LAPORAN AKHIR KEGIATAN KKN KELURAHAN PAKULONAN

LAPORAN AKHIR KEGIATAN KKN KELURAHAN PAKULONAN

: Rabu, 24 Juli 2024 : Pakulonan

 

Latar belakang kegiatan

  1. Latar Belakang

Universitas Muhammadiyah Tangerang merupakan Perguruan tinggi di Kota Tangerang yang memiliki peran yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian terhadap masyarakat merupakan upaya mewujudkan kedekatan dan kepedulian perguruan tinggi terhadap stakeholder eksternal upaya demikian tidak hanya dilakukan dan menjadi kewajiban dosen semata, tetapi juga bagi mahasiswa. 

 

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan suatu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa. Suatu bentuk kegiatan pembelajaran lapangan yang dilaksanakan oleh mahasiswa sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Rektor 2006/IT6.1/PP/2011. Pelaksanaan kuliah demikian, diharapkan dapat meningkatkan empati mahasiswa dan dapat memberikan sumbangan penyelesaian persoalan yang ada dimasyarakat. Sebagai kegiatan intra kurikuler, KKN merupakan bagian integral dari kurikulum program studi yang diharapkan dapat meningkatkan kecerdasan intelektual, emocional, dan social. 

 

Waktu pelaksanaan KKN selama 1 (satu) bulan, adalah waktu yang sangat singkat, untuk itu mahasiswa harus mampu memanfaatkan momentumsebaik- baiknya. Melalui KKN diharapkan mahasiswa dapat mengamalkan ilmu, teknologi, dan seni yang diperoleh selam proses pembelajaran, berdaya guna untuk membantu menyelesaikan persoalan – persoalan masyarakat. Dengan demikian KKN merupakan wujud nyata peran mahasiswa, sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan social. 

 

Waktu Pelaksanaan mata kuliah KKN tahun akademik 2023, kelompok penulis dan seluruh anggota kelompok di tempatkan di Kelurahan Pakulonan Kecamatan Serpong Utara. Sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yaitu Ibu Shofa Fathiyah, S.Sv., S.H., M.H. Dosen pembimbing bertugas memantau bagaimana kinerja mahasiswa KKN, baik dalam membaca potensi daerah, perkembangan di lapangan maupun merespon kendala dari permasalahan yang dihadapi dalam kegiatan KKN yang dilakukan oleh mahasiswa. Sehingga para mahasiswa dapat melakukan kegiatannya sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada serta menjalankan program baik yang sifatnya berdasarkan kompetensi maupun kegiatan diluar kompetensinya.

 

Dalam pelaksanaannya setelah kelompok kami mekasanakn observasi yang menjadi isuh utama pada lingkungan RT 02 RW 03 Kelurahan pakulonan merupakan mengelolahan limbah sampah, baik sampah organik maupun sampah non-organik. Maka dari itu kami mengambil kesimpulan bahwa yang dapat menjadi salah satu jalan keluar dari permasalahan tersebut yaitu dengan pengadaan Bank Sampah untuk dapat mengurangi sampah jenis non-organik. Merujuk pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 14 Tahun 2021 pasal 2 ayat 3 yang menyatakan bahwa “dalam melakukan pengelolahan sampah, pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat dapat membentuk bank sampah”. Maka dari itu pada setiap lingkup Kelurahan yang melingkupi setiap Rukun Warga dan Rukun Tetangga atau kurang lebih melayani 500 (lima ratus) kepala keluarga. 

 

  1. Gambaran Umum Lokasi KKN

Kelurahan Pakulonan adalah salah satu wilayah di Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Lokasi ini memiliki karakteristik urban yang dinamis karena terletak di wilayah yang berkembang pesat, terutama dengan adanya berbagai proyek pembangunan perumahan, fasilitas komersial, dan infrastruktur perkotaan.

 

Kelurahan Pakulonan berada di area strategis dengan akses mudah menuju pusat kota dan area penting lainnya di Tangerang Selatan. Wilayah ini dilalui oleh jalan utama yang menghubungkan ke berbagai pusat bisnis dan perumahan, seperti BSD City dan Alam Sutera. Selain itu, jaraknya yang relatif dekat dengan pintu tol dan stasiun kereta menjadikan Pakulonan mudah diakses oleh masyarakat luas.

 

Masyarakat di Kelurahan Pakulonan terdiri dari beragam latar belakang sosial dan ekonomi. Sebagian besar penduduknya adalah pekerja, pedagang, dan pelaku usaha kecil. Keberadaan perumahan kelas menengah dan atas, serta komunitas warga asli dengan adat budaya yang masih kental, menciptakan kombinasi unik antara tradisi dan modernitas. Namun, di beberapa area, masih terlihat adanya tantangan terkait infrastruktur dan lingkungan hidup, seperti pengelolaan sampah dan ketersediaan sarana publik.

 

Kelurahan Pakulonan memiliki potensi besar dalam hal pengembangan ekonomi lokal, terutama melalui UMKM dan usaha kreatif. Di sisi lain, tantangan yang dihadapi terkait dengan kepadatan penduduk, urbanisasi, dan masalah lingkungan seperti penanganan limbah domestik. Kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan KKN.

 

Sebagai lokasi pelaksanaan KKN, Pakulonan menawarkan tantangan sekaligus peluang untuk mengimplementasikan program-program yang berdampak langsung pada masyarakat. Bidang-bidang seperti kesehatan masyarakat, pengelolaan lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi warga menjadi fokus yang relevan. Mahasiswa KKN diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengedukasi masyarakat, sekaligus mendorong terciptanya solusi berkelanjutan untuk masalah-masalah lokal. Dengan kondisi yang beragam, Kelurahan Pakulonan menjadi lokasi yang tepat untuk kegiatan KKN yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup.


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Kelurahan Pakulonan merupakan salah satu daerah dengan perkembangan yang cukup pesat, baik dari segi kependudukan maupun aktivitas perekonomian. Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan kegiatan ekonomi, berbagai masalah sosial juga ikut muncul, terutama dalam hal penanganan sampah, kesadaran akan kesehatan, dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang digital.

 

Masalah penanganan sampah menjadi isu krusial di Kelurahan Pakulonan. Seiring bertambahnya jumlah penduduk, volume sampah yang dihasilkan juga meningkat. Sayangnya, sistem pengelolaan sampah di daerah ini masih kurang optimal. Banyak warga yang belum disiplin dalam memisahkan sampah organik dan non-organik, sehingga proses daur ulang menjadi terhambat. Selain itu, kurangnya fasilitas pengelolaan sampah dan rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan menambah kompleksitas masalah ini. Akibatnya, sering terjadi penumpukan sampah yang berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti pencemaran lingkungan dan risiko kesehatan.

 

Dengan rendahnya kepedulian masayarakat mengenai pemilahan sampah antara sampah organik dan non organik maka kami sebagai mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) maka, dengan pertimbangan tersebut kami membuat sebuah Program Kerja yang berkaitan dengankebersihan lingkunagn. Adapun Program Kerja yang kami rencanakan merupakan sosialisasi kepada siswa di SDN Pakulonan 02 mengenai kebersihan dan kesehatan lingkungan. Dengan dilakukannya sosialisasi tersebut diharapkan agar tertanam sedari dini mengenai pentingnya melakukan pemilahan antara sampah organik dan non organik.

 

Di sisi lain, kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan juga masih perlu ditingkatkan. Beberapa penyakit yang dapat dicegah seperti demam berdarah, hipertensi, dan diabetes masih menjadi masalah kesehatan utama di Pakulonan. Faktor-faktor seperti kurangnya edukasi mengenai pola hidup sehat, rendahnya akses terhadap layanan kesehatan berkualitas, serta minimnya kegiatan sosialisasi kesehatan menjadi penyebab utama. Masih ada masyarakat yang enggan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin dan kurang memperhatikan kebersihan lingkungan, yang sebenarnya dapat berkontribusi terhadap pencegahan penyakit.

 

Selain masalah lingkungan dan kesehatan, tantangan dalam pengembangan UMKM di bidang digital juga menjadi perhatian utama. Di Kelurahan Pakulonan, UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian lokal. Namun, banyak pelaku UMKM yang masih menghadapi kendala dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memajukan usaha mereka. Keterbatasan pengetahuan tentang pemasaran digital, penggunaan platform e-commerce, serta kurangnya pelatihan terkait pengelolaan bisnis berbasis teknologi menjadi hambatan utama. Padahal, dengan berkembangnya teknologi dan pergeseran perilaku konsumen ke arah transaksi online, digitalisasi UMKM menjadi kebutuhan mendesak.

 

            Dan juga, di lingkungan RT 02, Kelurahan Pakulonan, masyarakat juga menghadapi permasalahan terkait kurangnya jumlah guru pengajar ngaji di mushola setempat. Keterbatasan ini berdampak signifikan pada kelangsungan pendidikan agama bagi anak-anak di wilayah tersebut. Hanya ada satu guru ngaji yang harus mengatur waktu antara mengajar, bekerja, dan urusan pribadi, sehingga waktu belajar mengaji menjadi terbatas dan tidak terjadwal dengan baik. Akibatnya, banyak anak-anak yang tidak mendapatkan bimbingan yang memadai, dan beberapa bahkan mulai kehilangan minat untuk belajar mengaji. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua yang menginginkan anak-anak mereka tumbuh dengan pemahaman agama yang kuat, namun terbentur oleh kurangnya sumber daya pengajar yang memadai.

 

            Selain itu dalam hal aspek sosial dalam menjalankan komunikasi masih terdapat permasalahan yang terdapat pada masyarakat yaitu, misinformasi dan disinformasi serta perubahan pola komunikasi. Misinformasi dan disinformasi dalam hal penyebaran berita palsu atau tidak akurat yang tersebar melalui media sosial membuat masyarakat sering kali sulit membedakan antara informasi yang benar dan salah. Lulusan ilmu komunikasi perlu mampu menghadapi tantangan ini dengan meningkatkan kualitas literasi media di masyarakat. 

 

            Serta dalam menghadapi tantangan besar terkait penyebaran misinformasi dan disinformasi, terutama melalui berita hoaks yang dengan cepat menyebar di media sosial dan aplikasi pesan instan. Ketidakmampuan sebagian masyarakat untuk memilah antara informasi yang benar dan yang salah menyebabkan meningkatnya ketidakpercayaan, keresahan, dan bahkan konflik sosial. Misalnya, berita palsu tentang isu-isu kesehatan, politik, atau agama dapat menimbulkan kepanikan, menyebarkan kebencian, atau memecah belah komunitas. Tidak jarang, hoaks yang tersebar juga berdampak pada pengambilan keputusan yang salah, seperti mengabaikan nasihat medis yang benar atau menyebarkan kebencian terhadap kelompok tertentu. Tanpa adanya pemahaman yang baik tentang cara memverifikasi informasi, masyarakat menjadi rentan terhadap manipulasi, sehingga memperburuk keadaan sosial dan keamanan di lingkungan mereka.

 

            Dalam perspektif hukum, penyebaran berita hoaks diatur oleh beberapa peraturan perundang-undangan, salah satunya adalah Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang berlaku di Indonesia. Pasal-pasal dalam UU ITE memberikan landasan hukum untuk menindak pelaku penyebaran informasi palsu yang dapat merugikan pihak lain atau mengancam ketertiban umum. Sanksi yang diterapkan juga cukup berat, mulai dari denda hingga hukuman penjara, yang bertujuan untuk memberikan efek jera kepada pelaku dan mencegah penyebaran lebih lanjut. Tetapi disebabkan karena kurangnya sosialisasi kepada masyarakat mengenai peraturan mengenai penyebaran berita hoax, maka penyebaran berita tersebut tidak terkendali.

 

            Selian misinformasi dan disinformasi, perubahan pola komunikasi pun menjadi permasalahan dalam masyarakat. Hal tersebut disebabkan pada perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat berkomunikasi, baik dalam konteks personal maupun profesional. Namun, masih ada ketidakpahaman terkait etika, privasi, dan keamanan dalam komunikasi digital, yang bisa berdampak pada hubungan sosial.

 

            Perubahan pola komunikasi yang semakin didominasi oleh teknologi digital menghadirkan tantangan baru bagi masyarakat, terutama terkait penyebaran informasi pribadi. Dengan kemudahan berbagi informasi melalui media sosial, aplikasi pesan instan, dan platform digital lainnya, masyarakat cenderung lebih terbuka dalam membagikan detail kehidupan pribadi mereka tanpa menyadari risiko yang menyertainya. Informasi pribadi seperti lokasi, aktivitas harian, bahkan data sensitif seperti nomor telepon dan identitas sering kali dibagikan secara sembarangan. Akibatnya, banyak orang yang menjadi korban penyalahgunaan data pribadi, seperti pencurian identitas, penipuan, hingga perundungan siber. Selain itu, perubahan pola komunikasi ini juga memudahkan tersebarnya informasi pribadi tanpa persetujuan, yang dapat mengakibatkan kerusakan reputasi atau keretakan hubungan sosial di dalam komunitas. Perubahan ini menuntut masyarakat untuk lebih berhati-hati dan sadar akan pentingnya menjaga privasi di dunia digital. Tetapi dalam hal penanganan penyebaran informasi masih terdapat tantangannya.

 

            Namum, tantangan dalam penanganan penyebaran informasi pribadi bukan hanya terletak pada regulasi hukum semata. Tetapi terletah pada upaya edukasi dan peningkatan literasi digital bagi masyarakat, agar mereka lebih memahami risiko yang terkait dengan penyebaran informasi pribadi dan bagaimana cara melindungi data mereka. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil juga sangat penting untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih aman dan terlindungi.


Tujuan kegiatan

  1. mengimplementasikan ilmu yang sudah didapat
  2. membantu menganggulangi pengurangan limbah plastik di lingkungan 
  3. Mengembangkan potensi diri, mahasiswa dapat mengembangkan berbagai potensi diri, baik itu potensi akademik maupun non-akademik.
  4. Meningkatkan kepedulian sosial, mahasiswa diharapkan dapat lebih peduli terhadap permasalahan sosial yang ada di masyarakat.
  5. meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan dan bahaya penyakit PMT kepada masyarakat


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

  • Mahasiswa KKN Kelurahan Pakulonan

No.

Nama Lengkap

NIM

Fakultas

Prodi

1.

Fajar Maulana 

2161201272

Fakultas Ekonomi 

Manajemen 

2.

Frastya Putra

2170201031

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Ilmu komunikasi

3.

Diba Tiara Yunita

2174201095

Fahultas Hukum

Ilmu Hukum

4.

Yofana Firtaninda

2161201619

Fakultas Ekonomi

Manajemen 

5.

Devina Nasrianti

2161201219

Fakultas Ekonomi

Manajemen 

6.

Dini 

2161201487

Fakultas Ekonomi

Manajemen 

7.

Andiko Rizki Fahdiansyah

2170201257

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 

Ilmu Komunikasi

8.

Shalsa Fricilla Putri

2162201132

Fakultas Ekonomi

Akutansi 

9.

Rio Aditya Adjis

2161201216

Fakultas Ekonomi 

Manajemen 

10.

Anna Aulia 

2161201188

Fakultas Ekonomi

Manajemen 

11.

M. Zaky Alfayed Yahya

2174201056

Fakultas Hukum 

Ilmu Hukum 

12.

Rido Supriyatna 

2186206115

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 

PGSD

13.

Lutfia Safitri 

2186206145

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 

PGSD

14.

Sabna Humaira

2115201028

Fakultas Kesehatan 

Kebidanan 

15.

Nuraini Ramadhan 

2115201027

Fakultas Kesehatan 

Kebidanan 

16.

Lutfiatul Farhana

2155201202

Fakultas Teknik 

Teknik Informatika 

17.

Risky Aulia Fadil

2155201188

Fakultas Teknik 

Teknik Informatika 

18.

Nabila Fahdah Triandini

2186207014

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 

PGPAUD

19.

Muhammad Luthfi Habib

2170201005

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 

Ilmu Komunikasi 

20.

Syahrul Sya’ban 

2286208130

Fakultas Agama Islam

Pendidikan Agama Islam

21.

Arizul Gayo Musthafa

2161201387

Fakultas Ekonomi

Manajemen 

22. 

Pekik Wicaksono

2161201382

Fakultas Ekonomi 

Manajemen 

  • Bapak Dwi Santoso, S.STP selaku Lurah kelurahan Pakulonan
  • Bapak Imam Hadi, S K M selaku Sekertaris kelurahan Pakulonan 
  • Ibu Shofa Fathiya S.Sy., SH., MH. Selaku DPL
  • Seluruh Warga Rw 03 Kelurahan Pakulonan
  • serta jajaran staff kelurahan

 


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

 

masyarakat

 

  •  


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Secara kualitatif hasil pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Pakulonan Kecamatan Serpong Utara dapat terlaksana dengan baik dan sesuai dengan harapan. Hal ini terbukti dengan tercapainya semua program yang telah dilaksanakan ditambah dengan kegiatan-kegiatan ringan diluar program kerja serta membantu program kerja dari prodi lain yang menyesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat. 

            Pelaksanaan program kerja KKN Kelurahan Pakulonan berhasil dilaksanakan dengan baik. Masyarakat sangat antusias dan memberikan bantuan swadaya baik materi maupun inmateri terhadap program kerja yang dilaksanakan peserta KKN. Meskipun terdapat sedikit kendala namun semuanya bisa diatasi dengan semangat dan kerjasama yang baik oleh anggota KKN dan dukungan masyarakat setempat. Setiap selesai melakukan kegiatan, mahasiswa mencatat laporan kegiatan di website harian kegiatan Kuliah Kerja Nyata untuk mengetahui capaian program dan laporan pada panitia KKN. Kegiatan puncak pelaksanaan KKN yaitu perpisahan dan pemberian plakat untuk kelurahan dan piagam kenang-kenang kepada  perangkat desa, pihak  sekolah, dan tokoh masyarakat Kelurahan Pakulonan. Setelah kegiatan KKN mahasiswa membuat laporan akhir kegiatan Kuliah Kerja Nyata secara kelompok.

 

EKONOMI

  1. Strategi Pemasaran Digital Untuk Meningkatkan Penjualan Produk di RW 003 Kelurahan Pakulonan

Pada program kerja strategi pemasaran digital kami selaku mahasiswa kkn kelurahan pakulonan membantu beberapa pelaku umkm untuk dapat melangkah kepada era digital dalam hal pemasaran produk dengan cara mendaftarkan para pelaku UMKM pada google maps adapun beberapa umkm yang sudah kami daftarkan yaitu;

 

  1. Dapur Ambu

Dapur ambu merupakan salah satu UMKM yang bergerak pada bidang kuliner, produknya berupa peyek kacang, kripik pisang. Dapur ambu sendiri terletak di RT 01 RW 03 Kelurahan Pakulonan.

 

  1. Ikhwani Reklame

Ikhawani Reklame merupakan salah satu UMKM yang bergerak pada bidang jasa konstruksi dan bangunan, produknya berupa plakat, pin. Ikhwan Reklame sendiri terletak di RT 02 RW 03 Kelurahan Pakulonan.

 

  1. Warung dan Seblak Rima

Warung dan Seblak Rima merupakan salah satu UMKM yang bergerak pada bidang kuliner, produknya seblak dan nasi uduk. Warung dan Seblak Rima sendiri terletak di RT 02 RW 03 Kelurahan Pakulonan.

 

 

 

LINGKUNGAN

  1. Bentuk Pemanfaatan Bank Sampah di Lingkunagn RT 002 RW 003 Kerlurahan Pakulonan

Pada pelaksanaan program kerja pemnfaatan bank sampah kami menfokuskan kepada sosialisasi mengenai bagaimana kegunaan serta cara kerja dari bank sampah. Sosialisasi ini dilakukan untuk memperkenalkan bagaimana cara kerja bank untuk dapat meminimalisi limbah sampah pada lingkungan RT 02 RW 03. Dalam pelaksanakan sosialisasi dilakukan oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup. 

 

 

 

 

 

KESEHATAN

  1. Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi Dengan M3B2 di Lingkungan RT 002 RW 003 Kelurahan Pakulonan

Program ini dilaksanakan dengan tujuan bentuk kepedualian para mahasiswa KKN Pakulonan terhadap kesehatan pribadi dengan cara melakukan pengecekan dan penyuluhan terhadap warga dilingkungan RW 03. Yang diharapkan setelah dilakukan pengecekan kesehatan dapat menyadarkan bahwa kesehatan merupakan aspek yang penting dalam kehidupan.

 

            

Paien 

Nama Pasien  

pemeriksaan  

Tekanan Darah 

GDS

P

 

FEGA TRISARAWATI

100/80

85

P

 

MAMAH

120/90

91

P

 

IIS AISYAH

110/80

133

P

 

SUSI NURHAYATI

120/80

108

 

T. IRWAN

130/80

117

P

 

DILA MERDIYANA

110/80

82

P

 

NUR ASIYAH

110/80

179

P

 

IRMALASARI

110/80

87

P

 

LENI

140/80

113

P

 

KHOLIFAH

110/80

112

P

 

NURAINI RAMADHAN 

90/80

94

 

SUGIAH

130/90

183

P

 

MUDRIKAH

130/90

135

P

 

MARWATI

130/100

139

P

 

TAMI

130/100

128

P

 

MASTHOH

110/80

163

P

 

PITA

120/80

97

P

 

ISMAWATI

90/60

106

P

 

MUMUN

110/80

88

P

 

ISA

120/90

490

P

 

RASMANAH

110/80

127

P

 

DELIS

120/90

142

P

 

ECIH

140/90

137

P

 

SIPAH

90/70

96

P

 

DEWI

110/80

92

P

 

SRI WAHYUNINGSIH

130/90

108

P

 

ANI

110/90

124

 

ARMAN

120/80

192

P

 

ROMANAH

120/80

116

P

 

NOPI

130/80

143

P

 

SRI KUNING

110/80

110

P

 

BUNGA 

130/90

119

 

 

Program Kerja

No.  

Nama Program 

Deskripsi  

Rentan Waktu 

1

Pendampingan Senam 

Melakukan pendampingan dalam kegiatan senam ibu-ibu RT 02

Minggu, 18 Agustus 2024

2

Bank Sampah 

Membantu pembentukan awal kepengurusan bank sampah, serta membantu mensosialisasikan terkat keuntungan bank sampah kepada masyarakat RT 02

 Minggu, 18 Agustus 2024

3

Kegiatan Lomba dalam rangka HUT RI 

Membantu panitia dalam menyiapkan acara perlombaan

Sabtu, 17 Agustus 2024

4

Sosialisasi Pemberdayaan UMKM 

Membantu pelaku UMKM untuk dapat melangkah ke era digital agar dapat membangun UMKM yang berkelanjutan

Kamis, 1 Agustus 2024

5  

Mengajar TPA

Membantu guru TPA setempat dalam mengajar

1-24 Agustus 2024

6

Sosialisasi mengenai kebersihan dan kesehatan lingkungan

Melakukan sosialisasi pada lingkungan sekolah dasar serta tk mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan sekitar.

5-23 Agustus 2024

7

Seminar hukum UU ITE

Membantu masyarakat untuk dapat memahami bahwa dalam era digitalisasi harus dapat memfilter apa saja yang dapat diutarakan di media sosial

Minggu, 25 Agustus 2025

8

Screening pada remaja dan lansia 

Membantu masyarakat pada rentan usia reaja dan lansia agra dapat lebih perduli dengan kesehatan pribadi mereka

Rabu, 21 Agustus 2024

9

Penyuluhan kesehatan

Untuk membantu masyarakat mendapat pemahaman tentang bahaya anemia pada remaja terutapa pada temaja perempuan, yang dapat menyebabkan stuntinng.

Rabu, 21 Agustus 2024

 

 


Dokumentasi

 

 

Pendampingan Senam

  Sosialisasi Bank sampah

 

Lomba 17 Agustus

 

Sosialisasi pemberdayaan UMKM

 

 

mengajar TPA

 

sosialisasi kebersihan dan kesehatan lingkungan

 

pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan

 

Seminar Hukum UU ITE

Penutup

  1. Kesimpulan 

Setelah pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terpadu Universitas Muhammadiyah Tangerang yang dilaksanakan mulai tanggal 24 Juli 2024 sampai dengan tanggal 24 Agustus 2024. Dampat disimpulkan bahwa;

  1.      Pelaku UMKM di lingkungan ini belum memiliki keterampilan dan akses terhadap pelatihan yang memadai untuk memanfaatkan teknologi digital dalam memasarkan produk mereka. Hal ini menghambat upaya mereka untuk bersaing dan berkembang di era digital.
  2.       Meskipun pengelolaan sampah menjadi masalah yang signifikan, belum ada bank sampah di lingkungan tersebut. Keberadaan bank sampah seharusnya dapat membantu dalam mengurangi volume sampah dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah.
  3.      Kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan dan pengendalian hipertensi masih rendah. Banyak warga yang belum memahami pentingnya menjaga kesehatan diri, khususnya terkait dengan pola hidup sehat untuk menghindari hipertensi.

Secara keseluruhan, pelaksanaan program kerja KKN di Kelurahan Pakulonan berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari masyarakat. Program-program yang dirancang mampu memberikan dampak positif, baik dalam hal peningkatan kesadaran kesehatan, pengelolaan sampah, maupun pemberdayaan ekonomi melalui digitalisasi UMKM. Kerjasama antara mahasiswa KKN dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dari pelaksanaan kegiatan ini.

 

  1. Rekomendasi 

Dengan tujuan memberikan maukan serta partisipasi , kami mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang memberikan beberapa saran kepada beberapa saran kepada berbagai pihak yang terkait dalam pelaksanaan KKN ini yang diharapkan dapat berguna untuk meningkatkan mutu dan kualitas semua pihak, kami mahasiswa KKN menyampaikan beberapa saran sebagai berikut

  1.     Diharapkan masyarakat dapat melanjutkan program yang telah direncanakan oleh mahasiswa KKN seperti program Bank Sampah agar bisa berjalan serta bermanfaat bagi masyarakat.
  2.      Dukungan dari warga masyarakat terutama remaja sangat kami harapkan untuk melaksanakan kegiatan demi kemajuan bersama karena mahasiswa KKN hanya sementara berada di lapangan dan berharap warga masyarakat terutama remaja dapat melanjutkan program kerja yang telah dilaksanakan mahasiswa KKN.
  3.     Mahasiswa hendaknya menanamkan sikap tanggungjawab, mandiri , rendah hati, sikap saling menghargai  dan menghormati, sikap kekeluargaan,   kebersamaan, dan selalu kerjasama dalam kelompok dengan kompak.
  4.         Dalam pelaksanaan pembekalan KKN, diharapkan pihak LP3M dapat memberikan pelatihan-pelatihan yang bersifat pemberdayaan bagi masyarakat.

 

Penulis

Diba Tiara Yunita

Diba Tiara Yunita

S1-Ilmu Hukum