Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan wujud nyata dari kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, yang menjadi bagian penting dalam kurikulum perguruan tinggi. Kegiatan ini memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam kehidupan sosial secara langsung. Pada periode ini, Kelurahan Panunggangan Barat yang berada di Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Provinsi Banten, telah ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan KKN dengan tema “Penguatan UMKM Ramah Lingkungan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan”.
Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen terhadap pengembangan ilmu dan pengabdian kepada masyarakat, menugaskan para mahasiswanya untuk melaksanakan KKN Terpadu di wilayah tersebut. UMT memandang KKN sebagai media strategis untuk mengimplementasikan teori yang diperoleh di kampus ke dalam praktik nyata, sekaligus berperan aktif dalam pembangunan masyarakat lokal.
Program-program yang diajukan dalam proposal ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, memperbaiki kualitas hidup, serta mendorong pembangunan berkelanjutan di Kelurahan Jelupang. Proposal ini akan memaparkan secara mendalam tentang rencana kegiatan, tujuan yang ingin dicapai, metode pelaksanaan, serta strategi keberlanjutan program. Dengan kolaborasi dari berbagai pihak, kami berharap pelaksanaan KKN ini mampu memberikan dampak yang positif dan berkesinambungan bagi warga Panunggangan Barat. Sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah setempat diharapkan dapat membawa perubahan nyata dan berkontribusi terhadap kemajuan wilayah secara keseluruhan.
Tujuan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yaitu sebagai berikut.
1. Menggabungkan teori dan praktik, yaitu mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan penerapannya secara langsung di lapangan, sehingga mahasiswa mampu memanfaatkan ilmunya untuk memberi solusi nyata bagi masyarakat.
2. Memberikan kontribusi terhadap penyelesaian masalah masyarakat, dengan fokus pada isu-isu di bidang sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta pelestarian lingkungan.
3. Menggali dan menentukan kebutuhan prioritas masyarakat, melalui observasi dan dialog aktif agar program yang dirancang benar-benar relevan dan bermanfaat.
4. Merancang distribusi sumber daya dan pembagian peran secara optimal, guna memastikan kelancaran pelaksanaan kegiatan.
5. Menjelaskan nilai tambah program, baik bagi masyarakat sebagai penerima manfaat langsung maupun bagi mahasiswa sebagai pelaksana kegiatan yang memperoleh pengalaman belajar.
6. Menentukan indikator keberhasilan program, melalui kriteria evaluasi yang jelas untuk menilai efektivitas dan dampaknya.
7. Mendapatkan dukungan dari pihak terkait, termasuk pemerintah, lembaga lokal, dan tokoh masyarakat, untuk kelancaran dan keberlanjutan program.
8. Mengasah keterampilan manajerial mahasiswa, terutama dalam hal perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi proyek-proyek sosial kemasyarakatan.
9. Menjamin transparansi dan efektivitas pelaksanaan KKN, dengan pendekatan yang bertanggung jawab dan terukur.
Melalui program kerja yang telah disusun secara bersama-sama melalui proses musyawarah yang penuh kesungguhan, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di lokasi utama kegiatan. Selain itu, dampak yang diharapkan juga mencakup pihak-pihak terkait lainnya, termasuk individu, instansi, dan organisasi yang terlibat. Program ini dirancang untuk memberikan edukasi dan bentuk pengabdian di berbagai bidang, seperti kesehatan, sosial, ekonomi, keagamaan, dan pendidikan. Adapun kegiatan seperti berikut.
Mengajar mengaji yang bertempat di wilayah RT 03 & RT 04 di RW 06 kelurahan Panunggangan Barat, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat setempat dalam bidang keagamaan
Mendukung dan membersamai kegiatan Pos Gizi balita di wilayah RT 04, yang berkontribusi pada peningkatan kesehatan anak anak.
Mengajar di Madrasah Ibtidayah di yayasan Al Mahbubiyah di wilayah keluarahan Panunggangan Barat, kegiatan ini berdampak meningkatkan kompetensi dan spiritual dan moral.
Melaksanakan kerja bakti bersama RT 03 dan RT 04, kegiatan ini berdampak mempererat kebersamaan dan toleransi di sisi lain menciptakan lingkungan bersih dan sehat
Menjadi kebiasaan sederhana di wilayah setempat, yang dapat membantu meningkatkan kesehatan fisik dan membangun kebersamaan
Sosialisasi sikat gigi adalah investasi dari kecil yang dapat menurunkan angka karies (Gigi Berlubang) ataupun mencegah penyakit gusi
Secara keseluruhan, pengadaan bak sampah adalah langkah penting dan mendasar dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan.
Pohon memiliki kekuatan utnuk pencegahan bencana alam dan peningkatan kualitas udara
Memberikan anak-anak dan warga kesempatan untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang ajaran agama, yang membantu membangun karakter yang baik dan nilai-nilai moral.
Membantu masyarakat, terutama pelaku UMKM, untuk memanfaatkan teknologi digital dalam memasarkan produk mereka, yang dapat meningkatkan penjualan dan perekonomian lokal.
1. Pembukaan KKN UMT Terpadu 2025 Kelurahan Panunggangan Barat
Padu rabu, 16 Juli 2025, kegiatan pelepasan secara simbolis KKN Terpadu Tahun 2025 di Stadion Nambo Sport Center oleh Dr. H. Desri Arwen, M.Pd selaku rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang, serta dihadiri oleh Civitas Akademika UMT dan perwakilan dari masing-masing kelurahan. Kemudian, Tim KKN dan DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) mendatangi Kelurahan Pannunggangan Barat untuk bentuk sosialisasi dan perizinan Tim KKN dalam pengabdian masyarakat di wilayah Panunggangan Barat. Kegiatan ini diisi dengan penjelasan program KKN, serta diskusi bersama Lurah dan struktur mengenai saran program kerja yang perlu dilakukan oleh Tim KKN Kelurahan Panunggangan Barat.
2. Kegiatan Belajar Mengajar Mengaji
Kegiatan ini mulai dilakukan pada tanggal 18 Juli - 12 Agustus 2025 pukul 18.30 WIB selepas ba’da maghrib yang dilaksanakan di salah satu majelis yang berada di RT 04. Dengan teknis Tim KKN yang mendampingi pembelajaran pada bacaan Iqra dan Al-Qur’an kepada setiap anak. Dengan usia TK hingga SMP. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini melalui pembelajaran membaca Al-Qur’an, doa harian, serta pemahaman akhlak mulia.
Dalam kegiatan ini, anak-anak dibagi ke dalam beberapa kelompok berdasarkan kemampuan mengaji, mulai dari yang baru belajar Iqra’, hingga yang sudah membaca Al-Qur’an dengan tajwid dasar. Anggota tim KKN menjadi pendamping langsung yang membantu anak-anak membaca huruf hijaiyah, memperbaiki makhraj (pengucapan), serta mengoreksi bacaan mereka dengan pendekatan yang sabar dan menyenangkan. Mengajar ngaji ini tidak hanya mendidik anak-anak secara spiritual, tetapi juga memperkuat kedekatan emosional antara mahasiswa dan masyarakat. Kami belajar langsung tentang bagaimana pendidikan karakter Islami dibentuk dalam konteks lokal masyarakat desa. Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang taat, sopan, serta cinta terhadap Al-Qur’an dan ajaran Islam.
3. Mendukung dan membersamai kegiatan Pos Gizi balita
Kegiatan Pos Gizi yang dilaksanakan oleh Tim KKN bersama masyarakat wilayah RT.04 merupakan salah satu bentuk pengabdian dalam bidang sosial & kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak usia bayi, balita, dan ibu hamil. Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) merupakan sarana strategis dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar yang bersifat preventif dan promotif.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, kami membantu masyarakat dalam memberikan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) berupa bubur kacang hijau, biskuit tinggi protein, dan susu kepada para balita yang hadir. PMT diberikan dengan memperhatikan standar gizi sesuai kebutuhan anak usia 0–5 tahun. Kegiatan dilanjutkan dengan pengukuran berat badan dan tinggi badan menggunakan timbangan digital dan alat ukur tinggi badan balita. Data pertumbuhan anak dicatat dalam KMS (Kartu Menuju Sehat) yang dikelola oleh salah satu masyarakat posyandu.
Salah satu kontribusi Tim KKN dalam kegiatan ini adalah memberikan dedikasi tenaga untuk memperlancar kegiatan serta edukasi singkat mengenai pentingnyaa gizi. Kami menyampaikan pentingnya gizi seimbang, pola makan sehat, serta pengenalan makanan lokal bergizi. Penyuluhan dilakukan dengan metode komunikasi dua arah, serta contoh menu seimbang sederhana yang mudah diaplikasikan sehari-hari.
Kami juga menekankan pentingnya pemeriksaan rutin dan imunisasi, serta dampak kekurangan gizi terhadap perkembangan otak anak. Kegiatan ini berlangsung selama satu jam namun sangat efektif untuk mendekatkan mahasiswa dengan masyarakat serta membuka ruang dialog tentang isu-isu kesehatan yang dihadapi masyarakat secara nyata.
Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mendorong keberlanjutan layanan posyandu sebagai pilar utama pemantauan tumbuh kembang anak. Kegiatan ini juga menciptakan peluang kolaboratif antara mahasiswa, dinas kesehatan, ibu hamil dan orang tua balita demi membentuk generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing
4. Belajar Mengajar MI yayasan Al Mahbubiyah
Kegiatan ini dimulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB dengan mengajar di MI Nurul Iman secara resmi dimulai dan berjalan dengan lancar. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN dalam bidang pendidikan dasar dan dilaksanakan secara rutin setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat, dengan durasi mengajar selama 3 jam setiap harinya. Pada pelaksanaan hari pertama, kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB sesuai jadwal yang telah disepakati bersama pihak sekolah.
Sasaran kegiatan mengajar adalah siswa kelas 1 dan 2. Untuk hari Jumat, siswa kelas 1 mendapatkan pelajaran Bahasa Arab dan Matematika. Materi yang diberikan difokuskan pada pengenalan kosakata dasar Bahasa Arab, seperti nama-nama benda di kelas dan angka, serta pengenalan angka dan operasi penjumlahan sederhana dalam Matematika. Sementara itu, untuk kelas 2, siswa mendapatkan tiga mata pelajaran, yaitu Bahasa Arab, Bahasa Indonesia, dan Pendidikan Pancasila. Pada pelajaran Bahasa Arab, siswa diperkenalkan pada percakapan dasar. Dalam Bahasa Indonesia, materi yang disampaikan berkaitan dengan penggunaan huruf kapital dan tanda titik, sementara untuk Pendidikan Pancasila difokuskan pada pengenalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Sebelum mengajar, mahasiswa telah mempersiapkan materi ajar dan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) sesuai dengan kurikulum dan tingkat pemahaman siswa. LKPD dibagikan kepada siswa sebagai media latihan dan evaluasi pemahaman terhadap materi yang telah disampaikan. Proses pembelajaran dilakukan secara interaktif dan disesuaikan dengan karakteristik masing-masing kelas. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi, terutama dalam sesi tanya jawab dan saat mengerjakan latihan di LKPD.
Secara keseluruhan, kegiatan mengajar perdana di MI Nurul Iman berjalan dengan baik. Kolaborasi antara mahasiswa, guru, dan siswa terjalin dengan positif. Diharapkan kegiatan ini dapat terus berlangsung secara konsisten sesuai jadwal yang telah disusun dan mampu memberikan dampak nyata dalam peningkatan semangat belajar serta pemahaman akademik siswa MI Nurul Iman
5. Melakukan Kerja Bakti Bersama RT 03 dan RT 04
Pada hari Minggu pagi yang cerah, warga RT 03 dan RT 04 di lingkungan kami berkumpul untuk mengadakan kegiatan kerja bakti. Acara ini sudah direncanakan jauh-jauh hari dan bertujuan untuk membersihkan lingkungan sekitar, terutama selokan dan area taman yang sudah mulai kotor.
Sekitar pukul 07.00 WIB, warga mulai berdatangan dengan membawa peralatan masing-masing, seperti sapu lidi, cangkul, karung sampah, dan gerobak. Terlihat Bapak Ketua RT 03 dan 04 sedang membagi tugas. Ada yang bertanggung jawab membersihkan selokan, ada yang menyapu jalan, dan ada juga yang menata kembali tanaman di taman. Di akhir kegiatan, beberapa ibu-ibu menyajikan teh hangat dan camilan untuk kami mahasiswa KKN sebagai pelepas lelah. Warga dan mahasiswa berkumpul sejenak, berbincang-bincang santai, dan menikmati hasil kerja keras mereka.
6. Senam Pagi Bersama Ibu Ibu setempat dan Olahraga Badminton
Senam Pagi RT 03 merupakan kegiatan olahraga bersama yang diselenggarakan untuk meningkatkan kesehatan dan mempererat kebersamaan antarwarga di lingkungan RT 03. Kegiatan ini menjadi wadah positif untuk mendorong pola hidup sehat, meningkatkan semangat kebugaran, serta mempererat tali silaturahmi di tengah-tengah masyarakat. Kegiatan senam pagi ini diikuti oleh warga dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga lansia. Senam dilakukan secara massal dengan dipandu oleh instruktur senam atau anggota warga yang berpengalaman, menggunakan musik yang enerjik dan gerakan yang mudah diikuti oleh semua peserta. Adapun tujuan dari kegiatan ini antara lain:
Kegiatan biasanya dilaksanakan di area terbuka seperti lapangan atau halaman lingkungan RT, pada pagi hari saat udara masih segar. Setelah senam selesai, acara biasanya dilanjutkan dengan ngopi atau sarapan ringan bersama, serta sesi foto dan ramah tamah.
Dengan adanya kegiatan Senam Pagi RT 03, diharapkan tercipta lingkungan yang sehat, aktif, dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata dari semangat hidup sehat yang bisa dijadikan agenda rutin di lingkungan RT sebagai sarana menjalin keakraban dan kepedulian sosial antarwarga.
7. Sosialisai Sikat Gigi di SDN 2 Cibodas
SDN 02 Cibodas merupakan kegiatan edukatif yang diselenggarakan oleh Tim KKN sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa-siswi mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini. Kegiatan ini menyasar siswa-siswi tingkat sekolah dasar, khususnya kelas 1 hingga kelas 3, yang berada dalam masa pertumbuhan dan pembentukan kebiasaan hidup sehat. Penyuluhan dilakukan secara interaktif dan menyenangkan agar mudah dipahami dan diingat oleh anak-anak. Materi yang disampaikan meliputi:
Kegiatan dilengkapi dengan demonstrasi langsung cara menyikat gigi yang benar, menggunakan alat peraga dan sikat gigi, serta sesi praktik bersama. Anak-anak diberikan kesempatan untuk mengikuti gerakan sambil dipandu oleh pemateri, sehingga mereka dapat langsung mempraktikkan ilmu yang diperoleh. Di akhir kegiatan, siswa diberikan kuis ringan untuk mengukur pemahaman mereka, serta pemberian hadiah atau alat kebersihan gigi sederhana (jika tersedia) sebagai bentuk motivasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SDN 02 Cibodas dapat menerapkan kebiasaan menyikat gigi yang benar setiap hari, serta menjadi agen kecil perubahan dalam keluarga mereka untuk hidup lebih sehat. Penyuluhan ini juga menjadi langkah preventif terhadap berbagai masalah kesehatan gigi di usia dini.
8. Pengadaan Bak Sampah di RW 06
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya kebersihan. Sebelumnya mhasiswa KKN telah koordinasi dengan setiap ketua RT di RW 06 setempat untuk pengadaan bak sampah ini yang bertujuan untuk memastikan jumlah dan jenis bak sampah apa yang di butuhkan. Proses pembuatan dimulai pada tanggal 9 Agustus 2025 dengan memulai pembuatan 4 bak sampah yang di khususkan untuk botol botol plastik dengan ukuran 80cm x 80cm dan 10 bak sampah berukuran besar yang terbuat dari pemanffatan barang bekas drum bak cat.
Proses distribusi dilakukan pada tanggal 14 Agustus 2025 yang di tujukan langsung kepada setiap ketua RT di RW 06. Bak bak sampah tersebut diangkut menggunakan kendaraan bak terbuka. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang baik untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga RW 06. Ini menunjukkan bahwa dengan kerja sama dan komitmen, perubahan positif dapat dimulai dari hal-hal kecil.
9. Pengadaan Bibit Pohon di RT 04 dan RT 01
Kegiatan ini bertujuan untuk menghijaukan kembali area sekitar, mengurangi polusi udara, dan menciptakan lingkungan yang lebih asri. Bibit pohon yang disediakan antara lain bibit mangga, jambu, dan pohon sukun. Bibit-bibit tersebut diperoleh dari kerja sama dengan dinas terkait. Sebelum acara dimulai, bibit-bibit sudah dikelompokkan dan disiapkan di beberapa titik strategis.
10. Bimbingan Belajar kepada anak anak di RT 04
Kegiatan mengajar akademik di RT.04 merupakan bentuk pengabdian yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan belajar anak-anak di lingkungan tersebut, khususnya dalam bidang pelajaran inti seperti Matematika, Agama Islam, Bahasa Indonesia, Calistung dan Ilmu Pengetahuan Alam. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kesadaran akan pentingnya dukungan belajar tambahan bagi siswa-siswi sekolah dasar dan menengah yang masih menghadapi kesulitan dalam memahami materi pelajaran di sekolah. Selain sebagai sarana peningkatan akademik, kegiatan ini juga mendorong terciptanya lingkungan belajar yang positif, menyenangkan, dan penuh semangat.
Pelaksanaan kegiatan akan dilakukan secara rutin di salah satu rumah warga yang disepakati bersama RT.04, dengan jadwal yang disesuaikan agar tidak mengganggu jam sekolah formal. Metode pembelajaran yang digunakan bersifat interaktif, dengan memanfaatkan media belajar kreatif seperti permainan edukatif, kuis, dan latihan soal. Hal ini dimaksudkan agar anak-anak lebih antusias dan mudah menyerap materi.
Selama proses mengajar, pengajar juga memberikan motivasi belajar dan membangun kepercayaan diri siswa dalam menghadapi ujian sekolah maupun tugas harian. Orang tua turut dilibatkan dalam memantau perkembangan belajar anak agar tercipta sinergi antara keluarga dan kegiatan pendidikan lingkungan. Kegiatan mengajar akademik ini mendapat respons positif dari warga RT.04, khususnya para orang tua yang merasa terbantu dengan adanya dukungan belajar tambahan bagi anak-anak mereka. Ke depannya, diharapkan program ini bisa terus berlanjut secara berkesinambungan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan di tingkat lokal.
11. Workshop UMKM
Workshop UMKM merupakan salah satu program unggulan yang diselenggarakan oleh Tim KKN sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi lokal melalui peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan praktis kepada para pelaku usaha agar dapat meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, dan mengelola usaha secara lebih efektif dan berkelanjutan. Workshop ini diikuti oleh para pelaku UMKM dari berbagai bidang, seperti kuliner, kerajinan tangan, fesyen, dan jasa.
Workshop disampaikan secara interaktif oleh narasumber berpengalaman di bidang UMKM dan kewirausahaan. Peserta juga diajak berdiskusi, berbagi pengalaman, dan melakukan praktik sederhana langsung di tempat. Selain materi utama, peserta mendapatkan materi cetak, sertifikat partisipasi, dan jaringan baru sesama pelaku UMKM yang bisa menjadi peluang kolaborasi ke depannya. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM dapat lebih siap menghadapi tantangan dunia usaha, mampu memanfaatkan teknologi untuk memperluas pasar, serta meningkatkan profesionalitas dalam menjalankan bisnis. Workshop ini juga menjadi bentuk nyata kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.

Kegiatan Mengajar Mengaji

Kegiatan Mendukung dan Membersamai Pos Gizi Balita

Kegiatan Belajar Mengajar MI Nurul Iman Yayasan Al Mahbubiyah

Kegiatan Kerja Bakti

Kegiatan Senam Pagi

Kegiatan Sosialisasi Sikat Gigi di SDN 2 Cibodas

Kegiatan Pengadaan Bak Sampah

Kegiatan Pengadaan Bibit Pohon

Kegiatan Bimbingan Belajar kepada Anak-Anak di RT.04 (PanBel)

Kegiatan Workshop
Laporan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kami atas seluruh program kerja yang telah kami laksanakan, terutama yang berfokus pada tema “Penguatan UMKM Ramah Lingkungan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan” Kelurahan Panunggangan Barat.
Berbagai kegiatan mulai dari pengadaan bibit-bibit pohon, program kebersihan, program kesehatan kegiatan belajar mengajar dan pelatihan untuk UMKM setempat. Ini merupakan hasil dari kolaborasi erat antara tim KKN, pengurus desa, dan para pelaku UMKM. Kami berharap, setiap program yang telah kami jalankan dapat menjadi fondasi yang kuat di masa depan. Pengalaman selama KKN ini telah mengajarkan kami banyak hal tentang arti pengabdian, kerja sama, dan tantangan nyata yang dihadapi oleh para Mahasiswa/i. Namun kami yakin dengan semangat kolaborasi, potensi ekonomi di keluarahan Panunggangan Barat dapat terus berkembang.
Terima kasih sebesar-besarnya atas segala dukungan dan sambutan hangat dari seluruh pihak, yang telah bersedia berbagi cerita dan membuka diri untuk berproses bersama kami. Semoga laporan ini bisa menjadi referensi yang bermanfaat dan inspirasi di masa mendatang.
Siti Nur Amelia