LAPORAN KEGIATAN KKN DESA CUKANGGALIH 2024

LAPORAN KEGIATAN KKN DESA CUKANGGALIH 2024

: Minggu, 25 Agustus 2024 : Desa Cukanggalih

Latar belakang kegiatan

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral. Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menerapkan program KKN ini sebagai upaya untuk memberikan pengalaman belajar yang nyata kepada mahasiswa dalam memadukan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik di lapangan.

Desa Cukanggalih dipilih sebagai lokasi KKN karena memiliki potensi alam dan sumber daya manusia yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Desa ini terdiri dari 4 dusun yang masing-masing dipimpin oleh seorang jaro desa2. Tema “Green Collaboration For Sustainable Living: Belajar, Berdaya, dan Sejahtera” dipilih untuk menekankan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan kehidupan yang berkelanjutan. Melalui tema ini, mahasiswa diharapkan dapat belajar bersama masyarakat, memberdayakan potensi lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Laporan ini disusun sebagai acuan dan gambaran mengenai kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Mahasiswa/Mahasiswi KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang di Desa Cukanggalih. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat-Nya kepada kita semua, sehingga kegiatan ini dapat bermanfaat dan berhasil guna menjawab permasalahan yang ada pada generasi muda Mahasiswa.


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Cukanggalih perlu dilaksanakan karena beberapa alasan penting:

1. KKN memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memberdayakan masyarakat desa melalui berbagai program yang dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih mandiri dan mampu mengelola sumber daya yang ada secara optimal.

2. Melalui program-program KKN, mahasiswa lebih memahami berbagai masalah sosial yang ada di masyarakat, seperti kemiskinan, pendidikan, kesehatan dan lingkungan. Ini dapat merangsang minat mahasiswa untuk terlibat dalam perubahan sosial positif.

3. Pelestarian Lingkungan: Tema “Green Collaboration For Sustainable Living” menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan seperti penanaman pohon dan edukasi tentang pengelolaan sampah dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat.

4. KKN memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi mahasiswa. Mereka dapat mengaplikasikan teori yang dipelajari di kelas ke dalam praktik nyata di lapangan, serta mengembangkan empati dan kepedulian terhadap masyarakat.

5. Kegiatan KKN memperkuat hubungan antara universitas dan masyarakat. Universitas dapat lebih memahami kebutuhan dan potensi masyarakat, sementara masyarakat mendapatkan manfaat dari pengetahuan dan keterampilan yang dibawa oleh mahasiswa.

Dengan melaksanakan KKN di Desa Cukanggalih, diharapkan tercipta sinergi yang positif antara mahasiswa, universitas, dan masyarakat dalam upaya mencapai kehidupan yang lebih berkelanjutan dan sejahtera.


Tujuan kegiatan

Tujuan diadakannya kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Cukanggalih oleh Universitas Muhammadiyah Tangerang dengan tema “Green Collaboration For Sustainable Living: Belajar, Berdaya, dan Sejahtera” adalah sebagai berikut:

  1. Penerapan Teori ke Praktik: Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan teori dan pengetahuan yang telah mereka pelajari selama kuliah ke dalam situasi nyata di lapangan.
  2. Pengembangan Kompetensi: Mengembangkan kompetensi mahasiswa dalam berbagai aspek, seperti kepemimpinan, komunikasi, dan pemecahan masalah melalui interaksi langsung dengan masyarakat.
  3. Pemberdayaan Masyarakat: Meningkatkan kapasitas dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat.
  4. Keterlibatan Sosial: Meningkatkan keterlibatan sosial mahasiswa dengan masyarakat, sehingga mereka dapat memahami dan merasakan langsung dinamika serta tantangan yang dihadapi oleh masyarakat.
  5. Kontribusi kepada Masyarakat: Memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui program-program yang bermanfaat, seperti pelatihan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.
  6. Pelestarian Lingkungan: Mendorong pelestarian lingkungan melalui kegiatan-kegiatan yang mendukung kehidupan berkelanjutan, seperti penanaman pohon dan edukasi tentang pengelolaan sampah.
  7. Pengembangan Jaringan: Memperluas jaringan dan hubungan antara universitas, mahasiswa, dan masyarakat, yang dapat bermanfaat untuk kolaborasi di masa depan.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

  • Kepala Desa Cukanggalih
  • Aparat Desa Cukanggalih
  • Jaro Dusun 1, 2, 3 dan 4 Desa Cukanggalih
  • RT dan RW Desa Cukanggalih
  • Instansi Desa Cukanggalih
  • Guru SDN Cukanggalih 1
  • Siswa/i SDN Cukanggalih 1
  • Guru PAUD Minhajul Karomah
  • Siswa/i PAUD Minhajul Karomah
  • Masyarakat Desa Cukanggalih
  • Mahasiswa/i KKN UMT 2024


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

KKN Desa Cukanggalih menjalankan banyak program kerja yang melibatkan masyarakat sekitar, adapun program kerja tersebut ialah :

  1. Pembukaan KKN Desa Cukanggalih
    Pembukaan KKN dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2024 di Kelurahan Cukanggalih. Acara ini dihadiri oleh Bapak Lurah, Staff Kelurahan serta jajarannya, Jaro dusun 1,2,3, dan 4, RT dan RW, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan Mahasiswa KKN. Acara ini dimulai pada pukul 09.00- 12.00 WIB. Acara ini dimulai dengan sambutan Ketua KKN, DPL KKN dan Kepala Desa. Berlanjut ke acara inti, Mahasiswa menjelaskan program kerja yang akan dijalani selama KKN ini dan kami juga mengajak diskusi para aparat desa terkait konsep program kerja yang akan dilaksanakan, dan bertanya tentang ada apa saja kegiatan yang sudah dilaksanakan di desa tersebut. Setelah selesai acara pun ditutup.
  2. Berkolaborasi dengan elemen pendidikan sd cukanggalih 1, paud minhajul karomah, dan pengajian dan bimbel dusun4
    kolaborasi ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung tentang tantangan yang dihadapi dalam dunia pendidikan, terutama di tingkat dasar. Mahasiswa dapat mengembangkan empati dan keterampilan komunikasi mereka, yang sangat penting dalam membangun hubungan baik dengan siswa, guru, dan masyarakat sekitar. Melalui interaksi yang intensif, mahasiswa juga dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di daerah tersebut, sehingga dampak positif dari KKN dapat dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat, khususnya generasi muda yang menjadi penerus bangsa.
  3. Penghijauan dan Pembuatan Kompos
    Program penanaman pohon untuk keberlanjutan bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup melalui aksi penghijauan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Kegiatan ini dilakukan dengan menanam pohon di area-area yang membutuhkan rehabilitasi lingkungan seperti lahan terbuka (TPU). Selain bertujuan untuk mengurangi emisi karbon dan memulihkan ekosistem yang rusak, program ini juga mendukung pendidikan mengenai pentingnya menjaga keberlanjutan alam. Melalui program ini, diharapkan generasi mendatang dapat menikmati lingkungan yang lebih sehat dan lestari. Dengan Pembuatan kompos ini bertujuan untuk menyediakan pupuk organik berkualitas yang ramah lingkungan dan mudah diakses oleh masyarakat. Selain itu, dengan mengolah limbah organik menjadi kompos, program ini juga diharapkan dapat mengurangi volume sampah di lingkungan sekitar, sehingga memberikan dampak positif tidak hanya bagi tanaman yang akan ditanam, tetapi juga bagi kebersihan dan kesehatan lingkungan.
  4. Melukis mural
    Pembuatan mural untuk pencegahan buang sampah sembarangan adalah pendekatan kreatif dan efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Mural ini ditempatkan di lokasi strategis, seperti dekat tempat pembuangan sampah, di dinding-dinding yang sering dilalui masyarakat cukanggalih.
  5. Karnaval 17an
    Dalam rangka menyukseskan acara karnaval 17-an, kolaborasi dengan desa menjadi sangat penting. Melibatkan seluruh elemen masyarakat desa, mulai dari perangkat desa, karang taruna, hingga kelompok seni dan budaya lokal, akan memperkaya kreativitas dan semangat kebersamaan. Dengan kerja sama yang solid, setiap ide dan potensi yang bisa dimaksimalkan untuk menciptakan acara yang meriah dan berkesan, sehingga semakin menguatkan rasa bangga terhadap tradisi dan identitas desa cukanggalih. Selain itu, keterlibatan aktif warga desa dalam persiapan dan pelaksanaan karnaval akan membangun rasa memiliki dan tanggung jawab bersama. Setiap kontribusi, sekecil apapun, akan memberikan dampak besar pada keberhasilan acara ini. Dengan demikian, karnaval 17-an tidak hanya menjadi ajang perayaan Hari Kemerdekaan, tetapi juga simbol dari kekuatan gotong royong dan persatuan desa dalam menjaga dan memperkuat kebudayaan serta nilai-nilai luhur bangsa.
  6. Pin polio
    Kolaborasi antara mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan tenaga kesehatan (nakes) dalam program pemberian imunisasi polio merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran dan cakupan imunisasi di masyarakat. Mahasiswa KKN, dengan semangat pengabdian dan pemahaman tentang kondisi sosial setempat, mampu mendekati masyarakat secara efektif dan menyampaikan pentingnya imunisasi polio secara persuasif. Di sisi lain, tenaga kesehatan membawa pengetahuan medis dan keterampilan teknis yang diperlukan untuk pelaksanaan imunisasi. Sinergi antara kedua pihak ini tidak hanya memperkuat upaya pencegahan polio, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesehatan anak di kalangan masyarakat luas. Kerjasama ini juga membantu mempercepat proses distribusi imunisasi, terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Mahasiswa KKN dapat memfasilitasi akses dan partisipasi masyarakat dengan melakukan pendekatan langsung sedangkan tenaga kesehatan memastikan bahwa setiap dosis vaksin diberikan sesuai dengan prosedur medis yang benar. Melalui kolaborasi ini, diharapkan tidak hanya tercapai target imunisasi polio yang tinggi, tetapi juga tercipta kesadaran kolektif akan pentingnya imunisasi sebagai langkah perlindungan bagi generasi masa depan.
  7. Tong minim asap
    tong sampah minim asap biasanya melibatkan penggunaan teknologi atau desain tertentu untuk mengurangi emisi asap saat pembakaran sampah. Ventilasi yang cukup memungkinkan udara masuk dan keluar dengan baik, yang membantu dalam pembakaran sempurna dan mengurangi produksi asap.
  8. Digitalisasi UMKM
    mempermudah transaksi online dengan transfer qris jika konsumen tidak membawa uang fisik. Dengan dilakukannya transaksi berbasis online ini bisa menjangkau konsumen lebih luas, serta dengan mengadakannya seminar diharapkan UMKM lebih bisa ikut andil di era Digital atau online.
  9. Program kesehatan donor darah (berkolaborasi dengan PMI)
    Mahasiswa KKN, dengan semangat pengabdian dan inovasi, dapat bekerja sama dengan nakes untuk mengorganisir acara donor darah yang aman dan terkoordinasi. Kolaborasi ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan darah yang sangat dibutuhkan oleh rumah sakit dan pasien, tetapi juga mendidik masyarakat tentang pentingnya donor darah secara rutin. Melalui sinergi antara mahasiswa KKN dan nakes, acara donor darah dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Mahasiswa berperan dalam menggalang partisipasi masyarakat dan memastikan kelancaran acara, sementara nakes memberikan keahlian medis untuk menjamin bahwa setiap proses donor darah dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan. Kerja sama ini tidak hanya meningkatkan kepedulian sosial di kalangan mahasiswa, tetapi juga memperkuat hubungan antara lembaga pendidikan, tenaga kesehatan, dan masyarakat setempat.
  10. Mengecat ember cat ember
    menggunakannya sebagai tong sampah bisa menjadi solusi yang kreatif dan ramah lingkungan. Dengan menggunakan ember cat bekas sebagai tong sampah adalah bentuk daur ulang yang membantu mengurangi limbah plastik atau logam yang mungkin terbuang begitu saja. Manfaat lainnya adalah Hemat Biaya dengan menggunakan ember cat bekas yang dimodifikasi. Ember cat bekas yang biasanya terlihat kotor atau tidak menarik dapat diubah menjadi lebih estetis dengan pengecatan, sehingga tidak mengganggu pemandangan atau estetika area tempat tinggal.
     


Dokumentasi

 

Penutup

Dalam penutup laporan ini, kami ingin menyampaikan beberapa point penting dari kesimpulan utama yang kami peroleh selama menjalani Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Di Desa Cukanggalih. Selama 1 bulan ini, kami telah berupaya keras untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dan lingkungan sekitar. Berikut adalah beberapa hal yang ingin kami tekankan:

  1. Peningkatan Kualitas Program
    Memperkuat program dengan melibatkan lebih banyak stakeholder dan menindaklanjuti hasil evaluasi.
  2. Peningkatan Keterlibatan Masyarakat
    Mendorong partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program untuk meningkatkan rasacinta linkungan dengan menjaga kebersihan dikehidupan sehari-hari
  3. Pengembangan Sumber Daya
    Meningkatkan kapasitas dan pengetahuan masyarakat Desa Cukanggalihmelalui pelatihan dan pendampingan.
  4. Keberlanjutan Dari Warga
    Kami memahami bahwa program kerja ataupun KKN kami hanya berlangsung sementara, tetapi harapan kami program ini dapat berlanjut dari warga maupun dari perangkat desa yang lain. Sehingga walaupun sementara tetapi bermakna selamanya.

Terakhir, Pendidikan lingkungan memegang peran vital dalam membentuk generasi muda yang peduli dan bertanggung jawab terhadap kelestarian alam. Melalui pemahaman yang mendalam dan praktik nyata, kita dapat mendorong terwujudnya masyarakat yang sadar akan pentingnya menjaga bumi untuk generasi mendatang. Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kami selama KKN ini, termasuk dosen pembimbing, keluarga, teman-teman, dan masyarakat di Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten. Pengalaman ini akan selalu menjadi kenangan yang berharga dalam perjalanan pendidikan kami. Kami berharap dapat terus berkontribusi dan belajar dari masyarakat di masa mendatang.

Penulis

Muhamad Fikri Awalludin

Muhamad Fikri Awalludin

S1-Teknik Informatika