Laporan Akhir Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelurahan Tanah Tinggi Tahun 2025

Laporan Akhir Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelurahan Tanah Tinggi Tahun 2025

: Rabu, 16 Juli 2025 : Tanah Tinggi

Latar belakang kegiatan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu kegiatan wajib bagi mahasiswa sebagai bentuk pengabdian masyarakat yang berlandaskan pada Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Melalui KKN, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan pengetahuan akademis yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam praktik nyata di masyarakat. Dengan demikian, KKN bukan hanya menjadi ajang pembelajaran di luar kelas, tetapi juga sebagai sarana menumbuhkan rasa empati, tanggung jawab sosial, serta kemampuan beradaptasi dengan kondisi nyata di lapangan. 

Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, dipilih sebagai salah satu lokasi KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang periode 17 Juli–15 Agustus 2025 karena memiliki potensi besar sekaligus tantangan dalam berbagai aspek. Lingkungan RW 07 yang menjadi pusat kegiatan KKN merupakan kawasan padat penduduk dengan dinamika sosial yang tinggi. Masyarakatnya beragam, mulai dari kalangan anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia, dengan aktivitas yang mencakup pendidikan, kesehatan, keagamaan, hingga usaha kecil menengah. Potensi tersebut memerlukan perhatian lebih agar dapat berkembang secara optimal. Di bidang pendidikan, misalnya, masih ada anak-anak yang kesulitan dalam membaca, menulis, dan berhitung, serta membutuhkan bimbingan tambahan di luar jam sekolah. Di bidang kesehatan, kegiatan posyandu yang rutin dilakukan oleh kader masih membutuhkan tenaga pendukung untuk memastikan pelayanan berjalan lancar. Pada sektor ekonomi, pelaku UMKM sudah mulai berkembang, namun masih terkendala dalam hal pemasaran dan pemanfaatan teknologi digital. Sementara itu, kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat perlu terus dipupuk agar semangat kebersamaan dan gotong royong tetap terjaga.

Dengan adanya mahasiswa KKN, diharapkan masyarakat mendapat tambahan energi baru untuk mengembangkan potensi yang ada, sementara mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam berinteraksi dengan masyarakat. Oleh karena itu, program KKN di Kelurahan Tanah Tinggi dirancang dengan pendekatan partisipatif, yaitu menyusun kegiatan berdasarkan hasil observasi lapangan, diskusi, serta koordinasi dengan RW, RT, dan tokoh masyarakat setempat.


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Kegiatan KKN di Kelurahan Tanah Tinggi perlu dilakukan karena adanya kebutuhan nyata masyarakat yang dapat didukung oleh kehadiran mahasiswa. Dalam bidang pendidikan, anak-anak di lingkungan RW 07 masih memerlukan bimbingan tambahan di luar jam sekolah, terutama dalam hal membaca, menulis, berhitung, serta pengajaran agama. Tanpa adanya pendampingan yang berkelanjutan, perkembangan mereka dapat terhambat, baik dari segi akademik maupun spiritual. Kehadiran mahasiswa menjadi solusi dengan memberikan les calistung, kegiatan mengaji, serta sosialisasi edukatif di sekolah dasar, sehingga anak-anak memiliki kesempatan untuk belajar dalam suasana yang menyenangkan sekaligus bermanfaat.

Di bidang kesehatan, posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat masih menghadapi keterbatasan tenaga kader dan dukungan administrasi. Kehadiran mahasiswa memberikan kontribusi signifikan karena mampu membantu kelancaran kegiatan, mulai dari registrasi hingga pencatatan hasil pemeriksaan, serta memberikan edukasi ringan tentang gizi dan pola hidup sehat. Dengan begitu, kegiatan posyandu dapat berjalan lebih efektif dan masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan keluarga.

Sementara itu, dalam aspek ekonomi, UMKM di Tanah Tinggi menyimpan potensi besar untuk berkembang, khususnya usaha kuliner dan warung sembako yang menjadi andalan warga. Namun, pelaku UMKM masih menghadapi tantangan dalam hal inovasi pemasaran serta pemanfaatan digitalisasi. Melalui kegiatan seminar dan pendampingan, mahasiswa berupaya membuka wawasan baru bagi pelaku usaha agar mampu menghadapi persaingan bisnis modern dengan strategi pemasaran yang lebih efektif. Selain itu, bidang sosial dan keagamaan juga menjadi fokus penting dalam KKN ini. Kegiatan seperti kerja bakti, tadarus, serta peringatan HUT RI ke-80 bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi juga sarana mempererat solidaritas dan kebersamaan antarwarga. Kehadiran mahasiswa menjadikan kegiatan tersebut lebih terorganisir, semarak, serta memberikan nilai tambah yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dengan demikian, program KKN di Tanah Tinggi merupakan kebutuhan bersama yang saling melengkapi. Masyarakat memperoleh manfaat nyata dari kontribusi mahasiswa, sementara mahasiswa mendapatkan pengalaman berharga dalam mengabdikan diri, berkolaborasi dengan masyarakat, dan mengembangkan kompetensi sosial yang akan berguna bagi kehidupan mereka di masa depan.


Tujuan kegiatan

Secara umum, tujuan KKN di Kelurahan Tanah Tinggi 2025 adalah untuk menciptakan sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dalam pembangunan sosial yang berkelanjutan. Secara khusus, tujuan kegiatan ini adalah:

  1. Meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak melalui kegiatan calistung, mengaji, dan sosialisasi berbasis karakter.
  2. Mendukung kesehatan masyarakat dengan membantu kegiatan posyandu, serta memberikan pemahaman tentang pentingnya gizi dan pola hidup sehat.
  3. Mengembangkan sektor ekonomi warga melalui seminar penguatan UMKM, khususnya dalam pemanfaatan digitalisasi untuk pemasaran produk.
  4. Memperkuat nilai religius dan spiritual masyarakat melalui kegiatan keagamaan bersama seperti tadarus, pengajian, dan membersihkan masjid.
  5. Meningkatkan solidaritas sosial dan gotong royong dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan kebersihan, perayaan hari kemerdekaan, dan kegiatan warga lainnya.
  6. Memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam menghadapi dinamika sosial, berkolaborasi dengan masyarakat, serta mengelola program berbasis kebutuhan warga.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan?

  1. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL): Dr. Dirvi Surya Abbas, SE., M.Ak., CBV., CIBA., CTA., ACPA., CA., yang membimbing mahasiswa selama kegiatan berlangsung.
  2. Pemerintah Kelurahan Tanah Tinggi, termasuk Lurah Didin Komarudin, S.Sos, M.Si.
  3. Ketua RW 07.
  4. Ketua RT 01–04 Lingkungan RW 07.
  5. Karang Taruna RW 07, kader Posyandu, tokoh agama, dan tokoh masyarakat yang turut mendukung dan mendampingi kegiatan.
  6. Masyarakat RW 07, khususnya anak-anak, ibu rumah tangga, pelaku UMKM, serta warga umum yang berpartisipasi dalam program kerja.
  7. Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang sebanyak 27 orang yang tergabung dalam kelompok Kelurahan Tanah Tinggi.

No

Nama

Nim

Fakultas

Divisi

1

Muhammad Iqbal Fehudillah

2274201070

Ilmu Hukum

Ketua Umum

2

⁠Usman

2261201377

Manajemen

Wakil Ketua

3

Siti Rahmah Hakim

2255201129

 Teknik Informatika

Sekretaris

4

Nazwa Fitri Setiawan

2270201115

Ilmu Komunikasi

Sekretaris

5

Echa Milany Chandra

2262201128

Akuntansi

Bendahara

6

⁠Ravina Nayla Putri

2274201020

Ilmu Hukum

Bendahara

7

Habli La'ar Fairuz

2255201315

Teknik Informatika

Koor Humas

8

Tiara Delfiana

2255201117

Teknik Informatika

Humas

9

Faradila Aulia Amina

2261201377

Manajemen

Humas

10

Sandrina Kusumawardani

2286208043

Pendidikan Agama Islam

Humas

11

Rafi Fadillah

2270201176

Ilmu Komunikasi

Koor Acara

12

Oktavia Emilia Safitri

2214201010

Keperawatan

Acara

13

⁠Anisa Rahmay

2261201082

Manajemen

Acara

14

⁠Aditya Rafly Fatahhudin

2270201172

Ilmu Komunikasi

Acara

15

⁠ Virli Ibtisam Naura Azis

2286206276

PGSD

Acara

16

Rahanda Alyan

2286206276

Pendidikan Agama Islam

Koor Perlengkapan

17

Jihad Akbar Arjuna

2274201184

Ilmu Hukum

Perlengkapan

18

Zulqarnain Wodson

23212010061

Teknik Mesin

Perlengkapan

19

⁠Hamer Dekari Gulo

2270201082

Ilmu Komunikasi

Perlengkapan

20

Ajeng Rastini

2214201036

Keperawatan

Koor Konsumsi

21

⁠Tiara Ramadhanti

2261209042

Bisnis Digital

Konsumsi

22

⁠Sri Wati

2286207067

PGPAUD

Konsumsi

23

⁠Tazqia Nafsia

2286206212

PGSD

Konsumsi

24

Aldiansyah Nurdianto

2255201106

Teknik Informatika

Koor PDD

25

⁠Devita Aulia

2261201100

Manajemen

PDD

26

Khoirunisah

2286206217

PGSD

PDD

27

Putri Pasha Sabrina

2261201139

Manajemen

PDD


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

  1. Anak-anak menjadi lebih semangat belajar dan menunjukkan perkembangan positif, baik dalam membaca, menulis, berhitung, maupun hafalan surat-surat pendek.
  2. Orang tua merasa terbantu karena anak-anak mereka mendapatkan tambahan pembelajaran gratis di luar sekolah.
  3. Kegiatan posyandu berjalan lebih lancar dengan adanya dukungan mahasiswa, mulai dari administrasi, registrasi peserta, hingga pencatatan hasil pemeriksaan.
  4. Kesadaran masyarakat tentang gizi seimbang dan pola hidup sehat semakin meningkat melalui edukasi sederhana yang diberikan mahasiswa.
  5. Pelaku UMKM mendapatkan wawasan baru mengenai strategi pengembangan usaha, digital marketing, dan inovasi produk.
  6. Beberapa pelaku usaha termotivasi untuk mulai mengembangkan pemasaran berbasis online setelah mengikuti seminar UMKM.
  7. Hubungan sosial antarwarga semakin erat dengan adanya partisipasi mahasiswa dalam kegiatan kerja bakti, perayaan HUT RI ke-80, serta aktivitas warga lainnya.
  8. Suasana kebersamaan dan gotong royong di lingkungan RW 07 semakin terasa kuat.
  9. Kegiatan keagamaan seperti tadarus, mengaji, dan membersihkan masjid menambah semangat religius masyarakat.
  10. Hubungan spiritual antara mahasiswa dan masyarakat semakin dekat, menciptakan ikatan emosional yang harmonis.
  11. Mahasiswa memperoleh pengalaman berharga dalam berinteraksi dengan masyarakat, belajar kepedulian sosial, dan memahami arti kebersamaan.

 

Jalannya Kegiatan

  1. Pembukaan KKN Tanah Tinggi 2025
    Kegiatan KKN resmi dimulai pada tanggal 17 Juli 2025 dengan acara pembukaan yang dilaksanakan di Posyandu RT 03/RW 07. Acara ini dihadiri oleh Ketua RW 07, para Ketua RT 01 sampai RT 04, tokoh masyarakat RW 07, serta warga sekitar. Lurah Tanah Tinggi yang seharusnya hadir berhalangan, namun pertemuan tetap berlangsung dengan penuh khidmat. Meski sederhana, suasana acara sangat hangat dan penuh antusiasme.
    Acara pembukaan diawali dengan sambutan dari Ketua RW 07 dan perwakilan Tokoh Masyarakat yang menyampaikan apresiasi serta harapan besar terhadap mahasiswa KKN UMT. Dalam kesempatan itu, mahasiswa juga memperkenalkan diri secara bergantian dan menyampaikan garis besar program kerja yang akan dilaksanakan selama satu bulan ke depan. Momentum ini menjadi ajang membangun kedekatan awal sekaligus menumbuhkan rasa percaya dari masyarakat kepada mahasiswa.
  2. Kerja Bakti Bersama Membersihkan Masjid Ar-Rahman
    Pada 18 Juli 2025, mahasiswa bersama warga melaksanakan kerja bakti membersihkan Masjid Ar-Rahman yang menjadi pusat ibadah warga sekitar. Kegiatan ini dilakukan menjelang pelaksanaan shalat Jum’at agar jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman. Mahasiswa terlibat langsung dalam kegiatan menyapu, mengepel lantai, membersihkan karpet, hingga merapikan perlengkapan masjid.
    Kerja bakti ini tidak hanya sekadar menjaga kebersihan, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara mahasiswa dengan masyarakat. Warga merasa senang melihat mahasiswa ikut terjun langsung dalam kegiatan sosial keagamaan. Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini semakin menumbuhkan rasa memiliki dan semangat gotong royong di lingkungan RW 07.
  3. Koordinasi Program Kerja dengan RW, RT, dan Tokoh Masyarakat
    Minggu pertama KKN dimanfaatkan mahasiswa untuk melakukan observasi dan koordinasi dengan Ketua RW 07, para Ketua RT 01–04, serta tokoh masyarakat. Dari hasil diskusi, beberapa program kerja yang disepakati adalah ikut serta dalam kegiatan terapi kesehatan Lin Tien Kung, mendukung Posyandu, mengajar mengaji, memberikan les calistung, serta observasi UMKM di setiap RT.
    Koordinasi ini sangat penting karena menjadi dasar agar kegiatan KKN benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga mendapat masukan terkait jadwal, lokasi kegiatan, serta potensi dan kendala yang ada di lingkungan. Proses ini menunjukkan bahwa program KKN tidak berjalan sepihak, melainkan hasil kolaborasi dan musyawarah antara mahasiswa dan masyarakat.
  4. Kegiatan Mengajar Mengaji
    Program mengajar mengaji menjadi salah satu kegiatan utama mahasiswa di bidang keagamaan. Kegiatan ini dilaksanakan di tiga lokasi berbeda, yaitu Taman Baca RT 01, Posyandu RT 03, dan Majelis Ta'lim As-Shobbiyah RT 04. Sistem pelaksanaannya dilakukan secara bergilir setiap minggu agar semua anak-anak di lingkungan RW 07 dapat merasakan manfaatnya.
    Materi yang diajarkan meliputi pembacaan huruf hijaiyah, tajwid dasar, serta hafalan surat-surat pendek. Mahasiswa menggunakan metode belajar interaktif, seperti membaca bersama, permainan edukatif, hingga reward sederhana agar anak-anak semakin termotivasi. Antusiasme anak-anak terlihat dari semangat mereka hadir tepat waktu dan aktif mengikuti kegiatan. Orang tua pun sangat mendukung program ini karena memberikan tambahan pendidikan agama bagi anak-anak mereka.
  5. Les Calistung di RT 01
    Selain mengaji, mahasiswa juga menyelenggarakan kegiatan les calistung (membaca, menulis, dan berhitung) di Taman Baca RT 01. Peserta berasal dari anak-anak usia prasekolah hingga SMP yang membutuhkan bimbingan tambahan. Kegiatan ini dibagi ke dalam dua sesi, yaitu sesi siang untuk siswa yang bersekolah pagi, dan sesi malam untuk siswa yang bersekolah siang.
    Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menggunakan metode belajar kreatif seperti membaca cerita bergambar, permainan angka, serta latihan soal sederhana agar anak-anak tidak cepat bosan. Banyak siswa menunjukkan perkembangan positif, terutama dalam membaca lancar dan menghitung dasar. Kehadiran mahasiswa sebagai tutor juga menambah semangat anak-anak karena mereka merasa belajar dalam suasana yang lebih santai namun tetap serius.
  6. Terapi Kesehatan Lin Tien Kung
    Pada 26 Juli 2025, mahasiswa ikut serta dalam kegiatan terapi kesehatan Lin Tien Kung yang dilaksanakan di depan Pos RW 07. Mahasiswa berpartisipasi aktif mendampingi warga mengikuti gerakan senam kesehatan ini. Kegiatan ini bermanfaat untuk menjaga kebugaran masyarakat sekaligus mempererat interaksi antara mahasiswa dan warga.
  7. Tadarus Al-Qur’an di Posko KKN
    Setiap malam minggu, mahasiswa mengadakan tadarus Al-Qur’an bersama mahasiswa di posko KKN. Kegiatan ini difokuskan pada pembacaan Juz 30, sehingga mudah diikuti oleh teman-teman lain yang sudah terbiasa membaca Al-Qur’an.
    Tadarus tidak hanya menjadi ajang memperbaiki bacaan, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan. Setelah kegiatan, mahasiswa dan warga biasanya berdiskusi ringan seputar makna ayat yang dibaca, serta saling berbagi pengalaman dalam memperdalam agama. Suasana kekeluargaan sangat terasa, menjadikan posko KKN tidak hanya sebagai tempat tinggal mahasiswa, tetapi juga ruang kebersamaan warga.
  8. Kolaborasi dalam Peringatan HUT RI ke-80
    Dalam rangka memperingati HUT RI ke-80, mahasiswa berkolaborasi dengan panitia 17 Agustus RW 07. Beberapa kontribusi mahasiswa antara lain menjadi panitia lomba tenis meja untuk bapak-bapak, melatih sekaligus menjadi petugas upacara pengibaran bendera, serta membantu mengawasi lomba mewarnai anak-anak.
    Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Anak-anak sangat antusias mengikuti lomba, sementara orang tua tampak bersemangat mendukung. Momentum peringatan kemerdekaan ini semakin mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat, karena mahasiswa tidak hanya menjadi peserta tetapi juga turut menggerakkan jalannya acara.
  9. Sosialisasi dan Edukasi di Sekolah Dasar
    Pada 28 Juli hingga 9 Agustus 2025, mahasiswa melaksanakan sosialisasi di tiga sekolah dasar, yaitu SDN Tanah Tinggi 1, 2, dan 3. Tema kegiatan adalah “Membangun Generasi Cerdas dan Berkarakter Sejak Dini melalui Edukasi dan Kreativitas dalam Ekonomi Berkelanjutan.”
    Kegiatan ini berisi penyampaian materi edukatif yang dikemas secara interaktif. Mahasiswa mengajak siswa belajar sambil bermain, membuat karya sederhana, serta berdiskusi tentang pentingnya menjaga lingkungan dan berperilaku jujur. Guru-guru di sekolah menyambut positif kegiatan ini karena dapat menambah wawasan dan motivasi siswa. Dengan adanya program ini, siswa tidak hanya mendapatkan ilmu tambahan, tetapi juga nilai-nilai karakter yang berguna dalam kehidupan sehari-hari.
  10. Seminar Pengembangan dan Digitalisasi UMKM
    Di bidang ekonomi, mahasiswa melakukan survei UMKM pada minggu pertama untuk memetakan potensi usaha warga di RW 07. Hasilnya ditemukan usaha nasi uduk dan gorengan milik Pak Gofar (RT 01), susu kedelai milik Pak Owi (RT 02), pecel lele milik Mbak Tri dan warung sembako Pak Alan (RT 03), serta gorengan milik Pak Mail dan lauk matang milik Bu Lenih (RT 04).
    Berdasarkan hasil survei ini, mahasiswa menyelenggarakan Seminar Pengembangan dan Digitalisasi UMKM pada 10 Agustus 2025 dengan menghadirkan narasumber Bapak Dr. Dirvi Surya Abbas, SE., M.Ak., CBV., CIBA., CTA., ACPA., CA. Seminar ini membahas strategi mengembangkan usaha, pemanfaatan digital marketing, serta inovasi pengemasan produk. Peserta UMKM sangat antusias karena materi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan mereka. Banyak pelaku UMKM menyampaikan bahwa seminar ini memberikan inspirasi baru untuk meningkatkan usaha mereka.
  11. Kontribusi dalam Kegiatan Posyandu
    Pada 11 Agustus 2025, mahasiswa turut serta mendukung kegiatan Posyandu di RT 03/RW 07. Bekerja sama dengan kader posyandu dan Puskesmas Tanah Tinggi, mahasiswa membantu dalam pengecekan kesehatan bayi, balita, serta lansia.
    Tugas mahasiswa meliputi registrasi peserta, pencatatan hasil pemeriksaan, hingga memberikan edukasi ringan tentang gizi seimbang dan pola hidup sehat. Warga merasa terbantu karena kegiatan menjadi lebih teratur dan lancar. Kehadiran mahasiswa memberikan tambahan tenaga dan semangat bagi kader posyandu yang selama ini bekerja secara sukarela.
  12. Penutupan KKN Tanah Tinggi 2025
    Kegiatan KKN resmi ditutup pada 15 Agustus 2025 melalui acara penutupan di aula Kelurahan Tanah Tinggi. Acara ini dihadiri oleh perwakilan Lurah, yaitu Ibu Tati Rohayati, Dosen Pembimbing Lapangan Bapak Dr. Dirvi Surya Abbas, SE., M.Ak., CBV., CIBA., CTA., ACPA., CA., serta perwakilan masyarakat RW 07, Bapak Achmad Nahrowi selaku Ketua RT 02.
    Dalam acara ini, mahasiswa memaparkan hasil kegiatan yang telah dilaksanakan selama satu bulan, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, keagamaan, hingga pengembangan ekonomi. Perwakilan warga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras mahasiswa. Suasana haru terasa ketika mahasiswa berpamitan, karena selama KKN hubungan emosional yang erat telah terjalin. Acara diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah antara mahasiswa, perangkat kelurahan, dan warga sekitar.


Dokumentasi

Pelepasan KKN Mahasiswa UMT di Gor Nambo
Koordinasi dengan Pihak Kelurahan Tanah Tinggi terkait Pelaksanaan KKN UMT di Kelurahan Tanah Tinggi
Pembukaan Kegiatan KKN Tanah Tinggi 2025 di Posyandu RT 03/RW 07
Kerja Bakti Bersama Membersihkan Masjid Ar-Rahman
Koordinasi Program Kerja dengan RW, RT, dan Tokoh Masyarakat
Kegiatan Mengajar Mengaji di Taman Baca (RT 01), Posyandu (RT 03), dan Majelis Ta'lim As-Shobbiyah (RT 04)
Kegiatan Les Calistung di Taman Baca (RT 01)
Kegiatan Terapi Kesehatan Lin Tien Kung
Tadarus Al-Qur’an di Posko KKN Setiap Malam Minggu
Kolaborasi dengan Panitia 17 Agustus Lingkungan RW 07 dalam Peringatan HUT RI ke-80
Kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Dasar di SDN Tanah Tinggi 1, 2, dan 3 dengan Tema “Membangun Generasi Cerdas dan Berkarakter Sejak Dini melalui Edukasi dan Kreativitas dalam Ekonomi Berkelanjutan”
Kegiatan Seminar Pengembangan dan Digitalisasi UMKM
Kontribusi dalam Kegiatan Posyandu
Penutupan Kegiatan KKN Tanah Tinggi 2025

 

Penutup

Pelaksanaan KKN di Kelurahan Tanah Tinggi tahun 2025 dapat disimpulkan berjalan dengan baik, lancar, dan memberikan hasil yang bermanfaat. Selama satu bulan, mahasiswa mampu melaksanakan program kerja yang dirancang secara partisipatif bersama masyarakat, mencakup bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, keagamaan, dan sosial. Keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan penuh masyarakat RW 07, perangkat kelurahan, serta bimbingan dari dosen pembimbing lapangan. Mahasiswa diterima dengan baik, bahkan dianggap sebagai bagian dari masyarakat setempat. Hal ini membuktikan bahwa KKN bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan sebuah bentuk nyata kolaborasi antara kampus dan masyarakat.

Ke depan, diharapkan program KKN dapat terus dikembangkan dengan menambah variasi kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat berkelanjutan. Bagi mahasiswa, pengalaman KKN di Tanah Tinggi menjadi bekal berharga untuk menumbuhkan kepekaan sosial, kemampuan komunikasi, serta keterampilan manajerial yang akan berguna dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia kerja. Dengan demikian, KKN di Kelurahan Tanah Tinggi tidak hanya meninggalkan jejak kegiatan, tetapi juga warisan kebersamaan, pengetahuan, dan semangat untuk terus membangun masyarakat ke arah yang lebih baik.

Penulis

Nazwa Fitri Setiawan

Nazwa Fitri Setiawan

S1-Ilmu Komunikasi