Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. KKN bertujuan untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah dipelajari di bangku kuliah ke dalam kehidupan nyata di masyarakat, serta membantu mengidentifikasi dan menyelesaikan permasalahan yang ada di desa-desa.
Desa Kampung Melayu Barat, yang terletak di Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, merupakan desa dengan potensi alam dan sosial budaya yang beragam. Desa ini memiliki lahan pertanian yang luas serta akses ke sumber daya perikanan karena letaknya yang dekat dengan pantai. Selain itu, masyarakat Desa Kampung Melayu Barat terdiri dari berbagai latar belakang etnis dan budaya, menciptakan komunitas yang beragam namun tetap bersatu dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Namun, seperti banyak desa lainnya, Desa Kampung Melayu Barat juga menghadapi sejumlah tantangan, seperti akses terbatas terhadap fasilitas pendidikan dan kesehatan, infrastruktur yang kurang memadai, serta peluang ekonomi yang belum sepenuhnya dimanfaatkan. Tantangan-tantangan ini membutuhkan perhatian dan solusi yang tepat agar dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.
Kegiatan KKN di Desa Kampung Melayu Barat dilaksanakan untuk membantu masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal dan mengatasi berbagai permasalahan yang ada. Mahasiswa yang terlibat dalam KKN ini akan bekerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat untuk merumuskan dan melaksanakan program-program yang relevan dan berdampak positif. Fokus utama dari KKN ini meliputi pemberdayaan ekonomi lokal, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta pengembangan infrastruktur dasar yang mendukung kemajuan desa.
Dengan adanya program KKN ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya dapat menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga belajar langsung dari masyarakat mengenai kearifan lokal, nilai-nilai sosial, dan tantangan yang dihadapi di tingkat desa. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Desa Kampung Melayu Barat dan sekaligus membentuk karakter mahasiswa yang peduli dan bertanggung jawab terhadap kemajuan bangsa.
Berikut adalah alasan mengapa kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) perlu dilaksanakan di Desa Kampung Melayu Barat:
Dengan berbagai alasan ini, kegiatan KKN di Desa Kampung Melayu Barat tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat setempat, tetapi juga bagi mahasiswa dan perguruan tinggi dalam mewujudkan peran aktif mereka dalam pembangunan nasional.
Berikut adalah tujuan dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang:
Pihak yang telibat pada kegiatan KKN Terpadu 2024, ini terdiri dari:
DAFTRA MAHASISWA | ||
No | NAMA | PRODI |
1. | Siti Nurajizah | S1 - Ilmu Komunikasi |
2. | Andini Khaerunnisa | S1 - Keperawatan |
3. | Siti Sapuroh | S1 - Keperawatan |
4. | Rudi Riswandi | S1 - Pend. Agama Islam |
5. | Ismi Aulia Rahmatunisa | S1 - Manajemen |
6. | Widia Lestari | S1 - Pend. Bahasa Indonesia |
7. | Nurhalisah | S1 - Pend. Bahasa Indonesia |
8. | Princessa Luthfiah | S1 - Manajemen |
9. | Shavira Ramadhani Putri | S1 - Akuntansi |
10. | Faizatul Rohmah | S1 - Akuntansi |
11. | Putry Octavia Maharani | S1 - Pend. Bahasa Indonesia |
12. | Siti Uliyah | S1 - Akuntansi |
13. | Eka Nurbahiya | S1 - Ilmu Hukum |
14. | Mohamad Fauzi | S1 - Manajemen |
15. | Ilham Marta Yudha | S1 - Ilmu Komunikasi |
16. | Rizki Fauzi | S1 - Ilmu Komunikasi |
17. | Ali Mudin Hutasuhut | S1 - Manajemen |
18. | Indah Sari | S1 - Manajemen |
19. | Yoga Rafli Pasya Pratama | S1 - Teknik Informatika |
20. | Muhamad Adharul Febrian | S1 - Teknik Informatika |
21. | Sari Tirta Suwanda | S1 - Teknik Industri |
22. | Islahudin Mu’ti | S1 - Teknik Mesin |
Mahasiswa KKN mengikuti Program KKN Terpadu 2024 yang ditempatkan di Desa Kampung Melayu Barat, Kec. Teluk Naga, Kab. Tangerang yang dilaksanakan pada tanggal 24 Juli 2024 – 24 Agustus 2024 (Selama 32 hari). Jadwal kegiatan Per-divisi atau Program Kerja Kelompok sesuai dengan jurusan yang diambil, yakni kegiatan Pendidikan bekerja berlangsung pada pukul 09:00 s/d 11:00 WIB di Sekolah SD Kampung Melayu Barat VI pada hari Senin-Jum’at, pada pukul 18:30 s/d 20:00 WIB mengajar ngaji Di Kobong Belsek Posko KKN pada hari Senin-Minggu kecuali hari Kamis libur, dan pada pukul 10:00-15:00 WIB membuat lukisan Taman Baca di sekolah SD Kampung Melayu Barat VI.
Pada hari Senin, 29 Juli 2024, pukul 09:00-11:00, tim KKN melaksanakan sosialisasi pemberdayaan masyarakat ekonomi di Kp Kalijaya RT 02 RW 08 . Kegiatan ini dihadiri oleh warga desa yang antusias untuk mempelajari cara-cara efektif dalam pengelolaan keuangan dan modal usaha. Selama sesi ini, para peserta mendapatkan pelatihan mengenai pencatatan pendapatan dan pengeluaran, perencanaan anggaran, serta strategi pengelolaan modal usaha.
Kemudian, pada hari Selasa, 30 Juli 2024, pukul 10:00-11:00, sosialisasi dilanjutkan di Kp Melayu Barat RT 02 RW 04. Pelatihan di sini difokuskan pada pengelolaan keuangan untuk usaha kecil yang dijalankan oleh orang tua siswa. Acara ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendalami teknik pemasaran dan strategi bisnis yang lebih spesifik.
b. Pendampingan Usaha
Program selanjutnya adalah pendampingan usaha yang dilaksanakan pada hari Rabu, 7 Agustus 2024, pukul 15:00-16:00. Tim KKN membantu sebuah wadah usaha lokal, Rumah Ibu Halimah dalam menyusun rencana bisnis dan strategi pemasaran dengan target mencapai pasar modal. Pendampingan ini bertujuan untuk membuka peluang investasi dan memperluas skala usaha kelompok tersebut.
c. GeMaSeRi (Gemar Menabung Seribu Sehari)
Program GeMaSeRi dilaksanakan pada tanggal 9 Agustus 2024, pukul 19:30-20:00, di Kobong Belsek Posko KKN. Kegiatan ini melibatkan anak-anak usia 3 hingga 14 tahun dari desa yang diajak untuk menabung seribu rupiah setiap hari. Program ini bertujuan menanamkan kebiasaan menabung yang sehat sejak dini.
Kegiatan ini dilanjutkan pada tanggal 20 Agustus 2024, pukul 19:30-20:00, di mana tim KKN melakukan evaluasi dengan menghitung jumlah tabungan anak-anak sesuai target yang tercantum di stiker celengan mereka. Evaluasi ini bertujuan untuk memantau kemajuan dan motivasi anak-anak dalam menabung.
Proker Pembuatan Ruang Baca di SDN Kampung Melayu VI
Program kerja pembuatan ruang baca ini dilaksanakan pada tanggal 07, Agustus 2024 - 21, Agustus 2024. Yang di mulai pada pukul 09.00 WIB- 13.00 WI, bertempat di SDN Kampung Melayu VI. Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan literasi di kalangan siswa-siswi dengan melalui penyediaan sarana yang nyaman dan menarik untuk membaca.
Pada tanggal 22, Agustus kami mengadakan peresmian ruang baca acara ini yang dihadiri oleh Kepala Sekolah SDN Kampung Melayu VI, DPL, Mahasiswa KKN, para guru, dan siswa-siswi dari berbagai kelas.
Acara ini dimulai dengan sambutan dari Kepala Sekolah yang menyampaikan ucapan terimakasih kepada DPL dan Mahasiswa KKN karena sudah membuatkan ruang baca disekolah tersebut dan pentingnya dalam minat baca untuk mendukung proses belajar dan meningkatkan prestasi akademik pada siswa.
Selanjutnya, Ketua Panitia KKN Kampung Melayu VI menjelaskan konsep dari ruang baca ini, yaitu sebuah sudut di sekolah yang dihiasi dengan warna-warna cerah dan dilengkapi dengan rak-rak buku yang berisi berbagai koleksi bacaan, seperti buku cerita/fabel, dan komik. Pojok baca ini diharapkan menjadi tempat terfavorit bagi siswa untuk menghabiskan waktu luang mereka dengan membaca buku.
Berikutnya, sambutan dari DPL KKN yaitu Dr Priyo Susilo, M.M Beliau menekankan bahwa kebiasaan membaca tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa, tetapi juga mengasah kreativitas dan imajinasi siswa. Sehingga mendorong para siswa untuk memanfaatkan ruang baca ini secara maksimal dan mengembangkan kebiasaan membaca setiap hari.
Acara dilanjutkan dengan peresmian ruang baca yang ditandai dengan pemotongan pita oleh Kepala Sekolah dan DPL KKN. Setelah peresmian, para siswa diajak untuk melihat-lihat koleksi buku yang tersedia dan memilih bacaan yang mereka sukai. Antusiasme siswa terlihat jelas saat mereka mulai membaca buku-buku yang telah disediakan.
Di akhir acara, ada sesi foto bersama dengan Kepala Sekolah,DPL Para guru, mahasiswa KKN dan para siswa,program ini berjalan dengan lancar dan mendapatkan respons positif dari seluruh peserta, guru dan siswa yang merasa senang dengan adanya pojok baca ini dan berharap dapat berkontribusi lebih banyak dalam menambah koleksi buku di masa mendatang.
Seminar Penyuluhan Gizi dan Pentingnya Pola Makan Seimbang
Seminar Program Kerja Penyuluhan Kesehatan ini dilaksanakan pada waktu 14.00 di tanggal, 12 Agustus 2024 yang bertempatkan di kantor desa kampung melayu barat. Seminar penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi yang baik dan pola makan seimbang bagi kesehatan. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk Bapak Lurah Subur Maryono, Ketua ibu TP.PKK, ketua dari posyandu kampung melayu barat, ibu hamil, anak balita stunting, tenaga kesehatan, serta masyarakat umum yang peduli dengan kesehatan keluarga.
Seminar dimulai dengan sambutan dari Bapak Lurah dan Ketua KKN Kampung Melayu Barat yang menjelaskan tujuan utama dari penyuluhan ini, yaitu untuk memberikan pengetahuan praktis tentang bagaimana memilih makanan yang sehat dan bergizi, serta bagaimana menerapkan pola makan seimbang dalam kehidupan sehari-hari.
Narasumber utama, Ibu Dosen Universitas Muhammadiyah Tangerang Ns. Reny Deswita,S.Kep.,M.Kep yang merupakan dosen berpengalaman tentang anak stunting, kemudian memberikan presentasi yang mendalam tentang penyebab terjadinya masalah dalam anak stunting. Beliau juga menjelaskan dampak negatif dari pola makan yang tidak seimbang, seperti obesitas, malnutrisi, dan penyakit kronis.
Narasumber kedua, adalah Ibu Tifani Larasati, S.Gz seorang yang berpengalaman dalam Ahli Gizi dari Puskesmas Teluknaga, memberikan presentasi materi seminar yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang peran vital ahli gizi dalam mengatasi stunting dan cara-cara efektif untuk mengimplementasikan intervensi nutrisi guna meningkatkan kesehatan anak. Konsep dasar gizi, peran nutrisi dalam tubuh, dan pentingnya keseimbangan antara karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral dalam makanan sehari-hari.
Setelah sesi presentasi, acara dilanjutkan dengan demonstrasi cara merencanakan dan menyiapkan menu makanan seimbang yang mudah diikuti oleh para peserta. Demonstrasi ini diikuti dengan antusiasme tinggi, di mana peserta juga berkesempatan untuk mencoba sendiri menyusun menu berdasarkan prinsip gizi seimbang yang telah dijelaskan.
Seminar ini juga menyertakan sesi tanya jawab, di mana peserta dapat berkonsultasi langsung dengan narasumber mengenai berbagai isu terkait gizi dan pola makan, seperti cara mengatasi anak yang susah makan, memilih makanan sehat dengan anggaran terbatas, serta tips untuk menjaga pola makan sehat dalam rutinitas yang padat.
Di akhir acara, peserta menerima buku panduan gizi dan pola makan seimbang yang berisi informasi praktis, resep, serta panduan harian yang dapat diterapkan di rumah. Seminar ditutup dengan kesimpulan oleh narasumber, yang menggarisbawahi pentingnya kesadaran dan komitmen setiap individu dalam menerapkan pola makan seimbang untuk mencapai kesehatan yang optimal. Seminar berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari peserta, yang menyatakan merasa lebih siap dan termotivasi untuk menerapkan pola makan sehat demi kesejahteraan keluarga dan diri mereka sendiri.
Sosialisasi Hukum di Sekolah
Laporan akhir Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk menyajikan hasil kegiatan sosialisasi hukum yang dilakukan di sekolah dengan tema "Menjaga Diri di Era Pergaulan Bebas dalam Pencegahan Kekerasan Seksual dan Pergaulan Bebas". Kegiatan ini diadakan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada siswa mengenai pentingnya perlindungan diri dan pencegahan kekerasan seksual serta pergaulan bebas yang tidak sehat.
Era digital dan pergaulan bebas membawa tantangan baru bagi generasi muda. Dengan maraknya informasi dan interaksi yang tidak terbatas, siswa perlu dilengkapi dengan pengetahuan tentang hukum dan cara melindungi diri mereka sendiri. Peningkatan kasus kekerasan seksual dan perilaku pergaulan yang merugikan mendorong perlunya sosialisasi ini.
Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai hak-hak mereka, risiko kekerasan seksual, dan cara menghindari pergaulan yang merugikan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat pengetahuan hukum siswa agar mereka dapat bertindak secara tepat dalam menghadapi berbagai situasi. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan melalui berbagai metode, termasuk ceramah, diskusi, dan simulasi. Ceramah diisi oleh narasumber yang kompeten dalam bidang hukum, sedangkan diskusi dan simulasi melibatkan siswa secara aktif untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka.
Materi yang disampaikan mencakup pengertian kekerasan seksual, bentuk-bentuk kekerasan, dampaknya, serta langkah-langkah hukum yang dapat diambil. Selain itu, materi mengenai pergaulan bebas dan bagaimana cara menjaga diri serta batasan-batasan yang harus dipatuhi juga disertakan dalam sosialisasi.
Peserta kegiatan adalah siswa dari berbagai tingkatan kelas di sekolah. Pemilihan peserta dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan usia dan tingkat pemahaman mengenai topik yang dibahas. Setiap sesi diatur sedemikian rupa untuk memastikan materi disampaikan secara efektif kepada kelompok yang berbeda. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan diskusi kelompok untuk mengukur pemahaman siswa setelah kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa siswa mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai isu-isu hukum yang berkaitan dengan pergaulan bebas dan kekerasan seksual.
Kegiatan sosialisasi hukum ini memberikan dampak positif dengan meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga diri dalam era pergaulan bebas. Melalui penyampaian materi yang relevan dan metode interaktif, siswa lebih siap menghadapi tantangan dan risiko yang ada.
Laporan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi kegiatan serupa di masa depan. Sosialisasi hukum merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan sehat bagi siswa. Kerjasama antara pihak sekolah, mahasiswa KKN, dan masyarakat sangat penting untuk keberhasilan program ini. Laporan ini mencerminkan hasil dari upaya kolaboratif untuk memberdayakan siswa dengan pengetahuan hukum yang dapat melindungi mereka dalam pergaulan sehari-hari.
Kegiatan penghijauan ini dilakukan pada tanggal 20-Agustus-2024 berlokasi di KWT (Kelompok Wanita Tani). Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa serta didampingi dengan ibu-ibu PKK.
Tujuan diadakannya penghijauan ini untuk reboisasi adalah untuk mengurangi polusi udara, menjaga kesuburan tanah, mencegah erosi, menjaga keseimbangan ekologi, dan meningkatkan kualitas udara dan udara. Selain itu, penanaman pohon dapat membantu mitigasi perubahan iklim dengan menyerap karbon dioksida dan memproduksi oksigen, sehingga menciptakan ruang hijau yang meningkatkan kualitas hidup.







Berdasarkan laporan program kerja yang telah dijelaskan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa kegiatan Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terpadu Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) di Desa Kampung Melayu Barat 2034 terlaksana dengan baik.
Dengan melakukan kegiatan per-div, semua terlaksana dengan sangat baik. Baik itu dalam program ekonomi, kesehatan, hukum, serta pendidikan. Semua program dilakukan sesuai dengan kebutuhan yang ada di desa. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan mahasiswa Kampung Melayu Barat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Selama pelaksanaan program, mahasiswa berhasil melaksanakan berbagai program seperti peningkatan mutu pendidikan, pemberdayaan ekonomi, Kesehatan dan perlindungan lingkungan.
Program-program tersebut tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya partisipasi aktif dalam pembangunan desa. Pendidikan menjadi salah satu fokus utama, dengan beragam kegiatan termasuk bimbingan belajar dan nasehat pendidikan. Di bidang ekonomi, mahasiswa mendapatkan keterampilan dan pelatihan pengelolaan keuangan untuk mendukung UMKM dalam pengembangan usaha kecil. Sementara itu, program perlindungan lingkungan, penghijauan telah berhasil meningkatkan kebersihan dan kelestarian lingkungan setempat. Secara keseluruhan kegiatan KKN di Kampung Melayu Barat berhasil mencapai tujuan yang diharapkan yaitu penguatan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup. Kerjasama yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa dan masyarakat setempat menjadi kunci suksesnya program ini. Hasil dari kegiatan KKN ini diharapkan dapat berkelanjutan di masa yang akan datang dan menjadi inspirasi bagi kegiatan serupa di bidang lainnya.
Nurhalisah