Di Desa Karet Kecamatan Sepatan
Kabupaten Tangerang

Di Susun Oleh:
Kelompok Desa Karet
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TANGERANG
LEMBAGA PENELITIAN PENGEMBANGANDAN
PENGABDIAN MASYARAKAT
TAHUN 2024
LAPORAN KULIAH KERJA NYATA (KKN) TERPADU
DI DESA KARET KABUPATEN TANGERANG
TAHUN AKADEMIK 2024
Kelompok : DESA KARET
Ketua : 1. Guntur Airlangga (2174201214)
Wakil Ketua : 2. Abdurrahman (2161201171)
Sekretaris : 3. Alifia Khoerina K (2170201247)
4. Tiara Novitania (2188201067)
Bendahara : 5. Delani Siregar (2170201251)
6. Chika Azzahra (2115201013)
Anggota :
1. Ahmad Randy A (2161201114) 10. Melani Nurfanjani (2161201070)
2. Amelia Trisnawati (2114201020) 11. Munawaroh (2188201032)
3. Ari salsabila A (2115201036) 12. Nur Arifin (2155201237)
4. Arvina Damayanti (2161201167) 13. Salwa Anisatul (2114201021)
5. Dimas Gumilang (2155201196) 14. Siti Khadijah (2170201250)
6. Fahri Ramadhan (2155201180) 15. Umi Noviyanti K (2161201168)
7. Hendri Saputra (2161201682) 16. Wulan Haliza (2184202032)
8. Iik Fitriyanti (2186207036) 17. Yurnani Zebua (2161201510)
9. Iis Fitriyani (2161201070)
Lembar Pengesahan
Laporan Kuliah Kerja Nyata (KKN)
Universitas Muhammadiyah Tangerang
Kelurahan Desa Karet Kecamatan Sepatan
Kabupaten Tangerang
(24 Juli – 24 Agustus 2024)
Berdasarkan kegiatan yang dilaksanakan di Desa Karet Kecamatan Sepatan Kabupaten Tangerang, sejak tanggal 24 Juli 2024 sampai dengan 24 Agustus 2024 yang disetujui oleh:
Mengetahui:
Dosen Pembimbing Lapangan | Ketua Kelompok |
Arry Patriasurya Azhar, S.Kom., M.Kom Nbm: 0425028003
|
Guntur Airlangga Nim: 2174201214 |
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Puji Syukur kepada Allah SWT kami panjatkan atas limpahan karunia, Rahmat, hikmat serta hidyah dari-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan penulisan laporan Kuliah Nyata (KKN) Desa Karet Kecamatan Sepatan Kabupaten Tangerang.
Sholawat dan salam semoga tercurah keapada Nabi Muhammad SAW kepada sahabatnya dan keluarganya yang telah merubah zaman keggegelapan menjadi zama terang menderang.
Selama pelaksanaan KKN di Desa Karet mendapatkan banyak mendorong dan bantuan dalam penyunan laporan ini. Oleh karena itu, penulis menyampaikan penghargaan dan ucapan yterimakasih kepada:
Kami menyadari bahwa pengetahuan yang kami miliki masih sedikit sehingga dalam penyusunan laporan ini masih jauh dari sempurna. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan yang ada pada diri kami. Oleh karena itu, penulis Masyarakat saran dan kritik yang membangun dari pembaca.
Tangerang, 16 Agustus 2024
Penulis
A. LATAR BELAKANG
Kuliah kerja nyata (KKN) Terpadu Wilayah Kabupaten Tangerang merupakan suatu program wajib bagi mahasiswa di sebagian besar Perguruan Tinggi. Dengan diadakan nya KKN diharapkan seorang mahasiswa semakin matang dengan disiplin keilmuannya. KKN juga berupaya mewujudkan Pendidikan yang lebih efektif yaitu Pendidikan yang langsung dialami oleh mahasiswa, jadi tidak hanya sekedar materi. Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan wadah untuk dapat menyumbangkan pengetahuan serta secara langsung kepada masyarakat secara melembaga. Sebagai kegiatan kelompok yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu, Kuliak Kerja Nyata (KKN) diharapkan mampu untuk menangani masalah- masalah nyata yang sifatnya majemuk bersifat secara terpadu. Tri Darma Perguruan Tinggi yang meliputi Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian pada Mastarakat merupakan satu kesatuan yang utuh dan tidak dapat dipisahkan. Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan suatu kegiatan yang sudah diprogramkan oleh suatu lembaga perguruan tinggi.
Dengan demikian Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan implementasi dari salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian pada masyarakat serta implementasi dari ilmu pengetahuan yang didapat selama dimeja kuliah. Karena dimana kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) memiliki tujuan yang sangat pesat bagi kelangsungan kehidupan masyarakat, sehingga program Kuliah Kerja Nyata (KKN) akan mendapatkan pengetahuan serta pengalaman langsung yang didapat oleh Mahasiswa selama mengikuti proses Kuliah Kerja Nyata (KKN) tersebut.
Di samping itu Kuliah Kerja Nyata (KKN) dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi masyarakat dalam berbagai masyarakat dalam berbagai bidang ilmu, seperti bidang sosial, budaya, bidang keagamaan maupun dalam bidang- bidang yang lain sehingga progran Kuliah Kerja Nyata (KKN) dapat menyentuh langsung dengan msyarakat serta membangun program pemerintah daerah.
Oleh sebab itu program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dapat memberikan manfaat yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat, sehingga program- program yang dilakukan dalam proses Kuliah Kerja Nyata (KKN) dapat memberikan kontribusi dalam kehidupan masyarakat setempat karena dimana dari berbagai program yang dilaksanakan selama menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat, sehingga program tersebut dapat di rasakan secara langsung hasilnya oleh masyarakat ini sendiri.
B.MANFAAT
1. Mahasiswa
a. Memperluas wawasan dan mendewasakan cara berfikir terhadap fenomene-fenomena yang terjadi di masyarakat dengan memakai paradigma keilmuan yang dipelajari dari kampus.
b. Memberikan keterampilan praktis tentang metode-metode ilmiah dan dalam aplikasinya terhadap pengembangan diri dan persiapan terjun di masyarakat dalam bentuk TTG.
c. Menanamkan sense of research dan sense of critique (budaya penelitian dan budaya kritis) atas fenomena yang terjadi di masyarakat guna memperoleh gambaran yang jelas tentang apa yang harus dikembangkan di masyarakat.
2. Masyarakat
a. Memperoleh alternatif pemikiran dan pengetahuan yang baru dan dibutuhkan dalam pengembangan masyarakat, baik skala desa, kecamatan atau kabupaten.
b. Memperoleh bantuna pemikiran dan ilmu pengetahuan sekaligus mengetahui data-data tentang potensi fisik dan non fisik, sehingga dapat dioptimalisasikan melalui pembangunan yang nyata.
3. Universitas
a. Memperoleh feed back (umpan balik) dari hasil integrasi mahasiswa dengan dinamikan masyarakat yang plural, sehingga segala kebijakan perguruan tinggi yang menyangkut pendidikan (kurikulum) dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di masyarakat.
b. Memperoleh fenomena riil dan kasus nyata yang bisa dipakai sebagai salah satu rujukan materi dalam kegiatan akademik, terutama penemuan masalah untuk pengembangan penelitian ilmiah.
KONDISI OBJEKTIF DUSUN
A. Hasil Pendataan dan Pemetaan
Sebelum melaksanakan program, sangat diperlukan observasi lapangan untuk mencari data - data yang konkrit dan valid. Hal ini bertujuan untuk mengetahui situasi dan kondisi masyarakat baik dalam kegiatan sosial, ekonomi dan kultur lembaga kemasyarakatan maupun birokrasi pemerintahan setempat. Sehingga dalam perumusan program yang direalisasikan tepat pada sasaran yang ditujui.
Disamping tujuan di atas, observasi ini bertujuan supaya peserta KKN dapat mengambil langkah antisipasi untuk menanggulangi kemungkinan masalah yang akan di hadapi baik dalam lingkup internal peserta KKN sampai permasalahan yang terjadi di lingkungan di Desa Karet Kec. Sepatan Kabupaten Tangerang. Hal ini diharapkan agar peserta KKN mampu menunjukkan perannya terhadap lingkungan masyarakat. Pada prosesnya, hasil observasi yang dilakukan oleh peserta KKN di Desa Karet Kec Sepatan Kabupaten tangerang selama satu bulan, terhitung dari tanggal 24 Juli sampai dengan 24 Agustus 2024. Data yang kami peroleh berdasarkan hasil observasi di Desa Karet Kec Sepatan Kabupaten Tangerang adalah sebagai berikut:
Kondisi Geografis
Desa Karet terletak dibagian Selatan Kecamatan Sepatan. Desa Karet adalah daerah Industri yang harus dikembangkan diwilayah Kecamatan Sepatan. Kepadatan Penduduknya tertinggi di Kecamatan Sepatan dikarenakan Desa Karet yang posisinya berada dijalan utama- Kecamatan dan berbatasan langsung dengan Kota Tangerang.
Gambaran Umum Geografis
Luas Wilayah Desa Karet ± 217.5 Ha
Jumlah Dusun : 3 orang
Jumlah RW / RT : 11 RW/60 RT
Jumlah Pegawai Negeri Sipil : 56 Orang
TNI : 12 Orang
POLRI : 12 Orang
Anggota DPRD : 1 Orang
Masyarakat Tidak Mampu : 560 Orang (PKH dan BPNT)
Adapun potensi lain di Kelurahan Desa Karet antara lain.
Bidan Kependidikan Dan Keagamaan
Pendidikan merupakan suatu hal yang penting dalam memajukan tingkat SDM (Sumber Daya Manusia) yang dapat berpengaruh dalam jangka panjang pada peningkatan perekonomian. Data tentang lembaga pendidikan formal di desa Kedunglerep adalah sebagai berikut.
Tabel 2
Presentase Pendidikan Umum Desa Karet
No | Pendidikan | Unit | Guru | Murid |
| SLTA | 4 | 60 | 952 |
| SLTP | 3 | 25 | 755 |
| SD | 6 | 72 | 2.150 |
| TK | 15 | 30 | 200 |
| PAUD | 2 | 4 | 30 |
Masyarakat Desa Karet Kec. Sepatan Kabupaten Tangerang mayoritas menganut agama islam. Presentasi agama masyarakat di Desa Karet Kec. Sepatan Kabupaten Tangerang
99 % agama islam dan sisanya beragama non islam. melihat hal tersebut bahwa masyarakat Desa Karet adalah masyarakat desa yang mempunyai rasa toleransi yang tinggi meskipun mayoritas agama islam.
Tabel 3
Presentase Pendidikan Agama Desa Karet
No | Pendikan | Unit | Guru | Murid |
1. | ALIYAH | 1 | 10 | 115 |
2. | TSANAWIYAH | 1 | 10 | 95 |
3. | IBTIDAYAH | 2 | 15 | 635 |
4. | DINIYAH | - | - | - |
5. | PONDOK PESANTREN | 3 | 50 | 1820 |
Bidang Kesehatan
Dalam bidang ini sangat mendapat perhatian yang besar dari masyarakat, meskipun ada beberapa masyarakat yang masih belum memahami benar akan arti kesehatan. Di Desa Karet Terdapat tiga Bidan dan dua Dokter Umum yang membuka praktek di rumahnya. Selain itu di Desa Karetjuga terdapat satu Polindes yang biasanya digunakan sebagai tempat berobat masyarakat sekitar.
Bidang Ekonomi
Perekonomian di Desa Karet sangat beragam. Hal itu dapat dilihat dari segi mata pencaharian penduduk Desa Karet yang bekerja sebagai petani, pengrajin, wiraswasta, PNS, Guru,TNI, Dokter, Polri, Pedagang Keliling, Buruh Harian dll. Di Desa Karet terdapat beberapa Industri Rumah Tangga seperti Mebel kayu, Pande Besi dan Pesanan Kue. Oleh karena itu kehidupan masyarakat Desa Karet dapat dikatakan cukup sejahtera meskipun ada beberapa masyarakat yang masih hidup dalam kekurangan karena terlibat pinjaman.
Bidang Pengembangan Lingkungan
Dalam hal pengembangan lingkungan, masyarakat Desa Karet cukup baik. Terbuki dari berhasilnya panen tiap tahunnya dan tiap bulannya. Akan tetapi kebanyakan dari masyarakat masih ada yang belum memahami benar tata cara bercocok tanam yang baik. Untuk pembuatan pekarangan di tiap rumah pun masih jarang. Pohon-pohon sangat jarang di jumpai di pinggir jalan sepanjang Desa Karet.
Bidang Hukum
Dalam bidang ini masyarakat Desa Karet sangat taat terhadap aturan hukum, terbukti dari sebagian besar penduduk sudah memiliki KTP, Kartu Keluarga bahkan juga Surat tanah. Disamping itu masyarakat 3 Dusun Desa Karet juga tidak pernah melakukan perbuatan yang melanggar hukum.
Keadaan Sosial dan Budaya
Masyarakat Kelurahan Desa Karet sudah memiliki tempat tinggal sendiri. Sebagian keluarga memiliki kandang ternak yang berada di belakang rumah. Walaupun begitu, kebersihan desa sudah masih terjaga dengan baik. Karena tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan. Perumahan atau kontrakan masyarakat juga sudah tertata dengan rapi dan teratur. Sehingga memudahkan dalam pendataan dan pengawasan serta pemerataan pembangunan. Dalam hal kesejahteraan warga Desa Karet belum merata. Ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang pengolahan pertanian.
Infrastruktur
Adapun mengenai infrastruktur kami sajika dalam lingkup desa dengan rincian sebagai berikut.
1. Jalan poros Desa (Paving)
2. Gedung sekolah PAUD, TK, SD, MI
3. Masjid, 9
4. Polindes,
5. Balai Desa.
Memperluas wawasan dan mendewasakan cara berfikir terhadap fenomene-fenomena yang terjadi di masyarakat dengan memakai paradigma keilmuan yang dipelajari dari kampus. Memberikan keterampilan praktis tentang metode-metode ilmiah dan dalam aplikasinya terhadap pengembangan diri dan persiapan terjun di masyarakat dalam bentuk TTG. Menanamkan sense of research dan sense of critique (budaya penelitian dan budaya kritis) atas fenomena yang terjadi di masyarakat guna memperoleh gambaran yang jelas tentang apa yang harus dikembangkan di masyarakat. Karena kegiatan KKN ini memiliki banyak manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat. Selain mempraktikkan teori pembelajaran yang diberikan kampus, mahasiswa juga mendapatkan manfaat tambahan.
Tujuan kegiatan KKN yaitu:
Yang terlibat pada kegiatan KKN ini diantaranya:
Program pendidikan tinggi di Indonesia yang dikenal sebagai Kuliah Kerja Nyata (KKN) mendorong siswa untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat selama jangka waktu tertentu. Tujuan program ini adalah untuk memanfaatkan pengetahuan teori yang dipelajari di kelas untuk membantu masyarakat di berbagai bidang. Dampak dari pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata di Desa Karet dapat dilihat di bawah ini: pendidikan, kesehatan, keagamaan, sosial, dan budaya. Mahasiswa akan melihat dan membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi sebuah desa atau lingkungan masyarakat melalui kegiatan KKN. Peserta KKN dan warga setempat pasti akan berinteraksi selama prosesnya. Hal ini memiliki potensi untuk menumbuhkan komunikasi dan kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar.
1. Keagamaan
Masyarakat Desa Karet Kec. Sepatan Kabupaten Tangerang mayoritas menganut agama islam. Presentasi agama masyarakat di Desa Karet Kec. Sepatan Kabupaten Tangerang
99 % agama islam dan sisanya beragama non islam. melihat hal tersebut bahwa masyarakat Desa Karet adalah masyarakat desa yang mempunyai rasa toleransi yang tinggi meskipun mayoritas agama islam.
2. Kesehatan
Pada umumnya masyarakat Desa Karet telah menerapkan kebiasaan hidup sehat. hal ini ditandai dengan adanya bidan di desa, Poskesda dan UKBM (posyandu dan Polindes) yang dilakukan setiap sebulan sekali. Di Desa Karet terdapat 2 Pokesda dan 4 UKBM (Posyandu dan Polindes).
3. Pendidikan
a. Untuk meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak di desa, dapat membantu dalam menyediakan bahan ajar, mendukung kegiatan belajar mengajar, Bimbel, dan meningkatkan akses pendidikan umum.
b. Memberikan edukasi kepada siswa SD Karet 1 terkait kasus bullying dengan mengadakan seminar yang bertujuan dapat mengurangi tindak penindasan yang terjadi dikalangan anak-anak. Karena efek dari bullying ini sangat berpengaruh terhadap kepercayaan diri seorang anak dan dapat menyebabkan kehilngan masa depan anak yang menjadi korban tindak penindasan tersebut. Anak-anak juga diberikan pemahaman mengenai hukum tentnag bullying dan juga menumbuhkan kesadaran sejak dini tentang perlunya menghindari bullying.
4. Sosial
Peningkatan Kesadaran Sosial yaitu dengan cara dapat membangun kesadaran sosial di masyarakat
Kegiatan kelompok KKN kami berjalan sesuai dengan program kerja yang telah kami rencanakan
Adapun Kegiatan Program Kerja KKN UMT Kelompok kami diantaranya:
1. Pendidikan dan keagamaan
2. Kesehatan
3. Lingkungan dan Kemasyarakatan
Kegiatan pembuatan marka jalan tersebut, dilakukan dengan mendesain, setelah selesai pembuatan marka jalan dilanjutkan dengan pengecatan dan pemakuan papan ke tiang. Lalu esok harinya pemasangan marka jalan pada dua titik lokasi yang sudah ditentukan, kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa dibantu oleh ketua RT 005/002 Desa Karet. Marka jalan dibuat berjumlah dua buah mengikuti arahan ketua RT. Program kerja pemasangan marka jalan dapat berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan. Hal ini tidak terlepas dari dukungan dan bantuan pihak-pihak desa, dosen, serta ketua RT Desa Karet. Pembuatan dan pemasangan marka jalan ini merupakan sebuah bentuk kepentingan tridarma perguruan tinggiserta kepedulian mahasiswa kelompok KKN Desa Karet.
e. Membuat Tempat sampah
Kegiatan ini dilakukan dengan membuat tempat sampah di sekitar rumah warga pada awalnya tim KKN berkordinasi dengan ketua RT Desa Karet untuk dilakukan pembuatan tempat sampah ini. Koordinasi sudah dimulai sejak awal penentuan dimana tempat titik tempat sampah. Pembuatan dilakukan oleh mahasiswa penempatan tempat sampah ini berlokasi di RT 005/002. Kegiatan ini berlanjut, karena manfaat tempat sampah tersebut dapat dirasakan dan terus digunakan oleh masyarakat sekitar secara terus menerus dan membantu mengatasi kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan, serta membiasakan hidup sehat. Mahasiwa KKN menyediakan 10 tempat sampah yang tersedia di 10 titik Desa Karet.
f. Penanaman tanaman
Kegiatan ini dilaksanakan atas dasar saran dari Mahasiswa KKN UMT. Kegiatan penanaman tanaman ini adalah salah satu dari program kerja lingkungan KKN Desa Karet yang menggunakan dana dari uang kas. Tim KKN untuk besama-sama melakukan penanaman tanaman ini. Tujuan dengan adanya penanaman tanaman agar dapat melestarikan lingkungan dan menanam memiliki manfaat untuk kehidupan manusia.
Indikator Keberhasilan
1. Pendidikan dan Keagamaan
Setelah melaksanakan beberapa Program kerja yang ada. Dapat di jelaskan beberapa indicator keberhasilan, yakni:
2. Kesehatan
Setelah melalui beberapa proses dalam program Kerja KKN dapat disimpulkan beberapa indikator keberhasilan dari program kerja
3. Lingkungan dan Kemasyarakatan
Hambatan-Hambatan
1. Pendidikan dan Keagamaan
Dalam pelaksanaan program kerja terdapat beberapa hambatan, yakni:
2. Kesehatan
Dalam pelaksanaan program kerja terdapat beberapa hambatan, yakni:
3. Lingkungan dan Kemasyarakatan
Dalam pelaksanaan program kerja terdapat beberapa hambatan, yakni:




























Kesimpualan
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terpadu di Kabupaten Tangerang merupakan salah satu implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi yang mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Program ini bertujuan untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang telah dipelajari dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Melalui KKN, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan praktis, memperluas wawasan, serta memahami dan menangani berbagai masalah sosial di masyarakat.
Dalam pelaksanaan KKN di Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, sejumlah program kerja telah dilaksanakan, meliputi bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan kemasyarakatan. Program-program ini mencakup pengajaran bimbingan belajar, seminar kesehatan, penyuluhan tentang hipertensi, penanaman tanaman, pembuatan tempat sampah, dan perbaikan infrastruktur seperti marka jalan. Semua kegiatan tersebut dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk aparatur desa, dosen pembimbing, dan masyarakat setempat.
Hasil dari pelaksanaan KKN menunjukkan dampak positif bagi masyarakat Desa Karet. Program-program pendidikan dan keagamaan membantu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran di kalangan anak-anak dan remaja, sementara kegiatan kesehatan berkontribusi pada peningkatan kesadaran dan tindakan preventif terhadap hipertensi. Kegiatan lingkungan dan kemasyarakatan juga berhasil memperbaiki kebersihan dan infrastruktur desa, serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pelestarian lingkungan.
Namun, terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaan program, seperti kurangnya respon dari masyarakat terhadap peningkatan pendidikan bimbingan belajar dan ketidakpedulian terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan. Meskipun demikian, KKN memberikan kontribusi yang signifikan baik bagi mahasiswa maupun masyarakat, dan berfungsi sebagai sarana untuk mengintegrasikan teori akademik dengan praktik nyata di lapangan.
Secara keseluruhan, KKN di Desa Karet telah mencapai banyak tujuan yang diharapkan, dan memberikan manfaat yang berarti baik untuk pengembangan diri mahasiswa maupun untuk kemajuan masyarakat setempat.
Dengan ini, kami mengakhiri laporan Kuliah Kerja Nyata Desa Karet yang telah dilaksanakan selama periode 24 Juli hingga 24 Agustus 2024. Pengalaman yang kami dapatkan selama satu bulan penuh di Desa karet telah memberikan wawasan berharga bagi kami dalam mengaplikasikan pengetahuan teoritis ke dalam praktik nyata.
Saran
Program kerja selama satu bulan penuh telah terlewati dengan suka duka. Betapa berharganya bimbingan yang diberikan masyarakat kepada kami sehingga kami memperoleh ilmu yang bermanfaat. Namun disisi lain, kami tidak dapat membalas kebaikannya dengan apapun, kecuali hanya dengan ucapan terimakasih dan doa yang tak terhingga.
Kami berharap dari serangkaian program kerja yang telah dilaksanakan di Kelurahan Desa Karet ini dapat bermanfaat dan berkesinambungan, baik bagi pihak kami sendiri sebagai mahasiswa atau masyarakat yang bersangkutan. Karena sebentar lagi perpisahan akan memisahkan kita.
Harapan dari mahasiswa adalah semoga masyarakat dapat mengembangkan potensi diri sehingga dapat meningkatkan produktivitas potensi yang terkandung di Desa Karet ini. Perlu ditingkatkan pemahaman masyarakat terhadap eksistensi mahasiswa KKN sebagai motivator atau penggerak kegiatan. Bagi mahasiswa KKN berikutnya diharapkan bisa membuat program kegiatan yang lebih bermanfaat sesuai dengan kebutuhan desa yang bersangkutan.
Alifia Khoerina Kusditia