Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu program wajib yang harus dijalani oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang sebagai bagian dari upaya untuk mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan KKN, mahasiswa tidak hanya belajar secara teori di bangku kuliah, tetapi juga berkesempatan untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai sosial yang dimiliki dalam konteks kehidupan nyata masyarakat. Program ini bertujuan agar mahasiswa dapat berperan aktif dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai permasalahan sekaligus memberikan solusi yang berkelanjutan.
Desa Binong, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang dipilih sebagai lokasi pelaksanaan KKN karena memiliki potensi sumber daya alam, budaya, dan kegiatan ekonomi masyarakat yang cukup besar, namun masih menghadapi tantangan di bidang lingkungan, pengelolaan usaha, dan daya saing produk. Secara geografis, Desa Binong terletak di kawasan yang berkembang pesat, sehingga membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Akan tetapi, pertumbuhan tersebut juga membawa dampak negatif, seperti peningkatan limbah, penurunan kualitas lingkungan, serta persaingan usaha yang semakin ketat.
Dengan mempertimbangkan potensi dan tantangan tersebut, pelaksanaan KKN di Desa Binong pada tahun 2025 mengusung tema “Penguatan UMKM Ramah Lingkungan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan”. Tema ini dipilih untuk mendorong pelaku UMKM tidak hanya fokus pada peningkatan keuntungan, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan melalui penerapan prinsip-prinsip green economy. Kegiatan KKN diarahkan pada pelatihan pengelolaan usaha yang efisien, penggunaan bahan baku ramah lingkungan, inovasi produk yang minim limbah, serta strategi pemasaran yang memanfaatkan teknologi digital.
Selain pemberdayaan UMKM, mahasiswa KKN juga mengadakan program pendukung seperti penyuluhan kesehatan, pelatihan keterampilan masyarakat, aksi peduli lingkungan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Pendekatan ini diharapkan dapat memberi dampak positif, yaitu meningkatkan kesejahteraan ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Oleh karena itu, penyusunan laporan KKN ini sangat penting sebagai dokumentasi dan evaluasi atas seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilakukan selama pelaksanaan KKN di Desa Binong. Laporan ini juga diharapkan dapat menjadi bahan refleksi untuk pengembangan program-program pengabdian masyarakat di masa mendatang, sehingga sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat terus terjalin dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Binong merupakan bentuk nyata dari pengabdian mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang kepada masyarakat. Kegiatan ini penting dilakukan karena masih terdapat berbagai permasalahan sosial, ekonomi, dan pendidikan yang membutuhkan perhatian dan solusi berbasis pemberdayaan masyarakat.
Kelurahan Binong memiliki potensi sumber daya manusia dan ekonomi yang cukup baik, namun masih menghadapi berbagai tantangan. Di bidang ekonomi, misalnya, banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang belum mampu mengembangkan usahanya secara maksimal karena keterbatasan pengetahuan dalam manajemen usaha, pemasaran digital, dan branding produk. Di sisi lain, masih ditemukan pula kebutuhan akan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan, kesehatan lingkungan, serta partisipasi aktif dalam pembangunan desa.
Oleh karena itu, kegiatan KKN menjadi penting untuk menjembatani kesenjangan tersebut. Melalui program-program yang telah dirancang, mahasiswa dapat memberikan kontribusi berupa penyuluhan, pelatihan, pendampingan UMKM, edukasi kesehatan, penguatan karakter generasi muda, hingga pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat. Pendekatan yang dilakukan bersifat kolaboratif dan berbasis kebutuhan riil di lapangan. Lebih dari sekadar program pengabdian, KKN juga menjadi wadah pembelajaran langsung bagi mahasiswa dalam mengembangkan soft skill, jiwa kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta kepekaan sosial. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat Desa Binong, tetapi juga menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan.
Kegiatan pembukaan KKN UMT 2025 dilaksanakan pada hari Selasa, 15 Juli 2025 di GOR Nambo, Kota Tangerang. Kegiatan diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi KKN UMT. Kemudian, kelompok KKN Kelurahan Binong UMT 2025 melakukan pembukaan kembali di Kelurahan Binong yang dilaksanakan pada Rabu, 16 Juli 2025. Kegiatan tersebut dihadiri oleh DPL, lurah, RW, RT, dan strukturnya. Kegiatan diisi dengan pembukaan, sambutan-sambutan, penjelasan program KKN, serta diskusi bersama lurah dan struktur mengenai saran program kerja yang perlu dilakukan oleh KKN Kelurahan Binong.
2. Kegiatan Observasi UMKM di RW 01 Kp. Peusar
Pada tanggal 17–20 Juli 2025, tim KKN Binong UMT melakukan kegiatan observasi terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berada di wilayah Kelurahan Binong, khususnya RW 01. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis usaha UMKM, serta menggali potensi yang dapat dikembangkan melalui program kerja KKN. Proses observasi dilakukan dengan mengunjungi langsung lokasi usaha, melakukan wawancara singkat dengan pemilik, serta mencatat informasi terkait produk yang dihasilkan, strategi pemasaran, penggunaan teknologi digital, dan peran usaha tersebut dalam perekonomian lokal.
3. Kegiatan Belajar Mengajar
a. MTs Daar El Gusti
Pada tanggal 30 Juli hingga 1 Agustus 2025, tim KKN Binong UMT melaksanakan kegiatan belajar mengajar di MTs Daar El Gusti. Materi yang diberikan berfokus pada edukasi mengenai bullying, pengembangan karakter, serta pengenalan diri untuk masa depan. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuknya, dan dampak negatif yang ditimbulkan, dilanjutkan dengan diskusi interaktif mengenai cara mencegah dan menanggulangi bullying di lingkungan sekolah. Pada sesi pengembangan karakter, siswa diajak mengenal nilai-nilai positif seperti kejujuran, tanggung jawab, dan rasa hormat kepada sesama. Sementara itu, materi pengenalan diri diarahkan untuk membantu siswa memahami potensi dan tujuan mereka di masa depan. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui tanya jawab, studi kasus, dan permainan edukatif sehingga siswa terlihat antusias, aktif berdiskusi, serta mampu memberikan pandangan mereka tentang pentingnya membentuk karakter yang baik sejak dini.
b. Yayasan Al Rais Peusar
Kegiatan belajar mengajar di Yayasan Al Rais Peusar berlangsung pada 6 hingga 8 Agustus 2025. Tim KKN memberikan pembelajaran Bahasa Inggris dengan materi Introducing Myself untuk siswa kelas 4 dan 5, yang mencakup pengenalan nama, umur, alamat, warna favorit, buah favorit, dan cita-cita. Pembelajaran disampaikan dengan metode interaktif melalui percakapan sederhana, permainan bahasa, dan latihan pengucapan untuk membantu siswa percaya diri dalam memperkenalkan diri menggunakan Bahasa Inggris.
Sementara itu, untuk siswa kelas 6, materi difokuskan pada edukasi keuangan sederhana dengan tema pentingnya menabung. Siswa diajak memahami manfaat menabung, cara mengatur uang saku, dan membuat rencana tabungan pribadi. Penyampaian dilakukan dengan media cerita bergambar dan simulasi kotak tabungan untuk memudahkan pemahaman. Sebagai kegiatan penutup, siswa menghias kotak tabungan masing-masing dengan gambar, kain flanel, dan warna sesuai kreativitas, sehingga menambah semangat mereka untuk mulai menabung.
c. TK Anak Pintar
Pada 8 Agustus 2025, tim KKN melaksanakan kegiatan mengajar di TK Anak Pintar. Proses pembelajaran dikemas secara kreatif melalui kegiatan mewarnai kolase hewan dan menempel kolase menggunakan kertas origami, sehingga anak-anak dapat belajar sambil melatih keterampilan motorik halus dan kreativitas.
4. Sosialisasi dan Pelatihan Branding UMKM Berbasis Digital
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan branding UMKM berbasis digital dilaksanakan dengan peserta para pelaku UMKM di bidang kuliner dan perdagangan yang berada di wilayah Binong, khususnya RW 01. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama pada tanggal 22 Juli 2025 difokuskan pada pengenalan konsep branding, pentingnya identitas merek, serta strategi membangun citra usaha yang konsisten. Peserta diajak memahami bagaimana logo, warna, dan gaya komunikasi dapat memengaruhi persepsi konsumen. Sesi kedua yang dilaksanakan pada 29 Juli 2025 lebih menitikberatkan pada praktik langsung, di mana peserta mempelajari cara membuat desain banner dan logo menggunakan ponsel, serta menyusun deskripsi produk yang persuasif.
5. Bimbingan Belajar dan Kelas Kreatif
Selama periode KKN, tim melaksanakan kegiatan bimbingan belajar setiap hari Senin hingga Jumat di wilayah Binong. Kegiatan ini ditujukan bagi siswa TK hingga SD yang membutuhkan pendampingan tambahan di luar jam sekolah. Materi yang diajarkan mencakup mata pelajaran utama seperti Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Penyampaian materi disesuaikan dengan tingkat kelas dan kebutuhan siswa sehingga pembelajaran dapat berlangsung efektif dan menyenangkan.
6. Menonton Film Edukatif
Pada tanggal 24 Juli 2025, tim KKN Binong UMT mengadakan kegiatan menonton film edukatif bersama anak-anak di RW 01 Kelurahan Binong. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pembelajaran moral dan pengetahuan dengan cara yang menyenangkan melalui media audio-visual. Film yang diputar mengangkat tema kebaikan terhadap hewan peliharaan sehingga anak-anak dapat mengambil pesan positif yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Selama kegiatan, anak-anak terlihat antusias, tertawa, dan bereaksi terhadap adegan-adegan menarik. Setelah pemutaran film, dilakukan diskusi singkat untuk menggali pendapat dan pemahaman mereka terkait pesan yang disampaikan.
7. Kegiatan Senam Pagi
Kegiatan senam pagi bersama warga dilaksanakan pada dua kesempatan, yaitu pada tanggal 20 Juli dan 3 Agustus 2025, di lapangan RT 02 wilayah Binong. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kebugaran, mempererat kebersamaan, serta membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gaya hidup sehat. Selain memberikan manfaat fisik, kegiatan ini juga menjadi sarana interaksi sosial antarwarga dengan mahasiswa KKN, sehingga terjalin hubungan yang lebih akrab dan kekeluargaan. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi dan kenang-kenangan.
8. Kerja Bakti Lingkungan
Kegiatan kerja bakti lingkungan difokuskan pada pembersihan area dalam dan luar Balai Warga. Bagian dalam dibersihkan dengan menyapu, mengepel lantai, dan menata ulang kursi serta meja agar lebih rapi. Sementara itu, bagian luar difokuskan pada pembersihan halaman, pemangkasan rumput liar, penyapuan jalan di sekitar Balai Warga, serta pengangkutan sampah dan dedaunan kering ke tempat pembuangan sementara. Melalui kegiatan ini, tercipta lingkungan Balai Warga yang lebih bersih dan layak digunakan, sekaligus mempererat hubungan mahasiswa KKN dengan masyarakat.
9. Kegiatan Posbindu
Kegiatan Posbindu dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB dan dipimpin oleh kader kesehatan serta petugas puskesmas. Mahasiswa KKN membantu menyiapkan meja registrasi, peralatan pemeriksaan kesehatan, serta lembar pencatatan data peserta. Rangkaian kegiatan meliputi pendaftaran, pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan tekanan darah, pengecekan kadar gula darah, kolesterol, asam urat, serta konseling kesehatan oleh tenaga medis. Kehadiran mahasiswa KKN turut membantu kader dalam mengatur alur antrian, mencatat hasil pemeriksaan, serta memberikan informasi mengenai gaya hidup sehat. Melalui kegiatan ini, warga mendapatkan kesempatan untuk memantau kondisi kesehatannya secara rutin sekaligus memperoleh edukasi langsung dari petugas kesehatan.
10. Pembuatan Tempat Sampah
Pada tanggal 2 Agustus 2025, tim KKN Binong UMT melaksanakan kegiatan pembuatan dan penempatan tempat sampah. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik.
11. Pembuatan Papan Informasi Balai Warga dan Papan Informasi Penguraian Sampah
Pada tanggal 11 Agustus 2025, mahasiswa KKN membuat dan memasang dua jenis papan informasi, yaitu papan informasi Balai Warga dan papan informasi penguraian sampah. Papan informasi Balai Warga berfungsi sebagai penanda lokasi agar masyarakat dapat dengan mudah menemukan fasilitas tersebut. Sementara papan informasi penguraian sampah berfungsi sebagai media edukasi mengenai jenis-jenis sampah dan cara pemilahan yang benar. Proses pembuatan dilakukan oleh mahasiswa mulai dari perencanaan desain, pembuatan fisik papan, pengecatan, hingga penulisan konten. Dengan adanya papan informasi ini, diharapkan masyarakat lebih mudah mengakses Balai Warga serta memiliki kesadaran lebih tinggi dalam pengelolaan sampah rumah tangga.
12. Mengajar Ngaji
Pada tanggal 13 Agustus 2025, mahasiswa KKN melaksanakan kegiatan mengajar ngaji bagi anak-anak dan remaja di Kelurahan Binong. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman. Proses belajar dilakukan secara berkelompok dengan bimbingan mahasiswa KKN dalam suasana yang interaktif dan menyenangkan. Selain melatih bacaan Al-Qur’an, mahasiswa juga menyampaikan pesan moral sederhana untuk menumbuhkan motivasi spiritual peserta.
13. Pendampingan Posyandu
Pada tanggal 14 Agustus 2025, mahasiswa KKN turut berpartisipasi dalam kegiatan Posyandu di RT 03 Kelurahan Binong. Rangkaian kegiatan meliputi penimbangan berat badan balita, pengukuran tinggi badan, pencatatan hasil ke dalam buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), serta pemberian vitamin dan imunisasi sesuai jadwal. Mahasiswa berperan aktif dalam mempersiapkan peralatan, mencatat hasil pengukuran, mendampingi ibu-ibu saat penimbangan, serta memberikan edukasi sederhana mengenai pentingnya gizi dan kesehatan anak. Kegiatan ini memperkuat kerja sama antara mahasiswa, kader kesehatan, petugas puskesmas, dan masyarakat.
14. Penyerahan Banner kepada Pelaku UMKM
Pada tanggal 15 Agustus 2025, mahasiswa KKN UMT melaksanakan program kerja di bidang ekonomi dengan menyerahkan banner promosi kepada pelaku UMKM di RW 01 Kelurahan Binong. Banner tersebut dirancang sesuai identitas masing-masing usaha dengan mencantumkan nama usaha, jenis produk atau jasa, informasi kontak, serta desain visual yang menarik. Kegiatan ini bertujuan mendukung pelaku UMKM dalam meningkatkan strategi pemasaran. Pelaku usaha memberikan respons positif karena merasa terbantu dengan adanya dukungan nyata dari mahasiswa.
15. Pelepasan KKN Kelurahan Binong
Pada tanggal 15 Agustus 2025, mahasiswa KKN UMT 2025 melaksanakan kegiatan pelepasan di Kelurahan Binong. Acara ini dihadiri oleh lurah, ketua RW, ketua RT, kader, karang taruna, pemuda RW 01, dosen pembimbing lapangan, serta mahasiswa KKN. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian program yang telah dilaksanakan selama periode KKN dan menjadi momentum mempererat hubungan baik antara mahasiswa dengan masyarakat.


















1. Kesimpulan
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang di Kelurahan Binong, yang dilaksanakan pada 16 Juli–16 Agustus 2025, telah terlaksana dengan baik sesuai dengan rencana. Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pendampingan dan pelatihan UMKM berbasis digital, edukasi lingkungan, penguatan sektor pendidikan, hingga pelayanan kesehatan masyarakat, berhasil memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Hasil yang dicapai tidak hanya meningkatkan kapasitas, produktivitas, dan kesadaran masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, tetapi juga memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam penerapan ilmu, pengembangan soft skill, kepemimpinan, serta kerja sama lintas sektor. Dengan demikian, kegiatan KKN ini mampu memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam pemberdayaan masyarakat menuju kesejahteraan dan keberlanjutan.
2. Saran
Berdasarkan hasil pelaksanaan KKN di Kelurahan Binong tahun 2025, terdapat beberapa saran yang dapat dijadikan masukan bagi pihak-pihak terkait agar manfaat program ini dapat terus berlanjut, yaitu:
a. Bagi masyarakat Kelurahan Binong
Diharapkan seluruh pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh, khususnya terkait pemasaran digital, pengelolaan UMKM, dan kesadaran menjaga lingkungan, dapat diterapkan secara konsisten. Pelaku UMKM diharapkan mampu terus mengembangkan identitas merek, memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, serta menjaga kualitas produk agar dapat bersaing di pasar yang lebih luas. Selain itu, masyarakat diharapkan dapat memelihara fasilitas yang telah disediakan, seperti papan informasi dan tempat sampah, serta melanjutkan kegiatan positif seperti kerja bakti dan senam pagi sebagai sarana menjaga kesehatan sekaligus mempererat kebersamaan.
b. Bagi pemerintah kelurahan dan lembaga Pendidikan
Diharapkan dapat melanjutkan dan mengembangkan program-program yang telah dirintis mahasiswa KKN, misalnya edukasi karakter, literasi bahasa, serta literasi keuangan bagi siswa sekolah. Pemerintah kelurahan juga diharapkan memfasilitasi pelatihan lanjutan untuk UMKM, memberikan akses permodalan, serta membuka peluang promosi produk lokal di tingkat kabupaten maupun provinsi. Di sisi lain, pengelolaan lingkungan perlu dijadikan agenda rutin dengan melibatkan warga dalam sistem pengelolaan sampah yang teratur dan berkelanjutan.
c. Bagi Universitas Muhammadiyah Tangerang
Pelaksanaan KKN ini membuktikan bahwa program tematik berbasis kebutuhan masyarakat mampu memberikan dampak positif yang signifikan. Oleh karena itu, disarankan agar universitas tetap mempertahankan konsep KKN tematik serta memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah untuk memantau perkembangan program pasca-KKN. Dokumentasi kegiatan dan capaian hasil perlu dijadikan bahan evaluasi dan inspirasi bagi program KKN selanjutnya, sehingga kualitas pengabdian kepada masyarakat semakin meningkat. Dengan adanya sinergi berkelanjutan antara masyarakat, pemerintah, dan perguruan tinggi, diharapkan Kelurahan Binong dapat berkembang menjadi wilayah yang produktif, ramah lingkungan, serta memiliki daya saing ekonomi yang tinggi.
Khoirunnisa