LAPORAN AKHIR KKN TERPADU 2024 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TANGERANG DI KELURAHAN KUTABUMI

LAPORAN AKHIR KKN TERPADU 2024 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TANGERANG DI KELURAHAN KUTABUMI

: Sabtu, 24 Agustus 2024 : Kel. Kutabumi

LATAR BELAKANG KEGIATAN 

Bentuk dari pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa adalah kuliah kerja nyata (KKN). KKN merupakan mata kuliah wajib yang harus diambil oleh mahasiswa jenjang Strata 1 (S1). Program KKN yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Tangerang. Program KKN ini dilaksanakan pada semester 6 akhir bagi mahasiswa jenjang Strata 1 (S1) selama satu bulan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan agar mahasiswa berkontribusi dan bersosialisasi dengan masyarakat. Selain itu, sebagai intelektual muda mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan diri sebagai agen atau pemimpin perubahan yang secara cerdas dan tepat menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakatnya.

Dalam usaha untuk mencerdaskan kehidupan bangsa maka salah satu kegiatan yang perlu dilakukan oleh mahasiswa KKN adalah kegiatan dalam bidang pendidikan. Mahasiswa KKN diharapkan mampu menyusun program-program kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang beragam dan salah satu juga menyentuh pada aspek pendidikan. Salah satu lokasi yang di pilih oleh kelompok KKN kami adalah Desa Sondol RT 04/RW 02. Secara geografis Desa Sondol terletak di Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis.

Program KKN Terpadu 2024 merupakan bentuk pengabdian mahasiswa dan mahasiswi dari Universitas Muhammadiyah Tangerang untuk menerapkan ilmu yang mereka pelajari selama proses perkuliahan. Harapannya, pengetahuan yang diperoleh selama kuliah dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan yang sedang dihadapi oleh masyarakat. Melalui program KKN, mahasiswa memiliki kesempatan untuk berkontribusi secara langsung dengan ilmu yang telah mereka peroleh selama kuliah, serta menjalin hubungan dengan lingkungan masyarakat di Desa Sondol.

MENGAPA KEGIATAN TERSEBUT PERLU DILAKSANAKAN

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) perlu dilaksanakan karena memiliki banyak manfaat baik bagi mahasiswa, masyarakat, maupun Lembaga pendidikan. Berikut alasan mengapa KKN perlu dilaksanakan:

  1. Pengabdian kepada Masyarakat, KKN adalah kesempatan bagi mahasiswa untuk memberikan kontribusi positif kepada Masyarakat. Mahasiswa dapat membantu Masyarakat dalam berbagai aspek, seperti pendidikan, Kesehatan, lingkungan, dan ekonomi.
  2. Pendidikan Karakter, KKN juga dapat membantu membentuk karakter dan sikap sosial mahasiswa. Belajar tentang empati, kerja sama tim, tanggung jawab, dan integritas dalam konteks dunia nyata.
  3. Menambah pengalaman, kegiatan KKN memberikan mahasiswa pengalaman praktis dalam menerapkan pengetahuan yang telah dipelajari di dalam kelas. Hal ini juga dapat membantu untuk karir masa depan.

TUJUAN KEGIATAN 

Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilaksanakan sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu dan keterampilan yang telah kami peroleh di bangku kuliah ke dalam kehidupan masyarakat secara nyata. Melalui KKN, mahasiswa dapat berkontribusi dalam memecahkan berbagai permasalahan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang dihadapi oleh komunitas setempat. Selain itu, pengalaman ini juga membantu kami dalam mengembangkan soft skills seperti komunikasi, kepemimpinan, dan kerja sama tim, serta membentuk karakter yang lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap masyarakat. Dengan demikian, KKN tidak hanya bermanfaat bagi perkembangan pribadi mahasiswa, tetapi juga berperan dalam mendorong pembangunan dan kesejahteraan di berbagai daerah.

SIAPA SAJA YANG TERLIBAT PADA KEGIATAN

  • Mahasiswa KKN Terpadu 2024 Universitas Muhammadiyah Tangerang di Kelurahan Kutabumi
  • Dosen Pembimbing Lapangan 
  • Tokoh Masyarakat 
  • Masyarakat Desa Sondol, Kelurahan Kutabumi 
  • Seluruh Staff Guru di SD Negeri Kutabumi 2 

APA DAMPAK BAGI MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN

  1. Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat, Mahasiswa yang terlibat dalam KKN seringkali memberikan edukasi atau pelatihan kepada masyarakat tentang berbagai topik seperti kesehatan, pendidikan, dan kewirausahaan. Hal ini membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat lokal, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.
  2. Peningkatan Kesadaran Lingkungan, Mahasiswa sering mengadakan kampanye atau program yang berfokus pada konservasi lingkungan, seperti penanaman pohon, pengelolaan sampah, dan pengurangan penggunaan plastik. Ini membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
  3. Kolaborasi antara Akademisi dan Masyarakat, KKN menjembatani kesenjangan antara akademisi dan masyarakat, memungkinkan terjadinya kolaborasi yang dapat menghasilkan solusi konkret terhadap masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat setempat.

CERITAKAN BAGAIMANA KEGIATAN TERSEBUT BERJALAN 

Pada tanggal 24 Juli 2024, kami mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang telah di lepas untuk melakukan program KKN. Dalam program KKN Terpadu 2024 di Kelurahan Kutabumi terdiri dari 23 anggota.

Kegiatan mengajar di SD Negeri Kutabumi 2 umumnya berjalan dengan baik dan terstruktur. Proses belajar mengajar di mulai dari tanggal 29 Juli 2024 - 16 Agustus 2024. Berikut adalah gambaran umum bagaimana proses pembelajaran berlangsung di sekolah tersebut :

  1. Setiap pagi, siswa dan siswi biasanya memulai hari dengan upacara bendera (pada hari Senin) atau senam pagi untuk menjaga kebugaran. Kegiatan ini juga menjadi momen untuk menyampaikan pengumuman penting dari pihak sekolah.
  2. Pembelajaran dimulai dengan kelas yang dimulai pada pukul 07.30. Mahasiswa dan Mahasiswi mengajar kelas 1A sampai 1D dengan pelajaran yang diajarkan meliputi Matematika, Bahasa Indonesia, Pendidikan Pancasila, P5 (Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila), Pendidikan Agama, dan Seni Budaya.
  3. Guru menggunakan metode pengajaran yang bervariasi, seperti ceramah, diskusi, praktik langsung, dan penggunaan media pembelajaran. Mereka juga sering memanfaatkan teknologi seperti proyektor atau alat bantu visual untuk membuat pembelajaran lebih menarik. Siswa juga diajak untuk aktif dalam pembelajaran melalui tanya jawab, kerja kelompok, dan proyek sederhana yang mendukung pemahaman mereka terhadap materi.

Kegiatan mengajar di Majlis Ta'lim Sulthoniah memiliki nuansa yang khas dan sarat dengan nilai-nilai keagamaan. Proses belajar mengajar di mulai dari tanggal 29 Juli 2024 - 16 Agustus 2024. Berikut adalah gambaran umum bagaimana kegiatan belajar mengajar santri dan santriwati di sana berlangsung :

  1. Pada Jam 16.00 jadwal mengajar santri dan santriwati dari umur 5-7 tahun dan pada Jam 18.10 jadwal mengajar santri dan santriwati dari 8-12 tahun.
  2. Di Majlis Ta'lim Sulthoniah, pelajaran berfokus pada ilmu-ilmu agama seperti tafsir Al-Qur'an, hadits, fiqih, aqidah, dan bahasa Arab. Selain itu, ada juga pelajaran-pelajaran pendukung seperti sejarah Islam, adab, dan tasawuf. Pembelajaran ini disampaikan oleh Ustadzah, Mahasiswa dan Mahasiswi KKN yang berpengalaman dan dihormati. Mereka menggunakan metode pengajaran yang mendalam dan bertahap untuk memastikan para santri memahami materi dengan baik.
  3. Metode yang digunakan cenderung tradisional namun efektif, seperti halaqah (diskusi kelompok), sorogan (pembelajaran individu di hadapan ustadzah), dan bandongan (membaca kitab bersama-sama di hadapan ustadzah).
  4. Para santri juga diajak untuk menghafal ayat-ayat Al-Qur'an dan hadits, serta teks-teks penting dari kitab-kitab kuning. Hafalan ini sering diuji secara rutin untuk memastikan pemahaman yang mendalam.

Kegiatan sosialisasi bullying di sekolah dasar biasanya dirancang untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang apa itu bullying, dampaknya, dan bagaimana cara menghindarinya atau menanganinya. Program Sosialisasi bullying ini dilakukan pada hari Sabtu, 10 Agustus 2024. Berikut adalah gambaran umum tentang bagaimana kegiatan sosialisasi bullying di sekolah dasar dapat berjalan:

  1. Siswa diperkenalkan dengan definisi bullying melalui ceramah, video, atau cerita. Penjelasan biasanya mencakup berbagai bentuk bullying, seperti fisik, verbal, dan siber.
  2. Anak-anak dibagi menjadi kelompok kecil untuk mendiskusikan pengalaman atau contoh bullying yang mungkin mereka ketahui. Diskusi ini membantu siswa memahami berbagai perspektif dan memperkuat pemahaman mereka tentang perilaku yang tidak dapat diterima.
  3. Siswa berlatih situasi bullying dalam bentuk permainan peran, di mana mereka bisa berperan sebagai pelaku, korban, atau saksi. Ini bertujuan untuk membantu mereka mengidentifikasi bagaimana merespons dan mencegah bullying.
  4. Kegiatan ini sering melibatkan latihan yang mengajarkan siswa untuk memahami perasaan orang lain dan bagaimana tindakan mereka mempengaruhi orang lain. Misalnya, mereka bisa melakukan latihan di mana mereka diminta untuk menggambarkan perasaan seseorang dalam situasi tertentu.

Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio adalah inisiatif yang diluncurkan oleh pemerintah Indonesia sebagai bagian dari upaya untuk memberantas polio di seluruh negeri. Program ini dirancang untuk memberikan vaksin polio secara massal kepada anak-anak di bawah usia 8 tahun.

  1. Pada hari yang telah ditentukan, pos-pos vaksinasi didirikan di berbagai lokasi strategis, seperti puskesmas, posyandu, sekolah, dan tempat-tempat umum lainnya. Petugas kesehatan yang terlatih, termasuk kader posyandu, dokter, dan perawat, memberikan vaksin polio oral (OPV) kepada anak-anak. Vaksinasi dilakukan secara gratis, dan orang tua atau pengasuh diharapkan membawa anak-anak mereka ke pos terdekat untuk mendapatkan vaksin.
  2. Setelah anak-anak menerima vaksin, data mereka dicatat untuk memantau cakupan vaksinasi. Ini penting untuk memastikan bahwa tidak ada anak yang terlewatkan. Petugas juga biasanya melakukan sweeping atau penelusuran ke rumah-rumah untuk memastikan semua anak telah mendapatkan vaksin, terutama di daerah yang sulit dijangkau atau di mana tingkat kesadaran masyarakat tentang pentingnya vaksinasi masih rendah.
  3. PIN dilalukan dengan 2 kali putaran, dengan dosis pertama dan dosis kedua. Jarak antara dosis pertama dan dosis kedua adalah 1 bulan.

Kegiatan senam pagi bersama ibu-ibu PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) adalah aktivitas rutin yang sering diadakan untuk menjaga kesehatan dan mempererat hubungan sosial di antara anggota masyarakat. Berikut adalah bagaimana kegiatan ini biasanya berlangsung:

  1. Pada hari minggu, ibu-ibu PKK dan anggota masyarakat lainnya berkumpul di lokasi senam pagi. Mereka biasanya mengenakan pakaian olahraga dan membawa perlengkapan seperti matras atau botol minum.
  2. MeKegiatan senam dipandu oleh seorang instruktur senam atau anggota PKK yang berpengalaman. Instruktur biasanya memulai dengan pemanasan untuk mencegah cedera, kemudian dilanjutkan dengan gerakan-gerakan senam yang bervariasi. Musik yang enerjik dan ceria sering diputar untuk menambah semangat peserta. Gerakan senam yang dilakukan biasanya sederhana dan bisa diikuti oleh semua usia, sehingga seluruh peserta bisa berpartisipasi dengan nyaman.

Kegiatan penghijauan dengan penanaman bibit tanaman hias dan obat-obatan biasanya dilaksanakan sebagai bagian dari upaya untuk memperbaiki lingkungan, meningkatkan keindahan kawasan, serta menyediakan tanaman yang bermanfaat bagi kesehatan. Berikut adalah bagaimana kegiatan ini biasanya berlangsung:

  1. Kegiatan ini dimulai dengan perencanaan yang melibatkan berbagai pihak, seperti pengurus lingkungan, komunitas setempat, dan ahli pertanian atau botani. Mereka menentukan jenis tanaman hias dan obat-obatan yang akan ditanam berdasarkan kondisi lingkungan setempat. Bibit tanaman disiapkan dan didistribusikan kepada peserta. Biasanya, bibit diperoleh dari dinas pertanian, lembaga swadaya masyarakat (LSM), atau sumbangan dari warga.
  2. Pada hari pelaksanaan tanggal 18 Agustus 2024, peserta berkumpul di lokasi yang telah ditentukan taman lingkungan kelurahan kutabumi. Peserta kemudian diberi arahan mengenai teknik penanaman yang benar oleh ahli atau instruktur yang berpengalaman. Ini termasuk cara menggali lubang, menanam bibit, menyiram, dan memberikan pupuk. Bibit tanaman hias seperti bunga, tanaman perdu, dan tanaman merambat biasanya ditanam untuk memperindah lingkungan, sementara tanaman obat-obatan seperti jahe, kunyit, lidah buaya, dan sirih ditanam untuk keperluan kesehatan.

Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus biasanya diisi dengan berbagai kegiatan, termasuk perlombaan yang meriah dan acara malam puncak dengan pembagian hadiah serta pentas seni. Berikut adalah bagaimana kegiatan ini biasanya berlangsung:

  1. Sebelum tanggal 17 Agustus, panitia yang terdiri dari warga setempat, karang taruna, dan mahasiswa/i KKN, mulai merencanakan berbagai perlombaan. Jenis lomba yang dipilih biasanya mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong, seperti lomba menangkap belut, makan kerupuk, tahan tawa, memasukkan paku kedalam botol, memasukkan bendera kedalam toples dan mewarnai gambar. Panitia mengumumkan jadwal dan jenis lomba yang akan diadakan melalui grup WhatsApp, dan langsung dari rumah ke rumah.
  2. Pada hari Sabtu 17 Agustus 2024, warga berkumpul di lapangan RT 04 yang sudah disiapkan untuk lokasi perlombaan. Suasana sangat meriah dengan hiasan bendera merah putih, umbul-umbul, dan balon. Perlombaan dimulai sejak pagi dengan berbagai kategori, dari balita, anak-anak, remaja, hingga dewasa. Setiap lomba disambut dengan antusiasme tinggi, baik oleh peserta maupun penonton.
  3. Setelah perlombaan selesai, panitia mempersiapkan acara malam puncak yang biasanya diadakan di malam hari, beberapa hari setelah 17 Agustus. Panggung didirikan, dihias dengan tema kemerdekaan, dan dipasang sistem tata cahaya serta suara untuk pentas seni.
  4. Acara malam puncak dimulai dengan sambutan dari ketua RT/RW atau tokoh masyarakat setempat yang mengapresiasi partisipasi warga dalam rangkaian perlombaan dan perayaan kemerdekaan. Pembagian hadiah dilakukan untuk para pemenang lomba. Hadiah biasanya berupa bingkisan seperti alat-alat rumah tangga, alat perlengkapan sekolah, dan voucher belanja, Pemberian hadiah ini menjadi momen yang sangat dinantikan, terutama oleh anak-anak.

DOKUMENTASI 

“Pelepasan Mahasiswa KKN Terpadu 2024 Universitas Muhammadiyah Tangerang”
“Penyerahan Mahasiswa KKN Terpadu 2024 ke Kelurahan Kutabumi”
“Perizinan Mengajar di SD Negeri Kutabumi 2”
“Perizinan Mengajar di Majlis Ta'lim Sulthoniah”
“Perizinan Mengikuti Kegiatan di Puskesmas Kutabumi”
“Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio”
“Proses Belajar Mengajar di Majlis Ta'lim Sulthoniah”
“Proses Belajar Mengajar di SD Negeri Kutabumi 2”
“Senam Rutin Bersama Ibu - Ibu di Kelurahan Kutabumi”
“Kunjungan DPL untuk Monitoring Mahasiswa KKN”
“Gerak Jalan Santai di Kecamatan Pasar Kemis”
“Upacara Kemerdekaan di Kecamatan Pasar Kemis”
“Lomba 17-an di RT 04 Desa Sondol”
“Lomba Memasak & Mahasiswa KKN Menjadi Juri Lomba Memasak RT 10”
“Acara Malam Puncak 17-an”
“Perpisahan dengan Guru - Guru SDN Kutabumi 2”
“Perpisahan dengan Anak - Anak SDN Kutabumi 2”
“Perpisahan dengan Guru dan Anak - Anak Majlis Ta'lim Sulthoniah”
“Perpisahan & Ngeliwet Bersama Warga RT 04”

Penutup

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah program wajib bagi mahasiswa Strata 1 di Universitas Muhammadiyah Tangerang yang bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, terutama di bidang pendidikan. Program ini diadakan pada akhir semester 6 selama satu bulan dan bertujuan untuk mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh selama kuliah dalam memecahkan masalah yang dihadapi oleh masyarakat, seperti di Desa Sondol. KKN juga berfungsi sebagai sarana untuk mengembangkan karakter dan soft skills mahasiswa, serta memberikan pengalaman praktis yang mendukung karier untuk masa depan. Kegiatan ini bermanfaat tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi masyarakat dan lembaga pendidikan, karena mendorong pembangunan dan kesejahteraan di Desa Sondol, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis.

Penulis

Salma Adelia Puspita

Salma Adelia Puspita

S1-Kebidanan