Laporan Kelompok KKN Kelurahan Pakulonan Barat

Laporan Kelompok KKN Kelurahan Pakulonan Barat

: Sabtu, 16 Agustus 2025 : Pakulonan Barat

Latar belakang kegiatan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu mata kuliah interdisipliner yang wajib ditempuh mahasiswa program S1 yang diselenggarakanp erguruan tinggi. Hal ini bertujuan untukmengembangkan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman nyata di masyarakat dan menyiapkan mahasiswa untuk bersosialisasi secara langsung dengan masyarakat setelah lulus. Sesuai dengan pengertiannya, KKN dilaksanakan di masyarakat dengan tujuan untuk memajukan dan memberdayakan masyarakat melaluiberbagai program kerja yang dirancang secara sengaja, terencana, dan sistematis. Hal ini sesuai dengan CaturDharma Perguruan Tinggi yang ketiga, yaitu pengabdian masyarakat.  

Program KKN dari Universitas MuhammadiyahTangerang merupakan salah satu bentuk implikasi pengabdian masyarakat. Tidak hanya untuk kepentingan masyarakat, diharapkan KKN  juga dapat memberikan manfaat besar untuk mahasiswa dan lembaga.Masyarakat mampu menumbuhkan motivasi untuk mengelola potensi yang dimiliki sehingga mampu melaksanakan pembangunan secara mandiri dan berkelanjutan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup. Mahasiswa mampu mendapatkan pengalamanbelajar dan mengembangkan kompetensi berkomunikasi dan berhubungan langsung dengan masyarakat. Lembaga yang berkaitan dengan inilembaga mampu meningkatkan hubungan antara Perguruan Tinggi dengan pemerintah daerah, intansi terakitdan masyarakat. 


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Karena kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) memiliki banyak manfaat yang bisa diperoleh baik dari mahasiswa maupun masyarakat, maka pelaksanaannya tidak hanya sebatas kewajiban akademik semata. KKN merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang diharapkan mampu menjembatani antara dunia akademik dengan realitas sosial di lapangan. Selain sebagai sarana untuk mempraktikkan teori pembelajaran yang telah diberikan oleh kampus, mahasiswa juga dapat merasakan secara langsung pengalaman berinteraksi, beradaptasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Melalui KKN, mahasiswa dapat mengasah keterampilan sosial, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta kerja sama tim yang selama ini hanya diperoleh secara terbatas di lingkungan perkuliahan. Mereka akan belajar bagaimana menghadapi berbagai permasalahan di masyarakat dengan pendekatan yang tepat, kreatif, dan solutif. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya menjadi individu yang cerdas secara intelektual, tetapi juga peka terhadap kebutuhan dan permasalahan sosial yang terjadi di sekitarnya.

Bagi masyarakat, kegiatan KKN memberikan dampak positif yang nyata. Program-program yang dilaksanakan, baik di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan, maupun sosial budaya, mampu membantu meningkatkan kualitas hidup dan memberdayakan masyarakat. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat juga dapat menjadi inspirasi dan motivasi, terutama bagi generasi muda di desa atau kelurahan, untuk lebih giat belajar dan mengembangkan potensi diri.

Lebih jauh lagi, kegiatan KKN memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat sebagai mitra pembangunan. Kampus tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan yang menghasilkan lulusan, tetapi juga hadir untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui pengabdian. Dengan begitu, kegiatan ini menjadi wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.


Tujuan kegiatan

Tujuan utama dari pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah sebagai sarana pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus penerapan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang telah diperoleh selama menjalani perkuliahan. KKN dirancang untuk memberikan ruang bagi mahasiswa agar dapat merasakan langsung dinamika kehidupan sosial di tengah masyarakat, memahami kebutuhan serta permasalahan yang dihadapi, dan berkontribusi dalam memberikan solusi nyata. Melalui program kerja yang disusun, mahasiswa diharapkan mampu mendukung pembangunan desa, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, sosial, serta pemberdayaan ekonomi.

Selain itu, kegiatan KKN bertujuan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial pada diri mahasiswa, mengasah kemampuan dalam berkomunikasi, bekerja sama, dan beradaptasi dengan kondisi masyarakat, serta memperkuat semangat gotong royong. Mahasiswa juga belajar mengembangkan kreativitas dan inovasi melalui program-program yang bermanfaat, seperti penyuluhan kesehatan, kegiatan bimbingan belajar, pemberdayaan UMKM, hingga pelatihan pengelolaan lingkungan. Dengan demikian, KKN bukan hanya memberikan manfaat kepada masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter mahasiswa agar memiliki jiwa kepemimpinan, empati, serta kepedulian terhadap pembangunan bangsa.

Bagi masyarakat, kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat memberikan dampak positif berupa tambahan pengetahuan, keterampilan, serta motivasi untuk terus berkembang. Program-program yang dilaksanakan diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata, baik dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperbaiki pola hidup sehat, memperkuat solidaritas sosial, maupun mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal. Sedangkan bagi pemerintah desa, hasil dari kegiatan KKN dapat menjadi masukan berharga dalam perumusan program kerja yang lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat.

Secara lebih luas, tujuan KKN juga mencerminkan salah satu bentuk peran perguruan tinggi dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan yang berkompeten secara akademis, tetapi juga membekali mereka dengan pengalaman sosial dan keterampilan praktis untuk menghadapi tantangan di dunia nyata. Dengan demikian, pelaksanaan KKN menjadi wujud sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa dalam upaya membangun kemandirian serta kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

1.⁠ ⁠Bapak Atep Hendang Waluya, S.TH.I.,M.E.I selaku Dosen Pembimbing Lapangan 

2.⁠ ⁠Bapak Sudrajat, SH,.M.IP Selaku kepala lurah Pakulonan Barat.

3.⁠ ⁠Seluruh jajaran staff dan pihak yang berada di Kelurahan Pakulonan Barat.

4.⁠ ⁠Kepala Sekolah dan Guru SD Muhammadiyah

5.⁠ ⁠Seluruh narasumber yang berkontribusi pada seminar UMKM

6.⁠ ⁠Seluruh RT dan RW Kelurahan Pakulonan Barat

7.⁠ ⁠Masyarakat Kelurahan Pakulonan Barat serta pelaku UMKM yang turut serta dalam  proker kami.

8.⁠ ⁠Mahasiswa KKN UMT Kelurahan Pakulonan Barat 2025, berikut nama mahasiswa yang telah berperan aktif dalam seluruh kegiatan program kerja:

 

No.

Nama

NIM

Fakultas

Prodi

1

Djati Kusumah

2274201001

Hukum

S1-Ilmu Hukum

2

Enisa Nabila

2261201465

Ekonomi dan Bisnis

S1-Manajemen

3

Ida Sapitri

2261201661

Ekonomi dan Bisnis

S1-Manajemen

4

Selvia Nuraini

2261201162

Ekonomi dan Bisnis

S1-Manajemen

5

Septiyan Kenaling

2270201237

Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

S1-Ilmu Komunikasi

6

Cindy Nursafnah

2270201340

Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

S1-Ilmu Komunikasi

7

Mitha Rizky Pangestika

2274201016

Hukum

S1-Ilmu Hukum

8

Melinda Apriana

2261201478

Ekonomi dan Bisnis

S1-Manajemen

9

Muhamad Rafli

2262201203

Ekonomi dan Bisnis

S1-Akuntansi

10

Eva Alya Zahra

2088203075

Keguruan dan Ilmu Pendidikan

S1-Pend. Bahasa Inggris

11

Abduh Hafizh Rabbani

2262201187

Ekonomi dan Bisnis

S1-Akuntansi

12

Fajar Rizky Saputra

2270201078

Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

S1-Ilmu Komunikasi

13

Risky Firmansyah

2286206025

Keguruan dan Ilmu Pendidikan

S1-PGSD

14

Zakiah Zahra

2286206149

Keguruan dan Ilmu Pendidikan

S1-PGSD

15

Firda Nurussalamah

2288203060

Keguruan dan Ilmu Pendidikan

S1-Pend. Bahasa Inggris

16

Raka Wibisana

2290241038

Pariwisata dan Industri Kreatif

S1-Desain Komunikasi Visual

17

Devi Safina

2261201588

Ekonomi dan Bisnis

S1-Manajemen

18

Irfandi Bagus Fahrezi

2220201063

Teknik

S1-Teknik Elektro

19

Raka Aditya Firdaus

2220201023

Teknik

S1-Teknik Elektro

20

Nursyafiqah

2220201055

Teknik

S1-Teknik Elektro

21

Khoiri Setyana

2220201003

Teknik

S1-Teknik Elektro

22

Tedy Permana

2220201049

Teknik

S1-Teknik Elektro

23

Alhafizh Madani Djayusron

2286208083

Agama Islam

S1-Pend. Agama Islam

24

Romanih

2262201024

Ekonomi dan Bisnis

S1-Akuntansi

25

Sabila Dara Juwita

2288203024

Keguruan dan Ilmu Pendidikan

S1-Pend. Bahasa Inggris

26

Mohammad Ridwan

2288203011

Keguruan dan Ilmu Pendidikan

S1-Pend. Bahasa Inggris

27

Alfina Farianti

2288203019

Keguruan dan Ilmu Pendidikan

S1-Pend. Bahasa Inggris

28

Pingky Wahyu Adinda Putri

2270201003

Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

S1-Ilmu Komunikasi


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

 1.⁠ ⁠Pembukaan KKN Pakulonan Barat UMT 2025

Kegiatan Pembukaan KKN UMT 2025 dilaksanakan pada hari Selasa, 15 Juli 2024 di Gor Nambo, Kota Tangerang. Kegiatan diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi KKN kelurahan Pakulonan Barat, DPL, Kepala Kelurahan dan jajarannya. Kemudian, kelompok KKN kelurahan Pakulonan Barat UMT 2025 melakukan pembukaan kembali di lapangan SD Muhammadiyah Kademangan yang dilaksanakan pada hari Rabu, 16 Juli 2025. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati , RT/RW, dan struktur nya. Kegiatan diisi dengan pembukaan, sambutan-sambutan, dan penjelasan program KKN, serta diskusi bersama Kepala Lurah dan struktur mengenai saran program kerja yang perlu dilakukan oleh KKN di Kelurahan Pakulonan Barat.

 2.⁠ ⁠Penyerahan Bingkisan kepada Bapak Lurah Pakulonan Barat 

Pada 17 Juli 2025, mahasiswa KKN memberikan bingkisan kepada pihak kelurahan pakulonan barat. Beberapa mahasiswa dan mahasiswi ikut serta, dan antusias yang tinggi dalam pemberian bingkisan sekaligus perkenalan untuk pelaksanaan KKN di Desa Kademangan selama 1 bulan kedepan.

 3.⁠ ⁠Membantu Kegiatan Posyandu Desa Kademangan 

Pada Jumat, 18 Juli 2025, mahasiswa KKN membantu kegiatan acara di Posyandu Desa Kademangan dalam rangka penyuluhan ibu hamil dan balita untuk pendataan serta memberikan informasi terkait edukasi kepada ibu hamil bersama ibu bidan. Selain pelayanan kesehatan, posyandu juga menjadi sarana penyuluhan. Bidan desa memberikan edukasi kepada ibu hamil tentang pentingnya asupan gizi, pemeriksaan rutin, serta persiapan menjelang persalinan. Sedangkan bagi ibu balita, diberikan penyuluhan mengenai pola makan sehat, imunisasi. Mahasiswa KKN ikut berperan aktif dalam mendampingi penyuluhan, bahkan menambahkan kegiatan kreatif seperti permainan edukatif untuk membuat anak-anak merasa nyaman selama di posyandu.

 4.⁠ ⁠Menghadiri Acara Pembukaan untuk Kemerdekaan Indonesia 

Pada tanggal 19 Juli, Desa Kademangan mengadakan acara pembukaan dalam rangka menyambut ulang tahun negara Indonesia yang ke 80. Beberapa pertunjukan yang ditampilkan oleh warga menciptakan kekeluargaan yang harmonis menjadikan hubungan antar warga semakin erat begitupun kami sebagai tamu di Desa Kademangan merasakan kehangatan dari para warga sekitar.

 5.⁠ ⁠Mengikuti Senam Bersama Warga Desa Kademangan 

Setiap hari Minggu, mahasiswa KKN mengikuti senam bersama ibu-ibu setempat. Kegiatan dimulai pukul 06.30 WIB dan berlangsung hingga pukul 08.30 WIB. Senam dilakukan di area kelurahan dengan suasana ceria dan penuh semangat, bertujuan menjaga kesehatan, meningkatkan kebugaran, serta mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan warga.

 6.⁠ ⁠Pengajian di Masjid Misbahul Huda 

Pada hari Minggu, 20 Juli 2025, Mahasiswi KKN ikut serta dalam kegiatan pengajian bersama ibu-ibu desa kademangan. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan bacaan shalawat bersama kemudian pembacaan ayat suci al Quran secara bergantian, suasana yang tercipta sangat damai diikuti dengan kajian pada beberapa topik yang dibahas oleh ibu pengurus pengajian memberikan ceramah dan arahan untuk kehidupan yang lebih baik. 

 7.⁠ ⁠Mengajar Mengaji anak – anak Desa Kademangan

Selama pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kademangan, salah satu program utama yang dilakukan adalah kegiatan mengajar mengaji untuk anak-anak dan remaja desa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an serta menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak usia dini.

Kegiatan mengaji biasanya dilaksanakan pada sore hari setelah salat Ashar dan salat Magrib yang ada di desa. Para mahasiswa KKN membagi anak-anak ke dalam beberapa kelompok berdasarkan kemampuan, mulai dari yang masih belajar Iqra’, belajar membaca Al-Qur’an dasar, hingga kelompok yang sudah mampu membaca dengan lancar dan mempelajari tajwid.

Selain fokus pada bacaan, mahasiswa juga menyelipkan pembelajaran doa sehari-hari, cerita kisah teladan Nabi, serta permainan edukatif yang bernuansa islami agar anak-anak lebih semangat dalam belajar. Dengan metode ini, kegiatan mengaji tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga menjadi aktivitas yang menyenangkan.

Masyarakat Desa Kademangan sangat menyambut baik kegiatan ini. Orang tua merasa terbantu karena anak-anak mereka mendapatkan tambahan bimbingan agama secara gratis, sedangkan pengurus masjid dan mushola merasa terbantu dalam menghidupkan kegiatan keagamaan di lingkungan desa.

Melalui kegiatan mengajar mengaji ini, mahasiswa KKN tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga dapat lebih dekat dengan masyarakat serta menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial dan kepekaan terhadap kebutuhan warga desa.

 8.⁠ ⁠Mengadakan Kegiatan Les Bimbel 

Kegiatan bimbel biasanya dilakukan pada sore hari di Masjid desa kademanganh yang dijadikan tempat belajar bersama. Mata pelajaran yang diajarkan meliputi Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, serta Ilmu Pengetahuan Alam. Mahasiswa membagi peserta bimbel ke dalam kelompok kecil agar proses belajar lebih fokus dan mudah dipahami.

Selain memberikan materi sesuai kurikulum sekolah, mahasiswa juga menggunakan metode interaktif seperti permainan edukatif, latihan soal bersama, serta diskusi kelompok. Hal ini membuat anak-anak lebih bersemangat, tidak mudah bosan, dan lebih cepat memahami pelajaran.

Respon masyarakat sangat positif terhadap kegiatan ini. Para orang tua merasa terbantu karena anak-anak mereka mendapatkan tambahan ilmu dan pendampingan belajar secara gratis. Sementara itu, anak-anak merasa senang karena bisa belajar dengan cara yang lebih menyenangkan bersama kakak-kakak mahasiswa.

 9.⁠ ⁠Penyuluhan Posyandu untuk pemberian vitamin A pada balita

Mahasiswa turut berpartisipasi dalam kegiatan posyandu rutin yang diselenggarakan oleh kader kesehatan desa bersama bidan setempat. Salah satu kegiatan utama yang dilakukan pada saat itu adalah penyuluhan kesehatan dan pemberian vitamin A kepada balita.

Mahasiswa KKN membantu kader posyandu dalam menyiapkan administrasi, menimbang balita, mencatat hasil pengukuran berat badan dan tinggi badan, serta mendampingi para orang tua saat anak-anak mereka mendapatkan vitamin A. Selain itu, mahasiswa juga ikut mendampingi penyuluhan yang diberikan oleh bidan desa terkait pentingnya vitamin A bagi tumbuh kembang anak, pencegahan penyakit mata, serta menjaga daya tahan tubuh.

Kegiatan ini berjalan dengan baik dan penuh antusiasme dari masyarakat. Para ibu sangat terbantu dengan adanya mahasiswa yang ikut serta, karena proses posyandu menjadi lebih tertib dan lancar. Mahasiswa juga berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, belajar tentang pelayanan kesehatan dasar, serta memahami bagaimana peran posyandu sangat penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat desa.

10.⁠ Demo Lilin Aromaterapi dari Limbah Rumah Tangga

Mahasiswa mengadakan program demo pembuatan lilin aromaterapi dari limbah rumah tangga sebagai upaya pemanfaatan sampah menjadi produk yang lebih bermanfaat dan bernilai ekonomi. Kegiatan ini melibatkan ibu-ibu PKK yang antusias mengikuti pelatihan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menjelaskan bahan-bahan yang digunakan, seperti minyak jelantah yang biasanya dibuang, serbuk pewarna alami, serta esens/aroma terapi. Minyak jelantah diproses terlebih dahulu agar bersih, kemudian dicampur dengan bahan tambahan hingga menjadi lilin aromaterapi yang dapat digunakan sebagai pengharum ruangan sekaligus pengusir nyamuk.

Warga desa tidak hanya menyaksikan, tetapi juga turut mencoba langsung membuat lilin dengan bimbingan mahasiswa. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh semangat, karena selain belajar keterampilan baru, warga juga menyadari bahwa limbah rumah tangga ternyata bisa diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat dan bahkan berpotensi menjadi usaha kecil menengah (UKM).

Manfaat dari kegiatan ini sangat dirasakan oleh masyarakat. Selain mengurangi pencemaran lingkungan akibat pembuangan minyak jelantah, keterampilan membuat lilin aromaterapi ini juga dapat menjadi peluang usaha kreatif yang bisa menambah penghasilan keluarga.

Melalui kegiatan demo ini, mahasiswa KKN berhasil menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga sekaligus membuka wawasan masyarakat Desa Kademangan mengenai peluang ekonomi kreatif berbasis lingkungan.

11. Pengecatan Plang Jalan Desa

Selama program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kademangan, mahasiswa melaksanakan kegiatan pengecatan plang jalan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kerapian, kenyamanan, dan kemudahan akses informasi bagi warga maupun pendatang. Plang jalan yang sebelumnya sudah ada sebagian besar mengalami pudar, kusam, bahkan ada yang sulit terbaca karena cat yang mengelupas.

Mahasiswa KKN bergotong-royong membersihkan plang jalan terlebih dahulu dengan mengamplas bagian yang berkarat atau berlumut, lalu mengecat ulang menggunakan warna dasar cerah dan menambahkan tulisan nama jalan agar lebih jelas terlihat. Kegiatan ini dilakukan di beberapa titik strategis, terutama jalan utama desa dan jalan menuju fasilitas umum seperti masjid, balai desa, dan sekolah.

Warga desa menyambut baik kegiatan ini. Selain memperindah lingkungan, pengecatan plang jalan juga memudahkan masyarakat dan tamu yang berkunjung dalam menemukan alamat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN tidak hanya berkontribusi dalam memperbaiki sarana informasi desa, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong bersama masyarakat. Pengecatan plang jalan sederhana ini membawa dampak positif berupa lingkungan yang lebih rapi, tertata, serta mendukung citra Desa Kademangan yang semakin peduli terhadap fasilitas umum.

12.⁠ Pendataan Para UMKM Desa Kademangan

Mahasiswa menjalankan program pendataan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui jumlah, jenis usaha, serta kondisi UMKM yang ada di desa, sehingga dapat dijadikan dasar bagi pemerintah desa dalam menyusun program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pendataan dilakukan dengan cara mendatangi langsung para pelaku usaha di setiap RW, seperti warung sembako, pedagang makanan, pengrajin, usaha ternak kecil, hingga jasa rumahan. Mahasiswa melakukan wawancara singkat mengenai jenis usaha, lama berdiri, jumlah tenaga kerja, omzet rata-rata, kendala yang dihadapi, serta harapan para pelaku UMKM. Data yang terkumpul kemudian dicatat secara rapi dalam format yang telah disusun bersama perangkat desa.

Melalui pendataan ini, mahasiswa KKN tidak hanya belajar mengenai kondisi ekonomi desa secara nyata, tetapi juga berperan aktif dalam memberikan masukan kepada pemerintah desa mengenai potensi dan tantangan yang dihadapi UMKM. Hasil pendataan diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi desa dalam mengembangkan program pembinaan UMKM serta meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Kademangan.

13. Pembagian Banner dan Spanduk untuk UMKM

Kegiatan ini bertujuan membantu para pelaku usaha kecil dalam mempromosikan usahanya agar lebih mudah dikenal oleh masyarakat sekitar maupun konsumen dari luar desa. Mahasiswa terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan perangkat desa serta mendata jenis usaha warga yang membutuhkan media promosi. Setelah itu, mahasiswa merancang desain banner dan spanduk sesuai dengan kebutuhan masing-masing UMKM, mencantumkan nama usaha, jenis produk atau jasa, alamat, serta nomor kontak yang bisa dihubungi. Desain dibuat menarik agar mampu menarik perhatian konsumen.

Pada hari pelaksanaan, mahasiswa KKN membagikan banner dan spanduk tersebut langsung kepada para pelaku UMKM, sekaligus membantu memasang di lokasi usaha seperti warung, toko kelontong, kios makanan, maupun usaha rumahan. Para pelaku UMKM menyambut kegiatan ini dengan antusias karena merasa usahanya kini lebih mudah dikenali dan terlihat lebih profesional.

Kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan daya saing UMKM desa. Dengan adanya banner dan spanduk, para pelaku usaha dapat memperluas jangkauan promosi, meningkatkan jumlah pelanggan, serta menumbuhkan semangat untuk terus mengembangkan usaha.

Melalui program ini, mahasiswa KKN tidak hanya berkontribusi pada peningkatan perekonomian lokal, tetapi juga menanamkan pentingnya branding dan promosi usaha sebagai langkah awal dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat Desa Kademangan.

14. Keja Bakti Bersama 

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk gotong royong untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, serta mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat desa. Kerja bakti dilakukan di beberapa lokasi, seperti membersihkan selokan dan jalan desa, merapikan area sekitar balai desa, masjid, serta fasilitas umum lainnya. Mahasiswa bersama warga juga menanam tanaman hias di pinggir jalan dan membersihkan sampah yang menumpuk agar lingkungan terlihat lebih rapi dan sehat.

Suasana kerja bakti berlangsung penuh semangat. Mahasiswa dan warga saling berbagi tugas: ada yang menyapu, mengangkut sampah, memotong rumput liar, hingga mengecat pagar dan fasilitas umum. Kegiatan ini juga menjadi sarana kebersamaan, di mana mahasiswa bisa lebih dekat dengan masyarakat melalui interaksi langsung selama bekerja bersama.

Masyarakat menyambut baik kehadiran mahasiswa dalam kegiatan kerja bakti ini, karena selain membantu meringankan pekerjaan, juga menambah motivasi warga untuk terus menjaga lingkungan. Setelah kegiatan selesai, warga biasanya mengadakan acara makan bersama sederhana sebagai wujud kebersamaan dan rasa syukur.

Melalui kerja bakti ini, mahasiswa KKN tidak hanya memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga belajar tentang pentingnya nilai gotong royong, solidaritas, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat di Desa Kademangan.

15. Kegiatan Seminar UMKM Naik Level 

Selama pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kademangan, mahasiswa mengadakan seminar “UMKM Naik Level” yang diikuti oleh para pelaku usaha kecil menengah (UMKM) di desa. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan baru, motivasi, serta strategi praktis dalam mengembangkan usaha agar mampu bersaing dan memiliki nilai tambah.

Seminar dilaksanakan di SD Muhammdiyah Desa Kademangan dengan menghadirkan narasumber dosen UMT yang berpengalaman dalam bidang kewirausahaan. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya branding dan kemasan produk, strategi pemasaran, pemanfaatan media sosial, serta pengelolaan keuangan sederhana bagi UMKM.

Para mahasiswa KKN berperan aktif dalam mempersiapkan acara, mulai dari menyiapkan tempat, mendesain materi presentasi, membuat banner acara, hingga membantu warga dalam sesi diskusi. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan seputar kendala usaha, cara memasarkan produk secara online, hingga peluang kerja sama antar pelaku UMKM.

Banyak pelaku usaha merasa terbantu karena mendapatkan pengetahuan baru yang sebelumnya belum pernah mereka dapatkan. Selain itu, seminar ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antar pelaku UMKM, sehingga terbentuk jejaring usaha yang lebih solid.

Melalui kegiatan seminar ini, mahasiswa KKN berhasil memberikan kontribusi nyata dalam bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat. Harapannya, ilmu dan motivasi yang diperoleh dapat mendorong UMKM Desa Kademangan untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta mampu naik level menjadi usaha yang lebih maju dan berdaya saing.

      16. Pembuatan Maps untuk UMKM

Mahasiswa KKN melakukan pembuatan maps untuk UMKM di Desa Kademangan dengan tujuan mendata serta memetakan lokasi usaha agar lebih mudah dikenali oleh masyarakat maupun pengunjung dari luar desa. Kegiatan ini bermanfaat bagi mahasiswa karena dapat melatih keterampilan dalam mengelola data lapangan, mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, serta meningkatkan kemampuan komunikasi melalui interaksi dengan para pelaku UMKM. Bagi masyarakat dan pelaku usaha, adanya maps ini menjadi sarana promosi yang efektif untuk memperluas jangkauan pemasaran dan memperkenalkan produk unggulan desa, sekaligus membantu pemerintah desa dalam merancang program pemberdayaan ekonomi yang lebih tepat sasaran.

17. Penutupan KKN Kelurahan Pakulonan Barat

Pada Tanggal 19 Agustus 2025 Kami mahasiswa KKN melakukan penutupan KKN UMT 2025 di kelurahan Pakulonan Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Lurah, Sekretaris Lurah, DPL, Bapak RW, Bapak RT, dan Mahasiswa KKN.

Selama satu bulan penuh mahasiswa melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kademangan dengan berbagai kegiatan yang menyentuh bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, diadakan acara penutupan KKN yang dilaksanakan di balai kelurahan bersama perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Acara penutupan diawali dengan sambutan dari Kepala Kelurahan, yang menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada mahasiswa KKN atas kontribusi nyata yang telah diberikan kepada masyarakat. Selanjutnya, perwakilan mahasiswa KKN juga memberikan sambutan sekaligus menyampaikan kesan dan pesan selama menjalankan program di Desa Kademangan. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa menyampaikan bahwa mereka merasa sangat diterima dengan baik oleh masyarakat serta banyak belajar tentang kehidupan sosial dan budaya desa.

Sebagai simbolis penutupan, dilakukan penyerahan cenderamata dari mahasiswa KKN kepada pihak kelurahan, disusul dengan doa bersama agar hubungan baik tetap terjaga meski program KKN telah berakhir. Acara ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama, yang menambah suasana hangat serta penuh kebersamaan.

Melalui kegiatan penutupan ini, mahasiswa KKN berharap seluruh program yang telah dijalankan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Kademangan, sekaligus menjadi kenangan berharga dalam perjalanan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.


Dokumentasi

Kegiatan Pembukaan KKN

Penyerahan Bingkisan Kepada Bapak Kelurahan Pakulonan Barat

Mengikuti Kegiatan Pembukaan HUT RI

Mengikuti Kegiatan Senam Bersama Ibu - ibu Desa Kademangan

Melakukan Kegiatan Kerja Bakti 

Melakukan Kegiatan Pendataan UMKM

Kegiatan Mengajar Anak - anak Mengaji di Desa Kademangan

Kegiatan Mengajar Anak - anak Bimbel

Mengikuti Kegiatan Pengajian Bersama Ibu - ibu Kademangan

Penyuluhan Posyandu untuk Pemberian Vitamin A pada Balita

Melakukan Pemasangan MAP UMKM di Kademangan

Kegiatan Demo Lilin Aromaterapi dari Limbah Rumah Tangga

Pengecatan Plang Jalan Desa

Pembagian Banner dan Spanduk untuk UMKM

Kegiatan Seminar UMKM Naik Level dengan pemateri Dr.Indah Kusumawati, SE.MM

Penutupan KKN di Kelurahan Pakulonan Barat

Penutup

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kademangan dapat terlaksana dengan baik dan berjalan lancar. Seluruh program yang telah dilaksanakan, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat, merupakan hasil kerja sama antara mahasiswa, pemerintah desa, serta seluruh warga Desa Kademangan.

Melalui pelaksanaan KKN ini, kami sebagai mahasiswa banyak memperoleh pengalaman berharga, pembelajaran nyata tentang kehidupan bermasyarakat, serta kesempatan untuk mengabdikan diri secara langsung kepada masyarakat. Kami menyadari bahwa pelaksanaan kegiatan ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kami memohon maaf atas segala kekurangan dan keterbatasan yang ada.

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Kepala Desa Kademangan beserta jajaran, tokoh masyarakat, kader desa, dan seluruh warga yang telah menerima kami dengan baik, memberikan dukungan, serta turut serta dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.

Akhir kata, besar harapan kami semoga apa yang telah kami lakukan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Kademangan, serta menjadi bekal berharga bagi kami dalam mengabdi dan berkarya di masa yang akan datang.

Tujuan utama dari pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah sebagai sarana pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus penerapan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang telah diperoleh selama menjalani perkuliahan. KKN dirancang untuk memberikan ruang bagi mahasiswa agar dapat merasakan langsung dinamika kehidupan sosial di tengah masyarakat, memahami kebutuhan serta permasalahan yang dihadapi, dan berkontribusi dalam memberikan solusi nyata. Melalui program kerja yang disusun, mahasiswa diharapkan mampu mendukung pembangunan desa, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, sosial, serta pemberdayaan ekonomi.

Selain itu, kegiatan KKN bertujuan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial pada diri mahasiswa, mengasah kemampuan dalam berkomunikasi, bekerja sama, dan beradaptasi dengan kondisi masyarakat, serta memperkuat semangat gotong royong. Mahasiswa juga belajar mengembangkan kreativitas dan inovasi melalui program-program yang bermanfaat, seperti penyuluhan kesehatan, kegiatan bimbingan belajar, pemberdayaan UMKM, hingga pelatihan pengelolaan lingkungan. Dengan demikian, KKN bukan hanya memberikan manfaat kepada masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter mahasiswa agar memiliki jiwa kepemimpinan, empati, serta kepedulian terhadap pembangunan bangsa.

Bagi masyarakat, kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat memberikan dampak positif berupa tambahan pengetahuan, keterampilan, serta motivasi untuk terus berkembang. Program-program yang dilaksanakan diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata, baik dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperbaiki pola hidup sehat, memperkuat solidaritas sosial, maupun mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal. Sedangkan bagi pemerintah desa, hasil dari kegiatan KKN dapat menjadi masukan berharga dalam perumusan program kerja yang lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat.

Secara lebih luas, tujuan KKN juga mencerminkan salah satu bentuk peran perguruan tinggi dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan yang berkompeten secara akademis, tetapi juga membekali mereka dengan pengalaman sosial dan keterampilan praktis untuk menghadapi tantangan di dunia nyata. Dengan demikian, pelaksanaan KKN menjadi wujud sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa dalam upaya membangun kemandirian serta kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan

Penulis

Irfandi Bagus Fahrezi

Irfandi Bagus Fahrezi

S1-Teknik Elektro