Pada tanggal 24 Juli 2024, Mahasiswa KKN UMT Panunggangan Utara 2024 mengadakan acara pembukaan KKN di Kelurahan Panunggangan utara Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang memiliki peran penting dalam mengenalkan mahasiswa kepada lingkungan dan masyarakat setempat yang akan menjadi Fokus KKN mereka. Pembukaan ini dihadiri oleh Perwakilan peserta kkn kelurahan Panunggangan utara sebagai tindakan simbolis.
Sebagai mahasiswa yang memiliki passion dalam bidang akademik, kami ingin berbagi ilmu dan pengalaman belajar dengan adik-adik tingkat di bawah. Kami percaya bahwa dengan berbagi, kami tidak hanya membantu mereka meraih prestasi yang lebih baik, tetapi juga dapat meningkatkan pemahaman kami sendiri terhadap materi pelajaran.
Melihat semakin ketatnya persaingan dalam dunia pendidikan, kami merasa terpanggil untuk ikut berperan dalam mempersiapkan generasi penerus yang berkualitas. Melalui kegiatan bimbingan belajar ini, kami ingin memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk meraih kesuksesan di masa depan.
Kami ingin menciptakan komunitas belajar yang positif dan saling mendukung. Melalui kegiatan bimbingan belajar ini, kami berharap dapat membangun hubungan yang erat antara mahasiswa dan siswa, serta memfasilitasi proses belajar yang lebih efektif dan menyenangkan.
Pertumbuhan populasi global yang pesat, urbanisasi yang meningkat, dan keterbatasan lahan pertanian telah memicu perlunya inovasi dalam metode pertanian. Salah satu solusi yang berkembang pesat adalah hidroponik, sebuah metode bercocok tanam tanpa menggunakan tanah, yang menawarkan berbagai keuntungan di era modern ini.
Hidroponik memungkinkan budidaya tanaman dalam lingkungan yang terkontrol, menggunakan air yang diperkaya dengan nutrisi sebagai media tumbuh. Teknologi ini sangat efisien dalam penggunaan air dan ruang, menjadikannya pilihan ideal untuk wilayah dengan lahan terbatas, seperti perkotaan atau daerah yang mengalami degradasi lahan. Selain itu, hidroponik memungkinkan produksi tanaman sepanjang tahun, tanpa terpengaruh oleh musim, sehingga dapat mendukung ketahanan pangan secara berkelanjutan.
Di Indonesia, yang dikenal sebagai negara agraris, metode pertanian tradisional masih mendominasi. Namun, dengan meningkatnya tekanan pada lahan pertanian dan tantangan iklim yang tidak menentu, ada kebutuhan mendesak untuk mengeksplorasi metode pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Hidroponik menjadi jawaban atas tantangan ini, terutama di daerah perkotaan yang terus berkembang.
Selain itu, meningkatnya kesadaran akan pentingnya makanan sehat dan bebas pestisida di kalangan konsumen mendorong pertumbuhan permintaan akan produk-produk hidroponik. Dengan demikian, hidroponik tidak hanya menjadi solusi pertanian, tetapi juga sebagai peluang bisnis yang menjanjikan bagi masyarakat urban yang ingin terlibat dalam produksi pangan secara langsung.
Oleh karena itu, tema pembuatan tanaman hidroponik sangat relevan untuk diangkat dalam upaya memberikan solusi inovatif terhadap tantangan pertanian modern, meningkatkan ketahanan pangan, serta memberikan alternatif berkebun yang efisien di lingkungan perkotaan.
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, warga RW 03 Kelurahan Panunggangan utara berinisiatif mengadakan berbagai lomba dan kegiatan Karnaval. Acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar warga, menumbuhkan semangat nasionalisme, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
sosialisasi anti-bullying berfokus pada upaya untuk menyebarkan kesadaran dan pengetahuan mengenai bahaya bullying serta pentingnya pencegahan dan penanganan yang efektif. Sosialisasi ini muncul sebagai tanggapan terhadap meningkatnya insiden bullying, terutama di kalangan anak-anak dan remaja, yang dapat berdampak negatif jangka panjang terhadap kesehatan mental, emosional, dan fisik korban.
Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya meningkatkan pelayanan publik melalui inovasi digital. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, pemerintah meluncurkan aplikasi "Tangerang Live" sebagai platform digital yang memudahkan warga Kota Tangerang dalam mengakses berbagai layanan pemerintah. Aplikasi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan yang cepat, transparan, dan mudah diakses. Oleh karena itu, sosialisasi mengenai aplikasi Tangerang Live ini menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat dapat memanfaatkan teknologi ini dengan optimal.
Masalah lingkungan, seperti banjir, penurunan kualitas tanah, dan minimnya resapan air, menjadi perhatian serius bagi masyarakat perkotaan. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah pembuatan lubang biopori, yang bertujuan meningkatkan daya serap air ke dalam tanah dan mengurangi genangan air. Selain itu, kegiatan kerja bakti bersama warga menjadi upaya menjaga kebersihan dan mempererat tali silaturahmi antarwarga. Oleh karena itu, diadakan kegiatan pembuatan lubang biopori yang dibarengi dengan kerja bakti lingkungan di lingkungan RT 07 RW 03 pada tanggal 20 Agustus 2024.
- Efisiensi Penggunaan Lahan dan Air:
Keterbatasan Lahan: Dengan semakin terbatasnya lahan pertanian, terutama di daerah perkotaan, hidroponik menjadi solusi karena tidak memerlukan lahan yang luas. Tanaman dapat ditanam secara vertikal atau di ruang-ruang sempit, sehingga memaksimalkan penggunaan ruang yang ada.
Penggunaan Air yang Hemat: Hidroponik menggunakan air secara lebih efisien dibandingkan dengan pertanian konvensional. Air yang digunakan dalam sistem hidroponik dapat didaur ulang, sehingga mengurangi konsumsi air secara signifikan, yang sangat penting di daerah dengan akses air terbatas.
- Produksi Pangan yang Berkelanjutan dan Konsisten:
Produksi Sepanjang Tahun: Hidroponik memungkinkan produksi tanaman sepanjang tahun tanpa bergantung pada musim, sehingga dapat menyediakan pasokan makanan yang stabil dan konsisten.
Mengurangi Ketergantungan pada Cuaca: Karena tanaman tumbuh di lingkungan yang terkontrol, risiko kerugian akibat kondisi cuaca ekstrem, seperti kekeringan atau banjir, dapat diminimalisir.
- Meningkatkan Kualitas dan Keamanan Pangan:
Tanpa Pestisida: Dalam sistem hidroponik, tanaman sering kali tumbuh tanpa atau dengan sedikit penggunaan pestisida, sehingga menghasilkan produk yang lebih sehat dan aman dikonsumsi.
Kualitas Nutrisi yang Terjaga: Karena nutrisi diberikan langsung melalui air yang diperkaya, tanaman dapat tumbuh dengan optimal, menghasilkan produk dengan kualitas nutrisi yang tinggi.
Mendorong Rasa Kebersamaan: Kegiatan di RT 03 sangat efektif untuk mempererat tali silaturahmi antar warga. Dengan berpartisipasi dalam berbagai lomba dan kegiatan Karnaval, warga akan merasa lebih dekat dan memiliki rasa kebersamaan yang kuat.
Menanamkan Nilai Gotong Royong: Persiapan dan pelaksanaan acara 17 Agustus di RT 03melibatkan seluruh warga dan mahasiswa kkn terpadu Universitas Muhammadiyah Tangerang. Hal ini menumbuhkan semangat gotong royong dan kerja sama antar warga.
Memudahkan Koordinasi: Pelaksanaan acara di RT 03 lebih mudah dikoordinasikan karena jumlah warganya terbatas dan lebih mudah dijangkau.
1. Pencegahan dan Pengurangan Kasus Bullying
Sosialisasi anti-bullying dapat membantu mencegah terjadinya bullying dengan meningkatkan kesadaran di kalangan siswa, guru, orang tua, dan masyarakat tentang apa itu bullying, bagaimana cara mengenalinya, dan apa yang harus dilakukan untuk mencegahnya.
2. Menciptakan Lingkungan yang Aman dan Inklusif
Lingkungan yang aman dan inklusif sangat penting untuk kesehatan mental dan perkembangan sosial emosional anak-anak. Sosialisasi membantu menciptakan budaya yang menolak kekerasan dan intimidasi, serta mendorong sikap saling menghormati dan empati.
3. Mengurangi Dampak Negatif pada Korban
Bullying dapat menyebabkan dampak jangka panjang pada kesehatan mental dan emosional korban, termasuk kecemasan, depresi, dan bahkan trauma. Sosialisasi memberikan informasi tentang bagaimana mengenali korban bullying dan bagaimana memberikan dukungan yang tepat. Ini dapat membantu meminimalkan dampak negatif bullying dan membantu korban dalam proses pemulihan.
Sosialisasi aplikasi Tangerang Live dilaksanakan dengan tujuan memperkenalkan aplikasi ini kepada masyarakat luas. Meskipun aplikasi sudah diluncurkan, tidak semua warga mengetahui fitur-fitur dan manfaat yang ditawarkan. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya aplikasi ini dalam memudahkan akses terhadap layanan publik, serta memastikan bahwa warga dapat menggunakan aplikasi ini dengan baik dan benar.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respon terhadap permasalahan banjir yang sering terjadi di wilayah kami, terutama saat musim hujan tiba. Kurangnya resapan air akibat pembangunan yang masif dan minimnya lahan terbuka menyebabkan air hujan tidak dapat terserap dengan baik, sehingga menimbulkan genangan yang berpotensi menjadi banjir. Dengan adanya lubang biopori, diharapkan dapat meningkatkan daya serap air tanah dan mengurangi genangan. Sementara itu, kerja bakti dilaksanakan untuk membersihkan lingkungan dari sampah dan memperbaiki drainase yang tersumbat.
Pembukaan Di kelurahan Panunggangan utara
Bagi Siswa :
Bagi Tutor (Mahasiswa) :
Tujuan dari kegiatan pembuatan tanaman hidroponik adalah untuk meningkatkan efisiensi dalam praktik pertanian, khususnya dalam penggunaan lahan dan air. Dengan menggunakan metode hidroponik, diharapkan lahan sempit dapat dimanfaatkan secara optimal, terutama di lingkungan perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan. Selain itu, hidroponik memungkinkan penggunaan air secara lebih hemat, sehingga lebih ramah lingkungan dan cocok untuk diterapkan di daerah dengan sumber daya air yang terbatas.
Memperingati Hari Kemerdekaan: Acara ini sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan dan untuk mengingat kembali sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
Menumbuhkan Rasa Nasionalisme: Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan rasa cinta tanah air, semangat persatuan dan kesatuan, serta kesadaran akan pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Mempererat Tali Silaturahmi: Acara ini menjadi wadah untuk mempererat hubungan antar warga, membangun keakraban, dan menciptakan suasana kekeluargaan di RT 03.
Meningkatkan Partisipasi Masyarakat: Melalui berbagai lomba dan kegiatan Karnaval, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif warga dalam kegiatan kemasyarakatan.
Tujuan sosialisasi anti-bullying adalah untuk menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan bebas dari intimidasi dengan cara meningkatkan kesadaran, mendorong perubahan perilaku, dan memberikan dukungan bagi semua pihak yang terlibat.
Tujuan utama dari kegiatan sosialisasi ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara penggunaan aplikasi Tangerang Live, serta memperkenalkan berbagai fitur yang tersedia. Selain itu, sosialisasi ini juga bertujuan untuk menjaring masukan dari masyarakat mengenai aplikasi tersebut, sehingga pengembangan lebih lanjut dapat dilakukan sesuai dengan kebutuhan warga. Dengan demikian, diharapkan aplikasi ini dapat lebih efektif dan efisien dalam memberikan pelayanan publik.
Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai berikut:
- Meningkatkan daya serap air tanah: Pembuatan lubang biopori bertujuan untuk meningkatkan daya resap air ke dalam tanah, mengurangi risiko banjir, dan menjaga keseimbangan air tanah.
- Mengurangi genangan air: Dengan adanya biopori, air hujan dapat terserap lebih cepat sehingga mengurangi genangan.
- Memperbaiki kualitas lingkungan: Kerja bakti bertujuan membersihkan lingkungan dari sampah dan memperbaiki drainase yang tersumbat.
- **Meningkatkan kesadaran lingkungan:** Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.
- **Mempererat hubungan antarwarga:** Kerja bakti bersama dapat mempererat hubungan sosial antarwarga, sehingga tercipta kerukunan dan kerja sama yang baik.
Pembukaan Di kelurahan Panunggangan Utara
Mahasiswa KKN UMT Panunggangan Utara 2024
Sekretaris Kelurahan Panunggangan Utara
Perwakilan universitas dan pihak pengelola KKN
Perwakilan RT 03
Anggota KKN dan seluruh Warga RT 003
Warga RT 03: Merupakan peserta utama dalam berbagai lomba dan kegiatan. Mereka juga berperan aktif dalam persiapan dan pelaksanaan acara.
Panitia: Terdiri dari perwakilan warga dan mahasiswa kkn yang bertugas merencanakan, mengorganisir, dan menjalankan seluruh rangkaian acara.
Tokoh Masyarakat: Seperti ketua RT, RW, tokoh agama, dan tokoh pemuda, berperan sebagai penasihat dan pembina acara,Anak-anak: Merupakan peserta aktif dalam berbagai lomba anak-anak,Remaja: Seringkali terlibat dalam panitia atau sebagai peserta lomba untuk remaja.
- Siswa/i dan Guru SDIT Al-Mustofa
Seluruh Warga RT 003 dan Peserta KKN
Kegiatan ini melibatkan seluruh warga RT 07 RW 03, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Pengurus RT, tokoh masyarakat, serta karang taruna juga turut berpartisipasi dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan. Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup setempat memberikan dukungan berupa alat dan bahan untuk pembuatan lubang biopori.
Pembukaan di kelurahan Panunggangan Utara
Masyarakat di RW 01 akan mendapatkan manfaat dari proyek-proyek KKN yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa, seperti pembangunan, pendidikan, atau proyek sosial lainnya
Lingkungan di RW 01 dapat mengalami perbaikan fasilitas atau lingkungan yang akan dihasilkan dari proyek-proyek KKN
Terjalinnya kerjasama yang baik antara mahasiswa dan masyarakat setempat membantu membangun kesadaran dan partisipasi aktif dalam pembangunan lokal
Dengan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku usaha dalam memanfaatkan botol sampah bekas, kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi pada kegiatan yang menambah keterampilan dan wawasan warga bahwa botol bekas bisa di manfaatkan untuk pembuatan tanaman hidroponik.
Penguatan Rasa Kebersamaan: Kegiatan ini menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antar warga, sehingga tercipta suasana kekeluargaan dan gotong royong yang kuat.
Meningkatkan Semangat Nasionalisme: Acara ini menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat persatuan dan kesatuan, serta kesadaran akan pentingnya menjaga keutuhan NKRI.
Melestarikan Budaya: Melalui berbagai lomba tradisional, budaya lokal dapat dilestarikan dan diperkenalkan kepada generasi muda.
Meningkatkan Partisipasi Masyarakat: Kegiatan ini mendorong warga untuk terlibat aktif dalam kegiatan kemasyarakatan dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungannya.
Menanamkan Nilai-nilai Positif: Acara ini menanamkan nilai-nilai seperti sportivitas, kerja sama, disiplin, dan tanggung jawab.
Menjadi Ajang Hiburan: Kegiatan 17 Agustus juga berfungsi sebagai ajang hiburan bagi warga, sehingga dapat mengurangi kejenuhan dan meningkatkan kesejahteraan psikologis.
Sosialisasi Anti Bullying
Sosialisasi anti-bullying dapat memberikan berbagai dampak positif yang signifikan bagi individu, komunitas, dan lingkungan sekolah. Berikut adalah beberapa dampak utama yang ditimbulkan:
1. Penurunan Kasus Bullying
Sosialisasi yang efektif dapat mengurangi jumlah insiden bullying di sekolah dan lingkungan lainnya. Dengan meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang bullying, lebih banyak orang menjadi sadar akan pentingnya menghentikan perilaku tersebut.
2. Peningkatan Kesadaran dan Pemahaman
Melalui sosialisasi, siswa, guru, orang tua, dan masyarakat umum menjadi lebih sadar akan bentuk-bentuk bullying, dampaknya, dan cara mencegahnya. Pemahaman yang lebih baik ini membantu semua pihak dalam mengenali tanda-tanda bullying dan mengambil tindakan yang tepat.
3. Perubahan Sikap dan Perilaku
Sosialisasi anti-bullying mendorong perubahan sikap dan perilaku, baik di kalangan pelajar maupun orang dewasa. Sikap empati, saling menghargai, dan menolak kekerasan menjadi lebih menonjol, yang membantu menciptakan lingkungan yang lebih positif dan inklusif.
4. Dukungan yang Lebih Baik untuk Korban
Dengan adanya sosialisasi, korban bullying lebih mungkin mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan. Ini termasuk dukungan emosional, psikologis, dan bantuan praktis untuk mengatasi dampak dari pengalaman mereka.
- Peningkatan Literasi Digital :Masyarakat menjadi lebih melek teknologi, khususnya dalam menggunakan aplikasi digital untuk keperluan sehari-hari.
- Pengurangan Birokrasi :Dengan aplikasi Tangerang Live, proses birokrasi menjadi lebih efisien, sehingga masyarakat dapat menghemat waktu dan tenaga.
- Transparansi Layanan :Aplikasi ini juga meningkatkan transparansi layanan pemerintah, sehingga masyarakat dapat memantau proses pelayanan secara real-time.
- Mengurangi risiko banjir: Setelah pelaksanaan kegiatan, terjadi penurunan genangan air di beberapa titik yang sebelumnya rawan banjir.
- Peningkatan kebersihan lingkungan: Lingkungan menjadi lebih bersih dan rapi, serta saluran air tidak lagi tersumbat.
- Peningkatan kesadaran warga: Masyarakat mulai menyadari pentingnya menjaga lingkungan dan bersama-sama menjaga kebersihan.
- Hubungan antarwarga yang lebih erat: Kerja bakti ini mempererat hubungan antarwarga, sehingga meningkatkan solidaritas dan kerjasama dalam menghadapi permasalahan lingkungan.
Pembukaan di kelurahan Panunggangan utara
Sambutan Pembukaan: Acara dimulai dengan sambutan dari pihak universitas, yang menekankan pentingnya KKN sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kemudian, sekel kelurahan Periuk memberikan sambutan hangat kepada mahasiswa KKN, menyambut mereka dengan senyum lebar dan mengungkapkan harapan besar terhadap kontribusi mahasiswa selama KKN.
2. Pengalokasian Wilayah RW 01: Saat pengumuman pengalokasian wilayah KKN, mahasiswa KKN UMT Periuk 2023 merasa tegang. Namun, dengan semangat yang tinggi, mereka menerima wilayah RW 01 sebagai area kerja mereka dengan senyum di wajah mereka.
3. Penjelasan Tujuan KKN: Pihak kelurahan Periuk menjelaskan tujuan dari KKN di wilayah mereka, termasuk berbagai proyek yang telah direncanakan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat RW 01. Mereka juga menggarisbawahi pentingnya mahasiswa KKN dalam mendukung pembangunan komunitas.
4. Perkenalan Mahasiswa: Tiap mahasiswa KKN memperkenalkan diri dengan hangat kepada hadirin. Mereka menyampaikan latar belakang pendidikan, minat, dan keahlian yang mereka bawa untuk berkontribusi dalam proyek-proyek KKN.
5. Tanya Jawab dan Diskusi: Pihak kelurahan membuka sesi tanya jawab dan diskusi, memungkinkan mahasiswa untuk mengajukan pertanyaan dan berbicara lebih lanjut tentang proyek-proyek yang akan mereka kerjakan. Diskusi ini membantu memperjelas ekspektasi dan harapan.
6. Komitmen Kolaborasi: Kesepakatan ditandatangani sebagai simbol komitmen mahasiswa untuk bekerja sama dengan pihak kelurahan dalam mengembangkan wilayah RW 01.
7. Penutupan dan Ramah Tamah: Acara diakhiri dengan ramah tamah, dimana mahasiswa dan masyarakat setempat berinteraksi secara informal sambil menikmati makan malam bersama. Hal ini menciptakan suasana yang hangat dan akrab antara mahasiswa KKN dan masyarakat setempat.
Program Kerja Bimbingan Belajar tersebut berjalan selama 3 Minggu awal Kuliah Kerja Nyata, Kami melakukan kegiatan tersebut 3x dalam seminggu yaitu : Hari Senin, Hari Rabu dan Hari Jumat. Kegiatan tersebut berlangsung pada jam 19:00 sampai dengan jam 21:00, kami memilih waktu tersebut dikarenakan anak - anak lingkungan RT 003 RW 001 Panunggangan Utara memiliki kegiatan sekolah pada Pagi sampai siang dan Mengaji pada Sore hari.
Pada Minggu Pertama, Kami mengisi kegiatan Bimbingan Belajar dengan materi berhitung, belajar membaca, membantu mengerjakan pekerjaan rumah dari sekolah, bermain sambung surat al – quran, serta teka – teki ringan tentang pengetahuan umum.
Pada Minggu Kedua, Kami Mengisi kegiatan Bimbingan Belajar dengan menggambar dan mewarnai, anak – anak diberi kertas kosong selembar untuk menggambar sesuai dengan Imajinasi masing – masing dan diwarnai sekreatif mungkin.
Pada Minggu Ketiga, Kami Mengisi kegiatan Bimbingan Belajar dengan kegiatan bermain tebak – tebakan berhadiah. Dikarenakan minggu ini minggu terakhir bimbingan belajar, kami mengisi bimbingan terakhir ini dengan lebih banyak bermain dan bersenang – senang dengan anak – anak siswa lingkungan RT 003 RW 001 Panunggangan Utara
Kegiatan ini dimulai dengan pembuatan bentuk botol yang akan digunakan untuk pembuatan tanaman hidroponik. Dan dilanjutkan dengan pemberian warna pada botol yang di buat tadi agar terlihat menarik, setelah itu kegiatan berlanjut penyediaan tanah dan bibit untuk keperluan hidroponik, dan akhir dari kegiatan nya adalah peletakan tanaman tersebut di tempat yang sudah kami tentukan
Biasanya, perayaan 17 Agustus di RT 03 dimulai dengan persiapan yang melibatkan seluruh warga. Mulai dari rapat panitia untuk menentukan jenis lomba, mengumpulkan dana, hingga mempersiapkan dekorasi dan perlengkapan lainnya
Dilanjutkan Upacara Bendera: Dilaksanakan pada pagi hari dengan khidmat. Upacara ini biasanya dihadiri oleh seluruh warga RT, tokoh masyarakat, dan anak-anak.
Selama perayaan, suasana di RT 03 sangat meriah. Warga berbaur satu sama lain, tertawa bersama, dan menikmati berbagai kegiatan yang telah disiapkan. Anak-anak terlihat ceria dengan kostum-kostum unik, sementara orang dewasa sibuk mendukung timnya masing-masing dalam lomba.
Setiap tahunnya, perayaan 17 Agustus di RT 03 selalu dinantikan oleh seluruh warga. Pak RT, yang dikenal sangat kreatif, selalu menyajikan ide-ide lomba yang unik dan menarik. Tahun lalu, misalnya, diadakan lomba membuat tumpeng kreatif dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan. Selain itu, ada juga lomba sepeda hias . Suasana semakin meriah dengan penampilan tari balon dari anak-anak muda di RT 03. Meski sederhana, perayaan 17 Agustus di RT 03 selalu meninggalkan kesan yang mendalam bagi warganya.
Kami memulai Sosialisasi Anti-Bullying pada pagi hari pukul 09.00 di hari Kamis, 15 Agustus 2024.
Dengan narasumber oleh DPL yaitu, bapak Farid Bahri, MM. Setelah pemaparan materi, dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab. Selanjutnya yaitu deklarasi Anti-Bullying yang di tanda tangani oleh siswa/i SDIT Al-Mustofa beserta guru dan rekan-rekan KKN Panunggangan Utara.
Sesi terakhir, di akhiri oleh pembacaan doa serta foto bersama.
Kegiatan sosialisasi ini berlangsung selama satu minggu, dimulai dari tanggal 10 hingga 16 Agustus 2024, di beberapa lokasi strategis di Kota Tangerang. Acara dimulai dengan sambutan dari Walikota Tangerang yang menekankan pentingnya digitalisasi dalam pelayanan publik. Selanjutnya, tim pengembang aplikasi memberikan presentasi interaktif yang menjelaskan fitur-fitur utama dari Tangerang Live, disertai dengan demonstrasi langsung.
Peserta yang hadir diberi kesempatan untuk mencoba aplikasi secara langsung, dibantu oleh petugas yang siap memberikan panduan. Selain itu, sesi tanya jawab juga diadakan untuk menjawab berbagai pertanyaan dari masyarakat terkait penggunaan aplikasi. Acara ditutup dengan pemberian materi sosialisasi dalam bentuk pamflet dan video tutorial yang bisa dibawa pulang oleh peserta.
Kegiatan dimulai pada pukul 07.00 pagi dengan apel bersama di balai RT. Setelah itu, warga dibagi menjadi beberapa kelompok yang masing-masing bertugas di lokasi yang telah ditentukan. Satu kelompok fokus pada pembuatan lubang biopori di sekitar taman dan lahan terbuka, sementara kelompok lain bertugas membersihkan saluran air dan lingkungan sekitar. Selama proses pembuatan biopori, warga bergotong-royong menggali lubang dengan kedalaman sekitar 1 meter. Lubang ini kemudian diisi dengan sampah organik yang telah dikumpulkan selama kerja bakti.
Kegiatan berlangsung hingga pukul 11.00, diakhiri dengan makan bersama di balai RT. Suasana kebersamaan sangat terasa selama kegiatan berlangsung, dan warga sangat antusias dalam melaksanakan tugasnya masing-masing. Banyak warga yang merasa senang bisa berkontrib













Dengan tujuan memberikan maukan serta partisipasi , kami mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang memberikan beberapa saran kepada beberapa saran kepada berbagai pihak yang terkait dalam pelaksanaan KKN ini yang diharapkan dapat berguna untuk meningkatkan mutu dan kualitas semua pihak, kami mahasiswa KKN menyampaikan beberapa saran sebagai berikut
1. Diharapkan masyarakat dapat melanjutkan program yang telah dirilis oleh mahasiswa KKN seperti memanfaatkan botol plastik bekas yang punya nilai guna agar bisa terus berjalan dan bermanfaat bagi masyarakat.
2. Dukungan dari warga masyarakat terutama remaja sangat kami harapkan untuk melaksanakan kegiatan demi kemajuan bersama karena mahasiswa KKN hanya sementara berada di lapangan dan berharap warga masyarakat terutama remaja dapat melanjutkan program kerja yang telah dilaksanakan mahasiswa KKN.
3. Mahasiswa hendaknya menanamkan sikap tanggungjawab, mandiri , rendah hati, sikap saling menghargai dan menghormati, sikap kekeluargaan, kebersamaan, dan selalu kerjasama dalam kelompok dengan kompak.
4. Dalam pelaksanaan pembekalan KKN, diharapkan pihak LP3M dapat memberikan pelatihan-pelatihan yang bersifat pemberdayaan bagi masyarakat.
Secara umum, program KKN Terpadu UMT di Kelurahan Panunggangan Utara berjalan dengan baik. Namun, ada beberapa kendala yang dihadapi, baik dari sisi internal, seperti keterbatasan waktu, maupun eksternal, seperti kurangnya kebersamaan dalam kegiatan dan rendahnya partisipasi masyarakat.
Meskipun begitu, setelah evaluasi, kegiatan KKN tetap berlangsung baik dengan dukungan warga dan mahasiswa. Komunikasi berjalan lancar, memungkinkan kami memenuhi kebutuhan masyarakat meski masih ada kekurangan.
Chindy Maharani Putri