KKN PERIUK UMT 2024

KKN PERIUK UMT 2024

: Sabtu, 31 Agustus 2024 : Keluarahan Periuk

Latar belakang 

Diskusi Santai

Diskusi Santai tentang Kekerasan Seksual merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai isu kekerasan seksual dengan pendekatan yang santai namun mendalam. Kekerasan seksual adalah masalah serius yang dapat mempengaruhi individu dari segala usia dan latar belakang, dan seringkali menjadi topik yang tabu atau sulit dibicarakan. Melalui diskusi ini, diharapkan dapat menciptakan ruang yang aman dan terbuka untuk membahas isu-isu terkait kekerasan seksual, mulai dari pemahaman dasar hingga langkah-langkah pencegahan dan dukungan bagi korban.

Diskusi Santai ini bertujuan untuk mendekatkan topik yang sensitif dengan cara yang informal, menggunakan metode diskusi yang interaktif, dan berbagi informasi yang relevan secara langsung. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, seperti ahli, aktivis, dan korban yang bersedia berbagi pengalaman dan pengetahuan mereka. Selain itu, diskusi ini bertujuan untuk mengedukasi peserta mengenai hak-hak mereka, serta cara-cara untuk melaporkan dan menangani kasus kekerasan seksual. Dengan pendekatan yang santai, diharapkan peserta merasa lebih nyaman untuk bertanya, berdiskusi, dan mengungkapkan pendapat mereka, sehingga dapat memperluas pemahaman dan menciptakan lingkungan yang lebih sadar dan responsif terhadap isu kekerasan seksual.

Cooking Demo

Cooking Demo, atau demonstrasi memasak, merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengedukasi peserta tentang teknik-teknik memasak, resep, dan tips kuliner melalui praktik langsung. Dalam kegiatan ini, seorang chef atau ahli kuliner menunjukkan cara memasak berbagai hidangan, memberikan penjelasan langkah demi langkah, serta berbagi informasi tentang bahan-bahan dan metode yang digunakan. Cooking Demo sering diadakan di berbagai setting, seperti sekolah, komunitas, atau acara publik, dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan memasak peserta dan memperkenalkan mereka pada teknik dan resep baru.

Taman Baca 

Taman Baca merupakan inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan literasi di kalangan masyarakat, khususnya di kalangan siswa dan anak-anak. Dengan berkembangnya teknologi digital, sering kali minat baca tradisional mengalami penurunan. Oleh karena itu, Taman Baca hadir sebagai ruang yang menyediakan akses mudah ke berbagai jenis buku dan materi bacaan yang menarik dan edukatif. Program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kebiasaan membaca, di mana pengunjung, terutama anak-anak, dapat mengakses buku-buku dari berbagai genre dan topik. Taman Baca juga seringkali dilengkapi dengan fasilitas yang mendukung kegiatan membaca seperti area duduk yang nyaman, meja baca, dan program kegiatan literasi seperti ceramah, workshop, atau sesi bercerita. Selain itu, Taman Baca berfungsi sebagai sarana untuk mendorong interaksi sosial dan pertukaran pengetahuan di komunitas, serta memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengembangkan keterampilan membaca dan menulis mereka. Dengan menyediakan akses yang mudah dan fasilitas yang menarik, Taman Baca berupaya untuk membangkitkan kembali minat baca dan memupuk kebiasaan literasi sejak dini.

Taman Toga 

Program Taman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) diinisiasi sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama siswa, akan pentingnya memanfaatkan tanaman obat tradisional dalam kehidupan sehari-hari. Taman TOGA berfungsi sebagai sarana edukasi dan praktik di mana siswa dapat belajar tentang berbagai jenis tanaman obat yang dapat ditanam dan digunakan untuk menjaga kesehatan secara alami. Di tengah maraknya penggunaan obat-obatan modern, program ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali kekayaan warisan budaya berupa tanaman obat yang dimiliki oleh Indonesia, serta mendorong pola hidup sehat yang alami dan ramah lingkungan. Selain itu, program ini juga mendukung pelestarian keanekaragaman hayati lokal dengan mengajarkan cara bercocok tanam yang baik dan benar. Dengan adanya Taman TOGA di sekolah, siswa diajak untuk lebih peduli terhadap kesehatan, lingkungan, serta kearifan lokal yang sering kali terlupakan.


Eco Print 

Ecoprint merupakan salah satu kegiatan kreatif yang semakin populer di sekolah-sekolah sebagai bentuk pembelajaran tentang seni dan lingkungan. Melalui Ecoprint, siswa diajarkan untuk memanfaatkan bahan-bahan alami seperti daun, bunga, dan ranting untuk menciptakan motif-motif indah pada kain atau kertas. Kegiatan ini tidak hanya melatih kreativitas dan keterampilan seni, tetapi juga mengajarkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada secara bijak dan berkelanjutan. Di dalam konteks pendidikan, Ecoprint menjadi media untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, di mana siswa dapat belajar tentang keanekaragaman hayati dan pentingnya pelestarian alam secara langsung melalui praktik yang menyenangkan dan edukatif. Selain itu, Ecoprint juga mendorong siswa untuk berpikir kritis tentang konsumsi dan produksi, serta mempromosikan pola hidup yang lebih ramah lingkungan.


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Diskusi Santai

Kegiatan Diskusi Santai tentang Kekerasan Seksual perlu dilaksanakan karena beberapa alasan penting.

Pertama, kekerasan seksual adalah isu serius yang sering kali sulit dibicarakan secara terbuka, sehingga diskusi ini penting untuk mengurangi stigma dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang masalah ini. Dengan menciptakan ruang yang aman dan informal, peserta dapat merasa lebih nyaman untuk berbicara, bertanya, dan berbagi pengalaman serta pengetahuan.

Cooking Demo 

Kegiatan ini penting karena tidak hanya memberikan kesempatan bagi peserta untuk belajar langsung dari ahli kuliner, tetapi juga mendorong mereka untuk mencoba memasak di rumah dengan lebih percaya diri. Cooking Demo dapat berfungsi sebagai sarana untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat dengan memperkenalkan bahan-bahan yang bergizi dan teknik memasak yang lebih sehat. Selain itu, kegiatan ini juga bisa menjadi ajang untuk berbagi informasi tentang kebudayaan kuliner, menginspirasi kreativitas di dapur, dan menciptakan pengalaman sosial yang menyenangkan bagi peserta. Dengan mempraktikkan teknik-teknik memasak yang diperagakan, peserta dapat memperoleh keterampilan baru yang berguna dalam kehidupan sehari-hari dan memperluas pengetahuan mereka tentang kuliner.

Taman Baca 

Kegiatan Taman Baca dilaksanakan dengan berbagai tujuan penting. Pertama, program ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat, terutama anak-anak dan remaja, dengan menyediakan akses yang mudah dan menyenangkan ke berbagai jenis buku dan materi bacaan. Dalam era digital yang serba cepat, kebiasaan membaca sering kali tergeser oleh konsumsi konten digital. Taman Baca menawarkan alternatif yang menarik untuk mengembangkan kebiasaan membaca yang sehat.

Taman Toga 

Kegiatan Program Taman TOGA perlu dilaksanakan karena memiliki berbagai manfaat penting bagi siswa dan masyarakat. Pertama, program ini bertujuan untuk melestarikan pengetahuan tentang tanaman obat tradisional yang merupakan bagian dari warisan budaya Indonesia. Dengan memperkenalkan dan mengajarkan cara menanam dan memanfaatkan tanaman obat, siswa dapat memahami kekayaan alam yang ada di sekitar mereka serta bagaimana memanfaatkannya untuk menjaga kesehatan secara alami.

Kedua, program ini berfungsi sebagai sarana pendidikan praktis yang mengajarkan siswa tentang pentingnya hidup sehat dengan memanfaatkan sumber daya alam yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk mengenali jenis-jenis tanaman obat, cara menanam, merawat, hingga mengolahnya menjadi obat yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Workshop Ecoprint 

Kegiatan Ecoprint di sekolah dilakukan dengan beberapa tujuan penting. Pertama, kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan sumber daya alam secara bijak. Melalui Ecoprint, siswa dapat belajar langsung tentang keanekaragaman hayati dan bagaimana bahan-bahan alami dapat digunakan untuk menciptakan karya seni yang indah, tanpa harus merusak alam.

Kedua, Ecoprint bertujuan untuk melatih kreativitas dan keterampilan seni siswa. Dengan teknik ini, siswa diajak untuk mengeksplorasi dan mengembangkan ide-ide kreatif mereka dalam menciptakan motif dan desain yang unik dengan menggunakan bahan-bahan yang tersedia di sekitar mereka.


Tujuan kegiatan

Diskusi Santai

Kegiatan ini berfungsi untuk meningkatkan kesadaran dan pendidikan mengenai kekerasan seksual. Banyak orang mungkin belum sepenuhnya memahami apa yang termasuk dalam kekerasan seksual, dampaknya, atau bagaimana cara melaporkannya. Diskusi ini memberikan informasi yang jelas dan praktis, membantu peserta mengenali tanda-tanda kekerasan seksual dan mengetahui langkah-langkah yang dapat diambil untuk mendukung korban atau melindungi diri sendiri.

Cooking Demo 

Kegiatan Cooking Demo memiliki berbagai tujuan penting yang saling mendukung. Pertama, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan memasak peserta dengan memberikan pelatihan langsung dari ahli kuliner mengenai teknik-teknik memasak dan penggunaan bahan. Selain itu, Cooking Demo memperkenalkan resep-resep baru dan kreatif, memungkinkan peserta untuk mencoba hidangan yang mungkin belum pernah mereka buat sebelumnya. Program ini juga fokus pada promosi pola makan sehat dengan memberikan informasi tentang bahan-bahan bergizi dan metode memasak yang lebih sehat. Selain aspek kesehatan, Cooking Demo bertujuan untuk meningkatkan kreativitas di dapur dengan menginspirasi peserta untuk bereksperimen dengan bahan dan teknik baru. Aktivitas ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi tentang budaya kuliner, mengenalkan peserta pada berbagai tradisi kuliner dari berbagai daerah atau negara. Selain itu, kegiatan ini menciptakan pengalaman sosial yang menyenangkan di mana peserta dapat belajar bersama, berbagi ide, dan menikmati waktu bersama dalam suasana yang santai. Terakhir, Cooking Demo bertujuan untuk membangun kepercayaan diri peserta dalam memasak di rumah, memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Taman Baca 

Taman Baca berfungsi sebagai sarana edukatif yang mendukung pengembangan literasi. Dengan menyediakan ruang yang nyaman untuk membaca serta mengadakan kegiatan literasi seperti workshop dan sesi bercerita, program ini membantu meningkatkan keterampilan membaca dan menulis pengunjung, serta memperluas pengetahuan mereka tentang berbagai topik.

Taman Toga 

Kegiatan Program Taman TOGA perlu dilaksanakan karena memiliki berbagai manfaat penting bagi siswa dan masyarakat. Pertama, program ini bertujuan untuk melestarikan pengetahuan tentang tanaman obat tradisional yang merupakan bagian dari warisan budaya Indonesia. Dengan memperkenalkan dan mengajarkan cara menanam dan memanfaatkan tanaman obat, siswa dapat memahami kekayaan alam yang ada di sekitar mereka serta bagaimana memanfaatkannya untuk menjaga kesehatan secara alami.

Kedua, program ini berfungsi sebagai sarana pendidikan praktis yang mengajarkan siswa tentang pentingnya hidup sehat dengan memanfaatkan sumber daya alam yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk mengenali jenis-jenis tanaman obat, cara menanam, merawat, hingga mengolahnya menjadi obat yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Workshop Ecoprint

  1. Menumbuhkan Rasa Kepedulian Terhadap Limgkungan
  2. Menumbuhkan daya kreatifitas terhadap siswa 
  3. Memberikan edukasi terhadap siswa untuk penting menjaga lingkungan


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

Diskusi Santai

  • SMAN 15 Kota Tangerang
  • OSIS SMAN 15 Kota Tangerang 
  • Tim KKN Periuk 2024

Cooking Demo 

  • Tim KKN Periuk 2024
  • Kelurahan Periuk

Taman Baca

  • RW 01 
  • Kelurahan Periuk 
  • Tim KKN Periuk 2024

Taman Toga 

  • Kelurahan Periuk 
  • Tim KKN Periuk 2024

Workshop Ecoprint

  • Pihak Sekolah SDN 06 Periuk 
  • Tim KKN Periuk 2024


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

Diskusi Santai

Aktivitas ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi tentang budaya kuliner, mengenalkan peserta pada berbagai tradisi kuliner dari berbagai daerah atau negara. Selain itu, kegiatan ini menciptakan pengalaman sosial yang menyenangkan di mana peserta dapat belajar bersama, berbagi ide, dan menikmati waktu bersama dalam suasana yang santai. Terakhir, Cooking Demo bertujuan untuk membangun kepercayaan diri peserta dalam memasak di rumah, memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Taman Baca 

kegiatan ini juga berfokus pada pembentukan komunitas yang peduli terhadap literasi. Taman Baca menjadi tempat pertemuan bagi individu dari berbagai latar belakang untuk berbagi minat terhadap buku, berdiskusi, dan bertukar ide. Ini menciptakan lingkungan sosial yang mendukung pertumbuhan intelektual dan budaya membaca.

Taman Toga 

Bisa menciptakan tumbuhan yang bermanfaat bagi masyarakat 

Workshop Ecoprint 


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Diskusi Santai

Kegiatan Diskusi Santai tentang Kekerasan Seksual dimulai dengan persiapan ruang yang nyaman dan mendukung suasana terbuka. Biasanya, ruang diskusi disetting dengan kursi yang disusun melingkar atau setengah lingkaran untuk memfasilitasi interaksi yang lebih mudah antara peserta dan pembicara. Acara ini seringkali dimoderasi oleh seorang fasilitator yang berpengalaman dalam isu kekerasan seksual.

Pada awal diskusi, fasilitator memberikan pengantar tentang tujuan kegiatan dan menyampaikan aturan dasar untuk menciptakan lingkungan yang aman dan penuh rasa hormat. Ini termasuk menjelaskan pentingnya menjaga kerahasiaan dan menghargai pandangan serta pengalaman orang lain.

Diskusi dimulai dengan pemaparan materi dasar mengenai kekerasan seksual, seperti definisi, jenis-jenis kekerasan, dampaknya, serta hak-hak korban. Materi ini biasanya disampaikan oleh seorang ahli atau aktivis yang memiliki pengalaman dalam menangani isu ini.

Cooking Demo

Kegiatan Cooking Demo dimulai dengan persiapan ruang yang sesuai, seperti dapur yang lengkap dengan peralatan memasak dan bahan-bahan yang diperlukan. Ruang acara biasanya disusun sedemikian rupa agar peserta dapat dengan jelas melihat demonstrasi dari posisi mereka. Chef atau ahli kuliner yang akan memimpin demonstrasi memulai acara dengan memperkenalkan dirinya dan menjelaskan apa yang akan dipelajari selama sesi tersebut.

Selanjutnya, chef memulai demonstrasi dengan memberikan penjelasan tentang bahan-bahan yang akan digunakan serta teknik memasak yang akan dipraktikkan. Selama proses memasak, chef menunjukkan setiap langkah secara rinci, mulai dari persiapan bahan hingga teknik memasak dan penyajian akhir. Chef seringkali juga berbagi tips tambahan, seperti cara memilih bahan yang berkualitas atau trik khusus untuk menghasilkan hidangan yang lebih lezat.

Peserta mengikuti setiap langkah dengan seksama, dan chef menyediakan waktu untuk menjawab pertanyaan dari peserta yang mungkin timbul selama demonstrasi. Beberapa Cooking Demo juga melibatkan sesi interaktif di mana peserta dapat mencoba beberapa teknik sendiri atau membantu dalam proses memasak.

Setelah memasak selesai, chef biasanya menyajikan hasil masakan untuk dinikmati oleh peserta. Ini adalah kesempatan bagi peserta untuk mencicipi hidangan yang telah dipersiapkan dan berbagi pendapat mereka. Kadang-kadang, chef juga memberikan materi tambahan seperti resep cetak atau panduan memasak yang dapat dibawa pulang peserta.

Kegiatan berakhir dengan sesi tanya jawab atau diskusi tentang pengalaman peserta, di mana mereka dapat mengajukan pertanyaan lebih lanjut atau berbagi bagaimana mereka berencana untuk menerapkan teknik yang telah dipelajari. Penyelenggara mungkin juga mengumpulkan umpan balik untuk mengevaluasi keberhasilan acara dan merencanakan Cooking Demo mendatang. Dengan cara ini, peserta tidak hanya belajar tentang memasak, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktis yang bermanfaat dalam meningkatkan keterampilan kuliner mereka.

Taman Baca

Kegiatan di Taman Baca dimulai dengan persiapan ruang yang nyaman dan menarik bagi pengunjung. Ruang Taman Baca biasanya dilengkapi dengan rak-rak buku yang teratur, area duduk yang nyaman, dan meja baca. Seringkali, ada juga fasilitas tambahan seperti lampu baca dan dekorasi yang menciptakan suasana yang menyenangkan dan kondusif untuk membaca.

Pada hari-hari kegiatan reguler, pengunjung datang untuk menikmati waktu membaca mereka. Mereka dapat memilih buku dari berbagai genre, mulai dari fiksi, non-fiksi, buku pelajaran, hingga komik. Taman Baca sering kali mengadakan program-program khusus seperti sesi bercerita untuk anak-anak, di mana seorang pencerita akan membacakan buku dengan cara yang menarik dan interaktif, atau workshop literasi yang mengajarkan keterampilan membaca dan menulis.

Taman Toga 

Kegiatan Program Taman TOGA dimulai dengan tahap persiapan di mana pihak sekolah atau pengelola program menyiapkan area khusus untuk taman, lengkap dengan bedeng atau pot untuk menanam tanaman obat. Setelah itu, siswa diajak untuk mengikuti sesi orientasi di mana mereka mempelajari jenis-jenis tanaman obat yang akan ditanam, manfaat kesehatannya, serta teknik-teknik dasar bercocok tanam.

Pada hari pelaksanaan, siswa dibagi ke dalam kelompok kecil dan diberikan tugas masing-masing. Mereka mulai dengan menyiapkan tanah atau media tanam, kemudian menanam benih atau bibit tanaman obat sesuai dengan petunjuk. Selama proses ini, mereka belajar tentang cara menanam yang benar, bagaimana merawat tanaman, serta teknik penyiraman dan pemupukan yang tepat. Guru atau instruktur memandu dan memberikan penjelasan, sambil menjawab pertanyaan yang muncul dari siswa.

Setelah penanaman, siswa terlibat dalam perawatan rutin taman, yang meliputi penyiraman, pemupukan, dan pemangkasan tanaman jika diperlukan. Selama periode perawatan, mereka juga diajarkan bagaimana mengidentifikasi dan mengatasi masalah yang mungkin timbul, seperti hama atau penyakit tanaman.

Workshop Ecorprint 

Kegiatan Ecoprint di sekolah dimulai dengan pengenalan konsep dan teknik Ecoprint kepada siswa oleh guru atau instruktur yang berpengalaman. Siswa kemudian diajak keluar kelas untuk mengumpulkan berbagai jenis daun, bunga, dan ranting dari lingkungan sekitar sekolah yang nantinya akan digunakan sebagai bahan utama dalam proses pencetakan. Setelah bahan-bahan terkumpul, siswa kembali ke dalam kelas atau ruang kerja yang telah disiapkan untuk mulai mencetak motif pada kain atau kertas. Mereka menyusun daun dan bunga di atas media cetak, kemudian menggunakan alat khusus atau hanya dengan menekan bahan-bahan tersebut agar warna dan bentuk alami dari tanaman tersebut pindah ke media. Proses ini sering kali melibatkan teknik tambahan seperti merebus kain yang sudah disusun dengan daun untuk menghasilkan warna yang lebih kuat. Setelah proses pencetakan selesai, hasil karya siswa dijemur hingga kering. Selama kegiatan ini berlangsung, guru membimbing dan memberikan arahan, sambil juga menjelaskan konsep-konsep penting terkait lingkungan dan seni. Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi di mana siswa berbagi pengalaman mereka, memamerkan hasil karya, dan mendiskusikan apa yang telah mereka pelajari tentang seni dan kelestarian alam.

 


Dokumentasi

DIskusi Santai Kekerasan Seksual

 

Cooking Demo
Taman Baca

 

Taman Toga
Workshop Ecoprint

 

Penutup

Sebagai penutup, Laporan KKN Periuk UMT 2024 ini menjadi refleksi dari berbagai pengalaman, tantangan, dan pencapaian yang diperoleh selama masa pengabdian di tengah masyarakat. Melalui kolaborasi yang baik antara mahasiswa, dosen, dan warga, program ini berhasil memberikan kontribusi positif yang nyata dalam upaya pemberdayaan masyarakat. Kami berharap hasil dari kegiatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Periuk serta menjadi landasan untuk program KKN berikutnya agar lebih baik dan berkelanjutan.

Penulis

Restu Wicaksono

Restu Wicaksono

S1-Ilmu Hukum