Universitas Muhammadiyah Tangerang merupakan Perguruan tinggi di Kota Tangerang yang memiliki peran yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian terhadap masyarakat merupakan upaya mewujudkan kedekatan dan kepedulian perguruan tinggi terhadap stakeholder eksternal upaya demikian tidak hanya dilakukan dan menjadi kewajiban dosen semata, tetapi juga bagi mahasiswa.
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan suatu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa. Suatu bentuk kegiatan pembelajaran lapangan yang dilaksanakan oleh mahasiswa sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Rektor 2006/IT6.1/PP/2011. Pelaksanaan kuliah demikian, diharapkan dapat meningkatkan empati mahasiswa dan dapat memberikan sumbangan penyelesaian persoalan yang ada dimasyarakat. Sebagai kegiatan intra kurikuler, KKN merupakan bagian integral dari kurikulum program studi yang diharapkan dapat meningkatkan kecerdasan intelektual, emocional, dan social.
Waktu pelaksanaan KKN selama 1 (satu) bulan, adalah waktu yang sangat singkat, untuk itu mahasiswa harus mampu memanfaatkan momentumsebaik- baiknya. Melalui KKN diharapkan mahasiswa dapat mengamalkan ilmu, teknologi, dan seni yang diperoleh selam proses pembelajaran, berdaya guna untuk membantu menyelesaikan persoalan – persoalan masyarakat. Dengan demikian KKN merupakan wujud nyata peran mahasiswa, sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan social.
Waktu Pelaksanaan mata kuliah KKN tahun akademik 2023, kelompok penulis dan seluruh anggota kelompok di tempatkan di Kelurahan Pakulonan Kecamatan Serpong Utara. Sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yaitu Ibu Shofa Fathiyah, S.Sv., S.H., M.H. Dosen pembimbing bertugas memantau bagaimana kinerja mahasiswa KKN, baik dalam membaca potensi daerah, perkembangan di lapangan maupun merespon kendala dari permasalahan yang dihadapi dalam kegiatan KKN yang dilakukan oleh mahasiswa. Sehingga para mahasiswa dapat melakukan kegiatannya sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada serta menjalankan program baik yang sifatnya berdasarkan kompetensi maupun kegiatan diluar kompetensinya.
Dalam pelaksanaannya setelah kelompok kami mekasanakn observasi yang menjadi isuh utama pada lingkungan RT 02 RW 03 Kelurahan pakulonan merupakan mengelolahan limbah sampah, baik sampah organik maupun sampah non-organik. Maka dari itu kami mengambil kesimpulan bahwa yang dapat menjadi salah satu jalan keluar dari permasalahan tersebut yaitu dengan pengadaan Bank Sampah untuk dapat mengurangi sampah jenis non-organik. Merujuk pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 14 Tahun 2021 pasal 2 ayat 3 yang menyatakan bahwa “dalam melakukan pengelolahan sampah, pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat dapat membentuk bank sampah”. Maka dari itu pada setiap lingkup Kelurahan yang melingkupi setiap Rukun Warga dan Rukun Tetangga atau kurang lebih melayani 500 (lima ratus) kepala keluarga.
Kelurahan Pakulonan adalah salah satu wilayah di Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Lokasi ini memiliki karakteristik urban yang dinamis karena terletak di wilayah yang berkembang pesat, terutama dengan adanya berbagai proyek pembangunan perumahan, fasilitas komersial, dan infrastruktur perkotaan.
Kelurahan Pakulonan berada di area strategis dengan akses mudah menuju pusat kota dan area penting lainnya di Tangerang Selatan. Wilayah ini dilalui oleh jalan utama yang menghubungkan ke berbagai pusat bisnis dan perumahan, seperti BSD City dan Alam Sutera. Selain itu, jaraknya yang relatif dekat dengan pintu tol dan stasiun kereta menjadikan Pakulonan mudah diakses oleh masyarakat luas.
Masyarakat di Kelurahan Pakulonan terdiri dari beragam latar belakang sosial dan ekonomi. Sebagian besar penduduknya adalah pekerja, pedagang, dan pelaku usaha kecil. Keberadaan perumahan kelas menengah dan atas, serta komunitas warga asli dengan adat budaya yang masih kental, menciptakan kombinasi unik antara tradisi dan modernitas. Namun, di beberapa area, masih terlihat adanya tantangan terkait infrastruktur dan lingkungan hidup, seperti pengelolaan sampah dan ketersediaan sarana publik.
Kelurahan Pakulonan memiliki potensi besar dalam hal pengembangan ekonomi lokal, terutama melalui UMKM dan usaha kreatif. Di sisi lain, tantangan yang dihadapi terkait dengan kepadatan penduduk, urbanisasi, dan masalah lingkungan seperti penanganan limbah domestik. Kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan KKN.
Sebagai lokasi pelaksanaan KKN, Pakulonan menawarkan tantangan sekaligus peluang untuk mengimplementasikan program-program yang berdampak langsung pada masyarakat. Bidang-bidang seperti kesehatan masyarakat, pengelolaan lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi warga menjadi fokus yang relevan. Mahasiswa KKN diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengedukasi masyarakat, sekaligus mendorong terciptanya solusi berkelanjutan untuk masalah-masalah lokal. Dengan kondisi yang beragam, Kelurahan Pakulonan menjadi lokasi yang tepat untuk kegiatan KKN yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup.
Kelurahan Pakulonan merupakan salah satu daerah dengan perkembangan yang cukup pesat, baik dari segi kependudukan maupun aktivitas perekonomian. Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan kegiatan ekonomi, berbagai masalah sosial juga ikut muncul, terutama dalam hal penanganan sampah, kesadaran akan kesehatan, dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang digital.
Masalah penanganan sampah menjadi isu krusial di Kelurahan Pakulonan. Seiring bertambahnya jumlah penduduk, volume sampah yang dihasilkan juga meningkat. Sayangnya, sistem pengelolaan sampah di daerah ini masih kurang optimal. Banyak warga yang belum disiplin dalam memisahkan sampah organik dan non-organik, sehingga proses daur ulang menjadi terhambat. Selain itu, kurangnya fasilitas pengelolaan sampah dan rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan menambah kompleksitas masalah ini. Akibatnya, sering terjadi penumpukan sampah yang berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti pencemaran lingkungan dan risiko kesehatan.
Dengan rendahnya kepedulian masayarakat mengenai pemilahan sampah antara sampah organik dan non organik maka kami sebagai mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) maka, dengan pertimbangan tersebut kami membuat sebuah Program Kerja yang berkaitan dengankebersihan lingkunagn. Adapun Program Kerja yang kami rencanakan merupakan sosialisasi kepada siswa di SDN Pakulonan 02 mengenai kebersihan dan kesehatan lingkungan. Dengan dilakukannya sosialisasi tersebut diharapkan agar tertanam sedari dini mengenai pentingnya melakukan pemilahan antara sampah organik dan non organik.
Di sisi lain, kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan juga masih perlu ditingkatkan. Beberapa penyakit yang dapat dicegah seperti demam berdarah, hipertensi, dan diabetes masih menjadi masalah kesehatan utama di Pakulonan. Faktor-faktor seperti kurangnya edukasi mengenai pola hidup sehat, rendahnya akses terhadap layanan kesehatan berkualitas, serta minimnya kegiatan sosialisasi kesehatan menjadi penyebab utama. Masih ada masyarakat yang enggan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin dan kurang memperhatikan kebersihan lingkungan, yang sebenarnya dapat berkontribusi terhadap pencegahan penyakit.
Selain masalah lingkungan dan kesehatan, tantangan dalam pengembangan UMKM di bidang digital juga menjadi perhatian utama. Di Kelurahan Pakulonan, UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian lokal. Namun, banyak pelaku UMKM yang masih menghadapi kendala dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memajukan usaha mereka. Keterbatasan pengetahuan tentang pemasaran digital, penggunaan platform e-commerce, serta kurangnya pelatihan terkait pengelolaan bisnis berbasis teknologi menjadi hambatan utama. Padahal, dengan berkembangnya teknologi dan pergeseran perilaku konsumen ke arah transaksi online, digitalisasi UMKM menjadi kebutuhan mendesak.
Dan juga, di lingkungan RT 02, Kelurahan Pakulonan, masyarakat juga menghadapi permasalahan terkait kurangnya jumlah guru pengajar ngaji di mushola setempat. Keterbatasan ini berdampak signifikan pada kelangsungan pendidikan agama bagi anak-anak di wilayah tersebut. Hanya ada satu guru ngaji yang harus mengatur waktu antara mengajar, bekerja, dan urusan pribadi, sehingga waktu belajar mengaji menjadi terbatas dan tidak terjadwal dengan baik. Akibatnya, banyak anak-anak yang tidak mendapatkan bimbingan yang memadai, dan beberapa bahkan mulai kehilangan minat untuk belajar mengaji. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua yang menginginkan anak-anak mereka tumbuh dengan pemahaman agama yang kuat, namun terbentur oleh kurangnya sumber daya pengajar yang memadai.
Selain itu dalam hal aspek sosial dalam menjalankan komunikasi masih terdapat permasalahan yang terdapat pada masyarakat yaitu, misinformasi dan disinformasi serta perubahan pola komunikasi. Misinformasi dan disinformasi dalam hal penyebaran berita palsu atau tidak akurat yang tersebar melalui media sosial membuat masyarakat sering kali sulit membedakan antara informasi yang benar dan salah. Lulusan ilmu komunikasi perlu mampu menghadapi tantangan ini dengan meningkatkan kualitas literasi media di masyarakat.
Serta dalam menghadapi tantangan besar terkait penyebaran misinformasi dan disinformasi, terutama melalui berita hoaks yang dengan cepat menyebar di media sosial dan aplikasi pesan instan. Ketidakmampuan sebagian masyarakat untuk memilah antara informasi yang benar dan yang salah menyebabkan meningkatnya ketidakpercayaan, keresahan, dan bahkan konflik sosial. Misalnya, berita palsu tentang isu-isu kesehatan, politik, atau agama dapat menimbulkan kepanikan, menyebarkan kebencian, atau memecah belah komunitas. Tidak jarang, hoaks yang tersebar juga berdampak pada pengambilan keputusan yang salah, seperti mengabaikan nasihat medis yang benar atau menyebarkan kebencian terhadap kelompok tertentu. Tanpa adanya pemahaman yang baik tentang cara memverifikasi informasi, masyarakat menjadi rentan terhadap manipulasi, sehingga memperburuk keadaan sosial dan keamanan di lingkungan mereka.
Dalam perspektif hukum, penyebaran berita hoaks diatur oleh beberapa peraturan perundang-undangan, salah satunya adalah Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang berlaku di Indonesia. Pasal-pasal dalam UU ITE memberikan landasan hukum untuk menindak pelaku penyebaran informasi palsu yang dapat merugikan pihak lain atau mengancam ketertiban umum. Sanksi yang diterapkan juga cukup berat, mulai dari denda hingga hukuman penjara, yang bertujuan untuk memberikan efek jera kepada pelaku dan mencegah penyebaran lebih lanjut. Tetapi disebabkan karena kurangnya sosialisasi kepada masyarakat mengenai peraturan mengenai penyebaran berita hoax, maka penyebaran berita tersebut tidak terkendali.
Selian misinformasi dan disinformasi, perubahan pola komunikasi pun menjadi permasalahan dalam masyarakat. Hal tersebut disebabkan pada perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat berkomunikasi, baik dalam konteks personal maupun profesional. Namun, masih ada ketidakpahaman terkait etika, privasi, dan keamanan dalam komunikasi digital, yang bisa berdampak pada hubungan sosial.
Perubahan pola komunikasi yang semakin didominasi oleh teknologi digital menghadirkan tantangan baru bagi masyarakat, terutama terkait penyebaran informasi pribadi. Dengan kemudahan berbagi informasi melalui media sosial, aplikasi pesan instan, dan platform digital lainnya, masyarakat cenderung lebih terbuka dalam membagikan detail kehidupan pribadi mereka tanpa menyadari risiko yang menyertainya. Informasi pribadi seperti lokasi, aktivitas harian, bahkan data sensitif seperti nomor telepon dan identitas sering kali dibagikan secara sembarangan. Akibatnya, banyak orang yang menjadi korban penyalahgunaan data pribadi, seperti pencurian identitas, penipuan, hingga perundungan siber. Selain itu, perubahan pola komunikasi ini juga memudahkan tersebarnya informasi pribadi tanpa persetujuan, yang dapat mengakibatkan kerusakan reputasi atau keretakan hubungan sosial di dalam komunitas. Perubahan ini menuntut masyarakat untuk lebih berhati-hati dan sadar akan pentingnya menjaga privasi di dunia digital. Tetapi dalam hal penanganan penyebaran informasi masih terdapat tantangannya.
Namum, tantangan dalam penanganan penyebaran informasi pribadi bukan hanya terletak pada regulasi hukum semata. Tetapi terletah pada upaya edukasi dan peningkatan literasi digital bagi masyarakat, agar mereka lebih memahami risiko yang terkait dengan penyebaran informasi pribadi dan bagaimana cara melindungi data mereka. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil juga sangat penting untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih aman dan terlindungi.
No. | Nama Lengkap | NIM | Fakultas | Prodi |
1. | Fajar Maulana | 2161201272 | Fakultas Ekonomi | Manajemen |
2. | Frastya Putra | 2170201031 | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | Ilmu komunikasi |
3. | Diba Tiara Yunita | 2174201095 | Fahultas Hukum | Ilmu Hukum |
4. | Yofana Firtaninda | 2161201619 | Fakultas Ekonomi | Manajemen |
5. | Devina Nasrianti | 2161201219 | Fakultas Ekonomi | Manajemen |
6. | Dini | 2161201487 | Fakultas Ekonomi | Manajemen |
7. | Andiko Rizki Fahdiansyah | 2170201257 | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | Ilmu Komunikasi |
8. | Shalsa Fricilla Putri | 2162201132 | Fakultas Ekonomi | Akutansi |
9. | Rio Aditya Adjis | 2161201216 | Fakultas Ekonomi | Manajemen |
10. | Anna Aulia | 2161201188 | Fakultas Ekonomi | Manajemen |
11. | M. Zaky Alfayed Yahya | 2174201056 | Fakultas Hukum | Ilmu Hukum |
12. | Rido Supriyatna | 2186206115 | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | PGSD |
13. | Lutfia Safitri | 2186206145 | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | PGSD |
14. | Sabna Humaira | 2115201028 | Fakultas Kesehatan | Kebidanan |
15. | Nuraini Ramadhan | 2115201027 | Fakultas Kesehatan | Kebidanan |
16. | Lutfiatul Farhana | 2155201202 | Fakultas Teknik | Teknik Informatika |
17. | Risky Aulia Fadil | 2155201188 | Fakultas Teknik | Teknik Informatika |
18. | Nabila Fahdah Triandini | 2186207014 | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | PGPAUD |
19. | Muhammad Luthfi Habib | 2170201005 | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | Ilmu Komunikasi |
20. | Syahrul Sya’ban | 2286208130 | Fakultas Agama Islam | Pendidikan Agama Islam |
21. | Arizul Gayo Musthafa | 2161201387 | Fakultas Ekonomi | Manajemen |
22. | Pekik Wicaksono | 2161201382 | Fakultas Ekonomi | Manajemen |
masyarakat
Secara kualitatif hasil pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Pakulonan Kecamatan Serpong Utara dapat terlaksana dengan baik dan sesuai dengan harapan. Hal ini terbukti dengan tercapainya semua program yang telah dilaksanakan ditambah dengan kegiatan-kegiatan ringan diluar program kerja serta membantu program kerja dari prodi lain yang menyesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat.
Pelaksanaan program kerja KKN Kelurahan Pakulonan berhasil dilaksanakan dengan baik. Masyarakat sangat antusias dan memberikan bantuan swadaya baik materi maupun inmateri terhadap program kerja yang dilaksanakan peserta KKN. Meskipun terdapat sedikit kendala namun semuanya bisa diatasi dengan semangat dan kerjasama yang baik oleh anggota KKN dan dukungan masyarakat setempat. Setiap selesai melakukan kegiatan, mahasiswa mencatat laporan kegiatan di website harian kegiatan Kuliah Kerja Nyata untuk mengetahui capaian program dan laporan pada panitia KKN. Kegiatan puncak pelaksanaan KKN yaitu perpisahan dan pemberian plakat untuk kelurahan dan piagam kenang-kenang kepada perangkat desa, pihak sekolah, dan tokoh masyarakat Kelurahan Pakulonan. Setelah kegiatan KKN mahasiswa membuat laporan akhir kegiatan Kuliah Kerja Nyata secara kelompok.
Pada program kerja strategi pemasaran digital kami selaku mahasiswa kkn kelurahan pakulonan membantu beberapa pelaku umkm untuk dapat melangkah kepada era digital dalam hal pemasaran produk dengan cara mendaftarkan para pelaku UMKM pada google maps adapun beberapa umkm yang sudah kami daftarkan yaitu;

Dapur ambu merupakan salah satu UMKM yang bergerak pada bidang kuliner, produknya berupa peyek kacang, kripik pisang. Dapur ambu sendiri terletak di RT 01 RW 03 Kelurahan Pakulonan.

Ikhawani Reklame merupakan salah satu UMKM yang bergerak pada bidang jasa konstruksi dan bangunan, produknya berupa plakat, pin. Ikhwan Reklame sendiri terletak di RT 02 RW 03 Kelurahan Pakulonan.

Warung dan Seblak Rima merupakan salah satu UMKM yang bergerak pada bidang kuliner, produknya seblak dan nasi uduk. Warung dan Seblak Rima sendiri terletak di RT 02 RW 03 Kelurahan Pakulonan.
Pada pelaksanaan program kerja pemnfaatan bank sampah kami menfokuskan kepada sosialisasi mengenai bagaimana kegunaan serta cara kerja dari bank sampah. Sosialisasi ini dilakukan untuk memperkenalkan bagaimana cara kerja bank untuk dapat meminimalisi limbah sampah pada lingkungan RT 02 RW 03. Dalam pelaksanakan sosialisasi dilakukan oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup.

Program ini dilaksanakan dengan tujuan bentuk kepedualian para mahasiswa KKN Pakulonan terhadap kesehatan pribadi dengan cara melakukan pengecekan dan penyuluhan terhadap warga dilingkungan RW 03. Yang diharapkan setelah dilakukan pengecekan kesehatan dapat menyadarkan bahwa kesehatan merupakan aspek yang penting dalam kehidupan.

Paien | Nama Pasien | pemeriksaan | ||
P | L | Tekanan Darah | GDS | |
P | | FEGA TRISARAWATI | 100/80 | 85 |
P | | MAMAH | 120/90 | 91 |
P | | IIS AISYAH | 110/80 | 133 |
P | | SUSI NURHAYATI | 120/80 | 108 |
| L | T. IRWAN | 130/80 | 117 |
P | | DILA MERDIYANA | 110/80 | 82 |
P | | NUR ASIYAH | 110/80 | 179 |
P | | IRMALASARI | 110/80 | 87 |
P | | LENI | 140/80 | 113 |
P | | KHOLIFAH | 110/80 | 112 |
P | | NURAINI RAMADHAN | 90/80 | 94 |
| L | SUGIAH | 130/90 | 183 |
P | | MUDRIKAH | 130/90 | 135 |
P | | MARWATI | 130/100 | 139 |
P | | TAMI | 130/100 | 128 |
P | | MASTHOH | 110/80 | 163 |
P | | PITA | 120/80 | 97 |
P | | ISMAWATI | 90/60 | 106 |
P | | MUMUN | 110/80 | 88 |
P | | ISA | 120/90 | 490 |
P | | RASMANAH | 110/80 | 127 |
P | | DELIS | 120/90 | 142 |
P | | ECIH | 140/90 | 137 |
P | | SIPAH | 90/70 | 96 |
P | | DEWI | 110/80 | 92 |
P | | SRI WAHYUNINGSIH | 130/90 | 108 |
P | | ANI | 110/90 | 124 |
| L | ARMAN | 120/80 | 192 |
P | | ROMANAH | 120/80 | 116 |
P | | NOPI | 130/80 | 143 |
P | | SRI KUNING | 110/80 | 110 |
P | | BUNGA | 130/90 | 119 |
Program Kerja
No. | Nama Program | Deskripsi | Rentan Waktu |
1 | Pendampingan Senam | Melakukan pendampingan dalam kegiatan senam ibu-ibu RT 02 | Minggu, 18 Agustus 2024 |
2 | Bank Sampah | Membantu pembentukan awal kepengurusan bank sampah, serta membantu mensosialisasikan terkat keuntungan bank sampah kepada masyarakat RT 02 | Minggu, 18 Agustus 2024 |
3 | Kegiatan Lomba dalam rangka HUT RI | Membantu panitia dalam menyiapkan acara perlombaan | Sabtu, 17 Agustus 2024 |
4 | Sosialisasi Pemberdayaan UMKM | Membantu pelaku UMKM untuk dapat melangkah ke era digital agar dapat membangun UMKM yang berkelanjutan | Kamis, 1 Agustus 2024 |
5 | Mengajar TPA | Membantu guru TPA setempat dalam mengajar | 1-24 Agustus 2024 |
6 | Sosialisasi mengenai kebersihan dan kesehatan lingkungan | Melakukan sosialisasi pada lingkungan sekolah dasar serta tk mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan sekitar. | 5-23 Agustus 2024 |
7 | Seminar hukum UU ITE | Membantu masyarakat untuk dapat memahami bahwa dalam era digitalisasi harus dapat memfilter apa saja yang dapat diutarakan di media sosial | Minggu, 25 Agustus 2025 |
8 | Screening pada remaja dan lansia | Membantu masyarakat pada rentan usia reaja dan lansia agra dapat lebih perduli dengan kesehatan pribadi mereka | Rabu, 21 Agustus 2024 |
9 | Penyuluhan kesehatan | Untuk membantu masyarakat mendapat pemahaman tentang bahaya anemia pada remaja terutapa pada temaja perempuan, yang dapat menyebabkan stuntinng. | Rabu, 21 Agustus 2024 |

Pendampingan Senam

Sosialisasi Bank sampah

Lomba 17 Agustus

Sosialisasi pemberdayaan UMKM


mengajar TPA


sosialisasi kebersihan dan kesehatan lingkungan


pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan

Seminar Hukum UU ITE
Setelah pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terpadu Universitas Muhammadiyah Tangerang yang dilaksanakan mulai tanggal 24 Juli 2024 sampai dengan tanggal 24 Agustus 2024. Dampat disimpulkan bahwa;
Secara keseluruhan, pelaksanaan program kerja KKN di Kelurahan Pakulonan berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari masyarakat. Program-program yang dirancang mampu memberikan dampak positif, baik dalam hal peningkatan kesadaran kesehatan, pengelolaan sampah, maupun pemberdayaan ekonomi melalui digitalisasi UMKM. Kerjasama antara mahasiswa KKN dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dari pelaksanaan kegiatan ini.
Dengan tujuan memberikan maukan serta partisipasi , kami mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang memberikan beberapa saran kepada beberapa saran kepada berbagai pihak yang terkait dalam pelaksanaan KKN ini yang diharapkan dapat berguna untuk meningkatkan mutu dan kualitas semua pihak, kami mahasiswa KKN menyampaikan beberapa saran sebagai berikut;
Diba Tiara Yunita