LAPORAN AKHIR KKN TERPADU 2024 KELURAHAN JURUMUDI

LAPORAN AKHIR KKN TERPADU 2024 KELURAHAN JURUMUDI

: Minggu, 25 Agustus 2024 : Kelurahan Jurumudi

Latar belakang kegiatan

KKN merupakan kegiatan rutin yang wajib dilakukan oleh mahasiswa/mahasiswi semester 6. Stadion Benteng Reborn merupakan lokasi pelepasan KKN Terpadu UMT, yang di hadiri oleh Rektor, Aktivis universitas, dan beberapa perwakilan dari Pemerintah Kota Tangerang. Pelepasan ini, sekaligus mengesahkan bahwasannya kegiatan KKN Terpadu UMT resmi di buka selama 1 bulan penuh di desa masing-masing.

Kelurahan Jurumudi dipilih sebagai daerah untuk kami melaksanakan KKN. Kelurahan Jurumudi merupakan bagian dari kesatuan di Kecamatan Benda. Lokasi utamanya yaitu Desa Kampung limo RT 006/008. Dulunya Desa Kampung Limo ini bernama Desa Blok Jawa, karena kebanyakan warga di Desa ini adalah pendatang dari Jawa. Namun sekarang berganti dengan nama Desa Kampung Limo, yang dimana Limo itu seingkatan dari Lingkungan Indah Masyarakan Open, dengan harapan warga di Desa ini memberikan vibes positif, yang suka menanam tumbuhan dan ramah terhadap masyarakat sekitar atau pendatang baru.

Ada beberapa kegiatan yang dilakukan di Desa Kampung Limo ini, antara lain :

  1. Pengajian yasinan rutin bersama masyarakat, yang sifatnya tidak wajib namun kami ikut berbaur dengan masyarakat, tujuannya untuk lebih mendekatkan mahasiswa/i dengan masyarakat.
  2. Rapat terkait perlombaan 17 Agustus dengan pemuda setempat, hal ini kami lakukan juga dengan tujuan, agar terjalin kerja sama antara mahasiswa/i KKN dengan pemuda setempat, selain itu agar sifat kekeluargaan makin erat terjalin.
  3. Menghadiri pesta rakyat yang sifat nya juga tidak wajib, namun kami di minta untuk berpartisipasi saat pembukaan pesta rakyat tersebut.
  4. Kami juga melakukan kegiatan kerja bhakti yang sifatnya rutinan setiap sebulan sekali, kebetulan bulan tersebut belum dilakukan kegiatan kerja bhakti, maka dari itu kami ikut melakukannya dan termasuk menjadi proker kami.
  5. Senam bersama ibu-ibu Kampung Limo secara rutin di setiap hari sabtu.
  6. Kami membantu Ibu Devi selaku Pemilik Bimbel Bintang Baru sekaligus Guru dalam mengajar anak-anak Paud dan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
  7. Kami berkesempatan ikut berpartisipasi dalam beberapa kegiatan yang ada di RT 004/008.  
  8. Kami mengikuti rangkaian kegiatan Pin Polio dari beberapa Posyandu dan sekitaran Kelurahan Jurumudi.
  9. Dapur PKK merupakan Program kelurahan Jurumudi dalam menyediakan makanan tambahan yang seimbangan bagi keluarga yang berisiko Stunting. Dapur PKK menyediakan makanan tambahan untuk anak-anak dalam tiga kelompok : Dapur PKK menyediakan makanan tambahan untuk anak-anak dalam tiga kelompok: 
    1. Anak usia 6-8 bulan: bubur bergizi,
    2. Anak usia 9-11 bulan: nasi tim sehat bergizi, 
    3. Anak-anak terindikasi stunting: makanan tambahan yang diolah dan didistribusikan oleh Dapur PKK.


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Kegiatan ini perlu dilaksanakan, agar mahasiswa/mahasiswi: 

  1. Mengabdi di masyarakat tempat pilihan masing-masing.
  2. Agar mahasiswa/mahasiswi dapat belajar bermasyarakat
  3. Dapat mengetahui permasalahan di masyarakat, dan cara menyelesaikannya. 
  4. Selain itu, mahasiswa juga dapat menjadi seorang leader atau pemimpin yang dimana tugas leader atau pemimpin dapat mengasah kedewasaan individu dan juga kelompok.


Tujuan kegiatan

  1. Mendewasakan pemikiran mahasiswa dan memantapkan wawasan keilmuan
  2. Memberikan gambaran nyata tentang berkehidupan bermasyarakat.
  3. Meningkatkan rasa empati dan kepeduliaan terhadap masyarakat.
  4. Memperkenalkan Universitas Muhammadiyah Tangerang dengan masyarakat.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

  • Kepala Desa
  • Aparat Desa
  • Masyarakat Desa
  • Dosen Pembimbing Lapangan
  • Mahasiswa/i KKN UMT 2024


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

KKN Desa Kampung Limo menjalankan beberapa program yang melibatkan masyarakat setempat, ada pun programnya ialah :

  1. Pembukaan KKN dilaksanakan pada tanggal 24 Juli 2024 di Kelurahan Jurumudi, dihadiri oleh Bapak Lurah, staf kelurahan, dosen pembimbing lapangan (DPL), serta mahasiswa KKN. Acara dimulai pukul 09.00 WIB, diawali dengan sambutan dari Bapak Lurah yang menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menjalankan program KKN. DPL kemudian memberikan arahan mengenai tanggung jawab dan etika selama KKN, diikuti oleh Ketua KKN yang menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Setelah sambutan, mahasiswa KKN memaparkan program kerja yang akan dilaksanakan selama KKN, mencakup berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Acara ditutup dengan harapan bahwa kegiatan KKN ini akan membawa dampak positif bagi Kelurahan Jurumudi, sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa. 
  2. Pengajian Yasinan adalah kegiatan rutin di Kampung Limo yang diadakan setiap malam Jumat. Warga kampung, baik tua maupun muda, berkumpul di masjid untuk membaca surat Yasin dan mendoakan kebaikan bagi seluruh warga. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana beribadah, tetapi juga sebagai ajang untuk mempererat silaturahmi antarwarga. Bagi para mahasiswa KKN, pengajian Yasinan menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat warga kampung dan belajar tentang tradisi keagamaan yang kuat di sana.
  3. Rapat Terkait Perlombaan Kampung Limo terkenal dengan semangat kompetitifnya, terutama saat ada perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia. Setiap tahun, warga mengadakan rapat untuk membahas persiapan berbagai lomba, seperti lomba balap karung, free fire, estafet air. Mahasiswa KKN turut berpartisipasi dalam rapat ini, membantu merancang lomba. Rapat ini menjadi kesempatan untuk memahami dinamika sosial warga, belajar tentang pentingnya kerja sama dalam komunitas, serta memberikan ide-ide yang baik untuk memeriahkan acara.
  4. Kerja Bakti Kerja bakti di Kampung Limo dilakukan setiap minggu pagi, di mana semua warga, tanpa terkecuali, bergotong royong membersihkan lingkungan sekitar. Mahasiswa KKN ikut serta dalam kegiatan ini, membantu membersihkan jalan, parit, dan ruang publik lainnya. Selain membantu menjaga kebersihan kampung, kerja bakti juga mengajarkan para mahasiswa tentang pentingnya rasa tanggung jawab terhadap lingkungan dan memperkuat rasa solidaritas di antara warga.
  5. Senam Bersama Ibu-Ibu Setiap Hari SabtuSetiap hari Sabtu pagi, ibu-ibu Kampung Limo berkumpul di lapangan desa untuk senam bersama. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran serta menjadi momen penting untuk bersosialisasi. Mahasiswa KKN sering bergabung dalam senam ini, membawa energi baru dan bahkan sesekali memimpin senam dengan koreografi modern. Hal ini membantu membangun hubungan yang lebih akrab antara mahasiswa dan ibu-ibu kampung serta mempromosikan gaya hidup sehat.
  6. Dapur Pkk di Kampung Limo adalah pusat kegiatan memasak bersama yang dikelola oleh ibu-ibu PKK. Setiap minggu, mereka memasak bersama untuk acara sosial, seperti arisan atau pengajian. Mahasiswa KKN sering membantu di dapur ini, belajar cara memasak hidangan dan berbagi pengetahuan tentang nutrisi dan kebersihan makanan. Kegiatan ini memperkaya pengalaman kuliner mahasiswa sekaligus mempererat hubungan dengan ibu-ibu PKK.
  7. Pin Polio Kampung Limo memiliki program imunisasi polio yang diadakan secara berkala untuk memastikan semua anak di kampung terlindungi dari penyakit tersebut. Mahasiswa KKN terlibat dalam PIN Polio dengan membantu menyebarkan informasi, mengorganisir jadwal imunisasi, dan mendampingi petugas kesehatan saat imunisasi berlangsung. Ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami pentingnya kesehatan masyarakat dan peran aktif dalam mendukung program pemerintah.
  8. Membantu ibu devi mengajar di bimbel bintang baru, pada momen ini kami membantu mengajar ABK, TK.A TK.B, dan juga Bimbel SD. Berbagai macam pengajaran yang kita lakukan bersama-sama, salah satunya adalah mengajar mengaji, mengajar mata pelajaran sekolah dan juga membuat bahan ajar yang terbuat dari kardus dan juga botol bekas dan bahan-bahan sederhana lainnya.
  9. Menghadiri pesta rakyat yang sifatnya juga tidak wajib. Kami diminta untuk menghadiri acara pesta rakyat yaitu benda fair, kemudian kami mengunjungi dari satu tempat ke tempat lainnya.
  10. Membuat seminar stunting, seminar ini dihadiri oleh alumni KKN sebelumnya yaitu kak Tiara yang merupakan juga alumni Universitas Muhammadiyah Tangerang, dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan Bapak Suparman S.SOS, MM.

 


Dokumentasi

Gambar 1. Memperkenalkan anggota KKN dengan Pak RT

Gambar 2. Memperkenalkan anggota KKN dengan Pak RW

Gambar 3. Memperkenalkan anggota KKN dengan Pak Lurah Jurumudi

Bapak Chaeruddin S.IP

Gambar 4. Menghadiri Acara Pembukaan Pesta

Rakyat, Benda Fair

 

Gambar 5. Kegiatan Kerja Bakti Bersama Warga

Gambar 6. Senam Bersama Warga

Gambar 7. Kegiatan PIN Polio

Gambar 8. Acara Seminar Stunting

Gambar 9. Membantu Kegiatan Dapur PKK

Gambar 10. Kerjinan Tangan Untuk Anak ABK

Penutup

Secara keseluruhan, kegiatan KKN di Kampung Limo memberikan pengalaman yang kaya dan mendalam bagi mahasiswa. Pembukaan KKN di Kelurahan Jurumudi menandai dimulainya serangkaian kegiatan yang bertujuan memperkuat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat setempat. Melalui pengajian Yasinan, mahasiswa belajar tentang keagamaan dan tradisi lokal yang mempererat silaturahmi warga. Partisipasi dalam rapat perlombaan, kerja bakti, dan senam bersama ibu-ibu menunjukkan upaya mahasiswa untuk aktif terlibat dalam kehidupan masyarakat, memahami dinamika sosial, dan mempromosikan kesehatan serta kebersihan.

Kegiatan di dapur PKK dan partisipasi dalam program PIN Polio memperkaya pemahaman mahasiswa tentang kesehatan dan pemberdayaan komunitas, sekaligus membangun keterampilan praktis dalam memasak dan menjaga kebersihan makanan. Pengalaman membantu mengajar di bimbingan belajar dan menghadiri pesta rakyat memberikan wawasan tentang pentingnya pendidikan dan partisipasi sosial dalam membangun masyarakat yang harmonis.

Dengan berakhirnya KKN ini, diharapkan seluruh pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh mahasiswa dapat membawa manfaat jangka panjang bagi Kampung Limo, serta menginspirasi mahasiswa untuk terus berkontribusi positif di masyarakat. Kegiatan ini bukan hanya sebuah program pengabdian, tetapi juga kesempatan untuk membangun karakter, memperkuat solidaritas, dan mengembangkan empati yang lebih dalam terhadap masyarakat.

 

Penulis

Bobby Rafie Saputra

Bobby Rafie Saputra

S1-Pend. Agama Islam