Kuliah Kerja Nyata(KKN) merupakan salah satu wadah mahasiswa untuk dapat menyumbangkan pengetahuan secara langsung kepada masyarakat secara melembaga. Dalam pelaksanaan KKN UMT yang merupakan wujud Tri Darma Perguruan Tinggi dan Catur Dharma Perguruan Tinggi pada Perguruan Tinggi Muhammadiyah mengacu pada konsep Tri Gatra KKN yakni Personal Development, Intitusional Development dan Empowernment Community. Dalam personal development diharapkan mahasiswa KKN untuk meningkatkan kesadaran diri terhadap realitas kehidupan bermasyarakat, meningkatkan tanggung jawab pribadi dan sosial pada permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, dan meningkatkan kesadaran akan perannya selaku akademisi yang akan hidup berdampingan di tengah-tengah lingkungan kemasyarakatan.
Sedangkan dalam Institusional Development melalui KKN, UMT dapat membangun kemitraan dengan pemerintah daerah dan institusi yang ada di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Tangerang Raya dan institusi lain yang bermuara pada terciptanya pengembangan kelembagaan masing-masing pihak. Sementara dalam Empowerment Community, diharapkan terjadinya pemberdayaan masyarakat dan komunitas melalui pelaksanaan KKN. Dengan pelaksanaan KKN diharapkan mahasiswa mampu untuk beradaptasi dengan masyarakat setempat dan memberikan kontribusi dalam pemberdayaan masyarakat dan mampu memanfaatkan potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang ada di masyarakat untuk menangani dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat melalui program-program pemberdayaan masyarakat, dengan berbagai alternatif beberapa bidang, diantaranya: ekonomi, sosial, budaya, hukum, pendidikan, keagamaan dan kesehatan.
Kegiatan KKN ini perlu dilaksanakan agar mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari pada masa pembelajaran kuliah untuk dapat membantu masyarakat dengan menyalurkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan masing-masing bidangnya, serta dapat memberikan solusi pada masalah yang masyarakat hadapi, seperti dalam kesehatan, ekonomi, pendidikan, dan sosial. Kegiatan KKN juga dapat mengembangkan softskill para mahasiswa, seperti kerja sama tim, komunikasi, dan problem solving sehingga dapat membentuk karakter mahasiswa agar lebih peduli dengan kebutuhan masyarakat untuk kehidupan di masa depan dan menjadi sarana penghubung antara kampus dengan masyarakat di berbagai desa, dengan memberikan kontribusi nyata melalui mahasiswa.
Dampak Kegiatan KKN Bagi Masyarakat, antara lain :
Dampak kegiatan KKN bagi lingkungan, antara lain :
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata bertempatan di Desa Sukadiri, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang yang dimulai pada 24 Juli 2024 sampai 24 Agustus 2024 yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang serta bekerja sama dengan desa/kelurahan, pemerintahan dan masyarakat setempat. Dengan melihat permasalahan dan kondisi yang dihadapi masyarakat desa sukadiri ternyata banyak permasalahan yang terjadi karena beberapa faktor seperti faktor pendidikan, agama, lingkungan, kesehatan, dan sosial. Faktor permasalahan tersebut kemudian dianalisis dan diseleksi menurut skala prioritas dan kemampuan kami serta kepentingan kebutuhan masyarakat sehingga hal tersebut yang membantu kami dalam menyusun beberapa program kerja hingga akhirnya terlaksana dengan baik serta membantu dan memberikan manfaat kepada masyarakat di RT. 03 dan RT.04 Desa Sukadiri.
1. Pembukaan KKN di Balai Desa Sukadiri (Rabu, 24 Juli 2024)
Kegiatan pembukaan KKN membantu memastikan bahwa semua mahasiswa siap untuk memulai program dengan pemahaman yang jelas dan siap untuk berkontribusi secara efektif.
Pembukaan kegiatan KKN di Kantor Kepala Desa pada pukul 13.50 WIB s.d. 14.30 WIB yang dihadiri oleh kepala desa yang diwakili oleh Bapak Andi Munadi selaku sekretaris Desa Sukadiri, Dosen Pembimbing Lapangan Bapak Ali Mubin S.Ag.,M.A., perangkat desa, dan beberapa tokoh masyarakat. Acara ini berakhir dengan lancar dan diharapkan para mahasiswa bisa menjaga tata krama selama pengabdian kepada masyarakat serta memberikan perubahan positif bagi Desa Sukadiri.
2. Belajar Menanam Tanaman Hias dan Tanaman Obat (Sabtu, 10 Agustus 2024)
Kegiatan penanaman bibit tanaman hias dan tanaman obat perlu dilakukan karena berbagai alasan yang berkaitan dengan manfaat lingkungan, ekonomi, kesehatan, serta sosial. Seperti bentuk kontribusi terhadap pelestarian lingkungan, Manfaat Ekonomi sebagai sumber penghasilan baru dan pengembangan produk herbal, Ketahanan Pangan dan Kesehatan untuk mendorong masyarakat dalam lebih mandiri dan aktif dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungannya.
Kegiatan tanaman hias kami lakukan pada sore hari pukul 15.00 WIB. Langkah pertama yang kami lakukan yaitu pembuatan pot menggunakan galon plastik yang sebelumnya sudah kami kumpulkan dan menyiapkan kebutuhan lain seperti tanaman hias dan obat yang sudah dibeli, pilok, cutter, solder dan lain sebagainya. Kemudian hasil pot yang sudah jadi diberi tulisan menggunakan pilok warna hitam yang diberikan tulisan KKN UMT 2024. Setelah pembuatan pot selesai, baru kami lanjut ke tahap penanaman tanaman hias dan obat di pot yang sudah kami buat. Pertama, kami memasukan tanah yang dicampurkan dengan pupuk lalu kemudian tanaman hias dan obatnya kami masukkan, dan tutup kembali dengan pupuk dengan rapi. Kami membuat 16 pot tanaman yang kami bagikan ke PAUD, Kepala RT 03 dan 04, Kepala RW 01, dan masyarakat sekitar.
3. Pembelajaran Menanam Bibit Sayuran (Rabu, 14 Agustus 2024)
Kegiatan pembelajaran menanam bibit sayuran di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) perlu dilaksanakan karena memiliki berbagai manfaat penting bagi perkembangan anak, pengenalan terhadap lingkungan, serta peningkatan kesadaran akan pola hidup sehat. Seperti mengembangkan kesadaran lingkungan sejak dini, mengembangkan karakter dan nilai-nilai positif, dan berbagai lainnya. Pembelajaran menanam bibit sayuran di PAUD tidak hanya memberikan manfaat edukatif, tetapi juga mendukung perkembangan karakter anak, meningkatkan kesadaran lingkungan, serta mempromosikan pola hidup sehat. Kegiatan ini menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang lebih peduli terhadap diri sendiri, lingkungan, dan masyarakat sekitarnya.
Hari Rabu, 14 Agustus kami melakukan kegiatan penanaman bibit di PAUD SPS Kenanga Desa Sukadiri, Pertama anak-anak PAUD kami bagi menjadi beberapa kelompok untuk melakukan penanaman dan membagikan kebutuhan, seperti pot kecil, bibit dan pupuk. Setelah kebutuhan sudah dibagikan, dilanjut dengan memasukan pupuk ke dalam pot dan menanam bibit yang sudah dibagikan, kemudian dimasukan kembali pupuknya. Kemudian terakhir, tanamannya disiram dan dipajang disekitar halaman PAUD.
4. Pembuatan Tempat Sampah (Senin, 29 Juli 2024)
Kegiatan pembuatan tempat sampah dari ember bekas dilakukan sebagai solusi untuk menyediakan fasilitas pembuangan sampah yang lebih memadai di Desa Sukadiri. Selain itu, penggunaan ember bekas sebagai bahan utama juga bertujuan untuk mengurangi limbah plastik dan menyadarkan masyarakat tentang pentingnya daur ulang. Dengan adanya tempat sampah yang tersedia di berbagai titik di desa, diharapkan kebersihan lingkungan dapat terjaga, serta masyarakat lebih sadar akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Untuk meningkatkan pengelolaan sampah di Desa Sukadiri terutama di RT. 03 dan RT. 04. Kurangnya fasilitas seperti tong sampah yang memadai dapat menyebabkan menumpuknya sampah di lingkungan, yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan dan polusi lingkungan. Pembuatan tong sampah menyediakan solusi konkret untuk masalah ini.
Pembuatan tempat sampah ini menggunakan ember bekas. Dimulai dengan pembolongan alas ember guna mengeluarkan air yang ada di dalam ember tersebut dilanjut dengan pembolongan pada tutup ember untuk tutup dengan ember menggunakan solder. Setelah itu, merekatkan tutup ember dengan ember menggunakan kawat. Setelah merekatkan tutup ember, melakukan pengecatan menggunakan cat pylox.
5. Upacara Peringatan 17 Agustus 2024 di Kecamatan Sukadiri (Sabtu, 17 Agustus 2024)
Upacara Peringatan 17 Agustus 2024 di Kecamatan Sukadiri dilaksanakan untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan di kalangan masyarakat, serta menanamkan nilai-nilai patriotisme kepada generasi muda. Selain itu, upacara ini merupakan wujud komitmen masyarakat Kecamatan Sukadiri dalam menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif dan bermakna.
Kegiatan peringatan 17 Agustus ini dihadiri oleh Camat Sukadiri, Para kepala Desa yang ada di Kecamatan Sukadiri, dimulai dengan karnaval dengan menampilkan berbagai karya seni dari berbagai Desa yang memiliki keunikan masing-masing. Setelah itu, Upacara di laksanakan dengan pembacaan teks proklamasi dan penaikkan bendera pusaka Merah Putih. Dilanjut dengan penilaian oleh kecamatan Sukadiri mengenai penampilan kesenian yang ada dari berbagai Desa.
6. Seminar Pencegahan Stunting (Minggu, 18 Agustus 2024)
Desa Sukadiri yang masih menghadapi permasalahan stunting akan sangat diuntungkan oleh kegiatan ini. Dengan meningkatnya kesadaran dan pemahaman masyarakat, diharapkan akan ada peningkatan dalam pencegahan dan penanganan stunting. Hal ini tidak hanya akan mengurangi angka stunting, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup anak-anak di desa tersebut dan wilayah sekitarnya. Melalui kolaborasi yang kuat antara masyarakat, kader kesehatan, dan pemerintah, kita dapat bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih sehat bagi generasi mendatang.
Sebelum kegiatan seminar Stunting dilaksanakan, ada kegiatan Posyandu mingguan dan kegiatan pengukuran. Berdasarkan hasil dari kegiatan tersebut ternyata di desa sukadiri memiliki angka Stunting yang cukup banyak, maka dari itu kami merancang program seminar Stunting dengan tema “Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan Dalam Pencegahan Stunting”. Selain dari hasil kegiatan tersebut, DPL juga menyarankan untuk mengadakan seminar Stunting. Kegiatan seminar Stunting “Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan dalam Pencegahan Stunting” dilaksanakan pada hari minggu, 18 Agustus 2024 di kantor kepala Desa Sukadiri. Kami membagi tugas untuk membantu dalam menjalankan berbagai aspek seminar, seperti registrasi peserta, pengaturan tempat duduk, dan pemberian materi seminar. Kegiatan pertama yang dilakukan saat seminar adalah registrasi peserta, saat melakukan registrasi peserta diberikan snack box dan air mineral oleh panitia KKN terpadu umt 2024 desa sukadiri. Pada jam 10.00 WIB acara seminar Stunting dimulai dengan sambutan dari Dosen Pembimbing Lapangan yaitu Bapak Ali Mubin, S. Ag., M.Ag dan Pemateri seminar yaitu Ibu Azizah Al Ashri Nainar, S.Kep., Ners., M.Kep. Masuk ke acara selanjutnya yaitu penyampaian materi tentang “Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan dalam Pencegahan Stunting” yang disampaikan oleh pemateri kami yaitu Ibu Azizah Al Ashri Nainar, S.Kep., Ners., M.Kep. Selanjutnya kami memulai presentasi utama, yang mencakup definisi stunting, definisi 1000 HPK, dampak Stunting, pemenuhan gizi yang baik, sanitasi yang sehat, pencegahan Stunting, Peran BKB dalam pengasuhan 1000 HPK, dan Peran keluarga dalam pengasuhan 1000 HPK. Setelah penyampaian materi selesai, moderator mengadakan sesi tanya jawab di mana masyarakat dapat mengajukan pertanyaan atau berbicara tentang masalah yang mereka hadapi. Selama sesi tanya jawab audiens atau warga desa sukadiri antusias dalam memberikan pertanyaan tentang Stunting. Untuk 3 orang yang mengajukan pertanyaan kami memberikan hadiah sebagai kenang-kenangan. Sampai pada akhir rangkaian acara yaitu penutup dengan membaca do’a yang dipandu oleh Rijal Khoiru Muzaqi. Setelah pembacaan do’a selesai, dilanjutkan untuk penyerahan sertifikat sebagai kenang-kenangan kepada narasumber dan dilanjutkan sesi foto bersama. Setelah seminar selesai semua panitia KKN Terpadu UMT Desa Sukadiri membersihkan dan merapihkan kembali tempat acara tersebut.
7. Medical Check Up (Minggu, 11 Agustus 2024)
Kegiatan medical check-up ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat Desa Sukadiri. Pemeriksaan gula darah, tekanan darah, asam urat, dan berat badan adalah beberapa indikator penting dalam menilai risiko penyakit kronis. Dengan diadakannya pemeriksaan ini, masyarakat diharapkan dapat mengetahui kondisi kesehatannya secara dini sehingga dapat mengambil langkah pencegahan atau penanganan yang tepat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui gaya hidup sehat.
Sekitar pukul 09.00 ruangan medical check up sudah dibuka. Satu per satu masyarakat berdatangan untuk memeriksa. Dimulai dari pendaftaran yang menanyakan nama dan usia, kemudian langsung cek berat badan dan di cek tekanan darah. Setelah cek tekanan darah selesai, pasien bisa memilih salah satu untuk di cek gula darah atau asam urat. Suasana awal cukup riuh karena banyaknya masyarakat yang datang, tetapi semakin lama semakin kondusif dengan masyarakat yang gampang diarahkan. Kegiatan medical check up berjalan lancar, kertas formulir, stik untuk cek gula darah dan asam urat pun sudah habis. Lalu kami membereskan barang-barang dan ruangan untuk kembali ke posko.
8. Penanaman Cabai Bersama Desa Sukadiri (Senin, 12 Agustus 2024)
Kegiatan penanaman cabai di Desa Sukadiri dilaksanakan untuk memberdayakan masyarakat desa dengan memanfaatkan lahan yang ada, sekaligus menjawab kebutuhan pasar akan cabai. Penanaman cabai tidak hanya sebagai upaya diversifikasi tanaman pertanian, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui hasil panen yang memiliki nilai jual tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempromosikan praktik pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di Desa Sukadiri.
Hari Senin, 12 Agustus kami pergi ke tempat penanaman cabai di Desa Sukadiri untuk membantu penanaman cabai yang diselenggarakan oleh dinas pertanian dan ketahanan pangan pemerintah kabupaten tangerang. kami bersama pegawai kecamatan desa sukadiri dan kelompok petani mulai menanam tumbuhan cabai yang telah disiapkan dengan cara membuka plastik tumbuhan terlebih dahulu, lalu menggali sedikit tanah dan memasukan tumbuhan cabai dan ditutup kembali dengan tanah. Setelah selesai menanam semua tumbuhan cabai, kami melakukan foto bersama dan berpamitan untuk kembali ke posko.
9. Lomba Melukis Totebag (Senin, 19 Agustus 2024)
Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengekspresikan kreativitas mereka melalui seni. Melukis pada totebag memungkinkan individu, terutama anak-anak dan remaja, untuk menggali dan menunjukkan bakat artistik mereka dalam bentuk yang praktis dan fungsional.
Kegiatan Lomba Melukis Totebag yang diadakan pada Senin, 19 Agustus 2024 pukul 15.00 sampai dengan pukul 16.30 WIB. Kegiatan lomba ini diikuti oleh anak-anak dari kegiatan Belajar Mengajar (Les) sekaligus penutupan dari kegiatan Les di KKN Desa Sukadiri. Setelah totebag, alat dan bahan cat dibagikan, mereka mulai menggambar pola menggunakan pensilnya masing-masing. Kami menggunakan cat air yang sudah dibagi ke wadah dan ada berbagai warna. Setelah semuanya selesai melukis, kami langsung mengumumkan pemenangnya dari juara 1 sampai 3. Juara 1 mendapatkan hadiah sebuah tas, untuk juara 2 dan 3 mendapatkan hadiah lainnya. Untuk yang tidak menang masing-masing peserta kami bagikan bingkisan snack. Setelah itu, foto bersama dengan peserta lomba dan anggota KKN Desa Sukadiri.
Penutupan KKN di Kecamatan Sukadiri dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan dedikasi mahasiswa dalam mengimplementasikan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meresmikan selesainya seluruh rangkaian program KKN, serta memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menyampaikan laporan hasil kegiatan dan berpamitan dengan masyarakat. Selain itu, penutupan ini merupakan momen penting untuk mengevaluasi keberhasilan program dan memberikan rekomendasi bagi keberlanjutan program serupa di masa depan.
Penutupan KKN dihadiri oleh Bapak Ahmad Hapid selaku Camat Sukadiri. Dimulai dengan Sambutan dari DPL Bapak Ali Mubin, S.Ag.,MA. dilanjut dengan sambutan dari Bapak Camat sekaligus menutup kegiatan KKN Sukadiri dan pemberian Plakat sebagai cinderamata dan tanda terimakasih atas di izinkannya kegiatan KKN di Sukadiri.
Penutupan KKN di Desa Sukadiri dilaksanakan sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mahasiswa dalam berbagai kegiatan yang telah dilakukan selama program berlangsung. Acara ini juga bertujuan untuk meresmikan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan KKN, sekaligus memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menyampaikan hasil kerja mereka dan berpamitan dengan masyarakat desa. Selain itu, penutupan ini merupakan momen untuk mengevaluasi program yang telah dilaksanakan dan memberikan masukan bagi keberlanjutan program serupa di masa mendatang.
Penutupan KKN di Desa Sukadiri dihadiri oleh Kepala Desa Sukadiri yaitu Bapak Salim dan DPL yaitu Bapak Ali Mubin, S.Ag., MA. Diawali dengan sambutan dari DPL yang mengucapkan terimakasih telah diizinkan melakukan kegiatan KKN di Desa Sukadiri selama satu bulan dan meminta maaf apabila dari kelompok KKN Sukadiri melakukan kesalahan baik disengaja maupun tidak disengaja. Dilanjut dengan sambutan Bapak Kepala Desa Yaitu Bapak Salim, Beliau berterimakasih kepada kelompok KKN Sukadiri karena telah membantu masyarakat sekitar serta sudah terasa dampaknya selama kegiatan KKN berlangsung. Beliau meminta maaf apabila ada perkataan ataupun perlakuan kurang mengenakkan dari warga sekitar Desa Sukadiri baik disengaja maupun tidak disengaja. Setelah sambutan, pemberian plakat sebagai tanda terimakasih dan kenang kenangan dari KKN Sukadiri, juga memberikan tempat sampah.
1. Gotong Royong Mushola (Minggu, 28 Agustus 2024)
Kegiatan gotong royong di mushola Desa Sukadiri dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas dan kenyamanan fasilitas ibadah tersebut. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masalah-masalah seperti kebersihan, kerusakan fasilitas, atau kekurangan perlengkapan dapat diatasi secara bersama-sama. Selain itu, gotong royong juga merupakan bagian dari budaya masyarakat Desa Sukadiri yang pentingnya kerja sama dan saling membantu dalam memperbaiki dan merawat lingkungan sekitar.
Dimulai pada pukul 08.00 WIB kami kembali memulai aktivitas kami untuk membersihkan area mushola dari mulai membersihkan kembali dalam mushola, mengambil sampah yang berserakan, dan yang paling utama adalah memangkas rumput menggunakan berbagai alat, ada alat pemotong rumput, alat arit rumput, cangkul, golok, dan lain sebagainya. setelah itu kami mengumpulkan rumput-rumput yang sudah dipangkas ke satu titik untuk dibakar. karena area yang ditumbuhi rumput lumayan banyak, jadi pada jam 12.00 WIB kami beristirahat terlebih dahulu ke posko lalu dilanjutkan kembali pada jam 14.00 WIB dengan kegiatan yang sama yaitu memangkas rumput lalu membakarnya. Jika kami rasa sudah cukup bersih, kami lalu menyiram sisa-sisa rumput yang ada dengan menggunakan air agar rumput tersebut tetap subur dan juga sehat.
2. Gotong Royong di Sekitar Balai Desa (Rabu, 07 Agustus 2024)
Kegiatan gotong royong di sekitar Balai Desa dilaksanakan untuk memperbaiki dan membersihkan lingkungan Balai Desa yang merupakan pusat kegiatan masyarakat. Dengan adanya gotong royong ini, warga desa dapat bekerja sama untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan area sekitar Balai Desa. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat rasa kebersamaan dan tanggung jawab bersama terhadap fasilitas umum yang digunakan oleh seluruh warga desa.
Pada saat kegiatan gotong royong ini para teman teman mahasiswa Kelompok KKN di Sukadiri membantu gotong royong bersama masyarakat yang ada di wilayah sukadiri, Awal mulanya kegiatan ini di laksanakan kita para rekan rekan mahasiswa KKN di hubungi oleh pihak aparatur desa yang di bimbing langsung oleh Kepala Desa Sukadiri yang dimana akan adanya kegiatan jalan sehat di balai desa sukadiri maka dari itu dari kelompok KKN sukadiri ini melakukan briefing dengan rekan rekan yang lainya serta briefing dengan masyarakat yang ada di wilayah sukadiri.
Sesudah kami melakukan briefing dengan yang lainya dilanjutkan dengan berdoa bersama agar kegiatan ini diberikan kelancaran oleh allah swt, dilanjutkan dengan memotong rumput menggunakan alat mesin pemotong rumput serta alat alat yang ada seperti celurit dan juga golok.
3. Imunisasi Posyandu Bersama Ibu-ibu PKK (Sabtu, 03 Agustus 2024)
Kegiatan imunisasi bersama Posyandu Desa Sukadiri dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan cakupan imunisasi di desa ini. Dengan adanya program imunisasi yang terorganisir, diharapkan masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya melindungi anak-anak mereka dari penyakit menular. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memudahkan akses bagi masyarakat desa terhadap layanan imunisasi, sehingga tidak ada anak yang tertinggal dari program imunisasi dasar.
Pada pukul 09.00 WIB kami menghadiri Posyandu yang ada di desa Sukadiri yaitu Posyandu Kenanga yang berdekatan dengan PAUD sps kenanga. Posyandu ini diadakan tidak hanya untuk bayi dan anak-anak yang akan dilakukan imunisasi saja, tetapi ada ibu-ibu hamil juga yang datang ke Posyandu tersebut. Pertama, ketika datang bayi dan anak - anak diharuskan untuk menimbang berat badan dan diukur tinggi badan, untuk ibu hamil diharuskan menimbang berat badan terlebih dahulu. Setelah menimbang berat badan dan diukur tinggi badan anak-anak dan bayi dilakukan imunisasi. Setelah imunisasi selesai anak-anak dan bayi diberikan PTM. Untuk ibu hamil setelah menimbang berat badan masuk ke ruang periksa bersama bidan. Setelah menimbang, bayi, anak-anak, dan ibu hamil diberikan bubur kacang ijo dan susu.
4. Jalan Sehat Bersama Desa Sukadiri (Minggu, 11 Agustus 2024)
Kegiatan jalan sehat bersama dilaksanakan untuk mempromosikan gaya hidup sehat dan aktif di Desa Sukadiri. Jalan sehat merupakan aktivitas fisik yang sederhana namun efektif dalam meningkatkan kesehatan dan kebugaran. Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi untuk membangun kesadaran akan pentingnya olahraga dalam kehidupan sehari-hari serta mempererat hubungan sosial antar warga desa melalui kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat.
Pukul 07.00 WIB kami berangkat ke lapangan balai desa untuk menghadiri kegiatan jalan sehat di Desa Sukadiri. Saat kami tiba, banyak masyarakat yang sudah berdatangan dan berkumpul di lapangan. Saat pukul 08.00 WIB acara dibuka oleh MC kemudian diresmikan dengan penerbangan balon dan pemotongan pita sebagai tanda mulainya kegiatan jalan sehat. Para masyarakat pun langsung mulai berjalan di sekitar Desa Sukadiri. Ketika jalan sehat sudah selesai, para masyarakat kembali ke lapangan dan tidak lama dilanjut dengan pembagian door prize yang kemudian tidak lama acara ditutup dan para masyarakat satu persatu pergi meninggalkan lapangan untuk pulang ke rumah masing-masing.
5. Jalan Sehat di Kecamatan Sukadiri (Kamis, 15 Agustus 2024)
Kegiatan jalan sehat bersama di Kecamatan Sukadiri dilaksanakan untuk mendorong masyarakat agar lebih aktif dalam berolahraga dan memperbaiki pola hidup sehat mereka. Jalan sehat adalah bentuk olahraga yang mudah diakses dan dapat dilakukan oleh semua kalangan usia. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan untuk berolahraga secara teratur dan memperkuat kebiasaan hidup sehat.
Kegiatan Jalan Sehat bersama Kecamatan Sukadiri dihadiri oleh seluruh warga Kecamatan Sukadiri dari berbagai desa di dalamnya. di buka oleh Camat Sukadiri yaitu Bapak Ahmad Hapid lalu dilanjut jalan sehat. Setelah jalan sehat ada acara meriah seperti konser musik dan pembagian doorprize.
6. Pembuatan Meja Kayu (Selasa, 20 Agustus 2024)
Ketersediaan meja yang cukup di sekolah-sekolah atau tempat belajar sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan mendukung proses pendidikan. Dengan adanya meja yang baru dan layak, anak-anak dapat belajar dengan lebih fokus dan teratur, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas pendidikan mereka.
Hari Selasa, 20 Agustus 2024 kami membuat meja kayu untuk anak-anak mengaji. Meja ini dibuat dari kayu yang dipotong-potong sesuai dengan ukuran dan dibentuk hingga menjadi sebuah meja kecil untuk mengaji. Setelah meja sudah terbentuk, lalu diamplas terlebih dahulu agar tidak ada sisi yang tajam. Kemudian langsung di cat bewarna coklat dengan campuran pernis. Setelah itu tunggu sampai kering, dan jika sudah kering mejanya diberi nama "KKN UMT 2024" menggunakan pilok hitam kemudian dikeringkan lagi. Setelah semua proses sudah selesai, kami membereskan barang-barang yang sudah dipakai dan menyimpan meja yang sudah dibuat ke dalam rumah agar tidak rusak.
1. Mengajar di PAUD SPS Kenanga (Senin s.d. Jumat)
Kegiatan mengajar di PAUD SPS Kenanga dilaksanakan untuk mendukung proses pendidikan anak usia dini dengan memberikan pelajaran yang bermanfaat dan meningkatkan keterampilan mengajar pengajar lokal. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan PAUD dapat mengatasi kekurangan dalam hal sumber daya pengajaran dan meningkatkan kualitas pendidikan yang diterima anak-anak. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan contoh praktik pengajaran yang efektif kepada tenaga pengajar di PAUD SPS Kenanga.
Pagi hari dimulai dengan jadwal mengajar di PAUD Kenanga pada pukul 08.00 WIB. Kami dibagi menjadi 2 kelompok untuk bantu mengajar di kelas A dan du kelas B, kegiatan PAUD hari ini adalah belajar praktek sholat dhuha. Setelah diberikan materi tentang sholat dhuha, anak-anak pun langsung mempraktekannya dengan kami yang membantu mengoreksi gerakan yang salah. Setelah praktek sholat dhuha dilanjut dengan mengaji iqro, menulis huruf hijaiyah, dan dilanjut dengan membaca alfabet.
Kemudian sebelum memulai kegiatan belajar, anak-anak membaca doa terlebih dahulu dan dilanjut dengan penjelasan tentang anggota tubuh yang disampaikan oleh ibu guru. Lalu setelah penjelasan, anak-anak mengisi latihan yang ada di buku, seperti menarik garis dan menjiplak tangan. Jika semua sudah selesai, buku latihan dikumpulkan dan dilanjut dengan membaca iqro dan juga membaca huruf alfabet, serta istirahat. Setelah selesai istirahat, anak-anak kembali ke kelas dan melakukan quiz untuk pulang.
Diawali dengan senam pagi bersama-sama di lapangan PAUD, lalu sebelum masuk ke kelas masing-masing saya dan teman-teman memberikan materi tentang cuci tangan yang benar dan mempraktekkannya. Setelah itu, materi belajar hari ini seperti biasa menulis dan latihan, membaca iqro, dan membaca huruf alfabet. Kemudian setelah istirahat dilanjut dengan games dan quiz untuk pulang ke rumah masing-masing. kegiatan ini dilaksanakan setiap hari mulai dari hari senin sampai dengan jum'at dimulai pada tanggal 30 Juli 2024 dan berakhir pada tanggal 23 Agustus 2024.
2. Mengajar Ngaji (Senin s.d. Sabtu)
Kegiatan ini dilakukan untuk menjalankan dan menerapkan ilmu dari Fakultas Keguruan dan Fakultas Agama Islam. Kegiatan ini juga dilaksanakan atas permintaan warga sekitar untuk turut membantu dalam hal pengajaran agama terutama anak usia 4 s.d 12 Tahun.
Kegiatan ini dimulai dari tanggal 29 Juli 2024 dengan jadwal setiap hari senin, selasa, dan sabtu untuk ngaji siang dan setiap hari senin dan selasa untuk ngaji malam. Kegiatan ini dibuka dengan membaca doa doa pilihan dilanjut surah-surah pendek dan niat sholat serta tata cara sholat 5 waktu.
Tak jarang dari kelompok KKN memberikan kuis interaktif terhadap murid pengajian untuk membuat lebih semangat dalam pembelajaran. Pada perpisahan kami memberikan hadiah kenang kenangan seperti tempat sampah, meja mengaji, buku iqro, dan Al-Qur’an.
3. Belajar Mengajar Les (Senin dan Kamis)
Kegiatan ini dapat memberikan motivasi tambahan bagi siswa untuk lebih bersemangat dalam belajar, terutama ketika mereka merasa lebih percaya diri dengan pemahaman mereka. Sebagai alternatif kegiatan positif, les dapat menjadi alternatif kegiatan positif bagi siswa di waktu luang, sehingga mereka dapat terhindar dari aktivitas yang kurang produktif atau bahkan negatif.
Kegiatan Belajar Mengajar (Les) yang diadakan setiap hari Senin dan Kamis, dimulai pukul 15.00 sampai dengan pukul 16.00 WIB. Kegiatan belajar mengajar les ini ditujukan untuk membantu anak-anak yang ada di Desa Sukadiri dalam mengerjakan pekerjaan rumah dan memberikan pengetahuan tambahan seputar pelajaran sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan di mushola yang tempo hari sudah kami bersihkan. Tidak hanya penyampaian materi lewat kata-kata saja, tetapi kegiatan ini juga diiringi dengan penyampaian materi lewat lagu-lagu dan juga games sehingga membuat anak-anak tidak merasa bosan. Respon dari anak-anak juga cukup antusias sehingga membuat kegiatan ini berjalan seru dan menyenangkan.









































Demikian laporan akhir Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini kami buat sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kegiatan yang telah kami laksanakan. Selama periode KKN, kami telah berusaha semaksimal mungkin untuk berkontribusi dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat di desa tempat kami ditempatkan. Berbagai program dan kegiatan yang kami jalankan diharapkan dapat memberikan dampak positif dan manfaat bagi masyarakat setempat.
Kami menyadari bahwa dalam pelaksanaannya masih terdapat berbagai kekurangan dan kendala. Oleh karena itu, kami mengharapkan masukan dan saran yang konstruktif dari semua pihak agar kegiatan serupa di masa depan dapat dilakukan dengan lebih baik. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan ini, baik dari pihak universitas, masyarakat, maupun lembaga terkait.
Semoga apa yang telah kami lakukan dapat menjadi awal yang baik untuk keberlanjutan program-program yang telah kami rancang dan implementasikan. Kami berharap agar hasil dari kegiatan ini dapat terus dikembangkan dan bermanfaat bagi masyarakat di masa mendatang.
Adillatulkhair