LAPORAN AKHIR KKN UMT 2024 DESA BOJONG RENGED

LAPORAN AKHIR KKN UMT 2024 DESA BOJONG RENGED

: Jumat, 23 Agustus 2024 : Bojong Renged

Latar belakang kegiatan

Sebagai bagian dari tridharma perguruan tinggi, mahasiswa melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terpadu. KKN Terpadu dimaksudkan untuk memadukan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, dan dilakukan secara interdisipliner dan kolaboratif. KKN Terpadu bertujuan untuk memberi mahasiswa kesempatan untuk berkontribusi langsung pada pembangunan masyarakat dan menggunakan pengetahuan yang mereka peroleh di bangku kuliah dalam dunia nyata. KKN Terpadu mengutamakan aspek keilmuan dan memberdayakan masyarakat melalui pendekatan partisipatif. Mahasiswa bekerja sama dengan masyarakat lokal untuk menemukan masalah, menemukan solusi, dan memulai inisiatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, KKN Terpadu sangat penting untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan di daerah di mana program ini dilaksanakan.

Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) mengadakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata atau KKN pada tahun 2024, dengan mengusung tema “Collaboration for sustainable living" , yang berarti kerja sama untuk menciptakan kehidupan yang berkelanjutan. Ini mengacu pada upaya bersama antara individu, kelompok, organisasi, atau komunitas untuk mengadopsi praktik dan kebijakan yang mendukung keberlanjutan lingkungan, ekonomi, dan sosial. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa sumber daya alam dapat digunakan secara efisien dan adil sehingga kehidupan yang seimbang dan berkelanjutan dapat dicapai bagi generasi sekarang dan yang akan datang.

Desa Bojong Renged, yang berlokasi di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang merupakan desa yang masih banyak terdapat kebun tanaman sayuran yang dikelola oleh desa dan Masyarakat sekitar. Masyarakat sekitar masih mengelola lahan yang ada untuk Bertani dan berkebun. Dalam hal tersebut, kelompok KKN dari UMT di desa Bojong Renged, Kecamatan Teluknaga, melakukan program kerja seperti menanam sayuran seperti kangkung, cabai, bayam, pakcoy, dan tanaman obat keluarga (TOGA). Kami juga melakukan workshop tentang cara menanam sayuran di rumah dengan tema "Membangun Kebun Keluarga: Budidaya Sayuran dan Tanaman Obat di Rumah "Urban Farming and FFS". Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mewujudkan tema Kuliah Kerja Nyata atau KKN. 


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Manfaat dari Kuliah Kerja Nyata atau KKN:

  1.      Penerapan Pengetahuan Akademik: Kuliah Kerja Nyata (KKN) memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan teori dan ilmu yang telah dipelajari di kampus dalam konteks nyata di masyarakat, membantu mereka melihat relevansi praktis dari pendidikan yang diterima.
  2.     Peningkatan Kesadaran Sosial: KKN mengembangkan rasa empati dan tanggung jawab sosial pada mahasiswa, yang memampukan mereka untuk lebih memahami dan merespons kebutuhan serta tantangan yang dihadapi oleh masyarakat.
  3.     Pemberdayaan Komunitas: Komunitas yang menjadi lokasi KKN mendapatkan manfaat dari program-program yang disusun dan dilaksanakan oleh mahasiswa, seperti peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta perbaikan kondisi sosial dan ekonomi.
  4.      Kerjasama dan Kemitraan: KKN menciptakan peluang bagi perguruan tinggi untuk membangun kemitraan dengan pemerintah daerah, organisasi non-pemerintah, dan sektor swasta dalam upaya pemberdayaan masyarakat, memperkuat hubungan antara akademisi dan komunitas.
  5.     Pengembangan Diri Mahasiswa: Melalui KKN, mahasiswa menghadapi tantangan di lapangan, bekerja di luar zona nyaman mereka, dan mengembangkan kepribadian yang lebih dewasa. Pengalaman ini sering menjadi modal penting dalam karier mereka di masa depan.

Secara keseluruhan, KKN berfungsi sebagai jembatan penting yang menghubungkan dunia akademik dengan masyarakat, serta mendorong mahasiswa menjadi agen perubahan yang berkontribusi positif terhadap pembangunan masyarakat dan bangsa.


Tujuan kegiatan

Dalam hal ini, KKN atau Kuliah Kerja Nyata yang dilakukan di desa Bojong Renged, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, memiliki tujuan yaitu membantu masyarakat dan memberikan pemahaman yang lebih tentang cara penanaman sayuran dan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) yang dapat di lakukan di rumah masing-masing warga dengan cara yang simple atau sederhana. Tanaman ini nantinya akan menjadi manfaat bagi Masyarakat yang dapat berguna, karena bisa di jual Kembali atau dapat digunakan sebagai pemakaian pribadi.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

  • Kepala Desa Bojong Renged
  • Sekertaris Desa Bojong Renged
  • Ibu-ibu PKK beserta anggota
  • Ibu-ibu KWT beserta anggota
  • Pak Solihin (sebagai anggota PIK 2 pemberdayaan tanaman)
  • RT setempat
  • RW setempat
  • Seluruh Warga Desa Bojong Renged sekitar tempat KKN berlangsung.


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan

Melalui serangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh mahasiswa diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar juga untuk diri mahasiswa sendiri. Seperti program KKN di Desa Bojong Renged ini dapat membantu masyarakat setempat untuk lebih sadar dalam penjangaan lingkungan, dengan memberi kesempatan kepada mahasiswa berpartisipasi serta membersihkan taman tematik yang menjadi sorotan utama dalam KKN ini menjadi jauh lebih terawat dan bersih. Serta memberikan kenangan berupa ilmu melalui workshop yang telah dilaksanakan dalam program KKN ini. 


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Pada tanggal 24 Juli 2024 kami menghadiri kegiatan pelepasan KKN Terpadu yang di adakan di Stadion Benteng Reborn Tangerang. Selanjutnya kami tidak langsung mengadakan kegiatan pembukaan secara resmi di desa. kegiatan pembukaan ini diadakan pada tanggal Jum'at 26 Juli 2024, yang dihadiri oleh Kepala Desa, Dosen Pembimbing Lapangan, Ibu PKK dan RT/RW setempat. setelah acara pembukaan resmi di Desa, kami melakukan agenda harian seperti : tugas pencacahan yang diamanatkan oleh Bapak Kepala Desa. selain itu, kami melakukan kegiatan mengajar SPS (Satuan Paud Sejenis) Brilliant di taman tematik. kami juga memiliki kegiatan malam rutinan yaitu mengajar mengaji di majlis ta'lim milik Ustadz Rojali. setiap harinya juga kami membantu Ibu PKK dan Ibu KWT untuk merawat taman tematik dengan cara membersihkan rumput serta di hari Kamis jadwal untuk senam aerobic bersama ibu-ibu. Tidak lupa juga kami mengadakan sebuah acara syukuran penempatan kontrakan yang akan kami tempati selama sebulan. Acara syukuran tersebut kami mengundang warga sekitar beserta ustadz setempat. 

Kegiatan kami lebih banyak dilakukan di taman tematik, selain membersihkan rumput kami juga melakukan penanaman ulang di kebun KWT (Kelompok Wanita Tani) yang di mana kami menanam tanaman sayuran seperti : pakcoy, kangkung, cabai, dan bayam. akan tetapi, tanaman kangkung jauh lebih berkembang pertumbuhanya dibanding tanaman lainnya. Selain berfokus kepada taman tematik ini, kami juga melakukan tugas yag diberikan oleh Bapak Kepala Desa Bojong Renged yaitu mendata pencacahan warga, terhitung kami sudah berhasil melakukan data pencacahan sebanyak 2 RT selama kegiatan kkn berlangsung.

Kegiatan yang dijelaskan di atas belum termasuk sebuah program kerja besar yang mengundang banyak warga di dalamnya. Sebelum masuk ke program yang besar, sedikit kami jelaskan bahwa kami pula mengadakan sebuah penutupan mengajar paud di tanggal 16 Agustus 2024 dengan memberikan sebuah kenang-kenangan cap jari dari seluruh murid paud dan tim anggota KKN. Tidak lupa juga kami memberikan sebuah bingkisan snack untuk para murid paud sebagai salam perpisahan. Selanjutnya, program kerja besar yang pertama kali kami adakan adalah perlombaan 17 Agustus sebagai bentuk rasa nasionalisme kami terhadap negara Indonesia tercinta ini. Di tanggal 17 Agustus 2024 itu kami mengikuti kegiatan upacara bendera serta karnaval yang berupa gerak jalan di sekitar daerah tempat pelaksanaan upacara bendera. Pada siang hari kami melanjutkan acara perlombaan yang di dalamnya terdapat lomba untuk kategori anak-anak, ibu-ibu, serta remaja. Perlombaannya yaitu: kardus racing, lomba kerupuk, estafet air, corong karton, memasukan paku ke dalam botol, joget balon, dan memasukkan sedotan ke dalam botol. Kami mengadakan perlombaan 17 Agustus tersebut di taman tematik waru brilliant. Program kerja besar selanjutnya adalah workshop yang diadakan pada tanggal 21 Agustus 2024 dengan tema "Membangun Kebun Keluarga: Budidaya Sayuran dan Tanaman Obat di Rumah", juga bertempat di kampung tematik waru brilliant. Kami mengadakan acara dari pukul 15.00 sampai 17.00, dengan pemateri adalah Bapak Solihin, S.P. Kegiatan workshop ini diakhiri dengan pemberian bibit gratis dengan maksud sebagai sebuah cinderamata atau kenang-kenangan dari workshop ini. Di mana kami mendapat bibit ini dari Bapak Solihin selaku donatur bibit, juga dari UPTD. Setelah pembagian bibit selesai, kangkung yang dari awal kami tanam kebetulan sudah siap panen pada hari itu. Maka dari itu, kami bersama-sama dengan tamu undnagan yang hadir di workshop melakukan penyabutan kangkung sebagai hadiah tambahan karena telah datang di acara workshop yang kami buat. Acara yang terakhir adalah acara penutupan kegiatan KKN di Desa Bojong Renged, pada tanggal 24 Agustus 2024. Kami mengadakan sebuah pentas seni di mana melibatkan anak-anak yang ada di Desa untuk menampilkan penampilan terbaik mereka, yaitu: tari zapin melayu, tari manuk dadali, pembacaan surah An-Nas sampai Al-Kafirun, terakhir penampilan sholawat Allahul Kahfi. Kami sudah mulai latihan dari seminggu sebelum acara penutupan diadakan. Selebihnya acara yang dilaksanakan adalah penanaman bersama dengan Kepala Desa serta beberapa aparat Desa yang ada juga perwakilan dari warga sekitar. Selesai sampai disitulah kegiatan kami selama sebulan ini berjalan. 


Dokumentasi

 

Penutup

Selesainya program KKN Desa Bojong Renged ini, kami dapat menyimpulkan bahwa dengan adanya kolaborasi dan kerja sama antar mahasiswa dan warga sekitar tempat KKN diadakan dapat menimbulkan sebuah dampak positif di mana kami sama-sama saling belajar dan memberi pengetahuan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan sebuah pengetahuan yang sangat berarti dan mudah dilakukan melalui workshop tersebut, karena dengan adanya workshop tentang pentingnya tanaman obat di rumah yang mampu mempermudah kita mencegah penyakit. 

Meskipun kami sudah berhasil dalam menjalankan program kerja yang telah kami rancang, kami juga menyadari bahwa masih banyak tantangan-tantangan yang akan kami hadapi di masa depan.  Oleh karena itu, kami berharap agar tetap melanjutkan upaya-upaya yang telah dilakukan bersama-sama agar tetap terjaga ke depannya. 

Kami berharap bahwa laporan ini dapat menjadi sebuah inovasi dan contoh yang baik dalam mengembangkan Desa tempat kami melakukan kegiatan KKN dan program kerja yang sederhana. Tak lupa semoga laporan ini dapat bermanfaat dengan baik bagi kami sebagai mahasiswa juga bagi yang membaca. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat di dalam berjalannya program-program kami, yang sidah mendukung serta berpartisipasi tanpa ragu. 

Hormat dari kami, mahasiswa KKN Desa Bojong Renged tahun 2024, Universitas Muhammadiyah Tangerang kepada aparatur desa serta seluruh warga Desa Bojong Renged Kec. Teluknaga Kab. Tangerang Banten. 

Penulis

Dianita Larasati Hadiningrum

Dianita Larasati Hadiningrum

S1-Pend. Matematika