LAPORAN KEGIATAN KELOMPOK KKN KELURAHAN UWUNG JAYA

LAPORAN KEGIATAN KELOMPOK KKN KELURAHAN UWUNG JAYA

: Rabu, 16 Juli 2025 : Uwung Jaya

Latar belakang kegiatan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni secara langsung dalam kehidupan sosial. Dalam era yang semakin kompetitif dan didominasi oleh kemajuan teknologi serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya kelestarian lingkungan, masyarakat desa perlu diberdayakan agar mampu bersaing secara ekonomi sekaligus menjaga ekosistem lokal secara berkelanjutan.

Desa Uwung Jaya memiliki potensi ekonomi lokal yang cukup besar melalui kegiatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, berdasarkan hasil observasi awal, pelaku UMKM di desa ini masih menghadapi berbagai kendala, seperti minimnya pengetahuan tentang pemasaran digital, manajemen usaha, dan pengelolaan keuangan. Selain itu, praktik usaha yang ramah lingkungan (green management) seperti pengelolaan limbah, penggunaan bahan baku ramah lingkungan, dan efisiensi energi masih belum menjadi perhatian utama.

Padahal, integrasi antara penguatan ekonomi melalui UMKM dan penerapan green management sangat penting untuk menciptakan masyarakat yang mandiri secara ekonomi sekaligus bertanggung jawab terhadap lingkungan. Melalui KKN ini, mahasiswa berupaya mendorong transformasi tersebut melalui edukasi, pelatihan, dan pendampingan secara langsung kepada masyarakat.

Dengan demikian, KKN menjadi kegiatan yang sangat strategis dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan praktik langsung di masyarakat demi pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat serta pembentukan karakter mahasiswa yang peduli dan bertanggung jawab sosial.


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bagian integral dari proses pendidikan di perguruan tinggi yang menghubungkan teori yang didapat di bangku kuliah dengan praktik nyata di masyarakat. Pelaksanaan KKN sangat penting dan perlu dilakukan karena beberapa alasan berikut:

Pengabdian kepada Masyarakat
KKN merupakan wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya poin ketiga yaitu pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memberikan kontribusi langsung dalam memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat, sesuai dengan kapasitas dan keilmuan yang dimiliki.

Penerapan Ilmu dalam Kehidupan Nyata
KKN menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh di perkuliahan dalam konteks nyata. Ini memberikan pengalaman praktis yang berharga serta melatih kemampuan problem solving, adaptasi, dan kerja sama tim.

Pengembangan Soft Skills Mahasiswa
Selama KKN, mahasiswa dihadapkan pada berbagai kondisi sosial, budaya, dan tantangan lapangan yang melatih keterampilan komunikasi, kepemimpinan, empati, serta kedisiplinan. Soft skills ini sangat penting untuk dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.

Pemberdayaan dan Peningkatan Kualitas Masyarakat
Program-program yang dilaksanakan selama KKN, seperti penyuluhan, pelatihan, pendampingan UMKM, dan edukasi kesehatan, bertujuan untuk memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri dan memiliki pengetahuan baru yang bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari.

Menumbuhkan Jiwa Sosial dan Nasionalisme
Dengan terjun langsung ke masyarakat, mahasiswa dapat merasakan dinamika kehidupan sosial yang beragam. Hal ini mendorong tumbuhnya kepedulian sosial, empati, serta semangat untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Sarana Evaluasi Perguruan Tinggi
KKN juga menjadi sarana bagi perguruan tinggi untuk mengevaluasi sejauh mana kurikulum dan pembelajaran yang diberikan mampu mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan di lapangan.


Tujuan kegiatan

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini memiliki tujuan umum dan tujuan khusus sebagai berikut:

1. Tujuan Umum

Menumbuhkan kepedulian sosial dan tanggung jawab mahasiswa terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat serta mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan untuk membantu memecahkan permasalahan di masyarakat.

2. Tujuan Khusus

  1. Mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan partisipatif dan edukatif sesuai potensi lokal.
  2. Membantu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan.
  3. Membangun kerja sama antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam rangka pengembangan wilayah pedesaan.
  4. Memberikan pengalaman belajar langsung kepada mahasiswa dalam berinteraksi dan mengabdi kepada masyarakat.
  5. Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam bekerja secara tim, komunikasi, dan manajemen 
  6. Menumbuhkan rasa empati, solidaritas, dan kepemimpinan sosial mahasiswa dalam kehidupan bermasyarakat. Memberikan kontribusi nyata dalam bentuk program yang berkelanjutan sehingga dapat terus dimanfaatkan masyarakat meskipun kegiatan KKN telah selesai.
  7. Menjadi sarana mahasiswa untuk melatih kemampuan adaptasi dan problem solving di lingkungan sosial yang beragam.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

  1. Lurah, Sekretaris Lurah, Kepala Seksi, dan Staff Kelurahan Uwung Jaya;
  2. Ketua RW 1 sampai RW 17
  3. Ketua RT 01, RT 02, RT 03, RT 04 (yang ada di wilayah RW 11);
  4. Tokoh Masyarakat di Wilayah RW 11;
  5. Pramuja RW 11;
  6. Para Pelaku UMKM di Wilayah Kelurahan Uwung Jaya;
  7. Ibu-Ibu Kader di Wilayah Kelurahan Uwung Jaya;
  8. Masyarakat di Wilayah Kelurahan Uwung Jaya;
  9. Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang Tahun 2025 di Kelurahan Uwung Jaya, yang terdiri dari: 

No

Divisi

Nama

NIM

Jurusan

1

Ketua

Fahri Andriansyah

2226201081

S1-Teknik Industri

2

Wakil Ketua

Lia Rahmawati

2261201458

S1-Manajemen

3

Sekretaris

Annisa Putri

2261201475

S1-Manajemen

4

Sekretaris

Barry Safrudin

2286206249

S1-PGSD

5

Sekretaris

Husnul Azizah

2270201170

S1-Ilmu Komunikasi

6

Bendahara

Ayu Azhari

2214201025

S1-Keperawatan

7

Bendahara

Nabila

2270201071

S1-Ilmu Komunikasi

8

Sie Humas

Ahmad Nur Wakhid

2220201022

S1-TeknikElektro

9

Sie Humas

Heni Pratiwi

2261201451

S1-Manajemen

10

Sie Humas

Mawar Aryanti

2214201034

S1-Keperawatan

11

Sie Acara

Bicky Baihaqi

2286206238

S1-PGSD

12

Sie Acara

Jesika Widi Insani

2270201308

S1-Ilmu Komunikasi

13

Sie Acara

Muhammad Bintang Zildjian

2286206311

S1-PGSD

14

Sie Acara

Whendy Eka Saputra

2286206279

S1-PGSD

15

Sie Acara

Fajar Aji Suseno

2220201052

S1-TeknikElektro

16

Sie Perlengkapan

Devi Septianingsih

2261201480

S1-Manajemen

17

Sie Perlengkapan

Retno Ayu Wulandari

2261201494

S1-Manajemen

18

Sie Perlengkapan

Rio Aditya Nugraha

2226201062

S1-Teknik Industri

19

Sie Perlengkapan

Ryan Hesriana Nurfalah

2226201053

S1-Teknik Industri

20

Sie Perlengkapan

Muchammad Dedi Muchsoleh

2255201317

S1-Teknik Informatika

21

Sie Dokumentasi dan Publikasi

Andieni Tazkia

2286208004

S1-Pend. Agama Islam

22

Sie Dokumentasi dan Publikasi

Andrean Zidane

2290241039

Desain Komunikasi Visual

23

Sie Dokumentasi dan Publikasi

Haliza NairaWidya Zahra

2274201093

S1-Ilmu Hukum

24

Sie Dokumentasi dan Publikasi

Rahmat Hari Prayogi

2226201059

S1-Teknik Industri

25

Sie Konsumsi

Edwin Kurniyawan

2170201188

S1-Ilmu Komunikasi

26

Sie Konsumsi

Icha Melisa Agustina

2261201487

S1-Manajemen

27

Sie Konsumsi

Lutfi Adilla

2286208112

S1-Pend. Agama Islam

28

Sie Konsumsi

Nadia Kurniawati

2261201604

S1-Manajemen

29

Sie Konsumsi

Seftiana

2274201125

S1-Ilmu Hukum


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

Dampak Kegiatan KKN bagi Masyarakat dan Lingkungan, adalah sebagai berikut:

Bidang Keagamaan (Mengajar Ngaji). 

        Kehadiran mahasiswa yang mengajar ngaji membantu anak-anak dan remaja lebih memahami dasar-dasar agama, seperti membaca Al-Qur’an dengan benar, doa-doa harian, serta akhlak mulia. Hal ini memperkuat pendidikan spiritual masyarakat, menanamkan nilai religius sejak dini, serta mempererat ikatan sosial antarwarga melalui kegiatan keagamaan yang lebih aktif.

Bidang Pendidikan (Bimbingan Belajar & Sekolah). 

       Program bimbingan belajar dan pendampingan di sekolah membantu meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak desa. Mereka mendapatkan tambahan pengetahuan, latihan soal, serta motivasi belajar yang dapat menunjang prestasi akademik. Selain itu, bimbingan belajar juga membantu anak-anak yang kesulitan dalam pelajaran tertentu agar lebih percaya diri.

Bidang Ekonomi (UMKM dan Pemberdayaan Usaha). 

      Melalui pendampingan UMKM, seperti pelatihan pemasaran digital, pengemasan produk, dan pengelolaan keuangan sederhana, masyarakat memperoleh pengetahuan praktis untuk mengembangkan usaha kecil mereka. Dampak jangka panjangnya adalah meningkatnya kemandirian ekonomi keluarga, terciptanya lapangan kerja baru, serta berkembangnya potensi lokal yang bernilai jual.

Bidang Kesehatan (Penyuluhan & Pemeriksaan Kesehatan). 

      Edukasi mengenai pola hidup sehat, gizi seimbang, dan kebersihan lingkungan memberikan pemahaman baru bagi masyarakat untuk lebih menjaga kesehatan diri dan keluarga. Pemeriksaan kesehatan sederhana yang dilakukan mahasiswa bersama tenaga medis juga membantu masyarakat lebih peduli pada kondisi kesehatan mereka.

Posyandu dan Layanan Ibu-Anak. 

       Dengan adanya pendampingan di posyandu, Masyarakat khususnya ibu-ibu mendapat pengetahuan lebih baik tentang pentingnya imunisasi, pemantauan tumbuh kembang anak, serta kesehatan ibu hamil. Posyandu menjadi lebih aktif dan terorganisir, sehingga pelayanan kesehatan dasar di tingkat desa dapat berjalan optimal.

Pencegahan Stunting Anak, Edukasi tentang gizi seimbang. 

        Pemberian makanan tambahan, serta pentingnya pola asuh sehat menjadi upaya nyata mahasiswa dalam menekan angka stunting di desa. Dampaknya, kesadaran orang tua meningkat untuk lebih memperhatikan pola makan, asupan gizi, serta kesehatan anak-anak. Dalam jangka panjang, hal ini mendukung terciptanya generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif.

Dampak bagi Lingkungan Sosial. 

       Kehadiran mahasiswa mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kegiatan kolektif, misalnya gotong royong, menjaga kebersihan lingkungan, serta menghidupkan kembali budaya musyawarah. Lingkungan desa menjadi lebih aktif, sehat, dan tertata berkat adanya kegiatan bersama antara mahasiswa dan warga.


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Pada tanggal 16 Juli 2025 kami bertemu di tempat yang di mana sudah ditentukan, awalnya kami tidak saling kenal tapi selepas bertemu kami saling berkenalan tertegur sapa dan akhirnya kita saling mengenal satu sama lain. Di mana itu adalah awal kami menjalani kuliah kerja nyata atau KKN saat itu adalah pelepasan dari pihak kampus untuk mahasiswa menjalani KKN di desa masing-masing kami, kira KKN itu hanyalah sekedar tugas biasa yang sama seperti tugas-tugas lainnya tapi ternyata KKN ini adalah sebuah ajang untuk mengenal orang-orang baru yang berasal dari fakultas yang lain. KKN ini membuat kita seperti keluarga seperti tempat untuk kembali saling bercerita dan saling keluh kesah.

Banyak program kerja yang kami jalani bersama-sama, sebagai berikut : 

Program Kerja “Rumah Belajar dan Ngaji: Edukasi Akademik dan Religius di Sore Hari”

  1. Mengajar Ngaji

Salah satu program kerja yang dilaksanakan dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah program pembelajaran Al-Qur’an untuk anak-anak usia sekolah. Program ini dilaksanakan secara rutin di dua lokasi, yaitu RT 002 dan TPQ Al-Ihsan, dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman sejak usia dini.

Kegiatan mengaji dilakukan setelah Magrib, kami terbagi menjadi dua kelompok untuk mengajar di lokasi yang berbeda. Materi yang diajarkan meliputi:

  • Pengenalan dan pelafalan huruf hijaiyah,
  • Latihan membaca Iqra dan Al-Qur’an secara bertahap,
  • Pengajaran tajwid dasar,
  • Cerita-cerita islami sebagai pengantar nilai moral dan akhlak.
  1. Mengajar Bimbel

Kegiatan bimbel ini dilaksanakan di lokasi yang telah disepakati bersama warga, yaitu di kelurahan uwung jaya yang dijadikan tempat belajar bersama. Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 hingga 11.00 WIB setiap hari Sabtu, dengan jumlah peserta berkisar antara 10 hingga 20 anak, mulai dari siswa kelas 1 hingga kelas 6 SD. Materi bimbingan disesuaikan dengan kebutuhan dan jenjang pendidikan masing-masing peserta. Adapun metode pembelajaran yang digunakan bersifat interaktif dan menyenangkan, agar siswa tidak merasa bosan. Selain memberikan penjelasan materi, kami juga memberikan latihan soal, games edukatif, dan sesi tanya-jawab agar anak-anak lebih aktif dan percaya diri dalam belajar.

Program Kerja Mengajar di Sekolah Dasar – Kelas 1

Sebagai wujud kontribusi di bidang pendidikan, kami melaksanakan program kerja “Mengajar di Sekolah Dasar”, yang berfokus pada pendampingan dan pengajaran di kelas 1 SD. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 04 Agustus – hinggal 16 Agustus 2025, bekerja sama dengan pihak sekolah dasar setempat. Kami bertugas mengajar di kelas 1 setiap hari, dengan peran sebagai:

  • Guru pendamping yang membantu guru utama dalam menjelaskan materi
  • Pengajar langsung untuk materi dasar seperti membaca, menulis, berhitung, mengenal huruf dan angka
  • Pengelola kelas dalam kegiatan belajar sambil bermain, seperti lagu edukatif, menggambar, dan permainan interaktif.

Materi yang diajarkan disesuaikan dengan kurikulum sekolah serta kebutuhan siswa. Kegiatan mengajar juga disertai pendekatan personal agar siswa merasa nyaman, berani bertanya, dan semangat belajar.

Program Kerja “Aksi Peduli Sehat: Skrining Kesehatan dan Cek Kesehatan Masyarakat”

Kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa, 22 Juli 2025 bertempat di Kelurahan Uwung Jaya. Program ini terbuka untuk seluruh warga, terutama lansia dan dewasa usia produktif, yang berisiko mengalami gangguan kesehatan namun belum rutin melakukan pemeriksaan medis. Dalam kegiatan ini, kami membantu pihak kelurahan dan puskesmas untuk pendamping warga, sementara petugas kesehatan dari Puskesmas bertanggung jawab dalam pelaksanaan pemeriksaan medis. 

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis, serta sesi konsultasi singkat mengenai hasil skrining. Mahasiswa KKN turut mendampingi warga selama proses pemeriksaan.

Program Kerja UMKM “Sosialisasi meningkatkan daya saing UMKM melalui digitalisasi dan perizinan di kelurahan Uwung Jaya”

Sebagai upaya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kami melaksanakan program kerja bertema “Sosialisasi Meningkatkan Daya Saing UMKM melalui Digitalisasi dan Perizinan” yang berlokasi di Kelurahan Uwung Jaya.

Program ini dilatar belakangi oleh kondisi UMKM setempat yang umumnya masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan dalam pemasaran digital, minimnya pengetahuan tentang legalitas usaha, dan kurangnya akses terhadap informasi pengembangan usaha. Oleh karena itu, program ini dirancang untuk memberikan edukasi dan pendampingan guna meningkatkan daya saing UMKM di era digital.

Tahap Observasi: Menyusuri 17 RW, Kegiatan diawali dengan observasi langsung ke seluruh 17 RW di Kelurahan Uwung Jaya. Observasi ini dilakukan untuk mengidentifikasi pelaku UMKM aktif, jenis usaha yang dijalankan, kendala yang dihadapi, serta potensi yang bisa dikembangkan.

Seminar UMKM: Puncak Kegiatan di Kantor Kelurahan, Sebagai tindak lanjut dari observasi, tim KKN menyelenggarakan Seminar UMKM yang menjadi kegiatan utama program. Seminar ini dilaksanakan di Kantor Kelurahan Uwung Jaya dan diikuti oleh pelaku UMKM dari berbagai RW.

Program kerja pembuatan Plang Edukasi Sampah dan Tempat sampah Pemilahan

Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan. Proses pembuatan plang edukasi sampah mana kami saling membantu mulai dari merubah bahan yang tadinya palet menjadi kayu-kayu yang bisa dijadikan bahan untuk plang tersebut lalu kami memotong dan menyatukan bagian-bagian yang memang harus disatukan sampai akhirnya menjadi yang namanya plang edukasi sampah.

Plang edukasi ini dibuat dengan desain menarik dan bahasa yang mudah dipahami, agar dapat dibaca oleh berbagai kalangan usia. Plang kemudian dipasang di area yang sering dilalui masyarakat, seperti dekat Sekolah, Posyandu dan Kelurahan, agar memberikan efek visual dan pesan berkelanjutan kepada warga.

Program Kerja bersinergi Bersama Posyandu dalam meningkatkan kualitas dan Kesehatan Masyarakat.

Sebagai bentuk pengabdian dan dukungan terhadap pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat paling dasar. Program ini bertujuan untuk membantu kegiatan Posyandu di lingkungan kelurahan serta meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya ibu dan balita, dalam layanan kesehatan preventif.

Kami juga belajar di posyandu mulai dari mengukur tinggi, badan berat badan dan memberi edukasi kepada ibu-ibu yang mempunyai anak kecil. Di posyandu itu kami juga belajar menangani ibu-ibu yang memiliki masalah dengan anaknya contohnya dengan berat badan yang tidak naik atau stuck di situ saja ya itu biasa disebut stunting kami juga menjumpai satu anak yang stunting kebetulan dua dari kami berasal dari fakultas Ilmu kesehatan mereka membantu kami untuk mengedukasi dan mengontrol gizi anak itu dan memberi pengetahuan kepada orang tua anak itu hingga akhirnya seiring waktu berjalan ada peningkatan yang positif dari anak itu.

Program Kerja Penyuluhan pencegahan dan penanganan stunting.

Program ini menyasar langsung anak-anak yang terindikasi mengalami stunting di wilayah Uwung Jaya, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam upaya promotif dan preventif masalah gizi anak. Kami secara rutin melakukan kunjungan rumah ke anak-anak yang mengalami stunting, yang dilaksanakan setiap hari Sabtu. 

Dalam setiap kunjungan, dilakukan beberapa aktivitas utama, antara lain:

  • Penyuluhan kepada orang tua terkait pola makan bergizi seimbang, pentingnya kebersihan makanan, dan cara merawat anak stunting di rumah,
  • Pemantauan berat badan dan tinggi badan anak untuk mencatat perkembangan fisik secara berkala,
  • Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang bergizi seperti bubur kacang hijau, telur, atau camilan sehat lainnya, sebagai bentuk dukungan pemenuhan gizi harian anak.

Kegiatan dilakukan dengan pendekatan personal dan edukatif, agar orang tua merasa nyaman dan terbuka dalam berdiskusi mengenai kondisi anak mereka.

Program Kerja “Pagi Aktif, Badan Sehat: Program Senam dan Olahraga Rutin Masyarakat”

Dalam rangka mendukung gaya hidup sehat dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya aktivitas fisik, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong masyarakat agar aktif bergerak, menjaga kebugaran tubuh, serta mempererat silaturahmi antarwarga melalui olahraga bersama. Senam rutin dilaksanakan setiap hari Minggu pagi, bertempat di Lapangan Kelurahan Uwung Jaya, dimulai pukul 06.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini terbuka untuk seluruh kalangan masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, ibu-ibu, hingga lansia. Gerakan senam yang dibawakan bervariasi, mulai dari senam sehat ceria, senam aerobik, hingga senam lansia yang lebih ringan dan mudah diikuti. 

     Program Kerja “Kerja Bakti Bersama Masyarakat Kelurahan Uwung Jaya”

   Kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga secara berkelanjutan. Berdasarkan hasil observasi dan koordinasi dengan pihak kelurahan dan warga setempat, ditemukan beberapa titik lingkungan yang perlu dibersihkan dan dirapikan, seperti area selokan, taman, jalan lingkungan, dan halaman fasilitas umum. Untuk itu, kerja bakti menjadi salah satu program penting yang tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong di tengah Kegiatan kerja bakti dilaksanakan pada 25 Juli 2025, dimulai pukul 07.00 WIB. Lokasi kerja bakti Kelurahan Uwung Jaya.

Dan tak terasa waktu terus berjalan hari terus berganti sampailah kami di tanggal 16 Agustus di mana hari itulah hari terakhir kami menjalani program kerja KKN uwung Jaya kami kembali ke Fakultas masing-masing begitu banyak kenalan tak dapat dilupakan begitu saja begitulah kami menyebut kelompok KKN itu sebagai rumah untuk saling bercerita seperti di awal kami tidak saling kenal Tapi selama satu bulan itu kami saling mengenal dan menjadikan kelompok KKN itu sebagai keluarga, datang sebagai orang asing dan berpisah layaknya keluarga.


Dokumentasi

1. Pembukaan KKN

2. Kegiatan mengajar Ngaji

3. Kegiatan Mengajar Bimbel

 

4. Kegiatan Mengajar Sekolah Dasar Uwung Jaya

5. Kegiatan Posyandu

6. Plang Edukasi Sampah

7. Observasi UMKM 

8. Seminar UMKM Uwung Jaya

9. Kerja Bakti

10. Penutupan

Penutup

Laporan ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang yang berlangsung pada periode Rabu, 16 Juli 2025 s/d Sabtu, 16 Agustus 2025 di Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Selama kurang lebih satu bulan, Mahasiswa telah merealisasikan berbagai program kerja yang sebelumnya telah dirancang, mencakup bidang pendidikan, sosial, ekonomi, lingkungan, dan kesehatan. Secara keseluruhan, pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik sesuai perencanaan, meskipun terdapat beberapa penyesuaian yang dilakukan untuk menyesuaikan kondisi lapangan serta kebutuhan masyarakat setempat.

kami menyadari bahwa pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini masih jauh dari sempurna. Namun, kami berharap program-program yang telah kami jalankan selama satu bulan di Kelurahan Uwung Jaya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi bekal pengalaman berharga bagi kami sebagai mahasiswa.

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan membantu kelancaran kegiatan ini, terutama kepada masyarakat Uwung Jaya yang telah menerima kami dengan baik. Semoga silaturahmi dan kerja sama yang terjalin selama KKN ini dapat terus terjaga di masa yang akan datang.

Penulis

Annisa Putri

Annisa Putri

S1-Manajemen