Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah salah satu bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam hal pengabdian kepada masyarakat. Melalui KKN, mahasiswa bisa mempraktikkan ilmu, keterampilan, dan pengalaman yang dimiliki untuk membantu masyarakat menyelesaikan persoalan di lingkungannya. Pada periode ini, kampus menetapkan tema “Penguatan UMKM Ramah Lingkungan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan.” Tema ini dipilih karena sesuai dengan kondisi nyata di lapangan, yaitu masih banyaknya potensi usaha warga yang belum tergarap optimal, serta pentingnya penerapan prinsip ramah lingkungan dalam pengelolaan usaha.
Kelurahan Parung Serab memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, terutama pada sektor UMKM. Namun, masih ada tantangan yang dihadapi, seperti minimnya pemanfaatan teknologi digital, keterbatasan akses pemasaran, serta pola pengelolaan usaha yang belum sepenuhnya memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Karena itu, diperlukan pendampingan, pelatihan, dan program yang dapat memberikan solusi praktis sekaligus memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri dan mampu bersaing.
Lewat kegiatan KKN ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya berperan sebagai agen perubahan dalam mendorong kemajuan ekonomi lokal, tetapi juga ikut menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. Dengan begitu, manfaat kegiatan ini tidak hanya terasa dalam jangka pendek, tetapi juga membawa dampak positif jangka panjang bagi keberlanjutan ekonomi dan lingkungan di Kelurahan Parung Serab.
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) di Parung Serab, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, dengan tema peningkatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perlu dilakukan karena beberapa alasan penting yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat lokal, potensi wilayah, dan tujuan pendidikan tinggi:
Pada Selasa, 15 Juli 2025, Universitas Muhammadiyah Tangerang mengadakan acara pelepasan KKN Terpadu 2025 di GOR Nambo Jaya Sport Center. Acara ini diikuti oleh seluruh peserta KKN beserta dosen pembimbing lapangan dari masing-masing kelompok. Setelah acara pelepasan tingkat universitas selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan KKN di Kelurahan Parung Serab. Acara pembukaan di kelurahan dihadiri oleh Sekretaris Lurah Parung Serab beserta staf kelurahan, karena pada saat itu Bapak Lurah berhalangan hadir. Turut hadir pula dosen pembimbing lapangan yang mendampingi kelompok. Rangkaian acara meliputi sambutan, pemaparan program kerja, serta diskusi bersama pihak kelurahan terkait rencana pelaksanaan program di lapangan.
Tahap awal pelaksanaan KKN dimulai dengan pengenalan wilayah sekaligus survei lapangan di Kelurahan Parung Serab. Tujuannya adalah untuk memahami potensi ekonomi, sosial, serta permasalahan lingkungan yang dihadapi masyarakat. Survei dilakukan dengan berkunjung langsung ke tiap RW, berinteraksi dengan pengurus, serta memperkenalkan diri dan menyampaikan maksud serta tujuan program. Data yang terkumpul menjadi acuan utama dalam menyusun program kerja, khususnya yang berfokus pada penguatan UMKM.
Tim KKN berkunjung ke Kelompok Wanita Tani (KWT) RW 03 dan ikut terlibat dalam aktivitas pertanian, mulai dari menanam bibit sayuran hingga memanen hasil kebun. Penanaman dilakukan dengan metode ramah lingkungan menggunakan pupuk organik, sementara hasil panen dipasarkan untuk menambah pemasukan kelompok. Kegiatan ini menjadi sarana saling bertukar pengetahuan antara mahasiswa dan anggota KWT terkait pemanfaatan lahan pekarangan secara berkelanjutan.
Selanjutnya, tim melakukan survei ke gerai UMKM milik kelurahan yang sudah lama tidak beroperasi. Tim memeriksa kondisi bangunan, mengevaluasi fasilitas, dan mencatat kerusakan yang perlu diperbaiki. Dari hasil survei, diketahui bahwa gerai masih berpotensi difungsikan kembali sebagai pusat pemasaran produk UMKM jika dilakukan renovasi dan penataan ulang.
Setiap Senin sampai Kamis sore, tim KKN ikut membantu mengajar di TPQ Al Ikhlas. Materi yang diajarkan meliputi membaca Al-Qur’an, menulis huruf Arab, doa-doa harian, serta penanaman nilai akhlak. Anak-anak juga diajak mengikuti permainan edukatif agar pembelajaran lebih menyenangkan. Kehadiran mahasiswa di TPQ membantu ustaz/ustazah dalam mengelola kelas sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.
Di pagi hingga siang hari, tim KKN juga membantu kegiatan belajar di TKQ Al Ikhlas. Materi yang diberikan meliputi pengenalan huruf, angka, keterampilan motorik, hingga kreativitas melalui menggambar dan mewarnai. Anak-anak terlihat antusias karena metode pembelajaran dibuat menyenangkan. Program ini membantu guru mengelola kelas sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih variatif.
Setiap Minggu pagi, tim KKN berpartisipasi dalam kegiatan senam bersama ibu-ibu warga Kelurahan Parung Serab. Senam dipandu oleh instruktur dari Klub Jantung Sehat. Selain menjaga kebugaran, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antarwarga. Seusai senam biasanya ditambahkan sesi singkat berbagi informasi seputar pola hidup sehat.
Sebagai upaya mendukung UMKM, tim KKN mengadakan pelatihan pembuatan dan pengelolaan website sederhana. Materi yang diberikan mencakup cara membuat halaman produk, mengunggah foto, menulis deskripsi yang menarik, serta penggunaan aplikasi pencatatan keuangan digital. Harapannya, pelaku UMKM bisa memasarkan produk lebih luas sekaligus mengelola usaha secara lebih profesional.
Untuk siswa kelas 1–3 SDN Parung Serab, tim KKN mengadakan kegiatan edukasi lingkungan dengan metode interaktif seperti permainan, simulasi membuang sampah, dan kuis singkat. Materi yang dibawakan mengenai kebersihan diri, lingkungan sekolah, dan rumah. Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.
Bagi siswa kelas 4–6 SDN Parung Serab, tim KKN memberikan penyuluhan tentang bahaya bullying. Materi meliputi jenis-jenis bullying, dampaknya bagi korban, serta cara mencegahnya. Anak-anak juga diajak simulasi agar lebih memahami cara menghadapi atau menolak tindakan bullying.
Setelah survei, tim KKN melakukan renovasi pada gerai UMKM dengan mengecat ulang, membersihkan area, memperbaiki pintu dan rak, serta memasang banner promosi. Hasil renovasi ini diharapkan dapat menghidupkan kembali gerai sebagai pusat promosi produk lokal.
Dalam kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), tim KKN membantu proses pendataan peserta pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan meliputi cek tekanan darah, kadar gula, dan konsultasi kesehatan gratis. Melalui kegiatan ini, masyarakat lebih terdorong untuk menjaga kesehatan.
Tim KKN juga ikut serta dalam kegiatan Posyandu dengan membantu penimbangan balita, mengukur tinggi badan, serta membagikan vitamin. Mahasiswa juga memberikan edukasi singkat kepada orang tua mengenai gizi seimbang dan imunisasi.
Bersama warga RW 08, tim KKN mengadakan kerja bakti membersihkan area KWT yang sempat terbengkalai. Kegiatan meliputi pembersihan gulma, penanaman kembali, dan perbaikan akses jalan dengan paving block. Hasilnya, lahan menjadi lebih rapi dan kembali produktif.
Di RW 08, tim KKN mendukung program bank sampah dengan membantu proses penimbangan, pencatatan, serta pengelompokan sampah. Warga yang menyetorkan sampah mendapat imbalan berupa uang atau tabungan. Program ini bermanfaat mengurangi sampah sekaligus memberi nilai ekonomi.
Setiap Sabtu sore, tim KKN membuka bimbel untuk anak-anak di sekitar posko. Materinya berupa pelajaran sekolah, membantu mengerjakan PR, hingga memberikan latihan soal tambahan. Kegiatan ini menjadi kontribusi nyata mahasiswa di bidang pendidikan.
Penutupan KKN Kelurahan Parung Serab dilaksanakan pada 15 Agustus 2025 dengan dihadiri mahasiswa, dosen pembimbing, serta pihak kelurahan. Acara ini ditandai dengan penyampaian laporan hasil program kerja, mulai dari pemberdayaan masyarakat hingga kegiatan sosial dan keagamaan. Mahasiswa juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang sudah menerima, mendukung, dan membimbing selama program berlangsung. Penutupan menjadi momen penting untuk merefleksikan pengalaman KKN sekaligus mempererat silaturahmi antara mahasiswa, dosen, aparat kelurahan, dan masyarakat.












Pelaksanaan kegiatan KKN di Kelurahan Parung Serab telah memberikan pengalaman yang berharga bagi mahasiswa sekaligus manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui berbagai program seperti pendampingan UMKM, sosialisasi lingkungan, edukasi anti-bullying, kegiatan Posyandu, Germas, hingga renovasi gerai dan kerja bakti, mahasiswa dapat berperan aktif dalam mengembangkan potensi ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dapat menghasilkan dampak positif yang nyata dan berkelanjutan.
Partisipasi aktif warga dalam setiap kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk belajar dan beradaptasi dengan inovasi yang diperkenalkan mahasiswa. Pendampingan yang dilakukan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, seperti pengelolaan UMKM dan pemanfaatan teknologi digital, tetapi juga membangun kesadaran kolektif terkait prinsip hidup sehat, bersih, dan ramah lingkungan. Anak-anak mendapatkan edukasi yang bermanfaat, masyarakat dewasa semakin aktif dalam kegiatan produktif, dan lingkungan sekitar menjadi lebih tertata dan bersih.
Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa penguatan UMKM dan pelestarian lingkungan dapat berjalan secara bersamaan dengan pendekatan yang tepat dan partisipasi seluruh pihak terkait. Dengan demikian, program-program yang telah dirintis selama KKN ini diharapkan dapat terus dikembangkan oleh masyarakat Kelurahan Parung Serab, sehingga potensi ekonomi lokal dapat meningkat, kualitas lingkungan terjaga, dan kesejahteraan warga secara keseluruhan dapat tercapai. Secara keseluruhan, kegiatan KKN ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga menumbuhkan fondasi yang kuat untuk pembangunan ekonomi berkelanjutan di masa depan.
Wildan Obit Waluyo