LAPORAN AKHIR KKN TERPADU UMT DESA JATIWARINGIN 2024

LAPORAN AKHIR KKN TERPADU UMT DESA JATIWARINGIN 2024

: Sabtu, 24 Agustus 2024 : Desa Jatiwaringin

Latar Belakang Kegiatan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah suatu bentuk pembelajaran berupa pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh sekelompok mahasiswa dalam rangka memajukan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. KKN diselenggarakan melalui berbagai kegiatan yang berhubungan dengan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan, pelatihan, kursus, dan kegiatan lain sejenis yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kreatifitas atau karakter masyarakat sasaran yang dituju. Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu mata kuliah yang wajib ditempuh oleh mahasiswa, sebagai calon pendidik yang profesional, dan berorientasi dalam bidang pengabdian pada masyarakat. Dalam melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), 

Mahasiswa diharapkan mampu memberi serta mengembangkan pengetahuan yang telah didapatkan selama pembelajaran proses perkuliahan dan juga mengembangkan sikap kerjasama serta mampu berbaur atau bersosialisasi dengan masyarakat di desa setempat berdasarkan tempat praktikan yang telah ditetapkan oleh panitia pelaksana KKN. Masyarakat merupakan objek utama dalam menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang memberi sumbangsih bagi mahasiswa yang menjalankan atau melaksanakan KKN di desa yang dituju. 

Dengan begitu, mahasiswa seyogianya memberikan hal-hal yang bersifat positif yang dapat membangun kepedulian masyarakat akan pentingnya, misalnya kebersihan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya dan lain sebagainya. Kuliah Kerja Nyata (KKN) membentuk mahasiswa terkhususnya dalam bidang perguruan atau pengajaran untuk membekali setiap orang dalam satu kelompok menjadi guru yang professional dalam bidangnya yang memiliki kecakapan dalam bermasyarakat dan memiliki rasa sosial yang tinggi dalam membantu setiap masyarakat yang ada di desa tersebut.


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) bertujuan untuk menghubungkan pendidikan tinggi dengan kebutuhan masyarakat, sehingga mahasiswa dapat memahami dan mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajarinya dalam mengatasi permasalahan Masyarakat.

Melalui KKN, mahasiswa tidak hanya memperdalam pengetahuan akademik, tetapi juga mengembangkan keterampilan dan sikap yang diperlukan untuk sukses di dunia kerja, seperti kemampuan berkomunikasi, kerja sama tim, dan mengatasi permasalahan.


Tujuan kegiatan

1. Meningkatkan empati dan kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat desa, sehingga mahasiswa dapat memahami dan mengatasi permasalahan masyarakat secara lebih efektif.

2. Membentuk sikap dan rasa cinta, kepedulian sosial, dan tanggung jawab mahasiswa terhadap kemajuan masyarakat. Mahasiswa diharapkan dapat memahami dan mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat dalam Pembangunan.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

1. Masyarakat desa Jatiwaringin

2. Kepala Desa Jatiwaringin

3. RT dan RW desa jatiwaringin

4. Ketua BPD, LPM, TP, PKK

5. Ketua Karang Taruna 

6. Bapak/Ibu seluruh Staf Jatiwaringin

7. Mahasiswa KKN Desa Jatiwaringin kecamatan mauk Kabupaten Tangerang

NO

NAMA LENGKAP

NIM

PRODI

1.Tafdillah Suhandi2186208108S1 - Pend. Agama Islam
2.Khuratul Ain2114201040S1 - Keperawatan
3.Nasitatul Amalia2161201509S1 - Manajemen
4.Nabilah Aulia2186206065S1 - PGSD
5.Fitri Lisnaeni2155201134S1 - Teknik Informatika
6.Ruminah2186208064S1 - Pend. Agama Islam
7.Kusmiyanti2184202013S1 - Pend. Matematika
8.Nadilah Fauziah2184202002S1 - Pend. Matematika
9.Unsih Umairoh2114201008S1 - Keperawatan

 

NO

NAMA LENGKAP

NIM

PRODI

10.Serly Eka Fitriyani2162201069S1 - Akuntansi
11.Siti Nurazizah2165201036S1 - Ilmu Pemerintahan
12.Euis Septiaty2165201024S1 - Ilmu Pemerintahan
13.Khoirunnisa2161201064S1 - Manajemen
14.Tazkyatun Najah2174201096S1 - Ilmu Hukum
15.Nabila Putri Herani2161201335S1 - Manajemen
16.Saifan Alif Fianto2126201094S1 - Teknik Industri
17.Muchsin Efendi2126201098S1 - Teknik Industri
18.Wan Azizah2170201145S1 - Ilmu Komunikasi

 

NO

NAMA LENGKAP

NIM

PRODI

19.Erna Sari2026201079S1 - Teknik Industri
20.Mochamad Reza Fahlepi2161201053S1 - Manajemen
21.Achmad Reza Aryana2162201214S1 - Akuntansi
22.Syahri Hidan Akbari2155201260S1 - Teknik Informatika

 


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

  • - Seminar Cegah Stunting Untuk Generasi Cerdas
    •       Deskripsi : Oleh karena itu, seminar ini menekankan pentingnya pendidikan dan pemahaman ibu tentang gizi seimbang, pola makan yang baik, serta perawatan kesehatan yang tepat. Dengan informasi yang didapat dari seminar, para ibu diharapkan mampu menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah stunting pada anak mereka.
    •  
  • - Posyandu
    •       Deskripsi : Dengan bantuan mahasiswa KKN, deteksi dini masalah kesehatan seperti gizi buruk, stunting, atau perkembangan anak yang tidak normal bisa dilakukan dengan lebih efektif. Ini memungkinkan penanganan yang lebih cepat dan tepat. Pemberian vaksin polio tetes (oral polio vaccine/OPV) pada anak-anak memiliki dampak yang signifikan terhadap masyarakat. Dampak positif ini meliputi pencegahan penyebaran virus polio, penurunan kasus kelumpuhan pada anak-anak, dan penguatan kekebalan kelompok (herd immunity). Selain itu, vaksinasi ini meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi dan pencegahan penyakit, serta memperkuat sistem kesehatan masyarakat dengan meningkatkan kapasitas untuk memberikan layanan kesehatan preventif. Keberhasilan program vaksinasi polio juga mengurangi beban ekonomi dan sosial yang terkait dengan pengobatan dan rehabilitasi penderita polio, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program kesehatan, dan mendukung upaya global untuk pemberantasan polio. Dengan demikian, vaksin polio tetes pada anak-anak memainkan peran penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan dan mengurangi ketidaksetaraan dalam akses layanan kesehatan.
  •  
  • - Menanam Bibit Tanaman Cabai
  •       Deskripsi : Melalui kegiatan ini, masyarakat, terutama generasi muda, akan lebih mengenal teknik-teknik dasar pertanian dan pentingnya bercocok tanam. Dengan penanaman 50 bibit cabai, masyarakat akan memiliki sumber cabai yang lebih mudah diakses dan berkelanjutan. Program penanaman ini melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat dalam prosesnya, mulai dari penanaman hingga perawatan tanaman.
  •  
  • - Mengajar PAUD AL - Fitriyah
  •      Deskripsi : Kehadiran mahasiswa KKN sebagai pengajar dapat meringankan beban kerja guru PAUD yang ada. Ini memungkinkan guru untuk lebih fokus pada pengembangan kurikulum atau memperhatikan kebutuhan individu anak-anak. Dengan adanya pengajar baru, anak-anak akan belajar berinteraksi dengan lebih banyak orang dewasa, yang bisa membantu mereka dalam pengembangan kemampuan sosial.
  •  
  • - Mengajar SD Jati Gintung 1 dan SD Jati Gintung 2
  •       Deskripsi : Dengan kehadiran mahasiswa KKN yang mengajar, siswa di SD Jati Gintung 1 dan 2 akan mendapatkan pengalaman belajar yang lebih bervariasi. Mahasiswa dapat memberikan metode pengajaran yang kreatif dan inovatif, sehingga membantu siswa memahami materi pelajaran dengan lebih baik.
  •  
  • - Pemasangan Plang Jalan Gg. Family 1, Gg. Family 2 dan Gg. Familt 3
  •      Deskripsi : Pemasangan plang jalan membantu masyarakat, terutama pendatang atau tamu, dalam menemukan lokasi dengan lebih mudah, Dengan adanya plang jalan, risiko orang tersesat atau salah jalan akan berkurang.
  •  
  • - Bank Sampah
  •     Deskripsi : Kami mahasiswa KKN dari hari pertama sampai hari terakhir mengumpulkan sampah KKN terutama botol, Dengan rencana akan di jual tetapi kami memutuskan sampah yang sudah di kumpulkan sebanyak 4 karung botol untuk di sumbangkan kepada warga setempat lalu di jual oleh warga itu sendiri.
  •  
  • - Panitia 17 Agustus bersama Karang Taruna
        Deskripsi : Mahasiswa KKN sering kali membawa ide-ide segar dan inovasi dalam merancang acara. Ini dapat memberikan nuansa baru dalam perayaan 17 Agustus, sehingga acara menjadi lebih menarik dan bervariasi bagi warga. Kolaborasi ini menunjukkan pentingnya gotong royong dan kerja sama dalam menyelenggarakan acara besar seperti perayaan 17 Agustus.
  •  


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Pada hari pertama KKN di Desa Jatiwaringin, kami disambut dengan sebuah acara pembukaan yang dihadiri oleh seluruh perangkat desa dan warga setempat. Acara tersebut berlangsung meriah di balai desa. Kepala desa membuka acara dengan sambutan hangat dan memperkenalkan kami, para mahasiswa, kepada warga. Setiap dari kami memperkenalkan diri dan menjelaskan program kerja yang akan dilaksanakan selama satu bulan di desa ini.

Pada kegiatan berikutnya, kami menghadiri acara penyerahan bibit jagung dan pepaya dari Pemerintah Desa (Pemdes) Jatiwaringin kepada Kelompok Pemuda Mandiri (KPM), Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dan kelompok tani (Poktan). Bibit-bibit tersebut akan digunakan untuk mendukung program ketahanan pangan di desa. Kami turut serta dalam diskusi mengenai teknik penanaman yang tepat, dan merencanakan kegiatan penanaman yang akan dilaksanakan bersama warga.

Kami kemudian mengunjungi Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Al-Muawanah untuk meminta izin mengajar ngaji di sana. TPQ ini merupakan pusat pendidikan agama bagi anak-anak di Desa Jatiwaringin. Kami disambut dengan baik oleh pengurus TPQ, dan mereka menyambut positif niat kami untuk berkontribusi dalam kegiatan mengajar di sana.

Setiap hari, kami mengadakan rapat harian untuk membahas program kerja yang telah dan akan dilaksanakan. Rapat ini sangat penting untuk mengevaluasi kegiatan yang sudah berjalan serta merencanakan langkah-langkah berikutnya agar semua program terlaksana dengan baik dan sesuai target.

Pada minggu pertama, kami melakukan sosialisasi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Jatiwaringin. Kami diajarkan oleh pengerus TPA bagaimana cara pengolahan sampah yang benar, memisahkan sampah organik dan non-organik, serta cara mendaur ulang sampah agar lebih bermanfaat. Setelah itu, kami mengunjungi lokasi penanaman bibit di desa untuk membahas konsep apotek hidup. Kami diajarkan oleh warga bagaimana cara menanam tanaman obat dengan baik, yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk keperluan kesehatan keluarga.

Kami juga di tugaskan oleh karang taruna setempat untuk menjadi panitia P3K dari turnamen sepakbola desa Kades Cup II di Desa Jatiwaringin, di mulai dari tanggal Minggu 4 Agustus 2024 sampai dengan Final di tanggal dan hari Minggu, 11 Agustus 2024

Di tanggal Senin, 5 Agutus kami mempunyai proker besar yaitu Seminar Workshop Cegah Stunting Untuk Generasi Cerdas, Seminar ini di hadiri oleh DPL(Dosen Pembimbing Lapangan) yaitu Ibu Anita Ardiyanti, S.E., M.M. dan juga di hadiri narasumber dari dosen UMT fakultas Ilmu Kesehatan yaitu Ibu Azizah Al Ashri Nainar.,S.Kep.,Ners.,M.Kep, dan target kami saat itu adalah ibu ibu di warga desa jatiwaringin, ibu ibu pkk.

Kami juga mengikuti apel pagi yang diadakan oleh kecamatan, kemudian mengunjungi SDN Jatigintung 1 untuk meminta izin mengajar. Selain itu, kami juga memberikan vaksin polio kepada anak-anak SD tersebut. Hari itu juga diisi dengan kegiatan menanam bibit jagung dan pepaya di lahan desa, serta mulai mengajar ngaji di TPQ Al-Muawanah.

Kami aktif mengajar di SDN Jatigintung dan PAUD di desa tersebut. Setiap hari kami mengajar berbagai pelajaran seperti membaca, menulis, mewarnai, olahraga, dan kegiatan kreatif lainnya. Pada malam hari, kami juga melanjutkan kegiatan mengajar ngaji di TPQ.

Kami menghadiri undangan dari paguyuban desa untuk membahas rencana kegiatan lomba 17 Agustusan dan karnaval desa. Kami ikut memberikan ide-ide kreatif dan merencanakan bagaimana lomba tersebut dapat berjalan dengan baik dan meriah.

Mengikuti kegiatan gotong royong bersama warga membersihkan lingkungan desa dan mempersiapkan lapangan untuk acara turnamen sepak bola dan badminton antar RT. Acara pembukaan turnamen tersebut berlangsung meriah dan diikuti oleh seluruh warga desa.

Kami mengikuti apel pagi yang diselenggarakan oleh kecamatan Mauk. Setelah itu, kami mengadakan seminar kesehatan bersama ibu-ibu PKK dan bapak kepala desa. Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan.

Kami mengajar di PAUD Al-Fitriyah selama 2 Minggu, dengan perpisahan kepada PAUD Al-Fitriyah adalah memberi mainan kepada anak anak PAUD dan menghadiri lomba Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk ibu-ibu PKK tingkat kelurahan. Kami juga terus melanjutkan kegiatan mengajar ngaji di TPQ siang dan malam hari.

Kegiatan kami selanjutnya diisi dengan lomba segugus ranting di SDN Jatigintung. Kami membuat dan mengajrkan karya seni dari kertas origami bersama adik-adik SD, serta mengajarkan mereka cara menggosok gigi yang benar. Kami juga membantu mereka membuat prakarya melukis di kanvas dan membuat gambar dari kacang hijau. Acara ini ditutup dengan penampilan seni tari dari anak-anak.

Pada minggu kedua, melakukan pembelian bibit untuk penanaman di lahan desa dan berkonsultasi dengan kepala desa mengenai rencana penanaman ini. Selain itu, kami ikut serta dalam acara final sepak bola dan badminton antar RT, serta menjadi volunter untuk membantu pemain yang cedera.

Kami mengikuti lomba gerak jalan santai mewakili Desa Jatiwaringin. Kami juga membuat kreasi mahkota untuk acara 17 Agustus dan membahas kegiatan tersebut dengan para RT. Kami juga ikut serta dalam kegiatan Posyandu Cempaka 5, memberikan vitamin A dan imunisasi kepada anak-anak.

      Perayaan HUT RI pada 17 Agustus 2024 dengan diisi dengan perlombaan, Kami juga menjadi panitia di tempat tersebut dengan berkolaborasi bersama karang taruna untuk memberikan ide pikiran dan hadiah perlombaan. Pada hari yang sangat akan sejarah tersebut, berbagai kegiatan bertema kemerdekaan banyak dilakukan. Bicara soal Hari Kemerdekaan, sebenarnya Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2023 HUT RI ini membahas tentang pemersatuan antar warga setempat. Pak asep selaku Ketua RT 004 Desa jatiwaringin Menyampaikan Setiap 17 Agustus, berbagai perlombaan sederhana yang seru kerap kali mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Keseruan lomba yang mengundang gelak tawa tersebut biasanya disiapkan dengan matang oleh penduduk setempat.

Di tanggal 17 Juga kami melakukan upacara di kecamatan bersama ibu-ibu PKK, Lalu besoknya kami melanjutkan Penanaman bibit cabai di lahan desa dengan di hari pertama tanggal 18 Agustus Sore adalah 30 bibit dan untuk bibit yang tersisa akan di lanjutkan pada Selasa, 20 Agustus 2024. 

Pada malam hari, kami rutin mengajar ngaji di TPQ, di malam terakhir perpisahan BTQ Kami memberikan meja sebanyak 4 buah meja, agar pembelajaran mengaji bisa lebih mudah. Kami juga membuat plang untuk RT 004 menyerahkan plang yang telah kami buat kepada RT 004, di hari terakhir kkn kami menyempatkan bersama warga sekitar untuk memasang plang di gang jalan. Kegiatan terakhir kami melakukan pemasangan plang untuk RT 004.  Dan di akhiri dengan penutupan di aula desa jatiwaringin dengan pemberian plakat dan pemotongan tumpeng sebagai simbolis dari mahasiswa KKN UMT Terpadu Desa Jatiwaringin 2024. Kegiatan KKN kami di Desa Jatiwaringin ditutup dengan rasa syukur dan penuh kenangan indah bersama warga desa.

 


DOKUMENTASI

 

  • SEMINAR CEGAH STUNTING UNTUK GENERASI CERDAS
Seminar dihadiri oleh DPL Dan Dosen Ibu Azizah

 

  • MENANAM BIBIT TANAMAN JAGUNG DAN BIBIT PEPAYA
Menanam Bibit Tanaman Jagung dan Bibit Pepaya
GRID MENANAM BIBIT PEPAYA DAN JAGUNG

 

  • MENANAM BIBIT TANAMAN CABAI
PROKER UTAMA Menanam Bibit Tanaman Cabai 50 bibit
GRID MENANAM BIBIT 50 CABAI

 

  • PANITIA P3K ATAU PETUGAS MEDIS DI TURNAMEN KADES CUP II
Menjadi Petugas Medis SepakBola di Desa Jatiwaringin
Memberi Perawatan Kepada Pemain Cidera

 

  • MENGAJAR SD JATIGINTUNG 1 dan JATIGINTUNG 2

 

GRID MENGAJAR JATIGINTUNG 1 DAN JATIGINTUNG 2

 

  • MENGAJAR PAUD AL-FITRIYAH
Perpisahan di hari terakhir dengan memberi Hadiah kepada Anak Anak PAUD
GRID MENGAJAR PAUD

 

  • MENGAJAR BACA TULIS AL-QUR'AN
PROKER HARIAN MENGAJAR BTQ / TPQ
GRID DARI BTQ / TPQ

 

  • POSYANDU

 

  • BANK SAMPAH
MEMBERIKAN SAMPAH BOTOL KEPADA WARGA SETEMPAT, YANG TELAH DI KUMPULKAN MAHASISWA KKN DARI HARI-1 SAMPAI HARI-30
MEMBERIKAN SAMPAH BOTOL KEPADA WARGA SETEMPAT, YANG TELAH DI KUMPULKAN MAHASISWA KKN DARI HARI-1 SAMPAI HARI-30

 

  • PANITIA 17 AGUSTUS 2024 BERSAMA PANITIA KARANG TARUNA DESA JATIWARINGIN
PANITIA 17 AGUSTUS 2024 BERSAMA PANITIA KARANG TARUNA DESA JATIWARINGIN
DOKUMENTASI MENJADI PANITIA 17 AGUSTUS 2024

 

  • KARNAVAL DESA JATIWARINGIN 2024
KARNAVAL DESA JATIWARINGIN
GRID FOTO DARI KARNAVAL JATIWARINGIN

 

  • PLANG JALAN KKN UMT
FOTO DI RUMAH BAPAK RT 04 DESA JATIWARINGIN
PEMBUATAN PLANG JALAN KKN UMT 2024 GANG FAMILY
PEMASANGAN PLANG JALAN BERSAMA BAPAK RT DAN IBU RT

 

PENUTUP

A. KESIMPULAN

         Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terpadu Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) di Desa Jatiwaringin tahun 2024 telah berhasil dilaksanakan dengan baik. Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa telah berkontribusi secara aktif dalam berbagai program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. Program-program yang dijalankan meliputi bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi, yang semuanya dirancang untuk menjawab kebutuhan serta potensi yang ada di desa.

         Melalui program pendidikan, mahasiswa KKN telah memberikan dampak positif pada peningkatan kualitas pembelajaran di paud dan sekolah-sekolah dasar, serta memberikan edukasi penting pada pendidikan anak usia dini (PAUD). Dengan adanya Plang Gang Jalan bisa memudahkan warga jauh ketika datang. Di bidang kesehatan, kehadiran mahasiswa dalam kegiatan Posyandu dan penyuluhan kesehatan seperti Seminar Stunting membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak. Selain itu, program penghijauan dan penanaman bibit cabai juga memberikan kontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi lokal.

         Keberhasilan kegiatan KKN ini tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara mahasiswa, perangkat desa, dan seluruh masyarakat Desa Jatiwaringin. Partisipasi aktif dan dukungan penuh dari warga menjadi kunci suksesnya program-program yang dijalankan. Selama masa KKN, mahasiswa tidak hanya belajar dan mengaplikasikan ilmu yang mereka peroleh di bangku kuliah, tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga dalam memahami dinamika sosial dan budaya masyarakat.

         Dengan berakhirnya KKN ini, diharapkan program-program yang telah dirintis dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Jatiwaringin secara mandiri. Semoga hasil dari kegiatan KKN Terpadu UMT 2024 ini memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi desa dan dapat menjadi fondasi bagi pembangunan yang lebih baik di masa depan.

B. SARAN

         Dalam rangka menyelesaikan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terpadu UMT di Desa Jatiwaringin tahun 2024, menyampaikan beberapa saran yang diharapkan dapat bermanfaat bagi mahasiswa KKN, masyarakat, dan pihak terkait:

  • Peningkatan Kolaborasi: Mahasiswa KKN diharapkan dapat terus menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat dan perangkat desa.
  • Pelatihan Berkelanjutan: Agar program-program yang telah dijalankan dapat berlanjut, disarankan untuk mengadakan pelatihan berkala bagi kader-kader atau masyarakat setempat.
  • Dokumentasi dan Evaluasi: Penting bagi mahasiswa untuk melakukan dokumentasi yang baik terhadap semua kegiatan yang telah dilakukan. Evaluasi secara rutin terhadap program yang telah dilaksanakan akan memberikan masukan berharga untuk perbaikan di masa mendatang dan menjadi referensi bagi mahasiswa KKN yang akan datang.
  • Waktu pelaksanaan KKN yang hanya satu bulan membuat program kerja yang dilaksanakan belum maksimal karena keterbatasan waktu

        Dengan saran-saran di atas, diharapkan kegiatan KKN Terpadu UMT di Desa Jatiwaringin tidak hanya berdampak positif selama masa kegiatan, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Semoga kerja keras dan dedikasi yang telah ditunjukkan oleh mahasiswa KKN dapat menginspirasi generasi mendatang untuk terus berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.

Penulis

Syahri Hidan Akbari

Syahri Hidan Akbari

S1-Teknik Informatika