Laporan Kelompok KKN Kelurahan Gebang Raya 2025

Laporan Kelompok KKN Kelurahan Gebang Raya 2025

: Sabtu, 16 Agustus 2025 : Kelurahan Gebang Raya

Latar belakang kegiatan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi di Indonesia sebagai perwujudan dari tridharma perguruan tinggi. Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan, teknologi, dan keterampilan yang telah diperoleh selama masa perkuliahan ke dalam konteks kehidupan nyata di tengah masyarakat. Sebagai bentuk experiential learning, KKN tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer ilmu, tetapi juga sebagai media pembentukan kepedulian sosial mahasiswa terhadap lingkungan sekitar. Dalam kerangka pembangunan daerah maupun nasional, KKN berperan penting sebagai penghubung antara perguruan tinggi dan masyarakat, khususnya dalam mempercepat pemerataan manfaat pembangunan. Melalui keterlibatan langsung mahasiswa, program ini diharapkan mampu menghadirkan solusi konkret atas berbagai permasalahan masyarakat, baik dalam bidang sosial, pendidikan, kesehatan, maupun lingkungan.

Selain menjadi sarana interaksi sosial, KKN juga berfungsi sebagai ruang pembelajaran kolaboratif lintas disiplin. Mahasiswa dari berbagai program studi bekerja sama dalam merancang dan melaksanakan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lokasi penempatan. Pendekatan interdisipliner ini sejalan dengan perkembangan pendidikan tinggi global yang menekankan pentingnya kolaborasi antarbidang untuk menjawab kompleksitas persoalan masyarakat. Oleh karena itu, KKN dapat dipandang sebagai laboratorium sosial yang memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengasah keterampilan berpikir kritis, kreatif, serta inovatif. Proses pelaksanaannya menuntut mahasiswa untuk beradaptasi dengan keberagaman sosial, budaya, serta nilai-nilai lokal yang ada di masyarakat. Dengan dukungan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), perangkat kelurahan, serta partisipasi aktif warga, kegiatan KKN dapat berjalan secara efektif, harmonis, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Berdasarkan uraian tersebut, tujuan utama dari pelaksanaan KKN Gebang Raya 2025 adalah untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh mahasiswa selama masa studi ke dalam kontribusi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Manfaat yang diharapkan mencakup peningkatan kualitas hidup warga RW 14 Kelurahan Gebang Raya melalui bidang pendidikan (PAUD, TPQ, dan bimbel), bidang kesehatan (posyandu, senam rutin, vaksinasi), bidang sosial-keagamaan (pengajian dan kegiatan keislaman), serta bidang lingkungan (pemasangan umbul-umbul, pengecatan jalan, dan papan edukasi sampah). Kegiatan KKN ini berlangsung selama satu bulan, terhitung mulai Rabu, 16 Juli 2025 hingga Sabtu, 16 Agustus 2025. Dalam pelaksanaannya, kelompok mahasiswa KKN Gebang Raya dibimbing langsung oleh Bapak Achmad Fauzi,M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Dengan pendampingan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat menjalankan setiap program secara optimal, baik yang sesuai dengan kompetensi akademik maupun kegiatan pengabdian sosial yang bermanfaat bagi masyarakat secara luas.


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) terlaksana karena menjadi salah satu sarana utama bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh di bangku kuliah secara langsung di tengah-tengah masyarakat. Teori yang didapat selama proses perkuliahan akan lebih bermakna apabila diimplementasikan dalam bentuk aksi nyata yang memberikan manfaat bagi orang lain. Dengan adanya Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa dituntut untuk menghadapi realitas sosial yang beragam, yang sering kali berbeda jauh dengan lingkungan akademik. Hal tersebut menjadikan KKN sebagai wahana pembelajaran komprehensif yang tidak hanya menekankan pada aspek kognitif, tetapi juga pembentukan sikap sosial, kepedulian, serta keterampilan praktis dalam menyelesaikan masalah nyata di masyarakat.

Maka dari itu, KKN memiliki urgensi strategis sebagai sarana sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat untuk bersama-sama mencari solusi atas permasalahan yang muncul di lapangan. Melalui interaksi langsung dan pendekatan partisipatif, mahasiswa dapat menggali informasi tentang dinamika kehidupan warga di RW 14 Kelurahan Gebang Raya. Dari hasil pengamatan tersebut, muncul sejumlah pertanyaan penting, di antaranya:

  1. Bagaimana pola aktivitas pendidikan, baik di PAUD, TPQ, maupun bimbingan belajar, dalam mendukung perkembangan anak-anak di lingkungan RW 14
  2. Sejauh mana kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan, terutama melalui kegiatan posyandu, senam, maupun acara karnaval
  3. Bagaimana tingkat kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, termasuk dalam pengelolaan sampah rumah tangga serta partisipasi pada kegiatan sosial kemasyarakatan seperti kerja bakti dan karnaval 17 Agustus.

Kegiatan ini juga memiliki peran penting dalam memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan sesuai bidang akademiknya. Melalui program-program pemberdayaan yang dilaksanakan, mahasiswa belajar mengembangkan kemampuan komunikasi efektif, kepemimpinan, kerja sama tim, serta pemecahan masalah lintas disiplin. Di sisi lain, masyarakat memperoleh manfaat berupa peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta terciptanya kolaborasi yang memperkuat kualitas hidup bersama. Oleh karena itu, pelaksanaan KKN di Kelurahan Gebang Raya tidak hanya dimaknai sebagai pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi nyata Universitas Muhammadiyah Tangerang dalam membangun kemandirian, memperkuat ikatan sosial, serta mendorong terciptanya lingkungan masyarakat yang lebih sehat, berdaya, dan berkelanjutan.


Tujuan kegiatan

Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang di Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, yang berlangsung dari 16 Juli 2025 hingga 16 Agustus 2025 memiliki tujuan utama untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus sebagai wadah pembelajaran lapangan bagi mahasiswa. Kegiatan ini dirancang agar mahasiswa mampu menghubungkan teori yang didapat di perkuliahan dengan praktik langsung di tengah masyarakat. Adapun tujuan yang ingin dicapai antara lain:

  1. Memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan lingkungan melalui kegiatan pengabdian yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Gebang Raya.
  2. Menjadi sarana implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat, melalui program-program yang berdampak langsung.
  3. Mengasah kemampuan non-akademik mahasiswa, seperti kepemimpinan, komunikasi, manajemen kerja sama tim, hingga kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi persoalan di lapangan.
  4. Menumbuhkan kreativitas dan inovasi mahasiswa dalam menyusun program-program sederhana namun berkelanjutan yang sesuai dengan kondisi lokal.
  5. Mendorong partisipasi aktif warga bersama mahasiswa dalam membangun lingkungan, sehingga terjalin kerja sama yang harmonis antara akademisi, aparat kelurahan, lembaga pendidikan, dan masyarakat.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

  1. Lurah, Sekretaris Lurah, Kepala Seksi, dan Staf Kelurahan Gebang Raya.
  2. Ketua RW 14 beserta seluruh Ketua RT 01 s/d RT 06 di wilayah RW 14.
  3. Tokoh masyarakat dan pemuka agama di wilayah Kelurahan Gebang Raya.
  4. Pengurus Majelis Taklim (Al-Amin, Nurul Iman, dan TPQ setempat).
  5. Para guru dan pengelola PAUD Widyatama di RW 14.
  6. Ibu-ibu PKK serta kelompok Jantung Sehat RW 14.
  7. Karang Taruna dan pemuda RW 14.
  8. Para pelaku UMKM di wilayah RW 14, khususnya yang menjadi sasaran sosialisasi QRIS.
  9. Masyarakat RW 14 Kelurahan Gebang Raya secara umum.
  10. Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang Tahun 2025 di Kelurahan Gebang Raya :

Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

  1. Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Warga
    Kegiatan KKN memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan wawasan baru dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial, maupun lingkungan. Melalui pembelajaran langsung, baik di PAUD, TPQ, maupun kegiatan sosialisasi, masyarakat dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh ke dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menjadikan warga lebih siap menghadapi tantangan lokal dengan bekal pengetahuan yang lebih luas.
  2. Pemberdayaan serta Partisipasi Aktif Masyarakat
    Program-program KKN melibatkan warga secara langsung, mulai dari tahap pelaksanaan hingga evaluasi. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga turut berperan sebagai pelaku pembangunan. Keterlibatan ini menumbuhkan rasa kepemilikan dan tanggung jawab sehingga program yang dilaksanakan dapat terus berkelanjutan meskipun KKN telah selesai.
  3. Kesadaran Lingkungan dan Pola Hidup Sehat
    Melalui kegiatan kebersihan, edukasi kesehatan, serta pembuatan papan edukasi tentang sampah, warga semakin menyadari pentingnya menjaga lingkungan. Kesadaran ini mendorong terbentuknya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Selain itu, keberadaan mahasiswa juga memotivasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap pola hidup sehat.
  4. Perbaikan Kualitas Hidup Sosial-Ekonomi
    Mahasiswa memberikan kontribusi dalam bentuk pendampingan UMKM dan sosialisasi digitalisasi pembayaran. Walaupun tidak semua berhasil diterapkan, kegiatan ini menjadi pemicu munculnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya adaptasi dengan perkembangan teknologi. Warga juga memperoleh tambahan informasi serta keterampilan sederhana yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan keluarga.
  5. Penguatan Hubungan Sosial dan Kebersamaan
    Interaksi sehari-hari mahasiswa dengan masyarakat menumbuhkan ikatan emosional yang erat. Kebersamaan dalam kegiatan seperti pengajian, senam sehat, hingga bimbingan belajar gratis memperkuat solidaritas antarwarga. Selain itu, hubungan antara pihak kelurahan, masyarakat, dan perguruan tinggi menjadi lebih harmonis melalui kerja sama yang terjalin.
  6. Dampak Jangka Panjang
    Walau masa pelaksanaan KKN relatif singkat, program ini meninggalkan bekal berharga bagi masyarakat berupa pola pikir baru, semangat kolaborasi, serta peningkatan kapasitas individu. Dengan adanya perubahan perilaku positif, baik di bidang pendidikan maupun lingkungan, manfaat KKN diharapkan dapat terus dirasakan dalam jangka panjang.

 


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

  1. 1. Perkenalan dengan DPL Yaitu Bpk.  Achmad Fauzi,M.Pd 

Kegiatan perdana yang dilakukan oleh kelompok KKN Gebang Raya 2025 adalah kunjungan ke rumah Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Achmad Fauzi, M.Pd. Pertemuan ini menjadi langkah awal sekaligus momen penting untuk menjalin komunikasi dan koordinasi antara mahasiswa dengan DPL. Pada kesempatan tersebut, seluruh peserta KKN yang berjumlah 28 orang hadir secara lengkap, menunjukkan komitmen dan kesiapan penuh dalam melaksanakan program pengabdian masyarakat.

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, kegiatan diawali dengan perkenalan masing-masing mahasiswa berdasarkan fakultas dan jurusan. Hal ini bertujuan agar seluruh anggota kelompok saling mengenal latar belakang akademik satu sama lain, sehingga dapat mempermudah proses kerja sama lintas disiplin selama program KKN berlangsung. Tidak hanya itu, dilakukan pula pemaparan mengenai struktur organisasi internal KKN Gebang Raya 2025, mulai dari ketua, wakil, sekretaris, bendahara, hingga divisi-divisi yang akan bertanggung jawab atas program kerja tertentu.

Bapak Achmad Fauzi, M.Pd. selaku DPL memberikan arahan, motivasi, sekaligus menekankan pentingnya menjaga kekompakan, disiplin, serta etika selama berada di tengah masyarakat. Pertemuan ini menjadi pondasi awal bagi mahasiswa untuk memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, serta membangun semangat kebersamaan dalam mewujudkan tujuan KKN. Dengan adanya pertemuan perdana ini, mahasiswa mendapatkan gambaran jelas mengenai arah kegiatan dan kesiapan tim untuk mengabdi di Kelurahan Gebang Raya.

  1. 2. Kegiatan Pelepasan Mahasiswa UMT di GOR Nambo Jaya Sport Center

Kegiatan resmi pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang dilaksanakan pada hari Selasa, 15 Juli 2025 bertempat di GOR Nambo Jaya Sport Center. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, dosen pembimbing lapangan, serta ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas yang akan melaksanakan KKN di wilayah penempatan masing-masing. Kelompok KKN Gebang Raya turut hadir secara lengkap, didampingi langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Bapak Achmad Fauzi, M.Pd.

Acara pelepasan berlangsung khidmat dengan rangkaian sambutan, arahan, serta doa bersama sebagai tanda dimulainya pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Momen ini tidak hanya menjadi simbol pelepasan, tetapi juga penyemangat bagi seluruh mahasiswa untuk mengemban amanah tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian. Semangat dan antusiasme peserta tampak jelas, menandakan kesiapan penuh untuk memberikan kontribusi terbaik di lokasi masing-masing.

Usai acara pelepasan, kelompok KKN Gebang Raya melanjutkan kegiatan dengan berkumpul di lapangan untuk berdiskusi mengenai teknis pembukaan KKN di kelurahan serta pencarian posko utama. Diskusi ini dipimpin langsung oleh DPL dengan melibatkan seluruh anggota agar setiap keputusan diambil secara bersama-sama. Tidak hanya itu, suasana kekompakan semakin terasa ketika mahasiswa sempat membuat konten dokumentasi berupa foto dan video singkat untuk diunggah ke akun Instagram dan TikTok resmi KKN Gebang Raya 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan program sekaligus membangun citra positif KKN di ranah digital. Dengan demikian, pelepasan ini menjadi langkah awal yang penuh makna sekaligus momentum penguat solidaritas tim sebelum terjun langsung ke tengah masyarakat.

  1. 3. Kegiatan Pengajian Penempatan Posko KKN Gebang Raya

Setelah melewati rangkaian acara pelepasan mahasiswa KKN UMT di GOR Nambo Jaya Sport Center, kelompok KKN Gebang Raya segera mempersiapkan diri untuk menempati posko utama KKN. Pada hari berikutnya, mahasiswa secara bersama-sama melakukan kegiatan bersih-bersih posko yang nantinya akan menjadi pusat koordinasi seluruh program kerja. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat dan gotong royong, mulai dari menata ruang, membersihkan peralatan, hingga menyiapkan perlengkapan administrasi yang diperlukan selama pelaksanaan KKN.

Sebagai bentuk rasa syukur sekaligus memohon perlindungan kepada Allah SWT, pada malam harinya kelompok KKN Gebang Raya melaksanakan pengajian bersama di posko. Kegiatan ini diawali dengan pembacaan Surat Yasin dan dilanjutkan dengan lantunan ayat-ayat awal dari Surat Al-Baqarah. Pengajian ini dimaksudkan agar posko yang akan ditempati senantiasa terjaga dari segala bentuk marabahaya dan mendapatkan keberkahan dalam setiap langkah pengabdian.

Suasana pengajian terasa khidmat dan penuh kekhidmatan. Para mahasiswa duduk melingkar, membaca doa dengan penuh penghayatan, serta berharap agar seluruh rangkaian kegiatan KKN Gebang Raya 2025 dapat berjalan lancar, bermanfaat bagi masyarakat, dan memberikan pengalaman berharga bagi setiap peserta. Momen ini juga menjadi awal yang indah dalam membangun kebersamaan, memperkuat ikatan spiritual, serta meneguhkan niat bahwa pengabdian yang dilakukan adalah semata-mata untuk kemaslahatan masyarakat dan ridha Allah SWT.

  1. 4.  Kegiatan Pendataan UMKM dalam Peminatan terhadap QRIS di Wilayah RW 14

Salah satu program utama KKN Gebang Raya 2025 adalah melakukan pendataan pelaku UMKM di wilayah RW 14, khususnya dalam hal peminatan dan pemanfaatan sistem pembayaran digital QRIS. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana masyarakat, terutama para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, memahami serta berminat menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran modern yang lebih praktis dan efisien.

Proses pendataan dilakukan dengan cara door to door dan wawancara langsung dengan para pelaku UMKM, mulai dari penjual makanan, warung kelontong, hingga pedagang kecil di lingkungan sekitar. Dari hasil pendataan, diperoleh fakta bahwa minat warga RW 14 terhadap penggunaan QRIS masih tergolong rendah. Sebagian besar pelaku usaha masih mengandalkan transaksi tunai karena merasa lebih mudah, terbiasa dengan sistem konvensional, serta minimnya pemahaman tentang keuntungan menggunakan QRIS. Beberapa pelaku UMKM juga menyampaikan kendala seperti keterbatasan fasilitas smartphone yang memadai dan kekhawatiran terkait potongan biaya administrasi.

Meskipun minat warga RW 14 masih rendah, kegiatan ini menjadi gambaran nyata bagi mahasiswa KKN mengenai tantangan implementasi digitalisasi keuangan di masyarakat. Data yang diperoleh akan menjadi bahan evaluasi untuk merancang strategi sosialisasi yang lebih tepat sasaran, misalnya dengan memberikan edukasi sederhana tentang manfaat QRIS, simulasi penggunaannya, serta menghubungkannya dengan kebutuhan sehari-hari pelaku UMKM. Diharapkan, melalui pendampingan yang berkelanjutan, masyarakat RW 14 dapat lebih terbuka terhadap inovasi pembayaran digital sebagai upaya mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

  1. 5.  Kegiatan Rutin Mengajar di TPQ Tafizh Junior (Senin s/d Kamis)

Selama program KKN Gebang Raya 2025, salah satu kegiatan rutin yang dijalankan oleh mahasiswa adalah mengajar di TPQ Tafizh Junior yang berlangsung setiap hari Senin hingga Kamis sore. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa di bidang pendidikan agama, khususnya dalam mendampingi anak-anak dalam belajar membaca Al-Qur’an, memperbaiki tajwid, serta menghafal surat-surat pendek.

Metode pembelajaran dilakukan dengan pembagian kelompok berdasarkan kemampuan anak, sehingga proses belajar lebih terarah dan sesuai kebutuhan masing-masing. Anak-anak yang masih tahap dasar difokuskan pada pengenalan huruf hijaiyah, sementara yang sudah lebih lancar diarahkan pada hafalan dan pemahaman tajwid sederhana. Mahasiswa KKN tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendamping yang menanamkan semangat belajar dan nilai-nilai akhlak mulia melalui cerita islami maupun nasihat ringan di sela kegiatan.

Respon anak-anak TPQ Tafizh Junior sangat positif, mereka mengikuti pembelajaran dengan penuh antusias, aktif bertanya, dan bersemangat saat sesi murajaah bersama. Beberapa anak bahkan menunjukkan perkembangan yang cukup pesat, misalnya lebih lancar dalam melafalkan surat pendek atau semakin percaya diri saat diminta membaca di depan teman-temannya. Kehadiran mahasiswa KKN juga mendapat apresiasi dari para ustaz/ustazah dan orang tua, karena mampu membantu proses pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menyenangkan.

Melalui kegiatan rutin ini, mahasiswa KKN tidak hanya berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama di masyarakat, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga dalam mengelola kelas, membangun komunikasi dengan anak-anak, serta menumbuhkan rasa kepedulian sosial.

6. Kegiatan Rutin Mengajar di TPQ Nurul Iman (Senin s/d Jum’at)

Selain di TPQ Tafizh Junior, mahasiswa KKN Gebang Raya 2025 juga menjalankan kegiatan rutin di TPQ Nurul Iman setiap hari Senin hingga Jum’at. Kegiatan ini difokuskan pada pendidikan agama anak-anak usia sekolah dasar hingga remaja, dengan materi utama berupa pembelajaran membaca Al-Qur’an, tajwid dasar, hafalan surat pendek, serta penguatan akhlak islami.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa membagi anak-anak berdasarkan kemampuan. Bagi yang masih pemula, diberikan bimbingan intensif membaca huruf hijaiyah dan pengenalan makhraj huruf. Sedangkan anak-anak yang sudah lebih lancar diarahkan untuk memperbaiki tajwid, melatih kelancaran bacaan, hingga menambah hafalan surat-surat pilihan. Proses belajar dikemas secara interaktif dengan metode murajaah bersama, tanya jawab sederhana, serta motivasi agar anak-anak lebih bersemangat.

Antusiasme anak-anak TPQ Nurul Iman sangat tinggi. Mereka hadir dengan semangat, bahkan sering datang lebih awal untuk memulai pembelajaran. Beberapa anak menunjukkan perkembangan yang signifikan, misalnya ada yang sebelumnya masih terbata-bata membaca juz amma, kini sudah lebih lancar membaca dengan tajwid yang benar. Selain aspek akademik, kegiatan ini juga menumbuhkan nilai kebersamaan, kedisiplinan, dan rasa hormat kepada guru maupun teman.

Dukungan penuh juga datang dari pengurus TPQ, orang tua, serta masyarakat sekitar yang menyambut baik keberadaan mahasiswa KKN. Kehadiran mahasiswa tidak hanya meringankan tugas ustaz/ustazah, tetapi juga memberikan suasana belajar yang lebih variatif dan menyenangkan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman berharga dalam mendidik, berinteraksi dengan anak-anak, serta mengamalkan ilmu agama yang dimiliki.

7. Kegiatan Rutin Senin s/d Jum’at Mengajar di TPQ Al-Amien

Kegiatan mengajar di TPQ Al-Amien merupakan salah satu program rutin mahasiswa KKN Gebang Raya 2025 yang dilaksanakan setiap hari Senin hingga Jum’at. Kegiatan ini difokuskan pada pembelajaran baca tulis Al-Qur’an, pengenalan huruf hijaiyah, tajwid dasar, doa-doa harian, serta hafalan surat pendek. Anak-anak yang hadir terdiri dari berbagai tingkatan usia, mulai dari sekolah dasar hingga remaja. Untuk memudahkan proses belajar, mahasiswa membagi peserta ke dalam kelompok sesuai dengan kemampuan membaca mereka.

Bagi peserta yang masih pemula, difokuskan pada pengenalan huruf hijaiyah dan cara melafalkan dengan benar. Sementara itu, peserta yang sudah lebih lancar diarahkan untuk meningkatkan bacaan sesuai kaidah tajwid dan menambah hafalan surat pendek. Metode pembelajaran yang digunakan adalah belajar sambil bermain, seperti menggunakan kartu huruf, kuis sederhana, hingga permainan kelompok agar suasana lebih interaktif. Hasilnya, anak-anak terlihat sangat antusias, aktif bertanya, dan berani mencoba membaca dengan bimbingan mahasiswa. Kehadiran mahasiswa KKN memberikan suasana baru di TPQ Al-Amien, sehingga anak-anak merasa lebih bersemangat. Selain ilmu agama, mahasiswa juga menyisipkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap saling menghargai selama proses belajar mengajar berlangsung.

8. Kegiatan Rutin Setiap Sabtu Pagi Senam Aerobik

Setiap Sabtu pagi, mahasiswa KKN ikut berpartisipasi dalam senam aerobik bersama warga RW 14, khususnya ibu-ibu PKK dan komunitas pemuda. Kegiatan senam berlangsung di area terbuka dengan panduan instruktur lokal yang membawakan gerakan bervariasi dan penuh energi. Senam aerobik ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan jasmani, menjaga kebugaran, sekaligus mempererat interaksi sosial antarwarga.

Mahasiswa tidak hanya ikut bergerak dalam barisan, tetapi juga membantu panitia dalam menyiapkan lokasi, mengatur barisan, serta mendokumentasikan kegiatan. Senam berlangsung penuh semangat, diiringi musik yang membuat suasana semakin hidup. Kehadiran mahasiswa KKN memberi warna baru, karena warga merasa lebih bersemangat dengan adanya peserta muda yang ikut serta. Seusai senam, mahasiswa juga menyempatkan waktu untuk berinteraksi dengan warga, membahas pentingnya pola hidup sehat, dan memberikan semangat kepada ibu-ibu agar rutin berolahraga.

9. Kegiatan Rutin Setiap Minggu Pagi Bersama Komunitas SKJ (Senam Kesehatan Jantung)

Selain aerobik, mahasiswa KKN juga turut serta dalam kegiatan senam kesehatan jantung (SKJ) yang diadakan setiap Minggu pagi bersama komunitas SKJ di RW 14. Senam ini memiliki ciri khas berupa gerakan ringan dan teratur yang sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung, paru-paru, serta melancarkan peredaran darah. Peserta didominasi oleh lansia dan orang tua, namun mahasiswa ikut mendampingi sekaligus memberikan semangat.

Kegiatan SKJ tidak hanya berfungsi sebagai olahraga, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi antarwarga. Setelah senam, biasanya warga saling berbincang santai sambil menikmati jajanan pagi. Mahasiswa KKN ikut larut dalam suasana tersebut, sehingga kedekatan dengan warga semakin terjalin. Melalui partisipasi aktif di komunitas SKJ, mahasiswa tidak hanya mendukung gaya hidup sehat masyarakat, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial dengan mendampingi kelompok lansia yang membutuhkan motivasi untuk tetap menjaga kebugaran.

10. Kegiatan Pendataan UMKM dan Sosialisasi QRIS di RW 14

Salah satu program kerja yang dilaksanakan adalah pendataan UMKM sekaligus sosialisasi penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) di RW 14. Mahasiswa KKN mendatangi rumah-rumah warga dan pelaku usaha kecil, mulai dari pedagang makanan, warung kelontong, hingga penjual jajanan rumahan. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang manfaat penggunaan QRIS, seperti mempermudah transaksi, meningkatkan keamanan, dan memperluas jangkauan pemasaran.

Namun, berdasarkan hasil pendataan, minat masyarakat RW 14 untuk menggunakan QRIS masih tergolong rendah. Mayoritas pelaku UMKM lebih memilih transaksi tunai karena dianggap lebih sederhana dan sudah menjadi kebiasaan lama. Bahkan ketika mahasiswa menawarkan bantuan teknis pembuatan akun QRIS dan pendampingan penggunaan, sebagian besar warga tetap belum tertarik. Faktor penyebab rendahnya minat antara lain keterbatasan pemahaman digital, kekhawatiran akan biaya tambahan, serta kurangnya kepercayaan terhadap sistem pembayaran digital.

Meskipun hasilnya belum sesuai harapan, kegiatan ini memberikan gambaran nyata bahwa diperlukan pendekatan berkelanjutan dan kolaborasi dengan pihak kelurahan maupun lembaga keuangan agar masyarakat lebih terbuka terhadap sistem pembayaran non-tunai di masa depan. Bagi mahasiswa, pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga tentang pentingnya memahami kondisi sosial-ekonomi masyarakat sebelum melakukan program inovatif.

11. Kegiatan Membantu Warga Memasang Umbul-Umbul

Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, mahasiswa KKN Gebang Raya turut serta dalam kegiatan pemasangan umbul-umbul di lingkungan RW 14. Pemasangan dimulai dari RT 04, RT 05, RT 06, hingga mencakup seluruh RT di RW 14, yaitu RT 01 sampai RT 06. Mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membantu warga memasang bendera dan umbul-umbul di jalan utama, depan rumah warga, hingga area fasilitas umum seperti pos ronda dan PAUD.

Kegiatan ini dilakukan dengan penuh semangat gotong royong, di mana mahasiswa dan warga saling bahu-membahu. Suasana kekompakan terlihat jelas, karena selain memperindah lingkungan, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat hubungan sosial antara mahasiswa dengan masyarakat. Bagi mahasiswa, pengalaman ini memberikan pemahaman bahwa kegiatan sederhana seperti memasang umbul-umbul memiliki makna mendalam sebagai wujud cinta tanah air sekaligus bentuk partisipasi nyata dalam memeriahkan HUT RI.

12. Kegiatan Membantu Warga Setempat Mengecat Jalan Utama RW 014

Mahasiswa KKN Gebang Raya 2025 turut serta dalam kegiatan pengecatan jalan utama RW 014 bersama warga setempat. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menyambut HUT RI ke-80, sekaligus memperindah lingkungan agar terlihat lebih rapi dan menarik. Proses pengecatan dilakukan secara gotong royong, mahasiswa dibagi menjadi beberapa kelompok yang bertugas mengatur pola, mengecat marka, hingga membersihkan sisa cat di sepanjang jalan.

Warga sangat antusias menyambut keterlibatan mahasiswa, karena dengan adanya tenaga tambahan, pekerjaan menjadi lebih cepat selesai. Warna cat yang cerah menambah kesan semarak sekaligus memberikan suasana baru di lingkungan RW 014. Bagi mahasiswa, kegiatan ini bukan hanya tentang mempercantik jalan, tetapi juga belajar nilai kebersamaan, kerja sama, dan rasa cinta terhadap lingkungan sekitar.

13. Kegiatan Rutin Bimbel Gratis di Posko & Materi Stop Bullying

Setiap Senin, Rabu, dan Jum’at, mahasiswa KKN mengadakan bimbingan belajar gratis di posko untuk anak-anak sekitar. Materi pembelajaran meliputi pelajaran dasar sekolah, seperti membaca, menulis, berhitung, serta latihan soal untuk mendukung kegiatan belajar mereka di sekolah.

Pada minggu berikutnya, mahasiswa menyisipkan materi khusus tentang “Stop Bullying”. Materi ini dikemas dengan cara sederhana, menggunakan cerita bergambar, video edukatif, serta permainan peran agar anak-anak lebih mudah memahami. Pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya saling menghormati, tidak mengejek teman, serta berani berkata jujur jika melihat perundungan. Respon anak-anak sangat positif, mereka aktif bertanya dan beberapa di antaranya bahkan menceritakan pengalaman pribadi di sekolah. Kegiatan ini memberikan dampak penting dalam menanamkan nilai moral dan empati sejak dini.

14. Kegiatan Rutin Mengajar di PAUD Widyatama

Kegiatan rutin mahasiswa KKN berikutnya adalah membantu mengajar di PAUD Widyatama setiap Senin hingga Jum’at. Fokus utama pembelajaran adalah pengenalan huruf, angka, warna, doa-doa harian, serta melatih motorik anak melalui lagu, permainan edukatif, dan aktivitas kreatif lainnya.

Mahasiswa KKN berperan aktif mendampingi guru PAUD dalam mengelola kelas, membimbing anak secara individu, hingga membantu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Anak-anak terlihat sangat bersemangat setiap kali mahasiswa hadir, karena metode pembelajaran dibuat variatif dan interaktif. Kehadiran mahasiswa juga membantu meningkatkan kepercayaan diri anak dalam berkomunikasi serta mengasah kreativitas mereka.

15. Kegiatan di Posyandu Ananda untuk Balita

Mahasiswa KKN juga terlibat dalam kegiatan Posyandu Ananda, yang dikhususkan untuk balita di wilayah RW 014. Dalam kegiatan ini, mahasiswa membantu kader posyandu dan petugas kesehatan dalam penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pencatatan data kesehatan, serta pembagian vitamin A. Selain itu, mahasiswa juga ikut mengedukasi para orang tua tentang pentingnya gizi seimbang, imunisasi, dan pola asuh sehat untuk mencegah stunting.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan disambut antusias oleh orang tua balita. Mereka merasa terbantu dengan kehadiran mahasiswa yang aktif membantu dan memberikan informasi kesehatan yang mudah dipahami. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus menyadari pentingnya peran edukasi kesehatan dalam membangun generasi yang lebih baik.

16. Penutupan Bimbel Gratis di Posko

Sebagai tanda berakhirnya rangkaian kegiatan bimbingan belajar, mahasiswa KKN mengadakan acara penutupan bimbel gratis di posko. Acara ini dikemas dengan kegiatan kreatif, salah satunya pembuatan cap tangan berwarna di canvas besar sebagai simbol kenangan dan kebersamaan. Selain itu, adik-adik juga diajak untuk menulis surat untuk kakak-kakak KKN.

Surat-surat tersebut kemudian dibacakan langsung oleh anak-anak, suasana menjadi haru hingga membuat sebagian mahasiswa dan anak-anak meneteskan air mata. Sebelum acara berakhir, mahasiswa juga mengadakan sesi permainan clay untuk melatih motorik halus dan kreativitas anak-anak. Kegiatan ini tidak hanya memberikan kesan mendalam, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara mahasiswa dengan anak-anak di sekitar posko.

17. Pemberian Sertifikat & Cenderamata untuk PAUD Widyatama

Sebagai bentuk apresiasi, mahasiswa KKN memberikan sertifikat penghargaan dan cenderamata untuk PAUD Widyatama, serta hadiah kecil untuk anak-anak yang selama ini aktif mengikuti kegiatan belajar. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan mahasiswa kepada guru PAUD dan anak-anak dengan penuh kehangatan.

Guru PAUD menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi mahasiswa yang telah membantu proses belajar mengajar, sementara anak-anak tampak gembira menerima hadiah yang dibagikan. Kegiatan ini menandai akhir dari kerja sama yang indah antara mahasiswa KKN dengan PAUD Widyatama, sekaligus meninggalkan kesan positif bagi seluruh pihak.

18. Pemberian Plakat & Penutupan KKN di Kelurahan Gebang Raya

Kegiatan penutupan resmi KKN Gebang Raya 2025 dilaksanakan di Aula Kelurahan Gebang Raya. Acara dihadiri oleh Lurah, perangkat kelurahan, dosen pembimbing lapangan (DPL), tokoh masyarakat, serta warga setempat. Dalam acara ini, mahasiswa menyerahkan plakat penghargaan untuk pihak kelurahan sebagai tanda terima kasih atas dukungan penuh selama pelaksanaan KKN.

Acara penutupan juga diisi dengan sambutan, refleksi singkat kegiatan, serta penyampaian harapan agar kerja sama antara mahasiswa dan masyarakat dapat terus terjalin. Suasana berlangsung khidmat sekaligus haru, karena selama satu bulan kebersamaan, banyak pengalaman berharga yang telah tercipta.

19. Pemberian Sertifikat untuk Lembaga Pendidikan Keagamaan

Sebagai bagian dari penutupan, mahasiswa KKN juga menyerahkan sertifikat penghargaan dan hadiah kepada lembaga-lembaga pendidikan yang telah mendukung program, yaitu:

  • Tafizh Junior (sertifikat + hadiah)
  • TPQ Nurul Iman (sertifikat penghargaan)
  • TPQ Al-Amien (sertifikat + hadiah)

Pemberian ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama selama mahasiswa membantu mengajar. Anak-anak tampak senang, guru dan pengurus lembaga menyampaikan terima kasih, dan mahasiswa merasa bangga dapat ikut berkontribusi.

20. Pembuatan Papan Edukasi Kesehatan, Kebersihan, dan Sampah Terurai

Mahasiswa KKN juga membuat papan edukasi kesehatan dan kebersihan serta papan edukasi sampah terurai yang ditempatkan di area strategis RW 014. Tujuannya adalah memberikan informasi visual kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, pola hidup bersih, serta cara memilah sampah organik dan non-organik.

Papan dibuat dengan desain menarik dan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami semua kalangan. Warga menyambut baik inisiatif ini karena papan edukasi dianggap bermanfaat sebagai pengingat dan sarana pembelajaran jangka panjang.

21. Pembuatan Photobooth untuk Karnaval RW 014

Dalam rangka mendukung perayaan HUT RI, mahasiswa KKN membuat photobooth kreatif yang digunakan sebagai spot foto dalam acara karnaval RW 014. Photobooth ini didesain dengan ornamen merah putih, hiasan kemerdekaan, serta sentuhan kreatif mahasiswa sehingga menjadi daya tarik utama warga untuk mengabadikan momen.

Warga, terutama anak-anak dan remaja, sangat antusias berfoto di photobooth tersebut. Kehadiran photobooth memberikan warna baru dalam acara karnaval dan menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan.

22. Kegiatan Karnaval RW 014

Puncak kegiatan mahasiswa KKN adalah partisipasi dalam karnaval RW 014 yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT RI ke-80. Karnaval ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua, dengan menampilkan berbagai atraksi, kostum unik, serta kendaraan hias.

Mahasiswa KKN ikut serta sebagai pendamping jalannya acara, membantu dalam teknis lapangan, dokumentasi, serta menjaga ketertiban. Suasana karnaval berlangsung meriah, penuh tawa, dan kebersamaan. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga sekaligus penutup indah dari rangkaian KKN Gebang Raya 2025.

Dalam kesempatan tersebut, ketua karnaval selaku tokoh pemuda RW 014 menyampaikan pesan tersirat kepada mahasiswa KKN. Beliau berkata:

"Semoga apa yang adik-adik KKN kerjakan di wilayah RW 014 berguna untuk masa yang akan datang. Pesan saya, kalian cukup ambil yang baik-baiknya dan buang jauh-jauh yang buruk dari yang ada di lingkungan RW 014."

Pesan ini menjadi penutup yang sarat makna, sekaligus pengingat bagi mahasiswa agar selalu mengambil nilai positif dari pengalaman selama KKN, dan menjadikannya bekal berharga ketika kembali ke dunia kampus maupun saat terjun ke masyarakat setelah lulus nanti.


Dokumentasi

Kegiatan Perkenalan dengan DPL Bapak. Achmad Fauzi,M.Pd 
Kegiatan Pelepasan Mahasiswa UMT di GOR Nambo Jaya Sport Center
Kegiatan Pembukaan KKN di Kelurahan Gebang Raya
Kegiatan Pengajian Penempatan Posko KKN Gebang Raya
Kegiatan Pendataan UMKM dalam peminatan terhdapa Qris
Kegiatan Rutin Senin s/d Kamis mengajar di Tafizh Junior
Kegiatan Rutin Senin s/d Jum'at mengajar di TPQ Nurul Iman
Kegiatan Rutin Senin s/d Jum'at mengajar di TPQ Al- Amien
Kegiatan Rutin Setiap Sabtu pagi senam aerobik
Kegiatan Rutin setiap Minggu pagi bersama komunitas SKJ (Senam Kesehatan Jantung)
Kegiatan Pendataan UMKM dan Sosialisasi QRIS di RW 14
Kegiatan Membantu warga setempat memasang umbul umbul
Kegiatan membantu Warga Setempat mengecat Jalan Utama RW 014
Kegiatan Rutin setiap Senin, Rabu dan Jum'at Bimbel gratis di posko
Kegiatan edukasi STOP BULLYING kepada peserta Bimbel 
Kegiatan Rutin Senin s/d Jum'at membantu mengajar di Paud Widyatama
Kegiatan di Posyandu Ananda untuk balita 
Kegiatan Penutupan Bimbel Gratis di Posko
Pemberian Sertifikat Penghargaan dan Cendramata untuk paud widyatama
Pemberian Hadiah kepada adik-adik di paud widyatama
Pemberian Plakat untuk keluarahan Gebang Raya 
Penutupan KKN Gebang Raya di Kelurahan

Pemberian Sertfikat Penghargaan dan Hadiah kepada Tafizh Junior
Pemberian Sertifikat Penghargaan untuk TPQ Nurul Iman
Pemberian Sertfikat Penghargaan dan Hadiah kepada TPQ Al- Amien
Kegiatan Pembuatan Papan Edukasi  Kebersihan serta kesehatan dan Papan edukasi terurai sampah
Pembuatan Photobooth untuk mensupport acara karnaval RW 014
Kegiatan Terakhir Acara karnaval RW di  014

Penutup

Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gebang Raya 2025 merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi kami, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang. Melalui berbagai kegiatan yang telah dijalankan, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, sosial, hingga lingkungan, kami berusaha memberikan kontribusi nyata sekaligus belajar langsung dari masyarakat. Setiap aktivitas, baik mengajar anak-anak, mendampingi kegiatan posyandu, hingga ikut serta dalam karnaval kemerdekaan, telah memberikan pelajaran mendalam mengenai arti kebersamaan, gotong royong, serta pentingnya pengabdian bagi sesama.

Kami menyadari bahwa apa yang telah kami lakukan masih jauh dari sempurna. Namun, dengan segala keterbatasan, kami berharap program yang telah dijalankan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah RW 014 Kelurahan Gebang Raya. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter bagi kami untuk menjadi insan yang lebih peduli, berempati, serta siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan KKN ini, terutama kepada Dosen Pembimbing Lapangan Bapak Achmad Fauzi, M.Pd, jajaran Kelurahan Gebang Raya, Ketua RW dan RT setempat, para tokoh masyarakat, serta seluruh warga yang dengan hangat menerima kami. Semoga silaturahmi yang terjalin tetap terjaga, dan semoga ilmu serta pengalaman yang kami dapatkan selama KKN ini menjadi bekal berharga untuk masa depan.

Penulis

Gilang Harizki

Gilang Harizki

S1-Teknik Informatika