workshop ini berkontribusi pada terbentuknya ekosistem ekonomi lokal yang lebih mandiri. Dengan UMKM yang tumbuh, desa tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen yang mampu menghasilkan produk sendiri, sehingga memberikan dampak jangka panjang pada kesejahteraan masyarakat.
  • Mendorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan
    Produk seperti es lidah buaya yang dibuat tanpa sirup buatan menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat bisa menikmati pangan sehat dengan bahan alami. Hal ini menjadi bagian dari gaya hidup ramah lingkungan yang lebih alami dan berkelanjutan.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Workshop dimulai dengan sambutan dari perangkat desa yang menegaskan pentingnya pengembangan potensi UMKM sebagai bagian dari kesejahteraan masyarakat. Selanjutnya, Ibu Sri Lestari, S.T., M.T. selaku dosen pembimbing lapangan memberikan sambutan sekaligus membuka acara. Beliau menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa KKN dalam pemberdayaan masyarakat diharapkan dapat menjadi stimulus bagi warga untuk berani berwirausaha.

Pada sesi pertama, peserta diperkenalkan dengan cara membuat kripik bayam. Tahapan dimulai dari pemilihan bayam segar, pencucian, pencelupan ke dalam adonan tepung berbumbu, hingga proses penggorengan dengan pengaturan suhu yang tepat. Peserta diajak mempraktikkan langsung agar memahami teknik penggorengan yang benar sehingga kripik tetap renyah dan tidak berminyak.

Sesi kedua dilanjutkan dengan praktik pembuatan es lidah buaya oleh perwakilan KWT Perum Graha Pasar Kemis. Peserta diajarkan cara mengupas lidah buaya, membersihkan lendir agar tidak pahit, memotong daging lidah buaya, lalu mengolahnya menjadi minuman segar dengan tambahan gula alami dan es batu tanpa menggunakan sirup. Peserta tidak hanya mempraktikkan tetapi juga mencicipi hasil olahan bersama-sama.

Acara berlangsung sangat interaktif. Banyak peserta yang aktif bertanya, terutama mengenai cara menjaga kualitas produk dan teknik pengemasan agar lebih menarik di pasaran. Sebagai penutup, mahasiswa KKN menyerahkan banner dan stiker produk UMKM yang dapat digunakan sebagai media promosi sederhana oleh warga.

Dokumentasi

 

Penutup

Workshop UMKM ini menjadi salah satu kegiatan unggulan KKN Pasar Kemis 2025 yang berjalan sukses. Dukungan dari perangkat desa, dosen pembimbing lapangan, UMKM lokal, serta KWT menunjukkan bahwa kolaborasi berbagai pihak dapat memperkuat potensi ekonomi desa. Peserta workshop memperoleh keterampilan baru yang diharapkan bisa menjadi modal awal untuk membuka usaha kecil. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi pemicu lahirnya UMKM baru yang mandiri dan berdaya saing, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Pasar Kemis.

 

Kegiatan penutupan KKN di Perum Taman Pelangi

Tanggal           : 16 Agustus 2025

Lokasi             : Perum Taman Pelangi

Latar belakang kegiatan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang dilaksanakan dalam kurun waktu tertentu dengan program-program yang telah disusun. Setelah hampir tiga minggu melaksanakan kegiatan di Desa Pasar Kemis, tibalah saatnya mahasiswa KKN menutup seluruh rangkaian kegiatan secara resmi. Penutupan KKN di Perum Taman Pelangi menjadi momen penting untuk mengapresiasi keberhasilan program, menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat, serta memperkuat hubungan baik yang telah terjalin selama pelaksanaan KKN. Acara ini juga menjadi momentum simbolis penyerahan hasil program utama berupa Bank Sampah kepada pihak RT setempat agar manfaatnya dapat terus berlanjut setelah mahasiswa kembali ke kampus.

Mengapa kegiatan perlu dilaksanakan

Kegiatan penutupan sangat penting dilakukan agar masyarakat mengetahui secara resmi bahwa seluruh program kerja KKN telah selesai. Penutupan juga berfungsi sebagai bentuk pertanggungjawaban mahasiswa kepada pihak desa dan warga, sekaligus sebagai sarana mempererat kebersamaan di penghujung masa KKN. Tanpa adanya acara penutupan, maka keberlangsungan program akan terasa kurang lengkap karena tidak ada momen formal yang menandai selesainya kegiatan.

Tujuan kegiatan

  1. Menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih mahasiswa KKN kepada masyarakat Desa Pasar Kemis, khususnya warga Perum Taman Pelangi.
  2. Menyerahkan hasil program kerja Bank Sampah secara simbolis kepada ketua RT agar dapat dimanfaatkan warga setempat.
  3. Menutup seluruh rangkaian KKN dengan kegiatan yang berkesan dan penuh kebersamaan.
  4. Memberikan ruang apresiasi kepada anak-anak yang selama KKN aktif dalam berbagai kegiatan pembelajaran dan lomba.

Siapa saja yang terlibat

  1. Mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis, sebagai panitia pelaksana sekaligus peserta kegiatan penutupan.
  2. Jaro IV, Bapak Bambang, sebagai perwakilan pemerintah desa yang hadir sekaligus memberikan sambutan.
  3. Ketua RT Perum Taman Pelangi, sebagai penerima simbolis hasil program kerja Bank Sampah.
  4. Anak-anak Perum Taman Pelangi, yang tampil dalam acara penutupan dengan mempersembahkan tarian.
  5. Warga Perum Taman Pelangi, sebagai peserta dan saksi penutupan kegiatan KKN.

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

1. Dampak bagi masyarakat

  • Mempererat Hubungan Sosial
    Penutupan menjadi momen silaturahmi terakhir mahasiswa dengan warga, sehingga tercipta ikatan emosional yang lebih kuat antara mahasiswa, anak-anak, dan orang tua.
  • Meningkatkan Kesadaran Lingkungan
    Dengan penyerahan Bank Sampah secara simbolis, warga mendapat dorongan nyata untuk melanjutkan program pengelolaan sampah yang bermanfaat bagi kebersihan dan ekonomi rumah tangga.
  • Apresiasi untuk Anak-anak
    Keterlibatan anak-anak dalam penampilan tarian dan penerimaan hadiah memberikan motivasi serta kepercayaan diri, sekaligus mengenalkan mereka pada nilai kerja sama dan kreativitas.
  • Meningkatkan Rasa Memiliki Program KKN
    Dengan adanya penutupan resmi, warga merasa dilibatkan dan memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan program yang sudah dirintis bersama mahasiswa

2. Dampak bagi lingkungan

  • Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
    Penyerahan Bank Sampah menjadi langkah nyata yang dapat membantu mengurangi sampah rumah tangga di lingkungan Perum Taman Pelangi, serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
  • Lingkungan Sosial yang Lebih Aktif
    Acara penutupan menciptakan atmosfer kebersamaan, sehingga warga semakin termotivasi untuk mengadakan kegiatan kolektif lain di masa mendatang.
  • Menumbuhkan Kepedulian Bersama
    Dengan adanya kerja sama antara mahasiswa dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan program, timbul kesadaran kolektif untuk saling peduli pada lingkungan sekitar.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Penutupan dilaksanakan pada Sabtu, 16 Agustus 2025 di Perum Taman Pelangi. Acara dimulai dengan sambutan dari Jaro IV, Bapak Bambang, yang memberikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa KKN dalam membantu masyarakat. Selanjutnya dilakukan penyerahan simbolis Bank Sampah dari mahasiswa KKN kepada ketua RT setempat. Sebagai bentuk hiburan, anak-anak Perum Taman Pelangi menampilkan tarian yang mereka latih bersama mahasiswa selama KKN berlangsung. Selain itu, mahasiswa juga memberikan hadiah kenang-kenangan untuk anak-anak sebagai apresiasi atas keikutsertaan mereka dalam bimbingan belajar, mengaji, dan lomba. Suasana acara berlangsung hangat, penuh rasa syukur, dan kebersamaan antara mahasiswa dengan warga.

Dokumentasi

 

Penutup

Kegiatan penutupan KKN di Perum Taman Pelangi menandai berakhirnya pengabdian mahasiswa di Desa Pasar Kemis. Mahasiswa merasa bangga dapat melaksanakan program-program yang bermanfaat, sementara warga merasa senang atas kontribusi nyata yang diberikan. Dengan adanya penyerahan Bank Sampah, diharapkan manfaat KKN tidak berhenti ketika mahasiswa selesai, tetapi terus berlanjut dan dimanfaatkan masyarakat setempat. Penutupan ini bukan sekadar akhir, melainkan titik awal bagi warga untuk melanjutkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan yang telah ditanamkan mahasiswa KKN.

 

Kegiatan Karnaval dan Upacara 17 Agustus 2025

Tanggal   : 17 Agustus 2025
Lokasi    : Stadion Mini Kecamatan Pasar Kemis

Latar belakang kegiatan

Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus merupakan momen bersejarah yang selalu diperingati secara khidmat sekaligus meriah oleh seluruh lapisan masyarakat. Untuk memperingati HUT RI ke-80 tahun 2025, Kecamatan Pasar Kemis menyelenggarakan upacara pengibaran bendera merah putih yang dipusatkan di Stadion Mini, dilanjutkan dengan karnaval yang diikuti oleh berbagai unsur masyarakat.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menghormati jasa para pahlawan bangsa, tetapi juga sebagai ajang kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan masyarakat. Mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis turut serta dalam kegiatan ini sebagai wujud dukungan dan pengabdian terhadap acara besar tingkat kecamatan.

Mengapa kegiatan perlu dilaksanakan

  1. Untuk memperingati dan menghormati perjuangan para pahlawan bangsa.
  2. Menumbuhkan semangat cinta tanah air, nasionalisme, dan persatuan.
  3. Membangun kebersamaan antarwarga lintas usia, profesi, dan latar belakang.
  4. Memberikan pengalaman sosial dan kebangsaan kepada mahasiswa KKN serta generasi muda.

Tujuan kegiatan

  1. Menyelenggarakan upacara pengibaran bendera secara khidmat dalam rangka HUT RI ke-80.
  2. Menjadi sarana pendidikan karakter, disiplin, dan nasionalisme bagi siswa dan generasi muda.
  3. Menumbuhkan semangat kebersamaan melalui karnaval yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.
  4. Melibatkan mahasiswa KKN sebagai peserta aktif untuk menambah pengalaman sosial-kebangsaan.

Siapa saja yang terlibat

  1. Camat Pasar Kemis beserta jajaran Kecamatan, sebagai penyelenggara utama.
  2. Perangkat Desa dari berbagai desa di Kecamatan Pasar Kemis.
  3. Mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis, sebagai peserta kegiatan.
  4. TNI, Polri, dan Babinsa, sebagai pengaman, peserta upacara, sekaligus simbol sinergi bangsa.
  5. Guru dan tenaga pendidik, yang mendampingi para siswa.
  6. Siswa SD, SMP, dan SMA se-Kecamatan Pasar Kemis, sebagai peserta karnaval dan barisan upacara.
  7. Warga masyarakat umum, yang ikut serta menyaksikan dan memeriahkan kegiatan.

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

1. Dampak bagi masyarakat

  • Meningkatkan rasa nasionalisme, solidaritas, dan kebersamaan antarwarga.
  • Menjadi sarana pendidikan karakter bagi siswa tentang pentingnya menghargai perjuangan pahlawan.
  • Memberikan hiburan dan ruang ekspresi seni-budaya bagi masyarakat.

2. Dampak bagi Lingkungan

  • Menghidupkan suasana desa dan kecamatan dengan kegiatan positif bernuansa kebangsaan.
  • Mendorong masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan sosial melalui partisipasi aktif dalam kegiatan bersama.
  • Memupuk budaya gotong royong dan kebersamaan yang dapat terus berlanjut dalam kegiatan sosial lain.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan upacara pengibaran bendera merah putih yang dipimpin langsung oleh Camat Pasar Kemis. Barisan upacara terdiri dari perangkat desa, mahasiswa KKN, TNI/Polri, guru, serta siswa SD, SMP, dan SMA. Upacara berlangsung dengan khidmat, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya serta pembacaan teks Proklamasi dan UUD 1945.

Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan karnaval yang menampilkan berbagai atraksi dari sekolah-sekolah, organisasi masyarakat, serta kelompok seni budaya lokal. Peserta karnaval mengenakan kostum beragam mulai dari pakaian adat, busana kreatif bertema kemerdekaan, hingga peragaan budaya khas daerah. Mahasiswa KKN ikut berpartisipasi dengan bergabung dalam barisan, sekaligus mendokumentasikan kegiatan.

Suasana sangat meriah, masyarakat memadati area stadion dan sepanjang jalan rute karnaval. Acara berjalan lancar dengan dukungan pengamanan dari TNI, Polri, dan perangkat desa.

Dokumentasi

 

Penutup

Kegiatan karnaval dan upacara 17 Agustus 2025 di Kecamatan Pasar Kemis berlangsung khidmat, meriah, dan penuh makna. Kehadiran berbagai unsur masyarakat menunjukkan kuatnya persatuan dan semangat kebangsaan. Mahasiswa KKN mendapatkan pengalaman berharga sekaligus mempererat kedekatan dengan masyarakat. Acara ini menjadi bukti nyata bahwa peringatan kemerdekaan bukan hanya seremonial, tetapi juga momentum untuk menanamkan rasa cinta tanah air pada generasi penerus bangsa.

 

Kegiatan Penutupan KKN Desa Pasar Kemis 

Tanggal    : 19 Agustus 2025
Lokasi    : Kantor Desa Pasar Kemis

Latar belakang kegiatan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Selama kurang lebih tiga minggu, mahasiswa KKN Desa Pasar Kemis 2025 telah melaksanakan berbagai program kerja di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Setelah rangkaian kegiatan tersebut berjalan dengan baik, tibalah saatnya dilaksanakan acara penutupan KKN sebagai momen seremonial resmi untuk menandai berakhirnya masa pengabdian.

Penutupan KKN di kantor Desa Pasar Kemis menjadi momentum penting untuk menyampaikan laporan singkat kegiatan, memberikan apresiasi kepada pihak desa dan masyarakat, sekaligus mempererat hubungan baik antara mahasiswa dengan warga yang telah terjalin selama pelaksanaan program.

Mengapa kegiatan perlu dilaksanakan

  1. Sebagai penanda resmi berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan KKN Desa Pasar Kemis 2025.
  2. Bentuk pertanggungjawaban mahasiswa kepada pemerintah desa, dosen pembimbing, serta masyarakat atas program-program yang telah dijalankan.
  3. Menjadi sarana mempererat hubungan dan silaturahmi antara mahasiswa, perangkat desa, dan warga.
  4. Memberikan ruang apresiasi kepada semua pihak yang terlibat selama KKN berlangsung.

Tujuan kegiatan

  1. Menutup seluruh rangkaian kegiatan KKN Desa Pasar Kemis 2025 secara resmi.
  2. Menyampaikan ucapan terima kasih mahasiswa kepada pemerintah desa, perangkat desa, dan warga.
  3. Menyampaikan laporan hasil kegiatan yang telah terlaksana.
  4. Memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mendukung penuh program KKN.

Siapa saja yang terlibat

  1. ⁠Bapak Al Haetomi, S. E selalu Kepala Desa Pasar Kemis
  2. Perangkat desa beserta jajarannya
  3. Ibu Sri Lestari, S. T, M. T (DPL KKN Desa Pasar Kemis)
  4. Masyarakat Umum Desa Pasar Kemis
  5. Mahasiswa/i KKN UMT

Dampak bagi masyarakat dan lingkungan

1. Dampak bagi masyarakat

  • Masyarakat mendapatkan manfaat nyata dari program-program KKN, baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, maupun pemberdayaan ekonomi.
  • Terjalin hubungan silaturahmi yang lebih erat antara masyarakat dengan pihak kampus melalui mahasiswa KKN.
  • Memberikan inspirasi bagi warga untuk terus melanjutkan program yang sudah dijalankan, seperti pengelolaan bank sampah dan UMKM.

2. Dampak bagi lingkungan

  • Lingkungan desa menjadi lebih bersih dan teratur melalui program peduli lingkungan.
  • Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan kebersihan meningkat.
  • Terjadi kesinambungan program lingkungan yang bermanfaat jangka panjang bagi warga.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Acara penutupan dilaksanakan pada hari Selasa, 19 Agustus 2025, pukul 13.00 WIB bertempat di kantor Desa Pasar Kemis. Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu, mahasiswa KKN menyampaikan laporan singkat program kerja yang telah terlaksana selama masa pengabdian.

Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, antara lain dari Dosen Pembimbing Lapangan, Kepala Desa, serta perwakilan mahasiswa. Dalam sambutannya, Kepala Desa memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi mahasiswa KKN yang telah membantu masyarakat melalui berbagai program kerja.

Sebagai simbolis penutupan, dilakukan penyerahan kenang-kenangan dari mahasiswa KKN kepada pihak desa. Acara ditutup dengan doa bersama serta sesi foto antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat.

Dokumentasi

 

Penutup

Acara penutupan KKN Desa Pasar Kemis 2025 berlangsung dengan khidmat, penuh kebersamaan, dan rasa syukur. Mahasiswa KKN menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dan dukungan masyarakat, sementara pihak desa merasa terbantu dengan program-program yang telah dijalankan.

Penutupan ini menandai akhir masa pengabdian mahasiswa, namun juga menjadi awal bagi warga desa untuk melanjutkan manfaat dari program yang sudah ditinggalkan. Hubungan baik antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat diharapkan tetap terjaga meskipun kegiatan KKN telah selesai.

 

Penulis

Alifia Nur Auliana

Alifia Nur Auliana

S1-Teknik Informatika