Sosialisasi PHBS di SDN Jelupang 3

Sosialisasi PHBS di SDN Jelupang 3

: Kamis, 08 Agustus 2024 : Jelupang

Latar belakang kegiatan

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, yang menjadikan seseorang, keluarga, kelompok atau masyarakat mampu menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Namun, masih banyak anak-anak usia sekolah dasar yang belum memahami dan menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari.

SDN Jelupang 3, sebagai salah satu institusi pendidikan dasar di wilayah kami, memiliki peran strategis dalam membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini. Observasi awal menunjukkan bahwa masih terdapat siswa yang belum sepenuhnya menerapkan prinsip-prinsip PHBS, seperti cuci tangan yang tidak tepat, membuang sampah sembarangan, dan kurangnya pemahaman tentang gizi seimbang. Mengingat pentingnya PHBS dalam mencegah penyakit dan meningkatkan kualitas hidup, kami memandang perlu untuk melaksanakan program sosialisasi PHBS di SDN Jelupang 3. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang PHBS, serta mendorong penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memberikan edukasi sejak dini, diharapkan dapat terbentuk generasi yang sadar akan pentingnya kesehatan dan mampu menjaga diri serta lingkungannya.

Melalui sosialisasi ini, kami berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan mendukung terbentuknya perilaku hidup bersih dan sehat di kalangan siswa SDN Jelupang 3.


Mengapa kegiatan tersebut perlu dilaksanakan

Kegiatan sosialisasi PHBS di SDN Jelupang 3 perlu dilaksanakan karena beberapa alasan penting. Pertama, masa anak-anak merupakan periode kritis dalam pembentukan kebiasaan dan perilaku yang akan terbawa hingga dewasa. Dengan menanamkan prinsip-prinsip PHBS sejak dini, kita dapat membantu membentuk generasi yang sadar kesehatan dan memiliki kebiasaan hidup bersih. Kedua, lingkungan sekolah merupakan tempat di mana anak-anak menghabiskan sebagian besar waktu mereka, sehingga menjadi lokasi strategis untuk mempromosikan dan mempraktikkan PHBS. Ketiga, penerapan PHBS yang konsisten dapat membantu mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan sekolah, yang pada gilirannya dapat mengurangi angka absensi siswa karena sakit. Selain itu, pemahaman dan praktik PHBS yang baik oleh siswa dapat menjadi katalis perubahan di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar, menciptakan efek positif dalam peningkatan kesehatan masyarakat secara lebih luas. Oleh karena itu, pelaksanaan kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi siswa SDN Jelupang 3, tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif yang lebih besar pada kesehatan masyarakat secara keseluruhan.


Tujuan kegiatan

  1. Meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep dan prinsip-prinsip Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
  2. Mengajarkan praktik-praktik PHBS yang benar, seperti cara mencuci tangan yang tepat, memilah sampah dan memilih makanan sehat.
  3. Menciptakan lingkungan belajar yang bersih dan sehat (bagi seluruh warga sekolah).
  4. Meningkatkan kesadaran hidup sehat sejak dini kepada seluruh siswa/siswi (khususnya) di SDN Jelupang 3.


Siapa saja yang terlibat pada kegiatan

  • Mahasiswa KKN Terpadu UMT
  • Siswa/i klas 4, 5, dan 6 SDN Jelupang 3
  • Guru-guru SDN Jelupang 3


Apa dampak bagi masyarakat dan lingkungan


Ceritakan bagaimana kegiatan tersebut berjalan

Pukul 07.30 WIB mahasiswa KKN Terpadu UMT sudah sampai di SDN Jelupang 3, dan siswa/i nya sedang melakukan senam pagi. Sembari menunggu senam pagi selesai, kami mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk sosialisasi (poster, stiker pengelompokan sampah, dan sabun cuci tangan).

Kami memulai sosialisasi tepat pukul 08.00 WIB. Sebelum memulai sosialisasi, mahasiswa KKN Terpadu UMT dipersilakan untuk memperkenalkan diri masing-masing terlebih dahulu. Setelah itu, sosialisasi tentang memilah dan memilih sampah yang dipimpin oleh 2 pemateri mahasiswa (Imam Agus Sajidi dan Mohammad Ari Munanda). Disusul oleh sosialisasi cara mencuci tangan oleh Tuti Nurniko dan Nopi Suci Anggraini (mahasiswa KKN Terpadu UMT).

Sesi berikutnya adalah sesi tanya-jawab berhadiah. Mahasiswa akan bertanya seputar pemilahan sampah dan tata cara cuci tangan kepada siswa/i SDN Jelupang 3. Siapapun yang dapat menjawab pertanyaan (maju ke depan) akan mendapat bingkisan berupa snack. Total siswa/i yang dapat menjawab pertanyaan adalah sebanyak 6 orang (masing-masing yaitu 2 siswa kelas 4, 5, dan 6).

Acara berjalan dengan sangat lancar tanpa ada kendala. Setelah menutup acara sosialisasi, kami; mahasiswa KKN Terpadu UMT, siswa/i (kelas 4, 5, dan 6) SDN Jelupang 3, dan perwakilan guru-guru, berfoto bersama.

 


Dokumentasi

Sosialisasi Memilah Sampah
Sosialisasi Cuci Tangan
Sesi Tanya-jawab Berhadiah
Foto Bersama (siswa/i)
Foto Bersama (guru)

 

Penutup

Dengan diadakannya Sosialisasi PHBS ini, kami berharap agar masyarakat (khususnya seluruh warga SDN Jelupang 3) mendapat kesadaran mereka untuk memulai hidup sehat dengan menjaga lingkungan dan juga ksehatan diri mereka sendiri. Tidak ada sampah-sampah yang berserakan lagi, dan meningkatkan kualitas lingkungan belajar di SDN Jelupang 3.

Penulis

Alvita Farha Aini

Alvita Farha Aini

S1-Pend. Bahasa Inggris