Pemberian makanan tambahan (PMT) adalah program intervensi yang bertujuan untuk mengatasi kekurangan gizi dan masalah malnutrisi, terutama pada anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok rentan lainnya. PMT juga bertujuan untuk meningkatkan status gizi anak, mencukupi kebutuhan zat gizi anak, dan mengurangi risiko penyakit terkait gizi, seperti kurangnya vitamin A, anemia, dan kurangnya zat besi.
PMT adalah sarana yang sangat berperan dalam upaya untuk meningkatkan kesehatan, kesejahteraan, dan kualitas hidup masyarakat, terutama mereka yang paling rentan terhadap masalah gizi.
Dengan diadakannya kegiatan Kuliah Kerja Nyata Universitas Muhammadiyah Tangerang, maka mahasiswa/i KKN UMT dapat membaur dengan masyarakat dalam rangka turut membantu kegiatan pemberian makanan tambahan (PMT) ini.
Kegiatan ini merupakan kegiatan yang diberikan dari kelurahan kepada mahasiswa/i KKN UMT Bojong Jaya. selain itu, kegiatan ini merupakan bentukn dari pengabdian mahasiswa/i KKN UMT Bojong Jaya kepada masyarakat sekitar.
Program yang bertujuan untuk meningkatkan status gizi anak, memastikan tumbuh kembang anak sesuai dengan umurnya, dan mencegah stunting. PMT dapat diberikan kepada balita yang menderita kurang gizi, ibu hamil, dan anak stunting.
Kegiatan ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah, dan dibagikan kepada setiap kelurahan. kelurahan Bojong Jaya memberikan kesempatan kepada rekan rekan mahasiswa/i KKN UMT Bojong Jaya untuk mengikuti kegiatan tersebut. adapun kegiatan tersebut dilaksanakan dari tanggal 25 Juli sampai dengan 22 Agustus 2024.
kegiatan pemberian makanan tambahan (PMT) ini dilaksanakan di 3 titik Posyandu yang ada di kelurahan Bojong Jaya, Yaitu posyandu anyelir, kemuning, dan anggrek. program ini biasa di mulai dari pukul 08.00 sampai dengan 10.00, dimulai dengan pemberian makanan oleh perwakilan kelurahan yaitu Ibu kesehatan Masyarakat.
Makanan yang diberikan kepada posyandu akan dibagikan oleh pengurus setiap posyandu, dan akan dilakukan absensi oleh pihak pengurus posyandu untuk laporan kepada pihak kelurahan. Setelah kegiatan makan selesai, acara ditutup dengan sesi foto sebagai bukti kegiatan.

Berdasarkan laporan program kerja yang telah dijelaskan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pemberian makanban tambahan (PMT) ini dapat berjalan dengan baik. Hal ini didukung oleh antusias warga yang dapat menerima mahasiwa/i KKN UMT Bojong Jaya dalam kegiatan pemberian makanan tambahan.
Namun setiap kegiatan memiliki kekurangan, seperti yang terjadi pada kegiatan pemberian makanan tambahan ini. kekurangan tersebut berupa kurangnya SDM yang ada pada kelompok ini, dikarenakan sebagian mahasiswa/i kuliah sambil bekerja. Namun dengan kekompakan yang dimiliki kelompok, maka kegiatan ini dapat berjalan selama 28 hari dengan baik.
Zuanita Hershifani Uthantry