LAPORAN AKHIR KEGIATAN KKN TERPADU DESA CARINGIN KECAMATAN CISOKA KABUPATEN TANGERANG

LAPORAN AKHIR KEGIATAN KKN TERPADU DESA CARINGIN KECAMATAN CISOKA KABUPATEN TANGERANG

: Senin, 26 Agustus 2024 : Caringin
  1. LATAR BELAKANG KEGIATANPalsafah pendidikan yang didasarkan pada Undang-undang Dasar 1945 dan Undang-undang No 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional menyatakan bahwa kuliah kerja nyata (KKN) adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan kekuatan spiritual, keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, dan keterampilan.

Untuk mempelajari catur darma Universitas Muhammadiyah. Kursi kerja sama adalah komponen penting dari program pendidikan tinggi. Penetapan ini didasarkan pada amanat yang dikeluarkan oleh presiden Republik Indonesia pada Februari 1972. yang mendorong siswa untuk bekerja di desa selama waktu tertentu untuk tinggal dan membantu masyarakat pedesaan menyelesaikan masalah pembangunan sebagian dari kurikulum.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah cara untuk melembagakan pengetahuan dan membantu masyarakat secara langsung. Kuliah Kerja Nyata (KKN) diharapkan dapat menangani masalah nyata yang majemuk dan terpadu karena merupakan kegiatan kelompok yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu. Tri Darma Perguruan Tinggi, yang mencakup Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian pada Mastarakat, adalah satu dan sama. Universitas sudah merencanakan kegiatan yang dikenal sebagai Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Oleh karena itu, salah satu dari Tri Darma Perguruan Tinggi adalah pengabdian pada masyarakat dan penerapan ilmu pengetahuan yang dipelajari di meja kuliah. Karena kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) memiliki tujuan yang sangat cepat untuk memajukan kehidupan masyarakat, program KKN akan memberikan pengetahuan dan pengalaman langsung kepada mahasiswa yang mengikutinya.

Selain itu, program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi masyarakat dalam berbagai bidang ilmu, seperti sosial, budaya, keagamaan, dan bidang lain. Program KKN dapat menyentuh masyarakat secara langsung dan membangun program pemerintah daerah.

Oleh karena itu, program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dapat memberikan manfaat yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Program-program yang dilaksanakan selama proses KKN dapat memberikan kontribusi dalam kehidupan masyarakat setempat karena program-program tersebut sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat dan dapat dirasakan secara langsung.

Hal ini berdasarkan materi pendidikan dan kebudayaan yang menyatakan bahwa:

  1. Pendidikan tinggi harus merupakan bagian integral dari usaha-usaha pembangunan nasional maupun regional.
  2. Pendidikan tinggi harus merupakan penghubung antara dua yaitu ilmu pengetahuan dan teknologi dengan masyarakat.
  3. Menciptakan serta memadukan relevansi antara program studi, terutama perangkat administrasi kurikulum dengan keadaan yang nyata.

Peran mahasiswa sebagai agen pembaharuan harus mampu memposisikan diri ditengah-tengan masyarakat selama mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Sama (KKN). Selain itu mahasiswa dituntut berperan mengaplikasikan ilmunya sebagai fasilitator dan dimanisator pembangunan di tengah masyarakat. Untuk itu peran yang harus diemban oleh mahasiswa adalah :

  1. Pemberi informasi

Sebagai orang terpelajar, mahasiswa memiliki sentuhan media yang relative cukup tinggi sehingga memiliki informasi yang dapat disampaikan kepada masyarakat berupa ide baru bernuansa perbedayaan.

  1. Pemberi motivasi

Mahasiswa memiliki posisi yang jauh lebih menguntungkan untuk memperoleh kepercayaan masyarakat agar mau melaksanakan untuk memperoleh kepercayaan masyarakat agar mau melaksanakan suatu program atau kegiatan. Mahasiswa tinggal bersama-sama masyarakat sehingga dapat mengetahui berbagai aspek kehidupan masyarakat, kebutuhan dan aspirasi masyarakat sehingga mudah untuk digerakkan.

  1. Pelancar proses difusi inovasi

Dalam proses ini setiap anggota masyarakat yang menjadi sasaran akan mengalami suatu keadaan yang hasil akhirnya ialah menerima atau menolak inovasi.

  1. Penghubung antar sistem

Berbagai program instansi pemerintah terhadap masyarakat yang tidak dapat diakses oleh masyarakat sehingga diperlukan peran mahasiswa sebagai penghubung antar masyarakat dengan pemerintah.

Dalam hal ini mahasiswa calon sarjana selalu di identikkan dengan guru pengajar ataupun dosen yang slalu berhubungan dengan dunia pendidikan. Yang memberikan sumbangsi dan tenaganya untuk mengajar dan membimbing, realitas yang terjadi bahwa mahasiswa selain sebagai tenaga pengajar mereka juga harus mampu bersosialisasi dengan masyarakat di lingkungan sekitar pembuktian bahwa ilmu yang didapat bisa dirasakan oleh masyarakat sekitar tanpa harus di identikkan dengan dunia pendidikan yang formal tetapi harus mampu memberikan dedikasi kepada masyarakat.

Fakta, bahwa masyarakat minoritas ada yang tidak mampu untuk mengikuti jenjang pendidikan formal karena berbagai faktor penghambat salah satunya masalah ekonomi, dampaknya masyarakat tidak bisa membaca, sehingga akan merembet pada pendidikan anak yang tidak berpendidikan sehingga tidak mampu mencerdaskan generasi-generasi yang akan menjadi estafet bangsa. Selain itu juga dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini juga mahasiswa harus mampu memberikan solusi atas semua rentetan permasalahan yang terjadi, yaitu dengan di terjunkan secara langsung dilapangan agar mahasiswa bisa memberikan ide kreatifnya terhadap permasalahan yang terjadi.

Perubahan iklim dan kerusakan lingkungan juga adalah isu global yang semakin mendesak, memerlukan perhatian dan tindakan dari berbagai lapisan masyarakat. Konsep "green sustainable living" atau hidup berkelanjutan yang ramah lingkungan menjadi salah satu solusi untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut. Konsep ini tidak hanya mencakup penggunaan sumber daya alam yang efisien, tetapi juga melibatkan perubahan perilaku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Desa Caringin, yang terletak di Kecamatan Cisoka, merupakan salah satu kawasan yang memiliki potensi besar untuk menerapkan prinsip-prinsip green sustainable living. Dengan keberadaan sumber daya alam yang melimpah dan kekayaan budaya lokal, desa ini memiliki kesempatan untuk menjadi model dalam penerapan praktik-praktik berkelanjutan. Namun, tantangan seperti keterbatasan pengetahuan, sumber daya, dan infrastruktur yang ada di desa dapat menghambat upaya tersebut.

Dalam konteks ini, Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan tema "Green Sustainable Living" bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam upaya pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Desa Caringin. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Caringin akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menerapkan praktik-praktik berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Komitmen dan dukungan dari semua pihak, termasuk mahasiswa, masyarakat, pemerintah desa, dan lembaga terkait, akan sangat menentukan keberhasilan program ini.

Kami berharap bahwa inisiatif ini tidak hanya akan memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga akan menjadi landasan untuk perubahan yang lebih besar di masa depan. Desa Caringin berpotensi menjadi contoh inspiratif dalam penerapan green sustainable living, menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat untuk generasi mendatang.

2. MENGAPA KEGIATAN TERSEBUT PERLU DILAKSANAKAN

kegiatan KKN adalah untuk memberikan bekal kepada calon-calon sarjana melalui kegiatan terpadu antara pendidikan dan pengarahan, penelitian serta pengalaman ilmu pengetahuan dan teknologi dengan cara mahasiswa tinggal di Desa dan bekerja dalam jangka waktu lebih kurang sebulan, guna untuk membantu masyarakat pedesaan dalam melaksanakan pembangunan membantu melancarkan masalah-masalah yang dihadapi sebagai bagian dari kurikulum pendidikan.

3. TUJUAN KEGIATAN

Sedangkan tujuan dari KKN adalah agar perguruan tinggi menghasilkan sarjana sebagai kader penerus pembangunan yang lebih menghayati permasalahan yang sangat komplek yang dihadapi oleh masyarakat dalam pembangunan dan belajar menanggulangi permasalahan tersebut secara pragmatis dan interdispliner. Hal ini juga untuk mendekatkan perguruan tinggi kepada masyarakat dan lebih menyesuaikan pendidikan perguruan tinggi kepada tuntunan pembangunan serta membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan mempersiapkan kader-kader pembangunan diperdesaan.

4. SIAPA SAJA YANG TERLIBAT PADA KEGIATAN

  • Mahasiswa: Anggota kelompok KKN yang melakukan kegiatan di Desa Caringin.
  • Masyarakat Desa Caringin: Masyarakat setempat yang berpartisipasi dalam kegiatan dan mendapatkan manfaat dari program.
  • Pemerintah Desa Caringin: Kepala Desa dan perangkat desa yang memberikan dukungan dan bantuan.
  • Lembaga Terkait: Universitas Muhammadiyah Tangerang dan LP3M yang mendukung kegiatan.

5. APA DAMPAK BAGI MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN 

Kegiatan KKN di Desa Caringin telah memberikan dampak positif yang signifikan, terutama dalam peningkatan keamanan melalui pemasangan plang jalan dan edukasi masyarakat terkait praktik hidup berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat desa caringin. 

6. PELAKSANAAN KEGIATAN

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa melakukan pendataan dan pemetaan kondisi desa, baik dari segi demografi, geografi, maupun sosial-ekonomi. Program kerja yang dirancang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dilaksanakan dengan melibatkan partisipasi aktif warga.

Pelaksanaan Kegiatan Progran Kerja Harian

 

Tanggal Mulai

Aktivitas Program Kerja

Jam

Lokasi

29 Juli – 9 Agustus 2024

Mengajar di SDN caringin 3

07.30 – 12.00

SDN Caringin 3

29 Juli – 9 Agustus 2024

Mengajar di PAUD Gurame 

07.30 – 10.00

PAUD Gurame

29 Juli – 9 Agustus 2024

Mengajar bimbel anak-anak

Sore ( 16.00 – selesai )

Posko KKN

Penjelasan : 

  • Aktivitas ini dilakukan secara rutin setiap hari dalam rentang waktu yang sudah ditentukan.
  • Aktivitas meliputi pengajaran di berberapa mata pelajaran ( Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Hafalan surah-surah pendek ) pada jadwal yang telah ditetapkan.

Pelaksanaan Kegiatan Program Kerja Mingguan

 

Tanggal

Aktivitas Progam Kerja

Hari

Lokasi

27 juli 2024

Senam bersama Ibu-Ibu desa Caringin

Sabtu

Balai desa Caringin

28 Juli 2024

Olahraga bersama / Fun Match bola anak-anak

Minggu 

Lapangan bola desa Caringin

3 agustus 2024

Olahraga bersama / Fun Match futsal bersama remaja karang taruna

Sabtu 

Lapangan Futsal

4 agustus 2024

Kerja bakti di desa Caringin

Minggu 

Desa Caringin

8-17 agustus 2024

Panitian lomba volly 17 agustusan desa Caringin

Kamis – sabtu 

Lapangan Volly desa Caringin

10 Agustus 2024

Jalan- jalan santai sekecamatan Cisoka

Sabtu 

Kantor kecamatan Cisoka

11 Agustus 2024

Lomba mewarnai sekecamatan Cisoka

Minggu 

Kantor Kecamatan Cisoka

10 – 17 Agustus 2024

Mulai lomba volly 17 agustusan 

Sabtu – sabtu 

Lapangan Volly desa Caringin

12 agustus 2024

Bioskop mini edukasi film sejarah

Senin 

SDN Caringin III

17 Agustus 2024 

Panitian lomba 17 agustusan di desa Caringin

Sabtu 

Lapangan Volly desa Caringin

18 Agustius 2024

Lomba – lomba 17 agustusan 

minggu

Lapangan Volly desa Caringin

 

Penjelasan : 

  • Aktivitas mingguan yang dilakukan pada hari-hari dan jam tertentu.
  • Melibatkan berbagai jenis kegiatan dari olahraga hingga event lomba dengan lokasi yang bervariasi

Pelaksanaan Kegiatan Program Akhir 

 

Aktivitas Program Kerja

Lokasi

Status

Membuat plang jalan

Kp. Leuwidahu, Kp. Cibangke, Kp. Cibadak, Kantor Desa Caringin

 

Penjelasan :

  • Aktivitas program kerja akhir yang dilakukan dibeberapa lokasi untuk pembuatan plang jalan

Berdasarkan pelaksanaan program kerja (proker) selama periode KKN yang berlangsung dari tanggal 24 Juli hingga 24 Agustus 2024, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut:

Pencapaian Program Harian:

  • Semua kegiatan pengajaran di SDN Caringin 3, PAUD Gurame, dan Bimbel Anak-anak telah terlaksana sesuai jadwal. Aktivitas ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di masing-masing lembaga.
  • Pengajaran yang dilakukan secara rutin menunjukkan adanya dampak positif terhadap perkembangan pendidikan anak-anak di wilayah tersebut.

Pencapaian Program Mingguan:

  • Berbagai aktivitas mingguan, seperti olahraga bersama, kerja bakti, dan lomba-lomba 17an, berhasil dilaksanakan dengan baik. Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya meningkatkan semangat kebersamaan tetapi juga memfasilitasi partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai acara.
  • Kegiatan seperti panitia lomba dan bioskop mini edukasi menunjukkan keberhasilan dalam penyelenggaraan acara yang mendidik dan menghibur.

Pencapaian Program Akhir:

  • Pembuatan plang jalan di beberapa lokasi telah selesai dan memberikan kontribusi nyata terhadap infrastruktur desa. Plang jalan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan aksesibilitas dan informasi di wilayah tersebut.
  • Secara keseluruhan, pelaksanaan proker KKN ini telah berjalan dengan baik dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Keterlibatan aktif dari semua pihak, termasuk mahasiswa dan masyarakat, menjadi kunci keberhasilan dalam setiap kegiatan.

DOKUMENTASI KEGITAN PROKER SELAMA KKN 

 

Pelepasan KKN di stadion Benteng 

Kantor Desa Caringin 

 

foto bersama Bapak Kepala Desa Caringin 

 

Senam Bersama warga desa Caringin 

 

Kegiatan Pin Polio di Posyandu gurame 

Mengajar di PAUD Gurame desa Caringin 

 

Bioskop mini edukasi sejarah 

 

Bimbingan belajar pada anak-anak 

 

Pemasangan Plang Jalan 

Kegiatan 17 Agustusan di desa Caringin 

Kegiatan 17 Agustusan di desa Caringin 

 

Perizinan untuk pemasangan plang jalan 

Penutupan KKN kepada Kepala Desa dan DPL 

 

 

Penulis

Evina Septiani

Evina Septiani

S1-Pend. Bahasa Inggris