Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang wajib dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT). Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh di bangku kuliah ke dalam kehidupan nyata di tengah masyarakat. Melalui KKN, mahasiswa juga diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung pembangunan sosial, ekonomi, maupun lingkungan di wilayah yang menjadi lokasi kegiatan.
Pada tahun ini, KKN UMT mengangkat tema “Penguatan UMKM Ramah Lingkungan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan.” Tema tersebut dipilih sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menekankan bahwa pembangunan ekonomi harus berjalan selaras dengan kelestarian lingkungan. Kelurahan Bojong Jaya, yang memiliki potensi dan aktivitas UMKM cukup aktif, dipilih sebagai lokasi pelaksanaan KKN dengan harapan dapat memberikan dampak positif baik bagi pelaku usaha maupun masyarakat secara umum.
Kegiatan KKN dengan tema “Penguatan UMKM Ramah Lingkungan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan” perlu dilaksanakan karena selaras dengan kebutuhan masyarakat di era saat ini. UMKM merupakan sektor penting yang menopang perekonomian lokal, namun masih menghadapi tantangan dalam hal pengelolaan, pemasaran, serta penerapan prinsip ramah lingkungan.
Selain itu, pembangunan ekonomi tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga harus memperhatikan aspek keberlanjutan. Seperti, usaha yang dijalankan harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. Kehadiran mahasiswa melalui KKN dapat menjadi jembatan yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Dengan demikian, pelaksanaan KKN menjadi penting sebagai sarana pemberdayaan masyarakat, penguatan kapasitas UMKM, serta upaya bersama dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Secara umum, kegiatan KKN ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata mahasiswa dalam bidang pemberdayaan masyarakat, khususnya pada penguatan UMKM ramah lingkungan di Kelurahan Bojong Jaya. Adapun tujuan dari pelaksanaan KKN ini antara lain:
Kegiatan KKN UMT di Kelurahan Bojong Jaya dilaksanakan oleh 29 mahasiswa peserta KKN yang tergabung dalam satu kelompok. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan berbagai pihak, di antaranya:
Kegiatan KKN di Kelurahan Bojong Jaya memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun lingkungan. Penyuluhan digital marketing membuat UMKM setempat lebih memahami strategi pemasaran online serta berani memanfaatkan platform digital untuk memperluas pasar. Penyuluhan anti bullying menumbuhkan kesadaran anak-anak sekolah dasar untuk saling menghargai, sehingga tercipta suasana belajar yang sehat. Selain itu, penyuluhan PHBS meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup bersih, terutama saat kegiatan Posyandu yang lekat dengan kehidupan sehari-hari.
Program lingkungan seperti mengecat tong sampah bersama anak-anak, membuat kerajinan dari bahan bekas, hingga pembuatan peta denah wilayah memberi manfaat nyata sekaligus edukatif. Anak-anak belajar pengelolaan sampah sejak dini, kreativitas dilatih melalui kerajinan daur ulang, dan masyarakat terbantu dengan peta wilayah yang mempermudah administrasi. Sementara itu, pembuatan NIB dan online shop memperkuat legalitas dan digitalisasi UMKM, membuka peluang usaha lebih luas. Secara keseluruhan, KKN ini mendorong peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat, serta membangun lingkungan yang lebih sehat, tertata, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Bojong Jaya dilaksanakan pada 16 Juli 2025 hingga 16 Agustus 2025 oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang. Secara resmi, kegiatan KKN dibuka pada 22 Juli 2025 melalui acara seremonial sederhana yang dihadiri oleh pihak kelurahan, perwakilan masyarakat, serta mahasiswa peserta KKN. Setelah pembukaan tersebut, rangkaian program kerja mulai dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat secara aktif melalui kegiatan edukatif, sosial, hingga lingkungan.
Program Kerja
Penyuluhan Digital Marketing: Memberikan edukasi kepada UMKM mengenai strategi pemasaran online, penggunaan media sosial, hingga cara memanfaatkan marketplace.
Penyuluhan ini dilaksanakan dengan menghadirkan pelaku UMKM Kelurahan Bojong Jaya. Penyuluhan dilakukan sebanyak 2 kali yaitu di RW 03 dan RW 05 dan yang ke dua di RW 01. Mahasiswa memberikan materi mengenai strategi pemasaran online, seperti cara membuat konten menarik di media sosial, pentingnya foto produk yang baik, hingga langkah-langkah membuka toko di marketplace. Peserta sangat antusias karena sebagian besar UMKM masih mengandalkan penjualan offline. Banyak yang bertanya tentang bagaimana cara meningkatkan engagement di media sosial dan bagaimana mengelola toko online agar tetap konsisten.
Penyuluhan Anti Bullying: Mengajarkan anak-anak SD pentingnya menghargai perbedaan, membangun sikap saling menghormati, dan menciptakan suasana belajar yang sehat.
Kegiatan ini ilaksanakan beberapa SD yang ada di Kelurahan Bojong Jaya, yaitu SDN Karawaci 3, SDN Karawaci 13 dan SDIT Granada. Mahasiswa mengajarkan anak-anak pentingnya menghargai perbedaan melalui permainan edukatif, cerita, dan diskusi ringan. Anak-anak diajak memahami dampak buruk dari mengejek atau merundung teman. Mereka terlihat aktif menjawab pertanyaan dan bahkan bercerita pengalaman mereka sendiri di sekolah. Penyuluhan ini diakhiri dengan membuat komitmen bersama untuk saling menghormati dan menjaga suasana belajar tetap sehat.
Penyuluhan PHBS: Sosialisasi pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat dan pelaku UMKM, termasuk praktik sederhana menjaga kesehatan di rumah maupun saat kegiatan Posyandu.
Penyuluhan Pola Hidup Bersih dan Sehat dilakukan kepada masyarakat dan juga pelaku UMKM, dengan narasumber dosen Fakultas Ilmu Kesehatan UMT. Mahasiswa memberikan penjelasan tentang kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan sehari-hari, seperti mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan lingkungan rumah, serta pola makan yang sehat. Selain itu, kegiatan ini juga disampaikan di Posyandu agar masyarakat lebih sadar pentingnya menjaga kebersihan saat kegiatan pelayanan kesehatan.
Pembuatan Peta Denah Wilayah: Menyusun denah Kelurahan Bojong Jaya untuk mempermudah pengorganisasian wilayah dan mendukung kegiatan administratif.
Mahasiswa menyusun denah Kelurahan Bojong Jaya bersama perangkat kelurahan. Proses ini melibatkan pengumpulan data, observasi lapangan, dan pemetaan ulang berdasarkan RT/RW yang ada. Peta denah ini dibuat untuk mempermudah pengorganisasian wilayah, baik untuk kepentingan administrasi maupun untuk mendukung program-program masyarakat. Hasilnya, peta tersebut menjadi dokumen visual yang bermanfaat untuk kelurahan dan warga.
Program Lingkungan: Mengecat tong sampah bersama anak-anak untuk mengenalkan pentingnya pemilahan sampah sejak dini, serta membuat kerajinan dari bahan bekas untuk melatih kreativitas sekaligus menumbuhkan kepedulian lingkungan.
Kegiatan ini melibatkan anak-anak untuk mengecat tong sampah agar terlihat lebih menarik dan mudah dikenali fungsi pemilahannya. Selain itu, mahasiswa juga mengajak mereka membuat kerajinan dari bahan bekas, seperti botol plastik dan kardus. Anak-anak senang karena bisa berkreasi sekaligus belajar tentang pentingnya menjaga lingkungan. Dengan kegiatan ini, pesan tentang pemilahan sampah sejak dini dapat lebih mudah diterima.
Pendampingan UMKM: Membantu proses pembuatan NIB (Nomor Induk Berusaha) serta membuka online shop agar UMKM lebih siap dalam aspek legalitas dan digitalisasi usaha.
Mahasiswa membantu pelaku UMKM dalam proses pembuatan NIB (Nomor Induk Berusaha) sehingga mereka memiliki legalitas usaha yang lebih jelas. Selain itu, mahasiswa juga mendampingi mereka membuka online shop, mulai dari membuat akun, mengunggah produk, hingga mengatur deskripsi dan harga. Dengan adanya pendampingan ini, UMKM lebih siap menghadapi tantangan digitalisasi usaha.
Penanaman Bibit Cabai di KWT Anyelir: Bersama kelompok wanita tani Anyelir, mahasiswa ikut menanam bibit cabai sebagai upaya mendukung kemandirian pangan dan pemberdayaan masyarakat.
Bersama kelompok wanita tani Anyelir, mahasiswa ikut serta menanam bibit cabai. Kegiatan dilakukan mulai dari persiapan lahan, menanam, hingga diskusi mengenai cara perawatan tanaman cabai agar hasil panen bisa maksimal. Mahasiswa dan ibu-ibu KWT bekerja sama dengan penuh semangat, sekaligus mempererat hubungan antarwarga dan mahasiswa.
Expo UMKM, Layanan Masyarakat, dan Diskusi Publik: Program kerja puncak kami yaitu kegiatan Expo UMKM dengan menghadirkan pelayanan dari Posyandu, PMI, dan Dukcapil, sekaligus menampilkan hasil karya mahasiswa dan masyarakat selama KKN, serta diskusi public dari 3 pemateri yaitu Ketua KNPI Dede Maulana Paisal, S.H., M.H., perwakilan Dinas Indagkop UKM H. Musokib, S.E.T., M.Si., M.E, dan anggota DPRD Tangerang Alfian Natsir Rafi, S.M.
Program kerja puncak ini menggabungkan beberapa kegiatan dalam satu acara besar. Expo UMKM menghadirkan berbagai produk lokal yang dipamerkan sekaligus dijual. Ada pula pelayanan masyarakat dari Posyandu, PMI, dan Dukcapil yang disediakan agar warga bisa mengakses layanan publik secara langsung. Selain itu, mahasiswa menampilkan hasil karya selama KKN. Acara ini juga dimeriahkan dengan diskusi publik yang menghadirkan tiga pemateri: Ketua KNPI Dede Maulana Paisal, S.H., M.H., perwakilan Dinas Indagkop UKM H. Musokib, S.E.T., M.Si., M.E., dan anggota DPRD Tangerang Alfian Natsir Rafi, S.M. Diskusi berlangsung hangat dan memberikan banyak wawasan bagi UMKM serta masyarakat.
Kegiatan Merawat Tanaman di KWT Anyelir: Melakukan pendampingan sekaligus praktik langsung merawat tanaman agar hasil panen lebih maksimal dan berkelanjutan.
Selain menanam, mahasiswa juga rutin mendampingi ibu-ibu KWT dalam merawat tanaman cabai yang sudah tumbuh. Perawatan dilakukan dengan menyiram, membersihkan gulma, dan memberikan pupuk. Kegiatan ini membantu meningkatkan kualitas tanaman sehingga diharapkan hasil panen bisa lebih berkelanjutan.
Kegiatan Mengajar Rutin di TPA: Mengisi kegiatan belajar mengaji dan pengetahuan umum anak-anak TPA setiap minggu untuk membentuk karakter religius sekaligus meningkatkan semangat belajar.
Setiap minggu, mahasiswa mengisi kegiatan belajar di TPA dengan mengajarkan anak-anak mengaji dan juga memberikan tambahan pengetahuan umum. Suasana belajar dibuat menyenangkan agar anak-anak lebih semangat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membentuk karakter religius sejak dini dan menanamkan semangat belajar dalam kehidupan sehari-hari.


























Demikian laporan akhir kegiatan KKN di Kelurahan Bojong Jaya. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam keberhasilan program ini, khususnya kepada Lurah Bojong Jaya beserta jajaran, masyarakat RW 01, 03, dan 05, sekolah-sekolah, UMKM, serta organisasi yang terlibat. Semoga program-program yang dilaksanakan membawa manfaat nyata, baik dalam peningkatan wawasan, kreativitas, maupun penguatan sosial masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang berkesinambungan antara mahasiswa dan masyarakat, serta tercipta perubahan positif yang terus berlanjut meskipun masa KKN telah selesai.
Azharudina Hidayat