Laporan Kelompok KKN Desa Pasar Kemis 2024

Laporan Kelompok KKN Desa Pasar Kemis 2024

: Senin, 26 Agustus 2024 : Desa Pasarkemis

Kegiatan :

Bidang keagamaan : 

  1. Mengajar TPQ

Latar Belakang kegiatan :

Agama Islam merupakan fondasi yang kuat dalam kehidupan masyarakat di Pasar Kemis khususnya untuk warga Bumi PasarKemis Indah(BPI), khususnya bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan dan pembentukan karakter. Pendidikan agama yang baik menjadi sangat penting agar generasi muda memiliki pegangan moral dan spiritual yang kuat. Namun, masih banyak anak-anak yang belum mendapatkan pendidikan agama yang memadai, terutama dalam kemampuan membaca dan memahami Al-Quran. Oleh karena itu, melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini, kami berinisiatif untuk mengadakan kegiatan mengajar ngaji di dua TPQ setempat dari Senin hingga Rabu, dengan harapan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pendidikan agama di lingkungan ini.

Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan :

Kegiatan mengajar ngaji ini perlu dilaksanakan karena masih terdapat banyak anak di Pasar Kemis yang belum mampu membaca Al-Quran dengan baik dan benar. Selain itu, banyak TPQ yang kekurangan tenaga pengajar sehingga proses belajar mengajar menjadi kurang optimal. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat membantu mengatasi kekurangan tersebut dan memberikan akses pendidikan agama yang lebih baik kepada anak-anak. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai keislaman di kalangan generasi muda, yang merupakan aset penting bagi masa depan masyarakat.

Tujuan Kegiatan :

1. Meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Quran bagi anak-anak di Pasar Kemis.
2. Membantu TPQ setempat dalam menyediakan tenaga pengajar tambahan yang berkualitas.
3. Menanamkan nilai-nilai keislaman yang kuat dalam diri anak-anak sejak dini.
4. Membantu membentuk karakter anak-anak yang berakhlak mulia dan berpegang teguh pada ajaran Islam.

Siapa saja yang terlibat pada kegiatan :

1. Mahasiswa KKN: Sebagai pelaksana utama kegiatan, bertanggung jawab dalam mengajar dan membimbing anak-anak di dua TPQ.
2. Pengurus TPQ: Sebagai mitra kerja yang membantu dalam koordinasi dan penyediaan fasilitas.
3. Orang Tua/Wali Murid: Sebagai pendukung utama yang mendorong anak-anak untuk aktif mengikuti kegiatan mengaji.
4. Masyarakat Setempat: Sebagai pihak yang memberikan dukungan moral dan material agar kegiatan dapat berjalan dengan lancar.

Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan :

Peningkatan Kemampuan Membaca Al-Quran: Banyak anak-anak yang awalnya kurang lancar membaca Al-Quran kini mengalami peningkatan kemampuan yang signifikan.
✅Penguatan Nilai-Nilai Keislaman: Kegiatan ini turut berkontribusi dalam memperkuat pemahaman dan pengamalan ajaran Islam di kalangan anak-anak.
✅Peningkatan Kepedulian Sosial: Kegiatan KKN ini juga telah menumbuhkan kesadaran dan kepedulian sosial di kalangan mahasiswa dan masyarakat setempat, yang semakin peduli terhadap pentingnya pendidikan agama.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan :

Dalam bidang keagamaan 
kami membantu TPQ TPQ terdekat untuk mengajar Al Qur'an dan iqro kepada anak anak
serta memberikan materi keagamaan seperti nama nama nabi, sifat sifat nabi dan kosakata bahasa arab

Dokumentasi :

Penutup :

Melalui kegiatan mengajar ngaji di dua TPQ ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Pasar Kemis, khususnya dalam bidang pendidikan agama. Kami menyadari bahwa kegiatan ini masih memiliki banyak ruang untuk pengembangan, namun kami berharap apa yang telah kami lakukan dapat menjadi awal yang baik untuk keberlanjutan pendidikan agama di wilayah ini. Kami juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga kegiatan ini dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan di masa yang akan datang.

2. Partisipasi dalam pengajian ibu-ibu dan santunan anak yatim

Latar Belakang :

Kegiatan pengajian ibu-ibu merupakan salah satu tradisi yang kuat di masyarakat Pasar Kemis Khususnya untuk warga Bumi PasarKemis Indah(BPI), berfungsi sebagai media untuk memperdalam pengetahuan agama, mempererat hubungan sosial, serta meningkatkan ketakwaan. Selain itu, memberikan santunan kepada anak yatim adalah perwujudan dari kepedulian sosial yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Dalam konteks ini, kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat menambah semangat dan memperkuat pelaksanaan kegiatan-kegiatan keagamaan tersebut.

Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan :

Kegiatan ini perlu dilaksanakan karena pengajian ibu-ibu adalah sarana efektif untuk meningkatkan pemahaman keagamaan di kalangan masyarakat. Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ini dapat memberikan perspektif baru dan menambah wawasan bagi peserta pengajian. Santunan anak yatim juga merupakan langkah penting dalam membangun kepedulian sosial, menunjukkan bahwa masyarakat sekitar peduli dan memperhatikan kesejahteraan mereka. Hal ini penting untuk membangun solidaritas sosial dan memperkuat ikatan antara anggota masyarakat.

Tujuan kegiatan :

1. Meningkatkan pemahaman agama di kalangan ibu-ibu melalui pengajian rutin.
2. Membantu meningkatkan kesadaran dan kepedulian sosial terhadap anak yatim di lingkungan Pasar Kemis.
3. Memberikan dukungan moral dan material kepada anak yatim, serta menanamkan nilai-nilai keislaman yang kuat.
4. Mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat setempat melalui partisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan.

Siapa saja yang terlibat pada kegiatan :

1. Mahasiswa KKN: Berperan dalam mendukung pelaksanaan pengajian dan memberikan santunan kepada anak yatim.
2. Ibu-Ibu Peserta Pengajian: Sebagai peserta utama yang mengikuti kegiatan pengajian.
3. Anak Yatim: Sebagai penerima santunan, yang menjadi fokus dari kegiatan sosial ini.
4. Masyarakat Setempat: Mendukung kegiatan dan berpartisipasi dalam pengajian serta santunan.

Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan :

✅Peningkatan Pemahaman Keagamaan: Pengajian yang diadakan secara rutin telah membantu ibu-ibu memperdalam pengetahuan agama mereka.
✅Penguatan Kepedulian Sosial: Santunan kepada anak yatim menumbuhkan rasa solidaritas dan kepedulian sosial di kalangan masyarakat.
✅Perbaikan Kesejahteraan Anak Yatim: Santunan yang diberikan membantu meringankan beban anak yatim dan keluarga mereka.
✅Peningkatan Kerjasama Komunitas: Kegiatan ini mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat setempat, menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan peduli.

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan :

kami juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan pengajian ibu-ibu dan acara santunan anak yatim yang di adakan di mushola al Kautsar

Dokumentasi :

 

penutup :

Kegiatan partisipasi dalam pengajian ibu-ibu dan santunan anak yatim ini telah memberikan kontribusi positif yang signifikan bagi masyarakat Pasar Kemis khususnya untuk perumahan Bumi PasarKemis Indah(BPI). Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat terus menjaga dan meningkatkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di lingkungan mereka. Kami, sebagai mahasiswa KKN, merasa bangga dan berterima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk berpartisipasi dan berkontribusi dalam kegiatan ini. Semoga apa yang telah dilakukan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

3. Perlombaan mewarnai antar TPQ

Latar belakang :

Bulan Muharram merupakan salah satu bulan suci dalam kalender Islam yang memiliki nilai sejarah dan spiritual yang tinggi. Dalam upaya memperingati bulan ini, kegiatan-kegiatan keagamaan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat sangat dianjurkan. Di Perum Bumi Pasar Kemis Indah (BPI), salah satu bentuk kegiatan yang dipilih adalah perlombaan mewarnai antar TPQ. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman religius sekaligus mendorong kreativitas anak-anak dalam memahami nilai-nilai Islam.

Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan :

Perlombaan mewarnai antar TPQ perlu dilaksanakan karena kegiatan ini tidak hanya memberikan hiburan dan edukasi bagi anak-anak, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan di antara mereka. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan nilai-nilai keislaman secara kreatif dan menyenangkan. Dengan adanya kompetisi ini, diharapkan anak-anak dapat lebih termotivasi untuk belajar dan mengenal lebih dalam tentang ajaran Islam.

Tujuan kegiatan

1. Mengembangkan Kreativitas Anak-Anak: Melalui kegiatan mewarnai, anak-anak dapat mengekspresikan pemahaman mereka tentang Islam secara visual.
2. Meningkatkan Pemahaman Agama: Dengan tema yang berhubungan dengan ajaran Islam, kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam pengetahuan agama anak-anak.
3. Mempererat Hubungan Antar TPQ: Kompetisi ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara TPQ di lingkungan Perum BPI, menciptakan semangat kebersamaan dan persaudaraan.

siapa saja yang terlibat pada kegiatan

1. Mahasiswa KKN: Sebagai penyelenggara dan fasilitator kegiatan, bertanggung jawab atas pelaksanaan lomba.
2. Anak-Anak TPQ di Perum BPI: Peserta utama dalam perlombaan mewarnai ini.
3. Pengurus TPQ: Sebagai pendamping dan pembimbing bagi peserta dari masing-masing TPQ.
4. Orang Tua/Wali: Sebagai pendukung dan pemberi semangat bagi anak-anak yang berpartisipasi.
5. Masyarakat Setempat: Sebagai penonton dan pendukung, turut memeriahkan kegiatan.

apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

✅Peningkatan Kreativitas Anak-Anak: Perlombaan mewarnai ini berhasil mengembangkan kreativitas anak-anak dalam mengekspresikan nilai-nilai keislaman.
✅Penguatan Nilai Keislaman: Dengan adanya tema Islami, kegiatan ini membantu anak-anak untuk lebih mengenal dan memahami ajaran agama Islam.
✅Peningkatan Solidaritas Antar TPQ: Kompetisi ini mempererat hubungan antara TPQ, menciptakan semangat persaudaraan dan kebersamaan di lingkungan BPI.
✅Keterlibatan Masyarakat: Kegiatan ini juga meningkatkan partisipasi dan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan keagamaan, memperkuat ikatan sosial di lingkungan Perum BPI.

ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Di penghujung KKN, kami mengadakan lomba antar TPQ 
yaitu berupa lomba mewarnai untuk melatih kreativitas anak.
kami menyiapkan snack untuk seluruh peserta lomba yang berjumlah 38 anak
Pemenang lomba ini diberikan penghargaan berupa piala oleh dosen pembimbing kami.

dokumentasi :

Penutup

Kegiatan perlombaan mewarnai antar TPQ dalam rangka peringatan bulan Muharram di Perum Bumi Pasar Kemis Indah (BPI) ini telah berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat yang besar bagi anak-anak, TPQ, dan masyarakat setempat. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan agama dan kreativitas anak-anak. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terlaksananya kegiatan ini. Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya di masa mendatang.

Bidang pendidikan : 

  1. Belajar mengajar TK&PAUD (calistung dan bermain)

latar belakang

Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam perkembangan anak. Di usia ini, anak-anak berada dalam tahap perkembangan kognitif, sosial, dan motorik yang sangat pesat. Oleh karena itu, pendidikan yang tepat di TK dan PAUD sangat berpengaruh terhadap kemampuan dasar mereka dalam membaca, menulis, dan berhitung (calistung), serta keterampilan sosial mereka. Di Perum Bumi Pasar Kemis Indah (BPI), masih terdapat kebutuhan untuk memperkuat kegiatan belajar mengajar di TK & PAUD agar anak-anak dapat mengembangkan potensi mereka secara optimal.

mengapa kegiatan tersebut perlu dilakukan

Kegiatan belajar mengajar ini perlu dilaksanakan untuk membantu anak-anak di TK & PAUD dalam menguasai kemampuan dasar calistung yang sangat penting untuk persiapan mereka memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Selain itu, melalui aktivitas bermain yang edukatif, anak-anak dapat belajar dengan cara yang menyenangkan, yang akan mendorong minat mereka terhadap belajar dan membantu perkembangan sosial serta emosional mereka. Keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan ini juga membantu dalam mengatasi keterbatasan tenaga pengajar dan memberikan inovasi dalam metode pengajaran.

tujuan kegiatan

1. Meningkatkan Kemampuan Dasar Anak-Anak: Membantu anak-anak menguasai keterampilan dasar membaca, menulis, dan berhitung (calistung).
2. Mengembangkan Keterampilan Sosial: Melalui kegiatan bermain yang terstruktur, anak-anak belajar berinteraksi, berbagi, dan bekerja sama dengan teman sebaya.
3. Mendorong Minat Belajar: Menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga anak-anak tertarik dan termotivasi untuk belajar.
4. Membantu Tenaga Pengajar: Menyediakan bantuan tenaga pengajar tambahan dari mahasiswa KKN untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di TK & PAUD.

siapa saja yg terlibat pada kegiatan

1. Mahasiswa KKN: 
2. Guru TK & PAUD: 
3. Anak-Anak TK & PAUD: Sebagai peserta utama yang mengikuti kegiatan belajar dan bermain.
4. Orang Tua/Wali: Sebagai pendukung yang memotivasi anak-anak mereka untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan.

apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

✅Peningkatan Kemampuan Calistung: Anak-anak mengalami peningkatan dalam kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung.
✅Pengembangan Sosial dan Emosional: Kegiatan bermain membantu anak-anak dalam mengembangkan keterampilan sosial dan emosional mereka.
✅Keterlibatan Orang Tua: Orang tua menjadi lebih terlibat dalam proses pendidikan anak-anak mereka, yang berdampak positif pada perkembangan anak.
✅Peningkatan Kualitas Pendidikan: Kehadiran mahasiswa KKN memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di TK & PAUD di lingkungan BPI.

ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

kami berkolaborasi dengan beberapa TK untuk membantu belajar calistung (baca tulis hitung) dan mengajak bermain anak anak agar melatih keterampilan motorik kasar dan motorik halus anak.
Kami juga mengadakan bimbel setiap jam 8 sampai jam 9 malam di basecamp kami.

Dokumentasi

penutup

Kegiatan belajar mengajar di TK & PAUD (calistung dan bermain) di Perum Bumi Pasar Kemis Indah (BPI) telah memberikan manfaat yang besar bagi anak-anak dan masyarakat setempat. Dengan dukungan dari berbagai pihak, kegiatan ini berhasil dilaksanakan dengan baik, memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus mendidik bagi anak-anak. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan dikembangkan untuk memberikan kontribusi yang lebih besar lagi di masa mendatang. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terlaksananya kegiatan ini.

2. Mengajar anak bimbel

latar belakang

Pendidikan merupakan kunci utama dalam membentuk masa depan generasi muda. Di Perum Bumi Pasar Kemis Indah (BPI), terdapat banyak siswa yang memerlukan dukungan tambahan di luar jam sekolah untuk membantu mereka memahami pelajaran dengan lebih baik. Bimbingan Belajar (Bimbel) menjadi salah satu solusi yang efektif untuk menjembatani kesenjangan pemahaman siswa dalam pelajaran sekolah. Oleh karena itu, mahasiswa KKN berinisiatif untuk mengadakan kegiatan Bimbel guna membantu siswa-siswa di lingkungan BPI dalam meningkatkan prestasi akademik mereka.

mengapa kegiatan tersebut perlu dilakukan

Kegiatan Bimbel ini perlu dilaksanakan karena banyak siswa yang menghadapi kesulitan dalam memahami materi pelajaran di sekolah. Dengan adanya Bimbel, siswa dapat memperoleh penjelasan tambahan, memperdalam pemahaman mereka, dan mengerjakan tugas dengan bimbingan yang lebih intensif. Selain itu, Bimbel juga membantu siswa dalam mempersiapkan ujian, meningkatkan motivasi belajar, dan mengurangi ketertinggalan dalam pelajaran. Kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa KKN untuk berkontribusi secara langsung dalam meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan BPI.

tujuan kegiatan

1. Meningkatkan Pemahaman Akademik: Membantu siswa untuk lebih memahami materi pelajaran yang diajarkan di sekolah.
2. Meningkatkan Prestasi Belajar: Memberikan dukungan tambahan agar siswa dapat mencapai prestasi akademik yang lebih baik.
3. Menumbuhkan Motivasi Belajar: Mendorong siswa untuk lebih bersemangat dalam belajar melalui metode pengajaran yang interaktif dan menarik.
4. Mempererat Hubungan Sosial: Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mempererat hubungan antara siswa, guru, dan mahasiswa KKN

siapa saja yang terlibat pada kegiatan

1. Mahasiswa KKN: Sebagai pengajar dan fasilitator utama dalam kegiatan Bimbel.
2. Siswa-siswa di BPI: Sebagai peserta utama yang mengikuti Bimbel.
3. Orang Tua/Wali: Sebagai pendukung yang memberikan izin dan motivasi kepada anak-anak mereka untuk mengikuti Bimbel.
4. Masyarakat Setempat: Sebagai pihak yang mendukung dan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan Bimbel.

apa dampak bagi masyarakat dan ligkungan

✅Peningkatan Prestasi Akademik: Siswa yang mengikuti Bimbel mengalami peningkatan dalam nilai dan pemahaman materi pelajaran.
✅Penurunan Tingkat Keterlambatan Akademik: Dengan bimbingan tambahan, siswa yang sebelumnya mengalami kesulitan dalam pelajaran dapat mengejar ketertinggalan.
✅Penguatan Komunitas Belajar: Kegiatan ini membantu membangun komunitas belajar yang lebih aktif dan saling mendukung di lingkungan BPI.
✅Keterlibatan Orang Tua: Orang tua menjadi lebih terlibat dalam proses pendidikan anak-anak mereka, yang berdampak positif pada perkembangan akademik dan sosial siswa.

ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Setiap malam sehabis sholat isya kami mengadakan kegiatan bimbingan belajar bersama anak anak yang berada di wilayah GSG, kami bersama sama belajar pelajaran matematika, bahasa inggris dan juga kami membantu anak anak tersebut jika memiliki pekerjaan rumah yang mungkin mereka belum paha

dokumentasi

penutup

Kegiatan Bimbel yang dilaksanakan di Perum Bumi Pasar Kemis Indah (BPI) ini telah berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang besar bagi siswa-siswa yang terlibat. Dengan dukungan dari berbagai pihak, kegiatan ini berhasil membantu siswa dalam memahami pelajaran, meningkatkan motivasi belajar, dan mencapai prestasi akademik yang lebih baik. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan dikembangkan untuk memberikan kontribusi yang lebih besar lagi di masa mendatang. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terlaksananya kegiatan ini.

3. Seminar parenting oleh Ibu Evy Fitria, S.Pdi., M.Pd

latar belakang

Anak-anak adalah aset masa depan bangsa, dan masa pertumbuhan mereka sangat krusial untuk perkembangan fisik dan mental mereka. Pada masa ini, stimulasi yang tepat dapat mendukung perkembangan otak dan kemampuan kognitif anak. Sayangnya, banyak orang tua yang kurang memahami pentingnya stimulasi ini dan bagaimana cara melakukannya dengan benar. Oleh karena itu, diadakanlah Seminar Parenting dengan tema "Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Sesuai dengan Kinerja Otak Anak" untuk memberikan edukasi kepada orang tua di Perum Bumi Pasar Kemis Indah.

mengapa kegiatan tersebut perlu dilakukan

Kegiatan ini penting dilaksanakan karena masih banyak orang tua yang belum memiliki pengetahuan yang memadai tentang cara merangsang tumbuh kembang anak sesuai dengan tahapan perkembangan otaknya. Kurangnya pengetahuan ini dapat berdampak pada perkembangan anak, baik secara fisik maupun mental. Dengan adanya seminar ini, diharapkan orang tua dapat memahami pentingnya memberikan stimulasi yang tepat dan efektif pada anak-anak mereka, sehingga dapat mendukung tumbuh kembang anak yang optimal.

tujuan kegiatan

1. Meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai pentingnya stimulasi dalam perkembangan anak.
2. Memberikan panduan praktis bagi orang tua tentang cara merangsang otak anak sesuai dengan tahap perkembangannya.
3. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran orang tua dalam tumbuh kembang anak.

siapa saja yang terlibat pada kegiatan

1. Tim KKN dari universitas yang melaksanakan program di Pasar Kemis.
2. Ibu Evy Fitria ,S.Pdi.,M.Pd dalam bidang perkembangan anak dan parenting.
3. Warga Perum Bumi Pasar Kemis Indah, terutama para orang tua dan pengasuh anak.

apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

✅Meningkatnya pengetahuan dan kesadaran orang tua tentang pentingnya stimulasi tumbuh kembang anak.
✅Orang tua menjadi lebih memahami bagaimana memberikan stimulasi yang tepat sesuai dengan perkembangan otak anak.
✅Anak-anak di lingkungan Perum Bumi Pasar Kemis Indah diharapkan dapat tumbuh dengan lebih optimal, baik secara fisik maupun mental, karena orang tua yang lebih teredukasi.
✅Terjalinnya hubungan yang lebih erat antara warga dan tim KKN, serta adanya transfer pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat.

ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

terakhir, kami mengajukan seminar parenting dengan tema "Stimulasi tumbuh kembang anak sesuai dengan kinerja otak"
dengan bu evy selaku dosen pembimbing kami sebagai narasumber nya.

dokumentasi

penutup

Seminar Parenting yang dilaksanakan di Perum Bumi Pasar Kemis Indah khususnya di Gedung Serba Guna(GSG) ini telah memberikan dampak positif bagi para orang tua dan lingkungan. Melalui kegiatan ini, diharapkan pengetahuan yang diperoleh dapat terus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga anak-anak di lingkungan ini dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Bidang kesehatan : 

  1. Pin polio 1 dan 2 serta pemberian vit A

latar belakang

Kesehatan anak-anak adalah prioritas utama dalam upaya pembangunan masyarakat yang sehat dan produktif. Penyakit polio merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kelumpuhan permanen pada anak-anak. Oleh karena itu, program imunisasi polio sangat penting untuk mencegah penyebaran virus polio di masyarakat. Selain itu, pemberian vitamin A juga sangat penting untuk mendukung perkembangan dan kesehatan anak-anak, terutama dalam menjaga kesehatan mata dan mencegah defisiensi vitamin A yang dapat menyebabkan kebutaan. Di Perum Bumi Pasar Kemis Indah (BPI), masih terdapat kebutuhan untuk meningkatkan cakupan imunisasi polio dan pemberian vitamin A kepada anak-anak.

mengapa kegiatan tersebut perlu dilakukan

Kegiatan ini perlu dilaksanakan untuk memastikan bahwa semua anak di lingkungan BPI mendapatkan imunisasi polio yang lengkap dan suplemen vitamin A. Imunisasi polio merupakan bagian dari program kesehatan nasional yang bertujuan untuk memberantas penyakit polio, sementara pemberian vitamin A bertujuan untuk mencegah kekurangan gizi mikro yang dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak. Dengan melaksanakan kegiatan ini, diharapkan kesehatan anak-anak di lingkungan BPI dapat terjaga dengan baik, dan risiko terjadinya wabah polio atau defisiensi vitamin A dapat diminimalkan.

tujuan kegiatan

1. Meningkatkan Cakupan Imunisasi: Memastikan semua anak di lingkungan BPI mendapatkan imunisasi polio yang lengkap sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
2. Mencegah Penyebaran Polio: Mengurangi risiko penyebaran virus polio dengan meningkatkan kekebalan tubuh anak-anak melalui imunisasi.
3. Menjaga Kesehatan Mata: Memberikan suplemen vitamin A untuk mencegah defisiensi vitamin A yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan mata dan kebutaan pada anak-anak.
4. Meningkatkan Kesehatan Anak Secara Keseluruhan: Mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak dengan pemberian imunisasi dan vitamin yang diperlukan.

siapa saja yg terlibat pada kegiatan

1. Mahasiswa KKN: Sebagai fasilitator yang membantu dalam pelaksanaan kegiatan, termasuk pendataan dan sosialisasi kepada masyarakat.
2. Tenaga Kesehatan (Puskesmas/POSYANDU): Sebagai pelaksana utama kegiatan imunisasi dan pemberian vitamin A.
3. Orang Tua/Wali: Sebagai pendukung yang membawa anak-anak mereka untuk mengikuti kegiatan imunisasi dan pemberian vitamin.
4. Anak-Anak di BPI: Sebagai peserta utama yang menerima imunisasi polio dan vitamin A.

apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

✅Peningkatan Imunitas Anak-Anak: Anak-anak yang mendapatkan imunisasi polio dan vitamin A memiliki sistem kekebalan yang lebih baik, sehingga lebih terlindungi dari penyakit polio dan kekurangan vitamin A.
✅Peningkatan Kesadaran Masyarakat: Masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya imunisasi dan pemberian vitamin untuk menjaga kesehatan anak-anak.
✅Pengurangan Risiko Wabah: Dengan cakupan imunisasi yang tinggi, risiko terjadinya wabah polio di lingkungan BPI dapat diminimalkan.
✅Perbaikan Kesehatan Masyarakat: Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi pada perbaikan kesehatan anak-anak dan masyarakat di lingkungan BPI.

ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

kami berkolaborasi dengan posyandu untuk acara PIN (pekan imunisasi nasional) polio dan juga pemberian vitamin a kepada anak-anak.

dokumentasi

penutup

Kegiatan Pin Polio 1 dan 2 serta pemberian vitamin A di Perum Bumi Pasar Kemis Indah (BPI) ini telah dilaksanakan dengan baik dan memberikan manfaat yang besar bagi kesehatan anak-anak di lingkungan tersebut. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut setiap tahun, dan cakupan imunisasi serta pemberian vitamin A dapat semakin ditingkatkan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terlaksananya kegiatan ini.

2. Penkes (cara mencuci tangan dengan sabun)

latar belakang

Kebiasaan mencuci tangan dengan sabun merupakan langkah penting dalam pencegahan berbagai penyakit menular, terutama di kalangan anak-anak yang sering beraktivitas dan memiliki risiko tinggi terkena infeksi. Di SDN 4 Pasar Kemis, masih banyak siswa yang belum sepenuhnya memahami pentingnya mencuci tangan dengan benar. Penyuluhan tentang cara mencuci tangan dengan sabun di sekolah diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kebiasaan sehat di kalangan siswa, yang akan berdampak positif pada kesehatan mereka dan mencegah penyebaran penyakit di lingkungan sekolah.

mengapa kegiatan tersebut perlu dilakukan

Penyuluhan ini perlu dilaksanakan karena mencuci tangan dengan sabun adalah salah satu metode paling efektif dalam mencegah penyebaran penyakit, termasuk infeksi saluran pencernaan dan infeksi pernapasan. Banyak siswa, terutama di usia dini, mungkin belum terbiasa atau belum memahami teknik mencuci tangan yang benar. Dengan memberikan edukasi yang tepat di lingkungan sekolah, siswa dapat belajar cara mencuci tangan yang benar dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, yang akan mengurangi risiko mereka terkena penyakit dan memperbaiki kesehatan umum di sekolah.

tujuan kegiatan

1. Meningkatkan Pengetahuan Siswa: Memberikan informasi yang jelas kepada siswa tentang pentingnya mencuci tangan dengan sabun dan bagaimana melakukannya dengan benar.
2. Mengajarkan Teknik Mencuci Tangan: Mengajarkan teknik mencuci tangan yang benar melalui demonstrasi praktis.
3. Mendorong Kebiasaan Sehat: Mendorong siswa untuk rutin mencuci tangan dengan sabun sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari mereka.
4. Mencegah Penyakit: Mengurangi risiko penyebaran penyakit menular di lingkungan sekolah.

siapa saja yg terlibat pada kegiatan

1. Mahasiswa KKN: Sebagai penyaji dan fasilitator penyuluhan, yang bertanggung jawab dalam penyampaian materi dan demonstrasi cara mencuci tangan.
2. Guru SDN 4 Pasar Kemis: Sebagai pendukung yang membantu koordinasi dan memberikan dukungan selama kegiatan berlangsung.
3. Siswa SDN 4 Pasar Kemis: Sebagai peserta yang mengikuti penyuluhan dan praktik mencuci tangan.
4. Petugas Kesehatan: Jika ada, sebagai mitra yang memberikan dukungan teknis dan informasi kesehatan tambahan.

apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

✅Peningkatan Kesadaran Kesehatan: Siswa menjadi lebih sadar akan pentingnya mencuci tangan dengan sabun untuk mencegah penyakit.
✅Peningkatan Praktik Kebiasaan Sehat: Siswa menerapkan teknik mencuci tangan yang benar secara rutin dalam kehidupan sehari-hari.
✅Pengurangan Risiko Penyakit: Dengan mencuci tangan secara teratur dan benar, risiko penyebaran penyakit menular di sekolah dapat dikurangi.
✅Peningkatan Kesehatan Sekolah: Kegiatan ini berkontribusi pada lingkungan sekolah yang lebih sehat dan higienis.

ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

kami juga mengadakan pendidikan kesehatan berupa cara mencuci tangan dengan sabun kepada anak-anak di SDN Pasar Kemis IV

dokumentasi

penutup

Kegiatan penyuluhan tentang cara mencuci tangan dengan sabun di SDN 4 Pasar Kemis telah dilaksanakan dengan baik dan memberikan manfaat yang besar bagi siswa dan lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dan meningkatkan kebiasaan mencuci tangan yang benar. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

3. Kesehatan terpadu menuju masyarakat sehat (cek gula darah, asam urat dan kolesterol)

latar belakang

Kesehatan adalah aspek penting dalam kehidupan masyarakat yang mempengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan. Penyakit kronis seperti diabetes, gangguan asam urat, dan kolesterol tinggi semakin umum terjadi dan dapat menimbulkan komplikasi serius jika tidak terdeteksi atau diobati dengan baik. Di Perum Bumi Pasar Kemis Indah (BPI), kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin masih rendah. Oleh karena itu, penting untuk melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan terpadu untuk meningkatkan kesadaran dan mengidentifikasi masalah kesehatan sejak dini.

mengapa kegiatan tersebut perlu dilakukan

1. Pencegahan Penyakit: Pemeriksaan kesehatan rutin seperti cek gula darah, asam urat, dan kolesterol dapat membantu dalam deteksi dini penyakit kronis dan mencegah komplikasi lebih lanjut.
2. Kesadaran Kesehatan: Meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk menjaga kesehatan tubuh.
3. Intervensi Dini: Memungkinkan intervensi medis yang lebih cepat dan efektif untuk mengelola kondisi kesehatan yang terdeteksi.
4. Pendidikan Kesehatan: Memberikan informasi dan pendidikan mengenai pengelolaan dan pencegahan penyakit yang berkaitan dengan gula darah, asam urat, dan kolesterol.

tujuan kegiatan

1. Deteksi Dini Penyakit: Menyediakan layanan pemeriksaan untuk mendeteksi masalah kesehatan seperti diabetes, gangguan asam urat, dan kolesterol tinggi secara dini.
2. Meningkatkan Kesadaran Kesehatan: Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan pengelolaan kondisi kesehatan.
3. Memberikan Edukasi: Memberikan informasi dan edukasi tentang cara mengelola dan mencegah penyakit yang terkait dengan gula darah, asam urat, dan kolesterol.
4. Meningkatkan Kualitas Hidup: Membantu masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan kualitas hidup mereka melalui pemantauan dan intervensi kesehatan yang tepat.

siapa saja yg terlibat pada kegiatan

1. Mahasiswa KKN: Sebagai fasilitator yang membantu dalam pelaksanaan kegiatan, termasuk pendataan peserta dan penyampaian informasi.
2. Tenaga Kesehatan (Puskesmas atau Klinik): Sebagai pelaksana pemeriksaan kesehatan yang berkompeten dan memberikan hasil serta saran medis.
3. Masyarakat BPI: Sebagai peserta yang mengikuti pemeriksaan kesehatan.
4. Petugas Kesehatan Tambahan (Jika Ada): Sebagai mitra yang mendukung dalam penyuluhan dan memberikan informasi kesehatan tambahan.

apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

✅Peningkatan Kesadaran Kesehatan: Masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan pengelolaan kesehatan pribadi.
✅Deteksi Dini Penyakit: Kondisi kesehatan yang terdeteksi lebih awal memungkinkan tindakan pencegahan dan pengelolaan yang lebih efektif.
✅Peningkatan Kualitas Hidup: Masyarakat yang mendapatkan pemeriksaan dan edukasi kesehatan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka melalui pemeliharaan kesehatan yang lebih baik.
✅Pendidikan Kesehatan: Memberikan pengetahuan yang berguna tentang pencegahan dan manajemen penyakit, serta cara hidup sehat.

ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

di akhir KKN, kami mengadakan acara berupa cek kesehatan, yaitu cek gula darah, asam urat dan kolesterol kepada ibu ibu dan bapa bapa yang mengikuti senam.

dokumentasi

penutup

Kegiatan pemeriksaan kesehatan terpadu yang meliputi cek gula darah, asam urat, dan kolesterol di Perum Bumi Pasar Kemis Indah (BPI) telah dilaksanakan dengan baik dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Bidang sosialisasi lingkungan : 

  1. Sosialisasi bersama KWT tiga kali dalam seminggu

latar belakang

Lingkungan yang sehat dan produktif merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat. Di Pasar Kemis, khususnya di Ghara, peran Kelompok Wanita Tani (KWT) sangat vital dalam menjaga dan mengembangkan lingkungan melalui kegiatan pertanian skala kecil. Namun, untuk memaksimalkan potensi ini, diperlukan peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, program sosialisasi yang dilakukan tiga kali seminggu bersama KWT diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterlibatan anggota KWT dalam menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan produktivitas pertanian.

mengapa kegiatan tersbeut perlu dilakukan

1. Banyak anggota KWT yang memerlukan pembaruan informasi dan pengetahuan tentang praktik pertanian berkelanjutan.
2. Sosialisasi rutin dapat mendorong perubahan perilaku dan praktik yang lebih ramah lingkungan.
3. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat peran wanita dalam menjaga lingkungan melalui kegiatan pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
4. Dengan adanya sosialisasi, diharapkan anggota KWT dapat saling bertukar pengalaman dan pengetahuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil tani mereka.

tujuan kegiatan

1. Meningkatkan kesadaran anggota KWT tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui praktik pertanian yang berkelanjutan.
2. Memberikan pengetahuan praktis mengenai teknik pertanian ramah lingkungan.
3. Memperkuat jaringan dan kerjasama antara anggota KWT dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan komunitas setempat.
4. Mendorong anggota KWT untuk menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kualitas lingkungan di Ghara.

siapa saja yg terlibat pada kegiatan

1. Tim KKN dari universitas yang melaksanakan program di Pasar Kemis.
2. Anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) di Graha.
3. Narasumber yang ahli dalam bidang pertanian berkelanjutan dan lingkungan.
4. Perwakilan dari dinas pertanian dan lingkungan setempat.

apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

✅Peningkatan pengetahuan anggota KWT tentang teknik pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
✅Lingkungan di Ghara menjadi lebih hijau dan sehat karena praktik pertanian yang lebih baik dan berkelanjutan.
✅Meningkatnya hasil tani yang berkualitas sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan anggota KWT dan masyarakat sekitar.
✅Terbangunnya komunitas yang lebih peduli terhadap lingkungan dan mampu menjaga kelestariannya.

ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Sesuai dengan tema KKN terpadu UMT 2024 yaitu sustainable living 
kami berkolaborasi dengan organisasi KWT (kelompok wanita tani) untuk melanjutkan pemberdayaan lahan yang ada,dengan menanam tanaman, seperti kangkung dan bayam.
dan kami juga memberikan bibit tanaman toga kepada kwt dengan harapan agar dapat lebih memaksimalkan pemanfaatan lahan yang ada

dokumentasi

penutup

Sosialisasi yang dilakukan bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) di Ghara ini telah memberikan manfaat yang signifikan bagi anggota KWT dan masyarakat sekitar. Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota KWT dapat terus menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk menjaga lingkungan dan meningkatkan produktivitas pertanian. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi komunitas lain di Pasar Kemis untuk mengadakan program serupa yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Bidang sosialisasi masyarakat :

  1. Peringatan Hut RI ke 79 dan karnaval budaya

latar belakang

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 merupakan momen penting bagi seluruh rakyat Indonesia. Di Perumahan Bumi Pasar Kemis Indah (BPI), semangat nasionalisme dan kebersamaan masyarakat perlu terus dipupuk melalui berbagai kegiatan yang mengedepankan nilai-nilai persatuan dan budaya. Salah satu cara untuk merayakan momen bersejarah ini adalah dengan mengadakan karnaval budaya yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sebagai upaya untuk melestarikan dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada generasi muda.

mengapa kegiatan tersebut perlu dilakukan

1. Peringatan HUT RI merupakan wujud rasa syukur dan penghargaan atas jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.
2. Karnaval budaya dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, terutama generasi muda, tentang pentingnya menjaga dan melestarikan kebudayaan nasional.
3. Kegiatan ini juga berfungsi sebagai media untuk memperkuat rasa kebersamaan, persatuan, dan solidaritas di antara warga BPI.
4. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tercipta suasana yang meriah dan penuh semangat nasionalisme di lingkungan BPI.

tujuan kegiatan

1. Merayakan HUT RI ke-79 dengan penuh semangat kebersamaan dan nasionalisme.
2. Meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, akan pentingnya melestarikan kebudayaan nasional.
3. Mempererat hubungan sosial antarwarga di BPI melalui partisipasi aktif dalam karnaval budaya.
4. Menciptakan suasana yang kondusif dan harmonis di lingkungan BPI dengan berbagai kegiatan yang menghibur dan edukatif.

siapa saja yang terlibat pada kegiatan

1. Tim KKN dari universitas yang melaksanakan program di Bumi Pasar Kemis Indah (BPI).
2. Warga BPI dari berbagai usia dan latar belakang.
3. Kelompok seni dan budaya lokal yang berpartisipasi dalam karnaval.
4. Perangkat desa dan panitia pelaksana peringatan HUT RI ke-79 di BPI.

apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

✅Meningkatnya semangat nasionalisme dan kebersamaan di antara warga BPI.
✅Peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya lokal dan nasional.
✅Terjalinnya hubungan yang lebih erat dan harmonis antarwarga melalui partisipasi dalam kegiatan bersama.
✅Lingkungan BPI menjadi lebih hidup dan penuh semangat selama perayaan HUT RI ke-79.

ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

kami berkolaborasi dengan pemuda perum BPI untuk memeriahkan acara karnaval 17an, kami bekerjasama dalam mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan tersebut, peserta karnaval merupakan penduduk daerah yang berada di sekitar wilayah BPI, masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut juga tampil dengan kompak dan kreatif untuk memenangkan hadiah yang telah disiapkan dalam acara tersebut juga terdapat dorpriz yang menarik, tapi sebelum itu kami bersama sama berkeliling disekitar wilayah BPI dan terdapat beberapa juri yang akan menilai kreativitas dan semangat para warga

dokumentasi

penutup

Peringatan HUT RI ke-79 dan Karnaval Budaya di Bumi Pasar Kemis Indah (BPI) telah berjalan dengan sukses dan memberikan dampak positif bagi seluruh warga. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sebagai media edukasi dan penguatan sosial di lingkungan BPI. Kami berharap semangat kebersamaan dan nasionalisme yang tercipta melalui kegiatan ini dapat terus dijaga dan diteruskan dalam kegiatan-kegiatan lainnya di masa mendatang.

2. Pembuatan buket dan penyuluhan tentang hak merek

latar belakang

Kreativitas dan inovasi dalam dunia usaha semakin berkembang, termasuk dalam pembuatan buket yang kini menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan. Namun, di tengah persaingan yang ketat, penting bagi para pelaku usaha untuk memahami hak merek sebagai upaya melindungi identitas dan reputasi produk mereka. Oleh karena itu, kegiatan pembuatan buket yang diikuti dengan penyuluhan tentang hak merek di Bumi Pasar Kemis Indah (BPI) dilaksanakan untuk memberikan wawasan dan keterampilan praktis kepada masyarakat, terutama mereka yang berminat atau telah terjun dalam bisnis kreatif.

mengapa kegiatan tersebut perlu dilakukan

1. Masyarakat membutuhkan keterampilan baru yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha, seperti pembuatan buket.
2. Pemahaman tentang hak merek sangat penting bagi para pelaku usaha untuk melindungi produk mereka dari peniruan dan pelanggaran hukum.
3. Dengan adanya penyuluhan, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya hak merek dan cara mengurusnya secara legal.
4. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk lokal dengan perlindungan merek yang kuat.

tujuan kegiatan

1. Memberikan pelatihan praktis kepada masyarakat tentang cara membuat buket yang kreatif dan bernilai jual.
2. Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya hak merek dalam dunia usaha.
3. Membekali masyarakat dengan pengetahuan tentang prosedur pendaftaran merek dan perlindungannya secara hukum.
4. Mendorong masyarakat untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan produk mereka serta melindungi hasil kreativitas mereka dengan hak merek.

siapa saja yang terlibat pada kegiatan

1. Tim KKN dari universitas yang melaksanakan program di Bumi Pasar Kemis Indah (BPI).
2. Warga BPI yang tertarik untuk belajar membuat buket dan mendapatkan informasi tentang hak merek.
3. Narasumber yang ahli dalam bidang usaha kreatif dan hak kekayaan intelektual.
4. Perangkat desa dan komunitas lokal yang mendukung pelaksanaan kegiatan.

apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

✅ Meningkatnya keterampilan masyarakat dalam membuat buket yang dapat dijadikan peluang usaha.
✅ Peningkatan kesadaran akan pentingnya hak merek dalam melindungi produk dari peniruan dan pelanggaran.
✅ Masyarakat menjadi lebih kreatif dan berdaya saing dalam mengembangkan usaha lokal mereka.
✅ Terciptanya lingkungan yang lebih sadar akan pentingnya inovasi dan perlindungan hukum dalam dunia usaha.

ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

kami Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang memberdayakan ibu ibu untuk memelajari cara membuat buket sederhana yang berbahan dasar snack, mereka sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini

dokumentasi

penutup

Kegiatan pembuatan buket dan penyuluhan tentang hak merek di Bumi Pasar Kemis Indah (BPI) telah berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan keterampilan baru yang diperoleh serta pemahaman tentang hak merek, diharapkan masyarakat dapat mengembangkan usaha mereka dengan lebih percaya diri dan terlindungi secara hukum. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi awal dari pengembangan lebih lanjut dalam bidang usaha kreatif di lingkungan BPI.

 

Penulis

Ferdian Ramora

Ferdian Ramora

S1-Pend. Bahasa Inggris