LAPORAN AKHIR KULIAH KERJA NYATA (KKN) DESA PASIR NANGKA

LAPORAN AKHIR KULIAH KERJA NYATA (KKN) DESA PASIR NANGKA

: Rabu, 24 Juli 2024 : Desa Pasir Nangka

Latar belakang kegiatan

Desa Pasir Nangka, yang terletak di KabupatenTangerang, memiliki potensi yang signifikan dalamberbagai aspek, baik dari segi sumber daya alam maupunsumber daya manusianya. Namun, seperti halnya banyakdesa lain di Indonesia, Desa Pasir Nangka masihmenghadapi berbagai tantangan yang menghambatperkembangan optimal di berbagai sektor. Tantangan tersebut mencakup infrastruktur yang masih terbatas, akses yang rendah terhadap pendidikan dan kesehatan, serta kurangnya pemanfaatan potensi lokal yang ada. Kondisi ini menjadi perhatian utama dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pendekatan terpadu.

Pelaksanaan KKN di Desa Pasir Nangka diawali dengan mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan potensi yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Melalui observasi dan interaksi awal dengan warga desa, ditemukan bahwa meskipun Desa Pasir Nangka memiliki tanah yang subur dan sumber daya alam yang melimpah, pemanfaatan hasil pertanian dan sumber daya alam lainnya belum dilakukan secara optimal. Selain itu, partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi lokal masih rendah, yang berdampak pada rendahnya pendapatan masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, KKN UMT memfokuskan diri pada pemberdayaan edukasi masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Pasir Nangkatentang teknik menanam.

Fokus utama dari KKN UMT di Desa Pasir Nangkaadalah pengembangan budidaya menanam, agar masyarakat yang melihat dapat antusias melakukan hal tersebut di sekitar rumah nya. Selain itu, program ini juga melakukan seminar di sekolah-sekolah seperti (SMPN 2 Tigaraksa Dan SMK Al-Fattah) dengan mengedukasi siswa tentang ‘Bijak dalam menggunakan Internet’ di (SMPN 2 Tigaraksa) dan ‘Siswa Cerdas Berdemokrasi’ di (SMK Al-Fattah) yang bertujuan memberikan edukasi. KKN UMT di Desa PasirNangka Membantu para guru untuk mengajarkan anak sekolah dasar membaca (SDIT Al-Husna). Penciptaan zona aman sekolah menjadi prioritas lain, yang bertujuan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan siswa dalam menjalani aktivitas belajar mengajar. KKN UMT di Desa Pasir Nangka Melakukan kerja sama dengan PINpolio upaya menjangkau anak yang belum tervaksinasi. Dengan pendekatan yang komprehensif ini, diharapkan masyarakat Desa Pasir Nangka dapat lebih mandiri dan sehat. Program ini tidak hanya memperhatikan aspek pendidikan dan kesehatan, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan mereka. Pada akhirnya, kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan kondisi yang lebih baik dan berkelanjutan bagi Desa Pasir Nangka.

Partisipasi aktif masyarakat Desa Pasir Nangka menjadi faktor kunci dalam keberhasilan program KKN UMT. Oleh karena itu, pendekatan yang digunakan dalam pelaksanaan program ini adalah pendekatan partisipatif, di mana masyarakat tidak hanya dijadikan sebagai objek, tetapi juga sebagai subjek dalam setiap kegiatan. Dengan pendekatan ini, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara mahasiswa KKN dan masyarakat desa, serta keberlanjutan program yang telah direncanakan.

Pada akhirnya, kegiatan KKN UMT di Desa PasirNangka diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat desa. Dengan berbagai program yang telah dilaksanakan, diharapkan masyarakat Desa Pasir Nangka tidak hanya mendapatkan manfaat langsung dari kegiatan KKN, tetapi juga memiliki kemampuan untuk terus mengembangkan potensi desa secara mandiri di masa depan.


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Kegiatan KKN di Desa Pasir Nangka perlu dilaksanakankarena desa ini memiliki potensi yang besar, tetapi masihmenghadapi berbagai tantangan yang menghambatperkembangan optimal. Infrastruktur yang terbatas, rendahnya akses terhadap pendidikan dan kesehatan, sertakurangnya pemanfaatan potensi lokal adalah beberapamasalah yang harus diatasi untuk meningkatkan kualitashidup masyarakat. Melalui program KKN, Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) berupayamemberdayakan masyarakat dengan pendekatan terpadu, yang mencakup edukasi, peningkatan keterampilan, dan pembangunan infrastruktur. Fokus pada budidaya menanamdan Melakukan kerja sama dengan PINpolio upaya menjangkau anak yang belum tervaksinasi, semuanyadirancang untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan. Partisipasi aktif masyarakat dalam program ini juga sangat penting untuk memastikan bahwa perubahan yang dihasilkan dapat bertahan lama. Dengan demikian, kegiatan KKN ini tidak hanya memberikan solusi jangka pendek tetapi juga membangun fondasi bagi perkembangan desa yang mandiri dan berkelanjutan di masa depan.


Tujuan kegiatan

1. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Pasir Nangka dalam budidaya menanam sebagai solusi mengurangi dampak pemanasan global.
2. Menciptakan zona aman di sekitar sekolah untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan siswa dalam menjalani aktivitas belajar mengajar.
3. Melakukan kerja sama dengan PINpolio upaya menjangkau anak yang belum tervaksinasi.
4. Membantu para guru untuk mengajarkan anak sekolah dasar membaca (SDIT Al-Husna).
5. Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan pembangunan desa agar tercipta rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap hasil yang dicapai.
6. Melakukan seminar dengan mengedukasi siswa tentang ‘Bijak dalam menggunakan Internet’ di (SMPN 2 Tigaraksa) dan ‘Siswa Cerdas Berdemokrasi’ di (SMK Al-Fattah).
7. Melakukan Senam pagi Rutin Sabtu-Minggu di Desa Pasir Nangka.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

Pada kegiatan KKN di Desa Pasir Nangka, berbagai pihak yang terlibat meliputi:

1. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang
2. Dosen Pembimbing Lapangan
3. Aparat Desa Pasir Nangka
4. Masyarakat Desa Pasir Nangka
5. RT 05 Desa Pasir Nangka
6. Pihak Sekolah (SDIT Al-Husna, SMPN 2 Tigaraksa, dan SMK Al-Fattah)
7. Puskesmas Pasir Nangka

Dengan kolaborasi berbagai pihak ini, program KKN di Desa Pasir Nangka dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

2. Perbaikan Kesehatan Anak-anak dan Masyarakat: mencegah risiko terkena penyakit dan kondisi kesehatan yang buruk dapat diminimalisir, menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan produktif.
3. Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan Sekolah:Penciptaan zona aman di sekitar sekolah akan memberikan dampak signifikan dalam menjamin keselamatan siswa saat bersekolah. Ini tidak hanya akan meningkatkan kenyamanan dalam proses belajar mengajar tetapi juga menanamkan rasa aman bagi orang tua.
4. Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat: Dengan keterlibatan aktif dalam program pembangunan desa, masyarakat akan merasa lebih memiliki dan bertanggung jawab terhadap hasil-hasil yang dicapai. Hal ini mendorong keberlanjutan program dan menguatkan rasa kebersamaan dalam komunitas.
5. Dampak Berkelanjutan: Semua upaya yang dilakukan melalui program KKN ini bertujuan untuk memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan dan mengembangkan potensi desa secara mandiri di masa depan, sehingga Desa Pasir Nangka bisa terus berkembang dan maju.


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Pada minggu pertama KKN di Desa Pasir Nangka, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang memulai kegiatan dengan penuh antusiasme dan semangat gotong royong. Kegiatan diawali dengan acara pelepasan KKN di Stadion Benteng Reborn yang diikuti oleh ribuan peserta, menandai semangat tinggi mahasiswa dalam menjalankan program ini. Setelah itu, mereka berkoordinasi dengan aparat desa dan masyarakat untuk membahas rencana kerja yang akan dilaksanakan. Selama minggu pertama, mahasiswa berhasil melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti sosialisasi program KKN, Melakukan PINPolio, dan kegiatan interaktif bersama anak-anak. Mereka juga mulai menginisiasi program-program sosial dan pendidikan, termasuk observasi dan pembuatan surat untuk sosialisasi di sekolah dasar, serta membantu mengajar pengajian di desa, melakukan senam pagi bersama warga sekitar. Seluruh kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kolaborasi untuk keberhasilan program-program KKN. Secara keseluruhan, minggu pertama KKN di Desa Pasir Nangka berjalan dengan sukses, ditandai oleh kerja sama yang baik antara mahasiswa dan masyarakat, serta perencanaan yang matang untuk kegiatan-kegiatan berikutnya.

Pada minggu kedua kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pasir Nangka, mahasiswa berhasil menjalankan berbagai aktivitas yang berfokus pada pengembangan pendidikan, kesehatan, dan kebersamaan dengan masyarakat. Beberapa kegiatan utama meliputi kegiatan mengajar anak-anak sekolah yang ada di Desa Pasir Nangka, yang bertujuan meningkatkan kemampuan berhitung dan membaca. Mahasiswa juga aktif terlibat dalam kegiatan keagamaan seperti yasinan bersama warga dan mengajar ngaji, yang mempererat hubungan dengan masyarakat setempat. Di bidang kesehatan, mereka turut membantu dalam program PINPolio di Puskesmas Pasir Nangka, serta mengadakan kegiatan senam pagi untuk warga. Secara keseluruhan, minggu kedua KKN ini menunjukkan komitmen mahasiswa dalam mendukung pendidikan, kesehatan, dan membangun hubungan baik dengan masyarakat setempat, sehingga dapat memperkuat kerjasama antara mahasiswa dan warga desa.

Pada minggu ketiga Kuliah Kerja Nyata (KKN) di DesaPasir Nangka, SMPN 2 Tigaraksa, dan SDIT Al-Husna, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) melaksanakan berbagai kegiatan yang berfokus pada peningkatan lingkungan, kesehatan, dan edukasi masyarakat. Di SDIT Al-Husna, mereka diajarkan membaca. Sedangkan Di SMPN 2 Tigaraksa, diadakan seminar ‘Bijak Menggunakan Internet’ agar siswa-siswilebih bijak dalam menggunakan internet di zaman ini. Selain itu, mahasiswa juga melakukan evaluasi kegiatan KKN untuk memastikan program berjalan dengan baik. Kegiatan kesehatan masyarakat juga menjadi prioritas, dengan mahasiswa melakukan validasi data anak kurang gizi, serta aktif berpartisipasi dalam kegiatan imunisasi polio di Posyandu desa. Mereka turut terlibat dalam persiapan lomba 17 Agustus bersama RT 05. Secara keseluruhan, minggu ketiga KKN di Desa Pasir Nangkaberjalan dengan lancar dan memberikan kontribusi yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat setempat.

Pada minggu keempat, kegiatan KKN di Desa Pasir Nangka fokus pada persiapan dan pelaksanaan rangkaian acara HUT RI ke-79, serta pengabdian kepada masyarakat yang bermanfaat bagi kesejahteraan warga. Persiapan dimulai dengan pembungkusan kado untuk perlombaan, pemasangan dekorasi, serta penyediaan peralatan pendukung acara. Kegiatan lomba 17-an di RT 05 berhasil dilaksanakan dengan meriah, melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.Selain itu, upacara bendera pada 17 Agustus di Kecamatan Tigaraksa yang diikuti oleh mahasiswa KKN, juga berlangsung dengan khidmat. Partisipasi mahasiswa dalam perlombaan dan kegiatan sosial menciptakan suasana keakraban dengan warga. Seminar ‘Siswa Cerdas Demokrasi’ yang diadakan oleh KKN Desa Pasir Nangka di SMK Al-Fattah juga memberikan pengetahuan tentang siswa-siswi tentang demokrasi. Penarikan mahasiswa KKN di akhir minggu ditandai dengan rasa syukur dan apresiasi dari warga serta perangkat desa atas kontribusi yang telah diberikan. Mahasiswa berharap program yang mereka inisiasi dapat berkelanjutan dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Pasir Nangka. Secara keseluruhan, minggu keempat ini diwarnai dengan semangat kemerdekaan, pengabdian, dan kolaborasi yang harmonis antara mahasiswa dan warga, mempererat ikatan sosial serta memberikan dampak positif bagi Desa Pasir Nangka.


Dokumentasi

 

 

 

 

Penutup

Pelaksanaan KKN di Desa Pasir Nangka diawali dengan mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan potensi yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Melalui observasi dan interaksi awal dengan warga desa, ditemukan bahwa meskipun Desa Pasir Nangka memiliki tanah yang subur dan sumber daya alam yang melimpah, pemanfaatan hasil pertanian dan sumber daya alam lainnya belum dilakukan secara optimal. Selain itu, partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi lokal masih rendah, yang berdampak pada rendahnya pendapatan masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, KKN UMT memfokuskan diri pada pemberdayaan edukasi masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Pasir Nangkatentang teknik menanam.

Fokus utama dari KKN UMT di Desa Pasir Nangkaadalah pengembangan budidaya menanam, agar masyarakat yang melihat dapat antusias melakukan hal tersebut di sekitar rumah nya. Selain itu, program ini juga melakukan seminar di sekolah-sekolah seperti (SMPN 2 Tigaraksa Dan SMK Al-Fattah) dengan mengedukasi siswa tentang ‘Bijak dalam menggunakan Internet’ di (SMPN 2 Tigaraksa) dan ‘Siswa Cerdas Berdemokrasi’ di (SMK Al-Fattah) yang bertujuan memberikan edukasi. KKN UMT di Desa PasirNangka Membantu para guru untuk mengajarkan anak sekolah dasar membaca (SDIT Al-Husna). Penciptaan zona aman sekolah menjadi prioritas lain, yang bertujuan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan siswa dalam menjalani aktivitas belajar mengajar. KKN UMT di Desa Pasir Nangka Melakukan kerja sama dengan PINpolio upaya menjangkau anak yang belum tervaksinasi. Dengan pendekatan yang komprehensif ini, diharapkan masyarakat Desa Pasir Nangka dapat lebih mandiri dan sehat. Program ini tidak hanya memperhatikan aspek pendidikan dan kesehatan, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan mereka. Pada akhirnya, kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan kondisi yang lebih baik dan berkelanjutan bagi Desa Pasir Nangka.

Partisipasi aktif masyarakat Desa Pasir Nangka menjadi faktor kunci dalam keberhasilan program KKN UMT. Oleh karena itu, pendekatan yang digunakan dalam pelaksanaan program ini adalah pendekatan partisipatif, di mana masyarakat tidak hanya dijadikan sebagai objek, tetapi juga sebagai subjek dalam setiap kegiatan. Dengan pendekatan ini, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara mahasiswa KKN dan masyarakat desa, serta keberlanjutan program yang telah direncanakan.

Pada akhirnya, kegiatan KKN UMT di Desa PasirNangka diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat desa. Dengan berbagai program yang telah dilaksanakan, diharapkan masyarakat Desa Pasir Nangka tidak hanya mendapatkan manfaat langsung dari kegiatan KKN, tetapi juga memiliki kemampuan untuk terus mengembangkan potensi desa secara mandiri di masa depan.

Penulis

Bunga Rifdah Salsabill

Bunga Rifdah Salsabill

S1-Teknik Industri