Laporan Akhir Kegiatan KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang Desa Mekarsari 2024

Laporan Akhir Kegiatan KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang Desa Mekarsari 2024

: Rabu, 24 Juli 2024 : Desa Mekarsari

Latar belakang kegiatan

     Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk suatu pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Dalam pengabdian ini mahasiswa diberikan pengalaman belajar untuk hidup di tengah-tengah masyarakat di luar kampus dan ikut serta membantu masyarakat dalam menangani dan merupakan salah satu bagian dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Bagi masyarakat sasaran kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan motivasi dan inovasi dalam bidang pembangunan. Kegiatan ini bertujuan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat sekaligus mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam berinteraksi dan berkolaborasi dengan masyarakat.

 

Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

     Kegiatan KKN ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar berkontribusi langsung kepada masyarakat, dan memperkuat keterampilan sosial dan profesional mereka. Kegiatan ini perlu dilakukan karena memiliki dampak yang signifikan bagi masyarakat dan mahasiswa. Melalui kegiatan KKN ini diharapkan dapat menjadi jalan jembatan bagi mahasiswa untuk menuju kehidupan yang sesungguhnya, yang di mana mereka mampu merealisasikan ide-ide atau menemukan pemecahan masalah dalam masyarakat melalui mekanisme sistem kerja interdisipliner keilmuan masing-masing.
 

Tujuan kegiatan

      Tujuan dari pelaksanaan KKN adalah sebagai kewajiban mahasiswa  dalam membangun suatu ketercapaian yang bisa mengubah dan memajukan pandangan yang mendasarkan keadilan serta wawasan keilmuan dalam kemasyarakatan sekaligus memperdalam pengetahuan mahasiswa tentang manfaat pendidikan, meningkatkan tanggung jawab. Dengan adanya KKN juga dapat menggali potensi dasar-dasar pengembangan dalam kemasyarakatan
 

Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

  • Bapak Adam Isrok , S.E, M.M selaku Dosen Pembimbing Lapngan (DPL) Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang.
  • Ibu Fadlah, S.E selaku kepala Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang
  • Bapak Enja, selaku Ketua RT Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang
  • Bapak dan Ibu Kampung Desa Mekarsari yang telah memberikan bantuan selama pelaksanaan KKN
  • Bapak/Ibu guru pengajar SDN Mekarsari 1
  • Ibu-Ibu PKK, Desa Mekarsari
  • Seluruh adik adik yang selalu turut serta dalam setiap kegiatan
  • Masyarakat Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang
  • Semua pihak yang tidak mungkin kami sebutkan satu persatu yang telah membantu kelancaran pelaksanaan KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang 2024 di Desa Mekarsari


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

      Desa Mekarsari adalah sebuah Desa yang terletak di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten. Desa Ini berada di wilayah yang dekat dengan Ibu Kota Kabupaten dan data diakses melalui beberapa jalur transportasi darat. Penduduknya terdiri dari berbagai kelompok etnis dan agama, dengan mayoritas berprofesi sebagai petani, buruh, dan pekerja disektor informal. Ekonomi Desa Mekarsari sebagian besar didukung oleh sektor pertanian, dengan tanaman seperti padi, sayuran, dan buah-buahan. Terdapat juga usaha kecil menengah yang bergerak di bidang perdagangan dan jasa.
 

  1. Bidang Pendidikan dan Keagamaan

      Desa Mekarsari dihadapkan dengan masalah pendidikan anak usia 7-13 tahun, seperti ada dari mereka yang belum bisa baca tulis dan beberapa anak bahkan tidak sekolah. Mirisnya anak-anak kecil usia mereka memang tidak disekolahkan oleh orang tuanya sehingga masih belum bisa membaca dan menulis. Penduduk yang memiliki tingkat pendidikan di Desa Mekarsari juga lumayan rendah, dengan banyaknya warga yang hanya tamatan SMP maupun SMA. Dengan observasi yang kami lakukan banyaknya anak SD yang sarana prasarananya masih kurang memadai contohnya minat baca masyarakat masih kurang sekali. Mereka hanya memiliki minset tamatan SMA sudah cukup karena nantinya juga kerja di PT dengan ijazah SMA mereka bisa mendaftar kerja di PT yang ada di sekitar Tangerang.

Pendidikan merupakan suatu hal yang penting dalam memajukan tingkat SDM (Sumber Daya Manusia) yang dapat berpengaruh dalam jangka panjang pada peningkatan perekonomian. Data tentang lembaga pendidikan formal di Desa Mekarsari adalah sebagai berikut.

SD/MI               : l lembaga

TPQ/MADIN    : 2 lembaga

Selain dalam bidang pendidikan Desa Mekarsari juga memiliki potensi dalam bidang Keagamaan. Agama yang dianut oleh masyarakat Desa Mekarsari 100% adalah agama Islam. Kegiatan keagamaan yang dilaksanakan masyarakat Desa Mekarsari sangat beragam. Mulai dari tahlilan, yasinan, santunan anak yatim dan lain sebagainya. Tempat ibadah atau masjid berjumlah 1 dan terdapat 3 Mushola yang terdapat di Desa Mekarsari.

     2. Bidang Ekonomi

      Permasalahan dibidang ekonomi masyarakat Desa Mekarsari tergolong ekonomi yang rendah, karena masyarakat di sana masih bergantung bekerja di PT serta dengan bekerja dengan membuka UMKM sendiri di daerah sana. Karena banyaknya masyarakat yang bekerja sebagai buruh masyarakat di sana tidak memiliki usaha lain selain UMKM dan bekerja di PT dengan minset mereka bekerja di PT sudah cukup bagi mereka dengan kehidupan di sana. Masyarakat di sana ibu-ibu juga ada beberapa membuka usaha sendiri untuk mencukupi kehidupan sehari-hari masyarakat Desa Mekarsari memanfaatkan situasi orang-orang yang bekerja di PT atau pun buruh lainya untuk makan siang dan mencari makanan di daerah Desa Mekarsari. Selain itu, masyarakat Desa Mekarsari juga ada bekerja sebagai petani dan tukang bangunan, para petani memanfaatkan lahan sawah yang ada di Desa Mekarsari untuk di jadikan penghasilan bagi kehidupan mereka di Desa Mekarsari. Selain itu, ada sebagian warga yang paham dan sadar bagaimana cara mengelola limbah rumah tangga yang kemungkinan bisa dijadikan sumber pemasukan, contohnya seperti mengumpulkan botol-botol bekas yang sudah tidak lagi di pakai.

      3. Bidang Hukum

   Dalam bidang ini masyarakat Desa Mekarsari Kampung Pondok Cikurus sangat taat terhadap aturan hukum yang berlaku, terbukti dari sebagian besar penduduk sudah memiliki KTP, Kartu Keluarga bahkan juga Surat tanah.

    4.  Bidang Kesehatan

      Kesehatan adalah satu layanan sosial dasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah sebagai kewajibannya untuk menjaga kesejahteraan masyarakat serta lingkungan agar tercipta keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Program bidang kesehatan yang sudah ada di Desa Mekarsari Kampung Pondok Cikurus yaitu posyandu lansia dan kelas ibu serta posyandu balita yang dilaksanakan di setiap dusun. Program ini sudah berjalan namun ada beberapa program yang masih belum berjalan seperti penyuluhan tentang kesehatan dan senam untuk lansia. Hal ini dikarenakan kurangnya personil tenaga medis, di mana hanya terdapat satu bidan. Apabila akan melaksanakan program lainnya, sedikit merasa kewalahan karena yang bergerak tetap orang yang sama. Program bidang lingkungan yang sudah ada di Desa Mekarsari Kampung Pondok Cikurus, yaitu kerja bakti yang dilaksanakan setiap hari Minggu pagi di setiap dusun, dan senam sehat bagi ibu-ibu di setiap Minggunya. Namun, pelaksanaan kedua kegiatan tersebut masih belum optimal dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Dalam bidang ini sangat mendapat perhatian yang besar dari   masyarakat meskipun ada beberapa masyarakat yang masih belum memahami benar akan arti kesehatan. Di Kampung Pondok Cikurus Desa Mekarsari Terdapat satu Bidan bersama kader-kadernya yang membuka praktek di rumahnya. Selain itu  di Kampung Pondok Cikurus  juga terdapat satu Polindes yang biasanya digunakan sebagai tempat berobat masyarakat sekitar.

Kegiatan pencegahan dan penanganan stunting melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dapat memiliki dampak positif yang signifikan bagi masyarakat dan lingkungan, antara lain:

1. Penurunan Angka Stunting

Melalui edukasi gizi, perawatan ibu hamil, pemantauan pertumbuhan anak, dan penyediaan sumber daya gizi yang lebih baik, program KKN dapat membantu menurunkan angka stunting di komunitas tertentu. Dengan cara bercocok tanam sayur, buah untuk memenuhi gizi balita stunting yang ada di Desa Mekarsari.

2. Kesehatan Anak yang Lebih Baik

Anak-anak yang mendapat manfaat dari program ini akan memiliki kesehatan yang lebih baik, pertumbuhan yang optimal, dan kemungkinan menghindari berbagai masalah kesehatan jangka panjang terkait stunting.

3. Peningkatan Kesadaran Masyarakat

Program KKN dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang, perawatan ibu hamil, dan perawatan anak-anak. Ini dapat menciptakan budaya kesehatan yang lebih baik di komunitas tersebut. Karena banyak sebagian dari warga yang masih suka menyelepelekan gaya hidup sehat, dengan adanya KKN ini kemungkinan mampu mengingatkan kembali dan memberi kesadaran penuh terhadap masyarakat di Desa Mekarsari.

4. Pemberdayaan Masyarakat

Dengan melibatkan masyarakat dalam program KKN, komunitas lokal dapat merasa lebih berdaya dalam mengatasi masalah stunting, termasuk pengembangan usaha pertanian dan pangan lokal yang lebih sehat.

5. Peningkatan Pengetahuan Mahasiswa

Mahasiswa yang terlibat dalam program ini akan mendapatkan pengalaman berharga dalam bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat, yang dapat mereka terapkan dalam karier mereka di masa depan.

6. Kolaborasi dengan Pihak Terkait

Program KKN dapat memfasilitasi kerja sama antara berbagai pihak, termasuk lembaga kesehatan, pemerintah daerah, LSM, dan komunitas, dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting.

7. Peningkatan Lingkungan Hidup

       Kegiatan yang terfokus pada pertanian lokal dan pemakaian sumber daya alam yang berkelanjutan juga dapat memberikan dampak positif pada lingkungan. Namun, perlu diingat bahwa dampak program KKN dalam pencegahan dan penanganan stunting dapat bervariasi tergantung pada implementasinya, dukungan dari berbagai pihak, dan komitmen masyarakat lokal. Oleh karena itu, perencanaan yang baik dan kolaborasi yang erat dengan komunitas sangat penting untuk mencapai hasil yang optimal.

5. Keadaan Sosial dan Budaya

      Masyarakat Desa Mekarsari khususnya Kampung Pondok Cikurus sudah memiliki tempat tinggal sendiri. Masalah pembangunan yang di hadapi kemarin kami di Desa Mekarsari kurangnya kesadaran masyarakat terhadap sampah serta dengan kebersihan. Masih banyak masyarakat yang menumpukan sampah di samping rumah lalu dibakar.  Selain itu, mungkin mirisnya masyarakat Desa Mekarsari kurang memanfaatkan sarana desa untuk hal yang bermanfaat, Masyarakat yang punya HP tidak memanfaatkan internet untuk membaca ataupun membuat hal-hal baru, HP yang di gunakan hanya untuk bermain game dan berkomunikasi saja. Akan tetapi sebenarnya banyak sekali manfaat internet bagi kita semua apalagi semuanya bisa di akses di internet. Sosial media pun bisa kita jadikan hal untuk memasarkan pasaran buat dengan ataupun UMKM dan Meningkatkan Ekonomi masyarakat Desa Mekarsari juga.

6. Infrastruktur

  • Posyandu,
  • Gedung sekolah SD
  • Mushola
  • Plang jalan
  • Selokan
  • Meja untuk menyimpan mukena serta Al-Qur’an 

Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan 

A. Pelaksanaan Program

      Pelaksanaan KKN di Desa Mekarsari Kampung Pondok Cikurus, merupakan kegiatan yang dilakukan sebagai program kelompok. Program kegiatan kelompok adalah kegiatan yang dilakukan lebih dari setengah, jumlah, seluruh anggota kelompok KKN. Berdasarkan rencana program kerja yang telah dibuat, dalam melaksanakan program kerja, waktu, target, dan pencapaian program kerja diusahakan sama dengan yang telah direncanakan. Akan tetapi, ada juga program yang pelaksanaan dengan rancangan terdapat perbedaan, perbedaan-perbedaan yang terjadi tersebut dapat berupa pergeseran waktu, pelaksanaan program, penambahan atau pengurangan jumlah program kerja yang dilaksanakan dan juga ada program kerja yang tidak terlaksana dikarenakan oleh situasi dan kondisi yang tidak diinginkan.

     Beberapa kegiatan yang dirancang untuk mendukung program KKN terkait dengan pertimbangan hasil analisis situasi dan observasi adalah sebagai berikut :

  1. Pendidikan dan Keagamaan

Berdasarkan hasil observasi yang kami lakukan di Desa Mekarsari Kampung Pondok Cikurus, adapun tahapan-tahapan yang harus dilakukan dalam pelaksanaan Program Kerja, antara lain:

a) Membantu kegiatan belajar mengajar(KBM) di lembaga pendidikan, yaitu diantaranya SDN 1 Mekarsari Desa Mekarsari Kampung Pondok Cikurus.

b) Memberikan bimbingan belajar (BIMBEL)kepada siswa SD/MI yang berlokasi di Mushola dan di Basecamp.

c) Mengikuti beberapa kegiatan-kegiatan keagamaan di masyarakat, diantaranya tahlil rutin, Shalawat  di Rumah warga, serta jamaah yasin yang diadakan oleh ibu-ibu Desa Mekarsari Kampung Pondok Cikurus.

2. Kelembagaan

Berdasarkan hasil observasi yang kami lakukan di Desa Mekarsari Kampung Pondok Cikurus, adapun tahapan-tahapan yang harus dilakukan dalam pelaksanaan Program Kerja, antara lain:

a) Meningkatkan pemberdayaan lembaga-lembaga pemasyarakatan desa (karang taruna, dll.).

b) Ikut serta mempersiapkan perlombaan dalam peringatan HUT RI.

3. Kesehatan

Berdasarkan hasil observasi yang kami lakukan di Desa Mekarsari Kampung Pondok Cikurus, adapun tahapan-tahapan yang harus dilakukan dalam pelaksanaan Program Kerja, antara lain:

a) Membantu pelayanan Posyandu anak di Desa Mekarsari Kampung Pondok Cikurus. Kami membantu memaksimalkan pelayanan di posyandu dengan melakukan penyuluhan terkait stunting dan kegiatan pemberian vaksin pin polio dan pemberian vitamin A yang bagus untuk mata anak.

b) Mengadakan senam sehat setiap Minggu pagi di lingkungan basecamp mahasiswa melibatkan ibu-ibu  dan anak-anak bertujuan agar dapat menjaga kesehatan badan baik jasmani dan rohani, serta dapat melakukan pola hidup sehat. Anak-anak dengan antusias menirukan gerakan senam dengan iringan lagu sehingga senam berjalan dengan lancar.

c) Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada balita dan ibu hamil yang teridentifikasi Stunting

B. Indikator Keberhasilan

1. Pendidikan dan Keagamaan

Setelah melaksanakan beberapa Program kerja yang ada. Dapat dijelaskan beberapa indikator keberhasilan, yakni:

a) Membantu dalam kegiatan belajar mengajar di lembaga sekolah, bekerja sama dengan yayasan yang menaungi sekolah dan kepala sekolah, serta guru-guru lembaga pendidikan tersebut.

b) Memberikan bimbingan belajar kepada peserta didik, dari tingkat SD/MI, dengan peserta anak-anak dari Desa Mekarsari Kampung Pondok Cikurus.

c) Bekerja sama dengan pemuka agama dalam ikut serta kegiatan keagamaan, seperti jamaah yasin, tahlil dan Shalawat 

2. Kelembagaan

      Meningkatkan pemberdayaan lembaga-lembaga pemasyarakatan desa. Peningkatan pemberdayaan lembaga masyarakat yang ada di Desa Mekarsari Kampung Pondok Cikurus merupakan salah satu program kerja KKN yang difokuskan pada karang taruna. Hal ini disebabkan karena di Desa Mekarsari Kampung Pondok Cikurus pemberdayaan karang taruna sendiri masih belum maksimal dan eksistensinya hanya berlaku pada momen- momen tertentu.

      Upaya yang kami lakukan untuk meningkatkan pemberdayaan lembaga tersebut adalah dengan melakukan pendekatan secara persuasif. Hal ini dilakukan dengan cara sharing secara terbuka di posko KKN. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga keakraban warga dengan peserta KKN, sehingga pemasukan informasi atau saran yang kami berikan di terima tanpa prasangka menggurui.

      Saran yang kami berikan adalah agar karang taruna lebih aktif mengabdi pada masyarakat. Misalnya seperti dalam hal membantu pihak pemerintahan desa dalam pengadaan seminar-seminar dan membantu kegiatan administrasi desa. Ikut serta mempersiapkan perlombaan dalam peringatan HUT RI. Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu upaya pemberdayaan serta bentuk kerja sama antara pihak karang taruna dengan peserta KKN. Peserta KKN secara sukarela membantu kepanitian lomba. Karang taruna serta peserta KKN bersama-sama menyiapkan rencana dan perlengkapan kegiatan.

C. Cara Pelaksanaan Program KKN

1. Minggu Pertama

      Di Minggu pertama kami masih beradaptasi dengan lingkungan dan suasana yang ada di Kampung Pondok Cikurus, kami masih mencari beberapa program kerja yang akan dikerjakan dan direalisasikan di Kampung Pondok Cikurus. Kami memiliki banyak ide yang ingin dikembangkan dan menerapkan beberapa kegiatan baru di lingkungan ini, harapan kami sangat besar agar kemungkinan untuk kegiatan KKN ke depannya menjadi lebih berkembang dan kreatif dalam merancang program kerja.

      Beberapa program kerja yang ingin kami kembangkan yaitu salah satunya adalah pembuatan bak sampah yang di mana program ini kami usung karena untuk wilayah Kampung Pondok Cikurus, banyak dari warga di wilayah sini yang masih membuang sampah dengan cara di bakar dan hal ini dijadikan kebiasaan jangka panjang. 

     Selain itu kami juga mengadakan program kerja seperti memasang plang nama jalan di ujung jalan sebagai pembatas wilayah RT yang kami jadikan tempat KKN. Di awal kami sempat memiliki ide untuk membangun lampu jalan yang sempat di setujui  oleh RT setempat, hanya saja karena dari dana tidak memadai dan ada kendala yang tidak memungkinkan juga untuk dibangun jadi kami ganti dengan kegiatan lain. 

Program kerja tetap yang kami atur untuk di Minggu depannya yaitu terkait dengan B2SA atau acara stunting yang memiliki arti Bergizi, Beragam, Seimbang dan Aman. Hal ini diadakan untuk mengikis angka stunting yang terus meningkat ditiap tahunnya. Lalu kami mengajar mengaji dan bimbel setiap sore di mushola terdekat, dan mengajar di sekolah yang sudah di tawarkan pihak desa. 

2. Minggu Kedua

      Di Minggu kedua kami mengikuti banyak kegiatan seperti B2SA, kami menjadwalkan untuk di hari Senin, Rabu dan Jum'at untuk membantu ibu-ibu PKK menyiapkan makanan yang nanti akan diberikan kepada anak-anak balita yang mengikuti program  stunting di posyandu merpati 7 tepatnya dikelurahan Desa Mekarsari.

     Di sana kami turut membantu mengukur lingkar kepala, lengan dan memberikan makanan kepada anak serta memperhatikan nafsu makan anak. Sepanjang kegiatan kami memperhatikan anak-anak sangat antusias dalam menyantap makanan yang disediakan oleh kami. 

Berikut jadwal B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) :

Perminggu

Hari & Tanggal

Jam

Waktu

Penanggung Jawab

 

Minggu 1

Senin, 05 Agustus 2024

07.00 - selesai

Pagi

Shofa, Eva, Dion

Rabu, 07 Agustus 2024

07.00 - selesai

Pagi

Audira, Divia, Rian

Jumat, 09 Agustus 2024

07.00 - selesai

Pagi

Marsella, Rifai, Riza

 

Minggu 2

Senin, 12 Agustus 2024

07.00 - selesai

Pagi

Shofa, Angel, Billi

Rabu, 14 Agustus 2024

07.00 - selesai

Pagi

Tiara, Tyas, Arifin

Jumat, 16 Agustus 2024

07.00 - selesai

Pagi

Nanda, Aira, Donny

 

Minggu 3

Senin, 19 Agustus 2024

07.00 - selesai

Pagi

Aslam, Eva, Divia

Rabu, 21 Agustus 2024

07.00 - selesai

Pagi

Riza, Tyas, Chikal

Jumat, 23 Agustus 2024

07.00 - selesai

Pagi

Marsella, Azzahra, Rifai


 

 

 

 

 

Berikut jadwal yang kami buat untuk mengajar disetiap Minggunya ;

Perminggu

Hari & Tanggal

Jam 

Waktu

Penanggung Jawab 

Kelas

 

 

 

 

 

Minggu 1

 

Senin, 05 Agustus 2024

07.30 – 09.30

Pagi 

Aira, Chikal, Donny

6A

13.00 – 15.00 

Siang

Tiara, Angel, Arifin

5A

 

Rabu, 07 Agustus 2024

07.30 – 09.30 

Pagi

Marsella, Shofa, Rifai 

6B

13.00 – 15.00 

Siang

Azzahra, Nanda, Billi

5B

 

Jumat, 09 Agustus 2024

07.30 – 09.30 

Pagi 

Eva, Audira, Dion

6C

13.00 – 15.00 

Siang 

Tyas, Divia, Rian

5C

 

 

 

 

Minggu 2

 

Senin, 12 Agustus 2024

07.30 – 09.30

Pagi

Aira, Chikal, Donny

3A

13.00 – 15.00

Siang

Tiara, Angel, Arifin

4A

 

Rabu, 14 Agustus 2024

07.30 – 09.30

Pagi

Marsella, Shofa, Rifai

2A

13.00 – 15.00

Siang

Azzahra, Nanda, Billi

4B

 

Jumat, 16 Agustus 2024

07.30 – 09.30

Pagi

Eva, Audira, Dion

2B

13.00 – 15.00

Siang

Tyas, Divia, Rian

3A

 

 

 

 

Minggu 3

 

 

Senin, 19 Agustus 2024

07.30 – 09.30

Pagi

Aira, Chikal, Donny

2C

13.00 – 15.00

Siang

Tiara, Angel, Arifin

3B

 

Rabu, 21 Agustus 2024

07.30 – 09.30

 

Pagi

 

Marsella, Shofa, Azzahra, Rifai, Rian

 

1A

13.00 – 15.00

 

Jumat, 23 Agustus 2024

07.30 – 09.30

 

Pagi

 

 

Eva, Audira, Dion, Tiara, Billi

 

1C

13.00 – 15.00

 

Teruntuk jadwal menyiram tanaman di Kebun Desa kami menyesuaikan dengan jadwal piket kami di posko, agar tidak banyak jadwal yang dibuat tetapi tetap dijalankan sesuai tanggung jawabnya masing-masing. Kami harap dengan kami ikut serta dalam membantu meningkatkan program Desa yang sedang berjalan, dapat menuntas habiskan angka stunting yang sedang terjadi di Indonesia khususnya di Desa Mekarsari Kec. Rajeg. 

3. Minggu Ketiga

      Di Minggu berikut ini kami memiliki kegiatan besar yang bertepatan pada hari kemerdekaan yaitu tanggal 17 Agustus, yang nantinya di Kelurahan Desa Mekarsari akan mengadakan lomba gerak jalan se Desa Mekarsari yang diikut sertakan dari RW 01 hingga RW 16. Selain dari desa, kami akan mengadakan lomba mengingat hari kemerdekaan yang akan diselenggarakan di RT 06 tempat kami KKN dan juga akan dimeriahkan oleh lomba-lomba yang akan kami atur sebagai isi dari kegiatan tersebut. Sebelum sampai di acara lomba kami mahasiswa dan mahasiswi yang KKN dilingkungan ini mendapat ajakan dari warga RT 06 untuk menghadiri acara liwetan bersama, yang di mana harapan dari kami dalam acara tersebut dapat terjalin tali silaturahmi yang baik dan sebagai ajang bersosialisasi antar mahasiswa dan warga RT 06. Kami mengabadikan momen tersebut melalui foto yang dapat diingat di kemudian hari, dan kami sempat berbincang-bincang membahas tentang jalannya acara lomba besok yang akan diadakan di jam 9 pagi. 

      Pada hari pelaksanaan kemerdekaan Rabu, 17 Agustus 2024 kami seluruh panitia sudah berkumpul di posko untuk mempersiapkan alat-alat yang kami perlukan, memenuhi kebutuhan lomba yang akan dilakukan di area lapangan depan rumah Pak RT. Di acara ini kami membagi tugas untuk di setiap lomba yang sudah kami rancang dan disetiap lomba tersebut ada koordinator yang bertanggung jawab dalam berlangsungnya acara. Kami sangat bersemangat dalam menjalankan program KKN ini dengan sangat antusias. 

  1. Minggu Keempat

      Di Minggu terakhir kami banyak melakukan kegiatan menjelang berakhirnya KKN, yang di mana kami diikut sertakan dalam kegiatan Desa yaitu, gerak jalan bersama seluruh masyarakat Desa Mekarsari dari RW 01 hingga RW 16. Sebagian dari kami mahasiswa diikut sertakan sebagai panitia dan juri lomba gerak jalan tersebut, dan yang tidak menjadi panitia tetap ikut meriahkan acara bersama warga yang mengikuti gerak jalan. 

      Adapun selain kegiatan gerak jalan, kami mahasiswa KKN UMT mengadakan seminar Edukasi Lingkungan “Eco Print Edukasi Lingkungan dan Seni Kreatifitas Untuk Masyarakat” kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga, karena selain menambah ilmu dan pengetahuan baru warga menjadi paham akan bahayanya limbah plastik rumah tangga lainnya. Dengan materi yang dibawakan oleh Dosen kami Isrok S.E., M.M. dan moderator kami yaitu Azzahra Dhiya Afiyah. Berlokasikan di rumah ketua RT 06 dan dihadiri oleh ibu-ibu serta anak-anak yang sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. 

 

NO

Bidang / Program Kegiatan

Langkah-langkah Kegiatan

Keterlibatan Masyarakat

Sumber Dana

Hasil yang Dicapai

1  

Rapat bersama lembaga-lembaga kemasyarakatan dan warga 

Rapat yang di pimpin langsung oleh Kepala Desa, bersama ketua RW dan RT 

 

 

Terjalin hubungan silaturahmi 

2  

 Pelaksanaan Lomba-lomba kemerdekaan 

Mempersiapkan alat-alat, dan  menjadi dewan juri di acara lomba gerak jalan Desa Mekarsari

Kepala Desa beserta stafnya, bapak RT dan RW 01-16, ibu-ibu, para warga serta mahasiswa KKN Desa Mekarsari Kampung Pondok Cikurus.

Kelurahan Desa Mekarsari, Mahasiswa KKN dan kas warga Desa Mekarsari Kampung Pondok Cikurus

Terlaksananya lomba-lomba dalam rangka memperingati hari kemerdekaan

3

Plang nama Jalan 

Memasangkan Plang Nama Jalan di perbatasan RT 06 dan depan gang Mushola RT 06

 

Mahasiswa KKN

Tercapainya pemasangan Plang Nama Jalan 

4

Seminar Edukasi Lingkungan  Eco Print dan Seni Kreatifitas Untuk Masyarakat”

Menyiapkan alat yang dibutuhkan untuk edukasi dan seni kreatifitas.

Warga sangat antusias dalam mengikuti program kegiatan tersebut.

Mahasiswa KKN dan warga

Program seminar berjalan dengan lancar dan sangat mendapat respon baik di kalangan warga Kampung Pondok Cikurus

 

 

 

 

 

 

 

Dokumentasi

Acara Pelepasan KKN Di Stadion Benteng

Pengurusan Surat Izin KKN di kelurahan Desa Mekarsari

 

         

                                                          Senam Sehat dengan ibu-ibu warga Kampung Pondok Cikurus

             

   Menanam dan memanen Kangkung dan Bayam di kebun Desa

 

              

    Kegiatan B2SA Di Posyandu 

    

Pembukaan dan penutupan mengajar di SD Mekarsari 1

         

Kegiatan mengajar ngaji dan bimbel, serta menghadiri acara santunan anak yatim

 

     

Vaksin Pin Polio dan Pemberian Vitamin A

             Selasa Berkah  

    

Kegiatan 17 Agustusan

Seminar Edukasi Lingkungan 

  

  Penutupan KKN di Kelurahan Desa Mekarsari 

Penutup

Pengalaman Kuliah Kerja Nyata di Desa Mekarsari ini telah membuka mata kami akan begitu banyak hal. Kami belajar tentang kehidupan masyarakat pedesaan, keberagaman budaya, serta tantangan yang mereka hadapi. Melalui program-program yang kami laksanakan, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Namun, kami menyadari bahwa perjalanan ini baru permulaan. Masih banyak hal yang perlu kami pelajari dan lakukan untuk memberikan dampak yang lebih besar.. Kami juga berharap ilmu dan pengalaman yang kami dapatkan selama Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dapat bermanfaat bagi kami dalam mengabdi kepada masyarakat di masa mendatang. Tidak lupa, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini, terutama masyarakat Desa Mekarsari yang telah menyambut kami dengan hangat dan memberikan banyak pelajaran berharga.

Penulis

Marsella Hamda Irawan

Marsella Hamda Irawan

S1-Manajemen