Green Collaboration for Sustainable Living KUTA BARU RW 010 Pd,sejahtera

Green Collaboration for Sustainable Living KUTA BARU RW 010 Pd,sejahtera

: Rabu, 24 Juli 2024 : Kel. Kutabaru

Latar belakang kegiatan

   Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang menjadi bagian dari tridharma perguruan tinggi di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT). Program ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah ke dalam kehidupan masyarakat. Dengan mengintegrasikan kegiatan akademik dan pengabdian, KKN diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk menjadi agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat.
  UMT menyadari bahwa perkembangan zaman dan kompleksitas permasalahan sosial memerlukan pendekatan multidisiplin dan kolaboratif. Melalui KKN, mahasiswa tidak hanya akan berperan sebagai pelajar, tetapi juga sebagai fasilitator dan inisiator dalam menggali dan memecahkan masalah yang ada di masyarakat. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan pemberdayaan masyarakat dalam berbagai aspek, seperti kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan.
  Pelaksanaan KKN UMT juga menjadi bentuk tanggung jawab sosial universitas dalam mendukung program pembangunan nasional, terutama dalam rangka mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Dengan demikian, KKN bukan hanya menjadi sarana pengabdian, tetapi juga wahana pembelajaran kontekstual yang memperkaya wawasan dan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi tantangan di dunia kerja serta kehidupan bermasyarakat.

 


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

 

1. Peningkatan Kesadaran Lingkungan: Tema ini mendorong kesadaran akan pentingnya keberlanjutan lingkungan. Dengan fokus pada "green collaboration," mahasiswa dapat membantu masyarakat memahami dan menerapkan praktik ramah lingkungan, seperti pengelolaan sampah, konservasi energi, dan perlindungan ekosistem.
2. Pengembangan Keterampilan dan Pengetahuan: Melalui tema ini, mahasiswa dapat memperoleh keterampilan praktis dan pengetahuan terkait keberlanjutan, kolaborasi, dan manajemen proyek. Ini termasuk pengetahuan tentang teknologi hijau, metode pengelolaan sumber daya, serta strategi untuk berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
3. Pemberdayaan Komunitas: Konsep "belajar bedaya" berfokus pada pemberdayaan komunitas lokal. Dengan melakukan KKN dengan tema ini, mahasiswa dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan kapasitas mereka untuk mandiri dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat hubungan sosial di dalam komunitas.
4. Meningkatkan Kesejahteraan: Fokus pada "sejahtera" menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada lingkungan tetapi juga pada kesejahteraan sosial dan ekonomi. Melalui inisiatif keberlanjutan, seperti pengembangan ekonomi hijau atau pertanian berkelanjutan, mahasiswa dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
5. Kolaborasi Multi-Stakeholder: Tema ini mendorong kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta. Kerja sama ini penting untuk menciptakan solusi yang efektif dan berkelanjutan, serta untuk membangun jaringan yang mendukung inisiatif hijau di masa depan.
6. Pengembangan Model Keterlibatan: Kegiatan ini dapat menjadi model bagi program KKN lainnya, menunjukkan bagaimana integrasi antara pendidikan, kolaborasi, dan keberlanjutan dapat dilakukan secara efektif. Ini bisa menjadi referensi untuk kegiatan KKN di masa depan yang ingin memfokuskan diri pada isu-isu serupa.
7. Menjawab Tantangan Global: Dengan mengadopsi tema ini, KKN tidak hanya memberikan dampak lokal tetapi juga berkontribusi pada upaya global dalam menghadapi isu-isu seperti perubahan iklim, penurunan keanekaragaman hayati, dan ketidakadilan sosial. Ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) yang lebih luas.


Tujuan kegiatan

1. Meningkatkan Kesadaran dan Pengetahuan Lingkungan: Tujuan utama adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan. Ini termasuk pengelolaan sumber daya secara efisien, pengurangan dampak negatif terhadap lingkungan, dan promosi kebiasaan hidup yang lebih hijau.
2. Mendorong Kolaborasi untuk Solusi Berkelanjutan: Melalui tema ini, diharapkan terjalin kerja sama antara mahasiswa, masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta. Kolaborasi ini bertujuan untuk menemukan dan menerapkan solusi praktis untuk masalah lingkungan dan sosial yang ada di komunitas.
3. Pemberdayaan Masyarakat: Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas lokal dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka secara berkelanjutan. Ini mencakup pelatihan, edukasi, dan implementasi proyek yang dapat membantu masyarakat menjadi lebih mandiri dan resilient.
4. Pengembangan Keterampilan Mahasiswa: Memberikan mahasiswa kesempatan untuk menerapkan teori yang telah mereka pelajari dalam konteks praktis, serta mengembangkan keterampilan dalam manajemen proyek, kolaborasi, dan inovasi. Ini juga meliputi kemampuan untuk merancang dan melaksanakan inisiatif berbasis lingkungan yang berdampak.
5. Meningkatkan Kesejahteraan Sosial dan Ekonomi: Tujuan lain adalah untuk berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan sosial dan ekonomi komunitas. Ini dapat dilakukan melalui proyek-proyek yang mempromosikan ekonomi hijau, pertanian berkelanjutan, atau inisiatif lain yang mendukung kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
6. Mewujudkan Praktik Berkelanjutan dalam Kegiatan KKN: Menetapkan standar dan praktik keberlanjutan dalam pelaksanaan KKN itu sendiri, menunjukkan bagaimana kegiatan akademik dan sosial dapat dilakukan dengan mempertimbangkan dampak lingkungan dan sosial.
7. Menghasilkan Model dan Best Practices: Mengembangkan model dan praktik terbaik dalam pelaksanaan program keberlanjutan yang dapat direplikasi di lokasi lain. Ini bertujuan untuk memberikan contoh konkret dan praktik yang efektif dalam mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam kegiatan komunitas.
8. Menanggapi Isu Global dan Lokal: Menyusun respons yang efektif terhadap tantangan lingkungan dan sosial baik di tingkat lokal maupun global. Ini juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dan inisiatif global untuk menangani perubahan iklim, kemiskinan, dan ketidakadilan sosial.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

•Mahasiswa KKN UMT Kuta Baru

Dosen Pembimbing Lapangan Kuta Baru
Lurah Kuta Baru
Ketua Rw 010 Pondok sejahtera dan Jajarannya
Ibu – Ibu PKK Pondok Sejahtera Rw 010 Kuta Baru
Anak – Anak Di Pondok Sejahtera Rw 010 Kuta Baru
Anak – Anak Kelas 7 Smpn 5 Pasar Kemis


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

a. Dampak bagi Masyarakat

1. Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran: Masyarakat akan mendapatkan pengetahuan baru tentang praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan. Ini bisa mencakup cara mengelola sampah, teknik pertanian berkelanjutan, dan metode penghematan energi.
2. Pemberdayaan Ekonomi: Melalui proyek-proyek yang berfokus pada ekonomi hijau, seperti pengembangan usaha mikro, pertanian organik, atau teknologi hijau, masyarakat dapat memperoleh keterampilan baru dan membuka peluang ekonomi baru yang lebih berkelanjutan.
3. Peningkatan Kesehatan dan Kualitas Hidup: Implementasi praktik ramah lingkungan, seperti pengelolaan sampah yang baik dan penggunaan produk ramah lingkungan, dapat mengurangi risiko kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
4. Penguatan Sosial dan Komunitas: Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dapat memperkuat hubungan sosial dan membangun rasa kebersamaan dalam komunitas. Kegiatan ini juga dapat memfasilitasi dialog dan kerjasama antara berbagai pihak di masyarakat.
5. Pendidikan dan Pelatihan: Program pelatihan dan edukasi yang diberikan kepada masyarakat dapat meningkatkan keterampilan mereka dalam berbagai bidang, seperti pengelolaan sumber daya alam, teknologi ramah lingkungan, dan manajemen proyek.
b. Dampak bagi Lingkungan
1. Pengurangan Jejak Karbon: Implementasi praktik ramah lingkungan dapat mengurangi jejak karbon komunitas. Ini bisa termasuk penggunaan energi terbarukan, pengurangan penggunaan bahan bakar fosil, dan efisiensi energi.
2. Pengelolaan Sumber Daya Alam: Kegiatan seperti konservasi air, pengelolaan sampah, dan perlindungan ekosistem dapat membantu menjaga dan melestarikan sumber daya alam yang ada di daerah tersebut.
3. Perbaikan Kualitas Lingkungan: Melalui program-program seperti penanaman pohon, pembersihan lingkungan, dan pengelolaan limbah, kualitas lingkungan sekitar dapat ditingkatkan, mengurangi pencemaran udara, tanah, dan air.
4. Promosi Keberagaman Hayati: Praktik berkelanjutan yang diterapkan dapat membantu melindungi dan memelihara keanekaragaman hayati lokal dengan mengurangi kerusakan habitat dan meningkatkan perlindungan spesies.
5. Inovasi dan Teknologi Hijau: Penerapan teknologi dan praktik ramah lingkungan dapat memperkenalkan solusi inovatif yang mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, seperti penggunaan energi terbarukan atau teknologi pengelolaan limbah yang lebih efisien.
6. Kesadaran Lingkungan Jangka Panjang: Dampak jangka panjang dari kegiatan ini adalah peningkatan kesadaran lingkungan yang berkelanjutan di kalangan masyarakat, yang dapat mendorong generasi mendatang untuk terus menerapkan praktik ramah lingkungan.


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Tanggal 25 Juli – 15 Agustus 2024  kami melakukan Proker Harian yaitu,Membantu Mengaji Anak-Anak dari Umur 4 Tahun s/d 12 Tahun dengan belajar ngaji Iqro s/d Al Quran di TPA Masjid Al-Hikmah itu kami lakukan setiap hari nya Dengan jam proker yaitu: 
- Sore : 15.00 s/d 17.00.
- Malam: 18.00 s/d 19.00.
Tanggal 25 Juli – 15 Agustus 2024 kami melakukan proker harian malam  yaitu Bimble Malam/Belajar Malam Untuk Anak- Anak Warga Pondok Sejahtera Rw 010 Kutabaru. Dengan mengajari PR Sekolahnya Atau kita membuat permainan tapi sambil belajar untuk mengasah pengetahuan mereka ini di lakukan Anak-Anak TK S/d Smk. Dilakukan pada Jam 19.00 s/d 21.00.
Tanggal 29 Juli kami melakukan kegiatan Posyandu bersama ibu ibu PKK dan melakukan Pin Volio tahap 1 di balai warga pondok sejahtera Rw 010. Dilakukan pada jam 08.00 s/d 11.30
Tanggal 08 Agustus 2024 kami melakukan Kegiatan Proker inti yaitu Penyuluhan Bullying di SMPN 5 PasarKemis dengan tema "Mencegah dan Menanggulangi Bullying Melalui Pemahaman Hukum" dan kita mengundang beberapa Dosen Hukum untuk jadi pemateri di penyuluhan tersebut. Dilakukan pada jam 13.00 s/d 15.00.
Tanggal 10 Agustus – 20 Agustus 2024  kami melakukan kegiatan Proker Inti yaitu Tanaman Buah (TABU) Kita bagi menjadi beberapa hari serpeti
- 10 Agustus Pada jam 10.00 s/d 16.00 kita mencari beberapa TABU untuk di bagikan ke warga setempat sebagai tanda terimakasih kita,dan kita dapat 60 TABU dan sebelum dibagikan pasti selalu kita sirami.
- 20 Agustus pada jam 19.00 s/d 21.00 Kita bagikan pada RT - RT, yaitu dengan RT 01 s/d RT 14. Kita bagikan ke RT karna sebagai tanda terimakasih kita terhadap warga RW 010.
Tanggal 11 Agustus 2024 kita mengikuti kegiatan Ibu – Ibu PKK dengan melakukan kegiatan senam terlebih dahulu lalu dilanjutkan dengan lomba senam ibu ibu di rw 010. Ketua dan bendahara kita di jadikan juri untuk di lomba tersbut. Dilakukan pada jam 06.00 s/d 12.00
Tanggal 11 Agustus 2024 kami mengadakan Penyuluhan Bahaya Merokok kepada Anak – Anak Rw 010. Dengan Kita Memperaktekan dengan bahan – bahan seperti Botol,Kapas,Sedotan. Caranya Botol yang seakan akan tubuh kita dan di masukan kapas yang seakan akan kapas itu paru paru kita, lalu tutup botol yang di bolongkan untuk sedotan yang seakan akan sedotan tersebut rokok dan di bakar dengan korek setelah itu kita jelaskan bahaya nya merokok seperti itu yang terlihat kapas itu hitam dengan satu rokok. Itu Di lakukan pada jam 19.00 s/d 21.00.
Tanggal 17 Agustus 2024 kami Melakukan Kolaborasi dengan RT 01 dengan mengadakan lomba dan jalan santai. Rt 01 meminta kita untuk kolaborasi dengan mereka untuk Lomba yang di adakan sebelum 17 agustus yaitu di tanggal : 
- 11dengan lomba anak – anak 08.00 s/d 11.00 
- 12 Agustus lomba Ibu – Ibu dan Bapak – Bapak. Dilakulan pada jam 15.00 s/d 17.00. Dan Pas Tanggal 17 Agustus 2024 kita mengadakan Jalan Santai dan pembagian dopraiz bersama RT 01. Di lakukn pada Jam 06.30 s/d 11.00
Tanggal 25 Juli s/d 20 Agustus Melakukan kegiatan Proker inti yaitu Ecobrik. Kita melakukan ini Dengan cara awal yaitu mencari botol – botol bekas yang ada di sekitar lingkungan warga yang tiap minggu kita keliling untuk mencari botol tersebut, dan untuk isi ecobriknya sama kita mencari tiap minggunya kelilig di sekitar lingkungan RW 010 dan untuk kerangka kita buat di salah satu tempat. Setelah kerangka jadi dan Botol – botol ecobrik jadi kita pasang di depan sebagai kenang- kenangan untuk warga rw 010 dari kkn umt. Iya disini kita butuh pengerjaan yang cukup lama hampir sebulan.
Tanggal 22 Agustus 2024 Melakukan Kegiatan Pemeriksaan GCU gratis dengan kuota 50 orang hanya di sekitar warga pondok sejahtera RW 010 saja. Seperti Pemriksaan Tensi,Gula Darah,Kolesterol.Asam urat. Ini dilakukan pada jam 09.00 s/d 10.30
Tanggal 24 Agustus 204 Melakukan Proker Inti terakhir yaitu Penutupan KKn di rw 010 ini dengan mengadakan Lomba fasionshow di jam 15.00-17.00 lalu di lanjutkan di malam hari yaitu malam puncak yang akan di isi dengan Penampilan – Penampilan anak – anak rw 010 pondok sejahtera .

 


Dokumentasi

PROKER HARIAN MEMBANTU MENGAJAR NGAJI DI TPA AL HIKMAH

 

PROKER UNTUK ECOBRIK KELILING MENCARI BOTOL2 BEKAS DAN PLASTIK BEKAS

Proker 17 agustus 2024 berkolaborasi dengan RT 01 Pondok sejatera

program Inti penyuluhan Bullying di SMPN 5 PASAR KEMIS
Proker hrian bimble malam dan bermain sambil belajar dengan anak2 rw 010 di balai warga 
Proker Inti penutupan dan perpisahan KKN UMT kutabaru 2024 dengan warga RW 010

Penutup

Pelaksanaan KKN UMT di RW 010 Pondok Sejahtera dengan tema "Green Collaboration for Sustainable Living: Belajar Bedaya dan Sejahtera" telah berhasil memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Program ini meningkatkan kesadaran dan pemberdayaan masyarakat dalam praktik ramah lingkungan, serta memperkuat hubungan sosial di komunitas. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini, termasuk dosen pembimbing, pemerintah setempat, dan warga RW 010. Pengalaman ini diharapkan menjadi inspirasi bagi program KKN di masa mendatang untuk terus berkontribusi dalam pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.

 

Terima kasih

 

 

Penulis

Agmalia Fratiwi

Agmalia Fratiwi

S1-Keperawatan