Kuliah Kerja Nyata (KKN) didasari pada filsafat pendidikan yang merujuk pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menyatakan bahwa pendidikan adalah us sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan bagi dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.
Proses pembelajaran bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang dikembangkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam berbagai segi kehidupan. Pelaksanaan kuliah demikian diharapkan dapat meningkatkan empati mahasiswa dan memberikan kontribusi nyata dalam penyelesaian persoalan yang ada di masyarakat. Sebagai kegiatan intrakurikuler, KKN merupakan bagian integral dari kurikulum program studi yang diharapkan dapat meningkatkan kecerdasan intelektual, emosional, dan sosial.
Sebagai bagian dari aktifitas akademika, baik secara pribadi maupun kelompok, secara langsung maupun tidak langsung, mahasiswa harus menjaga citra dan nama baik institusi. Oleh karena itu, dalam upaya membantu memecahkan permasalahan yang ada, perlu mengedepankan etika akademik, nilai, dan norma, serta etika sosial di masyarakat. Mahasiswa juga dituntut menjunjung tinggi pluralitas dan toleransi terhadap berbagai perbedaan di lokasi KKN, serta mengedepankan kebersamaan dan kerukunan dalam setiap upaya perbaikan yang dilakukan.
Waktu pelaksanaan KKN yang berlangsung kurang lebih empat minggu merupakan waktu yang relatif singkat. Oleh karena itu, mahasiswa harus mampu memanfaatkan momentum ini sebaik-baiknya. Melalui KKN diharapkan mahasiswa dapat mengamalkan ilmu, teknologi, dan seni yang diperoleh selama proses pembelajaran sehingga berdaya guna untuk membantu menyelesaikan persoalan-persoalan di masyarakat. Dengan demikian, KKN merupakan wujud nyata peran mahasiswa sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan sosial Universitas Muhammadiyah Tangerang kepada masyarakat.
Pelaksanaan mata kuliah KKN tahun 2025 menempatkan kelompok penulis dan seluruh anggota kelompok di Desa Sukadamai, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Djuhrijjani, S.H., M.H., bertugas memantau kinerja mahasiswa KKN, baik dalam membaca potensi daerah, memantau perkembangan di lapangan, maupun merespons kendala yang dihadapi selama kegiatan. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan dapat menjalankan program sesuai situasi dan kondisi yang ada, baik program yang berbasis kompetensi maupun kegiatan di luar kompetensinya.
Mahasiswa Kelompok KKN berupaya mengamalkan, menerapkan, dan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh dari proses perkuliahan untuk menganalisis serta memecahkan berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat Desa Sukadamai. Mahasiswa KKN yang berasal dari berbagai fakultas menjalin kerja sama yang solid, sehingga program kerja yang dicanangkan dapat berjalan dengan baik.
Secara administratif, Desa Sukadamai terdiri atas 21 Rukun Tetangga (RT), 6 Rukun Warga (RW), dengan luas wilayah 405,5 ha dan jumlah penduduk 15.766 jiwa, Secara umum, kelompok KKN membentuk 6 Badan Pengurus Harian (BPH) dan 5 divisi utama, yaitu Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, Divisi Acara, Divisi Hubungan Masyarakat (Humas), Divisi Logistik, Divisi Konsumsi, serta Divisi Publikasi, Desain, dan Dokumentasi (PDD).
Pembagian tugas ini telah didiskusikan oleh seluruh anggota kelompok agar pelaksanaan program kerja dapat berjalan lancar. Beberapa kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu mahasiswa yang banyak bekerja serta kondisi sosial masyarakat yang cenderung lebih fokus pada kegiatan perekonomian. Kendala-kendala awal tersebut memberikan efek yang cukup signifikan, terutama pada tingkat keseriusan dalam meninjau ulang potensi yang dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari kegiatan KKN.
Selain itu, KKN menjadi bentuk pertanggungjawaban moral dan sosial perguruan tinggi kepada masyarakat, sehingga manfaat yang dihasilkan bukan hanya untuk mahasiswa, tetapi juga untuk peningkatan kualitas hidup warga di lokasi kegiatan.
Adapun manfaat yang di dapat oleh mahasiswa, masyarakat dan kampus adalah sebagai berikut:
1. Mahasiswa
2. Masyarakat dan Pemerintahan Desa
Para staf desa dan warga Desa sukadamai:
Kepala Desa Sukadamai
Sekretaris Desa Sukadamai
Ketua RW 01
Ketua RT 01/01
Ketua RT 02/01
Ketua RT 03/01
Ketua RT 04/01
Ketua LPM Desa Sukadamai
Ketua Karang Taruna Desa Sukadamai
Kader Posyandu Desa Sukadamai
Ketua PKK Desa Sukadamai
Anggota PKK Desa Sukadamai
Tokoh Masyarakat Desa Sukadamai
Babinsa Desa Sukadamai
Bhabinkamtibmas Desa Sukadamai
Warga Desa Sukadamai
Seluruh mahasiswa KKN Desa Sukadamai
| Nim: 2214201066 | |
| Nim: 2290241033 | |
| Nim: 2270201277 | |
| Nim: 2270201189 | |
| Nim: 2286208065 | |
| Nim: 2270201190 | |
| Nim: 2255201171 | |
| Nim: 2255201213 | |
| Nim: 2255201163 | |
| Nim: 2288201012 | |
| Nim: 2261201192 | |
| Nim: 2261201088 | |
| Nim: 2288201044 | |
| Nim: 2286208010 | |
| Nim: 2222201039 | |
| Nim: 2261201445 | |
| Nim: 2288201048 | |
| Nim: 2262201054 | |
| Nim: 2261201335 | |
| Nim: 2261201165 | |
| Nim: 2288201001 | |
| Nim: 2270201180 | |
| Nim: 2274201148 | |
| Nim: 2274201160 | |
| Nim: 2221201030 | |
| Nim: 2214201086 | |
| Nim: 2262201095 | |
| Nim: 2222201084 |
Seminar umkm yang di laksanakan tanggal 14 Agustus 2025, Kami menghadirkan Narasumber Bapak Drs. H. Imran Rosidi NH, M.M dari Fakultas Ekonomi Bisnis. Untuk membawakan tema UMKM dengan topik “Penerapan Branding Digitalisasi Untuk Menjangkau Pasar Yang Lebih Luas”. kegiatan seminar UMKM di adakan di aula Desa Sukadamai membahas penerapan branding dan digitalisasi menjadi strategi penting untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Branding berperan dalam membangun citra positif dan identitas unik perusahaan melalui elemen visual, pesan merek, serta pengalaman pelanggan yang konsisten. Citra merek yang kuat akan memudahkan perusahaan mendapatkan kepercayaan konsumen dan meningkatkan loyalitas mereka.
Di sisi lain, digitalisasi membuka peluang tanpa batas geografis untuk memasarkan produk atau jasa. Melalui media sosial, e-commerce, website resmi, dan iklan digital, perusahaan dapat menjangkau audiens yang lebih luas secara efektif. Pemanfaatan teknologi seperti sistem manajemen pelanggan (CRM) juga membantu mengelola hubungan dengan konsumen secara lebih terukur dan personal.
Kombinasi antara branding yang konsisten dan strsategi digital yang tepat mampu meningkatkan kesadaran merek, memperkuat posisi di pasar, serta mendorong pertumbuhan penjualan. Dengan memaksimalkan kedua aspek ini, perusahaan dapat bersaing secara kompetitif dan memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.
Tujuan utama branding digital bagi warga Desa Sukadamai adalah membangun dan memperkuat citra produk atau jasa desa secara konsisten di dunia online, agar lebih dikenal luas, menjangkau pasar tanpa batas geografis, serta meningkatkan interaksi dengan pembeli. Melalui strategi digital, warga Desa Sukadamai dapat menumbuhkan kepercayaan dan loyalitas pelanggan, mendorong penjualan, sekaligus memanfaatkan data analitik untuk mengukur efektivitas promosi dan mengoptimalkan pemasaran di masa depan.
Pada kegiatan seminar yang dilaksanakan pada tanggal 04 Agustus 2025, dalam salah satu proker yang kami buat, diisi oleh narasumber Ibu Hj.Dwi Nur Fauziah Ahmad, SH., MH. yang mengisi acara tersebut berasal dari fakultas Hukum untuk memberikan penyuluhan dengan topik “Mengenal Perjanjian dalam Pinjaman Online (Pinjol).” Materi yang disampaikan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta tentang:
Pinjaman online merupakan fasilitas pinjaman uang yang disediakan oleh perusahaan financial technology (fintech) melalui platform berbasis internet atau aplikasi mobile. Seluruh proses, mulai dari pengajuan hingga pencairan dana, dilakukan secara digital tanpa perlu adanya pertemuan langsung atau tatap muka antara peminjam dan pemberi pinjaman. Kemudahan akses serta proses yang cepat menjadi alasan utama mengapa layanan ini banyak diminati oleh masyarakat.
Banyak masyarakat tertarik menggunakan pinjaman online (pinjol) karena kemudahannya dalam proses pengajuan yang cepat, tanpa jaminan, dan hanya membutuhkan aplikasi berbasis internet. Selain itu, tekanan ekonomi dan gaya hidup konsumtif mendorong sebagian orang untuk mencari solusi keuangan secara instan. Pinjol juga menawarkan kemudahan akses serta prosedur yang sederhana, sehingga pengguna bisa mendapatkan dana dalam waktu singkat.
Pinjaman online (pinjol) diatur oleh beberapa regulasi penting, yaitu Peraturan OJK No. 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi, Undang-Undang Perlindungan Konsumen No. 8 Tahun 1999, dan Undang-Undang ITE No. 11 Tahun 2008 jo. UU No. 19 Tahun 2019 jo. UU No. 1 Tahun 2024. Regulasi dimaksudkan agar konsunen dalam hal ini debitur terlindungi dari praktik yang merugikan seperti biaya atau bunga yang tinggi, verivikasi data yang tidak sesuai aturan serta cara penagihan yang berlebihan. Tujuan utama dari regulasi ini adalah agar masyarakat lebih terlindungi secara hukum saat menggunakan layanan pinjol.
Perjanjian baku pada pinjaman online (pinjol) adalah perjanjian yang disusun secara sepihak oleh penyedia layanan dengan format standar yang tidak dapat diubah. Peminjam tidak memiliki ruang untuk bernegosiasi dan hanya diberikan pilihan untuk menerima atau menolak perjanjian tersebut. Perjanjian ini umumnya berbentuk kontrak elektronik yang disetujui melalui klik persetujuan secara digital, sehingga meskipun praktis, tetap mengikat secara hukum.
Pinjol ilegal perlu diwaspadai karena sering kali menawarkan bunga tinggi dan biaya tersembunyi yang memberatkan peminjam. Selain itu, mereka kerap melakukan penagihan dengan cara-cara yang merugikan, seperti teror, ancaman, serta menghubungi kontak darurat tanpa izin. Pinjol ilegal juga rawan menyalahgunakan data pribadi dan tidak berada di bawah perlindungan hukum, sehingga dapat menimbulkan jerat utang berkepanjangan serta merusak reputasi pribadi peminjam.
Sebelum memutuskan untuk mengambil pinjaman online (pinjol), penting bagi masyarakat untuk memahami risiko yang mungkin timbul serta mengetahui hak-haknya sebagai konsumen. Membaca syarat dan ketentuan dengan teliti menjadi langkah awal yang harus dilakukan, terutama terkait besarnya bunga, biaya administrasi, dan denda keterlambatan. Semua biaya yang timbul harus benar-benar dipahami agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari. Jika terdapat hal yang tidak dimengerti, peminjam sebaiknya meminta klarifikasi terlebih dahulu kepada penyedia pinjaman. Sikap bijak ini penting untuk menghindari jerat utang dan risiko dari platform pinjol ilegal.
Melalui kegiatan seminar penyuluhan tentang pinjaman online (pinjol), masyarakat desa sukadamai mendapatkan pemahaman yang lebih luas mengenai apa itu pinjol, alasan masyarakat tertarik menggunakannya, serta risiko yang mengintai di balik kemudahannya.
Dengan adanya penjelasan mengenai regulasi dan perlindungan hukum. Masyarakat Desa Sukadamai juga diingatkan untuk lebih berhati-hati dalam menyetujui perjanjian, terutama yang bersifat baku dan dibuat secara sepihak. Selain itu, penyuluhan ini menekankan pentingnya mengenali ciri-ciri pinjol ilegal dan dampak buruk yang ditimbulkannya. Harapannya, masyarakat dapat lebih bijak dalam memanfaatkan layanan pinjol, tidak terjebak dalam jerat utang, dan selalu memastikan bahwa layanan yang digunakan telah terdaftar secara resmi serta sesuai dengan hukum yang berlaku.
Program kerja ini bertujuan untuk menyalurkan waqaf Al-Qur’an serta alat perlengkapan ibadah ke musholla sekitar Desa Sukadamai yaitu Musholla Al-Ikhlas dan Nurul Fattah, serta tempat pengajian. Wakaf Al-Qur’an ini diperoleh dari Kementerian Agama (KEMENAG) Republik Indonesia sebanyak 20 buah Al-Qur’an, selain Al-Qur’an diserahkan pula waqaf Iqra berupa sebanyak 15 serta donasidari Masyarakat dalam bentuk mukena layak pakai sebanyak 17 mukena, 12 sarung, 9 sajadah, dan 100 buah petunjuk untuk mengaji. Kegiatan penyaluran perlengkapan ibadah ini dilaksanakan pada Kamis, 31 Juli 2025 Seluruh peserta KKN dibagi menjadi dua kelompok untuk efisiensi pelaksanaan.
Tujuan utama dari program ini adalah”
Secara keseluruhan, proker wakaf ini bertujuan untuk menciptakan dampak jangka panjang yang berkelanjutan bagi fakultas, mahasiswa, dan umat atau Masyarakat di Desa Sukadamai secara luas.
Kegiatan penyuluhan bullying yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah 34 Cikupa, pada tanggal 25 Juli 2025. Sebagian mahasiswa KKN Desa Sukadamai langsung melakukan Penyuluhan bullying kepada siswa siswi SD Muhammadiyah sebagai bentuk edukasi kepada siswa kelas 6 tentang:
Selain penyampaian materi kami juga menyelipkan permainan singkat untuk mencairkan suasana seperti ice breaking/games ringan selama 5-10 menit, dan memberikan contoh-contoh sederhana seperti bermain peran bagaimana cara menolong teman yang dibully, atau ketika sedang dibully.
Kami juga mengajarkan untuk berani berkata “STOP BULLYING” secara sopan kepada siswa-siswi SD Muhammadiyah. di akhir kegiatan kami juga melakukan diskusi singkat tanya jawab untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak bertanya atau bercerita mengenai pengalaman mereka jika pernah melihat atau merasakan Bullying.
Kegiatan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut, yaitu pada hari Selasa, Rabu, dan Kamis, dengan pembagian peserta berdasarkan kelas: hari Selasa untuk kelas 1, Rabu untuk kelas 2, dan Kamis untuk kelas 3. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan sekolah dan dipandu oleh mahasiswa KKN yang bertindak sebagai pemateri.
Penyuluhan bertujuan untuk mengenalkan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan sejak dini melalui materi interaktif, video edukasi, serta praktik langsung seperti mencuci tangan yang benar. Anak-anak diajak untuk memahami dan membiasakan perilaku hidup sehat baik di rumah maupun di sekolah, seperti mencuci tangan, membuang sampah pada tempatnya, makan makanan sehat, dan berolahraga secara rutin.
Kegiatan dimulai dengan pembukaan, perkenalan pemateri, serta ice breaking untuk membangun semangat dan antusiasme peserta. Setelah itu, anak-anak diajak menyimak video edukatif tentang kebiasaan hidup sehat yang dilanjutkan dengan diskusi interaktif. Materi utama meliputi penjelasan tentang pengertian PHBS, tujuan PHBS, serta contoh penerapan di sekolah dan di rumah. Di sekolah, anak-anak diajarkan pentingnya mencuci tangan sebelum makan dan setelah bermain, makan jajanan sehat, menggunakan jamban bersih, membuang sampah pada tempatnya, berolahraga secara rutin, dan tidak merokok di lingkungan sekolah. Sementara itu, di rumah anak-anak diajak untuk membiasakan diri menggunakan air bersih, makan makanan bergizi, serta membersihkan diri setelah bermain di luar. Salah satu kegiatan yang paling disukai adalah simulasi enam langkah mencuci tangan yang benar, yang dipraktikkan bersama dengan panduan dan lagu agar lebih mudah diingat.
Manfaat dari kegiatan ini adalah menumbuhkan kesadaran anak tentang pentingnya hidup bersih dan sehat, membentuk kebiasaan baik sejak dini seperti mencuci tangan, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta mencegah penyebaran penyakit di rumah dan sekolah. Kegiatan ditutup dengan ucapan terima kasih serta penguatan semangat untuk terus menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Taman Membaca merupakan program literasi yang dijalankan secara rutin oleh mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang setiap hari Sabtu di Perpustakaan Desa Sukadamai. Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu selama masa KKN, yaitu tanggal 26 Juli, 2 Agustus, dan 9 Agustus 2025, bertempat di Perpustakaan Desa Sukadamai.
Program ini ditujukan untuk anak-anak usia sekolah dasar yang tinggal di sekitar desa dengan tujuan menumbuhkan budaya membaca, melatih kemampuan menyimak cerita, serta memperkenalkan nilai-nilai moral secara menyenangkan melalui cerita. Kegiatan Taman Membaca di mulai pada pukul 10.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB.
Untuk mendukung suasana belajar yang menyenangkan, mahasiswa turut menghias ruangan perpustakaan dengan berbagai poster edukatif dan visual tematik. Terdapat lima poster utama, satu peraturan perpustakaan, satu poster pojok baca, serta lima label kategori buku untuk rak-rak yang tersedia.
Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa anak-anak mengikuti kegiatan dengan antusias, menjawab pertanyaan dengan aktif, dan menunjukkan ketertarikan untuk membaca dan menyimak lebih lanjut. Taman Membaca ini menjadi media yang efektif untuk menyampaikan nilai-nilai karakter kepada anak-anak secara menyenangkan dan interaktif
Kegiatan ini disambut antusias karena menghadirkan suasana belajar yang seru dan interaktif. Selain mengenalkan nilai-nilai moral dari cerita fabel, anak-anak juga belajar percaya diri dalam berbicara di depan umum. Mahasiswa berperan sebagai fasilitator dan pembimbing agar setiap anak mendapatkan kesempatan tampil. Program ini diharapkan mampu membentuk karakter positif serta membangun kecintaan anak-anak terhadap buku dan dunia literasi sejak dini.
Kegiatan taman membaca di minggu terakhir diisi dengan dengan membaca buku cerita lalu prakarya membuat tempat pensil dari karton yang dibentuk seperti lebah lucu. Anak-anak terlihat antusias saat menerima bahan-bahan yang sudah disiapkan, seperti karton, kertas warna, double tip, gunting, dan spidol.
Kami membimbing mereka langkah demi langkah, mulai dari menyiapkan bahan yang sudah di potong, menempel kertas warna, menggambar wajah lebah, hingga merakitnya menjadi tempat pensil. Suasana belajar jadi seru karena anak-anak bisa sambil bercanda dan berkreasi sesuai imajinasi mereka. Hasil karya kemudian dibawa pulang sebagai kenang-kenangan dari mahasiswa KKN Desa Sukadamai.
Salah satu tugas program kerja Divisi Desain Komunikasi Visual (DKV) adalah membuat Sign system yaitu papan nama untuk mushola. Tujuan dari system ini adalah untuk menentukan identitas masjid melalui pemasangan papan nama (signage) yang informatif, menarik, dan sesuai dengan prinsip desain visual. Dengan mempertimbangkan elemen identitas masjid, seperti nama, arah kiblat, dan informasi tentang jam salat, papan nama dibuat untuk berfungsi sebagai petunjuk arah bagi penanda. Sign system penanda harus dipasang di tempat yang strategis sehingga orang bisa melihatnya.
Tujuan dari proker ini yaitu:
Memperkuat identitas visual mushola untuk membangun citra yang jelas dan mudah dikenali oleh masyarakat melalui elemen visual seperti papan nama, arah kiblat, dan informasi pendukung lainnya. Dengan menggunakan desain yang konsisten, estetis, dan sesuai prinsip komunikasi visual, agar mushola dapat memiliki tampilan yang lebih profesional dan menarik. Identitas visual ini tidak hanya berfungsi sebagai penanda lokasi, tetapi juga mencerminkan karakter dan fungsi keagamaan mushola sebagai tempat ibadah yang tertata dan terhormat di lingkungan masyarakat.
Pemasangan papan nama atau sign system bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengenali dan menemukan lokasi masjid atau mushola. Dengan desain yang jelas dan penempatan yang strategis, papan nama menjadi penunjuk arah yang efektif, terutama bagi masyarakat umum atau pendatang yang belum familiar dengan lingkungan sekitar. Informasi seperti nama masjid, arah kiblat, dan petunjuk lokasi akan membantu mempercepat proses pencarian, sehingga masjid lebih mudah diakses dan dikenal oleh warga sekitar.
Papan nama yang dirancang dengan baik dapat memberikan kesan rapi dan profesional terhadap fasilitas keagamaan mushola. Melalui penggunaan elemen desain visual yang tepat seperti tipografi yang jelas, warna yang serasi, dan tata letak yang terstruktur mushola akan terlihat lebih tertata dan terawat. Hal ini mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan ibadah, sekaligus menumbuhkan rasa hormat dan kenyamanan bagi masyarakat yang datang untuk beribadah.
Pemasangan papan nama (sign) dilakukan pada hari Minggu, 03 Agustus 2025 pukul 10.00 WIB oleh Ketua DKM bersama mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan penuh semangat sebagai bentuk kolaborasi antara pihak mushola dan tim KKN dalam memperkuat identitas visual mushola. Papan nama yang dipasang meliputi nama mushola, arah kiblat, serta penunjuk fasilitas seperti toilet dan tempat wudu. Seluruh sign system penanda dipasang di titik strategis agar mudah terlihat oleh jamaah dan masyarakat sekitar, sehingga keberadaan mushola lebih mudah dikenali dan diakses. Kegiatan ini juga menjadi salah satu wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam memperbaiki sarana keagamaan di lingkungan Desa Sukadamai.
Kegiatan les bersama biasa dilakukan sore hari setiap jam 4 dan dilaksanakan di dua lokasi, yaitu di posko dan di perpustakaan. Les di posko dilakukan dengan suasana santai dan interaktif, sehingga peserta lebih leluasa bertanya dan berdiskusi, sementara les di perpustakaan berlangsung dalam suasana kondusif dengan dukungan fasilitas buku dan referensi yang lengkap untuk menunjang proses belajar. Kedua kegiatan ini bertujuan memberikan pendampingan belajar yang menyenangkan sekaligus meningkatkan pemahaman materi bagi anak- anak Desa Sukadamai.
Kegiatan ngaji Bersama biasa dilakukan sehabis mahgrib di tempat Ustad Hasan diperuntukkan bagi peserta KKN Perempuan. Suasana pembelajaran berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, dengan bimbingan langsung dari ustad yang membacakan, membetulkan ayat-ayat Al-Qur’an. Agar anak-anak Desa Sukadamai dapat belajar membaca Al-Qur’an dengan tartil sekaligus memperdalam pemahaman agama dalam suasana yang nyaman dan terarah.
Kegiatan ngaji bersama di tempat Ustad Iqbal diperuntukkan bagi peserta KKN Laki-laki. Dengan metode pembelajaran yang terstruktur, ustad membimbing peserta dalam memperbaiki bacaan, tajwid, dan makhraj huruf. Lingkungan belajar yang tertib dan fokus membuat paraanak-anak Desa Sukadamai dapat meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur’an sekaligus memperkuat pemahaman nilai-nilai islami.
Kegiatan senam bersama dilaksanakan setiap minggu pagi dengan tujuan menjaga kebugaran tubuh dan meningkatkan semangat masyarakat untuk berolahraga. Warga Desa Sukadamai dan anggota tim KKN berkumpul di lokasi yang telah ditentukan, lalu mengikuti gerakan senam yang dipandu oleh instruktur atau perwakilan tim. Iringan musik yang energik membuat suasana semakin meriah dan mendorong peserta untuk bergerak aktif.
Selain memberikan manfaat bagi kesehatan fisik, senam bersama ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antar peserta. Momen berkumpul setiap minggu pagi menciptakan suasana kebersamaan dan kekompakan, sehingga interaksi antara warga dan tim menjadi lebih akrab. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan hidup sehat sekaligus memperkuat rasa persaudaraan di lingkungan masyarakat.
Kegiatan yasinan bersama dilaksanakan setiap malam Jumat secara serentak oleh peserta perempuan di posko KKN dan peserta laki-laki di mushola. Acara diawali dengan pembacaan surah Yasin secara tartil, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan kelancaran kegiatan. Meskipun dilakukan di tempat yang berbeda, suasana khidmat dan kekompakan tetap terasa karena kegiatan ini dilaksanakan pada waktu yang sama.
Yasinan bersama ini tidak hanya menjadi wadah untuk memperdalam nilai-nilai keagamaan, tetapi juga mempererat silaturahmi antara warga dengan peserta KKN. Pembagian lokasi antara posko dan mushola disesuaikan untuk menjaga kenyamanan, sekaligus memudahkan partisipasi seluruh peserta. Dengan diadakannya secara rutin, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan dan memperkuat ukhuwah islamiyah di lingkungan masyarakat.
Posyandu Desa Sukadamai rutin melaksanakan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya ibu, balita, dan lansia. Kegiatan meliputi penimbangan balita, pengukuran tinggi badan, dan pencatatan hasil di Kartu Menuju Sehat (KMS) sebagai upaya memantau pertumbuhan anak. Selain itu, dilakukan pemeriksaan kesehatan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, termasuk pengecekan tekanan darah dan konsultasi dengan tenaga medis. Program imunisasi dasar, pemberian vitamin A untuk balita, serta tablet tambah darah bagi ibu hamil dan remaja putri juga menjadi bagian penting dari layanan yang diberikan.
Selain pelayanan medis, Posyandu juga aktif memberikan penyuluhan kesehatan mengenai gizi seimbang, kebersihan lingkungan, dan pencegahan stunting. Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dilaksanakan untuk membantu balita gizi kurang dan ibu hamil berisiko tinggi. Posyandu Lansia turut diadakan dengan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol bagi warga lanjut usia. Melalui kegiatan ini, Posyandu Desa Sukadamai berperan penting dalam menjaga kesehatan masyarakat dan mendorong perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan desa.






Eka Putri Jayanti