Laporan 1 bulan KKN Sukabakti UMT 2024

Laporan 1 bulan KKN Sukabakti UMT 2024

: Rabu, 24 Juli 2024 : Desa Sukabakti

 

 Latar Belakang Kegiatan

Segala Puji dan syukur patut kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas perkenaannya, sehingga kami semua dapat melaksanakn tugas Kuliah Kerja Nyata (KKN) di kelurahan Sukabakti RW 13 dan RW 14.

Dalam rangka memenuhi salah satu persyaratan kelulusan pada Program Studi S1 Sekolah Tinggi Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), kami sebagai mahasiswa/i telah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampung TOGA dan Kampung Hijau Melalui program KKN ini, kami bertujuan untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat setempat dan memberikan pengalaman berharga untuk perkembangan kami sebagai mahasiswa/i.

 

KKN (Kuliah Kerja Nyata) merupakan salah satu mata kuliah interdisipliner yang wajib ditempuh mahasiswa program S-1 yang diselenggarakan perguruan tinggi. Program KKN adalah bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam kurun waktu tertentu, yang dalam kegiatan ini dilakukan dalam kurun waktu 1 bulan. Program ini bertujuan untuk menggali potensi mahasiswa melalui pengalaman nyata dalam kehidupan bermasyarakat serta memajukan dan memberdayakan masyarakat melalui rancangan program kerja nyata yang telah disusun secara sistematis serta penyesuaian dengan kebutuhan masyarakat di daerah yang telah ditetapkan.

Program ini diaplikasikan dengan kolaborasi ilmu pengetahuan yang telah didapatkan selama kuliah dengan penyesuaian masalah - masalah yang dihadapi oleh daerah tujuan. Program KKN ini adalah sebagai kepedulian mahasiswa untuk mengabdi kemasyarakat dengan melakukan penelitian, pengembangan dan pengabdian di masyarakat khususnya di Kampung Hijau dan Kampung Toga, Kelurahan Sukabakti.

Kelurahan Sukabakti khususnya Kampung Hijau dan Kampung Toga merupakan wadah pengaplikasian pengabdian kami kepada masyarakat. Dipilihnya kedua kampung tematik: Kampung Hijau dan Kampung Toga ini karena kampung tematik ini memiliki ciri khas yaitu pengembangan tanaman hijau, alan tetapi semenjak 2019 adanya wabah Corona membuat kampung hijau dan tematik ini menurun dari segi kegiatan yang pernah ada. Oleh sebab itu kami anggota KKN membantu untuk sedikit menghidupkan kembali kegiatan yang sempat hilang, hal ini sejalan dengan gagasan tema program KKN yaitu _Green Collaboration for Sustainable Living_

 

Mengapa Kegiatan Tersebut Perlu Dilaksanakan

Tentu, berikut adalah alasan mengapa masing-masing kegiatan tersebut perlu dilaksanakan:

1. Meningkatkan Kualitas Pendidikan: Pendidikan berkualitas sangat penting untuk perkembangan individu dan masyarakat. Program bimbingan belajar dan pelatihan dapat membantu siswa dan masyarakat memahami dan menerapkan ilmu pengetahuan dengan lebih baik, yang pada gilirannya meningkatkan kemampuan dan potensi mereka.
2. Mengembangkan Kemampuan Nilai Agama dan Moral: Program seperti pengajaran TPA (Taman Pendidikan Al-Qur'an) penting untuk memperkuat nilai-nilai agama dan moral. Ini membantu membentuk karakter individu dan menciptakan masyarakat yang lebih beretika dan berakhlak baik.
3. Memberikan Informasi dan Petunjuk Arah Jalan: Plang petunjuk arah jalan berfungsi untuk memudahkan navigasi dan mengurangi kebingungan di jalan. Ini sangat penting untuk efisiensi transportasi dan keselamatan pengguna jalan, serta mempermudah akses ke berbagai tempat.
4. Merevitalisasi Bangunan dan Fasilitas Umum: Perbaikan dan revitalisasi bangunan serta fasilitas umum meningkatkan estetika dan fungsi area tersebut. Ini membantu menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan menarik, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
5. Meningkatkan Mutu Kualitas Kesehatan: Program kesehatan seperti vaksinasi polio penting untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Upaya ini membantu mencegah penyakit dan meningkatkan kesehatan umum, yang berdampak positif pada kualitas hidup dan produktivitas masyarakat.
6. Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi: Edukasi mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi membantu masyarakat memahami dan mengadopsi inovasi yang dapat meningkatkan kualitas hidup. Program seperti eco print dan penyuluhan hukum memberikan pengetahuan praktis dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik.
7. Meningkatkan Perekonomian dan Memberdayakan UMKM: Pemberdayaan UMKM dan pengembangan perekonomian lokal meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan lapangan kerja. Program penyuluhan tentang BPOM, halal, dan digital marketing membantu UMKM berkembang, meningkatkan daya saing, dan memperbaiki perekonomian daerah.

Tujuan Kegiatan

Berikut adalah tujuan dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampung Hijau dan Kampung Toga, Kelurahan Sukabakti, Kabupaten Tangerang:

 

1. Meningkatkan Kualitas Pendidikan — Meningkatkan kualitas pendidikan melalui program yang mendidik seperti bimbingan belajar, sosialiasi, pelatihan, dan kegiatan edukatif yang melibatkan siswa/i dan masyarakat setempat.

2. Mengembangkan Kemampuan Nilai Agama dan Moral — Memperkuat keimanan dan moral masyarakat dalam iman dan taqwa sehingga dapat membawa dampak positif untuk meningkatkan kualitas masyarakat agar menjadi pribadi yang lebih baik melalui program pengajaran TPA dengan melibatkan

3. Memberikan Informasi dan Petunjuk Arah Jalan — Menciptakan media berupa panel plang petunjuk arah jalan sebagai bentuk informasi dan petunjuk arah jalan tertentu agar memudahkan masyarakat dalam mengakses jalan di daerah tersebut

4. Merevitalisasi Bangunan dan Fasilitas Umum — Upaya untuk menghidupkan kembali bangunan, dan fasilitas umum yang telah mengalami penurunan fungsi dengan menambahkan sentuhan seni dari segi estetika untuk memperindah suatu daerah

5. Meningkat Mutu Kualitas Kesehatan — Serangkaian kegiatan dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kualitas kesehatan melalui program pin polio yang dilakukan secara terpadu, terintegrasi dan berkesinambungan, yang ditujukan untuk mengoptimalkan derajat kesehatan masyarakat.

6. Penerapan Ilmu Pengetahuan Teknologi — kegiatan mendidik sesuatu kepada individu ataupun kelompok, memberi pengetahuan, informasi-informasi dan berbagai kemampuan agar dapat membentuk sikap dan perilaku hidup yang seharusnya. Salah satunya dengan mengadakan program yang mendidik seperti kegiatan eco print dan penyuluhan hukum.

7. Meningkatkan Perekonomian dan Memberdayakan UMKM — Suatu kegiatan atau upaya yang dilakukan untuk membangun dan memperbaiki perekonomian suatu daerah agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dan meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakat dengan menggunakan sumber daya yang tersedia melalui program kegiatan seperti pemberdayaan umkm dengan metode progam penyuluhan pemberian informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya BPOM dan halal suatu produk serta perlunya digital marketing untuk mengembangkan bisnis.Siapa saja yang terlibat pada program

 

Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

Mahasiswa KKN Sukabakti 2024

1.Adelia Zulfa Marsanda: S1- Akuntansi

2.Adi Putra​​​: S1 - Ilmu Komunikasi

3.Alia Sukma Setiawati: S1 - Akuntansi

4.Asep Fariz Nugraha: S1 - Teknik Industri

5.Audrey Syahrani​​: S1 - Manajemen

6.Avianda Putri S​​: S1 - Keperawatan

7.Galuh Dini Pratiwi: S1 - Manajemen

8.Guntur Kasunyatan: S1- Pendidikan Agama Islam

9.Indah Azila Putri​​: S1 - Pendidikan Bahasa Indonesia

10.Jihan Khairunisa​​: S1 - Akuntansi

11.Maulidah​​​: S1- Keperawatan

12.M. Ananda Raihan R: S1 - Ilmu Hukum

13.M. Rifki Akbar​​: S1- Ilmu Komunikasi

14.Nurul Idzoh​​​: S1 - Pendidikan Bahasa Indonesia

15.Rafly Farezi​​: S1 - Teknik Informatika

16.Rahma Tri Utami​​: S1 - Ilmu Komunikasi

17.Riana Andriani Putri: S1- Pendidikan Bahasa Inggris

18.Risky Budi Mulyana: S1 - Teknik Informatika

19.Rizki Saputra​​: S1 - Desain Komunikasi Visual

20.Siti Fauziah​​​: S1 - Manajemen

21.Teri Astuti​​​: S1 - Manajemen

22.Yusuf Ilham Agung: S1 - Teknik Informatika

 

Ketua UMKM :  Prilamini

Dosen Pembimbing lapangan : Dian Friana Hidayat,ST.,MT

Ibu – ibu masyarakat Rw  14 kelurahan sukabakti 

Siswa/i SD Curug Wetan

Dr. Ratna Indayatun,SH.,MH. (LBH UMT)

Siswa dan siswi SMPN 2 Curug

Masyarakat RW 14

Tokoh Masyarakat RW 14

 

Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan sekitar

Peningkatan kualitas pendidikan menghasilkan individu yang lebih terampil dan berpengetahuan, yang dapat berkontribusi pada kemajuan sosial dan ekonomi. Pendidikan yang lebih baik juga meningkatkan kesadaran sosial dan keterampilan hidup. pendidikan yang baik dapat meningkatkan kesadaran lingkungan di antara siswa dan masyarakat, yang pada akhirnya dapat berkontribusi pada pelestarian lingkungan.
Memperkuat nilai agama dan moral dapat menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan beretika. Ini juga dapat mengurangi perilaku negatif dan meningkatkan kepedulian sosial.
Memudahkan navigasi dan mengurangi kebingungan di jalan, yang meningkatkan keselamatan dan efisiensi transportasi. Ini juga membantu masyarakat dalam mencapai tujuan mereka dengan lebih cepat dan efisien.
Meningkatkan kualitas hidup dan kenyamanan masyarakat melalui fasilitas yang lebih baik dan lingkungan yang lebih estetis. Ini juga dapat meningkatkan rasa memiliki dan kebanggaan terhadap komunitas.Revitalisasi yang dilakukan dengan prinsip ramah lingkungan.
Meningkatkan kesehatan masyarakat mengurangi angka penyakit dan kematian, serta meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas. Program kesehatan juga meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesehatan.
Memberikan pengetahuan dan keterampilan baru kepada individu yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas. Teknologi baru juga dapat mempermudah akses informasi dan layanan. Penerapan teknologi yang ramah lingkungan dan efisien energi dapat membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Misalnya, teknologi yang mendukung praktik berkelanjutan dapat mengurangi limbah dan penggunaan sumber daya.
Meningkatkan kesejahteraan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan memberikan peluang bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Pemberdayaan UMKM juga meningkatkan daya beli masyarakat dan mengurangi kemiskinan. Program digital marketing dan penyuluhan tentang BPOM dan produk halal dapat mendorong penggunaan produk yang lebih ramah lingkungan.

 

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Bimbingan belajar

Kami mengadakan program kerja rutin yaitu mengajar bimbel yang dilakukan sejak tanggal 26 Juli 2024 - 23 Agustus 2024 di hari Senin, Rabu, dan Jum’at mulai dari jam 19.00 - 21.00 wib. Kegiatan ini betujuan untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan bagi anak - anak, dengan peran anggota KKN sebagai mentor untuk membantu anak anak.

Kegiatan yang dilakukan merupakan pembelajaran dengan tema “_Learning Fun_” yaitu dimana kami menciptakan suasana belajar yang hangat, nyaman, dan ringan untuk anak - anak. Untuk anak yang belum sekolah - TK/PAUD, kami memberikan mengajar mewarnai, menghitung angka, dan bernyanyi. untuk anak tingkat SD - SMP, kami memberikan beberapa latihan soal berupa sejarah, matematika, bahasa indonesia, dan materi lainnya. Kami juga mengadakan kuiz untuk anak - anak yang berani menjawab pertanyaan serta memberikan makanan / snack ringan sebagai bentuk apresiasi.

Mengajar TPA

Selain bimbel, kami juga mengadakan program kerja rutin yaitu mengajar ngaji yang dilakukan mulai dari tanggal 26 Juli 2024 - Agustus 2024 setiap hari mulai dari jam 15.30 - 17.00 wib. Kegiatan ini dilakukan oleh anggota KKN sebagai guru pendamping dengan membantu mengajarkan anak - anak membaca Iqro dan Al Qur’an serta memahami tajwid dan huruf hijaiyah.

Kegiatan Mural dan Menghias Pos Ronda serta Plang Nama Saung Aspirasi

Kegiatan lain yang kami lakukan adalah menghias pos ronda yang ada di Kampung Hijau RW 13, dengan mengecat dinding pos ronda dengan tema warna biru dan kuning sebagai ciri khas KKN Sukabakti, serta menambahkan ornamen berupa mural dengan papan nama yang bertuliskan “RT 01 RW 13” sebagai simbol ikonik.

Lalu kegiatan ini juga kamu jalankan di Kampung Toga, tepatnya di Saung Aspirasi dengan membuat plang nama bertuliskan “Saung Aspirasi” dan mural di beberapa panel / tembok jalan di RT 01 dan RT 02 Kampung Toga. Di RT 01, tepatnya ada 3 panel yang menjadi wadah kami untuk berekspresi sesuai dengan tema kami yaitu petunjuk arah jalan. Lalu untuk di RT 02, terdapat 1 panel yang kami hias dengan tema ornamen tanaman sebagai simbolis Kampung Toga (Tanaman Obat Keluarga).

• Mengikuti Kegiatan Pin Polio

Kegiatan ini kami lakukan untuk membantu bidan desa dalam kegiatan Pin Polio.

Lokasi kegiatan Pin Polio ini yaitu diantaranya :

• ⁠SD Negeri Nagrog, dengan sasaran siswa/i kelas 1 dan 2.

• ⁠SD Negeri Curug 1, dengan sasaran siswa/i kelas 1 dan 2.

• ⁠Daerah Aryana, Di dengan sasarannya anak - anak kecil. Untuk kegiatan ini juga dilakukan sekaligus dengan pemberian vitamin untuk anak - anak.

Penyuluhan Hukum
1. Perencanaan: Organisasi atau lembaga yang menyelenggarakan penyuluhan hukum akan merencanakan kegiatan tersebut, termasuk menentukan topik yang akan dibahas, audiens yang ditargetkan, dan jadwal kegiatan.
2. Penyusunan Materi: Materi penyuluhan disusun oleh ahli hukum atau praktisi hukum yang berpengalaman. Materi ini sering kali mencakup aspek-aspek hukum yang relevan dan praktis untuk audiens.
3. Promosi dan Undangan: Informasi tentang penyuluhan hukum disebarluaskan kepada masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi seperti media sosial, selebaran, atau pengumuman di komunitas.
4. Pelaksanaan: Pada hari kegiatan, di lakukan pada Rabu, 31 Juli 2024. penyuluhan hukum dimulai dengan sambutan dan pengantar dari pembawa acara yaitu anggota KKN Sukabakti. Kemudian, pemateri  menyampaikan materi sesuai agenda yang telah disusun. Sesi ini berupa presentasi, diskusi, atau tanya jawab.
5. Diskusi dan Tanya Jawab: Setelah materi disampaikan, peserta diberikan kesempatan untuk bertanya atau berdiskusi tentang topik yang telah dibahas.ini di lakukan supaya peserta bisa mendapatkan klarifikasi atau informasi tambahan.
6. Dokumentasi: Kegiatan biasanya didokumentasikan, dan materi yang disampaikan seringkali tersedia untuk peserta sebagai referensi.
Eco Print

Kegiatan Eco print ini di lakukan Selasa, 6 Agustus 2024, di ikuti oleh siswa/i SDN Curug Wetan. Dengan durasi 2 jam. Berikut Jabaran kegiatannya:

1. Persiapan Bahan
Pemilihan Material: Pilih bahan tekstil seperti kain katun, linen, atau wol yang akan dicetak. Kain ini sering kali dipilih karena kemampuannya menyerap tinta dari bahan alami.
Persiapan Pewarna: Kumpulkan bahan-bahan alami yang akan digunakan sebagai pewarna, seperti daun, bunga, dan buah-buahan. Biasanya, bahan-bahan ini memiliki pigmen alami yang akan digunakan untuk mencetak.
2. Persiapan Kain
Pencucian dan Pengeringan: Cuci kain untuk menghilangkan kotoran dan bahan kimia yang mungkin ada dari proses produksi sebelumnya. Kain harus dalam keadaan bersih dan bebas dari minyak atau detergen.
Perendaman: Kain mungkin direndam dalam larutan mordant (seperti alum atau cuka) untuk membantu pewarna menempel lebih baik pada kain.
3. Proses Pencetakan
Penataan Bahan Pewarna: Letakkan bahan pewarna di atas kain sesuai desain yang diinginkan. Biasanya, bahan-bahan seperti daun atau bunga diletakkan di atas kain dan dipres.
Pengikat: Kain dengan bahan pewarna kemudian digulung atau dilipat dan diikat dengan tali atau karet gelang untuk memastikan bahan pewarna tetap pada tempatnya selama proses pemanasan.
4. Pemanasan dan Pewarnaan
Pengolahan Panas: Kain yang sudah dipersiapkan dimasukkan ke dalam panci dan direbus dalam air. Proses ini memungkinkan pigmen dari bahan pewarna meresap ke dalam serat kain.
Pendinginan: Setelah proses pemanasan selesai, kain dibiarkan dingin dan bahan pewarna dihilangkan.
5. Pencucian dan Pengeringan
Cuci Kain: Setelah proses pemanasan, kain dicuci untuk menghilangkan sisa-sisa bahan pewarna yang tidak menempel dengan baik.
Pengeringan: Kain kemudian dikeringkan secara alami, biasanya digantung atau diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari.
6. Finishing
Pemeriksaan: Periksa hasil akhir untuk memastikan warna dan desain sesuai dengan yang diinginkan.
Pemrosesan Lanjutan: Jika diperlukan, kain bisa diproses lebih lanjut, seperti di-stretch atau dirapikan untuk produk akhir.
Penyuluhan UMKM

Kegiatan UMKM ini di lakukan pada tanggal 22 Agustus 2024, di ikuti oleh ibu-ibu masyarakat RW 14 dan ketua UMKM ibu prilamini. Kegiatan tersebut di mulai dari Penyampaian materi UMKM di berikan oleh dosen pemebimbing lapangan terkait, “pentingnya BPOM dan Halal pada suatu produk” dan “pemasaran produk melalui Digital Marketing” yang di isi oleh anggota KKN Sukabakti 2024, melalui materi power point. 

Ada beberapa Narasumber yang akan menjelaskan terkait tema di atas yaitu:
Dosen teknik industry : Dian Friana Hidayat,ST.,MT
Anggota KKN : Rafly fahrezi
Dari total 20 peserta yang diundang, sebanyak 25 orang hadir. Antusiasme peserta terlihat dari tingkat partisipasi yang tinggi dalam sesi tanya jawab, terutama terkait dengan prosedur mendapatkan sertifikasi BPOM dan halal. Beberapa peserta juga aktif berbagi pengalaman mereka dalam memasarkan produk secara online.

Hasil Evaluasi: Berdasarkan hasil evaluasi pasca-kegiatan, terjadi peningkatan signifikan pada pemahaman peserta mengenai pentingnya sertifikasi BPOM dan halal untuk meningkatkan kepercayaan konsumen. Sebanyak 80% peserta menyatakan bahwa mereka memahami manfaat kedua sertifikasi tersebut bagi bisnis mereka.

Topik yang Menarik: Materi tentang digital marketing, khususnya pemanfaatan media sosial dan SEO, menjadi topik yang paling menarik perhatian peserta. Mereka antusias untuk mempelajari cara membuat konten yang menarik dan menjangkau target pasar yang lebih luas.
Kesulitan yang Dihadapi: Beberapa peserta masih kesulitan memahami konsep paid advertising dan analisis data. Mereka membutuhkan penjelasan lebih lanjut mengenai pemilihan platform periklanan yang tepat dan cara mengukur efektivitas kampanye.

Masukan dan Saran Peserta
Saran Perbaikan: Peserta menyarankan agar pada sosialisasi selanjutnya diberikan lebih banyak contoh kasus keberhasilan UMKM yang telah menerapkan sertifikasi BPOM dan halal, serta strategi digital marketing yang efektif. Selain itu, mereka juga meminta adanya sesi praktek langsung, misalnya membuat akun media sosial atau membuat desain banner sederhana.
Kebutuhan Spesifik: Banyak peserta yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai biaya dan waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan sertifikasi BPOM dan halal. Mereka juga ingin mengetahui platform e-commerce mana yang paling cocok untuk produk UMKM.

Pemberian Tanaman Bibit

Kegiatan pemberian tanaman bibit ini di lakukan pada tanggal 24 Agustus 2024. Kegiatan ini di mulai dari Kegiatan pembagian bibit tanaman toga di RW 14 Kelurahan Sukabakti dimulai dengan pengajuan bibit kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kemudian setelah pengajuan disetujui, kami diharuskan berangkat ke kantor UPTD Produksi Benih, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan yang berada di Cisauk.

Kami di fasilitasi mobil untuk mengambil bibit tanaman oleh tokoh masyarakat RW.014 yaitu Bapak Jamaludin. Kami mendapat 61 jenis tanaman toga dan ada tambahan 1 jenis bibit tanaman rambutan. Setelah proses pengambilan tanaman selesai, kami diminta untuk membawa surat berita acara yang harus di tanda tangani oleh Bapak Lurah Kelurahan Sukabakti. Di samping pengambilan bibit tanaman toga, anggota kelompok kami yang lain mempersiapkan media tanam dan pot yang kami daur ulang dari sampah ember bekas eskrim yang kemudian wadah tersebut kami percantik dengan cat warna kuning dengan tulisan “KKN UMT2024”. 
Pada hari pelaksanaan, acara dibuka dengan sambutan dari ketua RW dan perwakilan mahasiswa KKN, yang menjelaskan tujuan kegiatan serta manfaat tanaman toga bagi kesehatan dan lingkungan. Setelah itu, para peserta diajak untuk mengikuti sesi edukasi singkat tentang cara menanam, merawat, dan memanfaatkan tanaman toga. Mahasiswa KKN memberikan penjelasan yang interaktif dan disertai dengan demonstrasi langsung, sehingga masyarakat dapat dengan mudah memahami.

Selanjutnya, pembagian bibit tanaman toga dilakukan. Mahasiswa membagikan  61 (enam puluh satu) yang sudah di letakkan di dalam pot hasil daur ulang dari tempat es krim dan di cat dengan nama “KKN UMT 2024”.

 

Dokumentasi

Pembukaan KKN di Kelurahan Sukabakti
Bimbingan Belajar 1

 

Bimbingan Belajar 2
Mengajar TPA 1
Mengajar TPA 2
Kegiatan Mural
Menghias Pos Ronda
Membuat Plang “Saung Aspirasi”
Kegiatan Pin Polio
Penyuluhan Hukum
Eco Print
Peyuluhan UMKM
Pemberian Tanaman Bibit
Penutupan KKN di Kelurahan Sukabakti

Penutup

Berdasarkan seluruh rangkaian kegiatan yang diadakan di Kelurahan Sukabakti, dapat disimpulkan bahwa kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terpadu Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) di Kampung Hijau dan Kampung Toga 24 Juli 2024 - 24 Agustus 2024 telah terlaksana dengan baik.

Seluruh anggota Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelurahan Sukabakti telah menjalankan peran, tugas dan tanggung jawabnya masing - masing. Seluruh rangkaian kegiatan dan program kerja yang dirancang dan dijalankan sudah memenuhi keseluruhan kebutuhan dari permasalahan yang dialami oleh Kampung Hijau dan Kampung Toga. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan mahasiswa di Kampung Hijau dan Kampung Toga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Selama pelaksanaan program, mahasiswa berhasil melaksanakan berbagai program seperti peningkatan mutu pendidikan, pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas kesehatan dan pemberdayaan lingkungan sekitar. Dengan adanya program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampung Hijau dan Kampung Toga ini memunculkan semangat baru bagi warga sekitar untuk ikut serta secara aktif berpartisipasi dalam kegiatan memajukan dan mengembangkan potensi - potensi yang ada di Kampung Hijau dan Kampung Toga.

 

 

 

 

 

Penulis

Muhamad Ananda Raihan Rizqullah

Muhamad Ananda Raihan Rizqullah

S1-Ilmu Hukum